DEWAN PERWAKILAN RAKYAT RE.PUBLIK INDONESIA .
RISALAH
RAPAT PANITIA KHUSUS RUU TENTANG PROTOKOL
Tahun Sidang Masa Sidang Jenis Rapat Rapat ke Dengan Hari, Tanggal Waktu
Ac a ra
Temp at
Pimpinan Rapat
Sekretaris Rapat Hadir
2009 - 2010 Ill
Intern 1
Kam is, 29 April 201 O Pukul 11.30 - 12.30
Pemilihan dan Penetapan Pimpinan Pansus RUU tentang Protokol
Ruang Rapat Pansus "C"
Gedung Nusantara II, Lt.3 Jl.Jend. Gatot Subroto-Jakarta
DRS. H. PRIYO BUOi SANTOSO I WAKIL KETUA DPR RI (KORPOLKAM)
Ors. Sunardi, M.M
16 orang Anggota dari 30 Anggota
I. FRAKSIPARTAIDEMOKRAT:
1. H. HARRYWITJAKSONO, SH·
·2. DRS. H. GUNTUR SASONO, M.Si 3. DRS. UMAR ARSAL
4. RUSMINIATI, SH
5. RUHUT SITOMPUL, SH
6. HJ. HIMMATULLAH AL YAH SETIAWATY, SH., MH 7. DIDI IRAWADI SYAMSUDDIN, SH.,LL.M
8. DR. H. SUBYAKTO, SH., MH., MM
,'-'
ARSIP
DPR
RI
II. FRAKSI PARTAI GOLKAR:
1. IR. BASUKI TJAHAYA PURNAMA, M.M 2. DRS. AGUN GUNANDJAR SUDARSA
3. H. ANDI RIO IDRIS PADJALANGI, SH., M.Kn 4. DRS. H. MURAD U. NASIR, M.S.i
5. DRS. TAUFIQ HIDAYAT, M.Si 6. ADITYAANUGRAH MOHA, S.Ked
Ill. FRAKSI PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN
1. H. TRITAMTOMO, SH 2. HELMY FAUZI
3. ARIF WIBOWO
4. BUDIMAN SUDJATMIKO 5. SETIA PERMANA
IV. FRAKSI PARTAI KEADILAN SEJAHTERA:
1. DRS. AL MUZZAMMIL YUSUF 2. H. Tb. SOENMANDJAJA, SD 3. KH. BUKHORI YUSUF, Le., MA
V. FRAKSI PARTAI AMANAT NASIONAL:
1. DRS. H. ACH RUBAl'E, SH., MH 2. DRS. H. RUSU RIDWAN, M.Si
VI. FRAKSI PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN
1. H.A. DIMYATI NATAKUSUMA, SH., MH., M.Si 2. DRS. H. ZAINUT TAUHID SA'ADI, M.Si
VII. FRAKSI PARTAI KEBANGKITAN BANGSA:
1. DRS. H. IBNU MULTAZAM
2. DRS. H. OTONG ABDURAHMAN
VIII. FRAKSI PARTAI GERINDRA:
1. DRS. H. HARLIN AL RASYID, M.Si
ARSIP
DPR
RI
IX. FRAKSI PARTAI HANURA :
1. H. SARIFUDDIN SUDDING, SH., MH
RAPAT DIBUKA PUKUL 11. 30 WIB
DRS. H. PRIYO BUOi SANTOSO: ( KETUA RAPAT I WAKIL KETUA DPR RI I KORPOLKAM)
Assalamu'alaikum Warahmatul/ahi Wabarakaatuh.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Kepada sahabat saya di Tim Pengawasan ketemu lagi. Alhamdulillah hari ini dalam keadaan sehat wal'afiat kita semua Bapak dan lbu. Menurut laporan Sekretariat Jenderal hari ini adalah dihadiri oleh 14 orang Anggota, izin 7 orang Anggota, 6 Fraksi, oleh karena itu sesuai dengan Tata Tertib quorum telah tercapai, maka untuk itu saya minta izin dengan membaca Bismillahirahmanirrahiim, saya akan buka Rapat Pansus RUU tentang Protokol ini, dan rapat dinyatakan terbuka untuk umum.
