• Tidak ada hasil yang ditemukan

Copy of FIQIH SISWA EDIT BOGOR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Copy of FIQIH SISWA EDIT BOGOR"

Copied!
220
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Alhakam Faisol
    • Ulfah (Muzayanah)
  • Pengajar:
    • Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA
  • Sekolah: Kementerian Agama Republik Indonesia
  • Mata Pelajaran: Fikih-Ushul Fikih
  • Topik: Copy of Fiqih Siswa Edit Bogor
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2015
  • Kota: Jakarta

I. Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013

Pendekatan saintifik dalam Kurikulum 2013 bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis dan kreatif. Proses pembelajaran yang melibatkan pengamatan, pertanyaan, eksplorasi, asosiasi, dan komunikasi menciptakan lingkungan belajar yang aktif. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran, sehingga mereka dapat memahami dan menerapkan konsep-konsep yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

II. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) dalam buku ini disusun untuk membentuk karakter siswa yang utuh dan berakhlak mulia. KI dan KD mencakup aspek spiritual, sosial, dan kognitif yang saling terkait. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat menghayati dan mengamalkan ajaran agama, memiliki sikap tanggung jawab, serta mampu menerapkan pengetahuan dalam konteks kehidupan. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan pembentukan karakter dan kepribadian siswa.

III. Bab I: Qisāsh

Bab pertama membahas tentang hukum qisāsh, yang merupakan salah satu aspek penting dalam fikih. Dalam konteks ini, siswa diajarkan untuk memahami konsep keadilan dalam hukum Islam, termasuk hak dan kewajiban pelaku dan korban. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat menganalisis dan memahami hikmah di balik setiap ketentuan hukum, serta menerapkan prinsip keadilan dalam interaksi sosial mereka.

3.1. Kompetensi Dasar

Kompetensi dasar dalam bab ini mencakup pemahaman tentang hukum jināyāt dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap adil dan bertanggung jawab dalam memahami serta mengamalkan hukum yang berlaku.

3.2. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran di bab ini adalah agar siswa dapat menjelaskan ketentuan hukum qisāsh, serta memahami hikmah di balik setiap ketentuan. Melalui diskusi dan kerja kelompok, siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan analisis kritis mereka.

IV. Bab II: Udūd

Bab kedua membahas hukum udūd, yang berkaitan dengan tindak pidana tertentu dalam Islam. Siswa diajarkan untuk memahami jenis-jenis pelanggaran dan hukuman yang sesuai, serta pentingnya menjaga moralitas dalam masyarakat. Pembelajaran ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang konsekuensi dari tindakan yang melanggar hukum.

4.1. Kompetensi Dasar

Kompetensi dasar di bab ini meliputi pemahaman tentang hukum udūd dan penerapannya dalam konteks sosial. Siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap tanggung jawab dan disiplin dalam menjalankan ajaran agama.

4.2. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat menganalisis dan memahami ketentuan hukum udūd, serta menerapkannya dalam situasi nyata. Diskusi dan studi kasus diharapkan dapat memperdalam pemahaman siswa.

V. Bab III: Peradilan Islam

Bab ketiga membahas tentang sistem peradilan dalam Islam, yang mencakup prosedur dan prinsip-prinsip keadilan. Siswa diajarkan untuk memahami pentingnya sistem peradilan yang adil dan transparan, serta peran hakim dalam menegakkan hukum. Pembelajaran ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang hak dan kewajiban dalam proses hukum.

5.1. Kompetensi Dasar

Kompetensi dasar di bab ini mencakup pemahaman tentang struktur dan fungsi sistem peradilan Islam. Siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap menghormati proses hukum dan keadilan.

5.2. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat menjelaskan prosedur peradilan dalam Islam, serta memahami hak-hak yang dimiliki oleh pelaku dan korban dalam proses hukum.

VI. Bab IV: Sumber Hukum Islam Yang Mukhtalaf Fih

Bab ini membahas berbagai sumber hukum Islam yang beragam, termasuk ijma', qiyas, dan fatwa. Siswa diajarkan untuk memahami bagaimana sumber-sumber ini berkontribusi dalam pembentukan hukum Islam. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat menganalisis dan menerapkan sumber hukum dalam situasi yang relevan.

