• Tidak ada hasil yang ditemukan

SOFTWARE IMPLEMENTASI ERP and SCM DALAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SOFTWARE IMPLEMENTASI ERP and SCM DALAM"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

SOFTWARE IMPLEMENTASI ERP & SCM DALAM PROSES

BISNIS

Rodliatum Mardliyyah AlHadi 15108044 Galih Suprayitno 15108058

Sistem Informasi, Fakultas Industri Kreatif dan Telematika, Universitas Trilogi Jalan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta 12760

ABSTRAK

Dalam suatu organisasi bisnis terdapat aktivitas aliran material, informasi dan uang dari tangan produsen sampai menjadi produk siap pakai pada konsumen. Pengelolaan atas integritas pada aktivitas-aktivitas tersebut dikenal dalam dunia bisnis dengan istilah Supply Chain Management(SCM). Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa pada setiap organisas bisnis memiliki sumber daya, informasi dan aktivitas organisasi yang mana ketiga bagian tersebut harus berjalan beriringan untuk kelangsungan hidup dan tercapainya tujuan organisasi bisnis tersebut. ERP adalah sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk mengkoordinasikan semua sumber daya, informasi dan aktivitas yang diperlukan untuk proses bisnis lengkap suatu organisasi bisnis dan dapat memberikan value terhadap supply chain management. Pada applikasi yang kami buat ini, kami memuat modul ERP yang terintegrasi dengan SCM secara garis besar.

Kata kunci : SCM, ERP

PENDAHULUAN

Perkembangan ekonomi dunia sangat bergantung pada perkembangan organisasi-organisasi bisnis yang mempunyai konstribusi di dalamnya, baik organisasi bisnis yang besar maupun organisasi bisnis lokal masing-masing negara.

Suatu organisasi bisnis selalu melakukan aktivitas aliran material, informasi dan uang dari tangan produsen sampai menjadi produk siap pakai pada konsumen dan menghasilkan profit bagi pemilik perusahaan dan dampak pada laju ekonomi. Oleh sebab itu, untuk membuat semua aktivitas organisasi berjalan dalam pengawasan diperlukan sistem yang mengkoordinasi semua aktivitas tersebut.

Untuk mengkoordinir semua aktivitas dalam proses bisnis, ERP bisa menjadi salah satu solusinya. ERP terdiri dari bermacam-macam modul yang disediakan untuk berbagai kebutuhan dalam suatu perusahaan,dari modul untuk keuangan sampai modul untuk proses distribusi. Penggunaan ERP menjadikan semua sistem di dalam suatu perusahaan menjadi satu sistem yang terintegrasi dengan satu database, sehingga beberapa departemen menjadi lebih mudah dalam berbagai data.

(2)

2017 | SOFTWARE IMPLEMENTASI ERP & SCM DALAM PROSES BISNIS 2

sebagai pilot project. Jika penerapan satu modul dinilai berhasil, maka dapat menerapkan modul lain dengan referensi modul yang sudah berhasil.

Pada applikasi berkonsep ERP yang terintegrasi dengan konsep SCM yang kami buat ini, tidak menerapkan keseluruhan modul ERP, tapi dengan beberapa modul yang kami implemetassikan pada applikasi ini sudah cukup untuk menjadi pilot project dalam pengkoordinasian aktivitas proses bisnis.

PEMBAHASAN

Supply Chain Management (SCM) / Manajemen Rantai Pasok

Supply Chain Management merupakan integrasi dari proses bisnis utama mulai dari end user hingga original supplier untuk menyediakan produk, jasa, dan informasi yang bernilai tambah (added value) bagi konsumen/stakeholder lainnya.

James A. dan Mona J.Fitzsimmons, menyatakan bahwa supply chain management adalah sebuah sistem pendekatan total untuk mengantarkan produk ke konsumen akhir dengan menggunakan teknologi informasi untuk mengkoordinasikan semua elemen supply chain dari mulai pemasok ke pengecer, lalu mencapai tingkat berikutnya yang merupakan keunggulan kompetitif yang tidak tersedia di sistem logistic tradisional.