RAPAT DIBUKA PUKUL 11.40 WIB
Bapak dan lbu, Saudara sekalian yang saya hotmati.
Mengawali rapat pemilihan dan penetapan Pimpinan Pansus ini, saya ingin membacakan Pasal 91 Tata Tertib kita yang menyatakan :
Ayat (1 ). Pimpinan Pans us merupakan satu kesatuan pimpinan yang bersifat kolektif dan kolegial.
Ayat (2). Pimpinan Pansus terdiri dari 1 (satu) orang ketua dan paling banyak 3 (tiga) orang wakil ketua -saya menawarkan kita ambil paling banyak 3 (tiga)- yang dipilih dari dan oleh anggota pansus berdasarkan prinsip musyawarah dan mufakat dan proporsional, dengan memperhatikan jumlah pansus yang ada serta keterwakilan perempuan menurut perimbangan jumlah anggota tiap-tiap fraksi.
Ayat (3). Fraksi yang mendapatkan komposisi pimpinan pansus, mengajukan satu nama calon Pimpinan Pansus kepada Pimpinan Dewan setelah penetapan susunan dan keanggotaan pansus.
Ayat (4). Pemilihan pimpinan pansus sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan dalam rapat pansus yang dipimpin oleh Pimpinan Dewan setelah penetapan susunan dan keanggotaan Panitia Khusus.
ARSIP
DPR
RI
Saudara sekalian, sesuai dengan prinsip pemilihan Pimpinan Pansus berdasarkan asas musyawarah mufakat dan asas proprosional dengan memperhatikan jumlah Pansus yang ada, dan seterusnya dan seterusnya, maka sebelum melanjutkan rapat ini saya ingin tawarkan dahulu untuk sebentar mungkin skors untuk taruhlah lobby, antara kami dengan perwakilan Fraksi-fraksi, kecuali tidak dipandang perlu. Nanti kalau perlu rapat saya skors sekitar 7 menit, nanti kita rembukan saja dan nanti sebelum rapat dilanjutkan, saya hanya ingin memberitahu beberapa hal Saudara- saudara sekalian, asas proporsional ini telah kita lakukan dalam periode sebelumnya juga. Jadi dengan asas proporsional ini kalau Pansus di DPR ini yang terbentuk sudah banyak, misalnya kita sudah membentuk sekian Pansus, taruhlah 15 Pansus, ini Fraksi- fraksi mohon maaf, kecil, mendapat jatah disini, tetapi kalau awal-awal biasanya memang fraksi-fraksi secara proporsional yang besar itu yang ambil duluan.
Tetapi siapa tahu nanti ada justru Pansus 9 -10 malah justru pansus yang dahsyat justru jatahnya untuk Pansus kecil. Tadi saya sudah check ke Sekretariat Jenderal, jadi Pansus DPR yang dibentuk per hari ini jumlahnya masih akan empat (4), jadi praktis nanti pemenang Fraksi 1, 2, 3, 4, kecuali yang bersangkutan tidak mau.
Seperti kemarin ketika saya memimpin pemilihan Pimpinan Pansus Pencucian Uang, itu ternyata pada titik ditunggu 5 menit pihak PKS tidak hadir, apa boleh buat kita serahkan kepada Fraksi berikutnya yaitu Fraksi PAN. lni sebagai contoh karena asas musyawarah mufakat. Diantara itu keempat (4) Fraksi, satu Ketua dan Wakil Ketua itu siapa Ketuanya sudah tentu nanti kita rembukan bareng-bareng, saya ingin beritahu Pansus yang sudah ditentukan kemarin itu Ketuanya dari Demokrat dan ada yang dari Golkar. Kalau tidak salah 2 dari Demokrat dan 1 dari Golkar kalau tidak salah yang kemarin.
