viii Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK
Dalam dunia kerja saat ini, perusahaan dihadapkan pada 2 generasi yang berbeda mulai dari generasi x, dan generasi y. Setiap generasi ini memiliki perspektif, gaya bekerja, dan ekspetasi yang berbeda-beda dalam pekerjaan sehingga memiliki potensi yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman, adanya stereotip dan terjadi konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi kerja yaitu praktek manajemen, gaji, kepuasan kerja, reputasi, keamanan kerja, jenjang karier, dan loyalitas antara generasi x dan generasi y. dengan menggunakan purposive sampling dengan judgment tertentu, sebanyak 162 orang karyawan pada perusahaan ritel menjadi sampel dalam penelitian ini. Hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan Independent Samples T-Test menunjukkan bahwa dari 7 variabel persepsi kerja yang diuji terdapat perbedaan signifikan persepsi praktek manajemen, kepuasan kerja, keamanan kerja, dan jenjang karier antara generasi x dan generasi y. Sedangkan persepsi gaji, reputasi, dan loyalitas tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara generasi x dan generasi y.
ABSTRACT
Nowaday companies are faced with two different generations from Generation X and Generation Y. Each generations has perspectives, work styles, and different expectations in the job that have the potential to cause misunderstandings, stereotypes and conflicts. This study aims to determine whether there are differences in the perception of management practices, salary, job satisfaction, reputation, job security, job growth, and loyalty between Generation X and Generation Y. This study using purposive sampling with judgment, 162 people who were employees on the retail company became sample of this study. Results of hypothesis testing that was done through Independent Samples T-Test showed that 4 variables are significant differences in the management practices, job satisfaction, job security, and job growth. But perception of salary, reputation, and loyalty there are no significant differences between Generation X and Generation Y.
x Universitas Kristen Maranatha DAFTAR ISI
Halaman
Judul Tugas Akhir ... i
Lembar Pengesahan ... ii
Lembar Pernyataan Keaslian ... iii
Lembar Pernyataan Publikasi Laporan Penelitian ... iv
Kata Pengantar... v
Abstrak ... viii
Abstract ... ix
Daftar Isi ... x
Daftar Tabel ... xiii
Daftar Gambar ... xv
Daftar Lampiran ... xvi
Bab I Pendahuluan ... 1
1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1
1.2 Identifikasi Masalah Penelitian ... 5
1.3 Tujuan Penelitian ... 5
1.4 Kegunaan Penelitian... 6
Bab II Landasan Teori ... 8
2.1 Kajian Pustaka ... 8
2.1.1 Profil Generasi ... 8
2.1.2 Persepsi Kerja ... 9
2.1.4 Ritel ... 12
2.2 Riset Empiris ... 14
2.3 Rerangka Pemikiran ... 15
2.4 Model dan Hipotesis Penelitian ... 16
Bab III Metode Penelitian ... 18
3.1 Jenis Penelitian ... 18
3.2 Populasi dan Sampel Penelitian ... 19
3.3 Definisi Operasional Variabel ... 21
3.4 Teknik Pengumpulan Data ... 24
3.5 Teknik Analisis Data ... 25
3.5.1 Pengujian Instrumen Penelitian ... 25
3.5.2 Pengujian Data Penelitian ... 26
3.5.2.1 Pengujian Normalitas ... 26
3.5.3 Pengujian Hipotesis Penelitian ... 26
Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan... 28
4.1 Hasil Penelitian ... 28
4.1.1 Hasil Analisis Deskriptif Data Responden ... 28
4.1.2 Hasil Analisis Deskriptif Jawaban Responden ... 31
