• Tidak ada hasil yang ditemukan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN JUNREJO 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STATISTIK DAERAH KECAMATAN JUNREJO 2015"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

STATISTIK DAERAH

KECAMATAN JUNREJO

2015

(3)

STATISTIK DAERAH KECAMATAN JUNREJO 2015

No Katalog

: 1201202.3579020

No Publikasi

: 3579020.15.02

Ukuran Buku

: 17,6 x 25 cm

Tebal buku

: vi + 28 halaman

Naskah :

Koordinator Statistik Kecamatan Junrejo

Gambar kulit :

Koordinator Statistik Kecamatan Junrejo

Diterbitkan oleh :

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BATU

Dicetak Oleh :

Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya

http://batukota.bps.go.id

(4)

Kata Sambutan

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik penerbitan publikasi Statistik Daerah Kecamatan Junrejo yang dilakukan oleh KSK Kecamatan Junrejo Kota Batu Provinsi Jawa Timur. Penyusunan publikasi Statistik Dae-rah Kecamatan ini merupakan inovasi, serta penyebarluasan informasi sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan visi BPS sebagai “ pelopor data statistik terpercaya untuk semua”.

“Statistik Daerah Kecamatan Junrejo” ini dimaksudkan untuk melengkapi ragam publikasi statistik yang telah tersedia di kecamatan seperti Kecamatan Dalam Angka (KDA) yang telah terbit secara rutin dalam memotret kondisi wilayah kecamatan.

Saya berharap, publikasi Statistik Daerah Kecamatan Junrejo ini mampu mem-berikan informasi secara cepat dan tepat kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitor dan evaluasi mengenai perkembangan pembangunan di Kecamatan Junrejo.

Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi - tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi hingga terbitnya publikasi ini, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi usaha kita.

Batu, November 2015

Kepala Badan Pusat Statistik,

Kota Batu

Sri Kadarwati, S,Si. MT

NIP. 19660114 198802 2 001

(5)
(6)

DAFTAR ISI

1. Sekilas Pandang 1

2. Geografi dan Iklim 2

3. Pemerintahan 4 4. Penduduk 6 5. Pendidikan 8 6. Kesehatan 10 7. Sosial 12 8. Pertanian 13 9. Industri 15

10. Perdagangan & Hotel 16

11. Lampiran 20

http://batukota.bps.go.id

(7)
(8)

Kecamatan Junrejo di antara seluruh Kcamatan di Kota Batu

SEKILAS PANDANG

.

1

Kecamatan Junrejo merupakan daerah yang sebagian besar adalah perbukitan dan sebagian kecil dataran

Kecamatan Junrejo merupakan salah satu wilayah pemerintahan tingkat kecama-tan di Kota Batu yang letaknya strategis sebagai pintu masuk Kota Batu. Kecamatan Junrejo, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pertanian, industri, Umkm perdagangan dan kehutanan. Ciri khas Keca-matan Junrejo di tandai dengan banyaknya lahan pertanian dan petani di bidang per-tanian tanaman pangan, serta banyak indus-tri - indusindus-tri kecil.

Diantara ketiga kecamatan di Kota Ba-tu, Kecamatan Junrejo merupakan wilayah yang paling rendah yaitu berkisaran antara 600 mdpl - 900 mdpl.

*** Tahukah Anda

Desa Tlekung merupakan wilayah paling tinggi di Kecamatan Junrejo, ketinggiannya mencapai 921 mdpl.

Tempat wisata yang bisa di jumpai di Kecamatan Junrejo adalah Gua Jepang dan coban putri tepatnya di desa Tlekung, gua Jepangmerupakan gua peninggalan Perang Dunia ke II namun tampaknya belum di kem-bangkan, sehingga belum banyak wisatawan yang mengenalnya.

(9)

Secara umum Kecamatan Junrejo dapat dibagi menjadi 2 bagian utama yaitu daerah lereng/ bukit dengan proporsi lebih luas daerah lereng. Kecamatan Junrejo terdiri dari 7 Desa/ Kelurahan yaitu: Desa Tlekung, Desa Junrejo, Desa Mojorejo, Desa To-rogrejo, Desa Beji, Desa Pendem dan Ke-lurahan Dadaprejo.

*** Tahukah Anda

Luas Desa Tlekung 34 persen dari Kecama-tan Junrejo .

Dilihat dari keadaan geografisnya, Kecamatan Junrejo dapat dibagi menjadi 4 jenis tanah yaitu jenis tanah Andosol, tanah Kambisol, tanah Alluvial dan tanah Latosol. Batas-batas administrasinya, meliputi :

Utara : Kabupetan Malang Selatan : Kabupaten Malang Barat : Kecamatan Batu Timur : Kabupaten Malang

2

GEOGRAFI DAN IKLIM

.

