• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DENGAN METODE ANALISIS SWOT PADA USAHA LAUNDRY ISTIQOMAH DI SAMARINDA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DENGAN METODE ANALISIS SWOT PADA USAHA LAUNDRY ISTIQOMAH DI SAMARINDA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

© Copyright 2018

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DENGAN

METODE ANALISIS SWOT PADA USAHA LAUNDRY

ISTIQOMAH DI SAMARINDA

Hanifah Asmawati 1 Ringkasan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) perusahaan sebagai pertimbangan dalam menentukan strategi apa yang akan dikembangkan pada usaha laundry ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi internal usaha jasa Laundry Istiqomah memiliki nilai 4,02 sedangkan pada kondisi eksternal usaha jasa Laundry Istiqomah memiliki nilai 3,22 yang memiliki arti nilai tinggi dengan penilaian skala likert. Strategi yang dihasilkan adalah strategi SO dengan nilai 4,7 yang memiliki arti nilai tinggi dengan penilaian skala likert. Uraian strategi yang dapat diterapkan pada Laundry Istiqomah adalah sebagai berikut : 1) Melakukan promosi dengan memanfaatkan teknologi dan kemampuan sumber daya manusia yang ada. 2) Memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen. 3) Memberikan jaminan terhadap kualitas jasa yang diberikan. 4) Selalu berinovasi pada pelayanan yang ditawarkan. 5) Hubungan yang baik dengan konsumen juga tidak hanya secara langsung tetapi bisa memanfaatkan media sosial sebagai alat komunikasi. 6) Meningkatkan pangsa pasar dengan melakukan penyebaran cabang laundry. 7) Tetap menjaga kualitas pelayanan dan kualitas produksi yang dihasilakan

Kata Kunci : Analisis SWOT, Strategi utama yang diterapkan untuk pengembahngan usaha.

Pendahuluan

Usaha Kecil Menengah (UKM) mempunyai peran yang besar dalam pembangunan ekonomi nasional. Secara umum UKM memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional (http://www.bps.org, 2015). Analisis SWOT dapat membantu para pelaku bisnis untuk menganalisa bagaimana strategi bisnisnya harus di jalankan. Pelaku bisnis harus dapat menentukan strengths atau kekuatan mereka agar dapat di jadikan kunci dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, weaknesses atau kelemahan adalah hal yang perlu diwaspadai pelaku bisnis agar tidak mudah terbaca oleh para pesaing. Setiap kegiatan bisnis pasti memiliki kelemahan dan hal inilah yang harus diminimalisir agar tidak menjadi halangan di kemudian hari bagi para pelaku bisnis juga akan memiliki peluang atau opportunities dalam usahanya. Jika peluang tersebut didapat maka pelaku bisnis dapat segera memanfaatkan peluang tersebut untuk

(2)

menjaring konsumen lebih banyak lagi. Ancaman atau threats adalah halangan utama para pelaku bisnis dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.

Selama ini Laundry Istiqomah belum pernah melakukan analisis terhadap dampak lingkungan baik lingkungan internal maupun lingkungan eksternal. Sehingga Laundry Istiqomah tidak dapat menentukan strategi apa yang harus dilakukan untuk menghadapi persaingan dengan usaha laundry lain. Oleh karena itu, evaluasi terhadap kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman produk yang di produksi dan sistem yang di jalankan Laundry Istiqomah dapat dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT. SWOT menempatkan situasi dan kondisi sebagai faktor masukan, yang kemudian di kelompokan menurut kontribusi masing-masing. Kekuatan di pasar sangat berpengaruh terhadap umur kelangsungan usaha laundry. Dengan demikian, dengan analisis SWOT ini dapat diketahui hal-hal yang dapat dipertimbangkan untuk memperkuat posisi di pasar untuk kemajuan berkembangnya usaha laundry.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka terdapat beberapa permasalahan yang dapat dirumuskan antara lain:

1. Bagaimana kondisi lingkungan Internal dan Eksternal pada usaha Laundry Istiqomah di Samarinda?

2. Strategi apakah yang dapat diterapkan pada Usaha Laundry Istiqomah dalam rangka mengembangkan usahanya?

Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang akan diperoleh dari hasil penelitian ini adalah:

1. Untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan Internal dan Eksternal sehingga dapat menentukan SWOT sebagai dasar penyusunan strategi pada usaha Laundry Istiqomah di Samarinda.

2. Untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan pada usaha Laundry Istiqomah untuk mengembangkan usahanya.

Kerangka Dasar Teori

Strategi Pengembangan Usaha

Strategi Pengembangan Usaha adalah cara untuk mengantisipasikan masalah-maslah dan kesempatan-kesempatan masa depan pada kondisi perusahaan yang berubah dengan cepat agar sang pengusaha paham dan mengerti tujuan dan fungsi dari kiat mengembangkan usaha kecil itu sendiri. a. Strategi Pemasaran

Menurut Rhenald Kasali (2010:152-156) Strategi pemasaran adalah suatu cara untuk mencapai tujuan yaitu dengan mengetahui dimana kita berada dan apa tujuan yang akan dicapai. Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan kombinasi alat-alat pemasaran yang dapat digunakan untuk mempengaruhi dan mempertahankan pembeli.

1. Product (Produk) 2. Price (Harga)

(3)

3. Place (Tempat) 4. Promotion (Promosi) b. Strategi Produksi

Menurut T. Hani Handoko (2010:3) Strategi produksi merupakan usaha-usaha pengelolaan secara optimal penggunaan sumber daya-sumber daya atau faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah dan sebagainya dalam proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi berbagai produk atau jasa.

1. Pemilihan 2. Perencanaan 3. Pengoperasian 4. Pengawasan 5. Pembaharuan c. Strategi Operasi

Menurut Roger G. Schroeder (2012:26) Strategi operasi adalah suatu visi fungsi operasi yang menetapkan keseluruhan arah atau daya dorong untuk pengambilan keputusan. Visi ini harus diintegrasikan dengan strategi bisnis tapi tidak selalu direflesikan pada perencanaan formal.

1. Kapasitas dan sediaan 2. Mutu

3. Penyebaran

4. Pemasaran dan operasi Analisis SWOT

Menurut (David Freed. R 2009:30) analisis SWOT adalah identfikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan yaitu faktor internal dan faktor eksternal perusahaan.

Kekuatan (Strengths) adalah sumber daya, keterampilan, atau keunggulan-keunggulan lain yang berhubungan dengan para pesaing perusahaan dan kebutuhan pasar yang dapat dilayani oleh perusahaan yang diharapkan dapat dilayani.

Kelemahan (Weakness) adalah keterbatasan atau kekurangan dalam sumber daya, keterampilan, kapabilitas yang secara efektif menghambat kinerja perusahaan.

Peluang (Opportunity) adalah bagian dari analisis lingkungan eksternal perusahaan yang membantu manajemen dalam mencari dan mengetahui apa saja yang menjadi peluang dan kesempatan bagi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya sehingga perusahaan tersebut dapat meraih pangsa pasar dan keuntungan yang lebih besar.

Ancaman (Threaths) adalah bagian dari analisis lingkungan eksternal perusahaan yang membantu manajemen untuk mengetahui tantangan yang akan dan telah dihadapi perusahaan yang timbul karena adanya suatu kecenderungan atau perkembangan yang tidak menguntungkan diluar perusahaan.

(4)

Matriks SWOT

Menurut (Irham Fahmi 2013:270), Alat yang dipakai untuk menyusun faktor-faktor strategi perusahaan adalah matrik SWOT. Matrik ini dapat menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya.

1. Strategi SO, strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan, yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.

