• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN PT DOW INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN PT DOW INDONESIA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Nama Produk: Butyl Acrylate, 15 ppm MEHQ Tanggal Terbit: 20.06.2016 Tanggal Cetak: 08.12.2016 PT DOW INDONESIA mendorong dan mengharapkan Anda membaca dan memahami LDK secara keseluruhan, karena ada informasi penting dalam seluruh dokumen tersebut. Kami mengharapkan anda untuk mengikuti tindakan pencegahan yang diidentifikasi dalam dokumen ini kecuali kondisi penggunaan akan memerlukan metode atau tindakan lain yang sesuai.

1. PRODUK DAN IDENTIFIKASI PERUSAHAAN

Nama Produk: Butyl Acrylate, 15 ppm MEHQ

Penggunaan yang dianjurkan dan pembatasan penggunaan

Penggunaan yang teridentifikasi: Kami menyarankan agar produk ini dipergunakan secara

konsisten dengan pemakaian yang terdaftar. Jika maksud penggunaan Anda tidak sesuai dengan penggunaan yang tertera , harap menghubungi bagian penjualan atau perwakilan pelayanan teknis . Identitas perusahaan

PT DOW INDONESIA

Wisma GKBI, Lt. 20 Suite 2001, Jl. Jend. Sudirman No. 28 10210 JAKARTA

INDONESIA

Nomor Informasi Pelanggan: (62) 21-2995-6200

[email protected] NOMOR TELEPON DARURAT

Nomor Darurat 24 Jam: 62-21-7591-2862

Penghubung Tanggap Darurat Lokal: 21-7591-2862

2. IDENTIFIKASI BAHAYA

Klasifikasi GHS

Cairan mudah menyala - Kategori 3 Toksisitas akut - Kategori 4 - Penghirupan Korosi/iritasi kulit - Kategori 2

Kerusakan mata serius/iritasi pada mata - Kategori 2A Sensitisasi pada kulit - Kategori 1

Toksisitas pada organ sasaran spesifik - paparan tunggal - Kategori 3 Toksisitas akuatik kronis - Kategori 3

Elemen label GHS Piktogram bahaya

(2)

Kata sinyal: AWAS! Pernyataan Bahaya

Cairan dan uap mudah menyala. Menyebabkan iritasi kulit.

Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Menyebabkan iritasi mata yang serius. Berbahaya jika terhirup.

Dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan.

Berbahaya pada kehidupan perairan dengan efek jangka panjang. Pernyataan Kehati-hatian

Pencegahan

Jauhkan dari panas/percikan/api terbuka /permukaan yang panas. Dilarang merokok. Jaga wadah tertutup rapat.

Tanam /Bond wadah dan peralatan penerima.

Gunakan peralatan listrik/ ventilasi/ lampu yang tahan ledakan. Gunakan hanya alat yang tidak memicu percikan api.

Lakukan dengan hati-hati tindakan melawan lucutan statis. Hindari menghirup debu/asap/gas/kabut/uap/semburan. Cuci kulit dengan seksama setelah menangani.

Gunakan hanya di luar ruangan atau di tempat yang berventilasi baik.

Pakaian kerja yang terkontaminasi tidak boleh dibawa keluar dari tempat kerja. Hindarkan pelepasan ke lingkungan.

Kenakan sarung tangan/ pelindung mata/ pelindung wajah. Respons

JIKA TERKENA KULIT (atau rambut): Tanggalkan segera semua pakaian yang terkontaminasi. Bilas kulit dengan air/pancuran.

JIKA TERHIRUP: Pindahkan korban ke udara segar dan posisikan yang nyaman untuk bernapas. Hubungi SENTRA INFORMASI KERACUNAN atau dokter/enaga medis jika kamu merasa tidak sehat.

JIKA TERKENA MATA : Bilas dengan seksama dengan air untuk beberapa menit. Lepaskan lensa kontak jika memakainya dan mudah melakukannya.Lanjutkan membilas.

Jika terjadi iritasi pada kulit atau muncul ruam: Cari pertolongan medis. Jika iritasi mata tidak segera sembuh: Cari pertolongan medis.

Pada kasus kebakaran : Gunakan pasir kering, bubuk kimia kering atau busa tahan-alkohol untuk memadamkan.

Penyimpanan

Simpan di tempat berventilasi baik. Jaga wadah tertutup kedap/rapat. Simpan di tempat berventilasi baik. Jaga tetap dingin.

(3)

Pembuangan

Buang isi / wadah ke tempat pembuangan limbah yang disetujui. Bahaya lain

data tidak tersedia

3. KOMPOSISI/INFORMASI TENTANG BAHAN PENYUSUN

Produk ini adalah sebuah bahan.

