• Tidak ada hasil yang ditemukan

ISSN: PENDAHULUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ISSN: PENDAHULUAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

1. PENDAHULUAN

istem informasi dan teknologi informasi berperan penting bagi perusahaan dalam menjalankan proses bisnis. Perkembangan teknologi informasi yang semakin maju memotivasi perusahaan untuk memanfaatkan teknologi informasi, salah satunya dengan menerapkan sistem informasi untuk meningkatkan kinerja dan kualitas layanan. Sistem informasi dinilai mampu untuk meningkatkan daya saing perusahaan[1]. Sistem informasi mampu mengubah cara perusahaan dalam beroperasi, termasuk cara perusahaan dalam bersaing. Saat ini setiap perusahaan perlu diterapkan sistem informasi manajemen yang efektif dan efisien, untuk dapat mengelola informasi dengan baik. Sistem informasi secara umum adalah sebagai dasar agar perusahaan mengetahui sejauh apa kemajuan perusahaan mampu berjalan dalam bidang bisnisnya, dengan adanya sistem informasi perusahaan akan lebih peka dengan kekeliruan dan mengoptimalkan pemanfaatan data sebagai sumber informasi bagi pendukung proses bisnis perusahaan.[2]

CV. Berkah Rezki Solusindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa percetakan. CV. Berkah Rezki Solusindo yang terletak di Jl. Dharma Praja, Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan berdiri pada tanggal 20 Agustus 2018. Letak CV. Berkah Rezki Solusindo cukup strategis karena berada di jalan utama dan berdekatan dengan gedung pemerintahan. Lokasi yang strategis untuk usaha ini, pada kenyataannnya tidak membuat CV.

Berkah Rezki Solusindo mengalami peningkatan keuntungan di setiap tahunnya.

Dalam kegiatan proses bisnisnya, CV. Berkah Rezki Solusindo sudah menggunakan komputer, tetapi baru sebatas pada penggunaan aplikasi pengolah data dan angka, aplikasi tersebut digunakan untuk merekap data transaksi di setiap bulannya. Proses pengelolaan data pesanan sudah menggunakan pencatatan buku, hanya saja masih dilakukan secara manual. Hal tersebut berdampak ke beberapa divisi yang mengalami kesulitan dalam mengelola data pesanan.

Karyawan sering mengalami kesulitan dalam mengelola data pemesanan, pembayaran, dan pengiriman dikarenakan sistem yang digunakan masih menggunakan metode pencatatan pada buku, sehingga produktivitas kerja di CV. Berkah Rezki Solusindo menjadi tidak optimal.

Pengelolaan data yang ada di CV. Berkah Rezki Solusindo dilakukan dengan cara mencatat data- data transaksi mulai dari pemesanan sampai pengiriman ke dalam buku transaksi. Proses pembuatan rekap laporan dilakukan setiap akhir bulan sehingga admin sibuk melakukan rekap laporan bulanan. Sistem yang ada saat ini dinilai kurang efektif dan efisien. Disisi lain proses pemasaran yang dilakukan CV. Berkah Rezki Solusindo belum menerapkan teknologi informasi, kegiatan pemasaran hanya dilakukan melalui penyebaran brosur sehingga belum dapat menarik pelanggan dalam cakupan yang luas. Brosur adalah salah satu media komunikasi yang sifatnya hanya satu arah, hal tersebut membuat divisi pemasaran kesulitan dalam melihat hasil proses pemasaran secara kuantitatif.

Dari permasalahan yang ada di CV. Berkah Rezki Solusindo, penerapan SI/TI dapat membantu proses bisnis dan pemasaran pada perusahaan. Dengan adanya SI/TI, CV. Berkah Rezki Solusindo dapat mengelola data pesanan dengan efektif dan efisien. Selain itu, SI/TI dapat membantu kegiatan pemasaran dengan memanfaatkan internet dalam melakukan promosi produk.

Untuk mendapatkan sistem informasi manajemen yang efektif dan efisien perlu adanya perencanaan strategis sistem informasi yang baik agar perusahaan dapat memaksimalkan penggunaan sistem informasi dan teknologi informasi dalam membantu mencapai tujuan dan sasaran perusahaan[3].

