• Tidak ada hasil yang ditemukan

SAYEMBARA MASJID AGUNG PEMALANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SAYEMBARA MASJID AGUNG PEMALANG"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

[Pick the date]

SAYEMBARA

MASJID AGUNG

PEMALANG

Penyelenggara :

Pemerintah Kabupaten Pemalang

DINAS PEKERJAAN UMUM

(2)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 1

KERANGKA ACUAN KERJA

SAYEMBARA DESAIN MASJID AGUNG PEMALANG TAHUN 2016

1.

LATAR BELAKANG

Masjid adalah simbol keislaman. Ia tidak dapat dipisahkan darikehidupan umat Islam, karena masjid merupakan bentuk ketundukan umat kepada Allah SWT. Kata masjid terulang 28 kali dalam Alquran dalam berbagai bentuk. Secara bahasa masjid berasal dari kata sajada-yasjudu-sujudan yang secara etimologis berarti patuh, taat, tunduk dengan penuh hormat. Meletakkan dahi, kedua tangan, lutut, dan kaki ke bumi, atau bersujud adalah bentuk lahiriyah yang paling nyata dari makna-makna tersebut. Itulah sebabnya mengapa bangunan yang dikhususkan untuk shalat dinamai masjid, “tempat bersujud”.

Dalam pengertian sehari-hari, masjid merupakan bangunan tempat shalat kaum Muslim. Tapi karena akar katanya mengandung makna tunduk dan patuh, hakikat masjid menjadi tempat melakukan segala aktivitas yangmengandung kepatuhan kepada Allah SWT. Alquran menegaskan: “Sesungguhnyamasjid-masjid itu adalah milik Allah, maka janganlah kamu menyembah sesuatu didalamnya selain Allah.” (QS. Al-Jinn {72} : 18). Rasulullah SAW bersabda: “Telah dijadikan untukku (dan untuk umatku) bumi sebagai masjid dan sarana penyucian diri”. (HR Bukhari dan Muslim melalui Jabir bin Abdullah).

Masjid bukan sekadar tempat sujud dan sarana penyucian atau bertayamum (wudhu dengan debu suci). Masjid adalah tempat Muslim bertolak, sekaligus pelabuhan tempatnya bersauh dalam ketaatan kepada Allah SWT. Umat muslim harus bisa memaksimalkan keberadaan masjid sebagai pusat aktivitas yang menawarkan kegiatan-kegiatan alternatif dalam berdakwah. Contoh yang telah ada adalah kegiatan berdakwah melalui media televisi komunitas atau radio komunitas, seperti TV komunitas Masjid Jogokarian di Yogyakarta (MJTV) dan PAL TV di Masjid Sadzudarain di Palmerah Jakarta.

Masjid memiliki peran sangat penting bagi masyarakat muslim sejak periode nabi Muhammad SAW dan sejak masa awal eksistensi masyarakat muslim di Madinah. Ketika hijrahnya dari Makkah ke Madinah, beliau membangun masjid sebagai upaya konkret yang pertama bagi peradaban Islam. Sejak periode penting ini masjid yang beliau bangun dipandang sebagai pusat utama bagi beragam aktifitas masyarakat muslim. Dengan kata lain masjid menjadi pusat komunitas dan naungan bagi segala bentuk program dan aktifitas sosial dan pendidikan masyarakat muslim.