Komponen CASRN Konsentrasi

Butyl acrylate 141-32-2 >=99,0 - <=100,0%

4. TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN

Penjelasan mengenai tindakan pertolongan pertama

Saran umum: Tenaga P3K harus memperhatikan pelindungan diri dan menggunakan pakaian

pelindung yang telah direkomendasikan (sarung tangan tahan kimia, perlindungan terhadap percikan). Jika potensi untuk pemaparan terjadi, silakan merujuk pada bagian 8 untuk perlengkapan pelindung pribadi tertentu.

Penghirupan: Pindahkan korban ke udara segar. Jika tidak bernafas, berikan pernafasan buatan.

Jika sukar bernafas, oksigen harus diberikan oleh tenaga medis yang memenuhi syarat. Hubungi dokter atau bawa ke tempat pengobatan.

Kena kulit: Hapus bahan dari kulit segera dengan mencuci dengan sabun dan banyak air. Lepaskan

pakaian yang terkontaminasi dan sepatu saat mencuci. Cari bantuan medis jika terjadi iritasi. Cuci pakaian sebelum digunakan kembali. Buang Item yang tidak dapat didekontaminasi, termasuk artikel kulit seperti sepatu, ikat pinggang dan jam tangan Fasilitas Pancuran keselamatan yang sesuai harus tersedia di area kerja.

Kena mata: Bilas mata dengan air selama beberapa menit. Lepaskan lensa kontak setelah 1-2 menit

pertama dan lanjutkan pembilasan selama beberapa menit tambahan. Jika efek masih berlanjut, hubungi dokter, sebaiknya dokter ahli mata. Fasilitas pencuci mata darurat yang sesuai harus tersedia di area kerja.

Tertelan: Jangan memaksakan muntah. Memanggil dokter dan / atau transportasi ke fasilitas darurat

segera.

Kumpulan gejala / efek terpenting, baik akut maupun tertunda: Selain dari informasi yang

ditemukan dibawah Deskripsi langkah-langkah pertolongan pertama (atas) dan indikasi perhatian medis segera dan perlakuan khusus diperlukan (dibawah), semua gejala tambahan dan efek-efek yang dijelaskan dalam seksi 11: Informasi Toksikologi.

Indikasi pertolongan medis pertama dan perawatan khusus yang diperlukan

Instruksi kepada dokter: Pelihara ventilasi dan oksigenasi pasien secara memadai. Jika ada luka

bakar, tangani sebagaimana luka bakar lainnya, setelah dilakukan dekontaminasi. Karena memiliki sifat iritan, apabila tertelan dapat menyebabkan luka bakar/sariawan di mulut, lambung dan saluran gastrointestinal bawah, disusul dengan penyempitan. Penghirupan bekas muntah dapat

(4)

menyebabkan cedera paru-paru. Disarankan untuk melakukan Karena cepatnya penyerapan yang dapat terjadi melalui paru-paru apabila terhirup sehingga menyebabkan efek sistemis, maka keputusan untuk memaksa muntah atau tidak harus diambil oleh seorang dokter. Tidak ada obat penangkal khusus. Perawatan terhadap pemaparan harus diarahkan untuk mengendalikan gejala dan kondisi klinis pasien

5. TINDAKAN PEMADAMAN KEBAKARAN

Media pemadaman yang sesuai: Kabut air atau penyemprotan halus. Pemadam api kimia kering.

Alat pemadam kebakaran karbon dioksida. Busa. Busa tahan alkohol (jenis ATC) lebih dipilih. Busa sintetis untuk penggunaan umum (termasuk AFFF) atau busa protein meskipun dapat berfungsi, tetapi merupakan sarana kurang efektif.

Media pemadaman yang tidak sesuai: data tidak tersedia

Bahaya khusus yang muncul dari bahan atau campuran

Produk pembakaran berbahaya: Selama terjadi kebakaran, asap mungkin menandungbahan asli

disamping hasil pembakaran dengan beragam komposisi yang mungkin beracun dan/atau menyebabkan iritasi. Hasil pembakaran antara lain dapat berupa: Karbon monoksida. Karbon dioksida.

Bahaya Kebakaran dan Ledakan Luar Biasa: Wadah dapat melepaskan gas atau pecah karena

kebakaran. Pembangkitan uap atau letupan ganas dapat terjadi setelah terjadi semburan aliran air secara langsung pada cairan panas. Uap lebih berat dibandingkan udara dan mungkin dapat terbawa jauh serta terakumulasi di daerah daratan rendah. Penyalaan dan/atau kilat balik mungkin terjadi Saran bagi petugas pemadam kebakaran