4.1.3 Hasil Analisis Deskriptif Jawaban Per-Item Kelompok Pernyataan Per-Generasi ... 44
4.1.4 Hasil Pengujian Instrumen Penelitian ... 73
4.1.4.1 Uji Validitas ... 73
4.1.4.2 Uji Reliabilitas ... 79
xii Universitas Kristen Maranatha
4.1.6 Hasil Pengujian Hipotesis Penelitian ... 82
4.2 Pembahasan ... 84
4.2.1 Perbandingan dengan Hasil Riset Empiris ... 88
Bab V Kesimpulan dan Saran ... 89
5.1 Kesimpulan ... 89
5.2 Implikasi Manajerial ... 90
5.3 Keterbatasan dan Saran bagi Penelitian Mendatang ... 92
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1.1 Profil & Persitiwa Bersejarah Generasi X dan Generasi Y
... 2
Tabel 2.1.1 Karakteristik Generasi X dan Generasi Y. ... 9
Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu ... 14
Tabel 3.3 Definisi Operasional Variabel ... 21
Tabel 4.1.1a Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 28
Tabel 4.1.1b Responden Berdasarkan Tahun Kelahiran ... 29
Tabel 4.1.1c Responden Berdasarkan Status Pernikahan ... 29
Tabel 4.1.1d Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan... 30
Tabel 4.1.1e Responden Berdasarkan Lama Bekerja ... 30
Tabel 4.1.2a Hasil Analisis Deskriptif Praktek Manajemen ... 31
Tabel 4.1.2b Hasil Analisis Deskriptif Gaji ... 33
Tabel 4.1.2c Hasil Analisis Deskriptif Kepuasan Kerja ... 34
Tabel 4.1.2d Hasil Analisis Deskriptif Reputasi ... 36
Tabel 4.1.2e Hasil Analisis Deskriptif Keamanan Kerja ... 38
Tabel 4.1.2f Hasil Analisis Deskriptif Jenjang Karier... 40
Tabel 4.1.2g Hasil Analisis Deskriptif Loyalitas ... 41
Tabel 4.1.3a Hasil Analisis Deskriptif Praktek Manajemen Generasi X ... 45
Tabel 4.1.3b Hasil Analisis Deskriptif Gaji Generasi X ... 47
Tabel 4.1.3c Hasil Analisis Deskriptif Kepuasan Kerja Generasi X ... 49
xiv Universitas Kristen Maranatha
Tabel 4.1.3e Hasil Analisis Deskriptif Keamanan Kerja Generasi X .... 52
Tabel 4.1.3f Hasil Analisis Deskriptif Jenjang Karier Generasi X ... 54
Tabel 4.1.3g Hasil Analisis Deskriptif Loyalitas Generasi X ... 55
Tabel 4.1.3h Hasil Analisis Deskriptif Praktek Manajemen Generasi Y ... 58
Tabel 4.1.3i Hasil Analisis Deskriptif Gaji Generasi Y ... 60
Tabel 4.1.3j Hasil Analisis Deskriptif Kepuasan Kerja Generasi Y ... 62
Tabel 4.1.3k Hasil Analisis Deskriptif Reputasi Generasi Y ... 64
Tabel 4.1.3l Hasil Analisis Deskriptif Keamanan Kerja Generasi Y .... 66
Tabel 4.1.3m Hasil Analisis Deskriptif Jenjang Karier Generasi Y ... 67
Tabel 4.1.3n Hasil Analisis Deskriptif Loyalitas Generasi Y ... 69
Tabel 4.1.4.1a Hasil Uji Validitas Praktek Manajemen ... 73
Tabel 4.1.4.1b Hasil Uji Validitas Gaji ... 74
Tabel 4.1.4.1c Hasil Uji Validitas Kepuasan Kerja ... 75
Tabel 4.1.4.1d Hasil Uji Validitas Reputasi ... 76
Tabel 4.1.4.1e Hasil Uji Validitas Keamanan Kerja ... 77
Tabel 4.1.4.1f Hasil Uji Validitas Jenjang Karier ... 77
Tabel 4.1.4.1g Hasil Uji Validitas Loyalitas ... 78
Tabel 4.1.4.2 Hasil Uji Reliabilitas ... 79
Tabel 4.1.5 Hasil Uji Normalitas ... 81
Tabel 4.1.6 Hasil Pengujian Hipotesis ... 82
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Rerangka Pemikiran ... 15
xvi Universitas Kristen Maranatha DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran A Kuesioner Penelitian
P a g e | 1
BAB I PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Dalam dunia kerja saat ini, perusahaan dihadapkan pada 2 generasi yang
berbeda mulai dari Generasi X, dan Generasi Y. Setiap generasi ini memiliki
perspektif, gaya bekerja, dan ekspektasi yang berbeda-beda dalam pekerjaan.
