• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Kapasitas Bukaan Median (u-turn) (Studi Kasus : Jl. A. H. Nasution Depan Trigunadharma)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisa Kapasitas Bukaan Median (u-turn) (Studi Kasus : Jl. A. H. Nasution Depan Trigunadharma)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS AKHIR

ANALISA KAPASITAS BUKAAN MEDIAN (u-turn)

(STUDI KASUS : JL. A. H. NASUTION depan TRIGUNADHARMA)

Diajukan untuk melengkapi tugas – tugas dan memenuhi syarat untuk menjadi Sarjana

Disusun Oleh :

MIEN S O SINAGA 11 0404 052

BIDANG STUDI TRANSPORTASI DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

ABSTRAK

Untuk menjaga jalannya lalu lintas yang aman dan nyaman bagi penggunanya, di jalan raya disediakan berbagai fasilitas untuk mengakomodasi kebutuhan akan transportasi tersebut, salah satunya fasilitas bukaan median sebagai sarana putaran balik. Fasilitas-fasilitas tersebut juga harus dievaluasi kinerjanya untuk melihat apakah fasilitas tersebut berfungsi dengan baik atau tidak. MKJI belum memuat rumusan yang pasti untuk mengestimasi nilai kapasitas bukaan median sebagai putaran balik. Namun dalam HCM 2000 untuk menghitung kapasitas simpang tak bersinyal prioritas dihitung dengan konsep gap acceptance.

Untuk itu dalam penelitian ini, demi mendapatkan data yang valid, pengambilan data dari lapangan dilakukan dengan melakukan rekaman video sebanyak 3 kali selama periode waktu pagi, siang, dan malam, berlokasi di Jl. A. H. Nasution, sekitar Simpang Pos. Data yang sudah diperoleh akan diolah dengan metode rata-rata dan metode regresi Siegloch.

Hasil yang diperoleh dari penelitian nilai gap kritis berdasarkan metode rata-rata adalah 8806 detik pagi hari, 8,368 detik siang, dan 9,385 detik malam. Dengan metode Siegloch diperoleh hasil 7,525 detik di pagi, 7,2 detik di siang, dan 8,89 detik di malam. Untuk waktu follow-up dengan metode rata-rata adalah 8,174 detik pagi, 9,44 detik siang, dan 8,866 detik malam. Dengan metode Siegloch diperoleh nilai follow-up sebesar 2,05 detik pagi, 2,8 detik di siang, dan 2,58 detik malam. Nilai kapasitas diperoleh dengan metode rata-rata adalah 32 smp/30 menit di pagi hari, 70 smp/30 menit di siang hari, dan 62 smp/30 menit di malam hari. Sedangkan dengan metode Siegloch diperoleh nilai kapasitas sebesar 143 smp/30 menit, 92 smp/30 menit, dan 80 smp/30 menit.

(3)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan

anugerah, berkat dan karunia-Nya sehingga saya dapa menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan

judul “Analisa Kapasitas Putaran Balik (studi kasus Jl. A. H. Nasution”. Tugas Akhir ini

disusun untuk diajukan sebagai syarat dalam ujian sarjana Teknik Sipil,Bidang Studi

Transportasi pada Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.

Saya menyadari bahwa dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini tidak terlepas dari

bimbingan, bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, saya ingin

mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak, diantaranya :

1. Bapak DR. Medis Sejahtera Surbakti, ST, MT., selaku dosen pembimbing yang telah

memberi bimbingan, arahan, saran, serta motivasi kepada Penulis untuk

menyelesaikan Tugas Akhir ini.

2. Bapak Ir. Zulkarnaen A. Muis, M. Eng, Sc., selaku Koordinator bidang studi

Transportasi sekaligus Dosen Pembanding dan Penguji yang telah memberikan

masukan dalam pengerjaan Tugas Akhir ini.

3. Bapak Ir. Indra Jaya Pandia, MT., selaku Dosen Pembimbing Akademik sekaligus

Dosen Pembanding dan Penguji yang telah memberikan masukan dalam pengerjaan

Tugas Akhir ini juga memberikan bimbingan selama masa akademik saya.

