• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEANEKARAGAN LICHENES PADA TEGAKAN POHON PALEM DI KOMPLEKS PERKANTORAN BUPATI DELI SERDANG.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KEANEKARAGAN LICHENES PADA TEGAKAN POHON PALEM DI KOMPLEKS PERKANTORAN BUPATI DELI SERDANG."

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

KEANEKARAGAMAN LICHENES PADA TEGAKAN POHON PALEM DI KOMPLEKS PERKANTORAN

BUPATI DELI SERDANG

Oleh :

BETTY RAHAYU

NIM 4102220002

Program Studi Biologi

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Sains

JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)

v

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat karunia-Nya dan kesehatan yang telah diberikan sehingga penulisan skripsi ini berhasil diselesaikan dengan baik. Adapun sripsi ini berjudul “Keanekaragaman Lichenes Pada Tegakan Pohon Palem di Kompleks Perkantoran Bupati Deli

Serdang”.

Pada kesempatan ini,dengan penuh rasa hormat penulis menyampaikan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Untuk itu penulis mengucapkan terimah kasih atas segala bantuan yang telah diberikan, khususnya kepada :

1. Bapak Prof. Drs. Motlan M. Sc, Ph.D selaku Dekan Fakultas Matematiak dan Ilmu Pengetahuan Alam UNIMED.

2. Bapak Drs. H. Tri Harsono M. Si selaku Ketua Jurusan Biologi.

3. Bapak Drs. H. Ashar Hasairin, M.Si selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang banyak memberikan bimbingan dan bantuan dalam penyusunan skripsi penulis.

4. Bapak Prof.Dr. Rer. Nat. Binari Manurung, M.Si, Ir. Herkules Abdullah, Ms, Drs. Puji Prastowo, M. Si selaku Dosen Penguji Skripsi yang telah banyak memberikan saran dan perbaikan dalam penyelesaian skripri ini. 5. Menteri pendidikan yang sudah memberikan saya Beasiswa Bidik Misi

kepada penulis.

6. Teristimewah ucapan kepada Ayahanda Sukiran dan Ibunda Jariah yang telah memberikan dorongan moril maupun materil doa dan senantiasa memberikan semangat kepada penulis.

7. Kakak Pilihyani, Tuti Lestari, Siti Aisyah,Nuraini dan abang Rudi Hartono yang sudah memberika semangat selama penyelesaian skripsi serta dorongan kepada penulis.

(3)

vi

melaksanakan penelitian penulis serta teman- teman Biologi Nondik 2010 atas kebersamaannya selama 4 tahun .

Penulis menyadarai bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan materi, teknik penyajian maupun dari isinya. Oleh karena itu dengan hati terbuka penulis menerima kritikan dan saran yang membangun untuk kesempurnaan.

Semoga skripsi ini bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terimaksih.

Medan, 15 Juli 2014 Penulis,

(4)

iii

KEANEKARAGAMAN LICHENES PADA TEGAKAN POHON PALEM DI KOMPLEKS PERKANTORAN BUPATI KAB. DELI SERDANG

Betty Rahayu (NIM : 4102220002)

ABSTRAK

(5)

iv

DIVERSITY OF LICHENES ON A PALM TREE STANDS IN DELI SERDANG DISTRICT HEAD OFFICE COMPLEX

Betty Rahayu(NIM : 410222002)

ABSTRACT

(6)
(7)

viii

4.2 Karakteristik Abiotik 23

4.2.1 Suhu dan Kelembaban Udara 23

4.3 Jenis-jenis Lichenes yang Ditemukan di Kawasan Komples Perkantoran Bupati Lubuk Pakam Kab. Deli Serdang 23

4.5 Indeks Keanekargaman Lichenes 31

4.6 Pola Distribusi Lichenes di Kawasan Kompleks Perkantoran Bupati Lubuk Pakam Kab. Deli Serdang 32

4.7 Karakteristik Ekologi Lichenes 33

4.8 Pembahasan 34

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 37

5.1 Kesimpulan 37

5.2 Saran 40

(8)

ix

DAFTAR TABEL

Hal Tabel 3.1. Ciri dan Sifat Morfologi Lichenes Di Kompleks 19

Perkantoran Bupati Deli Serdang

Tabel 3.1. Sifat Fisik Media TumbuhLichenes Di Kompleks 19 Perkantoran Bupati Deli Serdang