Pada penelitian terdahulu yang berjudul “Perencanaan Strategi Sistem Informasi Dengan Metode Ward & Peppard di Perusahaan Toko Surabaya cabang Surakarta” membahas tentang pemanfaatan SI/TI untuk memaksimalkan kualitas kinerja pada Toko Surabaya cabang Surakarta agar lebih efektif dan efisien. Dalam penelitian tersebut penerapan metode perencaan strategi SI/TI dengan menggunakan metode ward & peppard mampu mengatasi masalah di perusahaan tersebut[4].

S

(2)

Penelitian lain yang berjudul “Perencanaan Strategis Sistem Informasi PT.FM guna Meningkatkan Daya Saing Menggunakan Metode Ward & Peppard” membahas tentang bagaimana manajemen dan pemanfaatan SI/TI dapat membantu perusahaan memiliki perencanaan yang terarah, tujuan, dan keputusan yang dapat dipertanggung jawabkan. Dalam penelitian ini penulis merasa perlu adanya sebuah perencanaan strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan, sehingga pendapatan perusahaan meningkat[5].

Penelitian berikutnya berjudul “Perencanaan Strategis Sistem Informasi Menggunakan Metode Ward & Peppard (Studi Kasus: CV. Grafika Prima Mitra Ambon)”. Dari hasil analisis yang dilakukan, CV. Grafika Prima Mitra Ambon belum menerapkan SI/TI yang berdampak terhadap kinerja yang tidak efisien karena tidak menggunakan sistem. Sehingga adanya perencanaan strategis menggunakan metode ward and peppard menghasilkan perencanaan strategis yang dapat mendukung proses bisnis secara keseluruhan yang ada di perusahaan tersebut[6].

Perencanaan strategis sistem informasi pada 3 penelitian terdahulu dapat mendukung penelitian di CV. Berkah Rezki Solusindo dengan menggunakan framework yang dikemukakan oleh Ward & Peppard. Metode Ward & Peppard merupakan metode yang digunakan untuk mendapatkan sebuah perencanaan strategis yang mengkombinasikan berbagai tools yang mampu menghasilkan strategi manajemen sistem informasi dan teknologi informasi[7]. Penulis mengharapkan dengan adanya perencanaan strategis sistem informasi, CV. Berkah Rezki Solusindo dapat menghasilkan keunggulan kompetitif berdasarkan peluang yang dimiliki oleh perusahaan.

2. METODE PENELITIAN 2. 1 Tahapan Penelitian

Perencanaan strategis sistem informasi dalam penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dapat memudahkan dalam merekam, memantau, dan mengikuti kegiatan bisnis yang ada di CV. Berkah Rezki Solusindo. Dengan demikian peneliti dapat lebih memahami kegiatan bisnis dan masalah yang sedang dihadapi oleh CV.

Berkah Rezki Solusindo.

Sumber data penelitian ini dipilih berdasarkan subjek yang memahami permasalahan dan memiliki data yang akurat, dalam penelitian ini adalah pemilik perusahaan dan karyawan terkait.

Dalam proses penelitian ini, peneliti melalui beberapa tahapan penelitian dapat dilihat pada gambar 1.

Gambar 1 Tahapan Penelitian

(3)

2. 1.1 Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah digunakan untuk mengetahui masalah yang sedang dihadapi CV. Berkah Rezki Solusindo saat ini. Melalui wawancara dengan pemilik dan karyawan terkait dapat ditentukan daftar permasalahan yang ada di CV. Berkah Rezki Solusindo.

2. 1.2 Studi Literatur

Studi literatur dilakukan dengan cara mempelajari jurnal, artikel ilmiah, serta sumber pustaka lain yang terkait dengan penelitian ini. Dari tahapan studi literatur dapat ditentukan beberapa jurnal dan sumber pustaka lain yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan dengan mengikuti acuan yang sudah ada sebelumnya, disisi lain dengan adanya sumber yang jelas dan dapat dipercaya, peneliti dapat memperkuat dan mengembangkan topik yang akan dibahas.