Menurut Jusuf Kalla, sebgaimana dikutip oleh harian Republika, manajemen masjid ke depan musti dimakmurkan demi kemakmuran umat. Sehingga kehadiran masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat, memakmurkan kegiatan ubudiyah, menjadikan masjid sebagai tempat rekreasi rohani jamaah, menjadikan masjid untuk merujuk persoalan umat, dan menjadikan masjid sebagai pesantren serta kampus masyarakat. ''Fungsi masjid tak sekadar tempat ibadah shalat (ubudiyah). Urusan muamalah, seperti, sosial, ekonomi, kesehatan, kemasyarakatan, pun bisa dipecahkan dari masjid,'' kata Jusuf Kalla ketika tampil sebagai pembicara Manajemen Masjid (Republika, 10 November 2013). Penjelasan di atas menggambarkan betapa masjid pada awal sejarah penyebaran Islam memiliki peran penting dan menjadi basis utama bagi segala aktifitas umat muslim dalam proses pengembangan ajaran-ajaran Islam dan berfungsi secara aktif dalam pengembangan dan kemajuan pendidikan Islam. Masjid pada periode tersebut tak hanya menjadi tempat suci untuk pelaksanaanibadah-ibadah yang bersifat mahdhah seperti shalat, berdzikir dan membaca Al Qur’an tetapi berfungsi secara lebih luas dan beragam. Quraish Shihab bahkanmencatat beberapa peranan strategis yang dimiliki masjid Nabawi, antara lain: sebagai tempat ibadah (shalat, zikir), tempat konsultasi dan komunikasi (masalahekonomi-sosial budaya), tempat pendidikan, tempat santunan sosial, tempat latihan militer dan persiapan alat-alatnya, tempat pengobatan para korban perang, tempat perdamaian dan pengadilan sengketa, aula dan tempat menerima tamu, tempat menawan tahanan, dan pusat penerangan atau pembelaan agama.

(3)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 2

Merujuk pada peran penting masjid bagi masyarakat muslim seperti diuraikan diatas, pada Tahun Anggaran 2016 Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pekerjaan Umum akan melaksanakan kegiatan Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang. Ide Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang itu sendiri juga dilandasi dengan konsep “memakmurkan masjid”. Istilah memakmurkan dalam bahasa Arab memiliki arti antara lain: menghuni (mendiami), menetapi, menyembah, mengabdi (berbakti), membangun (mendirikan), mengisi, memperbaiki, mencukupi, menghidupi, menghormati dan memelihara. Dengan demikian yang dimaksud “memakmurkan masjid” adalah membangun dan mendirikan masjid, mengisi dan menghidupi dengan berbagai ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT. Sehingga harapannya adalah bahwa hasil desain Masjid Agung Pemalang yang diperoleh dari sayembara tersebut dapat ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik gedung masjid yang nantinya menjadi masjid yang makmur.

2.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dari kegiatan ini adalah terpenuhinya Desain Masjid Agung Pemalang dengan berpegang pada filosofi “memakmurkan masjid” serta menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pemalang.

Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah bahwa hasil karya pemenang utama Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang tersebut akan menjadi acuan dalam pembuatan Detail Enginering Design (DED).

3.

SASARAN

a) Terciptanya ide kreatif desain Masjid Agung Pemalang yang diajukan oleh para perancang yang mengikuti sayembara;

b) Terpilihnya hasil karya desain Masjid Agung Pemalang melalui penilaian yang obyektif yang nantinya menjadi acuan dalam pembuatan DED (Detail Engineering Design).

4.

ORGANISASI KEGIATAN SAYEMBARA

5.

JUDUL SAYEMBARA

Sayembara ini berjudul : “Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang”.

6.

BENTUK SAYEMBARA

a. Sayembara ini merupakan “sayembara konsep disain” berupa gagasan dan ide kreatif untuk perancangan Masjid Agung Pemalang serta estimasi biaya untuk konstruksi yang digunakan baik bangunan maupun lansekapnya.

b. Karya Pemenang I sayembara akan dijadikan acuan dalam pelaksanaan pengembangan rancangan DED (Detail Engineering Design).

7.

PERSYARATAN SAYEMBARA a. Persyaratan peserta

1. Sayembara ini terbuka bagi masyarakat luas baik perorangan maupun kelompok, perusahaan maupun professional ;

2. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) karya

3. Anggota panitia penyelenggara, tim juri dan seluruh Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang tidak diperbolehkan untuk mengikuti sayembara, guna menghindari Nama Organisasi : Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang, yang beralamat

di Jl. Dr. Ciptomangunkusumo No. 34 Pemalang Pengguna Anggaran : Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang Sumber Dana : APBD Kabupaten Pemalang Tahun 2016

Pekerjaan : Sayembara Konsep Disain Masjid Agung Pemalang Lokasi : Kabupaten Pemalang

