Dari Redaksi
MAJALAH UFO INDONESIA ISSN : 1411-9676
Penerbit:
Yayasan INFO-UFO Pemimpin Redaksi
Nur Agustinus Staf Redaksi
Leonardus T.
Sekretaris Redaksi Maria Yuthi Anggraheni
Bagian Keuangan Johana CR.
Koresponden LN Endang Martina (USA)
Komputer Deddy Koeshandono
Ilustrator Alfons Hendrata
Bagian Umum Mochamad Sanusi
Eko Kuswanto
Alamat Redaksi Jl. Krembangan Barat 31-I Surabaya 60175, Indonesia Telp. (031) 3542570, 3526207
Fax. (031) 3559283 http://www.info-ufo.com email: [email protected] Majalah INFO-UFO menerima sumbangan naskah atau artikel.
Isi majalah INFO-UFO belum tentu sama dengan pandangan
Yayasan INFO-UFO.
Rekening Bank:
BCA KCP Manukan No rekening: 6190005231 (a/n: Agustinus Nur Pratidina)
Hotline Pelanggan:
(031) 3557728
Astronom telah menemukan beberapa planet baru di luar tata surya kita, yang di antaranya memungkinkan adanya sistem penyangga kehidupan. Suatu saat, Star Trek, E.T., Contact, X-Files bukan lagi sekadar film khayalan. Lalu, pertanyaan- nya, adakah kehidupan di alam raya ini selain di bumi? Film-film tadi memberi
inspirasi bahwa hal itu ada. Setidaknya, mungkin ada. Sejauh ini, manusia harus puas sampai tahap "mungkin". Yang mendukung kemungkinan itu adalah tim astronom Marcy-Vogt, di mana mereka menemukan telah enam planet baru di sistem tata surya tak jauh dari pusat Bima Sakti. Tim yang terdiri atas Geoffrey Marcy dari Universitas California Berkeley, Paul Butler dari Carnegie Institution di Washington, D.C., Kevin Apps dari Universitas Sussex, Inggris, dan Steven Vogt dari Universitas California Santa Cruz, selama beberapa tahun ini, "berburu" planet di W.M.Keck Observatorium di Mauna Kea, Hawaii. Tak kurang dari 500 bintang terdekat dari Bima Sakti telah mereka survei. Penelitian mereka didukung dana dari NASA Origins Program dan National Science Foundation. Enam planet baru itu ditemukan dengan bantuan HIRES (High Resolution Echelle Spectrograph), yang dirancang oleh Profesor Vogt.
Planet yang terletak dalam habitable zone dari pusat tata surya, sebagaimana bumi kita, memiliki temperatur yang memungkinkan adanya air dalam bentuk cair. Dan air adalah salah satu unsur pendukung kehidupan yang utama. Kebanyakan planet ekstrasolar yang ditemukan sebelum ini berada terlalu dekat atau terlalu jauh dari bintang induknya. Sehingga, suhunya terlalu panas atau terlalu dingin, dan tidak membuka peluang adanya kehidupan.
Upaya mencari E.T. dilakukan dengan berbagai cara. Yang jadi pertanyaan, sudah tepatkah cara kita untuk menemukan mereka? Mengapa ilmuwan SETI mengabaikan informasi tentang kehadiran Alien atau UFO di bumi ini? Lalu, untuk tujuan apakah sebenarnya kia mencari bentuk kehidupan cerdas di luar bumi ini? Sudah tepatkah cara kita melakukannya? Dan sudah benarkah arah kita dalam mencari?
Benarkah dalam tata surya kita hanya planet bumi ini yang didiami makhluk cerdas?
Apakah para saksi yang menyatakan pernah bertemu alien dari planet Mars, Venus, dan lain-lain, telah melakukan penipuan? Atau justru kita yang tidak mendapat informasi lengkap? Mari kita simak bersama, upaya dalam mencari bentuk kehidupan cerdas di luar bumi, untuk menunjukkan bahwa kita tidak sendirian di alam semesta ini. e
"UFOs are conceived and directed by intelligent beings of a very high order, and they are propelled by
distorting the gravitational field, converting gravity into useable energy. There is no doubt in my mind that these objects are interplanetary craft of some sort.
I and my colleagues are confident that they do not originate in our solar system, but we feel that they may use Mars of some other body as sort of a way station.
They probably do not originate in our solar system, perhaps not even in our galaxy."
Dr. Herman Oberth, Bapak Peroketan Modern.
Kutipan di atas diucapkan pada tahun 1954.
SURAT PEMBACA
Kirimkan saran atau komentarAnda ke redaksi INFO-UFO.
Alamat redaksi: Jl. Krembangan Barat 31-I Surabaya 60175 Fax: (031) 3559283 atau Email: [email protected]
Dalam kisah Mahabharata, dikisahkan ada kereta terbang serta senjata yang bisa dikendalikan untuk menemukan sasarannya (peluru kendali?).
USO di semenanjung Nusa Dua Membaca soal USO, saya teringat dengan kejadian yang dialami teman saya. Kejadian ini udah berlangsung satu tahun yang lalu. Seperti biasa tiap pulang kuliah teman saya sering main ke pantai. Karena pantai Nusa Dua sangat dekat dari tempat tinggal kami di Nusa Dua ada dua pulau tapi dekat dari pantai dan ada jalan untuk ke sana.
Teman saya ada dua orang mereka ke pulau yang letak nya sebelah kanan dari pantai.dan di sana debur ombak sangat keras karena langsung dari laut bebas menerjang karang. Waktu itu jam 01.00 siang mereka berdua sedang mengamati binatang-binatang laut yang lewat. Ada penyu, ular laut dan lain-lain. Karena jarak dari karang tempat temen saya berdiri dan air laut agak tinggi (5 m) maka temen saya sering melongok kebawah. Suatu saat dia melihat seperti karang jumlahnya tiga, lalu karang itu bergerak mendekati tempat di mana kedua temen saya berada, dan persis di bawah tempat mereka berdiri lalu menghilang. Temen saya keheranan belum sempat mereka bicara terlihat sebuah bentuk panjang dengan ukuran sangat besar berenang zig zag menjauh dari tempat mereka berdiri dan akhirnya menghilang di antara silaunya pantulan sinar matahari di laut. Binatang itu kelihatan ekor nya pipih panjang seperti ekor naga dengan ukuran sangat besar.
Kedua teman saya dengan wajah pucat pasi karena takut saling berpandangan seakan tak percaya apa yang mereka lihat.tapi itu nyata dan terjadi pada siang hari dan pada saat sepi karena tempat tersebut biasanya banyak orang memancing.
Wayang Wardana Nusa Dua, Bali Soal klub UFO dan jadi agen majalah
Nama saya Martanti Endah Lestari, biasa dipanggil tata atau tanti. Saya dari kecil pecinta UFO dan mengikuti perkembangannya ... hem .. to the point
ajah, saya punya kounter di Kantor Pos Bulaksumur UGM Yogyakarta, setiap harinya ada lebih dari 2000 orang ke kantor pos tersebut. Dan untuk lebih mensosialisasikan info-info tentang UFO bagaimana caranya saya bisa menjadi agen majalah ini. dan bagaimana dengan pembentukan klub pemerhati UFO? Apa sudah dipikirkan? Banyak yang selama ini secara laten menjadi pemerhati tentang UFO. OK, segitu dulu, makasih banyak.
Martanti Yogyakarta Klub UFO yang ada saat ini adalah BETA-UFO. Mengenai agen penjualan majalah INFO-UFO, jika berminat, bisa menghubungi bagian pemasaran. (Red)
Ternyata di Indonesia juga ada UFO Saya sangat tertarik dengan adanya keterangan mengenai UFO ini. Apalagi bahwa UFO ini tidak hanya ada di Luar negeri tetapi ada juga di Indonesia.
Saya belum pernah membaca di surat kabar ataupun media elektronika bahwa UFO ini muncul di Indonesia.
Agung Darmawan Jakarta
UFO dari bumi sendiri
Saya tertarik juga mengenai UFO, dari kecil suka membaca mengenai penampakan UFO di bumi. Baru-baru ini saya membaca buku mengenai dajjal, di situ dijelaskan bahwa penampakan UFO adalah anak buah dajjal yang mempunyai teknologi yg lebih unggul dari kita dan manusia-manusianya adalah kita juga yang diculik dari kecil dan dididik jadi anak buahnya. Dan tempat adalah di Segitiga Bermuda.
Entahlah apakah UFO dari luar bumi ataukah hanyalah dari manusia- manusia di bumi sendiri.
Jean Ines Jakarta Bagaimana Menentukan itu UFO?
Saya pernah beberapa kali melihat objek bercahaya yang melayang di angkasa, namun saya kurang yakin apakah yang saya lihat itu UFO atau roket/pesawat buatan manusia. Benda tersebut berbentuk seperti cerutu dan berwarna orange kemerahan.
Bagaimana cara menentukan bahwa yang saya lihat tersebut adalah UFO atau bukan ?
Somma Radite Bogor
4 Surat Pembaca
6 Monitor
7 Komentar : Mike Kaplan
8 Di mana Kita Mencari E.T. ?
11 Ada kehidupan di Europa?
12 Lima Strategi Kontak Dengan ET (3)
14 Interaksi Makhluk Non Manusia (3)
18 Indonesian X-Files
19 Yeti di Sumatera
20 Alien & Kehidupan Manusia (9): Tentara Langit
23 Cergam : UFO Ganggu Dwikora
29 Sifat Keberadaan Makhluk UFO (1)
33 Abduction : Christa Tilton
37 Studi Banding : Makhluk Bunian
40 Artefak : Anunnaki dari Planet Nibiru
43 New Age : Mengharap UFO Sang Penyelamat
44 Apakah Majalah UFO Banyak Peminatnya?
45 Buku : UFO dari Dalam Bumi
47 Film
49 CDROM CIA-UFO
50 Unik: Kartu Telepon UFO
d a f t a r
Nomor 09 Tahun Iisi
37
29
8
Gambar SampulRadio Teleskop dan pesan yang dibawa Pioneer XI
Ilmuwan telah menemukan sisa-sisa organisme luar Bumi yang memfosil dalam sebuah meteorit. Temuan ini makin menguatkan bukti tentang kehidupan yang mungkin ada di luar Bumi.