Luas wilayah Kecamatan Junrejo adalah 25,6502 km²

Luas Wilayah Kecamatan Junrejo Menurut Desa / Kelurahan

Tahun 2014 33% 14% 7% 13% 9% 14% 10% Tlekung Junrejo Mojorejo Torongrejo Beji Pendem Dadaprejo

http://batukota.bps.go.id

(10)

2

Meskipun Kec. Junrejo lebih rendah di bandingkan 2 Kec. Yang lain, tetapi

saat musim hujan tidak pernah mengalami banjir

GEOGRAFI DAN IKLIM

.

Terdapat tiga jenis iklim yang mempengaruhi iklim di Indonesia, yaitu iklim musim (muson), iklim tropica (iklim panas) dan iklim laut. Curah hujan di suatu tempat antara lain dipengaruhi oleh iklim, keadaan geografi dan perputaran atau pertemuan arus udara. Oleh karena itu jumlah curah hujan beragam menurut bulan dan letak stasiun pengamat.

*** Tahukah Anda

Letak geografis desa/ kelurahan di wilayah Kecamatan Junrejo sebagian besar berada di daerah lereng/ bukit.

Pada tahun 2014, hari hujan yang terjadi di Kecamatan Junrejo hampir setiap bulan, bulan September termasuk bulan ker-ing karena tidak ada hujan sama sekali. Rata - rata curah hujan per bulan yang tertinggi terjadi pada bulan Januari yakni sebesar 385 mm3 dan terendah pada bulan Juli dan

Ok-tober sebesar 9 mm3 dan 17

mm3 .Sedangkan hari hujan terbanyak pada

bulan Desember yaitu sebanyak 26 hari hu-jan. Hari hujan terkecil terjadi pada bulan Oktober yaitu hanya 2 hari hujan.

Dibandingkan periode sebelumnya, rata-rata curah hujan tahun 2014 mengalami penurunan sebesar 33,6 mm/ bulan, se-dangkan rata-rata hari hujan juga mengalami penurunan di bandingkan tahun sebelumnya sebanyak 1-2 hari terjadi hujan di setiap bu-lannya. Ini berarti tahun 2014 bisa dikatakan lebih kering kondisinya dibanding tahun 2013 untuk hal curah hujan.

Banyaknya Hari Hujan dan Rata-rata Curah Hujan per Bulan Tahun 2014 (mm/bulan

)

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Keterangan

Tahun

2013 2014 Rata-rata Curah

Hujan (mm/bulan) 173 139 Rata-rata Hari

Hu-jan (Hari) 13 12

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015 rata Curah Hujan (mm/bulan) dan

Rata-rata Hari Hujan (Hari) Tahun 2013 - 2014

0 50 100 150 200 250 300 350 400 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 curah hujan hari hujan

http://batukota.bps.go.id

(11)

3

Kecamatan Junrejo terdiri dari 7 Desa, 22 dusun, 59 rukun warga dan 240 rukun tetangga.

PEMERINTAHAN

.

Secara administratif, Kecamatan Jun-rejo terdiri dari 6 Desa dan 1 Kelurahan. Akhir tahun 2010, terjadi perubahan status pemerintahan Desa menjadi Kelurahan dari 7 Desa menjadi 6 Desa dan 1 Kelurahan. Peru-bahan terjadi pada Desa Dadaprejo menjadi Kelurahan Dadaprejo.

Dilihat komposisi jumlah dusun, Desa Pendem dan Desa Tlekung, memiliki jumlah dusun terbanyak yaitu 4 dusun. Banyaknya jumlah dusun yang dimiliki tidak secara otomatis menjadikan daerah ini memiliki jumlah RW dan RT terbanyak pula. Jumlah RW dan RT terbanyak terdapat di Desa Pendem yaitu 12 RW dan 50 RT, Desa Jun-rejo 10 RW dan 33 RT, Kelurahan DadapJun-rejo berada di posisi ketiga dengan 9 RW dan 34 RT, Mojorejo 8 RW dan 24 RT, Tlekung 7 RW dan 39 RT, Torongrejo 7 RW dan 36 RT, dan sisanya Desa yang memiliki RW dan RT terkecil di bandingkan yang lain dengan kom-posisi Desa Beji dengan 6 RW dan 24 RT.

Hasil pembangunan di Kecamatan Junrejo telah dapat dirasakan. Hal ini dapat ditengarai dari semua Desa/ Kelurahan di Kecamatan Junrejo yang telah mencapai tingkat swasembada. Kondisi ini menunjuk-kan bahwa Desa/ Kelurahan di Kecamatan Junrejo memiliki partisipasi yang baik dan kemandirian dalam menyelenggarakan pe-merintahan desanya. Desa/Kelurahan Dusun RW RT ( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) Tlekung 3 7 39 Junrejo 3 10 33 Mojorejo 2 8 24 Torongrejo 3 7 36 Beji 3 6 24 Pendem 4 12 50 Dadaprejo 9 34 Kecamatan Junrejo 19 59 240 Statistik Pemerintahan Tahun 2014

Sumber : Bagian Tata Pemerintahan Kota Batu

Banyaknya Dusun, RW dan RT Tahun 2014

Sumber : Bagian Tata Pemerintahan Kota Batu *** Tahukah Anda

Status pemerintahan Desa Dadaprejo berubah statusnya menjadi satu-satunya Kelurahan di Kecamatan Junrejo di tahun 2010. 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 dusun rw rt

http://batukota.bps.go.id

(12)

3

Jumlah Pegawai di Kecamatan Junrejo adalah 42 orang

PEMERINTAHAN

.