Fungsi Dasar dan Tujuan SCM

Fungsi dasar SCM adalah sebagai berikut: 1. Secara fisik mengubah bahan baku dan

komponen menjadi produk dan mengirimnya ke konsumen akhir.

2. Meyakinkan bahwa pengiriman produk/jasa memuaskan aspirasi pelanggan.

Tujuan SCM diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Supply chain manajemen menyangkut perimbangan mengenai lokasi setiap fasilitas yang memiliki dampak terhadap aktivitas dan biaya dalam rangka memproduksi produk yang diinginkan pelanggan dari supplier dan pabrik hingga disimpan di gudang dan pendistribusiannya ke sentra penjualan. 2. Mencapai efisiensi aktivitas dan biaya

seluruh sistem, total biaya sistem dari transportasi hingga distribusi persediaan bahan baku, proses kerja dan barang jadi.

Area Cakupan SCM

Kegiatan dalam supply chain management mencakup beberapa area berikut:

1. Kegiatan merancang produk baru 2. Kegiatan mendapatkan bahan baku 3. Kegiatan melakukan produksi 4. Kegiatan melakukan pengiriman

Komponen SCM

Menurut Turban (2004) komponen SCM terdiri dari 3 komponen, yaitu:

1. Upstream Suplly Chain 2. Internal Supply Chain 3. Downstrean Supply Chain

Keuntungan dan Kekurangan SCM Keuntungan SCM menurut Indrajit dan Djokopranoto adalah:

1. Mengurangi inventori barang. 2. Menjamin kelancaran arus barang. 3. Menjamin mutu.

Kekurangan SCM

(3)

2017 | SOFTWARE IMPLEMENTASI ERP & SCM DALAM PROSES BISNIS 3

2. Perbedaan bahasa,zona waktu dan budaya dalam perusahaan

3. Ketidakpastian permintaan

4. Ketidakpastian pasokan harga dan kualitas barang baku

Enterprise Resource Planning (ERP) Sistem ERP adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola data perusahaan. Menurut buku Shanks, Seddon, dan Willcocks, 2003. Sebuah sistem ERP mempunyai fungsi menyediakan database perusahaan di mana semua transaksi bisnis yang masuk, diproses, dipantau, dan dilaporkan. Sebuah sistem ERP harus terintegrasi dengan baik dan digunakan secara luas dalam organisasi bisnis.

Tujuan dan Peranan ERP Dalam Organisasi

Tujuan sistem ERP adalah untuk mengkoordinasikan bisnis organisasi secara keseluruhan. ERP merupakan software yang ada dalam organisasi/perusahaan untuk: 1. Otomatisasi dan Integrasi banyak proses

bisnis.

2. Membagi database yang umum dan praktek bisnis melalui enterprise.

3. Menghasilkan informasi yang real-time. 4. Memungkinkan perpaduan proses

transaksi dan kegiatan perencanaan

Konsep Dasar ERP

Sistem ERP adalah sebuah terminology yang diberikan kepada sistem informasi yang mendukung transaksi atau operasi sehari-hari dalam pengelolaan sumber daya perusahaan.

Sumber daya tersebut meliputi dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas. Konsep dari sistem ERP dapat diilustrasikan sebagai berikut :

Gambar 1 konsep dasar ERP

Tahap Evolusi ERP

Evolusi ERP terdiri dari V tahap, yaitu sebagai berikut:

I. Material Requirement Planning (MRP)

II. Close-Loop MRP

III. Manufacturing Resource Planning (MRP II)

IV. Enterprise Resource Planning V. Extended ERP (ERP II)

Keuntungan Mneggunakan Enterprise Resource Plannning

1. Integrasi data keuangan 2. Standarisasi Proses Operasi 3. Standarisasi Data dan Informasi 4. Keuntungan yang bisa diukur

DESAIN & PERANCANGAN SISTEM Entity Relation Diagram

Applikasi Supply Chain Intergrated and Operated Network (SCION) terdiri dari beberapa tabel, yaitu:

1. Tb_log_pt_user_login

Tabel ini berfungsi untuk merecord data log login user yang mengakses sistem. 2. Tb_pt_user

Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data user yang bisa mengakses sistem. 3. Tb_sales_product

(4)

2017 | SOFTWARE IMPLEMENTASI ERP & SCM DALAM PROSES BISNIS 4

Kerja, nama produk yang dijual, jumlah produk yang dijual, harga satuan, dan detail-detail penjualan lainnya.