Perbedaan-perbedaan mulai dari cara pandang hingga harapan dalam
pekerjaan dari tiap-tiap generasi memiliki potensi yang menyebabkan
terjadinya kesalahpahaman, adanya stereotip dan terjadi konflik. Cara kerja
kita di masa lalu sudah tidak bisa diterapkan lagi bila harus berhadapan
dengan ke-dua generasi ini secara bersamaan (Sudjarwadi, 2012).
Generasi X lahir sekitar tahun 1965-1980. Biasanya generasi ini dilahirkan
dengan keluarga yang memiliki penghasilan ganda, dan terdapat tingkat
perceraian yang tinggi. Nilai-nilai yang dimiliki oleh Generasi X adalah
kebebasan dan tanggung jawab dan tidak menyukai mengatur hal-hal kecil.
Mereka ingin selalu lebih baik dari orang lain, dan tidak takut akan perubahan
kepemimpinan, dan terlihat mudah untuk beradaptasi dengan perubahan gaya
hidup (Kane, 2010; dalam Harber, 2011).
Generasi Y lahir sekitar tahun 1981-2000 dan cenderung berbeda dengan
generasi sebelumnya karena mereka lahir dan tumbuh dengan perkembangan
teknologi seperti laptop, ponsel, smarthphone, dan gadget lainnya. Mereka
lebih memilih untuk berkomunikasi melalui e-mail atau pesan teks dan lebih
P a g e | 2
Universitas Kristen Maranatha
tradisional (Kane, 2010; dalam Harber, 2011). Mereka gesit dan bersedia
untuk menggantikan gaji yang tinggi dengan waktu bekerja yang lebih sedikit,
jadwal yang fleksibel, dan pekerjaan yang lebih baik serta kehidupan yang
seimbang. Mereka memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap pimpinannya dan
tidak takut untuk bertanya dan menginginkan pekerjaan yang berarti dengan
belajar lebih baik (Kane, 2010; dalam Harber. 2011).
Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari 80 juta Generasi Y pada tahun
2010 dan akan meningkat menjadi 90 juta pada akhir tahun 2030. Ini berarti
1/3 masyarakat Indonesia adalah Generasi Y. Secara teoritis, sebuah generasi
terbentuk sebagai kelompok yang memiliki kesamaan tahun kelahiran, umur,
lokasi, dan life events yang signifikan pada tahap kritis perkembangannya. Hal
ini bermakna bahwa sebuah generasi menjadi berbeda dengan generasi lain
karena ada faktor perubahan yang membawanya.
Tabel 1.1
Profil & Peristiwa Bersejarah Generasi X, dan Generasi Y
Sumber: data dimodifikasi (Sprague, 2008, Casey & Denton, 2006, Schofield & Honore, 2008,
Macleod, 2008, Dries, Pepermans & De Kerpel, 2008, Cennamo & Gardner, 2008; dalam
Andiyasari & Pitaloka, 2010).
Deskripsi Generasi X Generasi Y
Tahun
- Pembatasan pers & 3 partai politik - Jatuhnya rezim Soeharto setelah 30 tahun - Krisis moneter & sosial-politik
- Reformasi politik
- Desentralisasi Pemerintahan demokratis - Struktur pemerintahan yang dinamis - Ekpose informasi digital
- Kebebasan pers - Jaringan sosial maya
- Teknologi digital di keseharian - Protes sosial secara terbuka - Global & digital entrepreneur
P a g e | 3
Perbedaan generasi mampu menciptakan perbedaan persepsi kerja, dalam
penelitian ini persepsi kerja yang dimaksud adalah praktek manajemen, gaji,
kepuasan kerja, reputasi perusahaan, keamanan, jenjang karier, dan loyalitas
yang nantinya dapat berpengaruh terhadap kualitas karyawan di suatu
perusahaan, ketika manajemen mampu mengetahui perbedaan persepsi
tersebut kemudian membedakan perlakuan antar generasi agar karyawan
mampu melakukan pekerjaannya secara maksimal berdasarkan karakteristik
generasi yang dimilikinya.