Mungkin makhluk luar bumi dan tingkah laku mereka seperti yang telah diceritakan oleh banyak orang adalah JIN. Akan tetapi, di sini hanya akan diuraikan cerita singkat mengenai karakteristik utama mereka.
Ada sebuah kasus yang dianggap berkaitan dengan orang bunian, menimpa empat atau lima orang yang hilang saat mereka berkemah di Gunung Tebu, Jerteh, Terengganu.
40
Annunaki membimbing manusia memasuki permulaan peradaban, sementara perang terjadi di antara Annunaki sendiri dan menyiapkan kapal induk untuk menguasai umat manusia ...M o n i t o r
UFO muncul di Tangerang
Sebuah makam yang terletak di perempatan perumahan Kebayoran Regency, Sudimara Pinang, Tangerang dipercaya memiliki hubungan gaib dengan planet luar angkasa. Kabarnya, pesawat dari planet lain, atau lebih dikenal dengan sebutan UFO sering mendarat di tempat tersebut. Beberapa penduduk meyakini akan hal ini. Makam tua ini dipercaya oleh masyarakat sebagai makam suami istri dari kerajaan Cirebon. Mereka adalah Raden Kelana dan Ni Mas Melati.
Sejumlah cerita mistik masih menyelimuti makam tersebut. Kabarnya, setiap tanggal 1 Syuro masyarakat melihat sinar putih yang menghubungkan makam tersebut dengan rembulan. Di mata ahli suprantural, garis tersebut adalah garis yang menghubungkan antara tanah makam dan planet Mars. Mereka percaya, ada hubungan yang kuat antara kedua tempat ini. Pasalnya, daya magnet makam tersebut sangat kuat.
Malah, seorang paranormal Ki Bustami Arifin menduga makam tersebut sebagai salah satu tempat yang pernah dikunjungi oleh UFO.
Dugaan itu dibenarkan oleh beberapa orang yang sering berada di tempat ini.
Seorang pedagang mainan anak-anak, yang biasa mangkal di perempatan ini membenarkan sinyalemen itu.
”Saya sumpah pernah melihatnya,”
ujar Ipin. Ketika pulang kemalaman, tiba- tiba ia melihat piringan warna gelap dengan dinding berduri. Di dinding pesawat terlihat mahkluk-mahkluk kecil dengan tubuh telanjang. Kepala mereka bertanduk seperti kambing hutan.
Tatkala dikejar pesawat itu menghilang di balik genting makam.
Sedangkan saksi lain, Nana malah melihat keedatangan pesawat itu dari jarak yang sangat dekat. “Bentuknya seperti anak kecil, perutnya buncit, bibirnya dower dan kepalanya bertanduk satu di atas hidung. Matanya bundar menyala-nyala. Semula saya mengira tuyul,” tuturnya seperti dikutip Misteri. Karena ia paling takut terhadap
hantu maka ia lari tunggang langgang meninggalkan pesawat aneh tersebut.
(Sumber: satulelaki.com) Komunikasi lewat Papan Ouija
Tahun 70-an, satu kelompok peneliti psikis 'menemukan' satu roh yang dinamakan Philip. Tanpa mereka sadari, Philip sebelumnya sering mengadakan kontak dengan mereka melalui fenomena psikokinetis yang luar biasa.
Dalam kondisi lain, sekelompok anak muda berkumpul di sekeliling papan Ouija (mirip kalau di sini permainan jailangkung) menerima pesan-pesan misterius dan roh seseorang yang mengaku meninggal 40 tahun lalu. Satu kelompok paranormal kemudian mengadakan ritual untuk berkomunikasi dengan hantu.
Penghuni sebuah rumah kuno mengaku sering melihat roh seorang anak bermain-main di lorong.
Apakah ini semua? Apakah ini benar-benar hantu dari seseorang yang sudah meninggal? Atau apakah ini hanya tercipta di pikiran seseorang yang melihatnya? Atau komunikasi dengan alien dari dimensi lain?
Banyak peneliti mengenai paranormal menduga, manifestasi berbau hantu serat fenomena poltergeist (objek-objek terbang di udara, langkah-langkah yang tidak bisa dijelaskan, dan pintu yang dibanting) adalah produk otak manusia.
Untuk menguji hal ini, suatu penelitian dilakukan awal 70-an oleh Toronto Society for Psychical Research (TSPR) untuk mengetahui apakah mereka dapat menciptakan hantu.
Pemikiran ini diwujudkan dengan mengumpulkan satu kelompok orang yang akan terdiri dari karakter-karakter fiksi dan kemudian akan menguji apakah mereka bisa melakukan kontak dan menerima pesan-pesan serta fenomena psikis lainnya. Hasil penelitian ini, yang direkam dengan seksama, sangat mengejutkan.
TSPR, di bawah bimbingan Dr.
A.R.G. Owen, terdiri dari delapan orang yang tidak satupun memiliki
kemampuan psikis khusus. Kelompok ini, yang kemudian dikenal sebagai kelompok Owen, terdiri atas isteri Dr.
Owen, seorang wanita yang pernah memimpin MANSA (organisasi bagi orang-orang dengan IQ tinggi), seorang disainer industri, seorang akuntan, seorang ibu rumah tangga, juru tulis, dan seorang mahasiswa sosiologi.
Seorang psikolog bernama Dr. Joel Whitton juga hadir sebagai pengamat.
Tugas pertama kelompok ini adalah membentuk karakter fiksi mereka.
Bersama-sama mereka menulis biografi seorang bernama Philip Aylesford.
Philip adalah kreasi kelompok ini secara bersama-sama dan terbukti memiliki keterbatasan. Walaupun 'dia' secara akurat bisa menjawab pertanyaan mengenai kejadian dan orang-orang pada masa hidupnya, tidak terlepas dari dugaan bahwa para peserta ini mengetahui informasi itu sebenarnya.
Kekuatan psikokinetik Philip memang luar biasa dan susah untuk dijelaskan. Jika kelompok ini meminta Philip untuk meredupkan lampu ia akan mematuhinya. Meja yang dikelilingi peserta sering menjadi titik pusat kegiatan itu. Setelah merasakan hawa dingin di bawah meja, mereka bertanya apakah Philip yang menyebabkannya dan meminta ia untuk menghentikannya. Ia melakukan hal itu.
Lantas kesimpulan apa yang bisa diambil? Pada saat sekelompok orang menganggap hantu itu tidak ada dan hanya ada di pikiran manusia, sekelompok manusia lainnya percaya alam bawah sadar manusia bertanggungjawab untuk hal ini bagi hal-hal tertentu. Bagaimanapun mereka tidak bisa membuktikan bahwa tidak ada hantu.
Sudut pandang yang lain adalah walaupun Philip benar-beanr sosok yang fiktif, kelompok Owen melakukan kontak dengan dunia gaib. Diyakini bahwa ada kekuatan gaib apakah itu roh (atau alien?) yang mengambil kesempatan dalam hal ini untuk bertindak sebagai Philip dan menghasilkan fenomena psikokinetis yang kemudian terekam.
Astronom Amerika Serikat yang terlibat dalam program pencarian asal-usul alam semesta dan segala isinya kini yakin manusia akan bertemu dengan makhluk beradab di luar Bumi (ET) paling lambat 20 tahun yang akan datang.
Dalam pertemuan pemburu planet sejagat 12 Maret 1996 lalu di Toledo,
Spanyol, Direktur Program Origins Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) Mike Kaplan pernah mengatakan sudah pasti ada kehidupan berinteligensi di beberapa planet di luar gugus tata surya.
Kaplan meragukan pendapat awam bahwa manusia satu-satunya makhluk beradab di alam semesta ini. “Saya pikir kita hanya menunggu waktu saja untuk bisa kontak dengan mereka. Bila suatu hari kita bertemu, jangan kaget karena mereka sangat beda dengan kita,”
katanya. “Pertemuan itu diperkirakan paling lambat sekitar tahun 2020.”
lanjutnya.
Pemburu planet dari seluruh dunia berkumpul di kota bersejarah Spanyol itu untuk membahas pengembangan interferometri inframerah, teknologi yang akan membantu pencarian kehidupan dan makhluk beradab di luar tata surya.
“Pembahasan ini merupakan upaya pertama merealisasikan program yang sudah berumur 20 tahun, mencari jawaban terhadap pertanyaan ratusan tahun anak manusia mengenai kemungkinan ada makhluk beradab di luar Bumi,” kata Kaplan.
Keseriusan astronom menyentuh isu “peka” ini makin menggeliat setelah astronom Swiss pada Oktober 1995 mendeteksi sebuah planet di luar tata surya. Dalam waktu yang singkat,
ilmuwan AS kemudian menemukan dua planet lain.
Astronom yang ikut dalam pertemuan di Toledo itu m e m p e r l i h a t k a n kegairahan akan segera dapat mengaktualkan teknologi inferometer inframerah dalam waktu dekat.
“Inilah saat pertama, pencarian ET bukan lagi mimpi, tinggal menunggu waktu menerapkan interferometer inframerah,” kata Kaplan, yang program Origins-nya bertujuan mempelajari asal-usul alam semesta, pembentukan planet, dan eksistensi kehidupan di planet di luar tata surya.
“Kehidupan di planet lain, kalaupun tak identik, akan sangat serupa dengan kehidupan di Bumi,” kata biologiwan Spanyol terkemuka Juan Oro dalam sebuah konferensi pers.
Teleskop tradisional dan teleskop angkasa Hubble belum dapat membantu usaha pencarian ET karena cahaya bintang-bintang menghalangi planet-planet yang mengorbit di dekat bintang-bintang itu. Sedangkan sinar inframerah pada interferometer inframerah, yang 40 kali lebih kuat
dibandingkan Hubble, mampu
“melihat” planet mana yang memenuhi syarat perlu -seperti adanya air dan oksigen- ditinggali makhluk hidup.
NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) secara terpisah telah mulai mengembangkan teknologi inframerah, tapi kedua badan itu berpendapat dibutuhkan kerja sama internasional untuk menjalankan proyek sebesar ini.
NASA menaksir anggaran membangun interferometer inframerah sekitar 200 juta dollar AS setahun, sekitar Rp 460 milyar, untuk jangka waktu 10 tahun. Orang-orang Eropa dan Amerika sependapat proyek ini memulai era baru peradaban manusia.
“Menemukan kehidupan beradab di luar Bumi akan mengubah segala- galanya: filsafat, agama... Dan ini akan membuat kita berendah hati... bahwa manusia bukan satu-satunya makhluk beradab dan tidak istimewa,” kata Kaplan. Ia menilai program pencarian ET yang serius ini sebagai era eksplorasi baru, Galileo yang baru. e e e e e
Kapan Manusia Bertemu Makhluk Angkasa Luar?
K o m e n t a r
Mike Kaplan
Teleskop Angkasa Hubble belum dapat membantu usaha pencarian ET.
L a p o r a n U t a m a
M
ungkinkah angan - angan seorang Ellie Arroway (Jodie Foster) dalam film Contact akan bisa menjadi kenyataan dalam kehidupan manusia lain di Bumi ini?Mungkinkah di masa mendatang bakal ada hubungan persahabatan antara Bumi dan planet asing? Dua pertanyaan mungkin bisa dianggap konyol, tetapi bisa jadi akan muncul sebagai fenomena baru bagi sejarah umat manusia. Contact diangkat dari drama temuan teknologi yang tersaji dalam novel laris karya Carl Sagan.
Ilmuwan telah menemukan sisa-sisa organisme luar Bumi yang memfosil dalam sebuah meteorit. Temuan ini makin menguatkan bukti tentang kehidupan yang mungkin ada di luar Planet Bumi. Ahli astrofisika Richard Hoover mengatakan, saat meneliti contoh-contoh meteorit Murchison yang jatuh di Australia tahun 1969, dia telah menemukan struktur kompleks yang menunjukkan kehidupan.
“Ini secara potensial merupakan kasus yang menunjukkan kehidupan di mana pun selain planet Bumi. Ini merupakan kemungkinan nyata yang harus dipikirkan,” kata Hoover.
Ahli astrofisika di Pusat Penerbangan Antariksa George C Marshall, Huntsville, Alabama ini memperingatkan perlunya lebih banyak penelitian dan ia tidak bisa meyakini dari mana struktur mikroskopik itu berasal. Pekerjaan Hoover ini mendukung penemuan para ahli AS yang tahun lalu mengumumkan, mereka menemukan kemungkinan fosil mikroba dalam sebuah meteorit dari Mars.
Makalah ilmu pengetahuan yang disajikan Hoover dalam sebuah konferensi di San Diego tahun 1997 lalu menyimpulkan, meteorit Murchison mengandung “sebuah populasi
mikrofosil asli” yang berbentuk seperti jamur, batang atau kawat filamen. Badan yang berbentuk jamur diperkirakan menggambarkan karbon sisa bentuk biologi. Hoover menghasilkan citra bentuk-bentuk itu menggunakan mikroskop elektron dan menganalisisnya dengan spektroskopi dispersif energi sinar-X. Bentuk tubuh itu menyerupai beberapa tipe bakteri, namun para ahli tidak bisa mengidentifikasinya seperti halnya kelompok mikrobiologi yang dikenal di Bumi. Tubuh yang menyerupai bentuk- bentuk yang tak teridentifikasi lain pernah diketemukan dalam meteorit lain oleh peneliti sebelumnya.
“Disimpulkan, populasi struktur kompleks ini mungkin menggambarkan sisa mikroorganisme luar bumi yang hidup dengan atau terkontaminasi tubuh induk meteorit Murshison dalam waktu yang bervariasi pada 4,4 milyar tahun lalu,” tulis Hoover.
Tubuh induk meteorit Murchison tidak diketahui, namun Hover mengatakan adanya bukti kuat benda itu tidak berasal dari Bumi, bulan atau
Mars, dan mungkin berasal dari sebuah komet atau asteroid.
Banyak negara termasuk Australia yang bergabung dalam upaya Amerika mencari ET (extra terrestrial) atau makhluk angkasa luar. Bekerja sama dengan Search for Extra Terrestrial Intelligence (SETI) yang berbasis di California, diluncurkan Southern SERENDIP, pemburu sinyal makhluk angkasa luar di belahan Bumi selatan.
Demikian diungkapkan Greg Clerks, astronom SETI. Selain SETI, proyek tersebut juga dikerjakan bersama dengan Universitas California, Universitas Sydney Barat, dan badan penelitian pemerintah Australia CSIRO.
Para peneliti program Southern SERENDIP di Parkes dalam lima tahun akan memantau 72 juta kanal secara simultan untuk mendengar sinyal kehidupan dari budaya lain dalam galaksi ini. Meski Clerks yakin pemanfaatan Parkes akan memberikan perbedaan besar dalam pencarian kehidupan di luar Bumi, ia mengingatkan upaya itu sama sekali tidak mudah.
Sedikitnya ada enam pesan tertangkap di Bumi dalam 15 tahun terakhir.
Di mana Kita Akan Mencari E.T. ?
“Frekuensi gelombang elektro- magnetik itu sangat luas, sementara kita tidak tahu pada gelombang yang mana para makhluk angkasa luar itu berkomunikasi,” tambahnya.
Jauh sebelum Australia bergabung dalam pencarian ini, sebenarnya teleskop radio Parkes sudah merekam suara-suara aneh dari angkasa luar.
Perekaman tanpa sengaja 9 Mei 1990 itu, menimbulkan dugaan kuat bahwa sinyal ini memang berasal dari ET.
NASA sendiri, yang merupakan badan antariksa Amerika Serikat, ketika berupaya meyakinkan kongres akan pentingnya proyek ini membawa data- data sinyal yang tak sengaja terekam di berbagai teleskop radio. Sedikitnya ada enam pesan yang tertangkap di Bumi dalam 15 tahun terakhir.
Proyek mencari peradaban angkasa luar tersebut akhirnya mendapat anggaran 100 juta dollar AS untuk proyek ber-jangka sepuluh tahun. Maka dibangunlah teleskop-teleskop radio untuk menangkap gelombang radio,
tersebar dari observatorium di Mojave Desert, California sampai hutan basah Puerto Rico.
Dengan bantuan superkomputer, teleskop radio bisa sekaligus merekam jutaan sinyal pada jutaan saluran
penangkap gelombang yang ada.
Dengan kerja sama Australia, dicari 1.000 bintang terdekat yang menyerupai Matahari dengan jarak sekitar 80 tahun cahaya dari Bumi.
Sekitar dua milyar saluran siap menampung gelombang berfrekuensi antara 1.000 megahertz dan 3.000 megahertz, sementara komputer akan mencari 15 juta saluran tiap detik untuk sinyal-sinyal inteligen.
Tidak ketinggalan, PBB juga membangun sebuah radio teleskop raksasa yang bisa meneliti lebih dari sejuta bintang guna melacak kehidupan di luar angkasa. Mesin seharga 800 juta Pound yang dijuluki Square Kilometre Array (SKA) ini, akan menjadi instrumen astronomi tersensitif yang pernah dibangun. Suatu perjanjian untuk membangun teleskop baru ini telah ditandatangani dalam suatu pertemuan International Astronomical Union di Manchester.
Para ilmuwan akan menghabiskan beberapa tahun untuk merancang teknologi tersebut yang menurut rencana akan selesai tahun 2015. Para ilmuwan berharap bisa mendeteksi transmisi televisi dan radio atau sinyal yang dipancarkan oleh mahluk asing.
“Kami akan menggunakannya untuk memeriksa bintang yang berjarak hingga 1.000 tahun cahaya,” ujar Jill Tarter, peneliti utama di Search for Extra-Terrestrial Intelligence (Seti), AS.
Peralatan yang dimiliki Seti hanya Frank Drake tahun 1960 mendirikan proyek Ozma, cikal bakal SETI..
HST (Hubble Space Telescope) meneliti apa yang ada di alam semesta.
mampu mempelajari beberapa ribu bintang.
Awal rencana ini tumbuh dalam beberapa bulan terakhir, di mana para astronom mengumumkan penemuan lebih dari 40 planet di luar tata surya.
Planet-planet ini sangat besar dan terlalu panas untuk suatu kehidupan.
Tapi penemuan planet yang lebih kecil, seperti planet bumi menimbulkan harapan. Selain mencari kehidupan lain, SKA akan melihat radiasi yang dipancarkan 10-12 juta tahun yang lalu ketika bintang dan galaksi pertama dibentuk setelah big bang, ledakan benda padat yang menandai awal jagat raya.
Apa yang dilakukan manusia sekarang agar hal ini menjadi kenyataan? Kalau kita mengandaikan kalau tetangga makhluk asing ini berupaya untuk berhubungan dengan kita, maka kita harus mencari mereka.
Upaya untuk mencari kehidupan intelijen ekstra-terestrial (Search for Extra-Terrestrial Intelligence atau SETI) atau makhluk luar angkasa ini sudah berlangsung lama, dan sejauh ini belum ada laporan ilmiah yang menyebutkan ditemukannya ET (Extra-Terrestrial).
Belum adanya bukti ilmiah tentang keberadaan ET ini tidak berarti makhluk
luar angkasa ini tidak eksis dalam tata surya kita, mungkin mereka berada dalam jajaran tata surya lain dan juga sedang berusaha untuk menghubungi makhluk bumi. Upaya untuk berhubungan dengan ET ini dilakukan oleh David Anderson dari Universitas California di Berkeley yang membangun sebuah proyek disebut SETI@home.
Tujuannya untuk menggunakan tenaga komputasi mesin-mesin komputer PC secara kumulatif di seluruh dunia untuk mencari dan menemukan data-data tentang makhluk asing melalui sebuah teleskop radio.
Cara yang pertama kali dilakukan di dunia ini, akan menjadi bukti, “Kita tidak sendirian”. SETI@home diluncurkan pada Mei 1999. Proyek ini didukung oleh Institut SETI di California Amerika Serikat (AS).