Dalam menyelenggarakan pemerin-tah, perangkat desa/ kelurahan mempunyai peranan yang penting dalam menyelenggara-kan tugas umum pemerintahan, tugas-tugas pembangunan maupun di dalam mem-berikan pelayanan tehadap masyarakat.

Pada tahun 2014 jumlah pegawai Kecamatan mencapai 42 orang, sedangkan pegawai di tingkat desa/ kelurahan tidak ter-jadi penambahan. Jumlah perangkat di ma sing-masing desa/ kelurahan relatif sama.

Dilihat dari jarak tempuhnya, Desa Junrejo merupakan desa terdekat dengan kantor Kecamatan Junrejo, hal ini dikare-nakan desa tersebut merupakan ibukota atau pusat pemerintahan bagi Kecamatan Junrejo. Sedangkan Desa Pendem merupakan desa terjauh jarak tempuhnya menuju kantor Keca-matan Junrejo yaitu sejauh 5 Km.

Desa Pendem dan Kelurahan Dadaprejo merupakan desa dan kelurahan terluar di wilayah Kecamatan Junrejo dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Ma-lang, sehingga bisa dikatakan Desa Pendem dan Kelurahan Dadaprejo merupakan pintu masuk menuju arah ke Kota Batu. Karena posisinya diperbatasan dan hampir se-jajar ,jarak tempuh yang dibutuhkan dari De-sa Pendem dan Kelurahan Dadaprejo menuju kantor Walikota Batu relatif sama, yaitu se-jauh 10 Km.

Jumlah Pegawai Menurut Desa/Kelurahan Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

(13)

PENDUDUK

.

Berdasarkan konsep BPS yang dimak-sud dengan Penduduk Indonesia mencakup Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal dalam wilayah geografis Indonesia, baik yang bertempat tinggal tetap maupun yang ber-tempat tinggal tidak tetap (seperti tuna wis-ma, pengungsi, awak kapal berbendera Indo-nesia, masyarakat terpencil/ terasing, dan penghuni perahu/ rumah apung). Anggota korps diplomatik beserta keluarganya, mes-kipun menetap di wilayah geografis Indone-sia, tidak dicakup sebagai penduduk.

Diantara ketiga kecamatan yang ada di Kota Batu, Kecamatan Junrejo yang paling sedikit jumlah penduduknya. Pada tahun

2014 kepadatan penduduk di Kecamatan

Junrejo mencapai 1.907 jiwa per km2 me-ningkat di bandingkan tahun sebelumnya.

Secara umum di Kecamatan Junrejo jumlah penduduk laki-laki lebih banyak diban-dingkan jumlah penduduk perempuan. Hal ini dapat ditunjukkan oleh sex ratio pada tahun

2014, untuk setiap 100 penduduk perempuan

di Kecamatan Junrejo terdapat 103 pendu-duk laki-laki. Peningkatan dikarenakan di de-sa Pendem terdapat Pusdik Arhanud yang mayoritas adalah laki - laki dan menetap le-bih dari 6 bulan.

Indikator Kependudukan Tahun 2013 - 2014

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Tahun 2014

Sumber : Registrasi penduduk 2014 Sumber : Registrasi penduduk 2014

Berdasarkan hasil sensus penduduk, jumlah penduduk Kecamatan Junrejo mengalami peningkatan

4

U r a i a n 2013 2014

Jumlah Penduduk 47.675 48.111

Kepadatan Penduduk ( Jiwa/ Km2) 1859 1.876 Sex Ratio (%) 167 172 Desa/Kelurahan 2012 2013 2014 ( 1 ) ( 2) ( 3 ) ( 4 ) Tlekung 4.026 4.050 4.080 Junrejo 8.977 9.069 9.256 Mojorejo 4.729 4.789 4.921 Torongrejo 5.544 5.578 5.621 Beji 7.670 7.736 7.856 Pendem 10.876 10.947 11.043 Dadaprejo 5.853 5.941 6.145 Kecamatan Jurejo 47.675 48.111 48.922 0 1.000 2.000 3.000 4.000 5.000 6.000 Tlekung Junrejo Mojorejo Torongrejo Beji Pendem Dadaprejo perempuan laki - laki

http://batukota.bps.go.id

(14)

PENDUDUK

.

Kepadatan penduduk terbesar di Kecamatan Junrejo terletak di

Desa Pendem

4

Berdasarkan hasil data proyeksi penduduk Kecamatan Junrejo, penduduk Kecamatan Junrejo yang tersebar di tujuh wilayah desa/ kelurahan, pada tahun 2014 tercatat sebanyak 48.922 orang, Penduduk laki-laki sebanyak 24.879 orang dan penduduk perempuan sebanyak 24.043 orang. Desa Pendem memiliki jumlah penduduk tertinggi dibanding desa lain yaitu sebanyak 11.043 orang, dengan penduduk laki-laki sebanyak 5.767 orang dan penduduk perempuan sebanyak 5.276 orang.