Dalam penelitian (Yow, 2013) dijelaskan mengenai perbedaan pandangan
antar generasi dengan praktek manajemen, gaji, kepuasan kerja, reputasi
perusahaan, keamanan, dan jenjang karier sebagai berikut:
1. Praktek manajemen, cakupan yang kuat dari ke-2 generasi cenderung
lebih banyak persamaan daripada perbedaannya, keduanya kurang
menginginkan gaya kepemimpinan tradisional, lebih kepada
transformasional dibandingkan dengan karismatik.
2. Gaji, cakupan yang kuat dari ke-2 generasi, perbedaan utama antar
generasi. Generasi X dan Generasi Y cenderung membutuhkan gaji
yang besar untuk mengurangin penghematan yang ketat.
3. Kepuasan kerja merupakan cakupan yang kuat dari 2 generasi, dan dari
kedua generasi ditemukan bahwa kepuasan kerja itu penting, tetapi
dengan cara yang berbeda, perhatian pribadi bagi Generasi Y, dan
keseimbangan bekerja/hidup hal ini menjadi pertimbangan bagi
P a g e | 4
Universitas Kristen Maranatha
4. Reputasi organisasi memiliki cakupan yang baik dari ke-2 generasi,
dan reputasi merupakan hal penting bagi Generasi Y, namun tidak
begitu penting bagi Generasi X.
5. Cakupan yang kurang dari ke-2 generasi mengenai keamanan bekerja.
Perbedaan yang pasti antar generasi adalah Generasi Y yang paling
tertarik dengan hal ini ada kemungkinan karena mereka tidak percaya
ada lingkungannya.
6. Jenjang karier memiliki cakupan yang baik dari ke-2 generasi,
beberapa perbedaan antar generasi adalah hal ini sangat penting bagi
Generasi X, dan Generasi Y.
7. Loyalitas dapat diartikan dengan kesetiaan, pengabdian dan
kepercayaan yang diberikan atau ditujukan kepada seseorang atau
lembaga yang didalamnya terdapat rasa cinta dan tanggung jawab
untuk berusaha memberikan pelayanan dan perilaku yang terbaik
(Poerwadarminta, 2002; dalam Sriyono & Lestari 2013).
Penelitian ini dilakukan di perusahaan ritel, berbagai definisi dan
pengertian bisnis ritel atau perdagangan eceran telah dibuat oleh para ahli
manajemen dan bisnis. Namun menurut (Utomo, T., J. 2009) batasan bisnis
ritel adalah keseluruhan aktivitas bisnis yang menyangkut penjualan barang
atau jasa, atau barang dan jasa, yang dilakukan oleh perusahaan atau institusi
bisnis secara langsung kepada konsumen akhir yang digunakan untuk
keperluan pribadi, keluarga, atau rumah tangganya, dengan volume penjualan
terutama atau lebih dari 50% dari konsumen akhir ini dan sebagian kecil dari
P a g e | 5
1.2Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang, maka perumusan masalah yang dapat diambil adalah:
1. Apakah terdapat perbedaaan persepsi praktek manajemen antara Generasi X,
dan Generasi Y di PT. XZ?
2. Apakah terdapat perbedaaan persepsi gaji antara Generasi X, dan Generasi Y
di PT. XZ?
3. Apakah terdapat perbedaaan persepsi kepuasan kerja antara Generasi X, dan
Generasi Y di PT. XZ?
4. Apakah terdapat perbedaaan persepsi reputasi antara Generasi X, dan
Generasi Y di PT. XZ?
5. Apakah terdapat perbedaan persepsi keamaan kerja antara Generasi X, dan
Generasi Y di PT. XZ?
6. Apakah terdapat perbedaan persepsi jenjang karier antara Generasi X, dan
Generasi Y di PT. XZ?
7. Apakah terdapat perbedaan persepsi loyalitas kerja antara Generasi X dan
Generasi Y di PT.XZ?
1.3Tujuan Penelitian
Berdasarkan identifikasi masalah yang ada, maka tujuan penelitian ini adalah:
1. Untuk menganalisis perbedaaan persepsi praktek manajemen antara Generasi
X, dan Generasi Y di PT. XZ.
