• Tidak ada hasil yang ditemukan

BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI SERAYU OPAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI SERAYU OPAK"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman1/43

1.

URAIAN BBWS SERAYU OPAK

Wilayah Sungai Serayu Opak

1.1 UMUM

N a m a Alamat Telepon Facsimile Website e-mail Kepala Balai Wilayah Kerja Klasifikasi WS

: Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak : Jl. Solo Km. 6 Yogyakarta

: (0274) 489172 : (0274) 489552

: http://www.bbws-so.net : [email protected] : Ir. Adang Saf Ahmad, CES

: WS Serayu Bogowonto (Kode WS: 02-12-A3) dan WS Progo Opak Serang (Kode WS: 02-17-A3)

: Strategis Nasional dan Lintas Propinsi

1.2 RIWAYAT SINGKAT

Embrio organisasi Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak terdiri dari Ex. Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) yaitu: Pengendalian Banjir dan Pengamanan Pantai Serayu Bogowonto (PBPP-SB), Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Air Serayu Bogowonto (PPSA-SB), Pengendalian Banjir dan Pengamanan Pantai (PBPP-DIY), Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Air DIY (PPSA-DIY), Penyediaan Air Baku (PAB) DIY, Proyek Irigasi Andalan (PIA) DIY, dan Penanggulangan Lahar Gunung Merapi (PLG-MERAPI).

Tahun Organisasi Nama Dasar Hukum Keterangan 1969 Proyek Kedu Selatan Waduk Sempor 1994 Proyek Irigasi

Gambarsari Bendung Gerak Serayu 1994 PIPWS Serayu

Bogowonto SK Dirjen Air 27/KPTS/1994 IPK PWS

Serayu Bogowonto

PBPP DIY SK Dirjen Air 27/KPTS/1994 WS.POS Proyek Lahar Gunung Merapi Kepmen PU No. 115/KPTS/1998 Proyek Irigasi Andalan Yogyakarta Kepmen PU No. 115/KPTS/1998 PKSA DIY Kepmen PU No. 115/KPTS/1998 PAB DIY Kepmen PU No. 20/SK/SJ/2000 2006 BBWS Serayu Opak Permen PU 12/PRT/M/2006 -

(2)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman2/43

1.3 VISI DAN MISI

Visi:

Terwujudnya Pengelolaan SDA yang berfungsi dan bermanfaat optimal berkelanjutan bagi kepentingan seluruh masyarakat.

Misi:

a. Konservasi SDA b. pendayagunaan SDA c. Pengendalian daya rusak Air d. Sistem Informasi SDA e. Pemberdayaan masyarakat

1.4 BAGAN ORGANISASI

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak memiliki struktur organisasi yang terdiri dari:

1. Bagian Tata Usaha

2. Bidang Program dan Perencanaan Umum 3. Bidang Pelaksanaan

4. Bidang Operasi dan Pemeliharaan

Sedang dalam pelaksanaan anggaran kegiatan terdiri dari 3 (tiga) Satker yaitu:

1. Satker Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Terdiri dari 4 Pejabat Pembuat Komitmen : a) PPK Ketatalaksanaan

b) PPK Perencanaandan Program c) PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA I d) PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA II

2. SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak

Terdiri dari 3 Pejabat Pembuat Komitmen: a) PPK Irigasi dan Rawa I

b) PPK Irigasi dan Rawa II c) PPK Penyediaan Air Baku

3. SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak

Terdiri dari 4 Pejabat Pembuat Komitmen: a) PPK Sungai dan Pantai I

b) PPK Sungai dan Pantai II c) PPK PLG Merapi

(3)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman3/43

(4)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman4/43

(5)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman5/43

(6)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman6/43

(7)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman7/43

1.5 SUMBER DAYA MANUSIA

Komposisi Sumber Daya Manusia BBWS Serayu Opak

1.6 PENGELOLAAN ANGGARAN

Selama 3 tahun terakhir BBWS Serayu Opak mengelola anggaran sejumlah:

1.7 KONDISI UMUM WILAYAH KERJA

Wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak terdiri dari 14 Kabupaten/Kota yaitu Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo, Kebumen, Kota Jogjakarta, Sleman, Bantul dan Gunung Kidul dan 12 Daerah Aliran Sungai (DAS) yaitu Donan, Serayu, Tipar, Ijo, Telomoyo, Luk Ulo, Wawar, Cokroyasan, Bogowonto, Serang, Progo dan Opak.