F- PD (DIDI IRAWADI SYAMSUDDIN, SH., LL.M):
Mohan dibacakan dahulu Pimpinan, terima kasih.
KETUA RAPAT:
Sebentar, saya lupa ingat karena yang saya pimpin itu transfer dana Golkar dapat satu, Harry Witjaksono dari Demokrat, RUU Protokol masih kosong. RUU Protokol yang ketiga barangkali.
Baik, Bapak dan lbu sekalian, saya minta izin untuk di skors selama 7 menit, perwakilan Fraksi-fraksi satu orang saja nanti rembukan saja dengan kami, apakah diluar atau disini, ada tempat, di ruang lobby, kalau begitu kita datang sebentar satu- satu orang saja, terima kasih. Saya skors.
(RAPAT DISKORS PUKUL 11.45 WIB)
(SKORS DICABUT DAN RAPAT DIBUKA KEMBALI PUKUL 12.00 WIB)
ARSIP
DPR
RI
Baik, Bapak dan lbu yang saya hormati.
Lobbynya lancar, cepat, Century adalah lobby yang alot, termasuk kemarin itu rapat yang alot juga, yaitu Pimpinan Dewan dengan para Ketua-ketua Fraksi tentang pencabutan RUU JPSK sampai 3,5 jam ternyata kesimpulannya kita konsultasikan dengan Presiden langsung sebelum nanti surat itu dibawa ke mekanisme Dewan, Paripurna dan seterusnya.
Hari ini a/hamdu/i/lah lancar, saya ingin mengumumkan kesepakatan hasil lobby ini dan minta persetujuan Bapak dan lbu sekalian. Saudara-saudara sekalian dari hasil lobby dicapai kesepakatan sebagai berikut. Unsur-unsur Pimpinan diambil oleh Demokrat, Golkar, POI Perjuangan, dan PKS. Kemudian nama-nama sudah disebutkan kecuali PKS, kemudian dari lobby ini dari nama-nama ini bersepakat bulat untuk menunjuk Pak Tritamtomo dari Fraksi POI Perjuangan sebagai Ketua, terima kasih.
Yang kedua unsur Wakil Ketua DR. H. Subyakto, SH., MH dari Fraksi Partai Demokrat, unsur Wakil Ketua adalah Ors. Taufiq Hidayat, M.Si dari Fraksi Partai Golkar, dan unsur Wakil Ketua, saya harus menunggu dari beliau, tetapi tetap diizinkan PKS, setuju. Saya ingin tanya apakah hasil ini semua bisa disetujui?
(RAPAT: SETUJU)
Alhamdu/illah.
Kecuali PKS, intinya iya, diserahkan kepada Pak Soenmandjaja untuk menyerahkan kepada kita wakil ketua untuk itu.
Bapak dan lbu yang saya hormati,
F- PD (H. HARRY WIT JAKSONO, SH):
Pimpinan, interupsi Pimpinan.
Apakah sebaiknya tidak disebutkan namanya dari PKS ? kita tunggu saja Pak kasih waktu 5 menit untuk segera memberikan namanya.
KETUA RAPAT:
Karena saya juga tidak mungkin bolak-balik, baik, silakan.
F- PKS (H. TB. SOENMANDJAJA, SD):
Terima kasih Pak Ketua.
Dengan tetap menjunjung tinggi kelancaran acara, yang pertama memang kami belum berkoordinasi dengan teman-teman lainnya dari PKS, ada Pak Muzammil dan Pak Buchori, tetapi kalau misalnya saya harus konsultasi Ketua Fraksi juga lama, kalau
ARSIP
DPR
RI
begitu dengan malu hati saya sebutkan nama saya dahulu Pak Ketua, nanti kalau ada perubahan bisa diganti.