2. Untuk menganalisis perbedaaan persepsi gaji antara Generasi X, dan Generasi
P a g e | 6
Universitas Kristen Maranatha
3. Untuk menganalisis perbedaaan persepsi kepuasan kerja antara Generasi X,
dan Generasi Y di PT. XZ.
4. Untuk menganalisis perbedaaan persepsi reputasi antara Generasi X, dan
Generasi Y di PT. XZ.
5. Untuk menganalisis perbedaaan persepsi keamanan kerja antara Generasi X,
dan Generasi Y di PT. XZ.
6. Untuk menganalisis perbedaaan persepsi jenjang karier antara Generasi X,
dan Generasi Y di PT. XZ.
7. Untuk menganalisis perbedaan persepsi loyalitas antara Generasi X, dan
Generasi Y di PT. XZ.
1.4Kegunaan Penelitian
Penelitian ini diharapkan berguna dan bermanfaat bagi:
a) Perusahaan
Sebagai masukan bagi pihak-pihak yang terkait untuk mengetahui persepsi
antar generasi di tempat kerja dan karakteristik antar generasi sehingga
pengusaha mampu membuat strategi terbaik dalam mengurangi konflik
akibat perbedaan-perbedaan antar generasi, kemudian strategi untuk
membina dan meningkatkan kualitas karyawan dan kinerja karyawan,
sehingga perusahaan dapat bertahan dalam persaingan yang kompetitif.
b) Akademisi
- Membantu para akademik untuk memahami perbedaan persepsi kerja antar
P a g e | 7
untuk melakukan penelitian lanjutan berkaitan dengan persepsi kerja dan
perbedaan generasi.
- Untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teori-teori khususnya yang
berhubungan dengan bidang manajemen khususnya manajemen sumber
P a g e | 89
Universitas Kristen Maranatha BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil-hasil analisis data dan pembahasan dari bab-bab sebelumnya,
maka dapat disimpulkan bahwa 4 dari 7 variabel persepsi kerja memiliki
perbedaan antara Generasi X & Generasi Y, adalah sebagai berikut:
1. Terdapat perbedaan signifikan persepsi praktek manajemen antara
Generasi X & Generasi Y pada karyawan PT.XZ
2. Tidak terdapat perbedaan signifikan persepsi gaji antara Generasi X &
Generasi Y pada karyawan PT.XZ
3. Terdapat perbedaan signifikan persepsi kepuasan kerja antara Generasi X
& Generasi Y pada karyawan PT.XZ
4. Tidak terdapat perbedaan signifikan persepsi reputasi antara Generasi X &
Generasi Y pada karyawan PT.XZ
5. Terdapat perbedaan signifikan persepsi keamanan kerja antara Generasi X
& Generasi Y pada karyawan PT.XZ
6. Terdapat perbedaan signifikan persepsi jenjang karier antara Generasi X &
Generasi Y pada karyawan PT.XZ
7. Tidak terdapat perbedaan signifikan persepsi loyalitas kerja antara
P a g e | 90
5.2 Implikasi Manajerial
Hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa persepsi Generasi X dan Generasi
Y terhadap persepsi kerja memiliki perbedaan dari 7 variabel persepsi kerja
karyawan terdapat 4 variabel yang berbeda. Hasil tersebut memberikan beberapa
implikasi manajerial sebagai berikut:
Menurut (Lancaster & Stillman, 2002; dalam Harber, 2012) sangat penting bagi
perusahaan untuk memahami nilai dan strategi dari generasi yang berbeda dan
bagaimana cara mereka bereaksi dan bekerja dengan generasi lainnya.
1. Praktek manajemen perusahaan dapat meningkatkan motivasi karyawan
dalam bekerja namun Generasi X dan Generasi Y memiliki pandangan yang
berbeda akan praktek manajemen yang dapat meningkatkan motivasi mereka,
oleh karena itu para manajer perlu mengetahui metode yang terbaik yang
harus dilakukan untuk menghadapi 2 generasi yang berbeda agar
menghasilkan kinerja yang maksimal dari kedua generasi tersebut.
