• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kontra Memori Kasasi Ahmad

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kontra Memori Kasasi Ahmad"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

 Alamat : Jl.

 Alamat : Jl. Ade Irma NasAde Irma Nasution,ution, RT 05/01 Kelurahan Dalam, RT 05/01 Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang-KSB Kode Kecamatan Taliwang-KSB Kode Pos 84355 Email : Pos 84355 Email : [email protected] [email protected] Telp : (0372)-81848  Telp : (0372)-81848  Fax Fax : (0372): (0372)-81848 -81848 

KAN

KAN

SYAHRU

SYAHRU

Kepada Yth, Kepada Yth,

Bapak Ketua Mah Bapak Ketua Mah Jl.Merdeka Utara N Jl.Merdeka Utara N Di Jakarta. Di Jakarta. Melalui : Melalui :  Yang Terhormat  Yang Terhormat Ketua Pengadilan Ketua Pengadilan Jl. Dr.Cipto Jl. Dr.Cipto Di

Di Sumbawa Sumbawa SumSum P P

Dengan Hormat, Dengan Hormat,  Yang

 Yang bertandatangbertandatang  Advokat/Penas  Advokat/Penasehatehat  AHMAD,

 AHMAD, S.AgS.Ag berber  Ade

 Ade Irma Irma Nasution,Nasution, Sumbawa Barat Sumbawa Barat :syahrulmustofa@y :syahrulmustofa@y dengan ini mengaj dengan ini mengaj penuntut umum pa penuntut umum pa dalam perkara pid dalam perkara pid atas nama Terdakw atas nama Terdakw

Kontra memori kas Kontra memori kas diajukan oleh jaksa diajukan oleh jaksa telah dengan tegas telah dengan tegas

TOR ADVOKAT/PENGAC

TOR ADVOKAT/PENGAC

& KONSULTAN HUKUM

& KONSULTAN HUKUM

(LAW OFFICE )

(LAW OFFICE )

MUSTOFA,S.H., M.H & ASS

MUSTOFA,S.H., M.H & ASS

Sumbawa, 18  Sumbawa, 18  kamah Agung RI kamah Agung RI .9-13, Jakarta Pusat .9-13, Jakarta Pusat

Negeri Sumbawa Besar Negeri Sumbawa Besar awa besar

awa besar

rrihal ihal : : KONTRA KONTRA MEMORI MEMORI KASASIKASASI

n dibawah ini adalah :

n dibawah ini adalah : SYAHRUL MUSTSYAHRUL MUST Hukum, bertindak untuk dan atas nama Hukum, bertindak untuk dan atas nama kantor di Kantor Syahrul Mustofa, SH.MH kantor di Kantor Syahrul Mustofa, SH.MH No.55 Kelurahan Dalam, Kecamatan Tali No.55 Kelurahan Dalam, Kecamatan Tali NTB 84355, telefax (0372)-NTB 84355, telefax (0372)-hoo.com, untuk selanjutnya disebut

hoo.com, untuk selanjutnya disebut TERMTERM kan Kontra Memori Kasasi terhadap mem kan Kontra Memori Kasasi terhadap mem a ke

a kejaksaan jaksaan negeri negeri Sumbawa Sumbawa tertanggaltertanggal na nomor 147/Pid.B/2011/PN.SBB; tertan na nomor 147/Pid.B/2011/PN.SBB; tertan

 AHMAD, S.Ag  AHMAD, S.Ag..

 A.

 A. KEBERATAN FORMALKEBERATAN FORMAL

si ini kami sampaikan sebagai keberatan si ini kami sampaikan sebagai keberatan penuntut umum karena alasan formal unda penuntut umum karena alasan formal unda melarang diajukan kasasi atas putusan BEB melarang diajukan kasasi atas putusan BEB

RA 

RA 

CIATES

CIATES

Nopember 2011  Nopember 2011  FA, S.H.,M.H, FA, S.H.,M.H, serta mewakili serta mewakili  Associates  Associates, , Jl.Jl. ang, Kabupaten ang, Kabupaten 1848, email 1848, email HON KASASI, HON KASASI, ori kasasi jaksa ori kasasi jaksa 1 Oktober 2011 1 Oktober 2011 gal 5 Juli 2011 gal 5 Juli 2011

tas kasasi yang tas kasasi yang ng-undang yang ng-undang yang

S. S.

(2)

 A.1 ALASAN

 A.1 ALASAN UNDANG-UNUNDANG-UNDANGDANG  A.1.1.

 A.1.1. Majelis Majelis Hakim Hakim Pengadilan Pengadilan Negeri Negeri Sumbawa Sumbawa Besar Besar Pemeriksa Pemeriksa PerkaraPerkara Pidana Nomor 147/Pid.B/2011/PN.SBB atas nama terdakwa AHMAD, Pidana Nomor 147/Pid.B/2011/PN.SBB atas nama terdakwa AHMAD, S.AG dengan jelas dan terang telah menjatuhkan putusan :

S.AG dengan jelas dan terang telah menjatuhkan putusan : “Menyatakan “Menyatakan  bahwa Terdakwa AHMAD, S.Ag tidak terbukti secara sah dan  bahwa Terdakwa AHMAD, S.Ag tidak terbukti secara sah dan  menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang  menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang  didakwakan atas dirinya”. Dan kemudian menyatakan “Membebaskan  didakwakan atas dirinya”. Dan kemudian menyatakan “Membebaskan  Terdakwa

Terdakwa oleh karena oleh karena itu dari seluruh itu dari seluruh dakwaan (vridakwaan (vrijspraak)”.jspraak)”.  A.1.2.

