• Tidak ada hasil yang ditemukan

S BIO 0807589 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S BIO 0807589 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

58

Aprilia Handariani, 2016

ID ENTIFIKASI MISKONSEPSI D ALAM PEMBELAJARAN FILUM ARTHROPOD A MENGGUNAKAN CRI (CERTAINTY OF RESPONSE IND EX) PAD A SISWA SMA KELAS X

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB V

SIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. SIMPULAN

Berdasarkan hasil tes penguasaan konsep disertai dengan indeks CRI,

wawancara, dan hasil observasi perangkat pembelajaran serta kegiatan

pembelajaran, dapat diambil kesimpulan bahwa terlalu banya konsep yang harus

dipahami siswa menjadi salah satu penyebab terjadinya miskonsepsi dalam

mempelajari materi filum Arthropoda. Hal tersebut terlihat dari persentase siswa

yang mengalami miskonsepsi cukup mendominasi.

Konsep-konsep dalam pembelajaran filum Arthropoda yang keliru dipahami

oleh siswa adalah konsep pengertian Arthropoda, struktur tubuh, anatomi,

pengelompokkan, siklus hidup serta peranan hewan-hewan anggota filum

Arthropoda dengan rata-rata persentase siswa yang mengalami miskonsepsi

sebanyak 52,1% dan rata-rata tingkat keyakinan siswa saat menjawab pertanyaan

secara keliru atau nilai indeks CRI sebesar 4,03.

Sebanyak 43,34% siswa mengalami miskonsepsi mengenai pengertian

Arthorpoda dengan nilai indeks CRI sebesar 4,1. Untuk konsep tentang struktur

tubuh anggota filum Arthropoda yang mengalami miskonsepsi sebesar 50,56%

dengan indeks CRI sebesar 4,2. Konsep mengenai anatomi anggota filum

Arthropoda persentasi siswa yang miskonsepsi sebesar 57,50% dengan indeks

CRI sebesar 3,9. Sebanyak 49,45% siswa miskonsepsi mengenai

pengelompokkan anggota filum Arthropoda dengan nilai indeks CRI sebesar 4.

Kemudian persentase siswa yang miskonsepsi mengenai siklus hidup anggota

filum Arthropoda sebanyak 60% dengan nilai indeks CRI 3,9 dan untuk materi

mengenai peranan anggota filum Arthropoda sebanyak 51,66% dengan nilai

indeks CRI sebesar 4,1.

Penyebab siswa mengalami miskonsepsi dalam pembelajaran konsep materi

filum arthropoda salah satunya adalah karena cara belajar siswa yang kurang baik

(2)

59

Aprilia Handariani, 2016

ID ENTIFIKASI MISKONSEPSI D ALAM PEMBELAJARAN FILUM ARTHROPOD A MENGGUNAKAN CRI (CERTAINTY OF RESPONSE IND EX) PAD A SISWA SMA KELAS X

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

disekolah secara berkelompok atau perorangan, tidak memperhatikan penjelasan

guru di kelas dan jarang ditemukan siswa yang membuat catatan.

Selain itu, metode pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang menarik

perhatian siswa sehingga materi yang disampaikan sulit dimengerti oleh siswa.

Guru juga tidak bisa menemukan metode yang tepat untuk bisa mengurangi

pengetahuan-pengetahuan awal siswa yang keliru yang tidak sesuai dengan

konsep-konsep para ahli yang telah diuji kebenarannya. Ditemukan juga oleh

peneliti bahwa didalam RPP tidak adanya materi Arthropoda mengindikasikan

bahwa materi tersebut tidak disampaikan oleh guru kepada siswa. Siswa hanya

mendapatkan pengalaman pembelajaran mengenai filum Arthropoda dari LKS

saja.

B. REKOMENDASI

1. Bagi Guru

Hasil dari penelitian menunjukkan siswa mengalami miskonsepsi

disebabkan oleh banyaknya konsep yang harus dikuasai oleh siswa. Salah satu

penyebabnya adalah karena cara belajar siswa yang kurang baik dan metode

pembelajaran yang kurang disukai oleh siswa. Maka, sebaiknya guru tidak lagi

menggunakan metode pembelajaran yang monoton. Pada saat menjelaskan materi

kepada siswa, guru dapat menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari

atau guru pun bisa menggunakan metode diskusi atau tanya jawab.

Selain itu, untuk mempermudah guru dalam menyampaikan suatu konsep

kepada siswa,maka guru dapat menyediakan media pembelajaran yang

representatif seperti gambar dan video sehingga materi filum Arthropoda lebih

mudah dipahami oleh siswa. Selain gambar dan video, selayaknya siswa juga

mendapatkan pembelajaran mengenai filum Arthropoda ini didalam laboratorium

agar siswa bisa melihat langsung contoh-contoh spesies apa saja yang ada pada

konsep Arthropoda ini sehingga kemampuan siswa untuk mengidentifikasi dan

mengelompokkan ikut terasah. Materi yang disampaikan kepada siswa juga harus

lengkap karena peneliti menemukan bahwa di dalam RPP materi Arthropoda tidak

(3)

60

Aprilia Handariani, 2016

ID ENTIFIKASI MISKONSEPSI D ALAM PEMBELAJARAN FILUM ARTHROPOD A MENGGUNAKAN CRI (CERTAINTY OF RESPONSE IND EX) PAD A SISWA SMA KELAS X

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

2. Bagi penelitian selanjutnya

Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi penelitian

selanjutnya agar tema penelitian ini dapat dikembangkan lebih luas dan lebih

dalam lagi. Bisa diterapkan pada materi dan situasi pembelajaran yang lain

dengan harapan penelitian selanjutnya dapat dilakukan di beberapa sekolah agar

memperoleh hasil pembelajaran yang lebih baik lagi.

Ada beberapa kesalahan yang telah dipaparkan sebelumnya yang membuat

hasil penelitian ini tidak sesuai seperti harapan. Perencanaan dalam melakukan

penelitian pun diharapkan dipertimbangkan secara matang agar kesalahan dalam

Referensi

Dokumen terkait

dilakukan, karena belum ada penelitian serupa dengan metode ini pada

ANALISIS FILOGENETIK MOLEKULER BEBERAPA ANGGOTA SUKU SOLANACEAE INDONESIA DAN Withania somnifera.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Berdasarkan tabel kategori penilaian menurut Arikunto, nilai rata-rata tes tersebut termasuk ke dalam kategori baik dengan rentang nilai (66-79), sedangkan nilai

Peranan Penuntun Praktikum Berbentuk Komik Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Sma Pada Praktikum Uji Urin.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

Ditemukan sebanyak 67 jenis kupu-kupu di seluruh kawasan Gunung Galunggung terbagi menjadi 5 suku yaitu Hesperiidae, Papilionidae, Nymphalidae, dengan indeks keanekaragaman

Peningkatan sikap siswa terhadap penerimaan nilai sains setelah belajar dengan model Project Based Learning bermuatan nilai berdasarkan perhitungan N-Gain termasuk

Dilihat dari nilai kesamaan karakter morfologinya, kultivar Manohara dengan. GM 05 memiliki hubungan kekerabatan paling dekat, sedangkan

PERANAN ASESMEN FORMATIF TERHADAP LEARNING PROGRESSION SISWA PADA KONSEP KLASIFIKASI TUMBUHAN BERBIJI DENGAN PENDEKATAN FENETIK.. Universitas Pendidikan Indonesia |