DOKUMEN
KURIKULUM PERGURUAN TINGGI PENYELARASAN DENGAN KURIKULUM
OUTCOMES BASED EDUCATION (OBE)
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2019
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ... i
DAFTAR GAMBAR ... ii
DAFTAR TABEL ... 1
BAB I. DESKRIPSI UMUM, PROSES, DAN TAHAPAN PENYUSUNAN KURIKULUM 2019 PRODI TEKNIK SIPIL FT UMY ... 3
BAB II. TAHAP 1 PERUMUSAN PROFIL PROFESIONAL... 6
2.1 Rumusan Strategi Pengembangan ... 6
2.2 Acuan Pengembangan Kurikulum ... 8
2.3 Analisis Kebutuhan dan Tantangan Masa Depan Profesi Insinyur Sipil ... 8
2.4 Analisis Masukan Pemangku Kepentingan ... 9
2.5 Visi dan Misi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Fakultas Teknik (FT) UMY ... 10
2.6 Tujuan Pendidikan dan Profil Profesional Program Studi Teknik Sipil (S1) FT UMY ... 12
BAB III. TAHAP 2 PERUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN (LEARNING OUTCOMES) ... 14
3.1. Rumusan Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) ... 14
3.2. Analisis perbandingan dengan kriteria ABET, IABEE dan KKNI ... 17
BAB IV. TAHAP 4 KAJIAN BODY OF KNOWLEDGE ... 22
4.1 Pemilihan Bahan Kajian, Body of Knowledge (BOK) Civil Engineering ... 22
4.2 Matriks Kompetensi dan Bahan Kajian ... 47
4.2 Mata kuliah Capstone Desain ... 61
DAFTAR PUSTAKA ... 74
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Bagan proses dan tahap penyusunan kurikulum ... 4
Gambar 4. 1 Kategori dan Rancangan Body of Knowledge menurut kiteria ASCE pada Kurikulum 2019 ... 23
Gambar 4. 2 Kategori dan Rancangan Body of Knowledge menurut pengelompokan matakuliah sesuai IABEE pada Kurikulum 2019. ... 23
Gambar 4. 3 Roadmap Mata Kuliah dalam Kurikulum Prodi Sarjana Teknik Sipil 2019 ... 64
Gambar 4. 4 keterkaitan mata kuliah Elo 1 Prodi Teknik Sipil 2019 ... 65
Gambar 4. 5 keterkaitan mata kuliah Elo 2 Prodi Teknik Sipil 2019 ... 66
Gambar 4. 6 keterkaitan mata kuliah Elo 3 Prodi Teknik Sipil 2019 ... 67
Gambar 4. 7 keterkaitan mata kuliah Elo 4 Prodi Teknik Sipil 2019 ... 68
Gambar 4. 8 keterkaitan mata kuliah Elo 4 Prodi Teknik Sipil 2019 ... 69
Gambar 4. 9 keterkaitan mata kuliah Elo 6 Prodi Teknik Sipil 2019 ... 70
Gambar 4. 10 keterkaitan mata kuliah Elo 7 Prodi Teknik Sipil 2019 ... 71
Gambar 4. 11 keterkaitan mata kuliah Elo 8 Prodi Teknik Sipil 2019 ... 72
Gambar 4. 12 keterkaitan mata kuliah Elo 9 Prodi Teknik Sipil 2019 ... 73
DAFTAR TABEL
Tabel 2. 1 Analisis SWOT Komponen A : Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta
Strategi Pencapaian ... 6
Tabel 2. 2 Masukkan Pemangku Kepentingan ... 9
Tabel 2. 3 Keterkaitan antara profil profesional (PP) dengan tujuan pendidikan (PEO) Prodi Teknik Sipil FT. UMY ... 13
Tabel 3. 1 Matriks keterkaitan antara Capaian Pembelajaran atau Learning Outcomes (LO) dengan Profil Professional (PP) ... 14
Tabel 3.2 Keterkaitan antara tujuan program Pendidikan (PEO) dengan Learning Outcomes (LO) ... 15
Tabel 3.3 Capaian Pembelajaran dan Indikator Kinerja ... 15
Tabel 3. 4 Perbandingan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dengan Capaian Pembelajaran Prodi Teknik Sipil FT UMY ... 17
Tabel 3.5 Perbandingan Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) Program Studi Teknik Sipil FT UMY dengan Kriteria Umum Capaian Pembelajaran yang diharapkan oleh ABET dan IABEE ... 19
Tabel 4. 1 Keterkaitan antara antara Body of Knowledge dan Learning Outcomes ... 23
Tabel 4. 2 Body of Knowledge, tingkat pencapaian dan bahan kajian (mata kuliah) kurikulum Program Studi Teknik Sipil 2019 ... 24
Tabel 4.3. Kerangka proses kognitif dan penyusunan tujuan pembelajaran (Anderson and Krathwohl, 2001) pada kurikulum Program Studi Teknik Sipil 2019 ... 47
Tabel 4.4 . Keterkaitan antara mata kuliah dengan capaian pembelajaran kurikulum 2019 dan kategori ... 48
Tabel 4. 5 Kelompok Mata kuliah wajib sesuai kriteria IABEE ... 51
Tabel 4. 6 Kelompok Mata kuliah pilihan sesuai kriteria IABEE ... 54
Tabel 4. 7 Kelompok Mata kuliah 0 SKS sesuai kriteria IABEE ... 55
Tabel 4.8. Keterkaitan antara mata kuliah tahun pertama dengan capaian pembelajaran kurikulum 2019 ... 56
Tabel 4.9. Keterkaitan antara mata kuliah tahun kedua dengan capaian pembelajaran kurikulum 2019 ... 57
Tabel 4. 10. Keterkaitan antara mata kuliah tahun ketiga dengan capaian pembelajaran kurikulum 2019 ... 58
Tabel 4.11. Keterkaitan antara mata kuliah tahun keempat dengan capaian pembelajaran kurikulum 2019 ... 59
Tabel 4.12. Keterkaitan antara mata kuliah tahun keempat dengan capaian
pembelajaran kurikulum 2019 ... 60
Tabel 4.13 Struktur Mata Kuliah Wajib Tahun Pertama Kurikulum Program Studi
Teknik Sipil 2019 ... 62
Tabel 4.14 Struktur Mata Kuliah Wajib Tahun Kedua Kurikulum Program Studi
Teknik Sipil 2019 ... 62
Tabel 4.15. Struktur Mata Kuliah Wajib Tahun Ketiga Kurikulum Program Studi
Teknik Sipil 2019 ... 63
Tabel 4.16 Struktur Mata Kuliah Wajib Tahun Keempat Kurikulum Program Studi
Teknik Sipil 2019 ... 63
BAB I. DESKRIPSI UMUM, PROSES, DAN TAHAPAN PENYUSUNAN KURIKULUM 2019 PRODI TEKNIK SIPIL FT UMY
Program studi teknik sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merupakan salah satu program studi yang pertama kali diselenggarakan ketika UMY didirikan pada tahun 1981. Penyelenggaraan program studi ini dimulai pada bulan Maret 1981, dan memperoleh status TERDAFTAR dengan surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Kebudayaan RI No. 0417/O/1985 (Oktober 1985) dan dengan SK dari Departemen Pendidikan Kebudayaan RI No.183/DIKTI/Kep/1993. Status DISAMAKAN diperoleh dengan SK dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 523/DIKTI/Kep/1996.
Akreditasi Peringkat B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN- PT) diperoleh dengan SK No. 01785/Ak-V/UMY/ds/XII/1998 (22 Desember 1998). Peringkat akreditasi B ini selanjutnya dipertahankan sampai proses akreditasi pada tahun 2014 berdasarkan SK Nomor 022/BAN-PT/Ak- VII/51/VI/2004, SK BAN-PT no. No. 015/BAN-PT/AK-XII/S1/VI/2009 dan SK BAN PT No. 451/SK/BAN-PT/Akred/S/XI/2014. Pada tahun 2017 Program Studi Teknik Sipil meraih peringkat akreditasi A sesuai SK BAN PT No.4591/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2017. Sejak berdirinya hingga saat ini, Prodi Teknik Sipil mempunyai cakupan kompetensi, yakni : Rekayasa Keairan, Rekayasa Struktur, Rekasaya Geoteknik, Rekayasa Transportasi, dan Manajemen Konstruksi.