4. Ibu Adinasari Lubis, ST, MT., selaku Dosen Pembanding dan Penguji yang telah

memberikan masukan dalam pengerjaan Tugas Akhir.

5. Bapak Prof. Dr. Ing.Johannes Tarigan, sebagai Ketua Departemen Teknik Sipil

Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara.

6. Bapak Ir. Syahrizal, MT., sebagai Sekretaris Departemen Teknik Sipil Fakultas

(4)

7. Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Pengajar Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik

Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan pengajaran kepada Penulis selama

menempuh masa studi.

8. Seluruh Staf Pegawai Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera

Utara.

9. Keluargaku yang tercinta, kepada almarhum bapak saya Bapak Aden A. A. Sinaga

dan kepada ibu saya Ibu Romasi R. Manalu yang telah sabar dalam merawat,

mendidik, menjaga, mendoakan saya hingga sampai saat ini. Semoga Tuhan Yang

Maha Kuasa selalu melimpahkan berkat bagi beliau.

10. Kedua adik-adik saya yaitu Pusphasutjipta Sinaga, Pathiradja Sinaga, dan Santa

Sinaga atas dukungan dan doa untuk saya dalam mengerjakan Tugas Akhir ini.

11. Keluarga besar Sinaga-Manalu yang selama memberikan dukungan dan bantuan

terhadap saya dalam menyelesaikan perkuliahan saya.

12. Sahabat - sahabat saya R. Shintya Simanjuntak, SE., dan Theresia W. W. Sinaga, S.

Pd., atas kasih sayang, perhatian, dan dukungan yang tiada tara.

13. Teman – teman yang “Fantastic” Irene, Immaniar, Stepany, Jerico, Ronny, Enrich

yang telah menemani masa perkuliahan saya selama ini.

14. Rekan-rekan seperjuangan Stambuk 2011, Mario, Candra, Defrin, Teriboykasi,

Manimpan, Ivandy, Windy, Firdani, Ilham, Elvanzari, Manna, Maestoso, Dhiyando,

Nurul, dan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu namanya yang telah

memberi dukungan serta semangat.

15. Abang dan kakak senior Saur Purba, Boyma Sinaga, Asrilchan, Deddy-Deddy, Rama

Miranda, Markus, Aran, Elis, Bekro, dan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu

(5)

16. Adik-adik Stambuk 2014, Banri, Eri, Fera, Elisabeth Btbt, Melisa, Limbong, dan

lainnya yang telah membantu dalam pengerjaan Tugas Akhir ini.

17. “Family Outing” dan “Bigbang” yang telah menjadi teman saya saat frustasi

mengerjakan tugas akhir ini.

Saya menyadari bahwa Tugas Akhir ini masih banyak kekurangan yang disebabkan

keterbatasan pengetahuan dan kurangnya pemahaman saya. Oleh karena itu, saya

mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari para pembaca.

Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih dan semoga Tugas Akhir ini dapat

bermanfaat bagi para pembaca. Tuhan memberkati.

Medan, Oktober 2016

Mien S O Sinaga

(6)

DAFTAR ISI

Abstrak ... i

Kata pengantar ... ii

Daftar Isi ... v

Daftar Gambar ... .. viii

Daftar Tabel ... .. x

Daftar Notasi... .. xii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.6 Sistematika Penulisan... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8

2.1 Bukaan median sebagai putaran balik ... 8

2.1.a. Dasar Umum Rancangan ... 9

2.1.b. Bukaan median untuk putaran balik ... 10

2.1.c. Rancangan Median ... 11

2.1.d. Putaran Balik di Persimpangan Bersinyal ... 14

2.2 Teori Gap Acceptance ... 17

2.2.1. Pengertian Critical Gap ... 19

2.2.2. Pengertian Follow-up ... 23

2.3 Kapasitas Putaran Balik ... 24

(7)

