• Tidak ada hasil yang ditemukan

Praktek Keperawatan Rumah Sakit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Praktek Keperawatan Rumah Sakit"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Lokakarya Nasional Keperawatan

mendeklarasikan:

“Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan professional yang merupakakn bagian integral dari pelayanan kesehatan, didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan, berbentuk pelayanan bio- psiko-sosial yang komprehensip, ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat baik sakit maupun sehat yang mencakaup seluruh

proses kehidupan manusia. Pelayanan keperawatan berupa

bantuan , diberikan karena adanya kelemahan fisik dan mental, keterbatasan pengetahuan serta kurangnya kemaauan menuju kepada kemampuan melaksanakan kegiatan hidup sehari-hari secara mandiri”

“Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan professional yang merupakakn bagian integral dari pelayanan kesehatan, didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan, berbentuk pelayanan bio- psiko-sosial yang komprehensip, ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat baik sakit maupun sehat yang mencakaup seluruh

proses kehidupan manusia. Pelayanan keperawatan berupa

(3)

Lokakarya Nasional Keperawatan

mendeklarasikan:

Ilmu keperawatan adalah mempelajari penyebab tidak terpenuhinya kebutuhan dasar manusia yang berhubungan dengan kesehatan

melalui pengkajiannkomprehensif dan mempelajari berbagai upaya untuk mencapai kebutuhan dasar dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Pelayanan keperawatan : Upaya yangDilakukan karena adanya kelemahan fisik dan mental keterbatasan pengetahuan serta

kurangnya kemauan menuju kepada kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari secara mandiri

Ilmu keperawatan adalah mempelajari penyebab tidak terpenuhinya kebutuhan dasar manusia yang berhubungan dengan kesehatan

melalui pengkajiannkomprehensif dan mempelajari berbagai upaya untuk mencapai kebutuhan dasar dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Pelayanan keperawatan : Upaya yangDilakukan karena adanya kelemahan fisik dan mental keterbatasan pengetahuan serta

(4)

Lokakarya Nasional Keperawatan

mendeklarasikan:

Asuhan keperwatan : Rangkaian kegiatan praktik keperawatan yang langsung diberikan kepada klien baik individu, keluarga,

kelompok dan masyarakat diberbagai tatanan pelayanan kesehatan dengan pendekatan proses keperawatan berpedoman pada standar keperawatan serta dilandasi kode etik keperawatan

Standar

Kompetensi seorang perawat:

Pengetahuan, keterampilan, sikap dan judment/pertimbangan yang terintegrasi harus dimiliki/disyaratkan untuk melakukan tindakan keperawatan secara benar dan tepat dalam praktik keperawatan

Asuhan keperwatan : Rangkaian kegiatan praktik keperawatan yang langsung diberikan kepada klien baik individu, keluarga,

kelompok dan masyarakat diberbagai tatanan pelayanan kesehatan dengan pendekatan proses keperawatan berpedoman pada standar keperawatan serta dilandasi kode etik keperawatan

Standar

Kompetensi seorang perawat:

(5)

Lokakarya Nasional Keperawatan

mendeklarasikan:

Praktik keperawatan :

Tindakan mandiri perawat profesional yang berkolaborasi dengan klien dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan askep sesuai lingkup wewenang dan tanggung jawabnya.

Praktik keperawatan :

(6)

Kesepakatan

Keperawatan:

Pelayanan kesehatan tidak terpisahkan dari pelayanan

keperawatan

Didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan

Pelayanan bio–psiko–sosial–spiritual komprehensip

Ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat

baik sakit maupun sehat

Keperawatan:

Pelayanan kesehatan tidak terpisahkan dari pelayanan

keperawatan

Didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan

Pelayanan bio–psiko–sosial–spiritual komprehensip

Ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat

baik sakit maupun sehat

(7)

Kesepakatan

Ilmu Keperawatan:

Mempelajari bentuk dan sebab tidak terpenuhinya

kebutuhan dasar manusia yang berhubungan dengan

kesehatan melalui pengkajian mendasar tentang hal-hal

yang melatarbelakanginya; mempelajari berbagai upaya

untuk mencapai kebutuhan dasar tersebut dengan

memanfaatkan sumber yang potensial secara optimal,

sehingga manusia dapat mempertahankan, menopang,

memelihara dan meningkatkan integritas seluruh

kebutuhan dasar

Ilmu Keperawatan:

Mempelajari bentuk dan sebab tidak terpenuhinya

kebutuhan dasar manusia yang berhubungan dengan

kesehatan melalui pengkajian mendasar tentang hal-hal

yang melatarbelakanginya; mempelajari berbagai upaya

untuk mencapai kebutuhan dasar tersebut dengan

memanfaatkan sumber yang potensial secara optimal,

sehingga manusia dapat mempertahankan, menopang,

memelihara dan meningkatkan integritas seluruh

(8)

Kesepakatan

Pelayanan Keperawatan:

Upaya yang dilakukan karena adanya kelemahan fisik

dan mental, keterbatasan pengetahuan, serta kurangnya

kemaauan menuju kepada kemampuan

kegiatan hidup sehari-hari secara mandiri

Kegiatan dilakukan dalam rangka peningkatan

kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan,

pemulihan serta pemeliharaan kesehatan. karena

adanya kelemahan fisik dan mental, keterbatasan

pengetahuan, serta kurangnya kemaauan menuju kepada

kemampuan kegiatan hidup sehari-hari secara mandiri

Penekanan pada upaya pelayanan kesehatan utama

sesuai dengan wewenang, tanggungjawab dan etika

profesi keperawatan

Pelayanan Keperawatan:

Upaya yang dilakukan karena adanya kelemahan fisik

dan mental, keterbatasan pengetahuan, serta kurangnya

kemaauan menuju kepada kemampuan

kegiatan hidup sehari-hari secara mandiri

Kegiatan dilakukan dalam rangka peningkatan

kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan,

pemulihan serta pemeliharaan kesehatan.

karena

adanya kelemahan fisik dan mental, keterbatasan

pengetahuan, serta kurangnya kemaauan menuju kepada

kemampuan kegiatan hidup sehari-hari secara mandiri

(9)

Asuhan Keperawatan

Asuhan keperawatan adalah proses atau rangkaian kegiatan pada praktik keperawatan yang lansung diberikan kepada klien, pada berbagai tatanan kesehatan dengan

menggunakan metodologi proses keperawatan ,

berpedoman pada standar keperawatan , dilandasi etika dan etiket keperawatan, dalam lingkup wewenang serta

tanggung jawab keperawatan sesuai dengan posisi tugas dan tingkat kompetensi yang dimiliki ( novice – advance beginner – competent – proficient to expert )

Asuhan Keperawatan

Asuhan keperawatan adalah proses atau rangkaian kegiatan pada praktik keperawatan yang lansung diberikan kepada klien, pada berbagai tatanan kesehatan dengan

menggunakan metodologi proses keperawatan ,

berpedoman pada standar keperawatan , dilandasi etika dan etiket keperawatan, dalam lingkup wewenang serta

tanggung jawab keperawatan sesuai dengan posisi tugas dan tingkat kompetensi yang dimiliki ( novice – advance beginner – competent – proficient to expert )

(10)

Standar : ukuran ata patokan yang dijadikan acuan

Kompetensi seorang perawat: adalah pengetahuan, keterampilan , sikap dan judment/pertimbangan yang terintegrasi yang harus dimilik/dipersyarakatkan untuk melakukan tindakan secara benar dan baik dalam lingkup praktik keperawatan

Standar Kompetensi: perumusan tentang kemampuan

yang harus dimilik seseorang untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan yang didasari atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan unjuk kerja yang dipersyaratkan

Standar : ukuran ata patokan yang dijadikan acuan

Kompetensi seorang perawat: adalah pengetahuan, keterampilan , sikap dan judment/pertimbangan yang terintegrasi yang harus dimilik/dipersyarakatkan untuk melakukan tindakan secara benar dan baik dalam lingkup praktik keperawatan

Standar Kompetensi: perumusan tentang kemampuan

yang harus dimilik seseorang untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan yang didasari atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan unjuk kerja yang dipersyaratkan

(11)

Praktik Keperawatan

Tindakan mandiri perawat profesional melalui kerjasama

berbentuk kolaborasi dengan klien dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai lingkup wewenang dan tangungjawabnya.