Grafik di samping menggambarkan struktur umur penduduk Kecamatan Junrejo, grafik ditersebut menunjukkan pada usia produktif, kelompok umur 15-59 tahun berjumlah 32.194 jiwa, usia non produktif pada kelompok umur 0-14 dan >65 berjumlah

16.728 jiwa.

Pada tahun 2014 Angka Beban Ketergantungan di Kecamatan Junrejo

secara keseluruhan adalah 51,95 persen yang berarti bahwa setiap 100 penduduk usia produktif (15-59 tahun) akan menanggung sekitar 52 orang bukan usia produktif (0-14 tahun dan 60 tahun ke atas).

Penduduk Junrejo Menurut Kelompok Umur Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

0 500 1.000 1.500 2.000 2.500 0 -4 5 -9 10 -14 15 -19 20 -24 25 -29 30 -34 35 -39 40 -44 45 -49 50 -54 55 -59 60 -64 > 65 laki-laki Perempuan

http://batukota.bps.go.id

(15)

Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batu

5

Banyaknya Sekolah Junrejo Tahun 2014

Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batu

Rasio Murid dan Sekolah Tahun 2014

PENDIDIKAN

Rasio jumlah murid terhadap jumlah sekolah dasar masih tinggi

Tahun Jenis Sekolah 2013 2014 SD 135.87 189.58 SMP 530.17 591.16 SMA 394.5 532 SMK 110 182

Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu daerah. Oleh karena itu ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang beru-pa sumber daya manusia dan sarana fisik sangatlah penting. Di Kecamatan Junrejo, perkembangan jumlah sekolah selama pe riode 2013 sampai 2014 cenderung tetap.

Rasio murid terhadap sekolah adalah angka rata-rata kemampuan suatu sekolah untuk menampung muridnya. Semakin kecil rasio murid-sekolah maka semakin baik. Hal ini menunjukkan bahwa ruangan kelas yang tersedia cukup memadai untuk menampung jumlah murid. Rasio murid terhadap sekolah pada jenjang pendidikan SMP dan SMA men-galami kenaikan. Masing-masing untuk jen-jang SMP dari 530,17 (Th 2013) menjadi 591,16 (Th 2014) dan untuk SMA dari 394,5 (Th 2013) menjadi 532 (Th 2014). Sedangkan pada jenjang SD dan SMK, rasio murid ter-hadap sekolah juga mengalami peningkatan. Masing-masing untuk SD dari 135,87 (Th 2013) menjadi 189,58 (Th 2014) dan SMK dari 110 (Th 2013) menjadi 182 (Th 2014). 0 5 10 15 20 25 TK SD SMP SMA SMK

http://batukota.bps.go.id

(16)

5

PENDIDIKAN

Jumlah guru mempengaruhi kwalitas pendidikan

Salah satu faktor penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan adalah tersedianya guru dalam jumlah cukup dan berkualitas. Di Kecamatan Junrejo secara umum tidak mengalami penurunan jumlah guru. Selama periode 2013-2014 jumlah guru menunjukkan tren yang terus meningkat. Hanya untuk guru SD terlihat tidak mengala-mi peningkatan di bandingkan periode tahun sebelumnya, sedangkan untuk guru SMK, SMA dan guru SMP terjadi peningkatan, Un-tuk guru SMP meningkat tetap, unUn-tuk guru SMA Meningkat 17 orang dan untuk guru SMK meningkat 35 orang. Peningkatan terse-but sangat besar karena ada penambahan SMK di Kecamatan Junrejo.

Berbeda dengan pola perkembangan jumlah guru, perkembangan jumlah murid dari tahun 2013 sampai 2014 mengalami penurunan setiap tahunnya, hanya pada jen-jang pendidikan SMK dan SMA yang men-galami peningkatan.

Rasio murid terhadap guru adalah rata-rata jumlah murid yang diajar seorang guru dalam suatu tahun tertentu. Semakin kecil angka rasio murid terhadap guru, dan di-harapkan akan semakin baik kualitas pendidi-kan yang bisa diberipendidi-kan guru terhadap murid.

Jenis Pendidikan Tahun

2013 2014 SD Murid 4.416 4.723 Guru 268 116 SMP Murid 1.733 2.053 Guru 148 148 Murid 798 1064 SMA Guru 92 109 SMK Murid 160 182 Guru 52 87

Jumlah Murid-Guru menurut Jenjang Pendidikan, 2013-2014

Sumber : Dinas Pendidikan Kota Batu

(17)

6

Kesehatan

Fasilitas kesehatan terus mengalami peningkatan di Kecamatan Junrejo

Pembangunan sektor kesehatan sebagai bagian integral dari pembangunan yang berlangsung, bertujuan untuk mencapai kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal.

Dari beberapa fasilitas kesehatan yang ada di Kecamatan Junrejo proporsi terbesar adalah Posyandu yaitu sebanyak 48 lokasi. Hampir semua RW atau paling tidak dusun di Kecamatan Junrejo mempunyai Posyandu yang diharapkan aktif melakukan penanganan/ pemantauan kesehatan ibu dan balita.