 A.1.2. Bahwa Bahwa menurut menurut Pasal Pasal 244 244 KUHAPidana KUHAPidana disebutkandisebutkan “Terhadap putusan “Terhadap putusan   perkara pidana yang diberikan pada tingkat terakhir oleh Pengadilan lain   perkara pidana yang diberikan pada tingkat terakhir oleh Pengadilan lain  selain daripada Mahkamah Agung, terdakwa atau penuntut umum dapat  selain daripada Mahkamah Agung, terdakwa atau penuntut umum dapat  mengajukan permintaan pemeriksaan kasasi kepada Mahkamah Agung  mengajukan permintaan pemeriksaan kasasi kepada Mahkamah Agung  kecuali terhadap putusan bebas”.

kecuali terhadap putusan bebas”. Didalam penjelasannya tidak adaDidalam penjelasannya tidak ada penjelasan lebih lanjut karena tertulis

penjelasan lebih lanjut karena tertulis cukup jelas.cukup jelas.  A.1.3. Dengan demikian,

 A.1.3. Dengan demikian, menurut ketentuan menurut ketentuan Pasal 244 Pasal 244 KUHAP, Jaksa KUHAP, Jaksa PenuntutPenuntut umum tidak memenuhi syaraf formal untuk dapat mengajukan umum tidak memenuhi syaraf formal untuk dapat mengajukan permintaan pemeriksaan kasasi kepada Mahkamah Agung atas perkara a permintaan pemeriksaan kasasi kepada Mahkamah Agung atas perkara a quo karena dalam perkara tersebut terdakwa AHMAD, S.Ag telah diputus quo karena dalam perkara tersebut terdakwa AHMAD, S.Ag telah diputus BEBAS oleh Pengadilan Negeri

BEBAS oleh Pengadilan Negeri Sumbawa Besar.Sumbawa Besar.  A.1.4.

 A.1.4. Bahwa Bahwa menurut menurut KUHAP KUHAP hanya hanya ada ada satu satu jenis jenis putusanputusan “bebas” “bebas”  yaituyaitu sebagaimana ditentukan dalam Pasal 191 (1), berbunyi

sebagaimana ditentukan dalam Pasal 191 (1), berbunyi “jika pengadilan “jika pengadilan  berpendapat bahwa dari hasil pemeriksaan disidang, kesalahan  berpendapat bahwa dari hasil pemeriksaan disidang, kesalahan  terdakwa atas perbuatan yang didakwakan kepadanya tidak terbukti  terdakwa atas perbuatan yang didakwakan kepadanya tidak terbukti  secara sah dan

secara sah dan menyakinkan, maka terdakwa diputus bebas”.menyakinkan, maka terdakwa diputus bebas”.  A.1.5.

 A.1.5. Bahwa Bahwa putusan putusan majelishakim majelishakim yang yang membebaskamembebaskan n Terdakwa Terdakwa AHMAD,AHMAD, S.Ag didasarkan atas pertimbangan majelis hakim yang secara tegas S.Ag didasarkan atas pertimbangan majelis hakim yang secara tegas menyatakan

menyatakan “tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah “tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah  melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan kepadanya”. melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan kepadanya”. Sehingga pengertian

Sehingga pengertian “bebas” “bebas”  sebagaimana yang dimaksud dalamsebagaimana yang dimaksud dalam putusan maje

putusan majelis haki lis haki a quo tidak bias a quo tidak bias ditafsirkan lain sditafsirkan lain selain pengertianelain pengertian  “bebas” seba

 “bebas” sebagaimana dimakgaimana dimaksud oleh Pasal 191 asud oleh Pasal 191 ayat 1 KUHAP.yat 1 KUHAP.  A.1.6.

 A.1.6. Bahwa Bahwa menurut menurut KUHAP KUHAP Khususnya Khususnya Pasal Pasal 191 191 Ayat Ayat (1) (1) KUHAP KUHAP tidak tidak  terdapat istilah

terdapat istilah “bebas murni” “bebas murni” atauatau “bebas tidak murni”,“bebas tidak murni”, sehingga katasehingga kata “bebas” 

“bebas”  sebagaimana yang dimaksud oleh Pasal 244 adalah samasebagaimana yang dimaksud oleh Pasal 244 adalah sama dengan kata

(3)

 jika

 jika jaksa jaksa penuntut penuntut umum, umum, sebagai sebagai PEMOHON PEMOHON KASASI KASASI mengajukanmengajukan permohonan kasasi yang jelas-jelas dilarang

permohonan kasasi yang jelas-jelas dilarang oleh undang-undanoleh undang-undang.g.  A.2. ALASAN

 A.2. ALASAN YURISPRUDENYURISPRUDENSISI  A.2.1.