KETUA RAPAT:
Sudah pas sokongan kita bersama, jadi nanti kalau diperlukan kita ikut menjelaskan kepada Pimpinan Fraksi. Pak Mustafa Kamal nanti saya telpon, ini juga permintaan dari Anggota Pansus, sepakat ? Dengan demikian saya tambahkan, saya ulangi, jadi setelah terpilih berdasarkan kesepakatan bersama Pak Tri Tantomo Ketua dari Fraksi POI Perjuangan, kemudian Wakil Ketua adalah Pak Subyakto dari Fraksi Partai Demokrat, Wakil Ketua Pak Taufiq Hidayat dari Fraksi Partai Golkar, Wakil Ketua Pak Soemandjaja dari Fraksi PKS. Setuju?
(RAPAT: SETUJU)
Alhamdu/il/ah.
Saudara-saudara sekalian yang saya hormati.
Dengan selesainya pemilihan Ketua Pansus ini, selesailah tugas saya mengantar Saudara sekalian dan perlu saya mengingatkan satu hal, aturan Tata Tertib kita Pasal 141 Ayat (1) mengatakan pembahasan RUU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138 Ayat (1) dilakukan dalam jangka waktu paling lama dua (2) kali Masa Sidang dan dijadwalkan oleh Sadan Musyawarah serta dapat diperpanjang oleh Bamus sesuai dengan permintaan tertulis dari Pimpinan Pansus yang bersangkutan untuk jangka waktu paling lama satu (1) kali Masa Sidang.
Jadi tugas Bapak dan lbu disini adalah dua kali Masa Sidang nanti kalau taruhlah tidak selesai bisa dimintakan secara tertulis oleh Pimpinan Pansus ke Bamus satu kali Masa Sidang. Kalau itu tidak selesai, wassalam, karena Tatib tidak mengatakan apa- apa, dianggap memang Pansus tidak berhasil, bisa saja ada pasal-pasal yang krusial, kita bersengketa dengan Pemerintah, bisa saja. Seperti RUU JPSK karena itu, tidak berhasilnya karena diumumkan dipubliknya enak, karena kami berbeda pandangan.
Tetapi kalau tidak selesainya karena kami bolos, tetapi kalau berbeda pandangan dengan Pemerintah diumumkan dengan gagah. lni mudah-mudahan untuk bisa kita selesaikan dengan sebaik-baiknya.
Saudara-saudara sekalian, memang Undang-Undang Protokol itu kita anggap penting, begitu Rapat Pimpinan dengan Fraksi-fraksi kita putuskan ini penting, karena supaya lembaga kita itu dihormati. Saya ingin memberikan informasi kepada Saudara- saudara sekalian sebenarnya sudah ada tanda-tanda praktek protokoler yang sudah
ARSIP
DPR
RI
mulai baik di protokol Presiden, dahulu tidak terlalu, seperti sekarang lembaga kita sudah ditempatkan dengan baik, dan seterusnya dan seterusnya.
Jadi besok itu kalau jadi Anggota Dewan, jadi Pimpinan Fraksi, Pimpinan Komisi atau Badan, dan Pimpinan Dewan, itu ada rasa kebanggaan sebagai korps. Kalau dahulu Pimpinan DPR dua Wakil Ketua, itu seperti dibawah Menteri, dalam aturan yang sekarang berlaku di istana sudah bagus, di protokol semacam ini kita tunjukan institusi kita ini. Jadi seperti lembaga-lembaga MPR, lembaga DPR dan DPD kita tempatkan untuk sebaik-baiknya mewakili institusi.