2. Berdasarkan hasil penelitian ini persepsi Generasi X dan Generasi Y tidak
memiliki perbedaan, namun dalam pelaksanaan pemberian gaji sebaiknya
dilakukan dengan adil dan layak agar dapat meningkatkan kepuasan kerja
sekaligus mencerminkan upaya mempertahankan sumber daya manusia
diperusahaan.
3. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan persepsi kerja antara
Generasi X dan Generasi Y terhadap persepsi kepuasan kerja. Kepuasan kerja
merupakan hal yang dapat membuat karyawan tetap loyal, dan memberikan
P a g e | 91
Universitas Kristen Maranatha
antar generasi yang ada di perusahaan untuk menemukan metode terbaik
dalam memberikan kepuasan kerja pada karyawan.
4. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa reputasi perusahaan berpengaruh
terhadap keinginan seseorang untuk melamar pekerjaan atau tetap tinggal
diperusahaan dimana mereka bekerja seperti penelitian Permadi & Netra
(2015). Oleh karena itu perusahaan harus bisa menerapkan manajemen
reputasi organisasi dengan baik, salah satu caranya dengan memberdayakan
bagian Public Relations.
5. Penerapan sistem manajemen keamanan/keselamatan kerja harus sesuai
dengan ketentuan berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja nomor
Per.05/Men/1996 pasal 2, sebagai tujuan dan sasarn dari sistem manajemen
keamanan/keselamatan di tempat kerja sehingga dapat meningkatkan kondisi
bekerja yang efektif (Bangun, 2012).
6. Jenjang karier diperlukan oleh karyawan untuk memahami pilihan kariernya,
dan selanjutnya orang tersebut dapat mengembangkan keahlian yang
dibutuhkan untuk kemajuan kariernya. Hal tersebut membuatnya lebih aktif
dan berupaya untuk mencapai kesuksesan kariernya. Jenjang karier juga
menguntungkan bagi perusahaan karena dapat menimbulkan komitmen
karyawan dan karyawan bisa membangun perusahaan menjadi lebih potensial
(Dessler, 2011).
7. Loyalitas merupakan hal yang dibutuhkan perusahaan dari karyawan, ketika
loyalitas karyawan rendah maka dapat menimbulkan berbagai macam kendala
seperti rendahnya produktivitas kerja, tingkat perpindahan karyawan yang
P a g e | 92
5.3 Keterbatasan dan Saran bagi Penelitian Mendatang
Penelitian ini tentunya memiliki beberapa keterbatasan, yang diharapkan bisa
dijadikan bahan acuan untuk membuat penelitian yang lebih baik lagi di kemudian
hari. Berikut merupakan beberapa keterbatasan penelitian ini, antara lain:
1. Obyek dalam penelitian ini masih dalam ruang lingkup yang sempit, yaitu
ritel. Sehingga bagi para peneliti selanjutnya dapat menerapkan pada
lingkup yang lebih luas lagi, misalnya pada konteks jasa, family business,
dan lain-lain.
2. Metode perhitungan hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji
komparatif Independent Samples T-Test, sehingga disarankan bagi para
peneliti selanjutnya dapat menggunakan alternative metode pengujian lain.
3. Variabel-variabel dalam penelitian ini masih sedikit sehingga bagi para
peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel-variabel lain untuk
diidentifikasi.
4. Jumlah sampel antar generasi dalam penelitian ini terbatas dan tidak
seimbang yang dapat mempengaruhi hasil penelitian, sehingga untuk para
peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan sampel yang
seimbang.
5. Penelitian ini tidak terlepas dari kelemahan-kelemahan lain yang mungkin
saja terjadi diluar kemampuan dan kemauan peneliti sehingga dapat saja
mempengaruhi hasil penelitian ini. Peneliti menyarankan perlu dilakukan
pengembangan lebih lanjut dari penelitian ini agar diperoleh hasil yang
P a g e | 93
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR KEPUSTAKAAN
Acar, A., B. (2014). Do Intrinsic and Extrinsic Motivation Factors Differ for
Generation X and Generation Y?. International Journal of Business and
Social Science Vol. 5, No. 5 Istanbul University. Turki (diakses dari
ijbssnet.com/journals/Vol_5_No_5.../3.pdf).