Perkembangan terkini ilmu dan teknologi rekayasa sipil yang pesat membuat Prodi Teknik Sipil merasa perlu untuk mengkaji ulang proses Pendidikan dengan mengintegrasikan paradigma outcome-based education (pendidikan berbasis capaian) untuk menghasilkan Sarjana Teknik Sipil berkualifikasi tinggi.
Secara komprehensif penerapan outcome based education di Prodi Teknik Sipil melibatkan tiga komponen yang integral yakni,
1. Outcome-based curriculum. Pada aspek ini, salah satu pertanyaan kuncinya adalah, “Apa yang diharapkan agar mahasiswa mampu melakukan setelah lulus dari Prodi Teknik Sipil?’. Untuk menjawab pertanyaan, ini Prodi Teknik Sipil menyusun rumusan eksplisit capaian pembelajaran kurikulum 2019.
2. Outcome-based learning and teaching. Selanjutnya aspek ini menanyakan,
“Bagaimana membuat mahasiswa mencapai capaian belajar tersebut?” Prodi Teknik Sipil mengimplementasikan kurikulum dengan pembelajaran berpusat pada mahasiswa.
3. Outcome-based assessment. “Bagaimana mengukur apa yang telah dicapai
mahasiswa?” adalah pertanyaan kunci berikutnya. Untuk menjawabnya, Prodi
Teknik Sipil akan melakukan asesmen pembelajaran dengan menggunakan
rubrik penilaian untuk mengukur sejauh mana capaian pembelajaran diraih.
Dengan mengintegrasikan paradigma pendidikan berbasis outcomes yang selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dan kriteria badan akreditasi pendidikan rekayasa di dunia (mis: ABET, JABEE, AUN-QA, WA) Kurikulum 2019 dirancang dan diimplementasikan oleh Prodi Teknik Sipil dengan:
1. Menggunakan pernyataan capaian pembelajaran (Learning Outcomes) untuk menyatakan dengan eksplisit kompetensi yang diharapkan dikuasai oleh lulusan Prodi Teknik Sipil.
2. Menyediakan kegiatan pembelajaran di Prodi Teknik Sipil yang membantu mahasiswa mencapai capaian pembelajaran tersebut.
3. Mengukur sejauh mana mahasiswa dan lulusan Prodi Teknik Sipil dapat memenuhi capaian pembelajaran dengan menggunakan kriteria penilaian yang eksplisit seperti rubrik penilaian.
Dalam penyusunan Kurikulum 2019, Tim Kerja Kurikulum Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah (UMY), menggunakan cara kerja yang mengacu pada bagan proses dan tahapan penyusunan kurikulum yang dikembangkan oleh DIKTI tahun 2016. Bagan tersebut terlihat pada Gambar 1.1.
Gambar 1.1 Bagan proses dan tahap penyusunan kurikulum
Sumber: Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi, Kemenristekdikti, 2016
Mengacu pada Gambar 1.1 kita dapat melihat tiga tahap penyusunan kurikulum, yakni :
Tahap 1. Perumusan Profil Lulusan (Profesional Profile )
Tahapan ini dirumuskan profil lulusan yang diinginkan dari hasil tracer study, masukkan dari stakeholder dan asosiasi, dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar. Profil lulusan juga dirumuskan sesuai visi dan misi Universitas, Fakultas dan Prodi dengan mempertimbangkan nilai-nilai dan kekhasan dari Universitas (Prodi).
Tahap 2. Perumusan Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes)
Tahap ini dimulai dengan melakukan analisis kebutuhan pasar terhadap lulusan dan kajian bagaimana institusi (UMY, FT, Prodi Teknik Sipil) mampu memenuhinya dengan mempertimbangkan kebijakan internal institusi. Dengan mengggunakan analisis ini, Program Studi Teknik Sipil merumuskan profil lulusan dan capaian pembelajaran (learning outcomes).
Tahap 3. Bahan Kajian: Body of Knowledge (BOK) Civil Engineering
Setelah capaian pembelajaran terumuskan, pada tahap ke-2, bahan kajian program sarjana Teknik Sipil disusun untuk meraih capaian pembelajaran tersebut. Tahap ini dimulai dengan kajian Body of Knowledge (BOK) Civil Engineering yang mencakup tingkat kedalaman, keluasan dan kemampuan yang akan dicapai lulusan. Tahap ini diakhiri dengan penyusunan matriks bahan kajian dan capaian pembelajaran.
Tahap 4. Struktur Kurikulum dan Silabus
Tahap terakhir adalah menyusun struktur kurikulum untuk memastikan bahwa
setiap mata kuliah (bahan kajian) berkontribusi secara selaras dalam mencapai
capaian pembelajaran. Silabus tiap mata kuliah harus menyatakan tujuan yang
mencerminkan kemampuan (outcomes) mahasiswa setelah belajar.
BAB II. TAHAP 1 PERUMUSAN PROFIL PROFESIONAL
2.1 Rumusan Strategi Pengembangan
Berdasarkan peta hasil analisis SWOT, Program Studi Teknik Sipil UMY telah merumuskan strategi untuk mencapai sasaran. Kriteria dan indikator keberhasilan Program Studi Teknik Sipil disusun untuk memudahkan monitoring dan evaluasi keberhasilan dari program-program yang telah ditetapkan. Rangkuman analisis SWOT terhadap visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian dapat dilihat pada Tabel 2.1.
Tabel 2. 1 Analisis SWOT Komponen A : Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian
Kekuatan (Strength) Kelemahan (Weakness)
EVALUASI INTERNAL
1. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi
mendapatkan nilai A dan telah adanya pengakuan internasional dari QStar (2 stars).
2. Visi dan misi program studi sudah selaras dengan visi dan misi fakultas dan universitas
3. Visi dan misi program studi sudah diarahkan ke
internasionalisasi program studi dan jalinan kerjasama internasional sudah mulai dilakukan
1. Internalisasi visi & misi ke segenap sivitas akademika masih belum optimal, termasuk internalisasi nilai-nilai keislaman masih perlu ditingkatkan.
2. Daya saing program studi masih dalam lingkup nasional (padahal visi dan misi sudah menuju internasionalisasi).
EVALUASI EKSTERNAL
Kesempatan (Opportunity) Strategi S-O Strategi W-O 1. Jaringan Muhammadiyah
yang cukup kuat
2. Makin terbukanya peluang menjalin kerjasama dengan pihak luar negeri.
3. Adanya otonomi perguruan tinggi yang memberi kesempatan untuk mengembangkan
keunggulan program studi.
1. Implementasi kegiatan dari kerjasama yang tertuang dalam MoU yang sudah ada.
2. Pengembangan kerjasama antar perguruan tinggi Muhammadiyah.
3. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta dalam pengembangan program studi.
4. Memfasilitasi sivitas akademika untuk
meningkatkan kompetensi melalui studi lanjut, kualifikasi akademik,
prestasi dalam mendapatkan hibah penelitian, dan lain- lain.
1. Meningkatkan kompetensi sivitas akademika sesuai dengan visi, misi dan tujuan Program Studi Teknik Sipil agar mampu bersaing secara global.
Ancaman (Threat) Strategi S-T Strategi W-T
1. Mulai diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada tahun 2015 yang menimbulkan
persaingan tenaga kerja dan masuknya perguruan tinggi asing ke Indonesia.
2. Persaingan yang semakin ketat dengan Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta lain dalam semua aspek.
3. Tuntutan pengguna akan mutu program studi dan kompetensi lulusan yang berkualitas.
1. Penguatan citra dan brand image Program Studi Teknik Sipil UMY.
2. Meningkatkan kompetensi lulusan di bidang teknik sipil.
1. Pengembangan sistem pendidikan yang
menyeimbangkan IPTEK dan IMTAQ.
3. Pencitraan Program Studi Teknik Sipil UMY di masyarakat melalui hasil karya ilmiah dan
sosialisasi intensif.