Sudah tentu nanti terserah Saudara-saudara sekalian dengan Pemerintah dan kita harapkan Pemerintah juga menyetujui pemikiran-pemikiran yang sekarang terjadi, karena kita ingin menunjukkan supaya posisi kesetaraan antara Parlemen dengan istana dengan segala hormat tetap kita lakukan, meskipun kita tahu kalau untuk Presiden dan Wakil Presiden karena simbol negara itu lain, tetapi kalau kabinet nanti dulu, harus kita tempatkan dengan baik.
ltu yang perlu saya sampaikan, selanjutnya saya persilakan Pak Tri Tamtomo dan semua teman-teman, Pak Taufiq, Pak Byakto, dan Ustad Soenman untuk kedepan, segera menerima palu sidang dari kami dan sekaligus meneruskan rapat ini untuk yang pertama kalinya, saya persilakan Pak, langsung beliau akan memimpin dan saya mohon diri dahulu karena harus memimpin rapat lain.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
H. TRITAMTOMO, SH (KETUA RAPAT/F-PDI PERJUANGAN):
Yang saya hormati rekan-rekan Pimpinan.
Rekan-rekan Anggota Pansus RUU Protokol yang saya hormati dan yang saya banggakan.
Assa/amu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat, karunia, dan ridho-Nya pada siang hari ini kita dapat berhimpun di tempat ini dalam rangka menerima estafet tanggungjawab sebagai kelompok yang bertanggungjawab dalam rangka menyelesaikan Pansus RUU Protokol yang merupakan inisiatif dari DPR. Oleh karena itu dengan mendapatkan tongkat estafet ini kami mohon dengan hormat dan sangat kepada rekan-rekan sekalian mari kita bahu membahu bergandengan tangan bekerja sama untuk merampungkan dengan kurun waktu 2 kali masa sidang. Oleh karena itu tentunya dari apa yang telah diamanahkan sebagai hak inisiatif, tanpa kesatuan persatuan dan kebersamaan jangan pernah mimpi apa yang diamanahkan ini akan bisa terselenggara dengan baik, ini yang pertama.
ARSIP
DPR
RI
Kemudian yang kedua kita semua masing-masing telah menerima draft apa yang ada dihadapan kita masing-masing, tentunya dengan sekelebat waktu yang ada kita sudah membaca kemudian kita sudah menilai, kemudian kita sudah bisa memperkirakan ke depan kira-kira apa yang harus kita lakukan. Nah tentunya disini dibutuhkan satu rencana kerja ke depan yang harus kita lakukan yang diawali tentunya dengan Rapat Pimpinan untuk menentukan isian pokok dari RUU yang akan kita garap.
Karena menurut apa yang kita lihat di sini, RUU ini sudah mencakup beberapa hal, namun demikian perlu kita komunikasikan dengan mitra untuk mendapatkan satu kemasan yang memang bisa menjawab dan kemudian bisa disepakati oleh pihak-pihak yang terkait di dalam hal ini.
Nah tentunya RUU ini tidak identik dengan PUDD (Peraturan Urusan Dinas Dalam) seperti di angkatan perang atau angkatan bersenjata atau di Kepolisian. Nah tentu di sini punya kekhususan. Oleh karena itu, kami mohon dengan hormat dan sangat kepada kawan-kawan sekalian, ini kita forum perkenalan kemudian nanti baru kita akan menentukan waktu, kita akan membahas apa yang akan kita lakukan ke depan baik secara internal maupun eksternal yang menyangkut dengan kemitraan.
lni mungkin yang bisa kami sampaikan, karena nanti konsep yang setelah kita harapkan itu bisa jadi kita akan uji, kemudian kita akan nilai apakah layak atau tidak.
Kalau layak baru kita bisa jual di depan forum untuk dipergunakan sebagai satu kelengkapan yang akan dipedomani di dalam pelaksanaan kegiatan. Oleh karena itu, dengan waktu yang ada ini yang ... (tidak dilanjutkan) ...
Kemudian yang ketiga tentunya kami mohon kesepakatan dari rekan-rekan sekalian apakah sidang ini kita skors awal kemudian baru nanti kita akan ada komunikasi dalam bentuk Rapim antara Pimpinan untuk membicarakan tentang rencana kerja pedoman ke depan, apakah ini bisa disetujui untuk skorsing? lni kita tawarkan skorsing dulu, Pak.