2. Strategi ST, strategi ini diterapkan dalam menggunakan kekuatan perusahaan untuk mengatasi ancaman.

3. Strategi WO, strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada.

4. Strategi WT, strategi ini didasarkan pada kegiatan yang bersifat defensive dan berusaha meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman. Alat Analisis Data

Tabel Format Analisis SWOT untuk Faktor Eksternal

Uraian Bobot Rating Skor

Strength (Kekuatan)

1. Item dari Strength (Kekuatan) 2. Item dari Strength (Kekuatan)

Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Weaknesses (Kelemahan)

1. Item dari Weaknesses (Kelemahan) 2. Item dari Weaknesses (Kelemahan)

Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Opportunities (Peluang)

1. Item dari Opportunities (Peluang) 2. Item dari Opportunities (Peluang)

Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Threats (Ancaman)

1. Item dari Threats (Ancaman) 2. Item dari Threats (Ancaman)

Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai Jumlah

Sumber: (Irham Fahmi 2013:263)

a. Bobot nilai b. Rating Nilai

- 1,00 = Sangat Baik - 5 = Sangat Penting

- 0,75 = Baik - 4 = Penting

- 0,50 = Standar - 3 = Standar

- 0,25 = Tidak baik - 2 = Tidak Penting - 0,10 = Sangat tidak baik - 1 = Sangat tidak Penting c. Skor Nilai

(5)

Keterangan: SN = Skor Nilai

BN =

Bobot Nilai

RN = Rating Nilai Tabel Diagram Matrik SWOT

Sumber: (Irham Fahmi 2013:271)

Hasil Penelitian dan Pembahasan Analisis SWOT

Data dari Laundry Istiqomah yang telah dikumpulkan dan dilakukan analisis pada faktor internal dan faktor eksternal kemudian digunakan untuk menentukan strategi apa yang dapat diterapkan untuk perkembangan usaha laundry. Identifikasi faktor internal dan faktor eksternal pada Laundry Istiqomah sebagai berikut :

a. Kekuatan

1. Harga yang ditetapkanhd terjangkau konsumen 2. Kualitas pelayanan yang diberikan baik

3. Pelayanan one day service banyak diminati 4. Banyaknya pilihan varian parfum

5. Laundry Istiqomah memiliki hubungan yang baik dengan konsumen 6. Kerjasama yang baik antara kedua cabang

b. Kelemahan

1. Kurangnya tenaga kerja laundry

2. Karyawan mengalami kesulitan ketika orderan meningkat 3. Pelayanan yang tidak memuaskan

4. Pemilik jarang mengontrol lokasi

5. Keterlambatan pemberian gaji kepada karyawan c. Peluang

1. Perkembangan penduduk perumahan SN = BN x RN IFAS EFAS STRENGTHS (S) Menentukan faktor-faktor kekuatan internal WEAKNESSES (W) Menentukan faktor-faktor kelemahan internal OPPORTUNIES (O) Menentukan peluang eksternal STRATEGI SO

Ciptakan strategi yang

menggunakan kekuatan

untuk memanfaatkan

peluang

STRATEGI WO

Ciptakan strategi yang meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang TREATHS (T) Menentukan ancaman eksternal STRATEGI ST

Ciptakan strategi yang

menggunakan kekuatan

untuk mengatasi ancaman

STRATEGI WT

Ciptakan strategi yang meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman

(6)

2. Gaya hidup atau selera konsumen 3. Kemajuan teknologi internet 4. Lokasi yang strategis

d. Ancaman

1. Teknologi mesin cuci yang semakin canggih 2. Kenaikan harga bahan baku

3. Adanya asisten dalam rumah tangga 4. Munculnya pesaing di area laundry 5. Datangnya musim hujan

Tabel Strategi Internal Usaha Jasa Laundry Istiqomah

Sumber : Data olahan peneliti

Total bobot item x rating pada tabel diatas yang bernilai 4,02 diperoleh dari penjumlahan bobot item x rating faktor kekuatan dan faktor kelemahan, yang

No Faktor-faktor Satrategi Internal Bobot Item Rating Bobot Item X Rating Kekuatan