2. 1.3 Pengumpulan Data

Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara dan pengamatan.

Wawancara dilakukan secara daring dengan pemilik dan karyawan CV. Berkah Rezki Solusindo.

Proses wawancara menghasilkan informasi internal dan kondisi perusahaan saat ini. Data-data yang telah didapatkan nantinya dapat membantu peneliti dalam melakukan olah data dan penulisan.

2. 1.4 Analisis Data

Analisis data yang digunakan adalah metodologi yang dikemukakan oleh Ward & Pepard.

Analisis ini akan menjadi acuan dalam proses perencanaan strategis sistem informasi dalam penelitian ini. Adapun beberapa tools yang digunakan antara lain:

1. SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat)

Analisis ini mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman dari CV.

Berkah Rezki Solusindo. Dengan analisis ini perusahaan akan lebih memahami kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan[8]. Dengan demikian CV. Berkah Rezki Solusindo dapat meningkatkan dan mempertahankan daya saing.

2. Value Chain

Analisis ini digunakan untuk menganalisis seluruh kegiatan bisnis di CV. Berkah Rezki Solusindo. Value chain dibagi menjadi 2 bagian, yaitu kegiatan utama dan kegiatan pendukung. Hasil dari analisis ini, peneliti dapat mengindentifikasi, menggambarkan, dan mengelompokan kegiatan bisnis yang ada di CV. Berkah Rezki Solusindo[9].

3. Critical Success Factor (CSF)

Analisis CSF digunakan untuk mengetahui tujuan, kebutuhan dan kelemahan serta kekuatan pada CV. Berkah Rezki Solusindo saat ini. Analisis ini dapat memberikan gambaran tentang hal apa saja yang dapat mempengaruhi kinerja dari CV. Berkah Rezki Solusindo dalam mencapai visi dan misi. Dari analisis ini peneliti dapat memahami kebutuhan dan tindakan yang harus dilakukan agar perusahaan dapat berkembang dan bersaing[10].

4. McFarlan Strategic Grid

Analisis ini merupakan pemetaan aplikasi sistem informasi. Pemetaan tersebut memiliki 4 bagian yaitu strategic, high potential, key operation, dan support. Dari pemetaan tersebut akan dihasilkan gambaran pengaruh aplikasi sistem informasi terhadap CV. Berkah Rezki Solusindo[11]. Adapun 4 bagian dari McFarlan Strategic Grid dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1 McFarlan Strategic Grid

Strategic Hight Potential

Aplikasi yang penting untuk mendukung strategi bisnis yang akan datang

Aplikasi yang mungkin penting dalam mencapai tujuan

Key Operational Support

(4)

Aplikasi yang menjadi kunci perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan

Aplikasi yang bernilai tetapi tidak begitu berdampak dalam mencapai tujuan perusahaan

2. 1.5 Penulisan

Pada tahap ini, peneliti menuliskan rencana strategis berdasarkan data yang telah dikumpulkan, dengan demikian dapat ditentukan usulan strategis yang nantinya akan membantu perusahaan dalam melakukan kegiatan bisnis yang ada.

2. 2 Metode Ward & Peppard

Perencanaan strategis sistem informasi pada penelitian ini menggunakan framework yang dikemukakan oleh Ward & Pepard. Pendekatan Ward & Peppard ditujukan untuk meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan atau organisasi dengan memanfaatkan sistem informasi dan teknologi informasi dengan maksimal[12]. Pendekatan ini memiliki 2 tahapan, yaitu tahapan masukan dan tahapan keluaran[13]. Tahapan framework versi Ward & Peppard dapat dilihat pada gambar 2 berikut ini.