Adam, M. (2005). Analisis Perbandingan Likuiditas, Rentabilitas, dan Modal
Antara Bank Syariah dan Bank Konvensional (Studi Survei Pada 3 Bank Syariah dan 14 Bank Konvensional). Skripsi Fakultas Ekonomi
Universitas Widyatama. Bandung (diakses dari
http://repository.widyatama.ac.id/handle/10364/869).
Agungno, W. (2014). Pengaruh Motivasi Ekstrinsik Terhadap Kepuasan
Kerja Karyawan PT. X. Skripsi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha. Bandung.
Almasti, D. (2014). Pengaruh Prestasi Kerja dan Kompensasi Terhadap
Kepuasan Kerja Karyawan Pada CV. Bio Karya Ite Kota Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu. Bengkulu (diakses dari
repository.unib.ac.id/8120/2/I,II,III,II-14-den.FE.pdf).
Andiyasari, A., dan Pitaloka A. (2010). Persepsi Kepemimpinan Otentik dan
Work Engagement pada Generasi X dan Y di Indonesia. Jurnal Universitas Paramadina Vol. 7 No. 2, Juni 2010: Edisi Khusus. (diakses
P a g e | 94
jdownloads&Itemid=&view=viewdownload&catid=71&cid=399).
Anonim. (2011). Gambar Nomogram Harry King. (diakses dari
https://smknasionalmalang.wordpress.com/2011/11/17/nomogram-harry-king/).
Bangun, W. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Erlangga: Jakarta.
Dessler, G. (2011). Manejemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kesepuluh, Jilid
2. PT. Indeks, Jakarta.
Ernawati, P. (2014). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan
Kerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Bagian Non Marketing PT Ford Motor Indonesia). Skripsi, Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas
Dian Nuswantoro. Semarang. (diakses dari
http://eprints.dinus.ac.id/8774/).
Fajrina, R., S. (2012). Pengaruh Reputasi Perusahaan dan Komunikasi
Word-Of-Mouth Terhadap Pembuatan Keputusan Melamar Kerja (Studi
Pada Mahasiswa/I Komunikasi Pascasarjana Universitas Indonesia). Tesis Program Studi Manajemen Komunikasi Kekhususan Komunikasi
Korporasi Universitas Indonesia, Jakarta. (diakses dari
http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20304479T30737Pengaruh%20reputasi.p
df).
Firman, G., N. (2014). Preferensi Faktor-Faktor Motivasi Kerja PNS Di
P a g e | 95
Universitas Kristen Maranatha Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Dipenogoro. Semarang.
(diakses dari eprints.undip.ac.id/43904/1/14_FIRMAN.pdf).
Ghozali, I. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS.
Cetakan keempat. Badan Penerbit Universitas Dipenogoro: Semarang.
Gustisyah, R. (2009). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi
Kerja Penyuluh Perindustrian Pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan. Tesis Sekolah Pascasarjana Universitas
Sumatera Utara. Medan (diakses dari
repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/4294/1/09E01483.pdf).
Harber, J., G. (2011). Generations in the Workplace: Similiarities and
Differences. Electronic Theses and Dissertations East Tennessee State
University. Amerika Serikat (diakses dari
http://dc.etsu.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=2446&context=etd).
Haryoko, S. (2011). Kontribusi Motivasi Kerja, Mobilitas Kerja, Pengalaman
Kerja, dan Pengetahuan Kewiraswastaan Terhadap Kesejahteraan Pekerja Sektor Informal. Jurnal Teknologi dan Kejuruan Vol. 34 No.1, Februari 2011. (diakses dari
http://journal.um.ac.id/index.php/teknologi-kejuruan/article/view/2978/403).
Hidayati, N. (2010). Hubungan Retail Mix Dengan Preferensi Konsumen Pada
Tempat Berbelanja Barang Kebutuhan Rumah Tangga di Pasar Tradisional dan Pasar Modern (Berdasarkan Persepsi Konsumen di Kota Bandung). Skripsi Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Widyatama. Bandung. (diakses dari http://repository.widyatama.ac.id/
P a g e | 96
Jogiyanto. (2004). Metodologi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan
Pengalaman Pengalaman. BPFE, Yogyakarta.
