• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Going Concern Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Jakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pengaruh Going Concern Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Jakarta"

Copied!
124
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)

r

f

セ~

I

r

I

ABSTRAK

Anita Rnmbia Pane."Pengaruh

Going Concern Terhadap Nilai Perusahaan Pada

Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Jakarta". Pembimbing, Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME.

Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Ritha F. Dalimunthe, SE, MSi. Penguji, Drs.

Syahyunan, MSi. dan Dra. Friska Sipayung, MSi. (Penguji I dan Penguji II).

Krisis moneter yang mengguncang Indonesia berdampak pada

perusahaan-perusahaan , diantaranya yaitu perusahaan-perusahaan perbankan. Dampaknya antara lain minat

investor

untuk

berinvestasi

di

Indonesia

jadi

menurun.

Menentukan

keputusan

berinvestasi terhadap suatu perusahaan sangat penting bagi investor untuk mengetahui

kondisi keuangan perusahaan terutama yang menyangkut kelangsungan hidup

(going

concern) perusahaan. Indikator yang digunakan untuk melihat kelangsungan hidup

perusahaan pada penelitian ini adalah dengan analisis rasio-rasio keuangan yang

mewakili likuiditas yang dijadikan pararneternya yaitu

quick

ratio (QR) dan hank ratio

(BR); Profitabilitas parameternya yaitu

return

on assets (ROA) dan interest margin on

loans (lML); Solvabilitas pararneternya yaitu capital adequency ratio (CAR). Kelima

rasio ini merupakan variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan variabel

dependennya yaitu nilai perusahaan yang diukur dari pendapatan saharn.

Analisis pada penelitian ini masih terbatas pada perusahaan perbankan yang

terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Periode tahun pene/itian mulai tahun 2000 - tahun 2003.

Persoalan yang dibahas adalah pengaruh Iikuiditas, profitabiJitas dan solvabilitas terhadap

nilai perusahaan. Hipotesis yang penulis kemukakan yaitu likuiditas, profitabilitas dan

solvabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Metode analisis yang digunakan untuk melihat pengaruh

going concern terhadap

nilai perusahaan adalah dengan uji - F (uji seeara serentak) dan uji - t (uji seeara parsial).

Penganalisisan data penulis menggunakan

software

pengolahan data statistik yang umum

digunakan dalarn penelitian yaitu program SPSS

(Suuistical Product and Service

Solution) versi ll. O.

Hasil uji - F (uji secara serentak) dirnana F ratio> F tabel

(2,766 > 2,560).

Artinya bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara seluruh koefisien regresi

variabel-variabel independen yaitu

quick ratio (QR), bank ratio (BR), return on assets

(ROA),

interest margin on loans (IML), dan capital adequency ratio (CAR) dengan

variabel dependen yaitu nilai perusahaan pada tingkat kepercayaan 95%.

Hasil uji - t (uji parsial) yang dilakukan untuk menjawab hipotesis yang penulis

kernukakan daJarn menjawab perumusan masalah diterima atau ditolak. Hasilnya rasio

likuiditas dan rasio profitabilitas mempengaruhi nilai perusahaan ditolak Variabel

independen dan Iikuiditas yaitu

quick ratio (0,888 > 0,050) dan honking ratio (0,905 >

0,050) serta variabel independen dari profitabilitas yaitu ROA (0,187 > 0,050) dan IML

(0,423 > 0,050) tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Artinya likuiditas dan

profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan rasio solvabilitas

rnempengaruhi nilai perusahaan diterima, parameter solvabilitas hasil uji - t pada CAR

(0,032

< 0,050) hasilnya signifikan terhadap nilai perusahaan. Artinya solvabilitas

berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Anita Rumbia Pane : Pengaruh Going Concern Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan..., 2004. USU e-Repository © 2008

E may, vao day

coi co con nho

nay ngon lam

http://

nhatquanglan.

xlphp.net/

E may, vao day

coi co con nho

nay ngon lam

http://

(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)
(91)
(92)
(93)
(94)
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)
(101)
(102)
(103)
(104)
(105)
(106)
(107)
(108)
(109)
(110)
(111)
(112)
(113)
(114)
(115)
(116)
(117)
(118)
(119)
(120)
(121)
(122)
(123)
(124)

Referensi

Dokumen terkait

Peneliti memberi batasan masalah dalam penelitian ini yaitu hanya menggunakan rasio likuiditas yang diukur dengan cash ratio dan loan to deposit ratio, sementara profitabilitas

Hipotesis dalam penelitian ini adalah kualitas audit, opini audit tahun sebelumnya, dan rasio keuangan yang terdiri dari: leverage, likuiditas, profitabilitas, serta operating

Rasio likuiditas yang diproksikan dengan current ratio dan quick ratio , rasio profitabilitas yang diproksikan dengan return on total asset , dan financial

Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas, dan Rasio Leverage Terhadap Dividen Payout Ratio Pada Perusahaan Manufaktur Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2011

Rasio keuangan yang umum untuk mengukur kinerja perbankan adalah (1). rasio rentabilitas, yaitu rasio yang mengukur profitabilitas dan

Pada penelitian ini variabel likuiditas diproporsikan dengan Rasio Lancar (CR) dan Rasio Cepat (QR) dan variabel profitabilitas diproporsikan dengan Return On Equity

Hipotesis dalam penelitian ini adalah kualitas audit, opini audit tahun sebelumnya, dan rasio keuangan yang terdiri dari: leverage, likuiditas, profitabilitas, serta operating

Dari hasil di atas diketahui bahwa besarnya pengaruh variabel independen (rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas dan rasio pasar) terhadap variabel