(4)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 3

konflik kepentingan dalam proses penilaian. Apabila terjadi hal demikian maka panitia penyelenggara dapat membatalkan kepesertaannya (diskualifikasi).

b. Tata Cara Pendaftaran Peserta

1. Formulir Pendaftaran dan KAK dapat diperoleh langsung di Sekretariat Panitia Sayembara atau dapat diakses melalui website Pemerintah Kabupaten Pemalang www.pemalangkab.go.id 2. Pada saat pendaftaran, pendaftar menyerahkan salinan kartu identitas diri dan pas foto ukuran

4x6 dua lembar. Bagi pendaftar online dapat mengirimkan kartu identitas yang di-scan dalam format PDF dan pas foto dalam format PDF/JPEG yang dikirim melalui alamat email [email protected].

3. Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran untuk mengikuti sayembara ini. c. Tata Cara Pemasukan Karya

Peserta dapat menyerahkan secara langsung atau mengirimkan melalui pos / paket dokumen Karya peserta kepada panitia yang terdiri dari:

1. Dokumen Administrasi

Peserta menyerahkan I sampul yang berisi:

1)

Formulir pendaftaran yang sudah diisi sesuai dengan format lampiran 2

2)

Salinan kartu identitas ( untuk kelompok / perusahaan cukup melampirkan kartu identitas ketua kelompok/ pimpinan)

3)

Salinan akte pendirian badan usaha untuk peserta badan usaha;

4)

Salinan NPWP

5)

Pakta Integritas Peserta (format lampiran 3)

6)

Surat Pernyataan (format lampiran 4)

)****

Contoh format sampul dapat dilihat pada lampiran 5 2. Dokumen Teknis

Peserta menyerahkan 1 sampul dokumen teknis yang berisi:

a) 4 buah panel poster yang masing-masing berukuran A2 dengan posisi Landscape yang berurutan mulai dari konsep hingga prespektif dan detile yang komunikatif dan menarik, dengan ketentuan formasi gambar sebagai berikut:

1) Panel Poster Pertama berisi:

i. Konsep (dapat disajikan dalam bentuk diagram, sketsa beserta penjelasan singkat )

ii. Situasi

2) Panel Poster Kedua berisi: i. Gambar Siteplan

ii. Gambar Denah yang menunjukan susunan tata ruang dalam bangunan yang berskala dan menerangkan peil lantai lantai mulai dari lantai dasar hingga denah atap Masjid

3) Panel Poster Ketiga berisi:

i. Gambar Tampak Bangunan yang menunjukan pandangan keempat sisi/arah bangunan

ii. Gambar Potongan Bangunan secara memanjang dan melintang untuk menunjukan secara garis besar penampang dan sistem struktur bangunan 4) Panel poster Keempat berisi:

i. Gambar Prespektif 3 Dimensi baik ekterior maupun interior memperlihatkan bangunan dari arah entrance atau arah lain yang dianggap perlu secara man eye view, bird eye view, maupun view lain yang dianggap baik.

ii. Gambar Detail Elemen Arsitektural Dan Lanskap sesuai dengan konsep desain yang ingin ditonjolkan.

(5)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 4

Hard

Casing CD

Setiap Panel display/ poster tidak boleh diberi garis tepi, judul proyek ataupun kop gambar selain gambar-gambar dan judul gambar (denah, tampak utara, perspektif, dsb) yang diminta, penambahan gambar lain atau tulisan lain dapat dianggap sebagai pelanggaran atas prinsip kerahasiaan sayembara yang dapat menyebabkan gambar peserta didiskualifikasi. Berikut format sebagai berikut:

b) Satu bendel berisi matrik program ruang dan estimasi biaya konstruksi yang dicetak dalam kertas A4 yang dijilid.

c) Data soft copy berupa CD yang berisi :

i. File drawing file ( gambar kerja) sesuai dengan gambar yang dicetak atau tambahan dalam bentuk PDF.

ii. File gambar format poster sesuai yang dicetak dalam bentuk PDF.

iii. File perhitungan estimasi biaya dan Matriks program ruang dalam bentuk PDF iv. Gambar Animasi Bangunan dalam bentuk video (.MP4 )

Peserta harap memeriksa bahwa file digital benar-benar telah terekam pada CD dan dapat dibaca tanpa memerlukan piranti tertentu. CD harus dimasukkan ke dalam sebuah casing yang bertuliskan nomor identitas peserta.