2.2 Acuan Pengembangan Kurikulum
Dokumen yang dirujuk dalam penyusunan Kurikulum 2019 adalah sebagai berikut : 1. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi no 44 tahun 2015
tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
2. Dirjen Dikti, Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia, 2012.
3. ABET, Criteria for Accrediting Engineering Programs 2015-2016, ABET, 2014.
4. JABEE, Common Criteria for Accreditation of Professional Education Programs applicable in the years 2015, JABEE, 2014.
5. ASIIN, Technical Committee Civil Engineering, Geodesy and Architecture, Subject Specific Criteria, ASIIN e.V., 2012.
6. ASCE Steering Committee, The Vision for Civil Engineering in 2025, American Society of Civil Engineers (ASCE), 2007.
7. ASCE Task Committee, The Vision for Civil Engineering in 2025; A Roadmap for the Profession, American Society of Civil Engineers (ASCE), 2007.
8. Body of Knowledge Committee, Body of Knowledge for the 21st Century (Draft), 3
nded, American Society of Civil Engineers (ASCE), 2018.
9. Krathwohl, David R., A Revision of Bloom’s Taxonomy: An Overview. Theory into Practice, Volume 41, Number 4, College of Education, The Ohio State University, Autumn 2002.
Kurikulum Program Studi Teknik Sipil mengacu pada: [1] Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), [2] Criteria for Accrediting Engineering Programs 2015-2016, yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi internasional ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology) Inc., USA, dan [3] Common Criteria for Accreditation of Professional Education Programs yang dikeluarkan oleh Japan Acreditation Board for Engineering Education (JABEE).
Perencanaan bahan kajian pada Kurikulum 2019 mengacu pada Civil Engineering Body of Knowledge for 21 Century, 3
ndedition (2018), yang dikeluarkan oleh American Society of Civil Engineers (ASCE)
2.3 Analisis Kebutuhan dan Tantangan Masa Depan Profesi Insinyur Sipil
Sebagai bidang kajian, ilmu teknik sipil telah cukup tua dan matang (dewasa). Sebagai
profesi, Insinyur Teknik Sipil menghasilkan kemajuan dan peningkatan kualitas hidup
yang luas dan mendalam bagi peradaban manusia. Sulit dibayangkan bagaimana
kemajuan peradaban manusia hingga era modern ini terjadi tanpa dukungan ilmu
teknik sipil.
Namun demikian kondisi mutakhir yang ditandai dengan globalisasi yang pesat, tekanan ekologis, dan isu sustainabilitas yang menuntut perhatian, membuat Profesi Insinyur Teknik Sipil perlu merumuskan kembali posisi dirinya menyambut masa depan. Visi masa depan (2025) Profesi Insinyur Teknik Sipil dirumuskan dengan seksama oleh beberapa pemimpin professional teknik sipil yang diwadahi oleh ASCE sebagai berikut :
“Entrusted by society to create a sustainable world and enhance the global quality of life, civil engineers serve competently, collaboratively, and ethically as master:
• planners, designers, constructors, and operators of society’s economic and social engine—the built environment;
• stewards of the natural environment and its resources;
• innovators and integrators of ideas and technology across the public, private, and academic sectors;
• managers of risk and uncertainty caused by natural events, accidents, and other threats; and
• leaders in discussions and decisions shaping public environmental and infrastructure policy.”
2.4 Analisis Masukan Pemangku Kepentingan
Untuk merancang kurikulum secara memadai, Program Studi Teknik Sipil melakukan analisis masukan dari pemangku kepentingannya. Mekanisme penjaringan masukan dari stakeholders dilakukan dengan cara survei, kunjungan proyek, tracer study, kuisioner dan hearing dalam forum diskusi. Tabel 2.2. merupakan rangkuman masukan pemangku kepentingan Program Studi Teknik Sipil FT UMY.
Tabel 2. 2 Masukkan Pemangku Kepentingan
Pemangku kepentingan Masukkan
Mahasiswa 1. Mahasiswa kurang memahami keterkaitan antara mata kuliah 2. Mata kuliah yang diampu oleh beberapa dosen dalam kelas
paralel terkadang berbeda pada materi, kedalaman dan keluasan materi.
3. Mahasiswa memandang bahwa Dosen perlu meningkatkan (upgrade) pengetahuan/tingkat kompetensi, dan bahan kuliah selalu di update
4. Sistem pembelajaran kombinasi antara kuliah laring dan daring (blended learning)
Lulusan 1. Perlu tambahan pengetahuan lain diluar bidang teknik sipil 2. Perlu pengetahuan tentang kehidupan di dunia kerja
3. Perlu pengetahuan tentang aplikasi-aplikasi perangkat lunak di bidang teknik sipil
4. Perlu keterampilan komunikasi baik lisan maupun tulisan 5. Memerlukan peningkatan kemampuan bekerja mandiri dan
bekerjasama dalam tim
6. Perlu peningkatan kemampuan managerial dan kepemimpinan Alumni 1. Kerjasama Prodi dan alumni perlu ditingkatkan,
2. Diperlukan kemampuan kreatif, inisiatif, dan sifat ingin selalu belajar
3. Kemampuan berorganisasi perlu di tingkatkan
4. Memiliki integritas, bertanggungjawab, dan profesional
5. Perlu diberikan kuliah tentang aplikasi/ pelaksanaan proyek dan motivasi
Dosen 1. Mata kuliah yang mendorong kemampuan perancangan bangunan sipil perlu dikembangkan dan diperkuat, 2. Rencana pembelajaran perlu diperbaiki secara kontinu, 3. Semua dosen perlu didorong untuk disiplin melaksanakan
rencana pembelajaran yang telah dibuat bersama,
Pengguna Lulusan/Industri 1. Menyiapkan lulusan baik yang siap bekerja langsung maupun yang siap latih,
2. Lulusan kurang memahami metode-metode konstruksi, 3. Kemampuan bekerjasama dalam tim, kepemimpinan, belum
memadai
4. komukasi yang belum memadai,
5. Kemampuan adaptasi terhadap dunia kerja perlu dibangun, 6. Kemampuan praktek rekayasa mutahir kurang terasah,
keterlibatan praktisi dalam proses pembelajaran kurang 7. Pengetahuan tentang peraturan, code, penggunaan software-
software perancangan dan software manajemen proyek kurang, 8. Beberapa lulusan memiliki IPK yang tinggi, tetapi kemampuan
tidak mencerminkan IPK nya.
9. Pelaksanaan Kerja Praktek belum terarah.
2.5 Visi dan Misi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Fakultas Teknik (FT) UMY
Dalam proses merancang kurikulum 2019, Prodi Teknik Sipil juga memperhatikan secara seksama kebijakan internal institusi UMY dan Fakultas Teknik. Kurikulum 2019 Prodi Teknik Sipil dirancang untuk sejalan dan menyumbangkan perwujudan visi dan misi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan FT yang dirumuskan sebagai berikut:
Visi UMY
Menjadi Universitas yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi dengan berlandaskan nilai-nilai Islam untuk kemaslahatan umat.
Misi UMY
1. Meningkatkan harkat manusia dalam upaya meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban.
2. Berperan sebagai pusat pengembangan Muhammadiyah untuk menyejahterakan dan mencerdaskan umat.
3. Mendukung pengembangan Yogyakarta sebagai wilayah yang menghargai keragaman budaya.
4. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengembangan masyarakat secara profesional.
5. Mengembangkan peserta didik agar menjadi lulusan yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia, berwawasan dan berkemampuan tinggi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Visi Fakultas Teknik UMY
Menjadi Fakultas Teknik yang Unggul dalam mengembangkan teknologi dan inovasi yang berorientasi global berdasarkan nilai-nilai keislaman untuk kemaslahatan umat.
Misi Fakultas Teknik UMY
1. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat secara profesional;
2. Mengembangkan peserta didik agar menjadi lulusan yang unggul dan Islam;
3. Mengembangkan teknologi dan inovasi untuk berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat;
4. Berperan sebagai pusat pengembangan Muhammadiyah dalam bidang keteknikan untuk mewujudkan masyarakat yang berkemajuan;
5. Mengembangkan kerjasama dalam skala regional, nasional maupun internasional dengan pihak lain dalam bingkai kerjasama yang saling menguntungkan dan saling menghormati.