4. Tb_inventory_product

Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data produk yang telah selesai diproduksi dan siap untuk masuk dalam proses penjualan.

5. Tb_production_data

Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data produksi suatu produk seperti bahan baku yang digunakan hingga ke tanggal akhir(selesai) produksi.

6. Tb_additional_equipment

Tabel ini berisi data-data alat berat yang digunakan dalam membantu proses produksi suatu produk.

7. Tb_heavy_equipment

Tabel ini berisi data-data alat transportasi yang digunakan dalam membantu proses produksi suatu produk. 8. Tb_raw_material

Table ini berisi data bahan baku yang digunakan dalam proses produksi.

Hubungan antara satu table dengan table lainnya dapat dilihat dari Entitiy Relation Diagram (ERD) berikut ini:

Gambar 2: Entitiy Relation DIagram (ERD)

Implementation System

Gambar 3 : Tampilan Awal

Applikasi Supply Chain Intergrated and Operated Network (SCION) ini dibuat untuk membantu organisasi bisnis dalam mengkoordinir proses produksi sampai ke proses penjualan, serta membantu mengontrol ketersediaan bahan baku dan alat pendukung produksi. Applikasi ini dibuat dengan menggunakan konsep ERP dan SCM pada umumnya. SCION terdiri dari beberapa fitur, diantaranya:

1. Form Sales

Pada form sales atau biasa kita sebut dengan form penjualan ini, digunakan untuk memasukkan data produk yang akan masuk dalam proses penjualan. Pada form ini, user harus memasukkan file Surat Pengantar Kerja (SPK) yang diberikan pada karyawan yang bertugas dalam penjualan. File SPK ini bertujuan untuk memvalidasi total produk yang seharusnya dijual.

2. Form Production

Form production atau form produksi, digunakan untuk memasukkan data produk yang sudah diproduksi dan siap untuk masuk ke proses penjualan.

3. Form Inventory

Pada menu Inventory, user me-manage data alat bantu produksi, transportasi penjualan, dan bahan baku yang digunakan pada proses produksi.

(5)

2017 | SOFTWARE IMPLEMENTASI ERP & SCM DALAM PROSES BISNIS 5

Applikasi ini menyediakan fitur mengeksport file ke dalam bentuk excel (.xlsx) untuk keperluan laporan organisasi. Laporan yang dieksport merupakan laporan penjualan(sales), produksi produk, dan inventory. Laporan tersebut bisa berbentuk laporan harian, bulanan, hingga tahunan.

5. Form Setting

Form ini menyediakan beberapa sub menu untuk memanage atau mengcustomize beberapa fitur. Khusus bagi user Super Admin, user bisa merubah logo perusahaan, atau bahkan nama perusahaan.

Applikasi SCION ini juga menyajikan dashboard sebagai tampilan awal yang menampilkan grafik penjualan selama satu tahun terakhir dan grafik jumlah produksi selama satu tahun terakhir.

Gambar 4: Dahsboard

KESIMPULAN

1. Enterprise Resource Planning (ERP) dan Supply Chain Management (SCM) merupakan dua sistem yang bisa saling diintegrasikan untuk membantu pengawasan aktivitas sebuah perusahaan/organisasi.

2. ERP adalah sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk mengkoordinasikan semua sumber daya,

informasi dan aktivitas yang diperlukan untuk proses bisnis lengkap suatu organisasi bisnis dan dapat memberikan value terhadap supply chain management.

3. Dalam pengimplementasiannya, ERP dan SCM diterapkan dengan menggunakan teknologi informasi yang berupa sebuah software/applikasi. 4. Penerapan ERP dalam suatu perusahaan

tidak harus dalam satu sistem yang utuh, tetapi dapat diterapkan dengan hanya menggunakan satu modul saja terlebih dahulu sebagai pilot project.