Table 4.1 Jenis-jenis lichenes yang ditemukan di Komplekas

Perkantoran Bupati Deli Serdang 24 Tabel 4.2 Nilai Indeks Keanekaragaman Lichenes di Kompleks

perkantoran Bupati Deli Serdang 31 Tabel 4.3 Pola Distribusi Lichenes di Kompleks Kantor Bupati

Deli Serdang 32

(9)

x

DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 2.1 Haematomma accolens dan Acarospora 7

Gambar 2.2 Caloplaca luteominea subspecies bolanderi (lichen endolitik) 7

Gambar 2.3. Xantoria elegans dan Physcia aipolia 8

Gambar 2.4. Peltigera malacea danParmelia sulcata 8

Gambar 2.5.Potongan melintang Physcia 11

Gambar 4.1 Morfologi Beullia canescens (Crutose) 24

Gambar 4.2 Morfologi Parmelia saxalitis (Foliose) 25

Gambar 4.3 Morfologi Ochrolecia tartarea (Crutose) 25

Gambar4.4 Morfologi Parmelia plumbea (Foliose) 26

Gambar 4.5 Morfologi Graphis scripta (Crutose) 26

Gambar 4.6 Morfologi Solenospora candicans (Crutose) 27

Gambar 4.7 Morfologi Lepararia incana (Crutose) 27

Gambar 4.8 Morfologi Rhizocarpon geographicium(Crutose) 28

Gambar 4.9 Morfologi Physia adscendens (Crutose) 28

Gambar 4.10 Morfologi Candelariella vitellina(Crutose) 29

Gambar 4.11 Morfologi Parmelia sp 1 (Foliose) 29

Gambar 4.12 Morfologi Parmelia sp 2(Foliose) 30

Gambar 4.13 Morfologi Candetariella aurella (Crutose) 30

(10)

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Hal Lampiran 1. Tabel Hasil Identifikasi Ciri Lichenes di Kompleks

Perkantoran Buapati Deli Serdang 42 Lampiran 2. Tabel Hasil Pengamatan Jenis Lichenes dan Morfologi

Lichenes di Kompleks Perkantoran Bupati Deli Serdang 45 Lampiran 3. Tabel Hasil Pengamatan Jenis Lichenes diKompleks

Perkantoran Bupati Deli Sedang 46 Lampiran 4. Perhitungan data vegetasi lichenes di Kompleks Perkantoran

Bupati Deli Serdang 47

(11)

1 BAB I

PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang cukup banyak. Keanekaragaman tumbuhan yang dimiliki kurang lebih 30.000 sampai 40.000 jenis tumbuhan yang tersebar di Indonesia, dari dataran rendah hingga dataran tinggi dan dari daerah tropik sampai daerah sejuk, jenis-jenis tumbuhan tingkat rendah di Indonesia sangat banyak. Unsur utama yang menjadi ruang lingkup taksonomi tumbuhan adalah pengenalan (identifikasi), pemberian nama dan penggolongan klasifikasi (Indah, 2009).

Lichenes (lumut kerak ) merupakan hasil simbiosis antara fungi dan alga. Simbiosis tersebut menghasilkan keadaan fisiologi dan morfologi yang berbeda dengan keadaan semula sesuai dengan keadaan masing-masing komponen pembentukannya. Lichenes dapat mempengaruhi komponen ekosistem yang sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan. Lichenes memepunyai kemampuan dalam menyerap bahan-bahan beracun yang diudara. Hampir sebagian besar spesies lichenes sangat sensitif terhadap gas belerang dioksida (SO2) dan gas buang lainnya yang berasal dari industri maupun dari kendaraan bermotor (Pratiwi, 2006).

