• Tidak ada hasil yang ditemukan

artikel 6 SINTAKS MEDIA PEMBELAJARAN ALA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "artikel 6 SINTAKS MEDIA PEMBELAJARAN ALA"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

SINTAKS, MEDIA PEMBELAJARAN, ALAT PERAGA, LKS dan PENGELOLAAN

Untuk menjadi guru yang unggul tentunya harus menguasai berbagai hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan, diantaranya mengenai sintaks pembelajaran, media pembelajaran, alat peraga, LKS, dan pengelolaan kelas.

Kata sintaks dalam dunia pendidikan (khususnya pembelajaran) dapat diartikan sebagai tahapan atau langkah-langkah yang harus ditempuh dalam melakukan suatu hal.

Media pembelajaran adalah media yang membawa informasi yang bertujuan intruksional atau mengandung maksud-maksud pembelajaran guna memudahkan pendidikan dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Gagne dan Brigss (dalam arsyad, 2006) secara implisit mengatakan bahwa media pembelajaran yang decara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran yang terdiri dari: buku, tape recorder, kaset, video camera, video recorder, film, gambar, foto, grafik, televisi dan komputer. Menurut Hamalik (1986), media pembelajaran yang tepat dapat membangkitkan motivasi, keinginan, minat dan rangsangan kepada siswa.

Alat peraga adalah suatu alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga dengan tujuan membantu guru agar proses belajar mengajar siswa lebih efektif dan efisien. (Sudjana, 2002) menurut Ibrahim dan syaodih (2010) ada dua jenis alat pengajaran yang bersifat umum (berlaku untuk semua mata pelajaran) dan bersifat khusus (berlaku untuk mata pelajaran tertentu).

(2)

Pengelolaan kelas adalah usaha yang dilakukan dengan sengaja guna mencapai kondisi yang optima dalam mendukung proses pembelajaran. Pengelolaan kelas memilki arti yang sama dengan manajemen kelas, Purwanti (2015) mengemukakan bahwa manajemen kelas adalah serangkaian kegiatan guru dalam upaya menciptakan suatu kondisi kelas yang memungkinkan peserta didik dalam kelas tersebut dapat belajar dengan efektif dan memelihara situasi kelas agar tetap kondusif untuk proses belajar mengajar.

(3)

DAFTAR PUSTAKA

arsyad, A. (2002). Media pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Bulu, B. (1993). Menulis dan menerapkan LKS. Ujung Pandang: Depdikbud Sulsel. hamalik, O. (1986). Media pendidikan. Bandung: Alumni.

Ibrahim, R. & Syaodih, N. (2010). Perencanaan pengajaran. Jakarta: Rineka cipta.

Purwanti, D. (2015). Manajemen kelas di kelas V sekolah dasar negeri se-kecamatan Danureja Yogyakarta. (skripsi). Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay menggunakan alat peraga ginjal dapat menguasai ≥70%

Mengingat begitu besarnya peranan subsistem (alat peraga) terhadap proses pembelajaran matematika dalam pokok bahasan geometri pada khususnya yang menjelaskan mengenai berbagai

Kata kunci: alat peraga, sistem pengisian berbasis LED, media pembelajaran Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan alat peraga sistem pengisian berbasis LED,

Media pembelajaran matematika atau alat peraga yang terdpat di SMP Negeri 1 Bantul antara lain mistar hitung, peraga volume kubus, peraga volume balok, peraga

Pemanfaatan media pembelajaran yang didukung oleh alat peraga dan alat bantu tersebut pada dasarya dimaksudkan untuk membantu kegiatan pembelajaran lebih efektif dalam mencapai

Jika sekedar alat peraga, proses juga dihentikan ( diabaikan). b) Menentukan apakah tujuan pembelajaran lebih bersifat kognitif, afektif atau psikomotor. c)

Hal tersebut karena dapat menambah pemahaman guru matematika mengenai penggunaan alat peraga dalam pembelajaran di kelas untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa;

Laporan pembuatan alat peraga media pembelajaran kotak pintar dari