1 Harga yang ditetapkan Laundry Istiqomah relatif murah

0,09 3 0,27

2 Laundry Istiqomah memberikan pelayanan yang baik

0,12 5 0,6

3 Pelayanan One Day Service banyak diminati konsumen

0,09 4 0,36

4 Banyaknya pilihan varian parfum membuat orderan meningkat

0,10 5 0,5

5 Laundry Istiqomah memiliki hubungan yang baik dengan konsumen

0,10 5 0,5

6 Kerjasama antara kedua cabang berjalan dengan baik

0,08 5 0,4

Total Skor Kekuatan 2,63

Kelemahan

1 Kurangnya tenaga kerja Laundry Istiqomah 0,07 4 0,28

2 Karyawan sering mengalami kesulitan jika orderan meningkat

0,08 3 0,24

3 Kapasitas mesin cuci tidak memadai jika orderan meningkat

0,09 4 0,36

4 Konsumen sering mengalami komplain dengan pelayanan yang sudah diberikan

0,06 2 0,12

5 Pemilik laundry jarang mengontrol 0,07 5 0,35

6 Karyawan mengalami keterlambatan pemberian gaji

0,04 1 0,04

Total Skor Kelemahan 1,39

(7)

digunakan sebagai acuan titik kondisi internal pada usaha jasa Laundry Istiqomah . Hasil ini digunakan untuk melihat posisi perusahaan saat ini.

Tabel Strategi Eksternal Usaha Jasa Laundry Istiqomah

Sumber : Data olahan peneliti

Total bobot item x rating pada tabel diatas yang bernilai 3,47 diperoleh dari penjumlahan bobot item x rating faktor peluang dan faktor ancaman, yang digunakan sebagai acuan titik kondisi eksternal pada usaha jasa Laundry Istiqomah . Hasil ini digunakan untuk melihat posisi perusahaan saat ini.

Dari hasil analisis tabel faktor internal dan faktoer eksternal diatas, menunjukkan bahwa untuk total nilai skor dari masing-masing faktor dapat dirinci sebagai berikut :

Faktor kekuatan (strength) : 2,63

Faktor kelemahan (weakness) : 1,39

Faktor peluang(opportunities) : 2,07

Faktor ancaman (threats) : 1,4

Dari perhitungan di atas, maka dapat diketahui bahwa nilai faktor kekuatan lebih tinggi daripada faktor kelemahan dengan selisih 1,24 dan nilai

No Faktor-faktor Satrategi Eksternal Bobot Item Rating Bobot Item X Rating Peluang

1 Perkembangan penduduk membuat orderan

meningkat

0,15 4 0,6

2 Pelayanan yang diberikan sesuai selera konsumen 0,16 5 0,8

3 Laundry Istiqomah sudah memanfaatkan teknologi internet dengan melakukan pemasaran melalui media sosial

0,09 3 0,27

4 Kedua cabang laundry sudah termasuk strategis untuk kemajuan laundry

0,10 4 0,4

Total Skor Peluang 2,07

Ancaman

1 Mesin cuci yang semakin canggih berpengaruh terhadap Laundry Istiqomah

0,13 2 0,26

2 Kenaikan harga bahan baku 0,09 3 0,27

3 Adanya asisten rumah tangga 0,09 4 0,36

4 Munculnya pesaing di area Laundry Istiqomah 0,10 3 0,3

5 Kendala ketika musim hujan 0,07 3 0,21

Total Skor Ancaman 1,4

(8)

faktor peluang lebih tinggi daripada faktor ancaman dengan selisih 0,67. dari hasil identifikasi faktor-faktor tersebut maka dapat digambarkan dalam diagram SWOT sebagai berikut :

Peluang (2,07)

III. Turn arround I. Agresive

(1,24 : 0,67)

Kelemahan (1,39) Kekuatan (2,63)

IV. Defensive II. Difersifikasi

Ancaman (1,4)

Gambar Diagram Analisis SWOT

Pada diagram analisis SWOT diatas menunjukkan bahwa Laundry Istiqomah memiliki kekuatan dan peluang sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang dapat diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth oriented strategy) (Freddy Rangkuti 2009:19).