Praktik keperawatan profesional mengunakan pengetahuan teoritik yang mantap dan kokoh dari berbagai ilmu dasar ( biologi, fisika, biomedik, prilaku dan sosial) dan ilmu keperawatan sebagai

landasan untuk melakukan pengkajian, diagnosa, menyusun

perencanaan, melaksanakan asuhan keperawatan dan evaluasi hasil tindakan keperawatan, dan mengadakan penyusuaian rencana

keperawatan untuk menentukan tindakan selanjutnya

Praktik Keperawatan

Tindakan mandiri perawat profesional melalui kerjasama

berbentuk kolaborasi dengan klien dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai lingkup wewenang dan tangungjawabnya.

Praktik keperawatan profesional mengunakan pengetahuan teoritik yang mantap dan kokoh dari berbagai ilmu dasar ( biologi, fisika, biomedik, prilaku dan sosial) dan ilmu keperawatan sebagai

landasan untuk melakukan pengkajian, diagnosa, menyusun

perencanaan, melaksanakan asuhan keperawatan dan evaluasi hasil tindakan keperawatan, dan mengadakan penyusuaian rencana

keperawatan untuk menentukan tindakan selanjutnya

(12)

Model pemberian asuhan keperawatan yang

dibangun atas pandangan/pengetahuan teoritik

(13)

1. Complemetary – Supplemetary Model (Henderson)

2. Self Care Model (Orem)

3. Interpersonal Process Model (Peplau)

4. Health Care System Model ( Betty Neuman)

5. Adaptation Model (Roy)

6. Caring Model (Jean Watson)

7. Transcultural Care Model ( Madelline Leninger)

1. Complemetary – Supplemetary Model (Henderson)

2. Self Care Model (Orem)

3. Interpersonal Process Model (Peplau)

4. Health Care System Model ( Betty Neuman)

5. Adaptation Model (Roy)

6. Caring Model (Jean Watson)

(14)

Empat (4) Konsep Utama

*Manusia

*Lingkungan/Masyarakat *Kesehatan

*Keperawatan

Tujuh (7) Elemen Utama

Tujuan Asuhan Keperawatan

Klien

Peran Ners

Sumber Masalah

Fokus Intervensi

Cara Intervensi

Konsekuensi

Empat (4) Konsep Utama

*Manusia

*Lingkungan/Masyarakat *Kesehatan

*Keperawatan

Tujuh (7) Elemen Utama

Tujuan Asuhan Keperawatan Klien

Peran Ners

(15)

Kesepakatan

Model Konseptual Keperawatan

Manusia: Mahluk yang utuh lengkap dan mandiri yang

mempunyai 20 kebutuhan dasar : bernapas, makan dan minum, eliminasi, tidur dan istirahat, berpakaian, mempertahankan suhu Tubuh, menjaga kebersihan, menghindari bahaya, berkomunikasi, Bekerja, bermain, belajar, spiritual, kultural, konsep diri,

fungsi peran, bertanggungjawab pada diri sendiri dan hubungan interdepensi

Model Konseptual Keperawatan

Manusia: Mahluk yang utuh lengkap dan mandiri yang

mempunyai 20 kebutuhan dasar : bernapas, makan dan minum, eliminasi, tidur dan istirahat, berpakaian, mempertahankan suhu Tubuh, menjaga kebersihan, menghindari bahaya, berkomunikasi, Bekerja, bermain, belajar, spiritual, kultural, konsep diri,

(16)

Kesepakatan

Model Konseptual Keperawatan

Lingkungan/masyarakat: Semua faktor internal dan eksternal yang saling berpengaruh sehingga klien dapat mempertahankan keseimbangan yang harmonis

Model Konseptual Keperawatan

(17)
(18)

Kesepakatan

Model Konseptual Keperawatan

Kesehatan: Kemampuan individu untuk melakukan

20 komponen asuhan keperawatan tanpa bantuan sesuai dengan tingkat perkembangannya

Model Konseptual Keperawatan

Kesehatan: Kemampuan individu untuk melakukan

(19)

Kesepakatan

Model Konseptual Keperawatan

Keperawatan: Membantu klien baik sakit atau sehat,

saat pemulihan atau meninggal. Membantu klien mandiri Secepat mungkin

Model Konseptual Keperawatan

Keperawatan: Membantu klien baik sakit atau sehat,

(20)