Bersama beberapa kelompok lain, institut ini mengatur hampir 2 juta komputer rumahan menjadi sebuah komputer paralel virtual.
Sementara itu, para ilmuwan di Amerika Serikat tengah mengerjakan teleskop ruang angkasa generasi baru.
Dengan alat ini mereka berharap bisa secara revolusioner menemukan bentuk kehidupan seperti di bumi.
NASA berharap teleskop andal ini bisa
disebarkan ke sekitar planet Jupiter yang berjarak 733 juta kilometer dari matahari.
Sukses spektakuler belakangan ini dalam bidang astronomi bagaimanapun telah membuat ketertarikan masyarakat untuk mengeksplorasi angkasa lebih lanjut. Meningkatnya harapan-harapan dengan anggaran ruang angkasa AS memungkinkan untuk mengakomodasi rencana ambisius NASA. Lebih dari tiga dasa warsa mendatang, para astronom AS berambisi mengem- bangkan pengetahuannya dengan mengembangkan teleskop-teleskop yang lebih sensitif.
Program NASA yang dikenal dengan ‘Origins’ dibuat dengan memakai sebuah interferometer. Yaitu sebuah sistem dengan gelombang radio, infra-merah, dan optikal dikumpulkan oleh sekelompok teleskop terpisah atau terjalin dikombinasikan dan diproses komputer untuk mendapatkan rincian citra sumber gelombang.
“Origins akan memberikan pandangan yang lebih tajam dari alam semesta yang jauh,” kata John Mather, seorang ilmuwan yang bekerja pada Goddard Space Flight Centre di Greenbelt, Maryland.
Teleskop baru ini memerlukan diameter 7,5 meter untuk mencetak rekor citra tajam dari obyek yang remang- remang. Namun, dibanding ukuran normal, teleskop ini terlampau besar untuk bisa dibawa pesawat ruang angkasa. Untuk mengatasinya, teleskop generasi mendatang ini dibawa dalam modul dan dirakit di ruang angkasa sebelum ditebarkan di orbit dekat Jupiter, planet terbesar dalam sistem tata surya.
Karena peralatan sinar infra merah secara ekstrim peka terhadap panas, maka temperatur dingin di luar angkasa lebih menguntungkan dalam pengope- rasian teleskop itu. Tahap pertama program Origin disebut penebaran observatorium di ruang angkasa, dilakukan tahun 2010. Dalam orbitnya observatorium itu akan memuat empat teleskop dipandu laser yang digabung- kan bersama untuk memberikan posisi akurat dan hal-hal kecil dari bintang yang sangat jauh. e
Ruang kendali JPL-NASA untuk mengamati perjalanan pesawat antariksa.
T
eka-teki sekitar kehidupan di luar Bumi tampaknya mulai tersibak.Sejumlah ilmuwan Amerika Serikat, melaporkan kemungkinan ditemukannya kehidupan di seputar Planet Jupiter. Menurut para peneliti NASA, ada bukti meyakinkan bahwa salah satu bulan yang mengelilingi Jupiter—yang dikenal dengan nama Europa— terdapat lautan air yang diselubungi permukaan es.
Kesimpulan itu berasal dari pembacaan magnetik yang direkam oleh Galileo, kendaraan ruang angkasa milik NASA, ketika mendekati planet itu sejak Desember 1995. Wahana tak berawak Galileo mendeteksi adanya fluktuasi medan magnetik yang menunjukkan adanya cairan air di Europa. Adanya lautan air itu semakin memperkuat kemungkinan ditemukan- nya tanda kehidupan di sana. Europa sendiri adalah salah satu dari empat bulan terbesar Jupiter.
Para ilmuwan sebenarnya telah lama menduga Europa memuat kandungan air dalam jumlah besar.
Gambaran permukaan bulan planet Jupiter itu menunjukkan sejumlah bongkahan es yang tampak mengapung di atas lautan air. Namun
mereka tak begitu yakin, apakah lautan air itu tetap ada sampai kini atau telah membeku sejak ribuan tahun lalu. Data terbaru yang dikirim Galileo boleh jadi akan menjawab misteri itu. Galileo merekam sejumlah pola medan magnetik internal dari Europa yang sangat kuat menunjukkan adanya sebentangan laut, atau sebuah samudera, di sana.
Menurut Margaret Kivelson, Ketua Peneliti Instrumen Magnetometer
Penelitian NASA:
Ada Kehidupan Bawah Air di Europa ?
Galileo, medan magnetik Jupiter berubah secara konstan dan semakin kuat ketika Europa bergerak mendekati Jupiter. Ini berarti, bulan tersebut mengandung pengantar listrik dan menciptakan medan magnetiknya sendiri. “Medan magnetik menjadi lebih besar ketika satelit mendekat ke Europa,” katanya. Kivelson mengatakan, medan magnetik itu sangat mungkin ditimbulkan oleh pengantar listrik entah berupa air garam maupun asam, dari bawah permukaan planet itu.
Sedangkan es, yang nyaris membung- kus seluruh permukaan Europa adalah pengantar listrik yang buruk.
Meski demikian, para ahli belum bisa menyimpulkan apakah air dalam lautan itu asin atau tidak. Cuma, jika bukti terakhir yang ditemukan itu benar menunjukkan adanya sebuah lautan, maka ia adalah tempat yang baik untuk mencari tanda-tanda kehidupan di Europa. “Air adalah lingkungan yang sangat ramah bagi bentuk kehidupan,”
tambah Kivelson, profesor fisika ruang angkasa itu.
(Nezar Patria/Tempo Interaktif)
L a c a k
Gambar permukaan satelit Jupiter, Europa, dikirim oleh Galileo.
Kawah-kawah kecil yang ada di permukaan Europa
5 Strategi Memperoleh Kontak Dengan ET
(Bagian Ketiga) Oleh: Allen Tough
S E T I Mengirimkan Satelit Antar Bintang Mengirimkan Satelit Antar Bintang Mengirimkan Satelit Antar Bintang Mengirimkan Satelit Antar Bintang Mengirimkan Satelit Antar Bintang
S
etelah kita menyadari kemungkinan adanya peradaban yang jauh lebih tua dari kita, sangatlah mungkin beberapa peradaban tersebut telah mengirimkan satelit inteligensi ke bintang-bintang lain untuk mempelajari, memonitor, menolong, atau berdialog dengan peradaban-peradaban yang lain yang telah muncul. Seperti kita mengirimkan satelit untuk menjelajah tetangga kosmik kita, peradaban lain akan melakukan hal yang sama.Sangat sulit dipercaya jika peradaban berumur seratus ribu tahun kekurangan motivasi dan kapasitas untuk memonitor planet dan masyarakat lain secara detil, khususnya sejak teknologi nano memungkinkan satelit untuk menduplikasi diri sendiri ketika satelit menyebar di galaksi. Satelit yang
mampu menduplikasikan diri dapat menyebar lebih jauh dan luas dengan berhenti membuat satelit tambahan pada waktu-waktu tertentu. Ilmuwan dan insinyur kini mendiskusi-kan kemungkinan perpindahan dan komunikasi yang lebih cepat dari cahaya, lebih serius dari tahun-tahun sebelumnya, tetapi untuk mesin yang secara perlahan dapat memperbaiki diri, bahkan sepersepuluh kecepatan cahaya adalah cukup.
Jika beberapa peradaban di galaksi kita mulai mengirimkan satelit-satelit inteligen untuk memonitor beragam sistem planet ribuan tahun yang lalu, maka sebuah satelit inteligen alien mungkin saja telah mencapai system tata surya kita sekarang. Tanpa mendorong reaksi emosional kita terhadap situasi ini, sangat mungkin
minimal satu satelit ET kini sedang memonitor peradaban dan telekomunikasi kita.Karena itu, masuk akal untuk mencoba mendeteksi obyek- obyek asing tersebut.
Tiga strategi tampaknya dengan khusus menjanjikan untuk melakukan pendeteksian tersebut. Setiap strategi akan dibahas di bawah dengan detil.
Strategi #1 : Mencari di system tata surya dan bumi untuk bukti fisik adanya obyek alien atau efeknya.
Strategi kedua dan ketiga menjadi mungkin jika sebuah satelit yang sangat inteligen dengan sukses memonitor telekomunikasi kita. Sebagai ganti mendeteksi satelit tersebut kita dapat mengundang untuk melakukan kontak, atau kita dapat mendorong terjadinya kontak dengan mempersiapkannya.
Strategi #2 : Mengeluarkan undangan mengajak ETI berdialog dengan umat manusia.
Strategi #3: Bersiap secara lengkap untuk melakukan kontak, sedemikian Para peneliti SETI melakukan analisa mencari kehidupan di luar bumi.
Mempersiapkan pesawat antariksa.
sehingga mendorong ETI untuk merespon.Kedua strategi ini dapat menuju pada kekayaan pengetahuan yang sangat menggairahkan, dari adanya dialog ilmiah dua arah dengan ETI, tanpa terhambat oleh kesulitan bahasa dan waktu merespon yang lambat dari SETI optikal atau radio karena berdasar pada kecenderungan perilaku dan tujuan ETI, juga karena mendorong terjadinya dialog maka kedua strategi ini terutama merupakan strategi ilmu sosial dibandingkan berada di dalam metodologi ilmu fisika.
Jika suatu satelit ET atau bentuk lain ETI telah mencapai bumi dan masih aktif, tiga situasi mungkin secara logis:
a) Satelit itu akan berinteraksi dengan kita (sedikitnya tidak dalam beberapa decade berikutnya), apapun yang kita lakukan. Situasi ini dapat terjadi karena satelit tersebut tidak tertarik sebab tujuan utamanya adalah mengamati perkembangan alami peradaban kita tanpa disertai kontak, atau karena, satelit hanya akan campur tangan jika ada bencana luar biasa mendekati umat manusia.