Tabel Kombinasi Strategi Matrik SWOT IFAS EFAS STRENGTH (S) WEAKNESS (W) OPPORTUNITIES (O) Strategi SO 2,63 + 2,07 4,7 I Strategi WO 1,39 + 2,07 3,46 III THREATS (T) Strategi ST 2,63 + 1,4 4,03 II Strategi WT 1,39 + 1,4 2,79 IV

Sumber : Data olahan peneliti

Hasil pada tabel di atas tersebut menunjukkan bahwa strategi utama yang dihasilkan adalah strategi SO dengan nilai tertinggi 4,7 pada posisi I yang memiliki arti bahwa strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan,

(9)

yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.

Tabel Matriks SWOT pada Laundry Istiqomah IFAS

EFAS

STRENGTHS (S)

 Harga yang ditetapkan Laundry Istiqomah relatif murah

 Laundry Istiqomah memberikan pelayanan yang baik

 Pelayanan one day service banyak diminati

konsumen

 Banyaknya pilihan varian parfum yang membuat orderan meningkat

 Laundry Istiqomah mempunyai hubungan yang baik dengan konsumen

 Kerjasama antara kedua cabang berjalan dengan baik

WEAKNESSES (W)

 Kurangnya tenaga kerja Laundry Istiqomah  Karyawan sering

mengalami kesulitan jika orderan meningkat  Kapasitas mesin cuci

tidak memadai jika orderan meningkat  Konsumen sering

mengalami komplain dengan pelayanan yang sudah diberikan

 Pemilik laundry jarang mengontrol  Karyawan mengalami keterlambatan pemberian gaji OPPORTUNITIES (O)  Perkembangan penduduk membuat orderan meningkat  Pelayanan yang

diberikan sesuai dengan selera konsumen  Laundry Istiqomah sudah memanfaatkan teknologi internet dengan melakukan pemasaran melalui media sosial

 Kedua lokasi cabang laundry sudah termasuk strategis untuk kemajuan laundry

STRATEGI SO

 Memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen

(S2,S3,S4,S5,O2)  Memberikan jaminan

terhadap kualitas jasa yang diberikan (S2,S5,O2)

 Selalu berinovasi pada pelayanan yang ditawarkan

(S3,S4,O1,O2)

 Dengan berkembangnya kedua cabang laundry dapat melakukan pemasaran melalui media sosial (S6,O1,O3,O4)

 Hubungan yang baik dengan konsumen juga tidak hanya secara langsung tetapi bisa memanfaatkan media STRATEGI WO  Melakukan penambahan karyawan (W1,W2,O1,O4)  Melakukan penambahan

mesin cuci (W3,O1,O4)  Memberikan jaminan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan jika tidak sesuai keinginan konsumen (W4,O2)  Hubungan pelayanan terhadap konsumen diperbaiki dan diperhatikan maupun melalui media sosial sebagai alat komunikasi (W4,O2,O3)

 Melakukan pengawasan rutin untuk menghindari risiko (W2,W4,O4)

(10)

sosial sebagai alat komunikasi

(S2,S5,O2,O3)

TREATHS (T)

 Mesin cuci yang semakin canggih berpengaruh terhadap Laundry Istiqomah  Kenaikan harga bahan

baku

 Adanya asisten rumah tangga

 Munculnya pesaing di area Laundry Istiqomah  Kendala ketika musim

hujan

STRATEGI ST

 Tetap fokus pada kualitas pelayanan kepada konsumen (S1,S2,S3,S4,T3,T4,T5)  Harga jual dapat dinaikkan namun kualitas tetap terjaga (S1,S2,S5,T1,T2)  Mempunyai inovasi sehingga memiliki karakter dibanding kompetitor (S2,S3,S4,S5,T4)  Hubungan yang baik

dengan konsumen agar tidak menggunakan jasa laundry lain (S2,S5,T4)