Prosedur Pemadaman Kebakaran: Jangan biarkan orang mendekat. Api harus diisolasi, jangan

biarkan orang yang tidak berkepentingan masuk. Tetaplah berada pada daerah yang berlawanan dengan arah angin. Jauhkan dari daerah yang rendah dimana asap dapat berkumpul. Gunakan semprotan air untuk mendinginkan wadah yang terkena api dan wilayah yang terkena dampak api, sampai api dapat dipadamkan dan bahaya menyala kembali sudah lewat. Padamkan kebakaran dari tempat yang terlindung atau jarak yang aman. Pertimbangkan penggunaan pemegang selang tanpa bantuan manusia atau ujung selang yang dilengkapi alat monitor. Jangan gunakan penyiraman air secara langsung. Hal ini dapat menyebarkan api. Singkirkan dari sumber-sumber percikan api. Cairan yang terbakar dapat dipindahkan dengan menyiram air, guna melindungi personil dan mengurangi kerusakan harta benda.

Alat pelindung khusus bagi petugas pemadam kebakaran: Gunakan alat pernafasan mandiri

bertekanan positif dan pakaian tahan api (termasuk helm, mantel, celana, sarung tangan dan sepatu boot pemadam kebakaran). Hindari terkena bahan ini selama melakukan pemadaman kebakaran. Bila ada kemungkinan terkena, gunakan baju pemadam kebakaran yang sepenuhnya tahan bahan kimia dilengkapi alat pernafasan mandiri. Apabila tidak tersedia, gunakan pakaian yang sepenuhnya taha Mengenai peralatan pelindung pada keadaan pasca kebakaran atau operasional pembersihan bukan kebakaran, silakan rujuk pada bagian yang terkait.

6. TINDAKAN PENANGGULANGAN JIKA TERJADI TUMPAHAN DAN KEBOCORAN

Langkah-langkah pencegahan diri, alat pelindung dan prosedur tanggap darurat: Lakukan

evakuasi dari wilayah ini. Jauhkan orang dari daerah yang rendah. Tempatkan diri agar angin datang dari arah berlawanan dengan arah tumpahan Beri ventilasi pada daerah kebocoran atau tumpahan.

(5)

Hanya personil yang terlatih dan dilindungi sebagaimana mestinya yang harus terlibat dalam kegiatan pembersihan. Singkirkan semua sumber percikan disekitar tumpahan atau uap yang bebas untuk menghindari kebakaran atau ledakan. Timbun dan ikat semua wadah dan perlengkapan

pengendalian. Jangan merokok di wilayah ini. Bila terjadi tumpahan dalam jumlah besar, peringatkan masyarakat sekitar tentang bahaya ledakan di daerah yang terkena tiupan angin. Periksa area dengan detektor gas yang mudah terbakar sebelum masuk ke area ini. Bumikan dan ikatkan semua wadah dan peralatan penanganan. Bahaya ledakan uap. Jaga supaya tidak memasuki saluran air kotor. Rujuk pada Bagian 7, Penanganan, untuk mendapatkan informasi tentang langkah-langkah pencegahan tambahan. Lihat bagian No. 10 untuk information yang lebihspesifik/jelas. Gunakan peralatan keselamatan yang sesuai. Untuk informasi tambahan, silakan rujuk pada Bagian 8, Pengendalian pemaparan dan Perlindungan Diri.

Langkah-langkah pencegahan bagi lingkungan: Jangan sampai masuk ke dalam tanah, selokan,

saluran air dan/atau air tanah. Lihat Bagian 12, Informasi Ekologi.

Metode dan bahan untuk penangkalan (containment) dan pembersihan: Tumpahan kecil:

Menyerap dengan bahan seperti: Bahan tidak mudah menyala. Kotoran. Pasir. Tumpahan besar: Bendung area untuk menampung tumpahan. Tampung tumpahan bahan jika memungkinkan. Kandaskan dan ikatkan semua wadah dan alat-alat penanganan. Kumpulkan dalam wadah yang sesuai dan beri label sebagaimana mestinya. Pompa dengan peralatan anti ledakan. Jika tersedia, gunakan busa untuk menekan. Untuk informasi tambahan, lihat Bagian 13, Pertimbangan

Pembuangan.

7. PENYIMPANAN DAN PENANGANAN BAHAN

Kehati-hatian dalam menangani secara aman: Jauhkan dari panas, percikan dan nyala api Jangan

sampai tertelan. Jangan sekali-kali menggunakan tekanan udara untuk memindahkan produk. Hindari kontak dengan mata, kulit dan pakaian Hindari kontak dengan kulit yang berkepanjangan atau secara berulang. Jangan menghirup uapnya. Cucilah bersih-bersih setelah menangani. Jaga agar wadah tetap tertutup. Gunakan dengan ventilasi emmadai. Dilarang merokok atau membiarkan api terbuka atau sumber pengapian di areal penanganan dan penyimpanan. Uap lebih berat

dibandingkan udara dan mungkin dapat terbawa jauh serta terakumulasi di daerah daratan rendah. Penyalaan dan/atau kilat balik mungkin terjadi Elektrikal mengkandaskan dan mengikat semua peralatan. Wadah dapat mengandung uap, bahkan setelah dikosongkan. Jangan melakukan pemotongan, pengeboran, penggilingan, pengelasan atau kegiatan serupa terhadap atau di sekitar tabung/kaleng yang kosong. Mungkin perlu menggunakan peralatan tidak menimbulkan bunga api atau tahan ledakan, tergantung pada jenis kegiatan yang dilakukan. Lihat di bagian No. 8,