Panel Display / Poster ukuran

A2

Matriks Program Ruang RAB

Format

A4

Format exel

A4

(6)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 5

Pada saat pemasukan dokumen karya, dokumen administrasi dan teknis dimasukan kedalam 1 sampul luar yang diberi keterangan “Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang” dan dialamatkan Kepada “Panitia Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang, Dinas Pekerjaan Umum Kab. Pemalang Jln. Cipto Mangunkusumo no.34 Pemalang ( dapat dilihat dalam lampiran 5). Pemasukan karya sayembara dapat diantarkan secara langsung kepada Sekretariat Panitia Sayembara atau dipos / paketkan ke alamat secretariat paling lambat diterima oleh panitia pada 18 Juli 2016 yang dibuktikan dalam resi penerimaan.

Untuk 5 nominator terpilih dan lolos kualifikasi tahap 2, diwajibkan untuk menambahkan MAKET / MINIATUR bangunan dan landscape masjid dengan skala menyesuaikan, dan dimungkinkan untuk melengkapi dokumen yang diperlukan, disamping menyiapkan paparan.

d. Jadwal Sayembara

No KEGIATAN

JADWAL

Tanggal Jam

1 Pengumuman 1 Juni– 22 Juni 2016

2 Pendaftaran peserta dan pengambilan dokumen Sayembara

2 Juni - 23 Juni 2016 09.00 -15.00 WIB 3 Pemberian penjelasan sayembara

(Tempat di kantor DPU Kab. Pemalang)

15 Juni 2016 10.00 -12.00 WIB 4 Pemasukan karya dan dokumen

sayembara.

16 Juni - 18 Juli 2016 09.00 - 15.00 WIB 5 Pembukaan Dokumen Sayembara 18 Juli 2016 15.00 - selesai

6 Penjurian Tahap I 20 – 21 Juli 2016 09.00 -15.00 WIB

7 Pengumuman 5 Nominator 22 Juli 2016 09.00 WIB

8

Penjurian Tahap II ( Paparan 5 Nominator)

28 Juli 2016 09.00 -15.00 WIB 9 Pengumuman Pemenang sayembara 1 Agustus 2016 09.00 WIB e. Batas waktu Penyerahan

Penyerahan Karya Sayembara paling lambat diterima panitia pelaksana sayembara di Sekretariat Panitia Sayembara pada hari Rabu 18 Juli 2016 jam 15.00 Wib.

f. Diskualifikasi Karya

1. Peserta yang memasukkan karya dengan tidak mematuhi ketentuan seperti yang tertera dalam tata-cara pemasukan karya sayembara akan terkena diskualifikasi sehingga hasil karyanya tidak akan dinilai oleh para juri.

2. Peserta yang tidak dilengkapi bukti identitas sebagaimana yang tertera dalam identitas peserta dan karya sayembara juga akan terkena diskualifikasi sehingga hasil karyanya tidak akan dinilai oleh para juri.

3. Panitia berhak membatalkan/memutuskan status pemenang secara sepihak apabila di kemudian hari ditemukan penyimpangan dalam bentuk apapun yang dilakukan oleh pemenang.

8.

LOKASI

Masjid Agung ini beralamat di Jl. Alun Alun Barat. No.5, Kec. Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah . Luas lahan untuk pembangunan masjid ini ± 2142 meter persegi. Area yang boleh dibangun dari lahan ini untuk masjid dapat dilihat pada peta lokasi.

