• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Optimalisasi - Optimalisasi Rendemen Gula Melalui Pemanfaatan Teknologi Produksi pada Pabrik Gula Sei Semayang PT Perkebunan Nusantara II (Persero)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Optimalisasi - Optimalisasi Rendemen Gula Melalui Pemanfaatan Teknologi Produksi pada Pabrik Gula Sei Semayang PT Perkebunan Nusantara II (Persero)"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Diagram Alir Proses Pengolahan Tebu.
Tabel 2.1  Parameter Kinerja Stasiun Penimbangan Bahan Baku
Tabel 2.2 Parameter Kinerja Stasiun Penggilingan
Tabel 2.4  Parameter Kinerja Stasiun Penguapan
+2

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi problematika atau masalah-masalah yang menyebabkan penyimpangan tersebut selama proses produksi gula di pabrik

Dalam kegiatan produksi gula tebu, permasalahan yang sering dihadapi adalah jumlah kapasitas giling pabrik yang sangat terbatas menyebabkan perlu dilakukannya

Dalam kegiatan produksi gula tebu, permasalahan yang sering dihadapi adalah jumlah kapasitas giling pabrik yang sangat terbatas menyebabkan perlu dilakukannya

Dalam mempertahankan produksi, maka bahan baku harus dijamin kualitasnya sehingga quality control produk dapat bersaing pada pasaran hasil produksi apa bila tidak dijamin

Untuk pengolahan tebu di Pabrik gula Kwala Madu menjadi gula, ketersediaan bahan baku merupakan titik tolak kegiatan opersi dalam pabrik kwala madu, karena kegiatan

Full costing merupakan metode penentuan harga pokok produksi yang memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke dalam harga pokok produksi, yang terdiri dari biaya bahan

Dalam pendekatan sistem, identifikasi sistem pengolahan gula dilakukan dengan evaluasi aspek yaitu aspek lingkungan dan aspek sosio-teknik.. Aspek lingkungan mengevaluasi

Adapun bahan baku yang digunakan dalam proses produksi yang terdapat di pabrik gula Kwala Madu adalah tebu.. Tebu yang akan dipanen mempunyai rendemen (kadar gula) rata-rata