Untuk situasi ini strategi 1 adalah yang terbaik. b) Keputusan satelit tentang kapan berinteraksi dengan kita dapat dipengaruhi suatu undangan yang bersahabat dan perhatian.Baik dari kelompok informal yang terdiri dari
ilmuwan yang berkomitmen, melakukan kontak dengan ETI atau dari beberapa organisasi resmi, untuk situasi ini, straegi kedualah yang terbaik. c) ETI akan berinteraksi dengan kita setelah kita siap dengan lengkap, juga memastikan pengalaman ini positif dan harmonis, atau saat kita mencapai beberapa kesuksesan lainnya, untuk situasi ini, strategi 3 adalah yang terbaik.
Dalam hampir semua skenario yang kita dapat bayangkan, juga masuk akal bagi kita untuk mencoba mendeteksi proyek-proyek astroengineering yang maju, penggunaan energi luar biasa, byproduct, atau bukti-bukti lain adanya teknologi yang sangat maju, jauh dari system tata surya.Ini adalah strategi 4, kecuali jika semua peradaban maju sangat termotivasi untuk merahasiakan keberadaan dan lokasi mereka, ada kesempatan bagus kita akan berhasil mendeteksi paling tidak satu dari mereka.
Beberapa peradaban mungkin memilih untuk menyiarkan pada peradaban lain, pada persetujuan ruang angkasa mereka sendiri, atau pesawat ruang angkasa mereka sendiri lewat gelombang radio atau getaran laser.
Konsekuensinya, sangat masuk akal untuk mencoba mendeteksi petunjuk cahaya, dan pesan, dan sinyal, apakah yang dimaksudkan untuk kita atau karena “kebocoran yang tidak merugikan”.
Strategi #5: Kemudian untuk menggunakan teleskop optikal dan radio untuk mencari sinyal-sinyal buatan dari beberapa tahun cahaya jauhnya. Strategi ini sangat baik dikembangkan, sangat dipertimbang- kan, didukung dengan baik dalam literature, dan didanai secara relatif.
Mari kita beranjak mendiskusikan masing-masing dari kelima strategi menjanjikan secara berurutan.
(bersambung) Mengirim pesawat tak berawak menuju ke bintang-bintang.
Mengirim satelit ke bintang:
untuk menunjukkan bahwa kita telah siap berinteraksi?
K o n s p i r a s i
Interaksi dengan Makhluk Non-Manusia di Bumi dan Entitas Luar Planet Bumi
- Bagian Ketiga -
Oleh : Richard K. Wilson dan Sylvan Burns 1967
Pada tahun 1967, astronom James E. Macdonald meilhat sebuah versi dari laporan Reobertson 1953 dan membuat sebuah kritik pada Angkatan Udara dan CIA. MacDonald membuat sebuah pernyataan bahwa UFO mungkin adalah pengunjung untuk memata- matai planet ini. Juga pada tahun 1967, sebuah kiriman besar emas meninggalkan Fort Know, dengan tujuan yang tidak diketahui.
Pada bulan Oktober 1967, Inggris dikejutkan dengan pemunculan segelombang piring terbang. Pada bulan Desember, kasus Schirmier di Nebraska menjadi kasus yang paling menarik di tahun tersebut. Schirmer dibawa ke sebuah markas rahasia yang berhubungan dengan detail-detail selanjutnya.
1968
Pada tahun 1969, Richard Nixon menjadi presiden. Edward Condon meluncurkan bukunya “Kajian Ilmiah
tentang UFO” yang ditujukan untuk pengaburan masalah sejauh yang diperhatikan masyarakat. Departemen Penelitian dan Pengembangan Sekolah Bahasa Angkatan Darat Amerika Serikat menghasilkan sebuah peralatan otak. Angkatan udara menyatakan proyek Bluebook dihentikan. Angkatan Udara Brazil mengeluarkan sebuah terbitan instruksi menakutkan tentang info UFO pada pers. Donald Keyhoe, musuh bebuyutan pemerintah , dikeluarkan dari NICAP dan digantikan oleh anggota CIA John Acuff.
Pada tanggal 28 Mei 1969, mantan presiden Eisenhower meninggal, menandai akhir waktu sang presiden memiliki banyak pengetahuan tentang situasi alien keseluruhan sampai pemilihan presiden Bush di tahun 1988.
1969
Pada tanggal 20-21 Juli 1969, Masyarakat dibanggakan oleh Neil Armstrong yang mendarat di bulan (pada tempat yang salah). Amstrong
dan para awak pesawat menyatakan melihat sebuah pesawat luar angkasa Alien yang besar di sekitar tempat pendaratan mereka. Radio menyiarkan kejadian itu.
Sebuah kontroversi terjadi di tahun 1969 melebihi kejadian tahun 1950 yang mengesahkan kamp-kamp penahanan di Amerika Serikat. Senator Daniel Inouye memperkenalkan sebuah rancangan undang-undang untuk menghapuskan bagian dari aturan yang berhubungan dengan kamp-kamp penahanan dan itu segera dimasukkan pada undang-undang. Namun demikian, beberapa pejabat pemerintahan yakin bahwa hukum tersebut akan ditolak.
Beberapa tahun kemudian, sebuah gugatan dikeluarkan oleh bisnisman William Pabst di Pengadilan Distrik Houston Amerika Serikat, yang berpraduga bahwa pemerintah federal membangun kamp-kamp konsentrasi rahasia dan rumah sakit-rumah sakit mental untuk tujuan memenjarakan
Neil Armstrong saat pertama kali ke bulan pada tahun 1969, menyatakan melihat sebuah pesawat luar angkasa Alien yang besar di sekitar tempat pendaratan mereka. Radio menyiarkan kejadian itu.
orang-orang yang tidak sepaham.
Pabts menyatakan bahwa terdapat sebuah sistem komputer raksasa dimana para pejabat pemerintah memiliki akses pada nama-nama warga untuk menangkap dan mengendalikan mereka.
Pada tahun 1969, anggaran NASA menyusut menjadi 44 Juta dollar.
Mereka tidak menginginkan campur tangan dalam operasi di bulan. Pada bulan Oktober 1969, Jimmy Carter melihat dan melaporkan sebuah UFO 1970
pada tahun 1970, Bilderbergers bertemu kembali. Populasi dunia saat itu adalah 3,6 milyar. Pada bulan Oktober 1970, Perdana Menteri Kanada Trudeau mengajukan Rancangan Undang-undang Hak-hak Warga Kanada , yang memperbolehkan pencarian tanpa surat perintah.
1971
Pada tahun 1971, Bilderbergers bertemu kembali, di Woodstock Vermont. Angkatan Udara masih melanjutkan proyek Bluebook. Sebuah rancangan undang-undang diper- kenalkan kembali untuk mencabut Judul 2 dari undang-undang kemananan internal sejauh kamp-kamp penahanan diperhatikan. Saat ini, ketentuan-ketentuan darurat diberlakukan pada buku-buku tersebut.
Pada bulan Juni 1971 Dr. James E.
MacDonald secara misterius mengendarai mobilnya menuju gurun dan menembak kepalanya sendiri.
1972
Pada tahun 1972, Pusat Pelayanan Keamanan (CSS) dibentuk di Fort Meade. Tujuannya adalah penangkapan komunikasi. Proyek redlight mulai memasuki sebuah fase
operasi baru di Nevada. Watergate breakin yang pertama terjadi.
Ilmuwan Rene Hardy , juga seorang ahli Ufologi, ditemukan meninggal;
tampak seperti bunuh diri. Proyek pengendalian fikiran CIA di rumah sakit Angkatan Laut Bethesda berakhir. Pada tanggal 12 Juni 1972, Watergate breakin yang kedua dan yang paling terkenal terjadi,. Di bulan Desember Astronout Edgar Mitchel mengakui bahwa NASA memiliki ketentuan untuk bentuk- bentuk kehidupan orang-orang yang berjumpa dengan Alien. Pada tanggal 25 Desmber 1972, presiden Truman meninggal.
1973
pada tahun 1973, jumlah pesawat angkasa yang terlihat meningkat.
Sebuah kunjungan pada markas rahasia di Twentynine Palm dicatat oleh sorang anggota Angkatan Udara yang mengambil gambar-gambar tentang sebuah autopsi alien dan sebuah pesawat alien yang dalamnya lebih besar dari luarnya. Aturan negara Brazilia, Tindakan Institusional no.5 menolak diseminasi informasi sehubungan dengan UFO. File-file NICAP diambil alih oleh Pusat Kajian UFO Hyneks. Para ilmuwan menemukan kembali sebuah benda besar bergerak mendekati bumi. Ini menunjukkan sebuah pesawat alien yang lain.
1974
pada tahun 1974, sejumlah besar pencacatan hewan mulai terjadi di Texas. Hynek mengunjungi kantor APRO dan tidak diijinkan mengakses arsip-arsip mereka. Nelson Rockfeller menjadi wakil presiden. Souviet memulai kembali penelitiannya ke dalam modifikasi cuaca. Sebuah foto mengenai sebuah piring terbang yang diambil oleh seorang fotografer penerbangan didekat nellis AFB, Nevada. Pada bulan Februari 1974, Robert Galley, Menteri Pertahanan pergi ke TB dan menyatakan secara terbuka bahwa piring-piring terbang itu adalah nyata.
1975
pada tahun 1975, anggaran NASA digunakan sekitar 121 juta dollar untuk proyek penelitian dan pengembangan.
UFO ini dipotret di kota Toyota, Jepang, pada tanggal 3 Agustus 1975
Daerah sekitar Dulce, New Mexico mulai mengalami gelombang pencacatan hewan. George Bush menjadi Direktur CIA. Dokumen- dokumen menunjukkan bahwa penelitian ultrasonik telah berlangsung selama 20 tahun. Pada bulan April 1976, aturan NSC 4A mengesahkan aktivitas psikologis rahasia untuk dilakukan pada warga Amerika Serikat. Bulan Mei 1976 adalah hari ulang tahun ke-200 lembaga pendanaan Illuminati.
1977
Pada tahun 1977, Amerika Serikat mengirimi Uni Soviet sebuah super- magnet yang kemudian mereka gunakan untuk modifikasi cuaca.
Presiden Carter terpilih dan mengatakan bahwa dia akan membuat setiap lembar informasi tentang UFO dapat diketahui oleh masyarakat umum.