Visi Program Studi Teknik Sipil
Visi Program Studi Teknik Sipil FT UMY adalah :
Menjadi program studi yang unggul di bidang teknologi konstruksi, diakui di tingkat
nasional dan internasional pada tahun 2021, serta dilandasi nilai-nilai Islam.
Misi Prodi Teknik Sipil
Misi Program Studi Teknik Sipil FT UMY adalah :
a. Melaksanakan dan mengembangkan bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknologi konstruksi yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
b. Mengembangkan kerjasama Program Studi Teknik Sipil dengan institusi nasional dan internasional.
2.6 Tujuan Pendidikan dan Profil Profesional Program Studi Teknik Sipil (S1) FT UMY
Dengan mempelajari kebutuhan masa depan profesi keinsinyuran teknik sipil yang diperoleh melalui analisis kebutuhan dari pemangku kepentingan, tracer study alumni dan lulusan, Prodi Teknik Sipil FT UMY merumuskan Profil Profesional (PP) sebagai berikut,
PP-1. Perencana Konstruksi (Planner and Designer) perencana konstruksi adalah penyedia jasa orang perseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahli dan professional di bidan perencana jasa konstruksi yang mampu mewujudkan dalam bentuk dokumen perencanaan bangunan fisik lain.
PP-2. Pelaksana Konstruksi (Contractor)pelaksanana konstruksi adalah penyedia jasa orang perseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahli dan professional di bidang pelaksanaan jasa konstruksi yang mampu menyelenggarakan kegiatan untuk mewujudkan suatu hasil perencanaan menjadi bentuk bangunan atau bentuk fisik lain.
PP-3. Pengawas Konstruksi (Supervisor) pengawas konstruksi adalah penyedia jasa orang perseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahli dan professional di bidang pengawasan jasa konstruksi yang mampu melaksanakan pekerjaan pengawasan sejak awal pelaksanaan pekerjaan konstruksi sampai selesai diserahterimaka.
PP-4. Akademisi: Dosen dan Peneliti (Academic staff and Researcher) akademisi adalah tenaga pendidik professional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Prodi Teknik Sipil mengharapkan profil profesional yang dicita-citakan memiliki
karakter yang Adaptif, Profesional, Inovatif dan Kompeten (APIK). Untuk mencapai
profil profesional tersebut, ditetapkan tujuan program pendidikan (Program
Educational Objectives [PEO]) yang konsisten dengan visi dan misi Universitas, Fakultas
dan Program Studi Teknik Sipil. Rumusan tujuan program pendidikan menyatakan bahwa lulusan program studi sarjana (S1) Teknik Sipil FT UMY diharapkan mampu, PEO-1. Menerapkan pengetahuan sains dasar, matematika, ilmu rekayasa dan
manajemen konstruksi untuk melakukan pekerjaan sebagai perencana, perancang, konstruktor, operator atau pengambil kebijakan infrastruktur bangunan teknik sipil.
PEO-2. Menilai alternatif-alternatif solusi teknis dan berkontribusi pada penyelesaian masalah dalam pekerjaan profesional dan masyarakat umum dengan mempertimbangkan aspek keselamatan publik, social ekonomis, nilai-nilai etis, sustainabilitas dan perlindungan lingkungan hidup.
PEO-3. Menunjukkan integritas professional berdasarkan nilai-nilai Islam dalam belajar sepanjang hayat untuk meraih keberhasilan dalam bekerja di tingkat nasional dan internasional.
Tabel 2. 3 Keterkaitan antara profil profesional (PP) dengan tujuan pendidikan (PEO) Prodi Teknik Sipil FT. UMY
PEO-1 PEO-2 PEO-3
PP-1 √ √ √
PP-2 √ √ √
PP-3 √ √ √
PP-4 √ √ √
BAB III. TAHAP 2 PERUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN (LEARNING OUTCOMES)
3.1. Rumusan Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes)
Program Studi Teknik Sipil FT UMY merumuskan capaian pembelajaran (Expected Learning Outcomes, ELO) selaras dengan deskripsi KKNI level 6 (setara sarjana) dan kriteria umum yang dirumuskan oleh ABET 2016 dan IABEE 2015. Capaian pembelajaran tersebut menyatakan bahwa lulusan Program Studi Teknik sipil FT UMY mampu:
ELO1 Mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks (complex engineering problem),
ELO2 Mampu merencanakan dan mendesain sistem konstruksi,
ELO3 Mampu memilih sumberdaya dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi,
ELO4 Mampu menemukenali dan menghayati proses bekerja secara professional dan berintegritas,
ELO5 Mampu menganalisis permasalahan bidang Teknik Sipil berdasarkan kaidah-kaidah dasar bangunan Rekayasa Sipil,
ELO6 Mampu berkerjasama dalam tim, menerapkan dasar-dasar socio- engineering serta menyesuaikan diri terhadap perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi dalam bidang Teknik Sipil,
ELO7 Mampu berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dengan menggunakan berbagai sarana secara tepat,
ELO8 Mampu menemukan sumber masalah rekayasa melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa,
ELO9 Mampu menerapkan pembelajaran sepanjang hayat berdasarkan kaidah dalam agama Islam dan sesuai dengan faham Muhammadiyah, Berikut matriks yang memperlihatkan keterkaitan antara capaian pembelajaran lulusan (ELO) dengan tujuan program pendidikan (PEO).
Tabel 3. 1 Matriks keterkaitan antara Capaian Pembelajaran atau Learning Outcomes (LO) dengan Profil Professional (PP)
Capaian Pembelajaran
(LO)
Profil Profesional (PP)
PP1 PP2 PP3 PP4
ELO1 √ √ √ √
Capaian Pembelajaran
(LO)
Profil Profesional (PP)
PP1 PP2 PP3 PP4
ELO2 √ √ √
ELO3 √ √ √ √
ELO4 √ √ √ √
ELO5 √ √ √
ELO6 √ √
ELO7 √ √ √
ELO8 √ √ √
ELO9 √ √ √ √
Tabel 3.2 Keterkaitan antara tujuan program Pendidikan (PEO) dengan Learning Outcomes (LO)
PEO ELO
ELO1 ELO2 ELO3 ELO4 ELO5 ELO6 ELO7 ELO8 ELO9
PEO-1
√ √ √PEO-2
√ √ √PEO-3
√ √ √Tabel 3.3 Capaian Pembelajaran dan Indikator Kinerja ELO Capaian Pembelajaran Indikator Kinerja
ELO1 Mampu menerapkan
matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks (complex engineering problem),
a Merumuskan dan memecahkan model matematika untuk menganalisa dan / atau mengevaluasi masalah sains dan teknik b Menerapkan konsep dan persamaan pengatur
untuk memecahkan masalah teknik sipil c Memahami Istilah-istilah Teknis
d Memahami teori
e Menyelesaikan perhitungan f Melakukan analisis statistik
g Menggunakan komputer untuk menyelesaikan permasalahan numerik ELO2 Mampu merencanakan dan
mendesain sistem konstruksi,
a Menggunakan strategi perancangan b Menggunakan solusi perancangan c Mengembangkan solusi perancangan d Mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya e Mengguanakan alat (tool) berupa komputer
atau sumber rekayasa lainnya
f Mampu mendesain dengan prosedur dan persamaan dan mampu mendokumentasikan g Mengembangkan solusi yang menyangkut
kendala ekonomi, keselamatan dan
lingkungan
ELO Capaian Pembelajaran Indikator Kinerja
h Menerapkan prinsip-prinsip teknik dan/ atau ilmiah cukup lengkap dalam merancang ELO3 Mampu memilih sumberdaya
dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi,
a Mengidentifikasi teknik, keterampilan, dan alat teknik modern yang diperlukan untuk situasi tertentu
b Menjelaskan penggunaan teknik, keterampilan dan alat-alat modern yang spesifik
c Menerapkan teknik, keterampilan, dan alat teknik modern yang dipilih sesuai situasi yang ada
