• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keanekaragaman Jenis Kantong Semar (Nepenthes spp.) di Cagar Alam Dolok Sibual Buali

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Keanekaragaman Jenis Kantong Semar (Nepenthes spp.) di Cagar Alam Dolok Sibual Buali"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

2

ABSTRACT

MUHAIMIN ZIKRI PRATAMA. Diversity Type Bags Semar (Nepenthes spp.) in the Nature Reserve Dolok Sibual Buali, North Sumatra. Under academic supervision by PINDI PATANA and YUNASFI.

Nepenthes is a carnivorous plant that is at each end of the leaf has a unique bag. This unique bag can trap insects or other small animals, as in the pocket there is nectar glands (glands honey) that can lure insects especially liked the sweet taste. This research was conducted in the Nature Reserve Dolok Sibual Buali in August until October 2014. This study aims to determine the diversity of plant species in the area of Nepenthes Nature Reserve Dolok Sibual-Buali, North Sumatra and Knowing dominanceNepenthes plants are found in the Nature Reserve Dolok Sibual -Buali, North Sumatra. This survey using the cluster method is to determine the area of the sample is based on consideration of the existence of Nepenthes (searching the sample). From the research results can be seen, there are 5 types of Nepenthes in Cagar Alam Dolok Sibual Buali, namely that N. Bongso N. ovata, N. reinwardtiana, rhombicaulis N., and N. tobaica. Total clumps most is N. reinwardtiana with 169 clumps and clumps least number is N. sumatrana with 54 clumps.

Keywords: Cagar Alam Dolok Sibual Buali, species diversity, Nepenthes.

(2)

3

ABSTRAK

MUHAIMIN ZIKRI PRATAMA Keanekaragaman Jenis Kantong Semar (Nepenthe spp.) di Cagar Alam Dolok Sibual Buali, Sumatera Utara. Dibimbing oleh PINDI PATANA dan YUNASFI.

Nepenthes merupakan tumbuhan karnivora yang di setiap ujung daunnya memiliki kantung yang unik. Kantung yang unik ini dapat menjebak serangga atau hewan kecil lainnya, karena di dalam kantungnya terdapat nectar glands (kelenjar madu) yang dapat memikat serangga khususnya yang menyukai rasa manis. Penelitian ini dilakukan di Cagar Alam Dolok Sibual Buali pada bulan Agustus hingga Oktober 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman spesies tumbuhan Nepenthes yang berada di kawasan Cagar Alam Dolok Sibual-Buali, Sumatera Utara dan Mengetahui dominansi tumbuhan Nepenthes yang ditemukan di Cagar Alam Dolok Sibual-Buali, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan metode cluster yaitu dengan menentukan daerah sampel berdasarkan pertimbangan keberadaan Nepenthes (searching sample). Dari hasil penelitian dapat diketahui terdapat 5 jenis Nepenthes di Cagar Alam Dolok Sibual Buali, yaitu yaitu N. bongso, N. ovata, N. reinwardtiana, N. rhombicaulis, dan N. tobaica. Jumlah rumpun paling banyak adalah N. reinwardtiana dengan 169 rumpun dan jumlah rumpun paling sedikit adalah N. sumatrana dengan 54 rumpun.

Kata kunci : Cagar Alam Dolok Sibual Buali, Keanekaragaman jenis, Nepenthes.

RIWAYAT HIDUP

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan analisis yang dilakukan, kawasan Cagar Alam Dolok Sibual-buali terjaga dengan baik karena kondisi biofisik yaitu tutupan lahan hutan yang berada pada ketinggian

pemangsa yang sering juga disebut dengan ‘Insectivorous plant’ atau tumbuhan. pemangsa

Berdasarkan analisis yang dilakukan, kawasan Cagar Alam Dolok Sibual-buali terjaga dengan baik karena kondisi biofisik yaitu tutupan lahan hutan yang berada pada

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan populasi orangutan berdasarkan jumlah sarang di desa Aek Nabara, kawasan Cagar Alam Dolok Sibual Buali,

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan populasi orangutan berdasarkan jumlah sarang di desa Aek Nabara, kawasan Cagar Alam Dolok Sibual Buali,

Pada tahun 2013 penulis melakukan penelitian Inventarisasi Anggrek Tanah di Cagar Alam Dolok Sibual-buali Sumatera Utara....

Beberapa jenis Nepenthes juga ditemukan di ketinggian tempat 200 m dpl pada daerah pegunungan kapur yang tanahnya sulit menangkap air, dan memiliki kelembaban yang tinggi..

a. Daun : daun tunggal, tidak berpetiole, memeluk batang 2 ⁄ lingkaran, susunan daun alternate, 3 bentuk lanset, warna daun bagian atas hijau tua dan bagian bawah