(7)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 6

Batasan Dan Permintaan

Lokasi : Jl. Alun Alun Barat. No.5, Kec. Pemalang, Kabupaten Pemalang

Luas lahan : ± 2142 m²

Garis Sempadan Bangunan : 7,5 m dari as jalan jalur lambat

Batas-batas Lahan

Utara : Permukiman Kauman

Timur : Jalan Mochtar ( Alun-alun)

Selatan : Permukiman Kauman

Barat : Komplek Makam Kauman

Perkiraan Total Biaya

Konstruksi : Maksimal Rp. 100 Milyar

1) Foto udara

2) Pembagian Zona disekitar kawasan Masjid Agung

Letak masjid yang masih berada dalam kawasan Alun-alun Pemalang sebagai wajah kota maka diharapkan konsep yang digunakan dapat seimbang dan terintegritas dengan fungi zona disekitarnya

(8)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 7

3) Dimensi Site

Site masjid memanjang menghadap barat-timur seluas ± 2142 meter persegi dan berada dalam kawasan alun-alun Pemalang tepatnya di sebelah barat alun-alun Pemalang yang diapit oleh permukiman padat dan pemakaman, seperti dapat dilihat dalam diagram dibawah ini:

JL. Mochtar

MAKAM

KAUM

AN

Jl. Jendral Mochtar

Zona Parkir

Perkantoran dan Pendopo Pemda Pemalang

Zona Pedangang

kaki lima

Pemukiman

padat

Jl. Jendral Sudirman

Lokasi

Jl. Samahudi

Alun-Alun

Pemalang

Pemukiman

padat

Pemukiman padat

( public space)

Arus

Lalulintas

G an g

AREA

EXISTING

2142 M²

(9)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 8

4) Foto Kondisi Existing di sekitar site

Berikut beberapa tampak dan situasi Eksisting Masjid Agung Pemalang, anatara lain: a. Tampak Eksisting

b. Situasi Lingkungan sekitar Masjid

c. Kondisi dalam Lingkungan Masjid

Diharapkan peserta dapat melakukan observasi lapangan secara langsung dengan membawa tanda pengenal peserta yang disediakan oleh panitia (dapat diperoleh disekretariat panitia).

(10)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 9

9.

KETENTUAN DESAIN DAN PROGRAM RUANG

Konsep gagasan desain perancangan meliputi aspek-aspek sebagai berikut: 1) Konsep Arsitektural (gabungan konsep lokal dan arsitektur Islami)

2) Konsep kegiatan dan kebutuhan ruang yang dapat menampung kegiatan ibadah, sosial dan ekonomi, minimal meliputi:

No Ruang Kapasitas Pengguna

a) Ruang shalat utama 2500 orang

b) Ruang shalat untuk perempuan 500 orang

c) Teras yang juga bisa berfungsi sebagai perlebaran ruang shalat utama

d) Ruang wudhu dan toilet pria dan wanita ( terpisah) Menyesuaikan kapasitas Jamaah

e) Tempat penitipan barang / Loker Menyesuaikan kapasitas Jamaah

f) Ruang pengelola / takmir dan Yayasan 15 orang

g) Ruang Kantor Sekretariat IRMA 20 orang

h) Ruang Serba Guna/ Aula 200 orang

i) Ruang Kantor TPQ 15 orang

j) Ruang Belajar TPQ

( diharapkan terpisah dari fungsi utama masjid)

200 orang

k) Perpustakaan 50 orang

l) Ruang mini studio untuk penyiaran radio Dakwah dan Multimedia

50 orang

m) Unit kesehatan masjid 10 orang

n) Gudang Menyesuaikan kapasitas

masjid

o) Areal Parkir Menyesuaikan kapasitas

Jamaah p) Menara masjid, dapat diletakan menyatu atau terpisah

dengan bangunan utama, bila memungkinkan dimanfaatkan untuk ruqyatul hilal.

q) Bangunan ME ( Mekanikal elektrikal) Menyesuaikan Besaran Alat

Penambahan kebutuhan ruang / fasilitas lain masih dimungkinkan sepanjang masih sesuai dengan peruntukan aktifitas masjid. D esain dimungkinkan untuk lebih dari satu lantai.

3) Konsep tata ruang luar bangunan / lingkungan dan koneksi public space 4) Konsep universal desain dan pendekatan desain yang ramah lingkungan.