STRATEGI WT

 Memperbaharui kondisi mesin cuci yang digunakan namun harga masih relevan untuk konsumen (W3,W4,T1)  Promosi di maksimalkan untuk menghadapi kompetitor (W2,W4T4)  Melakukan penambahan karyawan yang kompeten dan dapat dipercaya (W1,W2,T4)

Sumber : Data olahan peneliti

Strategi Utama untuk Pengembangan Usaha

Dari hasil penelitian diatas maka strategi yang dihasilkan oleh peneliti kepada Lundry Istiqomah untuk diterapkan dalam pengembangan usaha adalah strategi SO yang memiliki nilai tertinggi yaitu 4,7 yang memiliki arti bahwa Strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Strategi yang harus diterapkan yaitu dengan adanya harga yang ditetapkan Laundry Istiqomah relatif murah yang didukung dengan perkembangan penduduk yang membuat orderan semakin meningkat maka dapat dirumuskan dalam strategi yang memberikan mutu kualitas pelayanan yang maksimal sesuai dengan selera konsumen serta menjamin produk yang dihasilkan kepada konsumen berbagai dengan berbagai macam pilihan untuk jenis parfum, kesesuaian reka bentuk, kaedah pembungkusan, penyusunan produk, serta berbagai attribute daripada produk yang perlu dipertimbangkan untuk menarik perhatian konsumen dan memberikan citra yang baik bagi laundry.

Penutup

Hasil dari identifikasi kondisi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) pada Laundry Istiqomah adalah sebagai berikut :

a) Hasil dari analisis yang didapat pada faktor internal yaitu 4,02 yang didapat dari perkalian bobot item x rating dan total penjumlahan pada faktor kekuatan dan kelemahan Laundry Istiqomah. Nilai 4,02 memiliki arti nilai tinggi dengan penilaian skala likert.

(11)

b) Hasil dari analisis yang didapat pada faktor eksternal yaitu 3,47 yang didapat dari perkalian bobot item x rating dan total penjumlahan pada faktor peluang dan ancaman Laundry Istiqomah. Nilai 3,47 memiliki arti nilai tinggi dengan penilaian skala likert.

Strategi yang dihasilkan dan disarankan oleh peneliti adalah strategi SO dengan nilai 4,7 untuk diterapkan pada Laundry Istiqomah adalah sebagai berikut :

a) Melakukan promosi dengan memanfaatkan teknologi dan kemampuan sumber daya manusia yang ada.

b) Memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen. c) Memberikan jaminan terhadap kualitas jasa yang diberikan. d) Selalu berinovasi pada pelayanan yang ditawarkan.

e) Hubungan yang baik dengan konsumen juga tidak hanya secara langsung tetapi bisa memanfaatkan media sosial sebagai alat komunikasi.

f) Meningkatkan pangsa pasar dengan melakukan penyebaran cabang laundry.

g) Tetap menjaga kualitas pelayanan dan kualitas produksi yang dihasilakan Saran yang diajukan penulis agar dapat menjadi hal yang positif bagi perusahaan maupun konsumen antara lain sebagai berikut:

1. Laundry Istiqomah dapat menambah fasilitas berupa setrika, mesin cuci, dan menambah karyawan. Sehingga nantinya akan menjadi lebih maju dan berkembang.

2. Menggunakan kelebihan produksi untuk meningkatkan omset.

3. Tetap menjaga kualitas pelayanan bukan hanya pakaian yang di cuci bersih dan harum, tetapi pakaian yang di cuci juga harus awet untuk menciptakan citra yang baik bagi usaha.

4. Melakukan pemilihan detergen dengan hati-hati, karena akan berpengaruh ke pakaian misalnya bau apek atau membuat gatal-gatal pakaian.

5. Membuat kontak center untuk menerima informasi dari konsumen dan cepat melakukan perbaikan apabila ada keluhan dari konsumen.

