• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pathology Discharge In The Blood Brain Barrier.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pathology Discharge In The Blood Brain Barrier."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

1

PATHOLOGY DISCHARGE IN THE BLOOD – BRAIN BARRIER

I. PENDAHULUAN

Sawar darah otak atau Blood- Brain Barrier (BBB) merupakan struktur otak sebagai

membran difusi yang esensial dalam menjaga normalitas hemostasis sistem saraf pusat.

Susunan saraf pusat dalam keadaan normal diketahui sangat stabil. Kestabilan ini dapat

dengan terpisahnya sistem saraf pusat dari darah oleh sawar darah otak berupa membran

semi permeable.

Kompleks apical junctional, terutama tight junctions (Tjs) yang terdapat dalam sawar

fisiologis pada endotel otak yang membentuk sawar darah otak. Struktur inilah yang nantinya

ikut mengontrol hemostasis otak dan memberikan proteksi unik pada SSP terhadap patogen

dan toksisitas zat.

Penelitian mengenai sawar darah otak sudah dilakukan pada tahun 1882 oleh Paul Ehrlich.

Penelitian Ehrlich juga menunjukkan bahwa permeabilitas sawar darah otak berhubungan

dengan ukuran molekul dan secara langsung berhubungan dengan daya larut dalam lemak.

Gas dan air dapat melalui sawar dengan cepat, tetapi glukosa dan elektrolit lebih lambat.

Sawar darah otak tidak permeabel untuk protein plasma dan molekul organik yang berukuran

besar. Hal ini juga menerangkan mengapa trypan blue yang terikat oleh protein albumin tidak

dapat melalui sawar darah otak (Snell, 1992).

Berkembangnya pengetahuan mengenai sawar darah otak sangat membantu dalam

pemahaman berbagai kelainan neurologi. Dalam referat ini akan dibahas tentang anatomi dan

fungsi sawar darah otak, patologi pada sawar darah otak dalam kaitannya dengan kelainan

Referensi

Dokumen terkait

Astrosit merupakan sel glial utama pada sistem saraf pusat yang mengisi 50% dari volume otak manusia dan berperan penting dalam fungsi fisiologis otak.. Astrosit berperan

• Fungsi neuron sensorik : meneruskan impuls (rangsangan) dari reseptor menuju sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang)..

Sistem saraf pada manusia dibentuk oleh otak, sumsum tulang belakang, dan serabut-serabut (urat) saraf yang menjulur dari otak dan sumsum tulang belakang.. Perhatikan

Pada stabilisasi sendi lutut, stabilisasi dinamis memberikan input sistem sensoris ke sistem saraf pusat yang di berikan oleh proprioseptif kemudian otak

Sistemsaraf pusat (SSP) terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang dan sistem saraf perifer yang terbuat dari serabut saraf.Bersama- sama merekamengontrol setiap

Fungsi neuron sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat, yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis).. Ujung akson dari saraf

Oleh sebab itu, manifestasi klinis penyakit akibat kelainan mitokondria sebagian besar diakibatkan oleh kerusakan pada otak/sistem saraf pusat dan otot (Reeve, 2008). Lebih

Akibat yang ditimbulkan dari penyakit hipertensi antara lain penyempitan arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak, hal ini disebabkan karena jaringan otak kekurangan oksigen