F- PPP (DRS. H. ZAINUT TAUHID SA'ADI, M.Si):
Mohan izin, Pimpinan. Ya terima kasih.
Saya kira tadi usul Pimpinan yang pertama yaitu perkenalan itu bisa kita mulai, kemudian yang kedua saya sepakat bahwa memang perlu ada Rapat Pimpinan terlebih dahulu untuk menentukan agenda ke depan. Untuk itu saya kira tidak perlu kita skors, setelah perkenalan kita tutup kemudian kapan dijadwalkan kita bertemu setelah Rapat Pimpinan dilakukan. Saya kira itu, terima kasih.
F- PD (H. HARRY WIT JAKSONO, S.H.):
Pimpinan, maaf.
ARSIP
DPR
RI
KETUA RAPAT:
Lanjut, disampaikan dulu.
F- PD (H. HARRY WIT JAKSONO, S.H.):
Terima kasih.
Saya mendukung usul Pak Zainut untuk perkenalan dulu yang pertama. Teman- teman bisa mengucapkan selamat kepada para Pimpinan Pansus. Kami juga hanya mengingatkan, tadi karena Pak Priyo sebagai Pimpinan DPR juga mengingatkan ini 2 kali masa sidang, Pak, ya. Jadi saya pikir saya hanya mengingatkan saja segera melakukan Rapat Pimpinan dan kemudian juga segera dijadwalkan rapat-rapat berikutnya dan kalau bisa sekedar ancer-ancer bisa diumumkan di sini kira-kira rapat pleno Pansus ini kapan yang pertama akan dilaksanakan selain ini, tentunya setelah Rapat Pimpinan, Pak, ya. ltu saja usulan dan peringatan dari kami.
Terima kasih.
KETUA RAPAT:
Saran, masukan dari rekan-rekan sekalian kita terima yang akan diawali dengan Rapat Pimpinan dulu, baru setelah itu kita membuat suatu rencana program ke depan.
Nah oleh perkenalan pada hari ini, kemudian kita akan lakukan penutup kegiatan rapat.
Oleh karena itu, kita akan mulai dari kami dulu.
Nama saya Tritamtomo, Pak, dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Nomor Anggota 322.
Demikian.
F- PD (DR. H. SUBYAKTO, SH, MH):
Terima kasih.
Assalamu'alaikum Warrahmatullaahi Wabarakatuh.
Nama saya Subyakto dari Fraksi Partai Demokrat, Nomor Anggota A-493.
Terima kasih.
F- PG (DRS. TAUFIQ HIDAYAT, M.Si):
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Saya Taufiq Hidayat dari Partai Golkar, di Komisi II bersama Pak Budiman, Pak Nasir Murad, Pak Byakto dan lain-lain, lbu kita yang disebelah ini, ya jadi bukan asing lagi. Eksodus tadi juga mau meninggalkan juga agak berat karena masalahnya juga penting di sana.
T erima kasih.
ARSIP
DPR
RI
Wassalamu'alaikum Warrahmatullaahi Wabarakatuh.
F- PKS (H. TB. SOENMANDJAJA, SD):
Terima kasih, Pak Ketua.
Saya Soemandjaja dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, di Komisi Ill, Nomor Anggota A-70, terima kasih.
F- PD (RUSMINIATI, S.H.):
Terima kasih, nama saya Rusminiati dari Fraksi Partai Demokrat, Nomor Anggota A-521 dari Komisi II.
F- PD (HJ. HIMMATULLAH ALYAH SETIAWATY, SH., MH):
Assalamu'alaikum Warahmatul/ahi Wabarakatuh.
Nama saya Himmatullah Alyah Setiawaty dari Fraksi Partai Demokrat, Nomor Anggota A-461.