6. Membuat sistem pemberian kupon laundry dimana setiap pelanggan yang memiliki kupon sebanyak 10 maka akan diberi potongan harga atau berhak mendapatkan kesempatan mencuci dengan gratis.

Daftar Pustaka Sumber Buku :

R.A, Supriyono, 2010. Manajemen Strategi dan Kebijakan Bisnis. Yogyakarta: BPFE

Kasali, Rhenald, 2010. Modul Kewirausahaan Untuk Program Strata 1. Jakarta: PT. Mizan Publika

Handoko, T. Hani, 2010. Dasar-Dasar Manajemen Produksi dan Operasi Edisi 1. Yogyakarta:BPFE

(12)

G. Schroeder, Roger, 2012. Manajemen Operasi Jilid 1 Edisi Ketiga. Jakarta: Penerbit Erlangga

Fahmi, Irham, 2013. Manajemen Strategis: Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta

David, Fred, R., 2009. Manajemen Strategi: Konsep-konsep. Jakarta: Salemba Empat

Rangkuti, Freddy, 2009. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia

Patilima, Hamid, 2011. Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Alfabeta

Muktar, 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya Sumber Skripsi dan Jurnal :

Saputri, Eni Dewi, 2011. Perancangan Strategi Pengembangan Usaha Dengan Metode SWOT Analysis di Perusahaan Diamond Ampel Boyolali. Skripsi Mahasiswa Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik. Surabaya: Universitas Sebelas Maret

Budiono, Mario, 2014. Strategi Pengembangan Usaha Jasa Servis AC Menggunakan Metode SWOT (Studi Kasus Pada CV. Wahyu Putra Teknik). Skripsi Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Surabaya: Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Umar, Abdullah, 2016. Analisis SWOT Pada Bisnis Rumahan (Studi Kasus Pada Bisnis Laundry Kiloan). Jurnal Binus Entrepreneurship Center. Jakarta: Universitas Bina Nusantara

Sumber Internet :

Badan Pusat Statistik (BPS): Usaha Kecil Menengah, http://www.bps.org, (diakses 20 Februari 2015)

Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), http://www.indonesia.go.id, (diakses 20 Februari 2015)

Tung Desem Waringin, Tentang Cara Mengembangkan Usaha Kecil Agar Menjadi Besar, http://www.detikfinance.org, (diakses 23 Desember 2016)

Gambar

Tabel Strategi Internal Usaha Jasa Laundry Istiqomah
Tabel Strategi Eksternal Usaha Jasa Laundry Istiqomah
Tabel Kombinasi Strategi Matrik SWOT                IFAS  EFAS  STRENGTH (S)  WEAKNESS (W)  OPPORTUNITIES (O)  Strategi SO 2,63 + 2,07 4,7  I  Strategi WO 1,39 + 2,07 3,46 III  THREATS (T)  Strategi ST 2,63 + 1,4 4,03  II  Strategi WT 1,39 + 1,4 2,79 IV
Tabel Matriks SWOT pada Laundry Istiqomah  IFAS

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan faktor-faktor strategis internal dan eksternal perusahaan, melalui kombinasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, yang dipadukan dengan hasil

perusahaan (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal perusahaan (peluang.. dan ancaman) yang dianalisis dengan satu model analisis yaitu model matriks. SWOT untuk

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman usaha, kemudian menentukan strategi perusahaan berdasarkan faktor eksternal dan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor strategis internal dan eksternal (kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman), merumuskan alternatif strategi

Tahap penginputan data dilakukan dengan tujuan untuk identifikasi faktor internal (berupa kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (berupa peluang dan ancaman)

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui faktor internal dan eksternal apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan agribisnis ubi jalar

Abstrak ² Analisa terhadap faktor lingkungan internal dan eksternal pada suatu usaha berguna untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Sehingga dapat

- Untuk mengetahui kekuataan dan kelemahan dari faktor internal serta peluang dan ancaman dari faktor internal serta peluang dan ancaman dari faktor eksternal Kampung