Pengendalian Pemaparan dan Perlindungan Pribadi

Kondisi untuk penyimpanan yang aman: Kurangi sumber nyala api seperti pengembangan listrik

statis, panas, bunga api atau nyala api. Jaga agar wadah tetap tertutup. Simpan di tempat yang kering. Simpan berjauhan dari cahaya matahari atau cahaya ultraviolet. Simpan jauh dari bahan yang tidak kompatibel. Lihat bagian KESTABILAN DAN REAKTIVITAS. Pelihara penghambat dan penghancur kadar oksigen. Tidak membersihkan wadah dari bahan ini dengan nitrogen. Tingkatan penghambat yang di rekomendasikan adalah: 10 sampai 20 ppm. Kadar oksigen yang

direkomendasikan adalah: 5 sampai 8 vol %. Uap monomer yang tidak terhalang inhibitor dapat mengalami polimerisasi dan menyumbat perangkat pelega. Lihat bagian No. 10 untuk information yang lebihspesifik/jelas. Bila diperlukan, informasi penanganan yang unik untuk wadah-wadah dapat ditemukan pada label produk. Mintalah brosur untuk produk ini.

Kestabilan penyimpanan

Umur dalam Penyimpanan: Gunakan selambat-lambatnya 12 Month Suhu penyimpanan < 38 °C

(6)

8. KONTROL PAPARAN/ PERLINDUNGAN DIRI

Parameter pengendalian

Batas paparan didaftarkan berikut ini, jika ada.

Komponen Peraturan Jenis pendaftaran Nilai/Notasi

Butyl acrylate ACGIH TWA 2 ppm

ACGIH TWA Sensitisasi Kulit

ID OEL NAB 52 mg/m3 10 ppm

Pengendalian pendedahan

Kontrol teknik: Gunakan kendali teknik untuk mengontrol kadar udara dibawah batas kebutuhan

pemaparan atau petunjuk. Jika tidak tersedia keperluan batas pemaparan atau garis panduan, gunakan hanya ventilasi yang mencukupi. Ventilasi pembuangan udara lokal mungkin diperlukan untuk sejumlah kegiatan.

Tindakan perlindungan individual

Perlindungan mata/wajah: Gunakan kacamata pelindung kimia (chemical goggles). Jika

terkena sampai menyebabkan mata pedih, gunakan alat respirator seluruh wajah. Perlindungan kulit

Perlindungan tangan: Gunakan sarung tangan yang secara kimiawi tahan terhadap

bahan ini. Contoh bahan penghambat teristimewa bagi sarung tangan antara lain: Polietilen klorinasi Polietilen Laminat alkohol etil vinil ("EVAL"). Polivinil alkohol ("PVA"). Karet stiren/butadien. Contoh bahan penghambat yang dapat diterima bagi sarung tangan termasuk: Karet Butil Karet nitril/butadien ("nitril" atau"NBR"). Polivinil klorida ("PVC" atau "vinil"). Viton. PERHATIAN: Pemilihan sarung tangan spesifik untuk aplikasi tertentu dan lama pemakaiannya di tempat kerja harus juga

memperhitungkan seluruh faktor di tempat kerja, seperti tetapi tidak terbatas pada: bahan kimia lain yang mungkin ditangani, persyaratan fisik (perlindungan terhadap pemotongan/pelubangan, kemudahan penanganan, perlindungan panas), potensi reaksi tubuh terhadap bahan pembuatan sarung tangan, serta instruksi/spesifikasi yang disediakan oleh pemasok sarung tangan.

Perlindungan lain: Gunakan pakaian pelindung yang secara kimiawi tahan terhadap

bahan ini. Pilihan perlengkapan khusus seperti perisai wajah, sarung tangan, sepatu boot, apron, atau baju pelindung seluruh tubuh, tergantung pada jenis kegiatan yang dilakukan.