F- PD (DIDI IRAWADI SYAMSUDDIN, SH, LLM):
Terima kasih, nama saya Didi lrawadi Syamsuddin dari Fraksi Partai Demokrat, nomor A-486. Saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada para Pimpinan yang sudah terpilih. Tetapi kelihatannya forum ini banyak Komisi II nih. Mungkin forum reuninya Komisi II mungkin ya.
T erima kasih
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
F- PD (H. HARRY WIT JAKSONO, SH):
Nama saya adalah Harry Witjaksono dari Fraksi Partai Demokrat dengan Nomor Anggota A-478. Kalau tadi rekan kami mengatakan ini reuni Komisi II saya masih mengucap syukur alhamdulillah masih ada Komisi Ill yang masuk satu, tadinya saya khawatir tidak ada Komisi Ill sama sekali atau tidak ada unsur Baleg. Mahon maaf, Pimpinan, kami ini dari Komisi Ill dan Baleg, kebetulan Pak Soenman ini sama. Jadi paling tidak saya punya teman yang masuk di Pimpinan.
Terima kasih. Selamat sekali lagi Bapak Taufiq Hidayat.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
F- PG (DRS. H. MURAD U. NASIR, M.Si):
Terima kasih, Assa/amu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Nama saya Murad Nasir, nomor A-272, Fraksi Partai Golkar dan di Komisi II.
Terima kasih.
ARSIP
DPR
RI
F- POI PERJUANGAN (BUDIMAN SUDJATMIKO):
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Nama saya Budiman Sudjatmiko dari Fraksi POI Perjuangan dengan Nomor Anggota A-367, juga berasal dari Komisi II.
Terima kasih.
F- POI PERJUANGAN (DRS. H. SETIA PERMANA): . Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Nama saya Setia Permana, A-338, dari Fraksi POI Perjuangan, Komisi Ill.
T erima kasih.
F- PKB (DRS. H. OTONG ABDURAHMAN):
Selamat siang, Pak Otong Abdurahman dari Komisi Ill, Nomor Ahggota A-149.
Terima kasih.
F- PPP (DRS. H. ZAINUT TAUHID SA'ADI, M.Si):
Ya, saya Zainut Tauhid Sa'adi dari Fraksi PPP, Nomor Anggota A-305 dari Komisi VIII dan anggota Baleg, terima kasih.
KETUA RAPAT:
Terima kasih kepada rekan-rekan sekalian.
F- PG (H. ANDI RIO IDRIS PADJALANGI, S.H., M.Kn.):
Terselip ya.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Nama saya Andi Rio Idris, saya dari Komisi Ill, Anggota Baleg juga, Ketua.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
KETUA RAPAT:
Terima kasih.
Masing-masing kita telah memperkenalkan diri. Dengan perkenalan diri maka kita merupakan satu barisan yang akan menerima tanggungjawab ini. Tentunya dalam rangka menerima tanggungjawab ini diperlukan kerbersamaan dari kita sekalian. Oleh karena itu dengan segala keterbatasan yang saya miliki kami mohon dengan hormat dan sangat kepada rekan-rekan sekalian misalnya memberikan support kepada kita sekalian secara ikhlas dan tulus, mudah-mudahan apa yang diamanahkah bisa kita laksanakan baik.
ARSIP
DPR
RI
Kemudian yang kedua, perkenalan ini telah rampung, kemudian setelah ini kita akan tutup, kemudian kami akan berembuk, setelah itu menunggu undangan dari kami untuk apa yang akan kita lakukan ke depan. lni kira-kira program sementara yang bisa kita layangkan dihadapan Saudara sekalian.
Baik, kalau tidak ada pertanyaan, saran dan pendapat, dengan mengucapkan a/hamdu/il/ahirrabilalamin sidang ini kita nyatakan ditutup.
( KETOK PALU 3 X )
(RAPAT DITUTUP PADA PUKUL: 12.30 WIB)