d Memperlihatkan pilihan teknik, keterampilan dan alat rekayasa modern dalam pelatihan dan situasi yang diberikan ELO4 Mampu menemukenali dan
menghayati proses bekerja secara professional dan berintegritas,
a Menerapkan pengetahuan tentang kode etik b Berpartisipasi dalam diskusi
c Memperlihatkan perilaku etis dengan rekan sejawat
d bertanggungjawab e Menghormati orang lain f Bersifat objektif
g Mampu menerapkan etika personal versus profesional
ELO5 Mampu menganalisis permasalahan bidang Teknik Sipil berdasarkan kaidah- kaidah dasar bangunan
Rekayasa Sipil,
a Mengidentifikasi stategi b Mengusulkan solusi
c mengevaluasi solusi potensial d mengimplementasi solusi e Mengevaluasi luaran ELO6 Mampu berkerjasama dalam
tim, menerapkan dasar-dasar socio-engineering serta menyesuaikan diri terhadap perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi dalam bidang
Teknik Sipil,
a Mengumpulkan informasi dasar b Memenuhi peran dalam tim c Berbagi pekerjaan dalam tim d Mendengarkan rekan sejawat
ELO7 Mampu berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif
dengan menggunakan
berbagai sarana secara tepat,
a Mengatur bahan
b Menggunakan kata-kata sendiri untuk menunjukkan pemahaman
c Menyampaikan presentasi secara oral d Memberikan data (suppporting material)
untuk mendukung klaim
e Menyampaikan pesan inti (central message)
yang konsisten dengan data
ELO Capaian Pembelajaran Indikator Kinerja ELO8 Mampu menemukan sumber
masalah rekayasa melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa,
a Mengikuti prosedur eksperimen b Mengumpulkan data
c Mendokumentasikan data
d Memilih peralatan (instrumen) yang sesuai e Menganalisis dan mengaplikasikan teori f Memahami dan mampu menjelaskan
kesalahan pengukuran
g Mematuhi prosedur keselamatan dalam eksperimen
h Mencari informasi tambahan
ELO9 Mampu menerapkan
pembelajaran sepanjang hayat berdasarkan kaidah dalam agama Islam dan sesuai
dengan faham
Muhammadiyah,
a berinisiatif
b Mampu berkembang c bertanggungjawab
d Mencari sumber belajar lain e Melakukan penalaran dengan baik f Berpartisipasi dalam asosiasi profesional 3.2. Analisis perbandingan dengan kriteria ABET, IABEE dan KKNI
Penyelarasan kurikulum KPT menjadi OBE Prodi Teknik Sipil FT UMY dilakukan untuk mengakomodasi keperluan sertifikasi dan akreditasi internasional, sehingga pada bagian ini akan disajikan perbandingan capaian pembelajaran (ELO) yang telah dirumuskan dengan KKNI dan kriteria umum dari ABET dan IABEE.
Tabel 3. 4 Perbandingan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dengan Capaian Pembelajaran Prodi Teknik Sipil FT UMY
Unsur-unsur Deskripsi
Penyusunan Capaian Pembelajaran Prodi Teknik Sipil FT UMY Deskripsi Generik
Level 6 KKNI Deskripsi spesifik level 6 KKNI Prodi Sipil
Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) Prodi TS FT UMY
A a) Mampu Mampu Mampu ELO8: mampu menemukan
melakukan… mengaplikasikan mendeskripsikan dan sumber masalah rekayasa b) Dengan bidang keahliannya menganalisa masalah, melalui proses penyelidikan, metode… dan memanfaatkan serta mengambil analisis, interpretasi data dan
c) ilmu keputusan yang tepat informasi berdasarkan
Menunjukkan pengetahuan, untuk memilih prinsip-prinsip rekayasa.
hasil… teknologi, dan/atau penyelesaian masalah d) Dalam seni pada bidangnya yang dihadapi atau kondisi… dalam penyelesaian
masalah serta menciptakan inovasi baru melalui mampu beradaptasi pemanfaatan
terhadap situasi pengetahuan dan yang dihadapi. teknologi yang telah
dikuasai.
Mampu
Unsur-unsur Deskripsi
Penyusunan Capaian Pembelajaran Prodi Teknik Sipil FT UMY Deskripsi Generik
Level 6 KKNI Deskripsi spesifik level 6 KKNI Prodi Sipil
Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) Prodi TS FT UMY
melaksanakan riset di bidang rekayasa sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah.
Mampu merancang, ELO2: Mampu memilih mewujudkan metode untuk merencanakan rancangan, dan dan mendesain sistem mengendalikan suatu konstruksi
sistem rekayasa Menguasai keterampilan
manajerial secara profesional dalam bekerja di bidang rekayasa.
Mampu menilai ELO3: Mampu memilih efisiensi dan sumberdaya dan komputasi efektivitas sebagian yang sesuai untuk atau seluruh melakukan aktivitas rekayasa rangkaian proses memanfaatkan perangkat berbasis teknologi perancangan dan analisis yang diterapkan di rekayasa berbasis teknologi bidang kerja. informasi
B a) Menguasai pengetahuan…
b) Untuk dapat melakukan…
Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu
memformulasikan penyelesaian masalah prosedural.
Menguasai ilmu pengetahuan dasar dan rekayasa dalam memilih teknologi untuk menyele- saikan masalah di bidang rekayasa.
ELO1: mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering
principles) untuk
menyelesaikan masalah rekayasa kompleks (complex engineering problem)
menguasai
pengetahuan tentang teknik komunikasi dan perkembangan teknologi terbaru dan terkini
ELO7: Mampu
berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dengan menggunakan berbagai sarana secara tepat
C a) Mampu
mengelola… Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan
Mampu mengambil keputusan strategis berbasis pada analisis
ELO5: Mampu menganalisis permasalahan bidang Teknik Sipil berdasarkan kaidah-
Unsur-unsur Deskripsi
Penyusunan Capaian Pembelajaran Prodi Teknik Sipil FT UMY Deskripsi Generik
Level 6 KKNI Deskripsi spesifik level 6 KKNI Prodi Sipil
Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) Prodi TS FT UMY
b) Memiliki
sikap… analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok.
ilmiah di bidang rekayasa untuk mengurangi dampak penerapan teknologi terhadap masalah lingkungan, energi dan kehidupan manusia.
kaidah dasar bangunan Rekayasa Sipil
Mampu bekerja secara individual, bekerjasama dalam tim dan beradaptasi terhadap
perkembangan serta teknologi dalam bidang Teknik Sipil
ELO6: Mampu
berkerjasama dalam tim, menerapkan dasar-dasar socio-engineering serta menyesuaikan diri terhadap perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi dalam bidang Teknik Sipil (T5)
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung
jawab atas
pencapaian hasil kerja organisasi
menunjukkan sikap bertanggungjawab atas
pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
ELO4: Mampu
menemukenali dan
menghayati proses bekerja secara professional dan berintegritas
mengelola
pembelajaran secara mandiri
ELO9: Mampu menerapkan pembelajaran sepanjang hayat berdasarkan kaidah dalam agama Islam dan sesuai dengan faham
Muhammadiyah
Tabel 3.5 Perbandingan Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) Program Studi Teknik Sipil FT UMY dengan Kriteria Umum Capaian Pembelajaran yang diharapkan
oleh ABET dan IABEE
ABET General Criteria for
Learning Outcomes IABEE Criteria Guide for
Learning Outcomes Capaian Pembelajaran (learning outcomes) Prodi Teknik Sipil FT UMY
(a) an ability to apply knowledge of mathematics, science, and engineering
(a) an ability to apply knowledge of mathematics, natural and/or materials sciences, information technology and engineering to
acquire comprehensive
understanding of engineering principles.