Perlindungan pernapasan: Perlindungan pernafasan harus dipakai ketika ada potensi

melebihi keperluan pemaparan atau garis panduan. Jika tidak tersedia aplikasi keperluan pemaparan atau garis panduan, gunakan alat pernafasan yang di setujui. Pemilihan jenis menulen udara atau jenis udara bertekanan positif akan bergantung pada operasi khusus dan potensi konsentrasi udara dari bahan. Dalam keadaan darurat, gunakan alat pernafasan mandiri bertekanan positif yang telah disetujui. Dalam area tertutup atau kurang ventiliasi, gunakan alat pernafasan mandiri atau saluran udara bertekanan positif yang dilengkapi pasokan udara mandiri, yang telah disetujui.

Alat berikut ini diharapkan menjadi jenis alat respirator pemurni udara yang efektif: Selongsong uap air organik

9. SIFAT FISIKA DAN KIMIA

Tampilan

(7)

Warna Tidak berwarna

Bau Tajam

Ambang Batas Bau 0,2 - 100 ppb Bacaan ilmiah

pH Data ujian tidak tersedia.

Titik lebur/rentang tidak berlaku bagi cairan

Titik beku -64 °CBacaan ilmiah

Titik didih (760 mmHg) 147 °CBacaan ilmiah

Titik nyala cawan tertutup 37 °C Bacaan ilmiah

Tingkat evaporasi (Butil Asetat = 1)

0,33 Bacaan ilmiah

Flamabilitas (padatan, gas) tidak berlaku bagi cairan

Terendah batas ledakan 1,5 % vol Bacaan ilmiah

Tertinggi batas ledakan 9,9 % vol Bacaan ilmiah

Tekanan Uap 4 mmHg Bacaan ilmiah

Relatif Densitas Uap (udara = 1) 4,4 Bacaan ilmiah

Kepadatan Relatif (air = 1) 0,9 pada20 °C /20 °C Bacaan ilmiah

Kelarutan dalam air 1,7 g/L pada20 °CBacaan ilmiah

Koefisien partisi (n-oktanol/air) log Pow: 2,38Terukur

Suhu dapat membakar sendiri (auto-ignition temperature)

292 °C Bacaan ilmiah

Suhu penguraian Data ujian tidak tersedia.

Viskositas Dinamis 0,88 cPpada20 °CBacaan ilmiah

Viskositas kinematik Data ujian tidak tersedia.

Sifat peledak Tidak mudah meledak

Sifat oksidator tidak ada oksidator

Berat Jenis Cair 0,900 g/cm3pada20 °CBacaan ilmiah

Densitas curah 0,900 g/cm3 Bacaan ilmiah

Berat Molekul 128,17 g/mol Bacaan ilmiah

CATATAN: Data fisik yang disajikan di atas adalah nilai-nilai tipikal dan jangan diartikan sebagai spesifikasi.

10. STABILITAS DAN REAKTIFITAS

Reaktifitas: data tidak tersedia

Stabilitas kimia: Stabil pada keadaan penyimpanan yang direkomendasikan. Lihat Penyimpanan,

Bagian 7. Tak stabil pada suhu tinggi. Higroskopik

Reaksi berbahaya yang mungkin di bawah kondisi spesifik/khusus: Dapat terjadi. Kenaikan

temperatur dapat menyebabkan bahaya polimerisasi. Pelihara penghambat dan penghancur kadar oksigen. Tidak membersihkan wadah dari bahan ini dengan nitrogen. Polimerisasi dapat dikatalisasi oleh: Ketidakhadiran udara. Radikal bebas inisiator. Temperatur tinggi. Peroksida. Kehadiran air dapat mempercepat tingkat polimerisasi. Uap monomer yang tidak terhalang inhibitor dapat mengalami polimerisasi dan menyumbat perangkat pelega.

(8)

Kondisi yang harus dihindari: Hindarkan dari suhu di atas 38°C (100°F) Produk apabila terkena suhu tinggi dapat mengalami dekomposisi. Hindarkan dari aliran listrik statis. Hindarkan kelembaban. Jangan menyelimuti atau membersihkan dengan menggunakan gas lembam/tidak bereaski, untuk menghindari pengurangan konsentrasi oksigen. Hindarkan dari sinar matahari langsung atau sumber cahaya ultraviolet.

Inhibitor/penghambat: Methoxyphenol Konsentrasi inhibitor (ppm): 10 - 120 Hydroquinone Konsentrasi inhibitor (ppm): 1 - 6

Bahan yang harus dihindari: Hindarkan dari kontak dengan bahan pengoksida. Hindarkan dari

kontak dengan: Aldehid. Amina. Azides. Eter Radikal bebas inisiator. Halida. Merkaptan Asam mineral. Peroksida. Karat. Kuat di dalam basis organik. Hindarkan dari kontak dengan bahan logam antara lain: Kuningan. Tembaga. Hindarkan dari kontak tak sengaja dengan: Karbon aktif. Silika gel. Hindarkan kontak dengan bahan absorben, seperti: Penyerap-penyerap berdasarkan tanah liat. Hindarkan dari kontak dengan bahan peroksida secara tak sengaja.