Gambar 2 Framework Ward & Peppard 2. 2.1 Tahapan masukan

a. Analisis bisnis internal. Dalam hal ini anaisis digunakan untuk melihat bagaimana keadaan internal CV. Berkah Rezki Solusindo dari aspek strategi bisnis yang sedang berjalan, SDA/SDM, proses bisnis, dan corporate values.

b. Analisis bisnis eksternal. Analisis ini digunakan untuk melihat bagaimana keadaan eksternal CV. Berkah Rezki Solusindo dari segi industri, ekonomi, serta daya saing perusahaan.

c. Analisis SI/TI internal. Analisis ini digunakan untuk melihat sejauh mana CV. Berkah Rezki Solusindo dapat memanfaatkan SI/TI dalam menunjang kegiatan bisnis yang ada di dalam perusahaan.

d. Analisis SI/TI eksternal. Analisis ini digunakan untuk melihat tren teknologi dan peluang pemanfaatanya untuk menunjang kegiatan bisnis yang ada di CV. Berkah Rezki Solusindo.

2. 2.2 Tahapan keluaran:

a. Strategi sistem informasi. Strategi ini digunakan untuk menentukan bagaimana setiap fungsi dan unit memanfaatkan SI/TI dalam mencapai visi dan misi.

b. Strategi teknologi informasi. Strategi ini digunakan untuk menentukan kebijakan dan strategi dalam mengelola pemanfaatan SI/TI.

(5)

c. Strategi manajemen sistem informasi dan teknologi informasi. Strategi ini digunakan guna memastikan keselarasan pada implementasi kebijakan SI/TI yang dibutuhkan.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Analisis SWOT

Dalam penelitian ini terdapat beberapa masalah yang ditemukan, saat ini CV. Berkah Rezki Solusindo belum memaksimalkan penggunaan sistem informasi dan teknologi informasi dalam kegiatan bisnisnya sehingga perencanaan pengembangan belum terarah, dari proses identifikasi masalah juga ditemukan bahwa belum adanya pemanfaatan teknologi informasi untuk membantu kegiatan promosi dan pemasaran. Dari permasalahan yang sudah diketahui tahap awal yang dilakukan adalah menentukan faktor internal dan eksternal dengan menggunakan analisis SWOT. Analisis terhadap CV. Berkah Rezki Solusindo dengan menggunakan analisis SWOT terangkum pada Tabel 2.

Tabel 2 Matriks Analisis SWOT

Kekuatan (Strengths) Kelemahan (Weaknesses) 1. Memiliki lingkungan kerja

yang bersifat kekeluargaan antara karyawan dan setiap divisi

2. Owner mengerti tentang perancangan sistem informasi

3. Karyawan memiliki loyalitas yang tinggi 4. Lokasi CV. Berkah Rezki

Solusindo yang strategis dan mudah di akses 5. Produk yang ditawarkan

memiliki harga yang relatif murah dengan masih mempertahankan kualitas produk

6. Memiliki beberapa mesin yang bekerja dengan baik sehingga proses produksi menjadi efektif dan tepat waktu

1. Belum memiliki insfrastruktur SI/TI 2. Owner kurang peduli

tentang pentingnya pemanfaatan SI/TI pada perusahaannya sendiri 3. Biaya operasional lebih

besar dari rencana anggaran

4. Dalam proses produksi masih banyak ditemukan terjadinya kesalahan 5. Promosi dan pemasaran

yang kurang maksimal

Peluang (Opportunities) Strategi S-O Strategi W-O 1. Banyaknya jumlah

permintaan yang terus meningkat

2. Perkembangan teknologi informasi yang pesat 3. Memiliki kesempatan dari

beberapa pihak untuk membantu

mempromosikan produk

1. Memperluas pangsa pasar 2. Mempertahankan dan

meningkatkan kualitas pelayanan dan produk

1. Penyediaan insfrastruktur SI/TI

2. Melakukan perbaikan pada sistem manajemen

3. Memanfaatkan teknologi informasi dalam kegiatan promosi dan pemasaran

Ancaman (Threats) Strategi S-T Strategi W-T

(6)

1. Harga pada bahan baku terus meningkat 2. Semakin banyak

kompetitor dengan usaha yang sejenis

1. Menetapkan harga jual dengan memperhatikan pasar

2. Melakukan peningkatan dalam kegiatan promosi dan pemasaran

1. Meningkatkan kinerja karyawan

2. Mempertahankan koneksi dan hubungan baik dengan partner kerja dan

konsumen

Dari penyusunan strategi dengan menggunakan matriks SWOT yang telah diolah pada tabel diatas maka dapat dihasilkan beberapa strategi antara lain:

a. Memperluas pangsa pasar.

b. Mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan dan produk.

c. Menetapkan harga produk dengan memperhatikan pasar.

d. Melakukan peningkatan dalam kegiatan promosi dan pemasaran.

e. Penyediaan insfrastruktur SI/TI.

f. Melakukan perbaikan pada sistem manajemen.

g. Memanfaatkan teknologi informasi dalam kegiatan promosi dan pemasaran.

h. Meningkatkan kinerja karyawan yang dimiliki.

i. Mempertahankan koneksi dan hubungan baik dengan partner kerja dan konsumen.

3.2 Analisis Value Chain

Pemetaan lingkungan internal dan eksternal SI/TI dengan menggunakan analisa Porter’s Value chain terbagi menjadi dua bagian yaitu aktivitas utama dan pendukung. Pada gambar 3 dapat dilihat hasil dari analisis value chain pada CV. Berkah Rezki Solusindo.

Gambar 3 Analisis Porter’s Value chain Gambar 3 menunjukan hasil dari analisis value chain, antara lain:

a. Aktivitas Utama

Pemesanan dan Produksi merupakan bagian yang mengelola dan mengatur pesanan dan kegiatan yang bersangkutan dengan proses produksi.

Administrasi dan Manajemen Keuangan merupakan bagian yang bertugas untuk menyusun anggaran belanja dan pembukuan yang bertujuan agar pemasukan dan pengeluaran menjadi efektif dan efisien.

Pemasaran merupakan aktivitas yang dilakukan untuk memanfaatkan peluang pasar untuk memperoleh keuntungan dan mempertahankan keberlangsungan perusahaan.

b. Aktivitas pendukung

Pengelolaan SDM merupakan suatu bagian yang mengatur dan mengembangankan potensi karyawan dan perusahaan.

Perawatan mesin merupakan bagian yang mengelola, merawat, dan memelihara mesin yang berhubungan dengan proses produksi, hal tersebut diperlukan untuk menjaga atau mempertahankan kualitas mesin agar berfungsi dengan baik.

(7)

Persediaan dan Pembelian bahan Baku merupakan suatu bagian yang mengelola persediaan bahan baku, sehingga produksi dapat dilakukan dengan maksimal dan tidak terjadi keterlambatan dalam penyediaan bahan baku.

Pelayanan Pelanggan merupakan proses bisnis pemesanan dan pengambilan barang.

3.3 Analisis Critical Success Factor (CSF)

Analisis Critical Success Factor (CSF) pada CV. Berkah Rezki Solusindo digunakan untuk menentukan kebutuhan SI/TI untuk membantu mencapai tujuan perusahaan. Berikut beberapa Critical Success Factor (CSF) beserta tujuan yang mempengaruhi kemajuan CV.

Berkah Rezki Solusindo.

Tabel 3 Tujuan dan Critical Success Factor (CSF)

No. Tujuan Critical Success Factor (CSF)

1. Meningkatkan jumlah pelanggan dan pendapatan Menarik pelanggan 2. Menarik pelanggan baru dan mempertahankan

pelanggan lama

Memberikan promo khusus 3. Mencegah kerusakan pada alat produksi Menjaga dan merawat sarana

dan prasarana

4. Promosi yang efektif dan efisien Memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu melakukan proses promosi dan pemasaran

5. Pelanggan dapat memesan dan mengambil produk dari rumah dan tidak perlu datang ke toko

Memanfaatkan SI/TI untuk menerima pesanan secara online

6. Terwujudnya unit kerja yang dapat bertanggung jawab dan memahami tugasnya masing-masing

Membuat struktur organisasi yang jelas

7. Tidak ada kesalahan dalam pendataan daftar pesanan Membuat sistem pendataan untuk mengatur dan mengelola daftar pesanan