6.1. Kompetensi Dasar

Kompetensi dasar di bab ini mencakup pemahaman tentang berbagai sumber hukum Islam. Siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat dalam hukum.

6.2. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat menjelaskan peran dan fungsi setiap sumber hukum Islam, serta menerapkannya dalam konteks kehidupan sehari-hari.

VII. Bab V: Pernikahan dan Seluk Beluknya

Bab ini membahas hukum pernikahan dalam Islam, termasuk syarat dan rukun nikah. Siswa diajarkan untuk memahami pentingnya pernikahan sebagai institusi sosial dan spiritual. Pembelajaran ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang tanggung jawab dalam berumah tangga.

7.1. Kompetensi Dasar

Kompetensi dasar di bab ini mencakup pemahaman tentang hukum pernikahan dan hak-hak suami istri. Siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap saling menghormati dalam hubungan pernikahan.

7.2. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat menjelaskan syarat dan rukun nikah, serta memahami tanggung jawab yang diemban dalam pernikahan.

VIII. Bab VI: Ayo, Belajar Waris

Bab ini membahas hukum waris dalam Islam, termasuk cara pembagian harta warisan. Siswa diajarkan untuk memahami prinsip keadilan dalam pembagian warisan dan tanggung jawab yang terkait. Pembelajaran ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang hak-hak waris.

8.1. Kompetensi Dasar

Kompetensi dasar di bab ini mencakup pemahaman tentang hukum waris dan cara pembagiannya. Siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap adil dalam pembagian harta warisan.

8.2. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat menjelaskan hukum waris dan tanggung jawab yang dimiliki sebagai ahli waris.

IX. Bab VII: Mengenal Hukum Syara’ Lebih Dekat

Bab ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang hukum syara' dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa diajarkan untuk menganalisis dan memahami prinsip-prinsip hukum syara' serta relevansinya dengan konteks modern. Pembelajaran ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan yang mendalam tentang hukum Islam.

9.1. Kompetensi Dasar

Kompetensi dasar di bab ini mencakup pemahaman tentang prinsip-prinsip hukum syara'. Siswa diharapkan dapat menunjukkan sikap menghargai dan menerapkan hukum syara' dalam kehidupan.

9.2. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip hukum syara' dan menerapkannya dalam konteks kehidupan sehari-hari.

X. Daftar Pustaka

Daftar pustaka mencakup berbagai referensi yang digunakan dalam penyusunan buku ini. Siswa diharapkan dapat memanfaatkan daftar pustaka untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang fikih dan hukum Islam secara umum. Referensi ini juga menjadi sumber penting untuk penelitian lebih lanjut.

Referensi

Dokumen terkait

Penilaian dilakukan terhadap hasil belajar siswa berupa kompetensi sebagaimana yang tercantum dalam pembelajaran mata pelajaran bahasa Arab, disamping mengukur hasil belajar

Merupakan amalan – amalan lahir yang difardukan dalam agama, yang dikenal rukun Islam, dan segala hal yang berhubungan dengan hal itu tentunya yang bersumber dari al-Qur’an

• Guru diharapkan untuk memiliki catatan sikap atau nilai-nilai karakter yang dimiliki peserta didik selama dalam proses pembelajaran. Catatan terkait dengan sikap atau

Hubungan positif pada nilai akreditasi siswa dengan penggunaan media brosur dapat dipahami karena setiap tahunnya IPB mengirimkan brosur kepada sekolah-sekolah yang

Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa akhlak adalah kondisi internal jiwa seseorang yang dapat melahirkan perbuatan tertentu yang dilakukan secara wajar tidak

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pengamalan keagamaan adalah suatu proses perbuatan yang dilaksanakan oleh seseorang dengan berdasarkan atas nilai atau ajaran agama

Salah satu usaha untuk menggapai tujuan pendidikan yang telah dijelaskan di atas, MA Hidayatul Falah Jatirejo Mojokerto menguatkan jiwa entrepreneurship yang dapat menyentuh ke ranah

Dari segala definisi di atas dapat di simpulkan bahwa akhlak merupakan sifat yang tertananm dalam jiwa manusia kemudian muncul secara spontan apabila untuk melakukan perbuatan atau