Produk berbahaya hasil penguraian: Hasil dekomposisi tergantung pada suhu, persediaan udara

dan kehadiran bahan lainnya.

11. INFORMASI TOKSIKOLOGI

Informasi Toksikologi muncul dalam bagian ini ketika data tersebut tersedi

Toksisitas akut

Toksisitas oral akut

Toksisitas rendah jika tertelan. Apabila ditelan, dapat menyebabkan iritasi atau sakit lambung maupun usus. Jika tertelan, dapat menyebabkan luka bakar pada mulut dan tenggorokan LD50, Tikus, 3.150 mg/kg

Toksisitas kulit akut

Kontak berkepanjangan dengan kulit kecil kemungkinannya menyebabkan absorpsi dalam jumlah yang membahayakan.

LD50, Kelinci, > 2.000 - 3.024 mg/kg Toksisitas inhalasi akut

Konsentrasi uap dapat terbentuk sehingga pemaparan sekali saja dapat membahayakan. Dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan.

LC50, Tikus, pria dan wanita, 4 Hour, uap, 10,3 mg/l

Korosi/iritasi kulit

Sentuhan secara singkat dapat menyebabkan iritasi kulit sederhana dengan kemerahan setempat. Kontak yang berkepanjangan mungkin menyebabkan iritasi pada kulit dengan kemerahan dan ketidaknyamanan disekitarnya.

Kerusakan mata serius/iritasi mata

Dapat menyebabkan rasa sakit yang tidak proporsional sampai tingkat iritasi ke jaringan mata. Dapat menyebabkan iritasi mata ringan.

(9)

Uap dapat menyebabkan iritasi mata yang dirasakan sebagai rasa pedih atau mata merah. Sensitisasi

Kontak pada kulit dapat menyebabkan reaksi alergi kulit. Untuk sensitisasi pernapasan:

Tidak ditemukan data yang relevan.

Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Tunggal) Dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan.

rute paparan: Penghirupan

Organ-organ sasaran: Sistem pernapasan

Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang)

Berdasarkan data yang tersedia, pemaparan berulang kali diperkirakan tidak menyebabkan tambahan efek merugikan yang berarti.

Karsinogenisitas

Tidak menyebabkan kanker pada hewan percobaan. Teratogenisitas

Pernah menyebabkan cacat lahir pada hewan laboratorium hanya pada dosis yang meracuni induk. Menunjukkan sifat beracun pada janin hewan percobaan dengan dosis yang meracuni induknya. Toksisitas terhadap Reproduksi

Data hewan laboratorium yang terbatas menunjukkan bahwa bahan tidak mempengaruhi sistem reproduksi.

Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen)

Kajian toksisitas genetik in vitro menunjukkan hasil negatif. Kajian terhadap toksisitas genetik hewan menunjukkan hasil negatif.

Bahaya terhirup

Berdasarkan pada sifat-sifat fisik, tidak mungkin menjadi aspirasi bahaya.

12. INFORMASI EKOLOGI

Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang)

Ekotoksisitas

Sangat/akut beracun pada ikan

Bahan ini racun tingkat menengah untuk organisme laut pada dasar akut (LC50/EC50 diantara 1 dan 10 mg/l pada sebagian besar spesies yang diuji).

LC50, Oncorhynchus mykiss (Ikan rainbow trout), Tes flow-through, 96 Hour, 5,2 mg/l, Pedoman Tes OECD 203

LC50, Cyprinodon variegatus, Tes flow-through, 96 Hour, 2,1 mg/l, Pedoman Uji OECD 203 atau Setara

(10)

EC50, Daphnia magna (Kutu air), Tes flow-through, 48 Hour, 8,2 mg/l, Pedoman Uji OECD 202 atau Setara

Toksisitas akut untuk ganggang / tanaman air

EC50, Pseudokirchneriella subcapitata (Ganggang hijau), Tes statik, 72 Hour, Percepatan pertumbuhan (penurunan densitas sel), 2,65 mg/l, Pedoman Uji OECD 201 atau Setara Keracunan untuk bakteria

EC0, Bakteri (lumpur aktif), 3 d, > 150 mg/l Toksisitas akuatik kronis

Kronis beracun pada binatang air yang tidak bertulang belakang

NOEC, Daphnia magna, Tes semi-statik, 21 d, jumlah janin dalam kandungan, 0,136 mg/l Persistensi dan penguraian oleh lingkungan

Daya hancur secara biologis: Bahan dengan mudah mengalami biodegradasi. Lulus ujian OECD untuk biodegradabilitas mudah.