Fasilitas yang lain antara lain rumah sakit umum sebanyak 1 yaitu Rumah Sakit Baptis di Desa Tlekung, kemudian puskesmas dan puskesmas pembantu sebanyak 2 buah terdapat di Desa Beji dan Desa Junrejo. Berikutnya pedagang besar farmasi sebanyak 1 buah dan Apotik/BP/ BKIA/RB sebanyak 1 buah.

Desa/ Kelurahan Rumah Sakit Umum Pusk-esmas/ Pustu Po-syandu Apotik+B P/BKIA/ RB ( 1 ) ( 2) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 ) Tlekung 1 - 5 - Junrejo - 1 10 - Mojorejo - - 9 1 Torongrejo - - 4 - Beji - 1 8 - Pendem - - 6 - Dadaprejo - - 6 - Kecamatan Jurejo 1 2 48 1

Jumlah Fasilitas Kesehatan

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Batu

(18)

6

Kesehatan

Jumlah peserta KB aktif mengalami peningkatan setiap tahunnya

Dengan karakteristik penduduk Kecamatan Junrejo yang memiliki struktur umur penduduk berusia muda, maka perlu adanya pengendalian kelahiran melalui gerakan KB nasional. Pada Tahun 2014, jumlah Pasangan Usia Subur di Kecamatan Junrejo sebanyak 110.208 orang dengan peserta KB Aktif sebanyak 86.361 orang atau mencapai 81,52 persen.

*** Tahukah Anda

Suntik merupakan alat KB yang paling dimi-nati pasangan usia subur di Kec. Junrejo.

Keputusan untuk ber KB dan pemilihan jenis kontrasepsi kemungkinan dipengaruhi oleh faktor jumlah anak, pendidikan, kegiatan ekonomi, budaya setempat. Ekspetasi jenis

kontrasepsi yang digunakan adalah suntik yaitu sekitar 22.845 orang. Dan urutan berikutnya adalah cara implan (20.208), IUD

(16.182), pil (15.642), kondom (8.499), dan

sisanya OP atau OV sebesar 4.985 orang.

Bulan Pasangan Usia Subur Peserta KB Aktif ( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) Januari 9.110 7.159 Februari 9.131 7.238 Maret 9.145 7.278 April 9.145 7.373 Mei 9.145 7.307 Juni 9.195 7.342 Juli 9.195 7.358 Agustus 9.214 7.406 September 9.216 7.450 Oktober 9.145 7.373 November 9.276 7.503 Desember 9.91 7.574

Jumlah Pasangan Usia Subur dan Peserta KB Aktif

Sumber : Badan KB dan Kesejahteraan Sosial Kota Batu

Jumlah Peserta KB Aktif menurut alat kontrasepsi

Sumber : Badan KB dan Kesejahteraan Sosial Kota Batu OP 0 100 200 300 400 500 IUD Pil Kondom Suntik OP OW Implan

http://batukota.bps.go.id

(19)

7

Sarana yang dimiliki untuk menunjang kehidupan berorganisasi khususnya pemuda dapat dilihat dari banyaknya sarana perkumpulan atau organisasi. Sejalan dengan banyaknya pemuda - pemuda masa kini, jumlah sarana organisasi terbanyak adalah Karang Taruna yang dapat dijumpai pada setiap desa di Kecamatan Junrejo bahkan sampai tingkat RW pasti dapat jumpai.

*** Tahukah Anda

Keberadaan tempat ibadah Vihara di Keca-matan Junrejo hanya terdapat di dua Desa yaitu, Desa Junrejo dan Desa Mojorejo dengan jumlah masing-masing 1 buah.

Begitu juga d tingkat keorganisasian pemuda yang lain dapat dilihat bahwa organisasi pramuka lebih banyak ditemukan hampir di setiap desa di bandingkan PMR,Pecinta Alam atau bahkan PKS yang belum terbentuk di semua desa di Kecamatan Junrejo

Banyaknya Organisasi Pemuda Menurut Desa/Kelurahan Junrejo 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Sosial

Tempat ibadah yang tidak di miliki di Kecamatan Junrejo adalah Pura

Desa/

Kelurahan KT Pramu-ka PMR ta Alam

Pencin-( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 ) Tlekung 1 1 Junrejo 1 1 Mojorejo 1 1 Torongrejo 1 1 Beji 1 1 1 Pendem 1 Dadaprejo 1 1

http://batukota.bps.go.id

(20)

8

Sektor pertanian ini relatif merupakan

sektor yang sudah mendapat perhatian serius dalam aksi pembangunan. Mulai dari proteksi, kredit hingga kebijakan lain.

Dalam struktur perekonomian Kota Batu, Sektor Pertanian masih mempunyai peranan penting dalam pembangunan ekonomi. Dilihat dari kontribusinya dalam pembentukan Produk Domestik Regional Bruto. Daya serap Sektor Pertanian terhadap kesempatan kerja di Kota Batu juga dominan dibandingkan sektor lainnya.