Carter ditunjuki sebuah piring terbang dan berubah pikiran. Pada tahun 1977, cabang intelijen dari Angkatan Udara kerajaan memutuskan untuk tidak mengumumkan lagi laporan statistik tentang UFO. Undang-undang Kebebasan Informasi dilanggar pada tahun 1977. Pada bulan Mei 1977, Jack Acuff, anggota CIA di NICAP, didekati oleh agen KGB Souviet sehubungan dengan UFO. Pada bulan September 1977, seorang pilot Red Flag tersesat disekitar DREAMLAND dan dipindahkan ke markas lain dalam waktu 48 jam. Juga dalam bulan September, Kolonel USAF Senn mengirimkan sebuah surat pada Jenderal NASA, menyatakan harapannya agar penyelidikan tentang UFO dihentikan.
1978
pada tahun 1978, segelombang pemunculan di Inggris mulai terjadi, yang berakhir sampai tahun 1983, dengan beberapa 3000 pemunculan yang tercatat. Pada tahun 1978, seorang pekerja NSA menyiapkan dokumen sehubungan dengan UFO untuk Jack Acuff. Film “Perjumpaan Tertutup”diluncurkan pada masyarakat; sebuah usaha baru yang menyesuaikan dengan Alien-alien yang tampak bersahabat. Pada tahun 1978, Amerika Serikat mengirim pesawat F-16 baru pada NATO melalui kapal
Souviet. Seorang mantan pekerja CIA menjelaskan gambar tentang tangan alien yang dibuat pada saat autopsi.
Leonard Stringfield menerbitkan
“Situation Red”. Majalah “Harrisburg”
meramalkan sebuah insiden “Three Miles Island” di sekitar pengembangan nuklir pada tanggal 28 Maret 1979.
Pada tanggal 18 Maret 1978, William Herman diculik dan diberitahu oleh Alien tersebut tentang keberadaan sebuah jaringan peradaban. Mereka juga memberitahu bahwa hilangnya kapal-kapal di tahun 1940 karena unit- unit radar. Pada tanggal 19 Juni 1978, Presiden Carter mengeluarkan pernyataan tentang permintaan pembuatan Agen Managemen Darurat Federal; sebuah tindakan yang dipandang oleh beberapa sebagai tindakan inkonstitusional.
Pada bulan September 1978, ilmuwan Paul Bennewitz menemukan
aktivitas-aktivitas dari pesawat alien di daerah ggudang senjata Manzano di luar Albuquerque, New Mexico.
Bennewitz memberikan sebuah laporan yang disebut sebagai Proyek Beta pada pemerintah dan melakukan observasi untuk hal itu. Dia diduga melakukan percobaan Elektroshock yang dimulai tahun 1979, kemudian ditingggal dan diambil alih oleh Pemerintah dan Alien dengan siapa ia telah berkomunikasi melalui peralatan komputernya.
Juga pada tahun 1978, Agen Manajemen Darurat Federal melakukan pengujian Rex nya yang pertama, Rex-78.
1979
Pada tahun 1979, sebuah konferensi tentang pencacatan hewan dilaksanakan oleh Senator Smith dan Domenici, dan menghadirkan Ilmuwan Henry Montieth, yang baru saja telah Sebuah obyek berwarna perak muncul di atas Bulawayo Rhodesia
(sekarang bernama Zimbabwe) pada tanggal 29 Desember 1953.
menyelesaikan penelitian sepuluh tahun tentang topik tersebut.
Kesimpulan dari konferensi itu adalah bahwa ada sesuatu substansi dalam kasus-kasus pencacatan hewan yang tidak dapat dijelaskan. Tahun 1979 merupakan tahun dimana seorang ilmuwan di Fasilitas Genetika Dulce melarikan diri dengan membawa video- video, gambar, dan catatan-catatan, berjanji akan mengungkapkan kekejaman-kekejaman yang ditemukan di sana. Kandidat Presiden Ronald Reagan mengunjungi NORAD di Gunung Cheyenne pada tahun 1979.
Agen CIA John Acuff di NICAP digantikan oleh agen Hall.
Pada tahun 1979, seorang mantan agen OSS menyatakan bahwa selama sebuah wawancara bahwa dia diminta untuk membunuh Jenderal Patton. Pada tanggal 18 Januari 1979, sebuah debat berlangsung di Gedung Lords di Inggris. Pada tanggal 28 Maret 1979, sebagaimana yang diramalkan, kejadian
“Three Mile Island” benar-benar terjadi. Pada bulan Oktober 1979, sebuah perselisihan terjadi antara para ilmuwan pemerintah bersama personel militer dengan para alien. Enam puluh orang tewas (Hal ini terjadi di instalasi rahasia bawah tanah Dulce, NM).
1980
Pada tahun 1980, setelah pemilihannya, Ronald Reagan mengubah ‘Pertahanan Udara’ di
NORAD menjadi ‘Pertahanan Angkasa’. Buku “Insiden Roswell”
dipublikasikan oleh William More.
MUFON menerbitkan jurnal dan artikel tentang Proyek Redlight. Agen Manajemen Darurat Federal melakukan pemeriksaan Rex-80, dimana mereka menempatkan kembali para pengungsi Cuban sebagai bagian dari populasi yang akan diuji.
Pada bulan Januari 1980, Peter Gersten menyembunyikan dua dokumen dari NSA di Undang-undang Tindakan Kebebasan Informasi.
Gersten dapat menemukannya kembali pada tanggal 27 April 1982, dimana 238 dokumen NSA dikembalikan pada tempat yang telah dibuat oleh Pemerintah.
Pada bulan Mei 1980, ahli psikologi dan peneliti Leo Sprinkle memberhentikan Myrna Hanson, yang menghubungkan informasi tentang markas-markas dengan tangki-tangki.
Juga dalam bulan Mei, Judy Doraty dan putranya menyaksikan sebuah pencacatan hewan dan mereka diculik dan dicangkoki dengan implant.
Pada bulan Agustus 1980, piring terbang muncul kembali di daerah gudang senjata Manzanno di New Mexico. Pada tanggal 8 Agustus, sebuah piring terbang ditemukan oleh Sandia yang menjaga sebuah bangunan berisi HQ CR44 (bahan- bahan nuklir). Pada tanggal 9 Agustus, seorang petugas keamanan meninjau
Coyote Canyon Road dan menemukan sebuah piring terbang.
Pada bulan November 1980, peneliti Paul Bennewitz masih sedang dipantau oleh NSA. Pada bulan Desember 1980, Kasus Landrum terjadi dimana dua orang perempuan menerima radiasi berat selama pertemuannya dengan sebuah piring terbang Amerika Serikat, yang menurut pandangan dua wanita itu dikawal oleh 23 helikopter militer.
1981
Pada tahun 1981, George Bush (mantan ketua CIA) menjadi wakil presiden dan Ronald Reagan menjadi Presiden. Anggaran NASA mencapai 109 juta dollar. Ronald Reagan ditembak dalam sebuah percobaan pembunuhan.
Pada tahun 1981, Universitas Florida mulai melakukan pekerjaan tentang komputer-komputer yang dioperasikan oleh pikiran. Pesawat Stealth 117A adalah yang diuji pertama kali. Pada bulan Januari 1980, penemuan kasus Bentwaters/Woodbridge mengungkapkan tentang aktivitas- aktivitas rahasia.
Pada tanggal 13 Januari 1981, Kolonel Charles J. Halt menulis sebuah memo pada RAF Bentwaters tentang pertemuan dengan Alien di hutan Rendlesham.
1982
pada tahun 1982, Peter Gersten dari CAUS mengajukan sebuah petisi dengan Pengadilan Tinggi sehubungan dengan keterlibatan NSA dalam aktivitas-aktivitas UFO.
Peneliti Linda Howe diduga dihubungi oleh MJ-12 dengan ide untuk pembuatan sebuah dokumen tentang informasi – di belakang hari mereka berubah pikiran. Pada tahun 1982, Gedung Lords melaksanakan debate yang kedua tentang UFO, masih tidak dapat memberikan sebuah kesimpulan yang definitif. Agen Manajemen Darurat Federal melakukan pemeriksaan Rex-82, yang menguji kemampuan negara untuk mengge- rakkan produksi militer selama waktu perang. Industri menolak dengan tidak menyenangkan.
(bersambung) UFO ini muncul di Canary Islands, Spanyol, sekitar tahun 1976. Banyak
saksi melaporkan UFO ini, bahkan terlihat alien di dalamnya.
BETA-UFO adalah organisasi pengamat UFO di Indonesia yang berusaha mendata penampakan UFO di Indonesia. BETA-UFO
mengharapkan agar masyarakat yang pernah mempunyai pengalaman dengan UFO bisa melaporkannya ke BETA-UFO.
http://www.geocities.com/indoufo/
UFO di Riau, Mei 1983
Informasi dari surat kabar Mingguan Sinar Pagi, minggu ke-1, 7 Agustus 1983: Ladang minyak Minas di Riau sekitar 25 Km sebelah utara Pekanbaru dilaporkan sering dikunjungi UFO. Laporan terakhir adalah bulan Mei 1983 yang dikabarkan berhasil difoto oleh karyawan Pertamina dan dimuat dalam mingguan ini. Terlihat formasi tiga buah UFO dengan yang tengah terlihat paling besar dan jelas. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, di mana UFO-UFO itu berhenti selama kira-kira lima menit. Lima orang karyawan serempak menyaksikannya dan bahkan karyawan Pertamina, Subagyo, dan karyawan senior Caltex, Harun Al Rasyid, berhasil mengabadikan UFO-UFO itu dengan kameranya masing-masing. Subagyo berhasil memotret tiga kali dengan kamera Olympus Trip 35 berisikan film berwana ASA 100.
Dilaporkan kemudian UFO-UFO itu terbang dan menghilang ke arah Timur. Setelah UFO-UFO itu lenyap dari pandangan, rasa takut mulai mencekam mereka semua...Sudradjat tak henti-hentinya membaca doa, dan Sugiono kwahatir kalau- kalau UFO-UFO itu datang lagi dan mengambil mereka...