Lichenes merupakan kumpulan antara fungi dan algae, lichenes hidup

secara epifit pada pohon-pohonan, lichenes juga dapat hidup di atas tanah, terutama di daerah tundra disekitar kutub utara. Lichenes dapat kita temukan sampai di atas gunung-gunung yang tinggi. Algae yang ikut menyusun tubuh Lichenes disebut gonidium, yang bersel tunggal atau berupa koloni. Gonidium

adalah ganggang biru (Cyanophyceae) antara lain choococcus dan Nosto, dan ganggang hijau (Cholorophyceae) misalnya Cystococcus dan Trentopohlia. Kebanyakan cendawan yang ikut menyusun Lichenes tergolong ke dalam Ascomycetes terutama Discomycetallies. Dan basidiomycetes mengambil bagian

(12)

2 Lichenes dapat tumbuh baik pada kondisi- kondisi lingkungan ynag sangat ekstrim, seperti gurun pasir, di Antartica yang mempunyai temperatur dibawah 00c. Perbedaan geografis menghasilkan banyak variasi jenis dari lichenes tersbut. Lichenes terkenal dari kepekaannya akan kondisi alam tempat hidupnya, apabila terdapat gas polusi maka lichenes tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan mestinya. Lumut kerak bersifat peka terhadap pencemaran udara dan mampu menyerap bahan-bahan beracun di udara dengan menampakkan gejala khas untuk bahan beracun (Siallagan, 2012)

Lichenes menghasilkan lebih dari 500 senyawa biokimia yang unik untuk dapat beradaptasi pada habitat yang ekstrim. Senyawa tersebut berguna untuk mengontrol sinar terik matahari, membunuh mikroba dan mengurangi kompetisi dengan tumbuhan.Berbagai jenis pigmen dan antibiotik yang juga membuat lichenes sangat berguna bagi manusia pada masyarakat tradisional. Tumbuhan ini memiliki warna yang bervariasi seperti putih, hijau keabu-abuan, kuning, orange, coklat, merah dan hitam. Alga dan jamur bersimbiosis membentuk lichenes baru jika bertemu jenis yang tepat. Para ahli mengemukakan berbagai pendapat mengenai pengelompokan atau klasifikasi lichenes dalam dunia tumbuhan. Ada yang berpendapat bahwa lichenes dimasukkan ke dalam kelompok yang tidak terpisah dari jamur, tapi kebanyakan ahli berpedapat bahwa lichenes perlu dipisahkan dari fungi atau menjadi golongan tersendiri. Alasan dari pendapat yang kedua ini adalah karena jamur yang membangun tubuh lichenes tidak akan membentuk tubuh lichenes tanpa alga. Hal lain didukung oleh karena adanya zat-zat hasil metabolisme yang tidak ditemui pada alga dan jamur yang hidup terpisah (Yurnaliza, 2002).

1.2. Batasan Masalah

(13)

3 1.3. Rumusan Masalah

Adapun yang menjadi rumusan masalah di dalam penelitian ini adalah:

1. Bagaimanakah keanekaragaman jenis lichenes pada tegakan Pohon Palem di Kompleks Perkantoran Deli Serdang?

2. Bagaimanakah indeks keanekargaman dan pola distribusi lichenes yang ada pada tegakan Pohon Palem di Kompleks Perkantoran Bupati Deli Serdang? 3. Bagaimanakah karakteristik ekologi (habitat, sifat fisik- kimia media tumbuh

atau substrat) dari lichenes yang terdapat pada tegakan Pohon Palem di Kompleks Perkantoran Bupati Deli Serdang?

1.4. Tujuan Penelitian

Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini ialah:

1. Untuk mengetahui keanekaragaman jenis lichenes pada tegakan Pohon Palem di Kompleks Perkantoran Bupati Deli Serdang.

2. Untuk mengetahui indeks keanekaragaman dan pola distribusi lichenes pada tegakan Pohon Palem di Kompleks Perkantoran Bupati Deli Serdang.

3. Untuk mengetahui karakteristik media tumbuh (substrat) dan sifat kimia dari lichenes pada tegakan Pohon Palem di Kompleks Perkantoran Bupati Deli Serdang.

1.5. Manfaat Penelitian

Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

1. Menginformasikan tentang kekayaan jenis lichenes yang tumbuh pada tegakan Pohon palem di Komples Perkantoran Bupati Deli Serdang.

2. Untuk mengetahui tentang habitat, karakteristik fisik media tumbuh dari lichenes yang terdapat pada tegakan Pohon Palem di Kompleks Perkantoran Bupati Deli Serdang.

