Pengukuran Kinerja dengan Metoda Performance Prism dan Objectif Matrik.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
MENENTUKAN KEY PERFORMANCE INDICATORS (KPI) SEBAGAI ALAT PENGUKURAN KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERFORMANCE PRISM1. (Studi Kasus di Batik
Identifikasi KPI ini dilakukan dengan menjabarkan kelima perspektif Performance Prism ke dalam indikator-indikator yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengukuran
Berikut ini adalah KPI dari Instalasi Rawat Jalan RSUD Kodya Semarang yang telah divalidasi, beserta bobot dan nilai pencapaian kinerjanya:.
14 KPI untuk stakeholder Kantor Wilayah, 13 KPI untuk stakeholder pelanggan, 8 KPI untuk stakeholder pegawai, 2 KPI untuk stakeholder pemasok dan 2 KPI untuk stakeholder
pengukuran kinerja proyek dengan metode performance prism ini sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mendapatkan indikator kinerja yang sesuai untuk mengukur kinerja
Pengukuran kinerja yang dilakukan menghasilkan (1) Kinerja PT Tunas Dwipa Matra Cabang Godean jika diukur dari indikator Stakeholder Satisfaction menunjukkan hasil empat
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 56 KPI yang terdiri dari 16 KPI Investor , 14 KPI Costumer , 10 KPI Employess , 10 KPI Supplier , dan 11 KPI Regulator
Validasi KPI dilakukan setelah KPI teridentifikasi, yang bertujuan untuk mengetahui pakah indikator- indikator kinerja yang dirancang tersebut telah benar- benar