Luas total area wilayah sungai sebesar 12.337,85 Km2 terdiri dari WS

Serayu Bogowonto (SB) sebesar 7.344 Km2 dan WS Progo Opak

Serang (POS) sebesar 4.993,85 Km2 (Profil BBWS Serayu Opak, 2008).

Luas Wilayah Kerja BBWS Serayu Opak

335 78 219 PNS NON PNS PHL

Tahun Anggaran Nama Satker Anggaran TOTAL

2010 BBWS SO 57,176,593,000 SNVT PPSDA 262,900,100,000 320,076,693,000 2011 BBWS SO 70,602,111,000 SNVT PJPA 92,464,314,000 SNVT PJSA 282,258,958,000 445,325,383,000 2012 BBWS SO 70,926,461,000 SNVT PJPA 64,846,300,000 SNVT PJSA 731,391,680,000 867,164,441,000

(8)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman8/43

Secara Rinci wilayah kerja BBWS Serayu Opak digambarkan pada Gambar berikut ini.

Peta Wilayah Sungai Serayu Opak

1.7.1 WS SERAYU BOGOWONTO

WS Serayu Bogowonto meliputi areal seluas 7.344 km² (termasuk lahan pasir) yaitu wilayah yang terletak di DAS Serayu (± 3.759 km²), DAS Donan (± 188 km²), DAS Ijo (± 317 km²), DAS Tipar (± 245 km²), DAS Telomoyo (± 516 km²), DAS Luk Ulo (± 567 km²), DAS Wawar (± 765 km²), DAS Cokroyasan (± 402 km²) dan DAS Bogowonto (± 585 km²) yang mencakup 8 wilayah Administratif Kabupaten yaitu : Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, Purworejo di Provinsi Jawa Tengah dan Kulon Progo di Provinsi D.I. Yogyakarta.

Secara umum penggunaan lahan terbagi 2 yaitu pertanian (bagian hulu dan hilir), dan pemukiman (bagian hilir).

Kondisi topografis berbukit di bagian utara dan datar di bagian selatan, berbatasan dengan Samudera Hindia.

Jumlah penduduk 7.017.348 jiwa, dengan laju pertumbuhan penduduk 0,73%.

(9)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman9/43

DAFTAR DAERAH IRIGASI PADA BBWS SERAYU OPAK BERDASARKAN KEWENANGAN PENGELOLAAN IRIGASI (KEPMEN PU No. 390/KPTS/M/2007)

(10)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman10/43 Peta Wilayah Sungai Serayu Bogowonto

(11)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman11/43

(12)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman12/43

1.7.2 WS PROGO OPAK SERANG

Kondisi topografi WS Progo Opak Serang secara umum terdiri dari wilayah pegunungan dan dataran rendah.

Luas wilayah Progo Opak Serang kurang lebih 4.993, 85 km2, meliputi:

Provinsi DIY seluas 3.136,55 km2 dan Provinsi Jawa Tengah seluas 1.857,30 km2

.Penggunaan lahan secara umum terdiri atas lahan sawah (lahan basah) dan lahan non-sawah (lahan kering), industry, dll.

Potensi sumber daya air: a)Hujan

b)Air Permukaan (S. Progo, S. Opak, S. Oyo, dan S. Serang) c) Air Tanah (CAT Progo, Opak, Oyo, Serang, dan Gunung Sewu)

d)Sungai Bawah Tanah (Bribin, Seropan, Baron, dan Ngobaran) e)Waduk, embung, dan telaga.

WS Progo, Opak, Oyo

Kondisi dari 4 sungai utama yang ada di dalam DAS Progo Opak Oyo adalah sebagai berikut:

a. Sungai Progo.

Debit rerata bulanan Sungai Progo yang tercatat di beberapa tempat yaitu di Kali Bawang 58,50 m³/dt dan di Duwet 44,78m³/dt, di Badran 17,6 m³/dt dan Borobudur 30,30 m³/dt. Sedangkan debit maximum yang tercatat di Stasiun Duwet sebesar 213,00 m³/dt dan minimum sebesar 1,06 m³/dt.