Catatan: BETA-UFO tidak memiliki arsip foto dari pemberitaan tersebut, karena informasi yang diterima didapat dari kumpulan klipping seseorang pengamat UFO lain yang berupa ketikan ulang. Barangkali ada yang mengetahui dan mempunyai kliping foto tersebut, mohon hubungi BETA-UFO.
UFO di Gunung Galunggung
Beberapa hari setelah Lebaran tahun 1982, jadi dalam bulan Juli 1982, dilaporkan oleh banyak orang terlihatnya UFO di Bogor, Jawa Barat, yang terbang menuju Bandung kemudian ke gunung Galunggung. Terlihat 3 buah UFO mengitari kawah gunung berapi itu dan juga diam tepat di atasnya dan sinar jingga kemerah-merahan terlihat dipancarkan ke kawah itu. Ketiga UFO itu bergerak tanpa suara. Juga banyak laporan-laporan dari siaran-siaran radio swasta yang terhenti di Bogor dan Bandung ketika UFO- UFO itu terlihat di atas kota-kota itu dan bahkan pada saat- saat itu terdengar dalam radio-radio mereka suara-suara aneh seperti bukan suara manusia yang diduga dipancarkan oleh UFO-UFO itu. Sementara itu, pada tanggal 22 Juli tahun 1982, Letkol. J. Sumarsono, 66, melaporkan bahwa dia dan beberapa penduduk kota Bandung telah melihat dua buah UFO yang mengambang di atas Gunung Galunggung. UFO tersebut muncul dari arah kota Jakarta dan terbang melaju ke arah gunung Galunggung lalu mengambang selama 10 menit sebelum menghilang dari tempat itu.
Di Desa Antan, Kalimantan Barat, 1984
Dilaporkan oleh Rudy Fransiskus ke BETA-UFO tanggal 24 Agustus 2000: Kisah ini diceritakan paman saya, sekitar sebulan yang lalu. Waktu itu kira-kira tahun 1984, paman saya yang bernama Yermia dan abangnya yang bernama Daniel masih duduk di Sekolah Dasar. Mereka tinggal di desa Antan, Kabupaten Pontianak (sekarang masuk ke Kabupaten Landak), Kalimantan Barat.
Suatu hari, sekitar jam 4 atau 5 sore, mereka bermain sepeda bersama teman-teman di jalanan kampung. Jumlah mereka sekitar 6-7 orang. Tiba-tiba di langit kejauhan mereka melihat ada suatu benda perak mengkilat, terbang makin cepat.
Arahnya dari selatan ke timur. Langit waktu itu agak gelap tak berawan. Selain mereka, tidak ada orang lain yang mengetahui penampakan tersebut.
Catatan: Rudy Fransiskus mempelopori pembentukan BETA-UFO Pontianak yang beralamatkan di Gg.
Bimasakti V/12 Pontianak 78241. BETA-UFO Pontianak berdiri sejak bulan Juli 1999.
Jakarta, Agustus 1986
Pak Saleh (waktu itu berusia 40 tahun), seorang pegawai honorer pada sebuah kantor pemerintah di bilangan Slipi, pada suatu kali di bulan Agustus 1986 menginap di kantor.
Ia bangun pagi-pagi sekali sekitar pukul 04.00 WIB untuk mandi. Tiba-tiba saja pada ketinggian sekitar hanya 100 meter di atas gedung tempatnya bekerja ada sebuah benda berbentuk cerutu dengan panjang sekitar 15 - 20 meter.
Benda itu mengeluarkan sinar, serta kelihatan bagian bawahnya membentuk relief yang mirip dengan gambar rakitan sebuah mesin. Warnanya abu-abu metalik. Menurut pengakuannya, benda itu menggantung selama kira-kira 3 menit, untuk kemudian terbang ke langit dengan kecepatan luar biasa. (Sumber: Warnasari, Juli 1992)
Cilandak, Jakarta Selatan, 23 Maret 1987
Pukul 19.30 - 20.00 WIB tanggal 23 Maret 1987, tiga saksi penampakan UFO sedang berjalan-jalan di sebuah jalan kecil di sekitar Cilandak, Jakarta Selatan. Mereka adalah Budi - fotografer, MTA. Auskary - wartawan dan seorang tetangganya. Tiba-tiba saja di langit kelam pada ketinggian sekitar 200 meter, muncul sebuah benda bercahaya berkilauan seperti matahari kecil. Bentuknya bulat. Kalau ditaksir berukuran garis tengah sekitar 7 - 8 meter. Cahayanya kuning terang berkilat, tetapi terputus seperti berkejap-kejap dan tidak mirip lampu sorot. Bendanya sendiri tidak kelihatan jelas, tetapi bermanuver dengan sangat aneh. Pertama
Sebuah tim penjelajah dari Inggris akhir Oktober 2001 lalu mengklaim menemukan bukti yang tak terbantahkan mahluk mirip Yeti di Pulau Sumatra.
Tim tersebut menemukan jejak kaki dan contoh rambut mahluk tersebut yang sejak lama menjadi mitologi penduduk asli di Sumatra Barat.
Jejak kaki dan contoh rambut (bulu) tersebut sudah dikirim ke sebuah lembaga riset di Universitas Oxford dan Universitas Canberra di Australia untuk verifikasi.
Jika penemuan tersebut benar, berarti mereka telah menemukan petunjuk ilmiah bernilai tinggi tentang sebuah mahluk tak dikenal yang bisa jadi sebagai kunci untuk menguak hubungan terputus (the missing link) antara manusia dan kera.
Andrew Sanderson dari Newcastle, Adam Davies dari Stockport, dan Keith Towley dari Macclesfield menghabis- kan waktu tiga pekan di hutan tropis di Indonesia untuk mencari petunjuk sebuah mahluk yang disebut 'Orang Pendek'. Penduduk setempat menggambarkan mahluk tersebut setinggi sekitar 1,5 meter dengan warna rambut coklat dan oranye. Crypto-
Tim Inggris temukan makhluk mirip Yeti di Sumatera
zoologist Sanderson mengatakan sudah bertahun-tahun banyak orang menyebutkan pernah bertemu Yeti, tapi tak seorang pun yang dapat memberikan bukti konkrit.
"Sekarang pun kami tidak melihat langsung mahluk tersebut, tapi kami menemukan bukti-buktinya, antara lain berupa jejak kaki. Ini benar-benar sempurna dan para pakar mulai tertarik
dengan hal itu," ungkapnya.
Sebuah cetak ulang digital jejak kaki tersebut sudah dikirim ke Colin Groves, profesor primatologi di Universitas Canberra. Tim tersebut berharap tes DNA terhadap rambut tersebut dapat membuktikan keberadaan mahluk tak dikenal sebelumnya. (Sumber:
Satunet.com - Tommy Meiyuddin Gobel, Foto: Ananova) e
Penemuan jejak kaki dan contoh rambut makhluk mirip Yeti ini apakah berkaitan dengan misteri makhluk aneh (alien?) yang ada di Sumatera?
bergerak turun seperti jatuh, lalu tiba-tiba bergerak patah 30 derajat, kemudian turun lalu sinarnya mati. Hilang gelap sama sekali. Lalu bergerak balik seperti tidak punya bobot.
Kesannya benda itu tidak dipengaruhi oleh gravitasi bumi.
Akhirnya benda tersebut diam sejenak dan melesat menghilang ke balik awan tanpa suara sedikitpun. Keeseokan harinya ternyata ada seorang wartawan lagi yang mengaku melihat penampakan UFO. Waktunya sekitar pukul 05.30 pagi di atas Kebayoran Lama. Tapi UFO tersebut lebih banyak
‘menggantung’. (Sumber: Warnasari, Juli 1992)
Ambeno, Timor, 1994
kira 16:00 WITA. Saya melihat UFO yang berbentuk elips, seperti lambang peace tapi tanpa garis di bawah. Garis- garisnya terlihat seperti menyatu dengan warna langit. Saya melihatnya di daerah selatan Ambeno, Timor. Daerahnya adalah daerah terpencil di mana desa terdekat adalah sekitar 1 km dari tempat itu. Waktu itu saya sedang melamun memandangi awan-awan, saya kaget, kok ada satu awan yang lain sendiri. Saya bilang ke ayah saya, ibu saya termasuk staf ayah saya (ayah saya kerja di Badan Pertanahan Nasional). Semuanya total 5 orang (kalau tidak salah).
Warnanya putih seperti awan. UFO tersebut terlihat mengambang (berhenti), kemudian turun perlahan-lahan sampai tertutupi oleh gunung kira2 setinggi 1 kilometer.
Tidak terdengar bunyi, dan tidak juga terlihat keluar asap.
Lama menyaksikan UFO tersebut sekitar 5 menit (atau lebih cepat). Ukuran kira-kira UFO tersebut sekitar 1 derajat busur langit. Dan ketinggiannya saat pertama kali terlihat kira-kira 45 derajat. Simbol yang nampak seperti huruf Y terbalik.
Menurut laporan, ada penduduk setempat yang juga pernah melihat UFO tersebut. Saya saat ini ikut Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) yang bernaung di bawah Planetarium Jakarta. e
Laporan penampakan UFO dari Bonifasius Adi Nugroho melalui email yang saat ini tinggal di komplek DDN Pondok Labu, Jakarta: Saya kelahiran tahun 1982, pernah melihat UFO pada umur 12 tahun (1994) saya lupa bulan dan tanggalnya, kalo tidak salah itu bulan Juli minggu kedua, jamnya kira- Adi Nugroho
U l t r a D i m e n s i
Alien dan Kehidupan Manusia (9)
Apakah tentara langit ini sama dengan tentara sorga? Tentang tentara sorga ini terdapat dalam: 2Tawarikh 18:18 dan Injil Lukas 2:13
Kata Mikha: “Sebab itu dengarkanlah firman TUHAN. Aku telah melihat TUHAN sedang duduk di atas takhtaNya dan segenap tentara sorga berdiri di sebelah kananNya dan di sebelah kiriNya. (2Taw 18:18) Dan tiba-tiba tampaklah bersama- sama malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: “ Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya.” (Lukas 2:13-14)
Selain itu, dalam malaikat-malaikat
juga sering dinamakan bala tentara Allah. Dalam kitab Kej 32:2, Ketika Yakub melihat mereka, berkatalah ia:
“Ini bala tentara Allah.” Sebab itu dinamainyalah tempat itu Mahanaim.