2.5 Penelitian Terdahulu ... 28

3.3.b. Pelaksanaan Survei ... 35

3.4 Identifikasi Data ... 36

3.6 Analisa hasil dan pembahasan ... 38

3.7 Kesimpulan dan Saran ... 38

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 39

4.1 Pendahuluan ... 39

4.2 Variabel perhitungan kapasitas ... 39

4.2.1 Data Volume Kendaraan... 39

4.2.2 Gap kritis dan Follow-up ... 42

a. Metode Rata-rata ... 42

Gap kritis ... 43

- Pagi hari ... 44

(8)

- Malam hari ... 52

Follow-up time ... 56

- Pagi hari ... 57

- Siang hari ... 60

- Malam hari ... 63

b. Metode Regresi Siegloch ... 66

- Pagi hari ... 69

- Siang hari ... 74

- Malam hari ... 76

4.3. Kapasitas Bukaan median ... 79

4.4. Performa Bukaan Median ... 83

4.5. Pembahasan hasil dan analisa ... 86

4.6. Pembahasan Metode dan Pengambilan Data ... 95

- Proses pengambilan data ... 95

- Pelanggaran lalu lintas ... 98

- Keberadaan kendaraan berat pada bukaan median .... 100

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 102

5.1 Kesimpulan ... 102

5.2 Saran ... 103

Daftar Pustaka ... xii

(9)

DAFTAR GAMBAR DAN GRAFIK

Gambar 2.1 Median Yang Diturunkan 8

Gambar 2.2 Median Yang Ditinggikan 8

Gambar 2.3 Median Tanpa Jalur Tambahan 11

Gambar 2.4 Median Dengan Penambahan Jalur 11

Gambar 2.5 Median Dengan Penambahan Jalur Khusus 11

Gambar 2.6 Median Dengan Tambahan Pulau 11

Gambar 2.7 Putaran Balik Di Simpang Bersinyal 15

Gambar 2.8 Putaran Balik sebelum simpang bersinyal 15

Gambar 2.9 Gerak arus berputar arah 16

Gambar 2.10 grafik metode raff 20

Gambar 2.11 grafik metode maximum likelihood 21

Gambar 2.12 Histogram metode Greenshield 22

Gambar 2.13 Diagram lognormal Michael&Aldian 22

Gambar 2.14 Ilustrasi follow-up 23

Gambar 2.15 Grafik metode regresi siegloch 24

Gambar 2.16 Diagram tingkat pelayanan simpang tak bersinyal 27

Gambar 3.1 Bagan Alir Penelitian 32

Gambar 3.1 Lokasi Penelitian 35

Gambar 4.1 kejadian arus tidak jenuh 43

Gambar 4.2 Grafik frekuensi gap pagi 46

Gambar 4.3 Grafik distribusi gap pagi 47

Gambar 4.4 Grafik frekuensi gap siang 51

Gambar 4.5 Grafik distribusi gap siang 51

Gambar 4.6 Grafik frekuensi gap malam 55

(10)

Gambar 4.8 Ilustrasi pengambilan data follow-up 56

Gambar 4.9 Ilustrasi metode Siegloch 58

Gambar 4.10 Pengemudi melanggar lalu lintas 59

Gambar 4.11 Pengemudi melanggar lalu lintas 62

Gambar 4.12 Kendaraan berdempet sejajar 65

Gambar 4.13 Kendaraan berat ikut memutar 65

Gambar 4.14 kejadian arus tidak jenuh

Gambar 4.15 kejadian follow-up di lapangan 68

Gambar 4.16 kondisi arus jenuh pada bukaan median 69

Gambar 4.17 Pengamatan pagi hari 72

Gambar 4.18 Sepeda motor di arus mayor 72

Gambar 4.19 Sepeda motor di bukaan median 73

Gambar 4.20 Ilustrasi pengambilan data gap 75

Gambar 4.21 Ilustrasi pengambilan data follow-up 77

Gambar 4.22 Ilustrasi metode Siegloch 87

Gambar 4.23 Pengemudi melanggar lalu lintas 90

Gambar 4.24Pengemudi melanggar lalu lintas 90

Gambar 4.25 Kendaraan berdempet sejajar 95

Gambar 4.26 Kendaraan berat ikut memutar 96

Gambar 4.27 Ilustrasi pengambilan data follow-up 98

Gambar 4.28 Ilustrasi metode Siegloch 98

Gambar 4.29 Pengemudi melanggar lalu lintas 99

Gambar 4.30 Pengemudi melanggar lalu lintas 100

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Jenis putaran ke lajur dalam 12