 A.2.1. Bahwa Bahwa jaksa jaksa penuntut penuntut umum umum sebagai sebagai PEMOHON PEMOHON KASASI KASASI dalam dalam rangkarangka untuk bias menyimpangi dari ketentuan Pasal 244 KUHAP menggunakan untuk bias menyimpangi dari ketentuan Pasal 244 KUHAP menggunakan dasar Keputusan Menteri Kehakiman RI No.M.14-PW.07.03 Tahun 1983 dasar Keputusan Menteri Kehakiman RI No.M.14-PW.07.03 Tahun 1983 tertanggal 10 Desember 1983 tentang Tambahan Pedoman Pelaksanaan tertanggal 10 Desember 1983 tentang Tambahan Pedoman Pelaksanaan KUHAP, khususnya butir 19 mengenai putusan bebas dalam KUHAP, khususnya butir 19 mengenai putusan bebas dalam hubungannya dengan banding dan kasasi (selanjutnya Keputusan hubungannya dengan banding dan kasasi (selanjutnya Keputusan Menteri Kehakiman No.14-PW).

Menteri Kehakiman No.14-PW).  A.2.2.

 A.2.2. Bahwa Bahwa kami kami TERMOHON TERMOHON KASASI, KASASI, berpendapat berpendapat permohonan permohonan daridari PEMOHON KASASI adalah permohonan yang bertentangan dengan tata PEMOHON KASASI adalah permohonan yang bertentangan dengan tata urutan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. urutan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Karena menurut pendapat kami sebagai TERMOHON KASASI, berarti Karena menurut pendapat kami sebagai TERMOHON KASASI, berarti Jaksa penuntut umum telah memohonkan untuk

Jaksa penuntut umum telah memohonkan untuk memenangmemenangkan (prevail)kan (prevail) peraturan yang lebih rendah yaitu Keputusan Mentri Kehakiman peraturan yang lebih rendah yaitu Keputusan Mentri Kehakiman No.M.14-PW atas peraturan yang lebih tingi, yaitu KUHAP. Karena No.M.14-PW atas peraturan yang lebih tingi, yaitu KUHAP. Karena

KUHAP adalah undang-undang sedangkan Keputusan Menteri

KUHAP adalah undang-undang sedangkan Keputusan Menteri

Kehakiman No.M.14-PW adalah

Kehakiman No.M.14-PW adalah peraturan dibawah peraturan dibawah undang-unundang-undang.dang.

 A.3. ALASAN

 A.3. ALASAN KOMPETENSIKOMPETENSI  A.3.1.

 A.3.1. Bahwa Bahwa permohonan permohonan kasasinya kasasinya Jaksa Jaksa Penuntut Penuntut Umum Umum yang yang memohonmemohon kepada Mahkamah Agung untuk memeriksa kembali (review) putusan kepada Mahkamah Agung untuk memeriksa kembali (review) putusan

“bebas” 

“bebas” Pengadilan Negeri Sumbawa Besar, pada hakekatnya adalahPengadilan Negeri Sumbawa Besar, pada hakekatnya adalah merupakan permohonan untuk melakukan peninjauan agar ketentuan merupakan permohonan untuk melakukan peninjauan agar ketentuan undang-undang (KUHAP) yang semula melarang dilakukan kasasi atas undang-undang (KUHAP) yang semula melarang dilakukan kasasi atas putusan bebas, menjadi supaya dibolehkan untuk kasasi.

putusan bebas, menjadi supaya dibolehkan untuk kasasi.  A.3.2.

 A.3.2. Bahwa Bahwa keputusan keputusan Menteri Menteri Kehakiman Kehakiman No.M.14-PW No.M.14-PW adalah adalah suatusuatu pedoman beracara pidana yang ada sebelum lahirnya Undang-undang pedoman beracara pidana yang ada sebelum lahirnya Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi. Bahwa Undang-Undang No.24 Tahun 2003 tentang Konstitusi. Bahwa Undang-Undang No.24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi adalah Undang-undang yang merupakan amanat Mahkamah Konstitusi adalah Undang-undang yang merupakan amanat dari UUD 1945, Khususnya Pasal 24c (Ayat 1) UUD

dari UUD 1945, Khususnya Pasal 24c (Ayat 1) UUD 1945 yang berbunyi :1945 yang berbunyi :

“Mahkamah Konstitusi menga

“Mahkamah Konstitusi mengadili pada tingkat pertama dan dili pada tingkat pertama dan terakhir yang terakhir yang   putusannya

 putusannya bersifat bersifat  final untuk menguji undang-undang terhadap final untuk menguji undang-undang terhadap  Undang-Undang Dasar...”.

(4)

 A.3.5.

 A.3.5. Bahwa Bahwa permohonan permohonan kasasi kasasi oleh oleh Jaksa Jaksa Penuntut Penuntut umum umum atas atas putusanputusan bebas pada hakikatnya adalah merupakan permohonan untuk menguji bebas pada hakikatnya adalah merupakan permohonan untuk menguji ketentuan

ketentuan undang-undundang-undang,ang, khususnya Pasal 191 ayat 1 junto Pasalkhususnya Pasal 191 ayat 1 junto Pasal 244 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang hukum acara 244 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang hukum acara pidana.

pidana.  A.3.6

 A.3.6 Bahwa Bahwa sebagai sebagai TERMOHON TERMOHON KASASI KASASI berkeberatan berkeberatan karena karena alasan alasan bahwabahwa Mahkamah Agung tidak mempunyai kompetensi untuk menguji Mahkamah Agung tidak mempunyai kompetensi untuk menguji peraturan setingkat

peraturan setingkat undang-undang-undang.undang.