(waktu itu Yakub ‘bermimpi’ melihat di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu. (Kejadian 28:12)
Salah satu tindakan yang dilakukan oleh tentara Allah ini yang pernah tercatat di perjanjian lama adalah membantai 185.000 orang di perkemahan Asyur. Selain itu, dua malaikat pernah datang ke Sodom dan Gomora untuk menghukum serta menghancurkan kedua kota itu. Entah
dengan cara bagaimana dan meng- gunakan senjata pembunuh massal macam apa.
Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuhNya- lah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur.
Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang- orang mati belaka! (2RAJ 19:35)
Kemudian Tuhan, menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit. (KEJ 19:24)
Walau demikian, tentara langit dengan bala tentara Allah tidak bisa dianggap sama. Tentara langit nampaknya merupakan kumpulan kesatuan yang bersifat jahat atau buruk, yang tidak disukai oleh Allah.
Dan dari beberapa ayat dalam perjanjian lama, di mana dewa Baal sering disebut bersamaan dengan tentara langit, agaknya dewa Baal merupakan kepala atau pemimpin dari tentara langit.
Mereka telah meninggalkan segala perintah TUHAN, Allah mereka, dan telah membuat dua anak lembu tuangan; juga mereka membuat patung Asyera, sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepada Baal. (2 Raja-Raja 17:16)
Fakta lain bahwa Baal adalah pemimpin para tentara langit dapat dilihat pada Injil Matius 9:34.
Tetapi ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata:
“Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan.” (Matius 9:34) Bila Beelzebul penghulu setan, sementara Baal pemimpin tentara langit, berarti apakah tentara langit adalah sama dengan setan (roh-roh jahat)?
Jadi, tentara langit merupakan deity yang ingin berkuasa atas manusia atau ingin disembah manusia, sementara tentara sorga (tentara Allah) merupakan malaikat-malaikat yang setia kepada
Tentara Langit dan Tentara Sorga
Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuhNya-lah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-
pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka! (2RAJ 19:35) -- Senjata pembunuh massal apa yang digunakan? --
Allah. Tentang hal ini juga diungkap dalam Mazmur 82:1.
“Allah berdiri dalam sidang ilahi, di antara para allah Ia menghakimi.”
Aku sendiri telah berfirman: “Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian, namun s e p e r t i
manusia kamu akan mati dan seperti salah s e o r a n g p e m b e s a r kamu akan t e w a s . ”
(Mazmur 82:6-7)
Pernyataan dalam kitab Mazmur 82:6-7 ini bila menunjukkan kepada keberadaan allah atau dewa-dewa atau tentara langit, maka keberadaan mereka tidaklah kekal. Artinya, mereka bisa mati.
Kalaupun eksistensi tentara langit dengan tentara Allah itu bersumber dari kesatuan yang sama (dalam pengertian bahwa tentara langit semula adalah tentara Allah yang memberontak), berarti tentara Allah atau malaikat juga bisa mati.
Segenap tentara langit akan hancur, dan langit akan digulung seperti gulungan kitab, segala tentara mereka akan gugur seperti daun yang gugur dari pohon anggur, dan seperti gugurnya daun pohon ara. (Yesaya
34:4)
Apakah Tentara Langit merupakan makhluk luar
angkasa?
Istilah nama Tentara Langit dalam perjanjian lama sebenarnya sudah menunjukkan bahwa mereka dari bintang-bintang.
Tentara langit ini merupakan suatu makhluk hidup, yang bisa mati dan nampaknya mereka mempunyai keinginan agar keberadaan mereka disembah oleh manusia sebagai suatu kekuatan yang bisa menen-tukan nasib manusia.
Namun benar- kah tentara langit itu
berasal dari bintang-bintang? Suatu ayat dalam kitab Daniel menjelaskan akan hal ini:
Ia menjadi besar, bahkan sampai kepada bala tentara langit, dan bala tentara itu, dari bintang-bintang, dijatuhkannya beberapa ke bumi, dan diinjak-injaknya. (Daniel 8:10)
Dikatakan dalam kitab Daniel tersebut bahwa bala tentara langit itu berasal dari bintang-bintang. Dengan demikian, merupakan suatu fakta bahwa tentara langit itu merupakan makhluk dari luar angkasa atau merupakan alien (ET).
Dijelaskan pula dalam Perjanjian Lama bahwa Tuhan-lah yang menciptakan segala sesuatu, termasuk menciptakan tentara langit tersebut.
Ada tertulis dalam kitab Nehemia:
“Hanya Engkau adalah TUHAN!
Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya.
Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepadaMu....” (Neh 9:6)
Hal yang sama juga diungkapkan dalam kitab Yesaya 40:26 di mana ada tertulis: Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekalian- nya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat. (Yes 40:26)
Fakta lain tentang tentara langit ini merupakan suatu kesatuan yang banyak dan besar serta menginginkan agar keberadaan mereka disembah oleh manusia adalah petunjuk bahwa jumlah mereka yang sangat besar (dalam Yeremia 33:22) serta pada jaman dahulu keberadaan mereka disembah disamping manusia menyembah matahari dan bulan.
...dan diserahkan di depan matahari, di depan bulan dan di depan segenap tentara langit yang dahulunya dicintai, diabdi, diikuti, ditanyakan dan disembah oleh mereka. Semuanya itu tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi Dewa Baal, penguasa langit dan bumi, disembah masyarakat Babylon kuno
pupuk di ladang. (Yeremia 8:2) Petunjuk di atas menggambarkan bahwa keberadaan tentara langit di masa lalu adalah dicintai, diabdi, diikuti, ditanyakan sekaligus disembah. Hanya saja, tindakan manusia menyembah tentara langit ini tidak disukai oleh Tuhan. Karena sebenarnyalah tentara langit ini juga harus menyembah Tuhan sebagai penciptanya.
Kembali kepada persoalan, bila memang benar bahwa tentara langit ini merupakan makhluk cerdas dari luar angkasa (dari bintang/planet lain), maka kunjungan para alien itu sudah dimulai sejak jaman dahulu kala. Dan boleh jadi, sebagian dari mereka kemudian menetap di bumi ini dan bergaul dengan manusia lain. Suatu ayat dalam perjanjian lama menceritakan bahwa pada jaman dahulu, anak-anak allah bergaul dan mengambil anak-anak perempuan manusia sebagai isterinya sehingga melahirkan manusia-manusia yang gagah perkasa di masa itu. Ini dikisahkan dalam kitab Kejadian 6:4.
Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan- perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang
gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.
Kisah di atas, salah satunya bila dikaitkan dengan mitologi Yunani, maka perkawinan antara dewa Zeus dengan wanita bumi melahirkan Hercules yang merupakan manusia gagah perkasa. Demikian juga kisah kelahiran Simson, di mana orang tuanya (Zora dan Manoah) yang mandul dan tidak punya anak, memohon kepada Tuhan agar dikaruniai anak. Kemudian malaikat Tuhan menampakkan diri kepada perempuan itu (Manoah) dan mengatakan bahwa: “Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki...” (Hakim- Hakim 13:3)
Lahirlah kemudian Simson, manusia yang kuat dengan syarat bahwa dia tidak boleh minum anggur atau minum minuman yang memabuk-kan serta tidak boleh dicukur rambut kepalanya.
Dengan kemampuan yang dimiliki malaikat Tuhan itu, maka wanita yang mandul bisa mempunyai anak. Ini juga terjadi pada Sara (istri Abraham) yang juga dikatakan mandul dan akhirnya mempunyai anak di masa tuanya.
Demikian juga pada Maria (Maryam) yang mengandung anak meski tidak
bersetubuh dengan laki-laki (masih perawan). Memang, semua itu tidaklah mustahil bagi Allah.
Persoalannya, di masa kini, dengan teknologi bayi tabung atau inseminasi buatan memang bisa dilakukan hal serupa. Ditambah lagi dengan adanya bank sperma, sehingga setiap wanita yang mau punya anak bisa punya anak meskipun tidak punya suami atau bersetubuh.
Keberadaan tentara langit di masa lalu selain dialami oleh bangsa Israel kuno, bisa jadi juga dialami oleh bangsa-bangsa lain yang hidup di masa itu, misalnya seperti bangsa Mesir, Sumeria, Kanaan dan Babylonia.
Di Mesir mereka memuja beberapa figur dewa dengan kepala binatang, misalnya Horus yang berkepala burung (burung Falcon), Anubis yang ber- kepala serigala (dalam mitologi Yunani diidentifikasi sama dengan Hermes), Ra yang digambarkan mempunyai muka seperti burung rajawali (hawk), Hathor digambarkan berkepala sapi, Mut berkepala seperti burung nasar, Thoth berkepala burung bangau, sementara Ptah berkepala manusia (namun kadangkala berupa lembu jantan/
inkarnasi dalam bentuk lembu jantan yang disebut dengan nama Apis).
Sebagai tambahan, di Indonesia dikenal dewa berkepala gajah bernama Ganesha (dari mitologi India/Hindu).
Selain itu ada juga Hanoman yang berwajah kera, yang meski bukan dianggap dewa namun punya kemampuan untuk terbang.
Pertanyaannya, apakah mereka sekedar menggunakan topeng dalam bentuk hewan, ataukah mereka memang berwajah seperti itu? Dalam film Stargate, para dewa Mesir ini digambarkan sebagai makhluk dari luar angkasa yang memakai topeng-topeng dalam bentuk seperti itu yang dapat dilepas atau dibuka.
Saat inipun, upaya mempelajari piramid Mesir tetap dilakukan dan nampaknya ada tulisan hiroglip yang menjelaskan bahwa ada jalan menuju ke bintang yang berupa pintu gerbang surga (heaven gate) atau yang saat ini juga ditafsirkan sebagai jalan menuju ke bintang atau stargate.
(bersambung) Dikatakan bahwa bala tentara langit itu berasal dari bintang-bintang.