10 hari: Lulus

Degradasi biologis: 80 - 90 % Waktu pemajanan: 28 d

Metoda: OECD Test Guideline 310 atau yang Setara Kebutuhan Oksigen Teoritis: 2,25 mg/mg

Biological oxygen demand (BOD) Waktu inkubasi BOD 5 d 20 - 37 % 10 d 48 - 54 % 20 d 54 - 62 % Fotodegradasi

Tipe Ujian: Paruh waktu (fotolisis tak langsung) Sensitisasi: radikal OH

Umur simpan Atmosfir: 9,3 Hour Metoda: Diperkirakan.

Potensi bioakumulasi

Bioakumulasi: Potensi biokonsentrasi adalah rendah ( FBK lebih kecil dari 100 atau log pow lebih kecil dari 3).

Koefisien partisi (n-oktanol/air)(log Pow): 2,38 pada25 °CTerukur

Faktor Biokonsentrasi (BCF): 17,27 Ikan Diperkirakan.

Mobilitas dalam Tanah Butyl acrylate

Potensi mobilitas dalam tanah bersifat tinggi (Koc antara 50 dengan 150).

Koefisien partisi(Koc): 40 - 148 Terukur

Hasil dari asesmen PBT dan vPvB

Bahan ini tidak dianggap persisten, bioakumulasi, dan toksik (PBT). Bahan ini tidak dianggap sangat persisten dan sangat bioakumulasi (vPvB).

(11)

Efek merugikan lainnya

Bahan ini tidak termasuk dalam Lampiran I Peraturan (EC) No 1005/2009 yang mengatur tentang Bahan Perusak Ozon.

13. PERTIMBANGAN PEMBUANGAN/ PEMUSNAHAN

Metode pembuangan: JANGAN BUANG KE DALAM SALURAN AIR MANA PUN, DI TANAH ATAU

KE DALAM SETIAP BADAN AIR. Semua praktek pembuangan harus mematuhi seluruh undang-undang dan peraturan yang berlaku, baik nasional maupun propinsi/daerah Peraturan perundangan mungkin berbeda pada lokasi-lokasi berbeda Penetapan karakteristik dari limbah dan pemenuhan terhadap peraturan yang berlaku menjadi tanggung jawab dari penghasil limbah SEBAGAI PENYALUR KAMI TIDAK MEMPUNYAI KONTROL TERHADAP PRAKTEK MANAJEMEN ATAU PROSES MANUFAKTUR DARI PENANGANAN BEBERAPA PIHAK ATAU PENGGUNAAN DARI BAHAN INI INFORMASI YANG DISAMPIKAN DISINI BERKAITAN HANYADENGAN PRODUK DALAM BENTUK SEPERTI KONDISI PENGIRIMAN YANG DIMAKSUDKAN SEPERTI DIJELASKAN DALAM MSDS PASAL: Informasi Komposisi. UNTUK PRODUK YANG BELUM DIGUNAKAN DAN TERCEMAR, pilihan yang diinginkan termasuk dikirim kepada yang mempunyai ijin dan diperbolehkan Tanur pembakar atau peralatan pemusnah secara panas lainnya

Produk ini ketika dibuang dalam keadaan tidak terpakai dan tidak tercemar harus diperlakukan sebagai limbah berbahaya..

14. INFORMASI TRANSPORTASI

Penggolongan untuk angkutan JALAN dan Rel Nama pengapalan yang

sesuai berdasarkan PBB

BUTYL ACRYLATES, STABILIZED

Nomor UN UN 2348

Kelas 3

Kelompok pengemasan III

Penggolongan untuk pengangkutan LAUT (IMO-IMDG): Nama pengapalan yang

sesuai berdasarkan PBB

BUTYL ACRYLATES, STABILIZED

Nomor UN UN 2348

Kelas 3

Kelompok pengemasan III

Bahan pencemar laut Nomor

Transportasi dalam jumlah besar sesuai Annex I atau II MARPOL 73/78 dan IBC atau IGC Kode

Consult IMO regulations before transporting ocean bulk

Penggolongan untuk pengangkutan UDARA (IATA/ICAO): Nama pengapalan yang

sesuai berdasarkan PBB

Butyl acrylates, stabilized

(12)

Kelas 3

Kelompok pengemasan III

Informasi ini tidak dimaksudkan untuk menyampaikan seluruh persyaratan peraturan atau operasional spesifik / informasi yang berkaitan dengan produk ini. Klasifikasi pengangkutan akan berubah oleh volume kontainer dan akan di pengaruhi oleh daerah atau perbedaan peraturan negara. Transportasi sistem informasi tambahan dapat diperoleh melalui perwakilan penjualan atau layanan pelanggan. Ini adalah tanggung jawab dari organisasi transportasi untuk mengikuti semua undang-undang, peraturan dan aturan yang berkaitan dengan transportasi material

15. INFORMASI YANG BERKAITAN DENGAN REGULASI

Klasifikasi di Tempat Kerja

Produk ini diklasifikasikan sebagai berbahaya menurut Peraturan Indonesia.