Bahwa atas dasar alasan-alasan / argumentasi hukum tersebut diatas, maka Bahwa atas dasar alasan-alasan / argumentasi hukum tersebut diatas, maka Jaksa penuntut umum sebagai PEMOHON KASASI tidak memenuhi persyaratan Jaksa penuntut umum sebagai PEMOHON KASASI tidak memenuhi persyaratan formal untuk bisa mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung, oleh

formal untuk bisa mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung, oleh karenanyakarenanya TERMOHON KASASI mohon kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia c.q TERMOHON KASASI mohon kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia c.q Majelis Hakim Tingkat Kasasi Pemeriksa Perkara ini berkenan untuk  Majelis Hakim Tingkat Kasasi Pemeriksa Perkara ini berkenan untuk  memutuskan

memutuskan “Menyatakan Permohonan Kasasi Jaksa Penuntut Umum “Menyatakan Permohonan Kasasi Jaksa Penuntut Umum  Tidak Dapat Diterima” 

Tidak Dapat Diterima” ..

B.TANGGAPAN ATAS MEMORI KASASI B.TANGGAPAN ATAS MEMORI KASASI  Apabila Mahkamah

 Apabila Mahkamah Agung Republik Agung Republik Indonesia c.q Indonesia c.q Majelis Hakim Majelis Hakim Tingkat KasasiTingkat Kasasi Pemeriksa Perkara ini berpendapat lain, maka kami akan mengajukan Pemeriksa Perkara ini berpendapat lain, maka kami akan mengajukan tanggapan atas materi Memori Kasasi Jaksa Penuntut Umum

tanggapan atas materi Memori Kasasi Jaksa Penuntut Umum sebagai berikut :sebagai berikut : B.1. Bahwa pada prinsipnya, TERMOHON KASASI secara tegas menyatakan B.1. Bahwa pada prinsipnya, TERMOHON KASASI secara tegas menyatakan tidak sependapat, keberatan, dan menolak seluruh Memori Kasasi Jaksa tidak sependapat, keberatan, dan menolak seluruh Memori Kasasi Jaksa penuntut Umum.

penuntut Umum. B.2

B.2 Bahwa Majelis HBahwa Majelis Hakim Judex Factie akim Judex Factie yang telah memyang telah memeriksa perkara di tingeriksa perkara di tingkatkat pengadilan pertama dengan Nomor 147/Pid.B/2011/PN.SBB; tertanggal 5 pengadilan pertama dengan Nomor 147/Pid.B/2011/PN.SBB; tertanggal 5 Juli 2011 berserta seluruh pertimbangan hukumnya (selanjutnya mohon Juli 2011 berserta seluruh pertimbangan hukumnya (selanjutnya mohon disebut Majelis Hakim PN) yang telah memberikan putusan bebas kepada disebut Majelis Hakim PN) yang telah memberikan putusan bebas kepada Terdakwa AHMAD S.Ag ditinjau dari segi yuridis adalah putusan yang Terdakwa AHMAD S.Ag ditinjau dari segi yuridis adalah putusan yang dinilai oleh Majelis Hakim PN yang bersangkutan :

dinilai oleh Majelis Hakim PN yang bersangkutan : B.2.1

B.2.1 Tidak memenuhi Asas pembuktianTidak memenuhi Asas pembuktian menurut Undang-Undangmenurut Undang-Undang secara negatif. Artinya pembuktian yang diperoleh di persidangan, secara negatif. Artinya pembuktian yang diperoleh di persidangan, tidak cukup membuktikan kesalahan Terdakwa dan hal-hal yang tidak cukup membuktikan kesalahan Terdakwa dan hal-hal yang terbukti diyakini oleh Majelis HakimPN sebagai bukan kesalahan terbukti diyakini oleh Majelis HakimPN sebagai bukan kesalahan pidana.

pidana. B.2.2

(5)

berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat dan petunjuk  berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat dan petunjuk  maupun keterangan terdakwa, tidak dapat membuktikan kesalahan maupun keterangan terdakwa, tidak dapat membuktikan kesalahan yang didakwakannya. Berarti perbuatan yang didakwakan tidak  yang didakwakannya. Berarti perbuatan yang didakwakan tidak  terbukti secara sah dan menyakinkan karena menurut penilaian terbukti secara sah dan menyakinkan karena menurut penilaian Majelis Hakim PN semua alat bukti yang diajukan tidak memadahi Majelis Hakim PN semua alat bukti yang diajukan tidak memadahi sebagai BUKTI atas kesalahan terdakwa.

sebagai BUKTI atas kesalahan terdakwa.

B.3

B.3 Bahwa dalam Bahwa dalam memori kasasi-memori kasasi-nya pada hal.nya pada hal.1 s.d. 3 Jak1 s.d. 3 Jaksa Penuntut Umsa Penuntut Umumum sebagai PEMOHON KASASI berpendapat bahwa Majelis Hakim Pengadilan sebagai PEMOHON KASASI berpendapat bahwa Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sumbawa Besar telah salah menerapkan hukum atau menerapkan Negeri Sumbawa Besar telah salah menerapkan hukum atau menerapkan hukum tidak sebagaimana mestinya.

hukum tidak sebagaimana mestinya.