DAFTAR PUSTAKA

Fadilah, Januar. 2015. Mengenal ERP (Enterprise Resource Planning). http://www.catatanfadil.com/2015/03/me ngenal-erp-enterprise-resource.html diakses pada 12 Juli 2017

Jiwa Husada Tarigan, Zeplin. 2016. Pengaruh Key User, Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Implementasi teknologi Enterprise Resource Planning. Malang: Program Doktoral Ilmu Manajemen Universitas Brawijaya.

http://www.tappdf.com/read/1395- program-enterprise-resource-planning-erp-adalah-inti-software diakses pada 24 Juli 2017.

Mulyadi, Dedi. 2011. Pengembangan Sistem Logistik yang Efisien dan Efektif dengan Pendekatan Supply Chain Management. Jakarta: Kementrian Perindustrian.

http://www.tappdf.com/read/5524- pengembangan-sistem-logistik-yang-efisien-dan-efektif-degan diakses pada 24 Juli 2017.

Nur Hayati, Enty. 2014. Supply Chain

Management (Scm) Dan Logistic

(6)

2017 | SOFTWARE IMPLEMENTASI ERP & SCM DALAM PROSES BISNIS 6

Semarang.

http://www.tappdf.com/read/5522- supply-chain-management-scm-dan-logistic-management-unisbank diakses pda 24 Juli 2017.

Sahata Sitanggang, Andri. 2015. Enterprise Resource Planning (Erp)Menggunakan Adempiere. Bandung: Program Studi Sistem Informasi, Universitas Komputer. Susanto, Anton. 2013. Implementasi Sistem

Erp (Enterprise Resources Planning) Pt Pos Indonesia : Sebuah Inisiasi Dan Strategi. Jakarta: Kementrian Kominfo. Wibisono, Setyawan. 2005. Enterprise

Resource Planning (ERP) Solusi Sistem Informasi Terintegrasi. Semarang: Fakultas Teknologi, Universitas Stikubank Semarang.

Widyarto, Agus. 2012. Peran Suolly Chain Management Dalam Sistem Produksi dan Operasi Perusahaan. Surakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah. http://www.tappdf.com/read/5520-peran-supply-chain-management-dalam-sistem diakses pada 24 Juli 2017.

Yasin, Verdi. 2013. Pentingnya Sistem Enterprise Resource Planning (ERP)

Dalam Rangka Untuk Membangun

Sumber Daya Pada Suatu Perusahaan. Jakarta: Program Studi Teknik Informatika – STMIK Jayakarta.

http://www.tappdf.com/read/1398- pentingnya-sistem-enterprise-resource-planning-erp diakses pada 24 Juli 2017. Sudirman. 2010. Pengaruh Implementasi

ERP(Enterprise Resource Planning) Terhadap Kualitas Informasi. Makasar: Universitas Tadulako.

Gambar

Gambar 1 konsep dasar ERP
Gambar 3 : Tampilan Awal
Gambar 4: Dahsboard

Referensi

Dokumen terkait

Setelah melakukan remediasi menggunakan metode demonstrasi, dengan demikian siswa dapat menjawab soal posttest dengan benar walaupun masih ada beberapa siswa

Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mata pelajaran Matematika pada siswa kelas II melalui Penerapan Model

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta pembelajaran bagi para auditor mengenai efektivitas pengendalian internal yang akan

Berdasarkan data Industry Canada yang dirangkum dari Statistics Canada dan US Cencus Bureau, Nilai impor Gliserin Olahan Kanada dari dunia selama tiga tahun terahir ini berada

Persamaan regresi yang berbeda untuk prediksi PMI yang diperoleh dengan menggunakan salah satu dari sistem penilaian tiga perubahan postmortem; hypostasis, kekakuan dan

Sikap dan perilaku seorang PNS dapat dijadikan panutan atau keteladanan bagi PNS di lingkungannya dan masyarakat pada umumnya. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari mereka harus

Model PKT yang disusun oleh Bank Indonesia, memberikan petunjuk kepada perbankan untuk melaksanakan penilaian atas model proyek kemitraan terpadu yang membutuhkan

Intensitas penerangan atau iluminasi rata-rata adalah tingkat kuat penerangan rata-rata yang diukur secara horizontal dan vertikal untuk suatu ruangan atau untuk suatu