• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATERI ALK KONSEP UTAMA PENDIDIKAN LUAR KELAS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MATERI ALK KONSEP UTAMA PENDIDIKAN LUAR KELAS"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Yudanto/FIK UNY

Mata Kuliah : Aktivitas Luar Kelas

Kode Mata Kuliah : PJM 208

Materi: Konsep Utama Pendidikan Luar Kelas

Konsep Utama dalam Pendidikan Luar Kelas

Melalui sudut pandang kependidikan, aktivitas pendidikan yang dilakukan di luar

lingkungan sekolah atau di luar lingkungan formal persekolahan, setidaknya memuat 3 konsep utama, yaitu konsep proses belajar, aktivitas luar kelas dan lingkungan.

1. Konsep Proses Belajar

Belajar melalui aktivitas luar kelas adalah proses belajar interdisipliner melalui satu seri aktivitas yang dirancang untuk dilakukan di luar kelas. Pendekatan ini secara sadar

mengeksploitir potensi latar alamiah untuk memberi kontribusi terhadap perkembangan fisik dan mental. Dengan meningkatkan kesadaran terhadap hubungan timbal balik dengan alam, program dapat mengubah sikap dan perilaku terhadap alam. 2. Konsep Aktivitas Luar Kelas

Pendekatan ini menggunakan kehidupan di luar ruangan dan kegiatan berkemah, yang

memberikan banyak kesempatan bagi siswa untuk memperoleh dan menguasai berbagai bentuk keterampilan dasar, sikap dan apresiasi terhadap berbagai hal yang terdapat di alam dan kehidupan sosial. Bentuk-bentuk kegiatan luar kelas dapat

berupa: berkemah, mendaki gunung, menjelajah, memancing, memasak, mempelajari alam, tinggal di pedesaan, primitive living, kerajinan tangan dan lain sebagainya. 3. Konsep Lingkungan

Konsep lingkungan merujuk pada eksplorasi ekologi sebagai andalan mahluk hidup yang saling tergantung antara yang satu dengan yang lain. Tujuan utama program ini

(2)

Yudanto/FIK UNY

bagaimana menjaga kualitas lingkungan alam untuk kepentingan sekarang dan masa

yang akan datang.

Pendidikan Jasmani dan Pendidikan Luar Kelas

Pendidikan luar kelas pada dasarnya merupakan pendidikan lintas bidang studi, karena di dalam kegiatannya meliputi seni, ilmu alam, pendidikan jasmani dan home economic. Dapat dilakukan di mana saja, lapangan terbuka, hutan, tepi danau, cagar alam, kebun,

museum, camping ground, atau kebun binatang. Pendidikan luar kelas merupakan salah satu dimensi dalam pendidikan jasmani, di mana melalui program kegiatan ini diharapkan

konsep diri siswa dapat dibentuk. Pengalaman semacam memanjat, merangkak, bergelantungan, dan berayun di alam bebas, yang merupakan bagian dari progam petualangan akan mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa. Pengalaman semacam ini

dapat memenuhi kebutuhan psikis anak akan ‘rasa berhasil mengatasi rintangan’. Secara khusus, manfaat pendidikan luar kelas dalam membentuk kepribadian siswa menurut

Bucher adalah sebagai berikut:

1. Siswa belajar untuk hidup secara demokratis bersama anak-anak lain dan orang

dewasa

2. Siswa dapat belajar lebih banyak mengenai lingkungan fisik dan pentingnya kekayaan

alam

3. Kontribusi dan apresiasi terhadap aktivitas di luar ruang akan memperkaya dan

meningkatkan kualitas hidup

4. Kualitas hidup yang dimaksud akan membentuk mereka menjadi warga negara yang

baik. Kualitas yang akan berkembang seperti: memiliki rasa tanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, mampu bekerja sama, dan jujur

5. Mereka akan memberikan apresiasi yang lebih baik terhadap pentingnya kesehatan dan

(3)

Yudanto/FIK UNY

6. Kecintaan untuk bertualang, yang biasanya sangat digemari oleh anak-anak dan

remaja, akan tersalurkan melalui kegiatan luar kelas

7. Siswa dirangsang untuk belajar tentang segala sesuatu yang terdapat di alam dan

melihat serta dapat mengkaitkannya dengan materi pelajaran di kelas

8. Siswa belajar untuk mengandalkan kemampuannya sendiri dalam mempraktekkan

aturan-aturan hidup yang sehat

9. Siswa juga belajar beberapa aturan dasar keselamatan (basics rules of safety)

Pada tabel berikut ini akan disajikan contoh partisipasi siswa dalam berbagai bentuk

kegiatan luar kelas berdasarkan usia mereka.

Partisipasi dalam kegiatan luar kelas

Usia

Bermain di alam

bebas

Berenang Sightseeing

Keliling dengan berkendaraan

Jalan Santai

< 4

tahun 2% 9% 17% 25% 20%

5-7

tahun 9% 16% 27% 35% 25%

8

Referensi

Dokumen terkait

Pada hari ini KAMIS tanggal SEMBILAN bulan AGUSTUS tahun DUA RIBU DUA BELAS , Panitia Pembangunan Gedung yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kuasa

Nyeri yang terlokalisir kemudian disebabkan oleh peradangan (&gt;6 jam) dan iritasi langsung peritoneum parietalis akibat proses peradangan lebih

yang dibutuhkan dapat berupa kertas yang ditipat atau benda lain yang berfungsi sebagai teropong. Permainan teks pelangi dengan kaca pembesar adalah permainan

2) Asli Referensi Pengalaman Kerja Profesional Tenaga Ahli sesuai Daftar Riwayat Hidup Personil yang diusulkan (sebagai dasar Penilaian Teknis Unsur Kualifikasi Tenaga

7.1.2 Menjawab pertanyaan bacaan 7.1.3 Melengkapi kalimat sesuai bacaan 7.2.1 Membaca dalam hati teks agak panjang. 7.2.2 Menjawab pertanyaan bacaan 7.2.4 Menceritakan kembali

4.6 Hubungan Antara Peran Asosiasi Petani Cabai dengan Perilaku Penggunaan Pestisida Sebagai Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan... KESIMPULAN DAN

7.1 Membaca lancar beberapa kalimat sederhana yang terdiri atas 3-5 kata dengan intonasi yang tepat.. 8.1 Menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan huruf tegak

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan bimbingan karir yang diberikan kepada karyawan dalam meningkatkan prestasi kerjanya; yaitu dengan bimbingan rutin yang