Bahwa kami, sebagai TERMOHON KASASI sangat keberatan dengan Bahwa kami, sebagai TERMOHON KASASI sangat keberatan dengan pendapat dan alasan PEMOHON KASASI ;

pendapat dan alasan PEMOHON KASASI ;  pertama  pertama bahwa dalam judicbahwa dalam judic factie para saksi (de charge) dalam pengadilan judic factie secara terang factie para saksi (de charge) dalam pengadilan judic factie secara terang dan jelas telah menerangkan bahwa mereka adalah anggota partai dan jelas telah menerangkan bahwa mereka adalah anggota partai demokrat dan pendukung terdakwa pada pemilu legislatif 2009 demokrat dan pendukung terdakwa pada pemilu legislatif 2009 (konstituen), setiap 3 bulan sekali menerima uang reses dari terdakwa, (konstituen), setiap 3 bulan sekali menerima uang reses dari terdakwa, bahkan diluar jadwal reses pun para saksi terkadang menerima uang dari bahkan diluar jadwal reses pun para saksi terkadang menerima uang dari terdakwa, uang dari terdakwa kepada para saksi adalah sebagai bentuk  terdakwa, uang dari terdakwa kepada para saksi adalah sebagai bentuk  tanggungjawab sekaligus komitmen terdakwa dengan pemilih

tanggungjawab sekaligus komitmen terdakwa dengan pemilih (kosntituen)(kosntituen) karena pada pemilu 2009 Terdakwa berjanji akan menyisihkan sebagian karena pada pemilu 2009 Terdakwa berjanji akan menyisihkan sebagian pendapatannya un

pendapatannya untuk konstituen. Para sakstuk konstituen. Para saksi i menerangkamenerangkan bahwa merekan bahwa mereka adalah anggota partai demokrat hingga sekarang, dan dalam pemilukada adalah anggota partai demokrat hingga sekarang, dan dalam pemilukada 2010 mereka tidak mentaati atau bersebrangan dengan keputusan partai 2010 mereka tidak mentaati atau bersebrangan dengan keputusan partai demokrat, yang dipimpin oleh Terdakwa. Pemberian uang itu sendiri demokrat, yang dipimpin oleh Terdakwa. Pemberian uang itu sendiri adalah sebagai tanda komitmen dan penghargaan terdakwa terhadap adalah sebagai tanda komitmen dan penghargaan terdakwa terhadap konsetituen, para saksi maupun terdakwa secara terang dan jelas dalam konsetituen, para saksi maupun terdakwa secara terang dan jelas dalam persidangan judic faktie menerangkan bahwa tidak ada kaitannya atau persidangan judic faktie menerangkan bahwa tidak ada kaitannya atau maksud terdakwa untuk memberian uang Rp.20.000 dengan Pemilukada maksud terdakwa untuk memberian uang Rp.20.000 dengan Pemilukada 2010 atau mempengaruhi/membujuk pilihan calon bupati dan wakil 2010 atau mempengaruhi/membujuk pilihan calon bupati dan wakil bupati, para saksi juga mengaku tidak pernah dipaksa, ditekan dan atau bupati, para saksi juga mengaku tidak pernah dipaksa, ditekan dan atau dibujuk untuk memilih pasangan calon tertentu. Para saksi menerangkan dibujuk untuk memilih pasangan calon tertentu. Para saksi menerangkan pemberian uang dari Terdakwa sangat membantu menolong mereka dan pemberian uang dari Terdakwa sangat membantu menolong mereka dan mengharapkan agar terdakwa untuk terus membantu para saksi mengharapkan agar terdakwa untuk terus membantu para saksi (memberikan uang).

(memberikan uang).

Sayangnya memang pelaksanaan reses tanggal 17 april 2010 tersebut Sayangnya memang pelaksanaan reses tanggal 17 april 2010 tersebut bertepatan dengan Pemilukada 2010, dan dalam agenda reses Terdakwa bertepatan dengan Pemilukada 2010, dan dalam agenda reses Terdakwa dan keterangan saksi Dedi Damhudi selaku moderator acara reses dan dan keterangan saksi Dedi Damhudi selaku moderator acara reses dan saksi

saksi Dei Dei ismalil ismalil (saksi (saksi ade ade cahrge) cahrge) telah mentelah menegaskan egaskan pada pada acaraacara pertemuan reses, agar pemberian uang Rp.20.000/peserta reses untuk  pertemuan reses, agar pemberian uang Rp.20.000/peserta reses untuk  tidak dihubungkan dengan pemilukada 2010, karena uang tersebut adalah tidak dihubungkan dengan pemilukada 2010, karena uang tersebut adalah

(6)

Terdakwa tidak pernah memiliki maksud maupun tujuan untuk mengajak  Terdakwa tidak pernah memiliki maksud maupun tujuan untuk mengajak  golput, atau memilih pasangan calon tertentu sehingga suara para saksi golput, atau memilih pasangan calon tertentu sehingga suara para saksi menjadi tidak sah sebagaimana PEMOHON KASASI tuduhkan melanggar menjadi tidak sah sebagaimana PEMOHON KASASI tuduhkan melanggar pasal 117 ayat 2 UU No.32 tahun 2004. Melainkan adalah semata-mata, pasal 117 ayat 2 UU No.32 tahun 2004. Melainkan adalah semata-mata, dimaksudkan

dimaksudkan untuk untuk menjalankan menjalankan undang-undundang-undang, ang, karena karena berdasarkanberdasarkan undang-undang uang reses tersebut harus diberikan kepada peserta undang-undang uang reses tersebut harus diberikan kepada peserta reses.

reses.