Potensi utama yang ada di Kecama-tan Junrejo adalah Kecama-tanaman pangan yaitu padi. Umumnya petani di desa Pendem petani paling dominan menanam padi. Se-dangkan di lima desa yang lain yaitu Mo-jorejo, Beji, Torongrejo, Junrejo dan Dadapre-jo selain tanaman padi dan jagung petani ju-ga banyak menanam tanaman sayur-sayuran. Sedangkan Desa Tlekung merupa-kan satu-satunya desa yang memiliki topo-grafi agak lain dengan desa-desa lainnya yai-tu mempunyai dataran agak tinggi karena sebagian wilayah merupakan hutan.

Luas Lahan Sawah dan Bukan Sawah Menurut Desa/Kelurahan

Tahun 2014

Sumber : Dinas Pengairan dan Bina Marga Kota Batu

Pertanian

Jumlah ternak mengalami perkembangan

Desa/ Kelurahan

Luas Lahan [ Ha ]

Lahan Sawah Lahan Bukan Sawah

( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) Tlekung 50 1.250,15 Junrejo 199 160,50 Mojorejo 126 12,35 Torongrejo 202 37,11 Beji 149 33,14 Pendem 290 16,36 Dadaprejo 82 11,41 Kecamatan Junrejo 1098 1467,02

http://batukota.bps.go.id

(21)

8

Pertanian

Populasi ternak di Kecamatan Junrejo tiap tahun mengalami peningkatan

Peternakan sebagai bagian dari sektor pertanian juga mempunyai andil dalam kegiatan perekonomian di Kecamatan Junrejo. Ternak pada umumnya dapat di be-dakan menjadi ternak besar, ternak kecil dan unggas. Secara umum populasi ternak besar di Kecamatan Junrejo mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya. Penurunan hanya dialami kuda yaitu mencapai 20 persen, sedangkan sapi potong dan sapi perah mengalami peningkatan masing—masing sebesar 7,89 persen dan ,

12,43 persen sedangkan kerbau tidak

mengalami peningkatan, sedangkan pada ternak kecil mengalami kenaikan pada kambing dan domba. Masing - masing sebesar 5,35 persen dan 16,11 persen. Penurunan di ternak kecil pada kelinci sebesar 4,42 persen.

*** Tahukah Anda

Populasi ternak sapi perah terbesar di Kecamatan Jun-rejo ada di desa Tlekung dengan jumlah 1148 ekor.

Untuk populasi unggas di Kecamatan Junrejo pada tahun 2014 mengalami peningkatan, itik dan ayam pedaging yang Populasi Ternak di Kecamatan Junrejo

Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Tahun Ternak Unggas 2013 2014 Ayam Buras 16.207 17.271 Ayam Petelor 48.500 49.500 Ayam Pedaging 93.000 83.000 Itik 9.686 3.500 Kuda Kerbau 0 200 400 600 800 1.000 1.200 Kuda Sapi Potong Sapi Perah Kerbau

http://batukota.bps.go.id

(22)

9

Industri

Sektor industri adalah sektor yang

mampu menggambarkan laju

perekonomian suatu daerah. Sektor industri pula yang diharapkan akan mampu memberikan value added dengan

cepat yang pada akhirnya akan memberikan income daerah melalui PAD

nya. Tapi masalahnya tidak semua daerah cocok dan kondusif untuk dijadikan kawasan industri. Pada Tahun 2014, profil Industri di Kecamatan Junrejo cenderung masih didominasi oleh industri kecil.

Pada periode yang sama, golongan industri kecil dan Kerajinan rumah tangga mengalami perkembangan baik dilihat dari jumlah usaha, maupun nilai tambahnya. Pada Tahun 2014, jumlah usaha industri kecil dan rumah tangga tercatat sebanyak 367 ( Podes

2014 ) usaha. Mengingat begitu besarnya

potensi golongan industri kecil dan industri rumah tangga di Kecamatan Junrejo da-lam hal penyerapan tenaga kerja, sehing-ga dapat tumbuh dan kembangnya menja-di industri yang tangguh menja-diperlukan ban-tuan dan pembinaan yang berkelanjutan dari Pemerintah Kota Batu.

Keadaan Setra Industri Kecil di Kecamatan Junrejo Tahun 2014 Sektor Industri di Kecamatan Junrejo mengalami peningkatan setiap tahunnya

Sumber : BPS kota Batu

(23)

10

Perdagangan

Seiring dengan perkembangan di Kecamatan Junrejo sector usaha kecil menen-gah mengalami peningkatan

Sektor Perdagangan adalah sektor yang selalu ada dan cukup potensial untuk dapat kembangkan menjadi sektor andalan suatu daerah. Sektor ini akan selalu menjadi aktivitas setiap hari oleh penduduk selama berlangsungnya kehidupan karena sektor perdagangan adalah sektor yang menunjuk-kan interaksi antar penduduk yang saling membutuhkan dan mendukung.