Kurniawan, A. (2012). Hubungan Psycap Dengan Kinerja Karyawan PT “X”
Bandung. Thesis Magister Manajemen Universitas Parahyangan.
Bandung.
maranatha.edu/index.php/jurnalmanajemen/article/view/143).
Maretha, I. (2014, 24 November). Mampukah Gen-X Memimpin Karyawan
Gen-Y? (diakses dari http://www.markplusinstitute.com/who_we_are
/detail_article/14).
Nugroho, B., A. (2005). Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian
dengan SPSS. Yogyakarta: ANDI.
Permadi, K., D., & Netra, I G., C., K. (2015). Pengaruh Reputasi, Kompensasi,
dan Lingkungan Kerja Terhadap Minat Melamar Pekerjaan Oleh Mahasiswa Universitas Udayana. E-Jurnal Manajemen Unud, Vol. 4, No.10, 2015. (diakses dari ojs.unud.ac.id/index.php/Manajemen/article/
download/14569/10540).
Putri, N., R., A., & Handoyo, S. (2014). Perbedaan Resistensi Terhadap
Perubahan Ditinjau Dari Generasi Kohort dan Pemenuhan Kontrak Psikologis Pada Karyawan PT. TELKOM Area Surabaya Metro (Witel Jatim-Suramadu). Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, Vol.3 No.1, Universitas Airlangga. Surabaya (diakses dari
ditinjau-dari-generasi-kohort-dan-pemenuhan-kontrak-psikologis-pada-P a g e | 97
Universitas Kristen Maranatha
karyawan-pt.-telkom-area-surabaya-metro-(witel-jatim-suramadu)-article-8405-media-50-category-10.html).
Sriyono, & Lestari, F. (2013). Pengaruh Teamwork, Kepuasan Kerja, dan
Loyalitas Terhadap Produktivitas Pada Perusahaan Jasa. Prosiding Call for Paper 2013: Bidang Manajemen Universitas Muhammadiyah
Sidoarjo. Sidoarjo, Jawa Timur. (diakses dari
ekonomi.umsida.ac.id/tinymcpuk/.../12%20-%20Paper%20Sriyono.pdf).
Sudjarwadi, T. (2012). 3 Hal Penting Bagi Pemimpin di Leading Across
Generation. (diakses dari http://portalhr.com/business-
overview/leadership/3-hal-penting-bagi-pemimpin-di-leading-across-generation/).
Sugiyono. (2002). Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta.
Sugiyono. (2004). Statistika Untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sugembong, Sudarmoyo. (2007). Fenomena Gen X Dan Tantangannya Di
Tempat Kerja. Proceeding Simposium Nasional IATMI. Yogyakarta.
(diakses dari www.iatmi.or.id/assets/bulletin/pdf/2007/2007-44.pdf).
P a g e | 98
Suroso, J. (2011). Hubungan Persepsi Tentang Jenjang Karier Dengan
Kepuasan Kerja dan Kinerja Perawat RSUD Banyumas. Tesis Magister Keperawatan Kekhususan Kepemimpinan dan Manajemen
Keperawatan Universitas Indonesia. Depok. (diakses dari
lib.ui.ac.id/file?file=digital/20281624-T%20Jebul%20Suroso.pdf).
Tolbize, A. (2008). Generational Differences In The Workplace. University of
Minnesota. Amerika Serikat. (diakses dari
rtc.umn.edu/docs/2_18_Gen_diff_workplace.pdf).
Utomo, T., J. (2010). Lingkungan Bisnis dan Persaingan Bisnis Ritel. Jurnal
Fokus Ekonomi. Vol. 5 No 1 Juni 2010. (diakses dari
http://stiepena.ac.id/wp-content/uploads/2012/11/pena-fokus-vol-5-no-1-70-80.pdf).
Yow, H., C. (2013). How Different is Different: A Study of The Workforce
Generation Differences in Relation to Employee Loyalty within The Call Centre Industry in Malaysia. Theses Doctor of Business Administration
Southern Cross University. Australia. (diakses dari http://epubs.scu.edu.au
/cgi/viewcontent.cgi?article=1396&context=theses).
Yudha, R., P. (2013). Perbedaan Persepsi Mahasiswa Akuntansi Senior dan