TERMOHON KASASI berpendapat tidak ada yang salah dalam TERMOHON KASASI berpendapat tidak ada yang salah dalam pertimbangan majelis Hakim PN, dalam menerapkan pasal 117 ayat (2) pertimbangan majelis Hakim PN, dalam menerapkan pasal 117 ayat (2) UU.No.32 Tahun 2004 karena dalam pertimbangannya Majelis Hakim PN UU.No.32 Tahun 2004 karena dalam pertimbangannya Majelis Hakim PN dari uraian fakta keterangan saksi-saksi dalam persidangan judic factie, dari uraian fakta keterangan saksi-saksi dalam persidangan judic factie, tidak melihat adanya keterkaitan antara pemberian uang reses oleh tidak melihat adanya keterkaitan antara pemberian uang reses oleh Terdakwa selaku anggota DPRD kepada para saksi sebagai konstituen Terdakwa selaku anggota DPRD kepada para saksi sebagai konstituen dengan maksud agar para saksi tidak menggunakan hak pilihnya (golput) dengan maksud agar para saksi tidak menggunakan hak pilihnya (golput) atau agar para saksi memilih calon tertentu yang dikehendaki terdakwa. atau agar para saksi memilih calon tertentu yang dikehendaki terdakwa. Karena tidak ada keterangan para saksi yang menerangkan terdakwa Karena tidak ada keterangan para saksi yang menerangkan terdakwa memberi arahan kepada para saksi agar dengan pemberian uang tersebut memberi arahan kepada para saksi agar dengan pemberian uang tersebut para saksi memilih salah satu pasangan calon dalam Pilkada KSB yang para saksi memilih salah satu pasangan calon dalam Pilkada KSB yang didukung oleh partai terdakwa yaitu paket LANJUTKAN. Dan dalam judic didukung oleh partai terdakwa yaitu paket LANJUTKAN. Dan dalam judic factie Saksi Nanang Kosim tidak pernah dihadirkan PEMOHON KASASI factie Saksi Nanang Kosim tidak pernah dihadirkan PEMOHON KASASI dalam persidangan.

dalam persidangan.

Bahwa sehubungan dengan itu Majelis Hakim PN dalam pertimbangannya Bahwa sehubungan dengan itu Majelis Hakim PN dalam pertimbangannya (halaman 23) mengatakan bahwa Penuntut Umum tidak/belum dapat (halaman 23) mengatakan bahwa Penuntut Umum tidak/belum dapat membuktikan adanya keterkaitan antara kesengajaan terdakwa dalam membuktikan adanya keterkaitan antara kesengajaan terdakwa dalam membagi-bagikan uang kepada para saksi dengan maksud (akibat) agar membagi-bagikan uang kepada para saksi dengan maksud (akibat) agar para saksi tidak menggunakan hak pilihnya, atau supaya para saksi para saksi tidak menggunakan hak pilihnya, atau supaya para saksi memilih pasangan calon tertentu atau menggunakan hak pilihnya dengan memilih pasangan calon tertentu atau menggunakan hak pilihnya dengan cara tertentu sehingga surat suaranya menjadi tidak sah.Bahwa apa yang cara tertentu sehingga surat suaranya menjadi tidak sah.Bahwa apa yang dipertimbangkan Majelis Hakim PN SBB tersebut, ternyata tidak

dipertimbangkan Majelis Hakim PN SBB tersebut, ternyata tidak memenuhimemenuhi harapan PEMOHON KASASI, sebab Majelis Hakim PN menilai bahwa unsur harapan PEMOHON KASASI, sebab Majelis Hakim PN menilai bahwa unsur tersebut tidak terbukti.

tersebut tidak terbukti.

TERMOHON KASASI sangat keberatan dengan Memori Kasasi Jaksa TERMOHON KASASI sangat keberatan dengan Memori Kasasi Jaksa Penuntut Umum, karena alasan Memori kasasi tersebut sama sekali Penuntut Umum, karena alasan Memori kasasi tersebut sama sekali BUKAN termasuk alasan permohonan kasasi yang dibenarkan menurut BUKAN termasuk alasan permohonan kasasi yang dibenarkan menurut Pasal 253 Ayat (1) KUHAP. Segala uraian PEMOHON KASASI untuk  Pasal 253 Ayat (1) KUHAP. Segala uraian PEMOHON KASASI untuk  mendukung alasannya, seperti tersebut di halaman 1 hingga 3 memori mendukung alasannya, seperti tersebut di halaman 1 hingga 3 memori kasasi, adalah uraian tentang bagaimana seharusnya Majelis Hakim PN kasasi, adalah uraian tentang bagaimana seharusnya Majelis Hakim PN menilai suatu fakta, jadi bukan tentang