Pada tahun 2014, jumlah usaha per-dagangan di Kecamatan Junrejo yang memi-liki tanda daftar usaha perdagangan ber-jumlah 51 usaha mengalami penurunan di bandingkan tahun sebelumnya berjumlah 62 usaha. Dari jumlah tersebut, 36 merupakan usaha perorangan, 14 usaha berbentuk CV dan lainnya merupakan usaha berbentuk PT dan Koperasi.

Mengacu pendataan Potensi Desa

(Podes 2014), jumlah toko/warung/kios yang

tercatat di Kecamatan Junrejo sebanyak 538 unit, hotel/penginapan 8 unit dan restoran sebanyak 17 unit.

Banyaknya Toko Klontong, Mini Market, dan kedai makanan menurut Desa/

Kelurahan tahun 2014 Desa/ Kelurahan Toko Kelontong Mini

Market Kedai Makanan

Tlekung 48 1 57 Junrejo 150 5 42 Mojorejo 98 - 60 Torongrejo 27 - 88 Beji 110 3 45 Pendem 79 3 14 Dadaprejo 26 - 47 Kecamatan Junrejo 538 12 353 Sumber : Podes 2014 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 2012 2013 Banyaknya Usaha yang Berbadan Hukum

Tahun 2014

Sumber : Podes 2014

(24)

Hotel

Hotel Singhasari adalah hotel satu - satunya berbintang 5

di Kota Batu

Sejak dicanangkannya Kota Batu sebagai Kota Wisata pada tahun 2009, sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan pariwisata tumbuh semakin banyak. Maraknya kegiatan pariwisata di Kota Batu juga berimbas di Kecamatan Junrejo, hal ini ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah hotel dan restoran di Kecamatan Junrejo.

Pada awal tahun 2014 di Desa Beji mulai beroperasi satu-satunya hotel bintang 5 yang ada di Kota Batu yaitu Hotel Singha-sari. Keberadaan Hotel ini memberikan efek positif terhadap kegiatan perekonomian lainnya terutama kegiatan restoran dan ru-mah makan di sepanjang jalan raya di sekitar hotel tersebut.

Dibandingkan dengan tahun sebe-lumnya secara keseluruhan jumlah hotel dan restoran di Kecamatan Junrejo mengalami peningkatan. Selain Singhasari, Kampoeng lumbung juga menjadi favorit untuk digunakan sebagai tempat penginapan kare-na mempunyai nilai tambah area outbond. Dari ketujuh desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Junrejo hanya 2 desa dan 1 ke-lurahan yang tidak memliki hotel maupun restoran.

Jumlah Hotel dan Restoran Menurut Desa/Kelurahan Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

10

Desa/

Kelurahan Hotel Restoran

Tlekung - - Junrejo 1 - Mojorejo 1 7 Torongrejo - - Beji 3 8 Pendem - 2 Dadaprejo - - Kecamatan Junrejo 4 17

http://batukota.bps.go.id

(25)
(26)

LAMPIRAN

http://batukota.bps.go.id

(27)

Tabel : 1

Luas Wilayah Menurut Desa ( Ha ) Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Desa/Kelurahan Luas Wilayah

(1) (2) 1. Tlekung 872.70 2. Junrejo 352.04 3. Mojorejo 193.17 4. Torongrejo 339.40 5. Beji 241.24 6. Pendem 360.09 7. Dadaprejo 206.38 Kecamatan Junrejo 2,565.02

http://batukota.bps.go.id

(28)

Tabel : 2

Banyaknya Hari dan Curah Hujan Dirinci Menurut Bulan Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Bulan 2013 2014

Curah Hujan Hari Hujan Curah Hujan Hari Hujan

( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 ) 1. Januari 310 28.5 385 24 2. Februari 263.5 18 179 22 3. Maret 167 19.5 182 18 4. April 186.5 11 294 17 5. Mei 133.5 15 40 7 6. Juni 134 18 44 6 7. Juli 84.5 5 9 4 8. Agustus 0 0 40 4 9. September 0 0 0 0 10. Oktober 84.5 3.5 17 2 11. November 224.5 15 141 11 12. Desember 484.5 24 338 26

http://batukota.bps.go.id

(29)

Tabel : 3

Banyaknya Dusun, RW dan RT Dirinci Menurut Desa/Kelurahan Tahun 2014

Desa/Kelurahan Dusun RW RT (1) (2) (3) (4) 1. Tlekung 3 7 39 2. Junrejo 3 10 33 3. Mojorejo 2 8 24 4. Torongrejo 3 7 36 5. Beji 3 6 24 6. Pendem 4 12 50 7. Dadaprejo 9 34 Kecamatan Junrejo 19 59 240

(30)