ELO1: mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks (complex engineering problem)
(b) an ability to design and conduct
experiments, as well as to analyze (c) an ability to design and
conduct laboratory and/or field ELO8: mampu menemukan sumber masalah rekayasa
ABET General Criteria for
Learning Outcomes IABEE Criteria Guide for
Learning Outcomes Capaian Pembelajaran (learning outcomes) Prodi Teknik Sipil FT UMY
and interpret data experiments as well as to analyze and interpret data to strengthen the engineering judgment.
melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip- prinsip rekayasa
(c) an ability to design a system, component, or process to meet desired needs within realistic constraints such as economic, environmental, social, political, ethical, health and safety,
manufacturability, and
sustainability
(b) an ability to design components, systems, and/or processes to meet desired needs within realistic constraints in such aspects as law, economic, environment, social, politics, health and safety, sustainability as well as to recognize and/or utilize the potential of local and national resources with global perspective.
ELO2: Mampu memilih metode untuk merencanakan dan mendesain sistem konstruksi
h) the broad education necessary to understand the impact of engineering solutions in a global, economic, environmental, and societal context
(g) an ability to plan, accomplish, and evaluate tasks under given constraints.
(d) an ability to function on
multidisciplinary teams (h) an ability to work in multidisciplinary and multicultural team.
ELO6: Mampu berkerjasama dalam tim, menerapkan dasar- dasar socio-engineering serta menyesuaikan diri terhadap perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi dalam bidang Teknik Sipil
(e) an ability to identify, formulate, and solve engineering problems
(d) an ability to identify, formulate, analyze, and solve engineering problems.
ELO5: Mampu menganalisis permasalahan bidang Teknik Sipil berdasarkan kaidah-kaidah dasar bangunan Rekayasa Sipil (f) an understanding of
professional and ethical responsibility
(i) An ability to be accountable and responsible to the society and adhere to professional ethics in solving engineering problems.
ELO4: Mampu menemukenali dan menghayati proses bekerja secara professional dan
berintegritas (g) an ability
effectively to communicate (f) an ability to communicate effectively in oral and written manners.
ELO7: Mampu berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dengan menggunakan berbagai sarana secara tepat
(i) a recognition of the need for, and an ability to engage in life-long learning
(j) an ability to understand the need for life-long learning, including access to the relevant knowledge of contemporary issues.
ELO9: Mhs mampu
menerapkan kehidupan sepanjang hayat berdasarkan kaidah dalam agama Islam dan sesuai dengan faham Muhammadiyah.
(j) a knowledge of contemporary issues
(k) an ability to use the techniques, skills, and modern engineering tools necessary for engineering
(e) skills tools
an ability to apply methods, and modern engineering necessary for engineering
ELO3: Mampu sumberdaya dan yang sesuai untuk
memilih komputasi melakukan
ABET General Criteria for
Learning Outcomes IABEE Criteria Guide for
Learning Outcomes Capaian Pembelajaran (learning outcomes) Prodi Teknik Sipil FT UMY
practice. practices. aktivitas rekayasa memanfaatkan
perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi.
BAB IV. TAHAP 4 KAJIAN BODY OF KNOWLEDGE
4.1 Pemilihan Bahan Kajian, Body of Knowledge (BOK) Civil Engineering
Body of Knowledge (BOK) Civil Enginering dapat didefinisikan sebagai cakupan kedalaman dan keluasan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan oleh seorang calon insinyur sipil untuk memasuki praktek rekayasa sipil pada jenjang professional. Body of Knowledge ini dipenuhi dengan kombinasi pendidikan tinggi formal di tingkat universitas (sarjana/S1 dan pascasarjana/S2) dan pengalaman (mis;
pendidikan professional oleh assosiasi profesi). Dibandingkan dengan pendekatan dan praktek yang dewasa ini digunakan, calon insinyur teknik sipil masa depan – sebelum memasuki praktek rekayasa sipil – diharapkan
1. Menguasai lebih dalam matematika, ilmu-ilmu alam, dan dasar-dasar ilmu rekayasa;
2. Mempertahankan keluasan pengetahuan teknis;
3. Memperoleh paparan (exposure) yang lebih luas dengan humaniora dan ilmu-ilmu sosial;
4. Mendapatkan tambahan variasi praktek profesional yang semakin luas dan, 5. Mencapai tingkat kedalaman penguasaan pengetahuan teknis, yakni : pendidikan
spesialisasi.
Program Studi Teknik Sipil pada tahun 2019 mengajukan BOK edisi ketiga (ASCE, 2018) yang mengakomodasi tantangan kebutuhan masa depan Profesi Insinyur Teknik Sipil. Dalam usulan tersebut, BOK dinyatakan dalam: Pengetahuan Dasar (foundational outcomes), Pengetahuan Dasar Teknik (Engineering Fundamental outcomes), Technical outcomes, dan Pengetahuan Profesional (Profesional outcomes). Foundational outcomes merupakan pengetahuan dasar untuk Teknik sipil dan kebanyakan profesi teknik lainnya. Foundational outcomes memberikan pengetahuan untuk membentuk/membangun capaian-capaian (outcomes) lainnya.
Engineering fundamentals outcomes merupakan jembatan antara foundational dan technical
outcomes untuk bidang Teknik sipil dan semua bidang teknik lainnya. Baik foundational
maupun engineering fundamentals harus dipenuhi sebagai bagian syarat memperoleh
derajat kesarjanaan. Technical outcomes merupakan pengetahuan khusus dibidang
teknik sipil. Professional outcomes fokus pada kemampuan interpersonal and
professional yang diperlukan untuk mencapai keberhasilan pada bidang Teknik Sipil
dan pada tingkat profesional. Mengadopsi usulan tersebut, Program Studi Teknik Sipil
merancang bahan kajian yang terbagi dalam beberapa kategori seperti ditunjukkan
dalam Gambar 4.1.
Tahun ke-3 dan ke-4 Technical Outcomes
Pr ofe si onal out co me
Tahun ke-2 Engineering
Fundamental Outcomes Tahun ke-1 Foundational Outcomes
Gambar 4. 1 Kategori dan Rancangan Body of Knowledge menurut kiteria ASCE pada Kurikulum 2019
Tahun ke-3
dan ke-4 Desain Teknik dan eksperimen berbasis masalah Tahun ke-2 Ilmu dan Teknologi Teknik Pendidikan
rekayasa Informasi umum
Tahun ke-1 Matematika dan Ilmu dan Pengetahuan Alam komunikasi
Gambar 4. 2 Kategori dan Rancangan Body of Knowledge menurut pengelompokan matakuliah sesuai IABEE pada Kurikulum 2019.
Tabel 4.1. menunjukkan BOK dan tingkat pencapaian minimum yang harus dikuasai oleh mahasiswa dan lulusan Prodi Teknik Sipil FT UMY, serta bahan kajian (mata kuliah) yang menunjang tercapaikan BOK tersebut. Tabel 4.2. memuat 21 capaian belajar (outcomes) pada setiap materi ditetapkan aras pencapaian kognitifnya. Aras (tingkat) pencapaian ini diadopsi dari Revised Bloom’s Taxonomy (Anderson and Krathwohl, 2001) sebagai alat untuk mendeskripsikan tingkat pencapaian kognitif minimum setiap outcomes. Setiap individu mahasiswa dan lulusan diharapkan menunjukkan tingkat pencapaian (competency) ini sebelum masuk ke dalam praktek Profesi Teknik Sipil. Lebih lanjut, tabel ini dilengkapi dengan usulan bahan kajian (mata kuliah) yang mendukung materi capaian yang ditetapkan BOK. Tabel 4.2.
menggambarkan bagaimana proses koginitif mahasiswa dapat didorong dengan menetapkan tujuan belajar yang mencerminkan pencapaian learning outcomes pada setiap level yang ditetapkan dalam BOK.