Tabel 2.2 Jenis putaran ke lajur luar 12

Tabel 2.3 Jenis putaran ke bahu arus lawan 13

Tabel 2.4 Jenis putaran dengan jalur khusus ke lajur dalam 13

Tabel 2.5 Jenis putaran dengan jalur khusus ke lajur luar 14

Tabel 2.6 Jenis putaran dengan jalur khusus ke bahu arus lawan 14

Tabel 2.7 Tingkat pelayan berdasarkan kapasitas yang tersedia 26

Tabel 2.8 Tingkat pelayanan berdasarkan D/C 26

Tabel 4.1 Data volume lalu lintas lokasi penelitian 40

Tabel 4.2 Data volume kendaraan pagi hari 41

Tabel 4.3 Data waktu gap pagi hari 44

Tabel 4.4 Data waktu gap siang hari 45

Tabel 4.5 Data waktu gap pada malam hari 48

Tabel 4.6 Data waktu follow-up pagi hari 50

Tabel 4.7 Data waktu follow-up siang hari 52

Tabel 4.8 Data waktu follow-up malam hari 54

Tabel 4.9 Data gap pagi metode Siegloch 57

Tabel 4.10 Data rata-rata t terhadap g(t) 58

Tabel 4.11 Data gap siang metode Siegloch 60

Tabel 4.12 Nilai rata-rata t terhadap g(t) 61

Tabel 4.13 Data gap malam metode Siegloch 63

Tabel 4.14 Nilai rata-rata t terhadap g(t) 64

Tabel 4.15 Volume maksimum arus lalu lintas 69

(12)

Tabel 4.17 Data volume dan kapasitas bukaan median 74

Tabel 4.18 Tingkat pelayanan simpang tak bersinyal 75

Tabel 4.19 Data gap malam metode Siegloch 76

Tabel 4.20 Nilai rata-rata t terhadap g(t) 77

Tabel 4.21 Volume maksimum arus lalu lintas 79

Tabel 4.22 Data waktu gap kritis dan follow-up 79

Tabel 4.23 Data volume dan kapasitas bukaan median 83

(13)

DAFTAR NOTASI

�� = gap kritis (detik)

�� = rata-rata waktu gap accepted (detik)

� = volume kendaraan arus mayor (smp/jam)

�� = standar deviasi waktu gap accepted

�0 = parameter nol (detik)

�� = waktu follow-up (detik)

� = kapasitas bukaan median (smp/jam)

� = natural logaritma (= 2,71828)

� = volume maksimum arus putaran balik (smp/jam)

�� = derajat kejenuhan

Q = volume maksimum lalu lintas bukaan median (smp/jam)

�� = nilai rata-rata waktu gap (detik)

∑ = sigma atau lambang total

�1,�2,�� = data gap urutan ke 1,2, dan seterusnya (detik)

� = banyak data

�(�) = jumlah kendaraan yang memutar dalam waktu gap (�)

Referensi

Dokumen terkait

Berikut analisis penurunan kendaraan yang terjadi pada bukaan median putaran balik arah pada ruas jalan yang ditinjau, dengan asumsi volume arus lalu lintas kendaraan yang

Berdasarkan analisis dan perhitungan yang telah dilakukan pada Bukaan Median ( U- Turn ) di depan Wisma Bandar Lampung dapat disimpulkan bahwa pengaruh U-Turn pada hari

Dari hasil analisis panjang antrian kendaraan yang akan melakukan putaran balik dari arah simpang Polda pada jam 17.00 – 18.00 didapatkan panjang antrian maksimum

PENGARUH GERAK U-TURN PADA BUKAAN MEDIAN TERHADAP KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DI RUAS..

Menurut Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Bina Marga (1997) kapasitas adalah arus lalu lintas maksimum yang dapat dipertahankan pada kondisi tertentu (geometri, distribusi