Tabel : 4

Banyaknya Perangkat Desa/Kelurahan & Staff Dirinci Menurut Desa

Kelurahan Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Desa/ Kelurahan

Banyaknya Banyaknya

Kades /

Kalur Sekdes Kasun Staf

Kaur

Pmrth Keu Ekonom Umum Kesra

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) 1. Tlekung 1 1 3 - 1 1 1 1 1 2. Junrejo 1 1 4 1 1 1 1 1 1 3. Mojorejo 1 1 3 1 1 1 1 1 1 4. Torongrejo 1 1 3 1 1 1 1 1 1 5. Beji 1 1 3 - 1 1 1 1 1 6. Pendem 1 1 4 - 1 1 1 1 1 7. Dadaprejo 1 1 4 5 1 1 1 1 1 Kecamatan Junrejo 7 7 24 8 7 7 7 7 7

http://batukota.bps.go.id

(31)

Tabel : 5

Jumlah Penduduk Menurut Proyeksi Penduduk SP 20101 Dirinci Per Desa/

Kelurahan Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Desa/Kelurahan Laki laki Perempuan Jumlah Rasio Jenis Kelamin

( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 ) 1. Tlekung 2.087 2.002 4.080 103.8 2. Junrejo 4.748 4.508 9.256 105.3 3. Mojorejo 2.491 2.430 4.921 102.5 4. Torongrejo 2.815 2.806 5.621 100.3 5. Beji 3.880 3.976 7.856 97.6 6. Pendem 5.767 5.276 11.043 109.3 7. Dadaprejo 3.100 3.045 6.145 101.8 Kecamatan Junrejo 24.879 24.043

http://batukota.bps.go.id

(32)

Tabel : 6

Luas Wilayah, Penduduk dan Kepadatan Dirinci Per Desa/Kelurahan Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Desa/Kelurahan Luas Wilayah (Km2) Penduduk (Orang)

(1) (2) (3) 1. Tlekung 8,7270 4.080 2. Junrejo 3,5204 9.256 3. Mojorejo 1,9317 4.921 4. Torongrejo 3,3940 5.621 5. Beji 2,4124 7.856 6. Pendem 3,6009 11.043 7. Dadaprejo 2,0638 6.145 Kecamatan Junrejo 25,650 48.111

http://batukota.bps.go.id

(33)

Tabel : 7

Jumlah Pencapaian KB Aktif di Kecamatan JunrejoDirinci Menurut Bulan

Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Bulan Pasangan Usia Subur Peserta KB Aktif

( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) 1. Januari 9.110 7.159 2. Februari 9.131 7.238 3. Maret 9.145 7.278 4. April 9.145 7.373 5. Mei 9.145 7.307 6. Juni 9.195 7.342 7. Juli 9.195 7.358 8. Agustus 9.214 7.406 9. September 9.216 7.450 10. Oktober 9.145 7.373 11. November 9.276 7.503 12. Desember 9.291 7.574

http://batukota.bps.go.id

(34)

Tabel : 8

Banyaknya Populasi Ternak Besar Dirinci Per Desa/Kelurahan Tahun 2014

Sumber : Kecamatan Junrejo Dalam Angka 2015

Desa/ Kelurahan

Jenis Ternak

Kuda Sapi Potong Sapi Perah Kerbau

( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 ) 1. Tlekung 2 15 1.265 - 2. Junrejo - 134 862 8 3. Mojorejo - 43 43 - 4. Torongrejo - 129 38 - 5. Beji 2 289 360 - 6. Pendem 6 54 28 7 7. Dadaprejo 2 91 181 -

(35)

Gambar

Grafik  di  samping  menggambarkan  struktur  umur  penduduk  Kecamatan  Junrejo,  grafik  ditersebut  menunjukkan  pada  usia  produktif,  kelompok  umur  15-59  tahun  berjumlah  32.194  jiwa,  usia  non  produktif  pada kelompok umur 0-14 dan >65 ber

Referensi

Dokumen terkait

Jumlah expense pada tahun 2013 mengalami penurunan disetiap bulannya, untuk di Oktober ke November mengalami penurunan sebesar Rp. 5.121.000) karena tingkat

Hingga tahun 2014, Bank Indonesia Cabang Samarinda mencatat terdapat peningkatan jumlah bank sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebe- lumnya, sehingga pada tahun 2014

Dari tabel tersebut terlihat bahwa jumlah hotel pada tahun 2013 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2012 Hal ini juga berdampak pada bertambahnya

Namun jumlah pasar di Kecamatan Waru hanya terdapat 1 (satu) pasar yang terletak di kelurahan Waru dengan jumlah pedagang sebanyak 190 orang. Keberadaan pasar

Berdasarkan hasil survei dan analisa, didapat bahwa perkembangan pembangunan infrastruktur transportasi yang meningkat tiap tahunnya, tetapi juga mengalami penurunan dalam

Berdasarkan hasil survei dan analisa, didapat bahwa perkembangan pembangunan infrastruktur transportasi yang meningkat tiap tahunnya, tetapi juga mengalami penurunan dalam

Berdasarkan data hasil proyeksi Sensus Penduduk 2014 diketahui bahwa jumlah penduduk Kecamatan Bojongloa Kidul yang berada dalam umur produktif (15-64 tahun) adalah sebanyak 61.066

Berbeda dengan tahun 2014, pola luas panen pada tahun 2014 dari triwulan I menuju triwulan II mengalami penurunan kemudian mengalami peningkatan pada triwulan