Tabel 4. 1 Keterkaitan antara antara Body of Knowledge dan Learning Outcomes
Body Of Knowledge LO1 LO2 LO3 LO4 LO5 LO6 LO7 LO8 LO9
Foundational outcomes √
Engineering Fundamental outcomes √ √
Technical outcomes √ √
Professional outcomes √ √ √ √
Tabel 4. 2 Body of Knowledge, tingkat pencapaian dan bahan kajian (mata kuliah) kurikulum Program Studi Teknik Sipil 2019
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
Pengetahuan Dasar (Foundational)
1. Mathematics UG UG UG 1. Dimensi, Besaran dan Satuan
2. Sifat-sifat Penampang (momen inersia, modulus penampang, luasan, pusat berat).
3. Himpunan Bilangan, Persamaan, Pertidaksamaan, dan Mutlak 4. Fungsi dan Grafik
5. Vektor 6. Trigonometri,
7. Koordinat kartesius dan koordinat kutub
Matematika Teknik I, (I) 4 sks
1. Barisan dan deret (aritmatik) 2. Limit dan Diferensial 3. Integral Dasar dan Ruang
4. Integral Rangkap Dua dan Rangkap Tiga
5. Determinan dan matriks 6. Komputasi
Matematika Teknik II (II) 4 sks
1. Kesalahan dan sumber kesalahan, 2. Deret (numerik)
3. Akar-akar persamaan, 4. Persamaan linier simultan 5. Interpolasi,
6. Regresi,
7. Integrase numerik, 8. Curve fitting
9. Persamaan diferensial,
Metode Numerik
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
1. Pengenalan Bahasa Pemrograman 2. Faktor-faktor Penting Dalam
Pemrograman
3. Kriteria dalam Bahasa Pemrograman 4. Membuat Diagram Alir
5. Jenis data, variabel, dan operator pada pemrograman
6. Pengenalan aplikasi program computer
7. Pengenalan Bahasa Program Python 8. Pengenalan Bahasa Program Fortran 9. Pengenalan Bahasa Program Visual
Basic for Aplication - Excel
10. Himpunan Bilangan, Persamaan, Pertidaksamaan, dan Mutlak
11. Fungsi dan Grafik 12. Limit dan Diferensial 13. Integral Dasar dan Ruang
Bahasa Pemrograman
1. Perhitungan matematika dasar untuk
gambar teknik Bangunan Teknik
Sipil
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
Perhitungan matematika dasar untuk
perancangan beton Teknologi Bahan
1. Probabilitas,
2. Kejadian dan peluang, 3. Sampling
Statistika dan probablilitas
1. Pengukuruan jarak dan sudut 2. Pengenalan Geodesi dan Geomatika
Geomatika
Tegangan dan regangan bahan Mekanika bahan
2. Natural Science UG UG UG 1. Keseimbangan Gaya
2. Hukum Newton (gaya-gaya) 3. Kerapatan dan Elastisitas 4. Fluida statis
5. Gelombang dan getaran
Fisika Teknik
Pengantar Geologi Pengantar Geoteknik
Keseimbangan Gaya Analisis Struktur
Fluida Statis Mekanika Fluida
3. Sosial Science UG UG UG 1. Butir-butir Pancasila,
2. UUD 1945,
3. Wawasan nusantara, 4. Kewarganegaraan
Pancasila dan Kewarganegaraan
4. Humanities UG UG UG 1. Manusia dan Agama
2. Islam sebagai agama Pilihan 3. Aqidah Islamiyah
4. Tauhidullah
5. Konsekuensi Syahadat 6. Rukun Iman dan Hikmahnya
Al Islam I
1. Pengantar Hukum Islam
2. Tujuan dan karakteristik Hukum Islam 3. Ijtihad dan Perbedaan mazhab
4. Fiqh Ibadah dan Fiqh Muamalah 5. Zakat, puasa, haji
6. Fiqih pernikahan dan Waris
Al. Islam II
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
7. Hukum kenegaraan
8. Ijtihad dalam Hukum Islam 9. Tujuan Hukum Islam
1. Pengantar Al-Qur’an 2. Pengantar Hadis
3. Isi dan Kandungan al-Qur’an 4. Metode Memahami al-Qur’an 5. Metode Memahami Hadis
6. Hakikat Manusia dalam Al-Qur’an Hadis
7. Konsep Hidup dalam Al-Qur’an Hadis
8. Konsep Jihad dalam Al-Qur’an Hadis 9. hakikat Manusia dalam Al-Qur’an
Hadis
10. Konsep Hidup dalam Al-Qur’an Hadis
11. Konsep Ilmu dalam Al-Qur’an Hadis
Al. Islam III
1. Perkembangan Pembaharuan dalam Islam
2. Latar Belakang Berdirinya
Muhammadiyah, Falsafah Hidup KH.
AD
3. Muqoddimah AD Muhammadiyah 4. Kepribadian Muhammadiyah 5. MKCH Muhammadiyah
6. Pokok Pikiran Muhammadiyah Abad Kedua
7. Muhammadiyah sebagai Gerakan Dakwah & Tajdid
8. Muhammadiyah sebagai Gerakan Pendidikan
9. Muhammadiyah dan Pemberdayaan
Al Islam IV
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
Perempuan
10. Muhammadiyah dan Politik 11. Muhammadiyah sebagai Gerakan
Dakwah dan Tajdid
12. Muhammadiyah sebagai Gerakan Sosial Kesehatan)
Fundamental Engineering
1. Material science UG UG UG 1. Dasar – dasar teknologi bahan dan penerapannya (kayu, beton, baja, bitumen)
2. Perancangan campuran beton (mix design)
3. Praktek pembuatan campuran beton dan pengujian bahan/material (beton, kayu, baja)
Teknologi bahan
1. Fase tanah
2. Klasifikasi tanah Pengantar
Geoteknik,
Bahan perkerasan jalan Teknik perkerasan jalan
2. Engineering
mechanics UG UG UG 1. Struktur statis tertentu
2. Menghitung gaya dalam 3. Praktikum
Statika
1. Struktur statis tak tentu
2. Menghitung gaya dalam struktur statis tak tentu
3. Analisis menggunakan software
Analisis struktur
1. Sifat-sifat fluida dan hidrostatika, 2. Keseimbangan benda dalam zat cair, 3. Perpipaan (jaringan pipa sederhana), 4. Aliran melalui pelimpah, pintu air,
terjunan, saluran, dan aliran melalui tampang tidak beraturan (dirunut dari
Mekanika fluida
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
intake sampai sungai)
5. Ambang/alat ukur debit di lapangan (bendung, ambang tajam, ambang lebar, penyempitan, pelebaran, ambang segitiga)
6. Energi Spesifik 1. Torsi
2. Defleksi
Mekanika Bahan
1. Pemadatan 2. Tegangan vertiKal
3. Permeabilitas dan rembesan air di dalam tanah
4. Konsolidasi dan penurunan tanah 5. Kuat geser tanah
6. Tekanan tanah lateral 7. Stabilitas lereng
Pengantar geoteknik
3. Experimental method and data analysis
UG UG UG PG 1. Filsafat ilmu 2. Cara berfikir ilmiah 3. Metode ilmiah
4. Desain eksperimen dan Pelaksanaan Penelitian
5. Penyusunan laporan penelitian 6. Penyusunan publikasi penelitian
Metode penelitian
1. Praktikum Teknologi Bahan 2. Praktikum Pengantar Geoteknik 3. Praktikum teknik perkerasan jalan 3. Praktikum teknik lingkungan 4. Praktikum geomatika
5. Praktikum penyelidikan geoteknik
Teknologi Bahan Pengantar Geoteknik Teknik perkerasan jalan
Teknik lingkungan
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
1. Ilmu ukur tanah 2. Proyeksi
3. Skala Peta 4. Teori Kesalahan 5. Poligon
6.Pengukuran Poligon tertutup dan terbuka
7. Pengukuran beda tinggi
8.Tampang memanjang dan melintang topografi/profil
9. Pengukuran topografi 10. Pengikatan detil/situasi
11. Pengenalan system informasi geografis
Geomatika
1. Pengantar Geologi Teknik 2. Perencanaan Penyelidikan 3. Penyelidikan lapangan 4. Penyelidikan Laboratorium
5. Sampling, identifikasi/deskripsi dan klasifikasi
6. Penyelidikan terkait seismic dan penentuan kelas situs
7. Laporan Penyelidikan Tanah
Penyelidikan geoteknik
4. Critical thinking &