3. Sebagai data pendukung bagi peneliti dan mahasiswa yang mengadakan

(14)

4 1.6. Depenisi Operasional

Pekantoran : suatu lokasi yang terdiri dari beberapa kantor dalam satu wilayah dan sebagai sarana beraktivitas suatu lembaga pemerintahan yang bersifat negeri dan swasta.

Lichenes : gabungan antara fungi dan alga sehingga secara morfologi dan fisiologi satu kesatuan

Ph Hujan Kota Medan : hujan di Kota Medan bersifat asam karena Ph hujannya memiliki nilai ambang batas sebesar 5,6.

Substrat tumbuhnya : merupakan salah satu tempat pertumbuhan dan perkebangan lichenes yang dapat tumbuh di kayu (tekstur kayu, warna kayu dan diameter batang).

(15)

37

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang telah diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa : 1. Ditemukan 13 jenis lichenes pada tegakan pohon palem di Kompleks

Perkantoran Bupati Kabupaten Deli Serdang. 13 jenis lichenes yang ditemukan dilokasi penelitian yaitu : Beullia canescens; Parmelia saxatilis; Ochrolechia tartarea; Parmeliella plumbea; Graphis scripta; Solenospora

candicans; Lepraria incana; Parmelia sp 1; Parmelia sp 2; Rhizocarpon

geographicium; Candelariella aurella; Candelariella vitellina; Physcia

adscendens.

2. Kompleks Perkantoran Bupati Deli Serdang memiliki nilai keanekaragaman

yang sedang dengan nilai H’ = 1,69805. Pola penyebaran yang didapat di

lokasih penelitian adalah Beullia canescens (18,34), Parmelia saxatilis (40,25); Ochrolechia tartarea (18,02); Parmeliella plumbea (35,09);

Graphis scripta (6,73); Solenospora candicans (15,14); Lepraria incana

(20,98); Parmelia sp 1 (11); Parmelia sp 2 (13); Rhizocarpon geographicium (7); Candelariella aurella (7); Candelariella vitellina (1);

Physcia adscendens (1) dan memiliki penyebaran berkelompok dan acak.

(16)

38

5.2 Saran

1. Perlu lagi penambahan jumlah tegakan pohon palem, agar memperoleh hasil penelitian yang lebih jenuh disetiap parameternya dan perlu penambahan pengukuran faktor fisik-kimia lingkungan.

2. Perlu dilakukan identifikasi lanjutan yang lebik spesifik untuk jenis lichenes Parmelia sp 1 dan Paemelia sp 2. Sehingga nantinya dapat diketahui ciri

(17)

39 DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2013. Lichenes (Lumut Kerak). http:/blogspot.com/Lichenes.html. (Diakses Juni 2010)

Antania, E. 2011. Jenis-jenis Lumut Polytrichales di Kawasan Cagar Alam Lembah Anai Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. FMIPA Universitas Andalas. Padang

Antika, M , A, ( 2012), Biodiversitas Lichenes Pada Tegakan Pohon Kemenyan (Styrax sp) di Kawasan Hutan Sumatera Utara, Skripsi. FMIPA UNIMED. Medan

Conti ME, Cecchetti G. 2000. Biological monitoring: lichens as bioindicators of air pollution assessment – a review. Environmentall Pollution 114 : 47-492

Dinas Informasi dan Komunikasi. 2010. Profil Kabupaten Deli Serdang. Kabupaten Deli Serdang. Deli Serdang

Fernando, M. 2010. Using Lichenes as Bioindicator of Air Pollution of at The Three Differant Areas in Bandung. FMIPA Bnadung. Bandung

Hadiyati, M., Setyawati,R.T., Murkalina. 2013. Kandungan Sulfur dan Klorofil thallus lichen Parmelia sp. Dan Graphis sp. Pada Pohon Peneduh Jalan di Kecamatan Pontianak Utara. Universitas Tanjungpura. Pontianak

Hasairin, A. 2009. Taksonomi Tumbuhan Rendah. FMIPA Universitas Negeri Medan. Medan

Iman, S. 2010. Peranan talus Lichenes Sebagai Bioindikator Pencemaran Udara Oleh Bahan Bakar Minyak Yang Mengandung Timah(Pb). Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru

Indah, N. 2009. Taksonomi Tumbuhan Tingkat Rendah ( Schzophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta). Institut Keguruan Ilmu Pendidikan PGRI Jember. Jember

(18)

40 Jamhari. 2009.Lichen sebagai Bioindikator Pencemaran Udara di Malang dan Upaya Pengembangan Produk Pembelajarannya [Tesis]. Universitas Malang. Malang.