8. Tidak ada kesalahan dalam daftar tagihan pesanan sehingga pembayaran dapat terkoordinir dengan maksimal

Membuat sistem keuangan dan sistem pembayaran yang efektif 9. Proses produksi yang efektif dan efisien Memaksimalkan kinerja

karyawan dan alat produksi 10. Pelanggan merasa puas dengan hasil pesanannya Menyelesaikan pesanan dengan

cepat dan sesuai dengan permintaan

Hasil dari analisis Crtical Succes Factor (CSF) pada CV. Berkah Rezki Solusindo dapat dilihat pada tabel 3, terdapat 10 faktor yang dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan serta mempertahankan kualitas produk dan pelayanan, dengan memiliki SDM dan infrastruktur yang mumpuni serta pemanfaatan sistem informasi dan teknologi informasi perusahaan dapat memaksimal kinerja karyawan dalam mengelola data perusahaan dan meningkatkan jumlah pelanggan dan keuntungan.

(8)

3.4 McFarlan Strategic Grid

Portofolio McFarlan Strategic Grid dibagi menjadi 4 kuadran. Portofolio ini menghasilkan gambaran pengaruh aplikasi sistem informasi terhadap perusahaan. Pada tabel 4 dapat dilihat hasil portofolio aplikasi berdasarkan McFarlan Strategic Grid pada CV. Berkah Rezki Solusindo:

Tabel 4 Portofolio Aplikasi Berdasarkan McFarlan Strategic Grid

3.5 Strategi Bisnis

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat 3 Strategi bisnis untuk CV. Berkah Rezki Solusindo. Berikut adalah strategi bisnis yang dapat menunjang kinerja perusahaan:

a. Tata Kelola

Saat ini CV. Berkah Rezki Solusindo dalam kondisi stagnan, dibutuhkan tata kelola yang baik untuk keluar dari kondisi ini sehingga kinerja dan bisnis dapat mengalami peningkatan.

b. Meningkatkan Kualitas Produk

Dengan meningkatkan kualitas produk dengan harga yang terjangkau, pelanggan akan merasa terpuaskan dan akan tetap bertahan untuk menggunakan jasa CV. Berkah Rezki Solusindo.

c. Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Promosi

CV. Berkah Rezki Solusindo masih menggunakan proses promosi melalui media cetak, pemanfaatan teknologi informasi untuk membantu proses promosi akan lebih efektif dan efisien, pada saat ini orang lebih tertarik untuk membaca melalui media sosial, maka dari itu promosi dapat dilakukan di media sosial.

3.6 Strategi Manajemen SI/TI

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat strategi sistem informasi untuk CV.

Berkah Rezki Solusindo. Berikut adalah strategi sistem informasi yang dapat menunjang kinerja perusahaan:

a. CV. Berkah rezki Solusindo belum memiliki sistem informasi manajemen dalam mendukung setiap kinerja unit bagian. Sehingga dibutuhkan sistem informasi manajemen untuk memaksimalkan kinerja perusahaan.

b. Memanfaatkan sistem informasi untuk melakukan monitoring pada daftar pesanan dan produksi sehingga dapat mengurangi kesalahan hasil produksi.

c. CV. Berkah Rezki Solusindo pernah mempunyai rencana untuk membuat sistem informasi purchase order dan penjualan online, tetapi sampai sekarang hal tersebut belum dibuat. Peneliti menyarankan untuk membuat sistem informasi purchase order dan penjualan online agar kinerja di dalam perusahaan dapat bekerja dengan efektif dan efisien.

d. Memanfaatkan sistem informasi dan teknologi informasi untuk memantau bahan baku dan supplier, dengan adanya sistem informasi tersebut perusahaan dapat melakukan pengecekan ketersediaan bahan baku yang ada, sehingga dapat segera dilakukan proses

Strategic Hight Potential - SI Manajemen

- SI Monitoring - SI Purchase Order

- SI Promosi

- SI Penjualan Online

Key Operational Support

- SI Supplier - Website - Email - Media Sosial

(9)

penyediaan bahan baku jika sudah mulai menipis dan tidak ada keterlambatan dalam proses produksi.

e. Membuat website dan media sosial untuk membantu proses pemasaran dan promosi.