5) Konsep skenario tahapan pembangunan untuk memungkinkan pembangunan secara bertahap. 6) Konsep utilitas bangunan dan infrastruktur lingkungan

7) Konsep ekodesain/ rekayasa desain yang meliputi penataan penghawaan, pencahayaan, dan tata suara bangunan yang ramah lingkungan

10.

KAPASITAS

Kapasitas bangunan Masjid harus mampu menampung jamaah sebanyak ± 3000 jamaah.

11.

PANITIA SAYEMBARA

Panitia Pelaksana Sayembara ini dikoordinasi oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang, dengan sekretariat yang beralamat di :

(11)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 10

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang

JL. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 34. Pemalang 52313 Prov. Jawa Tengah Telephone : (0284) 321042, 322033 Faks ( 0284 ) 322033 Website : www.pemalangkab.go.id Email : [email protected]

12.

TIM JURI No Nama Jabatan dalam Profesi Jabatan dalam Tim Keterangan

1 Satrio Nugroho, Ir., MSi., IAI., GP. Ketua Ikatan Arsitek

Indonesia( IAI ) Jawa Tengah Ketua

Unsur Profesi 2 Titien Woro Murtini, Ir., MSA.,

DR.

Ketua Program Magister Arsitektur Fakultas Teknik

UNDIP

Sekretaris Unsur Akademisi 3 Ahmad Sarwadi, Ir., M.Eng.,

DR.Eng

Ketua Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan

Fakultas Teknik UGM

Anggota Unsur Akademisi 4 KH. Abdullah Mazduqi, Drs. Ketua Komisi Fatwa MUI

Kab. Pemalang Anggota Unsur Ulama 5 Ujianto Mugo Raharjo, SH Ketua Komisi C DPRD

Kabupaten Pemalang Anggota

Unsur Wakil Rakyat

Pada saat pelaksanaan Penjurian Tahap II akan dihadiri oleh , Bapak H. Junaedi, SH, MM selaku Bupati Pemalang sebagai Juri Kehormatan, yang akan memantau langsung dan memberikan penilaian tambahan bagi peserta nominasi tahap II.

13.

KRITERIA PENILAIAN

Yang menjadi kriteria penilaian pada sayembara ini yaitu sebagai berikut : a) Originalitas (bobot penilaian 35%), meliputi :

- Keaslian, rancangan desain masjid ini belum pernah dipublikasikan melalui media apapun, tidak mengandung unsur-unsur visual yang berpotensi dituntut oleh pihak ketiga yang memiliki hak cipta/hak kekayaan intelektual atas unsur-unsur desain tersebut.

- Keindahan, mencakup keindahan visual masjid maupun keindahan yang bisa dirasakan melalui kenyamanan, kekhusukan jika berada didalamnya.

- Kearifan lokal, desain disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia dan kebudayaan Pemalang (misalnya desain dan bentuk masjid, bahan bangunan, desain dan bahan interior maupun eksterior, dll.)

b) Kontekstualitas Desain (bobot penilaian 25 %)

Rancangan mempertimbangkan hubungan tatanan spasial antara bangunan masjid dengan tata guna lahan dan kondisi lingkungan sekitar masjid serta ciri khas bangunan di kabupaten Pemalang.

c) Fungsional (bobot penilaian 20 %)

Memenuhi kegunaan masjid secara fungsional sebagai tempat untuk ibadah, pusat berkumpul dan belajar, serta menunjang kemakmuran umat.

d) Kelayakan Realisasi (bobot penilaian 10%)

Desain masjid baik arsitektural maupun struktural secara umum harus dapat direlisasikan baik dalam penggunaan teknologi maupun bahan dengan tidak meninggalkan kesederhanaan, kemudahan pemeliharaan dan pengoperasian.

e) Kelayakan Utilitas Bangunan dan Infrastruktur Lingkungan (bobot penilaian 10%)

Desain mempertimbangkan pengelolaan sistem utilitas, keselamatan, keamanan dan infrastruktur lingkungan yang baik.

(12)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 11

14.