(7)

dakwaannya Jaksa Penuntut Umum. Bahwa sehubungan dengan itu dakwaannya Jaksa Penuntut Umum. Bahwa sehubungan dengan itu Majelis Hakim PN dalam pertimbangannya (halaman 23) mengatakan Majelis Hakim PN dalam pertimbangannya (halaman 23) mengatakan bahwa Penuntut Umum tidak/belum dapat membuktikan. Oleh karena bahwa Penuntut Umum tidak/belum dapat membuktikan. Oleh karena salah satu unsur dakwaan tidak terpenuhi maka terdakwa dalam salah satu unsur dakwaan tidak terpenuhi maka terdakwa dalam pertimbangan Majelis Hakim PN SBB mengatakan bahwa terdakwa harus pertimbangan Majelis Hakim PN SBB mengatakan bahwa terdakwa harus dinyatakan tidak terbukti bersalah secara sah dan menyakinkan dinyatakan tidak terbukti bersalah secara sah dan menyakinkan melakukan tin

melakukan tindak pidandak pidana sebagaima sebagaimana didaana didakwakan kwakan kepadanya. kepadanya. BahwaBahwa dengan dem

dengan demikian tidak tikian tidak terdapat kesalaerdapat kesalahan han Majelis HaMajelis Hakim PN SBB kim PN SBB dalamdalam menerapkan hukum, karena yang dijalankan oleh Majelis Hakim PN SBB menerapkan hukum, karena yang dijalankan oleh Majelis Hakim PN SBB adalah melakukan kewajibang hukum acara pidana, yaitu melakukan adalah melakukan kewajibang hukum acara pidana, yaitu melakukan penilaian atas unsur-unsur delik, yang kemudian diakhiri dengan penilaian atas unsur-unsur delik, yang kemudian diakhiri dengan pendapatnya dimana pendapatnya mengatakan bahwa salah satu unsur pendapatnya dimana pendapatnya mengatakan bahwa salah satu unsur adalah

adalah “tidak terbukti” “tidak terbukti” .. Kedua, 

Kedua,  alasan PEMOHON KASASI mengatakan bahwa Majelis Hakimalasan PEMOHON KASASI mengatakan bahwa Majelis Hakim PN.SBB telah salah menerapkan hukum, “...karena pasal 117 ayat

PN.SBB telah salah menerapkan hukum, “...karena pasal 117 ayat (2) UU(2) UU No.32 tahun 2004 hanya memuat unsur yang mensyaratkan, cukup jika No.32 tahun 2004 hanya memuat unsur yang mensyaratkan, cukup jika semua unsur pasal tersebut dipenuhi tidak melihat hasil akhir atau akibat semua unsur pasal tersebut dipenuhi tidak melihat hasil akhir atau akibat yang ditimbulkan dari ajakan atau suruhan terdakwa...”. TERMOHON yang ditimbulkan dari ajakan atau suruhan terdakwa...”. TERMOHON KASASI menilai bahwa alasan tersebut tidaklah tepat, karena unsur-unsur KASASI menilai bahwa alasan tersebut tidaklah tepat, karena unsur-unsur dalam pasal 117 ayat (2) adalah bersifat komulatif, atau dengan kata lain dalam pasal 117 ayat (2) adalah bersifat komulatif, atau dengan kata lain seluruh unsurnya harus terpenuhi. Tidak cukup hanya dengan satu syarat seluruh unsurnya harus terpenuhi. Tidak cukup hanya dengan satu syarat atau satu unsur yang hanya terpenuhi. Dan oleh karena, hanya unsur atau satu unsur yang hanya terpenuhi. Dan oleh karena, hanya unsur  “setiap

 “setiap orang” orang” yang yang terbukti terbukti dalam dalam judic judic factie, factie, sedangkan unsur sedangkan unsur lainnyalainnya tidak terbukti, maka pertimbangan Majelis hakim PN dalam putusannya tidak terbukti, maka pertimbangan Majelis hakim PN dalam putusannya Nomor 147/Pid.B/2011/PN.SBB Tanggal 12 Oktober 2011 pada halaman Nomor 147/Pid.B/2011/PN.SBB Tanggal 12 Oktober 2011 pada halaman 22 s.d. 25 adalah s

22 s.d. 25 adalah sudah tepat atau udah tepat atau tidak ada kesalahatidak ada kesalahan Majelis hakim PNn Majelis hakim PN SBB dalam menerapkan/menetapkan peraturan hukum atas putusannya. SBB dalam menerapkan/menetapkan peraturan hukum atas putusannya. Dan oleh karena uang reses tersebut, telah diberikan Pemerintah Daerah Dan oleh karena uang reses tersebut, telah diberikan Pemerintah Daerah kepada Terdakwa, dan Terdakwa diberikan hak untuk memanfaatkannya kepada Terdakwa, dan Terdakwa diberikan hak untuk memanfaatkannya atau menggunakannya untuk kepentingan reses, maka uang tersebut atau menggunakannya untuk kepentingan reses, maka uang tersebut harus dikembalikan kepada Terdakwa untuk diberikan kepada konstituen harus dikembalikan kepada Terdakwa untuk diberikan kepada konstituen (para saksi ) adalah sudah tepat dan benar pertimbangan Majelis Hakim (para saksi ) adalah sudah tepat dan benar pertimbangan Majelis Hakim PN SBB.

