• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Smk Pada Materi Barisan Dan Deret Di Kota Pekanbaru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Smk Pada Materi Barisan Dan Deret Di Kota Pekanbaru"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Bagan Analisis Data
Tabel 2. Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa berdasarkan tingkat kemampuan  No
Tabel 6 memperlihatkan bahwa pada indikator Keluwesan (flexibility) dari 36  siswa  jumlah siswa yang memperoleh skor 0 sebanyak   2 siswa, Skor 1 sebanyak 28 siswa,  Skor  2  sebanyak  6  siswa,  skor  3  dan  skor  4  sebanyak  0  siswa
Gambar 2. Jawaban siswa berkemampuan sedang pada soal no 1
+5

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis pada aspek fluency, flexibility, dan originality dalam menyelesaikan soal open ended

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis pada indikator fluency, flexibility, dan originality dalam menyelesaikan soal

Untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif, terdapat empat indikator yaitu: (a) kemampuan berpikir lancar (fluency), (b) kemampuan berpikir luwes (flexibility), (c)

Menurut Silver (1997), ada tiga indikator berpikir kreatif, yaitu kefasihan (fluency), fleksibilitas (flexibility) dan kebaruan (novelty). Agar tidak menimbulkan penafsiran

Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat diambil beberapa simpulan mengenai kemampuan berpikir kritis siswa pada konsep barisan dan deret, yaitu: 1) siswa dengan kemampuan

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Siswa kelompok spasial tinggi mampu menguasai empat indikator kemampuan berpikir kreatif matematis yaitu fluency, flexibility,

TABEL 1 Analisis Presentase Indikator 1 Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Indikator Kemampuan No Soal Eksperimen Kontrol Kelancaran Fluency Siswa dapat menjawab

Perihal ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Laksono & Effendi 2021 menjelaskan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi bangun datar masih terbilang rendah