PROSESPENILAIAN

Setiap karya yang masuk harus memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan dalam Kerangka Acuan Kerja ini. Pada tahap awal, seluruh berkas yang masuk akan diperiksa oleh panitia sayembara menyangkut persyaratan administrasi, antara lain identitas peserta, format penyajian dan ketentuan teknis. Berkas yang tidak memenuhi ketentuan-ketentuan tersebut tidak diikutkan dalam proses penilaian oleh para juri.

Penilaian berkas dokumen teknis dilakukan oleh tim juri, untuk menjaring 5 karya terbaik pada tahap penjurian tahap I dan selanjutnya dari 5 nominator tersebut akan ditentukan peringkat satu, dua, tiga, empat dan lima pada penjurian tahap II.

15.

KEPUTUSAN JURI

Keputusan juri yang dinyatakan dalam Berita Acara Penjurian akan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Hasil sayembara akan diumumkan kepada umum melalui pengumuman langsung di bagian sekretariat, media masa dan situs sayembara di internet.

16.

Hadiah Sayembara

Panitia menyediakan hadiah total senilai Rp 172.500.000,- dengan perincian sebagai berikut : a. Pemenang I : Rp. 100.000.000,- + Piagam Penghargaan

b. Pemenang II : Rp. 40.000.000,- + Piagam Penghargaan c. Pemenang III : Rp. 20.000.000,- + Piagam Penghargaan d. Pemenang nominasi I : Rp. 7.500.000,. + Piagam Penghargaan e. Pemenang nominasi II : Rp. 5000.000,. + Piagam Penghargaan (*Pajak ditanggung oleh pemenang

Syarat Dan Ketentuan Pemenang

1. Seluruh materi sayembara dan hasil karya pemenang 5 nominasi menjadi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang.

2. Karya pemenang Pertama menjadi acuan dalam pembuatan DED oleh konsultan perencana yang akan dipilih memalui proses lelang.

17.

PENUTUP

Hal-hal lain yang belum jelas, yang tercantum dalam KAK dan lampiran-lampirannya, akan ditentukan kemudian dalam Berita Acara Penjelasan.

Pemalang, 1 Juni 2016 Panitia Sayembara

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang

Ttd Ketua Panitia

(13)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 12

LAMPIRAN 1

MAKAM KAUMAN

(makam sesepuh pemalang dan Sering

dikunjungi masyarakat)

PERMUKIMAN

KAUMAN

PERMUKIMAN

KAUMAN

GANG / JALAN

UMUM YANG

MENGHUBUNGKAN

DENGAN MAKAM

DAN PERMUKIMAN

PENDUDUK HARUS

DIHIDUPKAN

Akses ke

kampung

DENAH LOKASI

Gang

M

asj

id

Gang

Gang

21, 65 6,45

AREA

EXISTING

2142 M²

42,30 15, 53 21, 65 8,05 5,40 5, 60 24,96 2,5 0 9, 70 61, 44

(14)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 13

LAMPIRAN 2

FORMULIR PENDAFTARAN

SAYEMBARA DESAIN MASJID AGUNG PEMALANG TAHUN ANGGARAN 2016

Saya yang bertandatangan dibawah ini mendaftarkan diri untuk mengikuti Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang Tahun Anggaran 2016:  Nama Peserta : ………  No Identitas : ………  Pendidikan Terakhir : ………  Nama Perusahaan/Kelompok **) : ………  Alamat : ………  No.Telepon/HP : ………  E-mail : ……… ..., ... 2016 Yang mendaftar: Ttd (Nama Terang) Keterangan :

**) Nama Perusahaan/Kelompok diisi khusus untuk pendaftar dari Badan Usaha/Kelompok **) Untuk pendaftar Kelompok melampirkan nama anggota kelompok

(15)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 14

LAMPIRAN 3

PAKTA INTEGRITAS

Saya yang bertandatangan di bawah ini:

Nama : ...(Nama sah peserta/badan usaha) No. Identitas : ...(diisi dengan No.KTP/SIM/Pasport) Jabatan/Pekerjaan : ...