PN SBB. Ketiga, 

Ketiga, Bahwa TERMOHON KASASI sangat keberatan dengan MEMORIBahwa TERMOHON KASASI sangat keberatan dengan MEMORI KASASI Jaksa penuntut umum, karena alasan Memori kasasi sama sekali KASASI Jaksa penuntut umum, karena alasan Memori kasasi sama sekali BUKAN termasuk alasan permohonan kasasi yang dibenarkan menurut BUKAN termasuk alasan permohonan kasasi yang dibenarkan menurut Pasal 253 Ayat (1) KUHAP. Sebagaimana diketahui bahwa alasan-alasan Pasal 253 Ayat (1) KUHAP. Sebagaimana diketahui bahwa alasan-alasan permohonan kasasi yang dibenarkan menurut Pasal 253 Ayat (1) KUHAP permohonan kasasi yang dibenarkan menurut Pasal 253 Ayat (1) KUHAP adalah sebagai berikut :

(8)

a.

a.  Apakah  Apakah benar benar suatu suatu peraturan peraturan hukum hukum tidak tidak diterapkan diterapkan atau atau  diterapkan tidak sebagaimana mestinya; 

diterapkan tidak sebagaimana mestinya;  b.

b.  Apakah  Apakah benar benar cara cara mengadili mengadili tidak tidak dilaksanakan dilaksanakan menurut menurut  ketentuan

ketentuan undang-undanundang-undang; g;  c.

c.  Apakah  Apakah benar benar pengadilan pengadilan telah telah melampaui melampaui batas batas  wewenangnya.

wewenangnya.

Sedangkan alasan memori kasasi jaksa penuntut umum tersebut di atas Sedangkan alasan memori kasasi jaksa penuntut umum tersebut di atas berada diluat ke-3 (tiga)

berada diluat ke-3 (tiga) alasan permohonan kasasi sebagaimana tersebutalasan permohonan kasasi sebagaimana tersebut dalam Pasal 253 Ayat (1) KUHAP, karena

dalam Pasal 253 Ayat (1) KUHAP, karena hanya mempermasalahkanhanya mempermasalahkan perihal penilaian pembuktian yang

perihal penilaian pembuktian yang bersifat penghargaan tentangbersifat penghargaan tentang suatu kenyatan

suatu kenyatan oleh karenanya kami mohon agar permohonan kasasioleh karenanya kami mohon agar permohonan kasasi Jaksa penuntut

Jaksa penuntut umum dikesampingkan seluruhnya.umum dikesampingkan seluruhnya.

Maka, berdasarkan alasan-alasan/argumentasi hukum tersebut diatas, Maka, berdasarkan alasan-alasan/argumentasi hukum tersebut diatas, TERMOHON KASASI mohon agar Majelis Hakim Tingkat Kasasi Pemeriksa TERMOHON KASASI mohon agar Majelis Hakim Tingkat Kasasi Pemeriksa Perkara ini berkenaan untuk memutuskan

Perkara ini berkenaan untuk memutuskan  “Menolak  “Menolak PermohonanPermohonan Kasasi Jaksa Penuntut Umum”.

Kasasi Jaksa Penuntut Umum”.

Demikian kontra memori kasasi ini kami sampaikan, atas perhatian Yang Demikian kontra memori kasasi ini kami sampaikan, atas perhatian Yang Terhormat Bapak Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia c.q Majelis Terhormat Bapak Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia c.q Majelis Hakim Tingkat Kasasi Pemeriksa Perkara

Hakim Tingkat Kasasi Pemeriksa Perkara ini kami hanturkan terimakasih.ini kami hanturkan terimakasih. Sumbawa Barat, 18 Nopember 2011

Sumbawa Barat, 18 Nopember 2011 Hormat Kami,

Hormat Kami,

Kuasa Hukum Ahamad, S.Ag Kuasa Hukum Ahamad, S.Ag

SYAHRUL MUSTOFA, S.H.,M.H SYAHRUL MUSTOFA, S.H.,M.H

Referensi

Dokumen terkait

P : Menurut Bapak/ Ibu jika diantara anak didik tingkat TK dan SD disini ikut ajang pencarian bakat anak Little Miss Indonesia apakah mereka akan terganggu prestasinya?. I :

Pertimbangan hakim Mahkamah Agung dalam mengabulkan permohonan kasasi penuntut umum terhadap perkara kelalaian yang mengakibatkan Kematian, dikarenakan memori kasasi

Tekan RED ENTER tunggu beberapa saat maka pada layar akan muncul angka hasil analisa parameter yang diuji dan catat

Buatlah kelompok yang anggotanya terdiri dari dua orang atau lebih untuk mencari pesan-pesan moral yang terdapat dalam teks anekdot dengan judul “Si Tukang Pedati”

3) Guru guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran dengan cara tanya jawab. 4) Guru menyampaikan kegiatan belajar yang

Diagnosis keratitis marginal dapat disingkirkan karena pada penderita ini bukan hanya terdapat infiltrasi sel radang pada kornea yang ditandai oleh kekeruhan pada

Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit.. Orang

Garuda Indonesia (persero), Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengangkutan udara dan bidang lainnya yang berhubungan dengan jasa pengangkutan udara,