problem solving UG UG UG ME ME Analisis dan Perancangan Bangunan Teknik Sipil, Kajian Laboratorium, Studi Kasus Bangunan Teknik Sipil, Simulasi Numerik dan Pemograman Komputer
Tugas akhir
Identifikasi dan Merumuskan Masalah, Analisis, Penyelesaian Masalah, Komunikasi, Kerja Sama Tim
KKN
Organisasi Proyek, Penjadwalan Proyek,
Evaluasi proyek, Pelaksanaan Proyek Kerja Praktek Praktikum
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
Pengetahuan Teknik Sipil (Technical)
1. Project management UG UG UG 1. Perencanan proyek
2. Penjadwalan proyek 3. Pengendalian proyek 4. Aplikasi
5. Metode konstruksi 6. Penyusunan RAB
Management konstruksi
1. Pengenalan alat berat 2. Produktivitas
Peralatan konstruksi
2. Engineering
economics UG UG UG 1. Dasar-dasar ekonomi teknik
2. Metode analisis finansial Ekonomi Teknik 1. Biaya operasional
2. Analisis biaya satuan
Peralatan konstruksi
1. Perencanaan 2. Penjadwalan
3. Pengendalian Proyek 4. Aplikasi
5. Metoda Konstruksi 6. Penyusunan RAB
Manajemen Konstruksi
3. Risk and
uncertainty UG UG UG ME 1. Variabel acak dan distribusi
probablilitas,
2. Kovariansi dan korelasi,
3. Pengambilan sampel dan deskripsi data 4. Uji hipotesis
5. Inferensi statistika, 6. Regresi linier
Statistika dan probablilitas
4. Breadth in civil
engineering area UG UG UG ME 1. Menggambar Teknik
2. Pengenalan bangunan Gedung 3. Pengenalan bangunan jalan 4. Pengenalan bangunan jembatan 5. Pengenalan bangunan bendung
Bangunan Teknik Sipil
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
1. Menghitung perencanaan tebal perkerasan jalan raya
2. Mengindentifikasi jenis-jenis tebal perkerasan
Bahan Perkerasan Jalan
1. Siklus hidrologi (limpasan langsung, infiltrasi, evapotranspirasi)
2. DAS (konsep membuat DAS menggunaan aplikasi ArcGIS) 3. Hujan (Hujan rerata DAS dengan
polygon thiessen, isohyet, aljabar;
hujan rencana dengan analisis frekuensi
4. Hidrograf satuan (HSS Snyder, Nakayasu, SCS, Gama I, ITB, Limantara),
5. Hidrograf banjir rancangan 6. Debit andalan
Hidrologi terapan
1. Pengantar Drainase 2. Jenis-jenis Drainase
3. Pola Jaringan bangunan drainase 4. Analisis hidrologi(hujan dan lahan) 5. Limpasan
6. Teori dan analisis hiodrolika (formula Manning & Chezy)
7. Desain saluran terbuka
8. Drainase khusus (sumur resapan) 9. Drainase ramah lingkungan
Teknik Drainase
1. Konsep dasar struktur kayu dan pembebanannya.
2. Perancangan dan analisis pada batang tarik, desak dan lentur.
3. Perancangan dan analisis pada sambungan paku, baut, dan pasak.
Struktur kayu
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
1. Konsep dasar struktur beton beserta pembebanannya
2. Perancangan dan analisis pada balok beton bertulang
3. Perancangan dan analisis pada kolom beton bertulang
4. Perancangan dan analisis pada plat beton bertulang
5. Perancangan tulangan fondasi 6. Perancangan dan analisis sambungan
balik kolom
Struktur beton
1. Konsep dasar Struktur Baja beserta Pembebanannya
2. Perancangan dan analisis batang tarik struktur baja.
3. Perancangan dan analisis batang tekan struktur baja.
4. Perancangan dan analisis komponen struktur lentur.
5. Perancangan dan analisis sambungan struktur baja.
6. Perancangan dan analisis pada balok- kolom
7. Perancangan dan analisis pada plat lantai
8. Detail Engineering design (DED)
Struktur baja
1. Parameter gempa dan kerusakan struktur
2. Bangunan Tahan Gempa (BTG) 3. Perkembangan standar pembebanan
gempa
4. Aplikasi kegempaan untuk kebutuhan
Teknik gempa
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
perancangan struktur 5. Kerusakan struktur akibat
gempabumi
6. Asesmen kerusakan struktur akibat gempabumi
7. Dasar-dasar dinamika struktur (gedung bertingkat)
8. Pembebanan gempa dengan metode Ekuivalen Statik
9. Analisis beban gempa pada struktur gedung menggunakan program SAP2000
Sistem transportasi dan bidang-bidang pendukung, kontribusi transportasi, interaksi tata ruang dan transportasi, konsep perencanaan transportasi; Aspek lingkungan, Kegiatan transportasi; Survei transportasi, Manajemen transportasi
Sistem transportasi
Elemen lalu lintas, Teori lalu lintas, Kapasitas dan tingkat pelayanan jalan, Survei lalu lintas, Perencanaan dan pengaturan Simpang, Pengaturan lampu lalu lintas, Manajemen lalu lintas,
Keselamatan lalu lintas
Teknik lalu lintas
1. Pendahuluan
2. Peraturan-peraturan tentang Jalan 3. Kriteria Perencanaan Jalan
4. Desain Trase Jalan
5. Desain Alinemen Horisontal Jalan
Teknik jalan raya
1. Pendahuluan Sistem Perencanaan dan pemodelan transportasi
2. Tata guna lahan
3. Daerah studi dan perencanaan survey
Prasarana transportasi
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
4. Bangkitan perjalanan 5. Distribusi Perjalanan 6. Pemilihan Moda 7. Pembebanan Rute
8. Solusi permasalahan transportasi 9. Proyek ilmiah isu transportasi 10. Penyampaian hasil perencanaan Teknik Penyehatan, Pengelolaan Sampah, Kualitas Lingkungan, Kualitas Air, Desain Bangungan Sanitasi, AMDAL
Teknik lingkungan
5. Design UG UG UG ME ME Jaringan Jalan, Bangkitan Perjalanan Perencanaan
transportasi 1. Analisis pembebanan dan pemodelan
2. Analisis struktur dengan structure analysis program (SAP2000) 3. Perancangan struktur atas (Atap,
Balok, Kolom, Tangga, dan Plat Lantai)
4. Perancangan Struktur bawah (Fondasi, Pile Cap, dan Sloof) 5. Menggambar Struktur Atas dan
Struktur Bawah (DED/Detail Engineering Design)
6. RKS, RAB, dan BOQ, Metode Konstruksi, dan Laporan Teknis
Perancangan Struktur
1. Pendahuluan
2. Perancangan Trase jalan
3. Perancangan alinemen horizontal 4. Perancangan alinemen vertical 5. Dinding penahan tanah 6. Desain table perkerasan jalan 7. RAB
Perancangan Jalan
1. Metode konstruksi Perancangan keairan
Judul dan Nomor materi Pencapaian
Aras Pencapaian (level of Achievement)
Bahan Kajian Mata Kuliah
L1 L2 L3 L4 L5 L6
2. Gambar DED 3. BOQ
4. RAB 5. RKS
6. Laporan Teknis 7. Dokumen tender
1. Pembebanan dan perancangan struktur jembatan
2. Pemodelan Struktur jembatan 3. Erosi, sedimentasi dan korosi 4. Structural Helth Monitoring
Jembatan
1. Perbaikan tanah mekanis 2. Perbaikan tanah kimiawi 3. Bahan-bahan stabilisasi tanah 4. Sistem perkuatan tanah 5. Perbaikan tanah dalam
Perbaikan tanah
1. proses dan mekanisme longsor 2. ambang hujan dan peringatan dini 3. Analisis stabilitas lereng
4. Tanah dan batuan 5. infiltrasi dan longsor 6. Instrumentasi
7. mitigasi dan pemulihan
Pergerakan tanah
1. proses dan mekanisme longsor 2. ambang hujan dan peringatan dini 3. Analisis stabilitas lereng
4. Tanah dan batuan 5. infiltrasi dan longsor 6. Instrumentasi
7. mitigasi dan pemulihan
Teknik drainasi
Debit Rancangan, Saluran Induk, Imbangan Air
Teknik irigasi