Bertindak untuk : ...(cantumkan atas nama pribadi/badan usaha)

dalam rangka “SAYEMBARA DESAIN MASJID AGUNG PEMALANG“ pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang, dengan ini menyatakan bahwa:

1. Tidak akan melakukan praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN);

2. Akan melaporkan kepada APIP (Aparat Pengawasan Interen Pemerintah) Kabupaten Pemalang dan/atau LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah) apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses sayembara ini;

3. Akan mengikuti proses sayembara secara bersih, transparan, dan professional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

4. Apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini, bersedia menerima sanksi administratif, menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana.

...,...2016 Ttd

Materai 6000 Nama terang

(16)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 15

LAMPIRAN 4

SURAT PERNYATAAN

Yang bertandatangan dibawah ini:

Nama : ………..

Alamat : ………

Telp/Hp. : ………

Bertindak untuk : ...(cantumkan atas nama pribadi/badan usaha)

Pekerjaan : ………

No.KTP/SIM : ………

Dengan ini menyatakan:

1. Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Desain Masjid Agung Tahun 2016 yang saya sampaikan merupakan karya saya sendiri dan bukan hasil penjiplakan atau meniru (plagiat) atau bertentangan dengan HAKI ( hak atas kekayaan intelektual) dan belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi desain lainnya.

2. Saya bersedia menyerahkan hasil karya sebagaimana dimaksud pada point 1 sebagai Milik Pemerintah Kabupaten Pemalang apabila terpilih sebagai 5 nominasi terbaik.

3. Jika dikemudian hari pernyataan saya tersebut terbukti tidak benar, maka saya bersedia dituntut secara hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan sebenar–benarnya dan penuh tanggung jawab. ...,...2016 Ttd

Materai 6000 -nama terang-

(17)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 16

LAMPIRAN 5

FORMAT SAMPUL

1. Sampul Luar

2. Sampul Dokumen Administrasi

Kepada

Panitia Sayembara

Desain Masjid Agung Pemalang

Dinas Pekerjaan Umum Kab. Pemalang Jln. Cipto Mangunkusumo no.34 Pemalang 52313 Prov. Jawa Tengah.

Tampilan Depan

Tampilan Belakang

Ukuran

Menyesuaikan Panel

Sayembara Desain Masjd Agung Pemalang

Dokumen Administrasi

Tampilan Depan

Ukuran Menyesuaikan dokumen Sampul bagian belakang disegel (Lak)

(18)

KAK Sayembara Desain Masjid Agung Pemalang | 17

3. Sampul Dokumen Teknis

Dokumen Teknis

Tampilan Depan

Ukuran Menyesuaikan Panel

Referensi

Dokumen terkait

Menimbang, bahwa karena gugatan Penggugat dikabulkan, maka sesuai dengan ketentuan pasal 84 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989, Majelis Hakim perlu memerintahkan Panitera

Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhnya atau sebagian, dengan dicetak ulang, difoto kopi, atau cara lainnya tanpa ijin dari penulis.. PAGE

Bahwa dari hasil survey dengan penyebaran kuisioner sebangak 326 lembar diketahui bahwa tingkat kepuasan terhadap persyaratan yang harus dipenuhi sebagai berikut :..

Pemegang Saham yang tidak dapat hadir dalam Rapat dapat diwakili oleh Kuasanya berdasarkan Surat Kuasa menurut bentuk yang ditetapkan oleh Direksi Perseroan, dengan ketentuan

Down-town is service centre with more complete facility so that in choosing the human settlement location, the developers will compete to get a location in the part of the

Berdasarkan ketentuan yang ada pada Undang- Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Undang-Undang Pokok Agraria Pasal 19 mengamanatkan bahwa untuk menjamin kepastian hukum hak atas tanah

Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan positif antara dukungan sosial orang tua dengan motivasi belajar pada siswa sekolah menengah pertama.. Subjek penelitian

mengenai pekerjaannya sebagai wanita pekerja seks komersial. Subjek #1 berterus terang pada menantunya, sedangkan Subjek #3 berterus terang pada orangtua, saudara, dan