Melalui website dan media sosial dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pemasaran, promosi, dan proses pemesanan secara online. Dengan demikian kemungkinan mendapatkan pelanggan baru lebih besar dan pangsa pasar yang lebih luas dibandingkan hanya menggunakan media cetak.

4. KESIMPULAN

CV. Berkah Rezki Solusindo masih belum menerapkan SI/TI yang mengakibatkan seringnya terjadi kesalahan dalam pengelolaan data pesanan dan rekap bulanan, hal tersebut berdampak terhadap kinerja yang menjadi tidak efektif dan efisien. CV. Berkah Rezki Solusindo juga belum memanfaatkan SI/TI dalam melakukan proses pemasaran sehingga keuntungan yang didapatkan tidak maksimal. Penggunaan metode ward & peppard dalam penelitian Perencanaan strategis sistem informasi ini membantu peneliti untuk mengetahui bagaimana kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman terhadap CV. Berkah Rezki Solusindo melalui matriks Analisa SWOT. Peneliti dapat mengetahui aktivitas utama dan pendukung yang ada di CV. Berkah Rezki Solusindo melalui analisa value chain, selain itu juga dihasilkan 10 (sepuluh) Critical Success Factor yang didapatkan melalui metode CSF, yang kemudian menghasilkan 9 (Sembilan) usulan sistem informasi dan dipetakan menggunakan McFarlan Grid diantaranya SI Manajemen, SI Monitoring, SI Purchase Order, SI Promosi, SI Penjualan Online, SI Supplier, Website, dan Media Sosial. Hasil yang didapatkan dari perencanaan strategis merupakan strategi bisnis dan strategi manajemen SI/TI yang dapat digunakan CV. Berkah Rezki Solusindo untuk mengembangkan SDM, pasar dan produk. Dalam proses penelitian ini penulis memiliki kendala dalam proses mengumpulkan data. Proses wawancara dengan narasumber memiliki hambatan karena faktor jarak dan waktu, sehingga diperlukan metode yang paling tepat untuk mendapatkan data, dalam hal ini metode yang digunakan peneliti adalah wawancara secara daring melalui google meet.

5. SARAN

Berdasarkan penjelasan yang telah dilakukan sebelumnya, saran yang dapat disampaikan penulis untuk memaksimalkan perencanaan strategis di CV. Berkah Rezki Solusindo yaitu menyiapkan pengembangan perencanaan keuangan untuk mengalokasikan dana ke dalam pengembangan infrastruktur sistem informasi dan teknologi informasi, sehingga pendapatan dapat terus ditingkatkan.

Saran untuk penelitian selanjutnya perencanaan strategis dapat dilakukan dengan menggunakan metode yang berbeda sehingga dapat dijadikan perbandingan dari hasil keluarannya.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis pada matriks QSPM menunjukkan bahwa meningkatkan kualitas pelayanan air minum yang dapat dilakukan melalui inovasi produk, mempertahankan hubungan baik dengan

Faktor penghambat upaya BPPT dalam meningkatkan kualitas pelayanan ijin gangguan dilihat dari: Faktor penghambat dapat dilihat dari jumlah Sumber Daya Manusia di BPPT

Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan, kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan, kualitas

Untuk melihat hubungan antara faktor-faktor nama merek, kualitas produk, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen (customer satisfaction) dan loyalitas

Kualitas pelayanan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat loyalitas pelanggan terhadap produk atau jasa. Perusahaan perlu meningkatkan kualitas layanan

untuk memanfaatkan peluang. Strategi yang dapat diterapkan dalam memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada yaitu mempertahankan kualitas produk dan meningkatkan pelayanan

Hasil uji dapat dilihat dalam tabel berikut: Tabel 2 Hasil Pengujian Reliabilitas Variabel Alpha Keterangan Harga X1 Kualitas pelayanan X2 Atribut produk X3 Switching

Kualitas suatu jasa pelayanan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu kinerja suatu instansi selain biaya pelayanan dan ketepatan waktu pelayanan karena kualitas