• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERUBAHAN ORGANISASI DAN TATA K

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS PERUBAHAN ORGANISASI DAN TATA K"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PERUBAHAN ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU 2018

Dasar

Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2017 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Agama Nomor 9 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Perubahan organisasi dan tata kerja Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riaun telah mendapat persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sesuai dengan surat Nomor B/306/M.KT.01/2017 mengenai Usul Penyempurnaan Organisasi dan Tata Kerja pada Universitas Islam Negeri, Institut Agama Islam Negeri, dan Institut Hindu Dharma Negeri.

Matrik Perubahan:

1. Penambahan Wakil Direktur pada Pascasarjana, sesuai dengan Pasal 25A huruf C poin b.

Penjelasan: Wakil Direktur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai tugas membantu Direktur dalam bidang akademik dan kelembagaan, administrasi umum, perencanaan dan keuangan, pembinaan kemahasiswaan dan alumni, serta kerjasama (Pasal 25C ayat 2).

2. Penambahan Subbagian Tata Usaha, sesuai dengan Pasal 25A huruf C poin e.

Penjelasan: Subbagian Tata Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25A huruf e mempunyai tugas melaksanakan layanan administrasi umum, akademik, kemahasiswaan, perencanaan, keuangan, dan pelaporan pada Pascasarjana (Pasal 25F)

3. Perubahan pada Organ Pertimbangan Universitas, yaitu Senat Fakultas dihapuskan, sesuai dengan Pasal 84 huruf C.

4. Perubahan pada Unit Kerja SPI, Satuan Pemeriksaan Internal menjadi Satuan Pengawasan Internal. Sesuai dengan Pasal 88.

(2)

I. Dengan adanya perubahan di atas, dalam Pasal 89 Satuan Pengawasan Internal menyelenggarakan fungsi:

a. Penyusunan peta risiko pengendalian internal melalui kegiatan identifikasi, penilaian risiko, penentuan skala prioritas, dan pemantauan.

b. Penyusunan program dan kegiatan pengawasan non-akademik

c. Pelaksanaan pengawasan kepatuhan, kinerja, dan mutu non-akademik di bidang sumber daya manusia, perencanaan, keuangan, organisasi, teknologi informasi, serta sarana dan prasarana;

d. Penyusunan perencanaan dan pelaksanaan pemeriksaan dengan tujuan tertentu e. Penyusunan dan penyampaian laporan hasil pengawasan internal

f. Pemantauan dan pengoordinasian tindak lanjut hasil pengawasan internal dan eksternal

g. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Rektor.

II. Satuan Pengawasan Internal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88 ayat 1, dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Rektor.

Referensi

Dokumen terkait

(2) Pemberhentian Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Lembaga, Sekretaris Lembaga, Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT), Ketua

(2) Pemberhentian Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Sekretaris Lembaga, Ketua Badan, Sekretaris Badan,

(6) Pemberhentian wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua lembaga, sekretaris lembaga, ketua jurusan/bagian, sekretaris jurusan/bagian, kepala

(6) Pemberhentian wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua jurusan, sekretaris jurusan, ketua lembaga, sekretaris lembaga, kepala UPT, dan kepala

(6) Pemberhentian wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua lembaga, sekretaris lembaga, ketua jurusan, sekretaris jurusan, kepala laboratorium/bengkel/kebun percobaan,

(6) Persyaratan untuk diangkat sebagai Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Sekretaris Lembaga, Ketua

(6) Pemberhentian wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua lembaga, sekretaris lembaga, ketua jurusan, sekretaris jurusan, kepala laboratorium/bengkel/studio/kebun

6 Pemberhentian wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua lembaga, sekretaris lembaga, ketua jurusan/bagian, sekretaris jurusan/bagian, kepala laboratorium/bengkel/ studio, dan kepala