Nomenklatur Program Studi S2
Dasar Diperlukannya Nomenklatur Program Studi
Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) mengusulkan nomenklatur program studi S2. Usulan nomenklatur ini selaras dengan misi AFEBI untuk mengembangkan kualitas program studi di fakultas yang
menyelenggarakan program studi akuntansi, bisnis, manajemen, dan ekonomi, khususnya program studi strata dua.
Nomenklatur program studi diperlukan untuk menunjukkan kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh lulusan program studi yang diperoleh dari isi
pembelajaran dan melalui proses pembelajaran selama menjalani pendidikan di program studi terkait. Nomenklatur program studi diperlukan untuk menjaga konsistensi antara luaran pembelajaran dan kurikulum program studi yang selaras dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi). Selain itu, nomenklatur program studi juga menjadi acuan untuk menentukan nomenklatur gelar S2.
Selanjutnya nomenklatur program studi diperlukan untuk menciptakan
keselarasan dan standar mengenai kompetensi lulusan, isi pembelajaran, proses pembelajaran, penilaian pembelajaran, dosen dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana pembelajaran, pengelolaan pembelajaran, dan pembiayaan pembelajaran.
Dasar Penyusunan Nomenklatur Program Studi
Bidang keilmuan dikelompokkan ke dalam 3 kelompok besar yaitu bidang ilmu akuntansi, manajemen/bisnis, dan ekonomi. Selanjutnya, masing-masing kelompok bidang keilmuan dapat dirinci sesuai dengan kekhususan bidang keilmuan tersebut. Konteks penerapan keilmuan ditentukan berdasar latar penerapan bidang keilmuan tersebut. Orientasi program studi dikelompokkan ke dalam dua kelompok, yaitu program studi berorientasi riset dan program studi berorientasi praktik.
Program studi berorientasi riset bertujuan untuk memberi kontribusi dalam pengembangan keilmuan melalui kegiatan penelitian dasar (basic research). Lulusan program studi ini diharapkan mampu memberi kontribusi intelektual pada sains melalui telaah kritis literatur dan penelitian terdahulu, atau melalui temuan orisinal dari kegiatan penelitiannya.
Sedangkan program studi berorientasi praktik bertujuan untuk membangun kompetensi yang terkait dengan kontribusi parktik melalui penelitian yang mengarah pada pemecahan masalah praktik (problem solving). Lulusan program studi ini diharapkan mampu memberi kontribusi intelektual pada dunia praktik melalui pengambilan keputusan dan pemecahan masalah berdasar hasil
penelitiannya.
Program Studi S2 Bidang Ilmu Manajemen dan Bisnis
Bidang keilmuan Manajemen dan Bisnis dapat dikelompokkan menjadi
manajemen (umum), keuangan, sumber daya manusia, pemasaran, operasi, dan manajemen strategik. Orientasi program studi dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu program studi berorientasi riset dan program studi berorientasi praktik.
Berdasar kriteria tersebut di atas maka berikut ini berbagai kemungkinan nama program studi strata 2 di bidang Manajemen dan Bisnis yang berorientasi riset:
a. Magister Sains Manajemen b. Magister Sains Keuangan
c. Magister Sains Sumber Daya Manusia d. Magister Sains Pemasaran
e. Magister Sains Operasi.
Berbagai kemungkinan nama program studi strata 2 bidang Manajemen dan Bisnis yang berorientasi praktik adalah sebagai berikut:
a. Magister Manajemen
b. Magister Manajemen Sektor Publik c. Magister Keuangan Publik
d. Magister Manajemen Rumah Sakit e. Magister Manajemen Koperasi f. Magister Pemasaran Pariwisata
g. Magister Keuangan Internasional (Master of International Finance) h. Magister Manajemen Internasional (Master of International Finance) i. Magister Keuangan Syariah.
Program Studi S2 Bidang Ilmu Akuntansi
Bidang keilmuan Akuntansi dapat dikelompokkan menjadi akuntansi, akuntansi manajemen, akuntansi keuangan, pengauditan, system informasi akuntansi, perpajakan, dan akuntansi forensik. Orientasi program studi akuntansi
dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu program studi berorientasi riset dan program studi berorientasi praktik.
Kemungkinan nama program studi strata 2 di bidang Akuntansi yang berorientasi riset adalah Magister Sains Akuntansi
Sedangkan kemungkinan nama program studi strata 2 di bidang Akuntansi yang berorientasi praktik adalah sebagai berikut:
a. Magister Akuntansi Sektor Publik b. Magister Perpajakan
c. Magister Akuntansi Internasional (Master of International Accounting) d. Magister Akuntansi Syariah.
Program Studi S2 Bidang Ilmu Ekonomi
Pengelompokan bidang ilmu ekonomika sedikit berbeda disbanding dengan pengelompokan di bidang ilmu manajemen, bisnis, dan akuntansi. Di bidang ilmu ekonomika, bidang ilmu terkait erat dengan latar penerapan praktiknya.
Sehingga bidang ilmu Ekonomika dapat dikelompokkan menjadi ekonomika (umum), ekonomika moneter, ekonomika public, ekonomika internasional, ekonomika bisnis, dan ekonomika pembangunan. Seperti halnya dengan bidang ilmu akuntansi, bisnis, dan manajemen, orientasi program studi S2 ilmu
ekonomika dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu program studi berorientasi riset dan program studi berorientasi praktik.
Kemungkinan nama program studi strata 2 di bidang Ekonomika yang berorientasi riset adalah Magister Sains Ekonomika.
Sedangkan kemungkinan nama program studi strata 2 di bidang Ekonomika yang berorientasi praktik adalah sebagai berikut:
a. Magister Kebanksentralan
b. Magister Ekonomika Moneter International c. Magister Ekonomika Perpajakan
g. Magister Perdagangan Internatsional
h. Magister Ekonomika Keuangan Internasional i. Magister Ekonomika ASEAN
j. Magister Ekonomika Pembangunan k. Magister Ekonomika Kelembagaan
l. Magister Ekonomika Regional dan Perkotaan m. Magister Ekonomika Islam
Fungsi Rerangka Nomenklatur
Naskah ini tidak dapat mengidentifikasi secara tuntas nama program studi strata 2 di bidang akuntansi, manajemen, bisnis, dan ekonomika. Naskah ini
menyajikan rerangka yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam menentukan nama program studi yang sesuai dan dapat digunakan untuk
mengantisipasi perkembangan program studi di masa mendatang sesuai dengan perkembangan bidang ilmu dan praktiknya.
Penentuan nama program studi sebaiknya melibatkan asosiasi yang
beranggotakan para pakar di bidang ilmu yang berkaitan dengan menggunakan rarangka yang telah disepakati sebagai acuan dan selaras dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.
Matriks Nomenklatur Program Studi S2