Undang-undang, peraturan dan standar yang menetapkan penggunaan bahan kimia yang aman, penyimpanan, transportasi, bongkar muat, klasifikasi dan simbol bahan kimia dll. Pengadaan, Distribusi dan Pengawasan Bahan Berbahaya

Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun

Sistem Harmonisasi Global Klasifikasi dan Label pada Bahan Kimia

16. INFORMASI LAIN

Bacaan Produk

informasi tambahan untuk produk ini dapat diperoleh dengan menghubungi Sales Perusahaan atau hubungi Layanan pembeli. Mintalah brosur untuk produk ini.

Untuk memperoleh informasi tambahan tentang produk ini dan produk-produk lainnya, dapat dilihat pada website kami.

Sistem Pemeringkatan Bahaya NFPA

Kesehatan Kebakaran Reaktivitas

3 3 2

Revisi

Nomor Identifikasi: 101234679 / A149 / Tanggal Terbit:20.06.2016 / Versi:6.0 Revisi terbaru ditandai dengan garis ganda tebalpada sisi kiri di sepanjang dokumen Legenda

ACGIH AS. Nilai Batas Ambang ACGIH (TLV)

ID OEL Nilai ambang batas faktor kimia di udara lingkungan kerja

NAB Nilai ambang batas

TWA 8 jam, waktu terhitung rata-rata Sumber Informasi dan Referensi

(13)

SDS ini disiapkan oleh Product Regulatory Services dan Hazard Communications berdasarkan informasi dari referensi internal dalam perusahaan kami.

PT DOW INDONESIA meminta setiap pelanggan atau penerima LDK ini untuk mempelajarinya secara cermat dan berkonsultasi dengan ahli-ahli yang sesuai, sebagaimana diperlukan atau selayaknya, agar menyadari dan memahami data yang termuat dalam LDK ini dan setiap bahaya yang terkait dengan produk. Informasi ini diberikan dengan itikad baik dan dipercaya sebagai informasi yang akurat pada tanggal yang berlaku di atas. Meskipun demikian tidak ada jaminan yang diberikan, baik secara tersurat maupun tersirat. Kewajiban peraturan yang berlaku dapat berubah sewaktu-waktu dan mungkin berbeda antara satu lokasi dengan lokasi lainnya. Pembeli/pemakai bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan kegiatannya terhadap seluruh undang-undang pemerintah, propinsi atau peraturan setempat. Informasi yang disampaikan disini berkaitan hanya dengan produk dalam bentuk seperti pengiriman semula. Karena kondisi pemakaian produk tidak berada di bawah pengawasan pabrik, maka pembeli/pemakai wajib menentukan kondisi yang diperlukan demi keselamatan pemakaian produk ini. Karena pelipatgandaan sumber informasi, seperti LDK yang khusus disusun pabrik, kami tidak dan tidak dapat bertanggung jawab atas LDK dari sumber manapun selain kami sendiri. Jika Anda mendapatkan LDK dari sumber lain atau Anda meragukan keabsahan LDK yang Anda miliki, silakan menghubungi kami untuk mendapatkan versi yang terbaru.

Referensi

Dokumen terkait

Semua praktek pembuangan harus mematuhi seluruh undang- undang dan peraturan yang berlaku, baik nasional maupun propinsi/daerah Peraturan perundangan mungkin berbeda

Semua praktek pembuangan harus mematuhi seluruh undang- undang dan peraturan yang berlaku, baik nasional maupun propinsi/daerah Peraturan perundangan mungkin berbeda

Hasil observasi peneliti didapatkan bahwa di RS PKU Muhammadiyah Surakarta melaksanakan program pelatihan mengenai pasien safety kepada staf, hasil wawancara dengan

fleksibel, fitur yang disajikan lengkap dan memiliki banyak pilihan output seperti HD TV, HD Youtube, mulai dari ukuran kecil sampai terbesar (Sistyaningsih, 2021). Tujuan yang

Semua praktek pembuangan harus mematuhi seluruh undang- undang dan peraturan yang berlaku, baik nasional maupun propinsi/daerah Peraturan perundangan mungkin berbeda

Semua praktek pembuangan harus mematuhi seluruh undang- undang dan peraturan yang berlaku, baik nasional maupun propinsi/daerah Peraturan perundangan mungkin berbeda

Semua praktek pembuangan harus mematuhi seluruh undang- undang dan peraturan yang berlaku, baik nasional maupun propinsi/daerah Peraturan perundangan mungkin berbeda

Semua praktek pembuangan harus mematuhi seluruh undang- undang dan peraturan yang berlaku, baik nasional maupun propinsi/daerah Peraturan perundangan mungkin berbeda