Juanda, A. 2007. Studi Keanekaragaman Lichenes di Hutan Lindung Aek Nauli-Parapat Kabupaten Simalungun Berdasarkan Ketinggian Tempat dan Substrat Tumbuhnya. FMIPA UNIMED. Medan

Miftahul, J. 2011. Keanekaragaman Jenis Lichen di Hutan Cagar Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soeryo, Batu, Jawa Timur. Universitas Negari Malang. Malang

Nursal, dkk. (2005). Akumulasi Timbal (Pb) pada Thallus Lichenes di Kota Pekanbaru.Jurnal Biogenesis Vol.1(2) : 47-50

Sastrawijaya. T. 2009. Pencemaran Lingkungan. PT RINEKA CIPTA. Jakarta Septiana, E. 2011. Potensi Lichen Sumber Bahan Obat: Suatu Kajian Pustaka

Prospect of Lichen As A Medicinal Resource: A Literature Review. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Bogor

Sialagan, Z, L,. 2011, Keanekargaman Jenis Lichenes Pada Tegakan Pohon Pinus (Pinus mercusii) di Hutan Aek NauliKabupaten Simalungun dan Tahura Tongkoh Bukit Barisan Kabupaten Karo, Skripsi, FMIPA Unimed. Medan

Sipman. 2003. Key to The Genera og Bogor, Cibodas and Singapore. http://www.bgbm.org/sipman/keys/Javagenera.htm. (Diakses Maret 2014)

Sudrajat. W. 2013. Keanekaragaman Lichen Corticolous pada Tiga Jalur Hijau di Kabupaten Kubu Raya. FMIPA Tanjungpura. Tanjung Pura

Tantri. E. 2013. Keanekaragaman Lichenes di Kawasan Industri Medan dan Terminal Pinang Baris. FMIPA Unimed, Skripsi. Medan

Panjaitan, D.M., Fitmawati, Atria, M.,(2012) Kajian Lumut Kerak Sebagai Bioindikator Pencemaran Udara Di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, FMIPA Universitas Riau. Riau

Phillips, R. 1980. Grasses Ferns, Mosses & Lichenes. Oxford University press Pratiwi, M. E. 2006.Kajian Lumut Kerak Sebagai Bioindikator Kualitas Udara.

Institut Pertanian Bogor. Bogor

Wijaya. A. 2011. Penggunaan Tumbuhan Sebagai Bioindikator Dalam Penentuan

(19)

41 Yurnalija. 2002. Lichenes (karakteristik,klasifikasi dan kegunaan). Universitas

(20)

ii

RIWAYAT HIDUP

Gambar

Tabel 3.1. Ciri  dan Sifat Morfologi Lichenes Di Kompleks

Referensi

Dokumen terkait

Saya adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan FK USU yang melakukan penelitian dengan judul “Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Resiko Kehamilan di Usia Remaja di

Surat permohonan pindah harus diterima Rektor Universitas Mulawarman paling lambat 2 (dua) bulan sebelum kuliah semester baru. Keputusan penerimaan mahasiswa

[r]

maksud ayat tersebut dikaitkan ke dalam qirâ`ât, maka pada qirâ`ât pertama dapat diterjemahkan ―apabila kamu takut tidak bisa berbuat adil terhadap perempuan

Investasi merupakan suatu tindakan melepas dana saat sekarang dengan harapan untuk dapat menghasilkan arus dana masa datang dengan jumlah yang lebih besar dari

Hubungan Pengulangan Dosis Ekstrak Etanol Daun Connarus grandis Dengan Perubahan Tekanan Darah Rata-rata Tikus 2K1C pada beberapa Tingkat Dosis.. Tekanan arteri rata-rata (MAP)

Universitas Mercu Buana Jakarta sekaligus dosen pembimbing yang memberikan kesempatan dalam penyusunan proposal tugas akhir ini. Para dosen dan karyawan Univiersitas Mercu