Kesepakatan

Model Konseptual Keperawatan (7 elemen)

Tujuan asuhan Keperawatan; Kemandirian dalam memenuhi 20 kebutuhan dasar

Klien: Manusia yang utuh , lengkap dan mandiri yang mem punyai 20 kebutuhan dasar

Peran Ners: peran pelengkap/ tmbahanuntuk mempertahankan Atau memulihkan kemandirian dalam pemenuhan

20 kebutuhan dasar

Model Konseptual Keperawatan (7 elemen)

Tujuan asuhan Keperawatan; Kemandirian dalam memenuhi 20 kebutuhan dasar

Klien: Manusia yang utuh , lengkap dan mandiri yang mem punyai 20 kebutuhan dasar

Peran Ners: peran pelengkap/ tmbahanuntuk mempertahankan Atau memulihkan kemandirian dalam pemenuhan

(21)

Kesepakatan

Model Konseptual Keperawatan (7 elemen)

Sumber kesulitan/masalah keperawatan: tidak mempunyai Kekuatan / kemampuan , kemaauan atau pengetahuan

Fokus Intervensi: Defisit yang merupakan sumber kesulitan/ masalah klien

Cara Intervensi: tindakan untuk memgganti, melengkapai,

menambah, membangkitkan kekuatan- kemauan – pengetahauan

Konsekuensi: Meningkatnya kemandirian klien dalam pemenuhan 20 kebutuhan dasar. Menonggal secara damai

Model Konseptual Keperawatan (7 elemen)

Sumber kesulitan/masalah keperawatan: tidak mempunyai Kekuatan / kemampuan , kemaauan atau pengetahuan

Fokus Intervensi: Defisit yang merupakan sumber kesulitan/ masalah klien

Cara Intervensi: tindakan untuk memgganti, melengkapai,

menambah, membangkitkan kekuatan- kemauan – pengetahauan

(22)

Metode Fungsional

Tim Kepeawatan

Primary Nursing

Case Management

Metode Fungsional

Tim Kepeawatan

Primary Nursing

(23)

Kesepakatan

Standar minimal model pemberan asuhan keperawatan

yang digunakan di Rumah Sakit adalah menggunakan

metode tim

(24)

Charge Nurse -RN

Team Leader - RN Team Leader - RN

The team: RN, LPN, CNA The team: RN, LPN, CNA

(25)

Metode TIM

Keuntungan:

•Utilasi pada masing-masing tenaga keperawatan baik •Tim memberikan suport agar produktif dan berkembang •Pengamabil keputusan mudah

•Meningkatkan kepuasan pasien •Efektif

Keterbatasan:

•Membutuhkan keterampilan, pengalaman untuk tim leader •Membutuhkan staff yang adekuat

•Membutuhkan berbagai keterampilan

Keuntungan:

•Utilasi pada masing-masing tenaga keperawatan baik •Tim memberikan suport agar produktif dan berkembang •Pengamabil keputusan mudah

•Meningkatkan kepuasan pasien •Efektif

Keterbatasan:

•Membutuhkan keterampilan, pengalaman untuk tim leader •Membutuhkan staff yang adekuat

(26)

Charge nurse

RN Tx admits

LPN RNIVs

meds

CNA VS hygiene

CAN Hygiene supplies

(27)

Total patient care

24 hours/day

Associate (days)

when primary nurse not available

Associate (nights)

when primary nurse not available

Associate (evenings)

when primary nurse not available

Primary Nurse

Consult with MD,Others providers
(28)

Nursing Administration

Case Managers Pediatrics Case Managers

medical

Case Managers OB

All

Medical clients

All

Pediatrics clients

All

(29)

1. Katagori:

Sifat dan teknik intervensi keperawatan

 Sifat dan keterlibatan perawat

2. Jenis Intervensi Keperawatan

Tritmen Keperawatan

 Observasi

 Pendidikan Kesehatan

 Tritmen Medikal yang didelehasikan kepada perawat

1. Katagori:

 Sifat dan teknik intervensi keperawatan

 Sifat dan keterlibatan perawat

2. Jenis Intervensi Keperawatan

 Tritmen Keperawatan

 Observasi

 Pendidikan Kesehatan

(30)

