• Tidak ada hasil yang ditemukan

BALANCED SCORECARD Balanced Scorecard

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BALANCED SCORECARD Balanced Scorecard"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

BALANCED

(2)

Suatu konsep untuk mengukur kinerja

seseorang secara berimbang dari dua

perspektif utama, yakni perspektif keuangan

dan juga perspektif non keuangan dalam

jangka pendek maupun jangka panjang dalam

perhitungan intern maupun ekstern

.

Konsep BSC

(3)
(4)

Munculnya

Balanced Scorecard

karena

adanya pergeseran tingkat persaingan

bisnis dari

Industrial competition

ke

information competition

sehingga mengubah alat ukur

atau acuan yang dipakai oleh

perusahaan untuk mengukur

(5)

Konsep BSC memiliki kemampuan menjawab berbagai

persoalan, pengukuran secara komperehensif, integral

dan dapat dipakai dengan mudah sebagai pijakan

dalam organisasi dan manajemen instansi pemerintah

kedepan

.

(6)

Pada era informasi ini, banyak

organisasi yang menggunakan BSC

bukan hanya sebagai pengukuran

kinerja, melainkan sebagai inti dari

sitem manajemen strategik

(7)

Balanced scorecard memberi

manfaat bagi organisasi dalam

beberapa cara :

(8)

1. Menjelaskan visi organisasi.

2. Menyelaraskan organisasi untuk mencapai visi itu.

3. Mengintegrasikan perencanaan strategis dan alokasi

sumber daya.

4.

Meningkatkan efektivitas

manajemen dengan menyediakan

informasi yang tepat untuk

mengarahkan perubahan

.

(9)

Faktor yang memacu

perusahaan

mengimplementasikan BSC

1. Lingkungan bisnis yang dimasuki oleh

perusahaan sangat kompetitif dan

turbulen.

2. Sistem manajemen yang digunakan oleh

perusahaan tidak pas dengan tuntutan

lingkungan bisnis yang dimasuki oleh

perusahaan.

(10)
(11)
(12)

4 p

er

sp

ek

tif

B

S

C

Perspektif Keuangan

(financial perspective)

Perspektif Keuangan

(financial perspective)

Perspektif Pelanggan

(customer

perspective)

Perspektif Pelanggan

(customer

perspective)

Perspektif proses usaha

internal

(internal business process

perspective)

Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan

(learn and growth/infrastructure perspective)

(13)
(14)
(15)

Suatu organisasi yang

akan membangun BSC

sebagai sistem

manajemen strategik

harus menetapkan :

a. Visi, misi, dan tujuan

b. Menterjemahkan visi dan

strategi organisasi ke dalam 4

perspektif BSC

(16)

a. Segi kemampuan organisasi untuk

memperoleh laba bersih.

b. Kemampuan organisasi mengoperasikan

harta untuk memperoleh penjualan

/pendapatan penjualan dibagi total harta.

c. Kemampuan organisasi untuk

menggunakan sumber pembiayaan dari

luar (equity multiplier).

Pada umumnya kinerja

keuangan di ukur dari 3 segi

:

(17)

Daftar Pustaka

• Rudianto (2013).

Akuntansi Manajemen: Informasi Untuk

Pengambilan Keputusan Strategis

. Jakarta: Erlangga.

• Raiborn dan Kinney (2011).

Akuntansi Biaya: Dasar dan

Pengembangan

. Jakarta: Salemba Empat.

• Hansen dan Mowen (2013).

Akuntansi Manajerial

.

Jakarta: Salemba Empat.

• Sujarweni (2015).

Akuntansi Biaya: Teori dan

Penerapannya

. Yogyakarta: Pustaka Baru Press

• Sjahrial dan Purba (2012).

Akuntansi Manajemen

.

Jakarta: Mitra Wacana Media.

(18)

Referensi

Dokumen terkait

Matoa Elektrindo ditunjukkan oleh perspektif keuangan dengan kategori baik, perspektif pelanggan dengan kategori sangat baik, perspektif proses bisnis internal

Kinerja perusahaan pada semua perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukkan hasil

2.4.1 Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif Proses dan Bisnis Internal serta Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan terhadap Kinerja Manajemen

Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan rata-rata kinerja perspektif keuangan, kinerja perspektif pelanggan, serta kinerja perspektif pertumbuhan dan pembelajaran

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa perspektif keuangan belum menunjukkan indikasi yang baik, sedangkan perspektif pelanggan, proses bisnis internal

Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan rata-rata kinerja perspektif keuangan, kinerja perspektif pelanggan, serta kinerja perspektif pertumbuhan dan pembelajaran

Kinerja perusahaan pada semua perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukkan hasil

Indikator yang digunakan adalah perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, pertumbuhan dan pembelajaran yang dikombinasikan dengan sisi eksternal perusahaan melalui metode