1. Bantuan

2. Higienis

3. Rehabilitatif

4. Supportif

5. Preventif

6. Observatif

7. Informatif

1. Bantuan

2. Higienis

(31)

1. Asuhan langsung

2. Asuhan tidak langsung

3. Pendidikan kesehatan

4. “Clients advocacy”

1. Asuhan langsung

(32)

Pendekatan: Problem oriented nursing record (PONR)

Catatan keperawatan yang berorientasi pada masalah “ pertanggung jawaban tertulis terhadap fakta-fakta dan kejadian-kejadia masalah yang diidentifikasi

oleh perawat dalam memberikan asuhan keperawatan” Pendekatan: Problem oriented nursing record (PONR)

Catatan keperawatan yang berorientasi pada masalah “ pertanggung jawaban tertulis terhadap fakta-fakta dan kejadian-kejadia masalah yang diidentifikasi

(33)

1. Daftar dasar keperawatan

2. Daftar masalah

3. Rencana Asuhan

Keperaweatan

4. Catatan Perkembangan

5. “Flow Sheet”

6. Catatan ringkasan

pemulangan/pemindahan

pasien

1. Daftar dasar keperawatan

2. Daftar masalah

3. Rencana Asuhan

Keperaweatan

4. Catatan Perkembangan

5. “Flow Sheet”

6. Catatan ringkasan

(34)

Referensi

Dokumen terkait

Rendahnya prestasi belajar siswa dalam kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan

Kenyataan bahwa mahasiswa laki-laki tidak diperbolehkan melakukan beberapa tindakan oleh perawat/bidan di tempat praktek yang seharusnya menjadi target kompetensi

Analisis hubungan jumlah anak yang dimilik responden dengan peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam mencegah kejadian hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir

Penetapan capaian standar kompetensi keperawatan di RS Haji Jakarta berdasarkan Area pelayanan keperawatan dari berbagai level jenjang perawat klinik terendah

Keperawatan adalah bentuk pelayanan kepada individu dan keluarga, serta masyarakat dengan ilmu dan seni yang meliputi sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki seorang

Menurut Scotia (2008), kompetensi yang diperlukan oleh seorang perawat untuk melakukan telenursing adalah sebagai berikut: memiliki karakteristik personal: sikap positif,

Hasil penelitian didapatkan bahwa yaitu pengetahuan perawat tentang hand hygiene sebelum dan sesudah melakukan tindakan keperawatan dalam kategori baik sebanyak 200 responden 98%, sikap

Keperawatan merupakan suatu profesi yang sangat menuntut kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang tinggi Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya kepada pasien, perawat dituntut untuk mampu memberikan pelayanan yang memenuhi etika keperawatan, melaksanakan tugas yang profesional, para perawat mampu serta ikhlas memberikan pelayanan yang bermutu berdasarkan keterampilan yang memenuhi standar serta dengan kesadaran bahwa pelayanan yang diberikan merupakan bagian darı upaya kesehatan secara menyeluralı Seorang perawat dalam melakukan Tugasnya selalu penuh dengan banyak resiko, setiap tindakan yang diambil seorang perawat akan mengakibatkan suatu perubahan dalam hidup seorang pasien. Proses keperawatan merupakan suatu jawahan untuk pemecahan masalah dalam keperawatan, karena proses keperawatan merupakan metode ilmiah yang digunakan secara sistematis dan menggunakan konsep dan prinsip ilmiah yang digunakan secara sistematis dalam mencapai diagnosa masalah kesehatan pasien, merumuskan tujuan yang ingin dicapai, menentukan tindakan dan mengevaluasi mutu serta hasil asuhan keperawatan. Pengambilan keputusan yang bena dan sesuai dengan legal ens keperawatan adalah sesuatu yang sangat penting untuk di pelajari oleh seorang calon perawat. Bagaimana seorang perawat harus mengambil keputusan dalam melaksanakan pelayanan, praktek keperawatan, dan bagaimana seorang perawat harus mengambil sikap untuk membela dirinya dalam tameng hukum. semuanya itu akan kami bahas secara rinci dalam makalah kami