Di stasiun Kalibawang tercatat maksimum sebesr 331 m³/dt, dan minimum sebesar 12,00 m³/dt.Stasiun Badran maksimum 103 m³/dt ddan minimum 5,76 m³/dt, stasiun Borobudur maksimum 205 m³/dt dan minimum 6,56 m³/dt.

b. Sungai Opak

Debit rerata bulanan Sungai Opak yang tercatat di Karangsemut adalah sebesar 12.35 m³/dt, dengan debit maksimum sebesar 83,2 m³/dt dan minimum sebesar 1,89 m³/dt

c. Sungai Oyo

Debit rerata bulanan Sungai Oyo yang tercatat di AWLR Bunder adalah 9,31 m³/dt, dengan debit maksimum sebesar 128,0 m³/dt dan minimum sebesar 0,26 m³/dt.

d. Sungai Serang

Debit Rerata bulanan di Sungai Serang yaitu Durungan sebesar 10.83 m³/dt, dengan debit maksimum sebesar61,10 m³/dt dan minimum sebesar 0,28 m³/dt

LAJU SEDIMENTASI

Berdasarkan Hasil studi yang dilakukan oleh PPLH UNS-Bappedal Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2002 sedimentasi di Sub DAS Progo Hulu sebesar 0,890 mm/tahun, sedangkan rerata tingkat erosi yang terjadi di Sub DAS Progo Hulu sebesar 47,51 ron/ha/tahun. Sub DAS Opak sedimentasinya sebesar 0,549 mm/tahun, sedangkan besar erosinya 18,86 ton/ha/th. Sub DAS Serang sedimentasinya sebesar 1,75 mm/tahun, sedangkan besar erosinya 59,67 ton/ha/th.

(13)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman13/43 Peta Wilayah Sungai Serayu Opak

DAS PROGO 264.083 ha (50 %) DAS OPAK 234.436 Ha (45,2%) DAS SERANG 25.589 Ha (4,8 %) KODE WS :02-17-A3

(14)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman14/43

Sungai Sungai Di Seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta

No. Nama Sungai di DAS Progo Panjang (km) 1 Sungai Progo 138.00 2 Sungai Bedog 42.00 3 Sungai Konteng 34.00 4 Sungai Sudu 18.75 5 Sungai Tinalah 15.12 6 Sungai Kledung 11.00 7 Sungai Putih 11.00 8 Sungai Krasak 21.00 9 Sungai Diro 7.25 10 Sungai Galur 15.00 11 Sungai Papah 20.00

No. Nama Sungai di DAS Opak Panjang (km)

1 Sungai Opak 65.00

2 Sungai Winongo Kecil 22.25 3 Sungai Winongo 43.75 4 Sungai Oyo 106.75 5 Sungai Code 39.00 6 Sungai Gadjahwong 21.00 7 Sungai Pesing 8.25 8 Sungai Tambakbayan 24.00 9 Sungai Kuning 30.50 10 Sungai Ngijo 15.00 11 Sungai Tepus 23.00 12 Sungai Wareng 10.50 13 Sungai Gendol 16.50 14 Sungai Bening 12.50

No. Nama Sungai di DAS Serang Panjang (km) 1 Sungai Serang 28.00 2 Sungai Pengilon 6.25 3 Sungai Dengen 4.85 4 Sungai Banjaran 7.00 5 Sungai Nagung 7.75 6 Sungai Pening 10.00 7 Sungai Ngrancah 9.00 8 Sungai Pereng 7.00 9 Sungai Gede 8.00 10 Sungai Jonggrangan 9.00 11 Sungai Carik 5.75 12 Sungai Peni 8.50

1.8 PERMASALAHAN SDA DI WILAYAH SUNGAI SERAYU OPAK 1.8.1 Permasalahan Konservasi SDA

1. Belum optimalnya tampungan air yang tersedia di WS Serayu Opak. Potensi air permukaan 12,9 Milyar M3, tampungan 552 Juta M3, pemanfaatan baru 4,5%. Luas Daerah Irigasi yang dijamin oleh waduk baru 11% dari 351 ribu Ha.

(15)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman15/43 2. Konversi hutan menjadi lahan pertanian di bagian hulu sungai yang

kurang memperhatikan aspek konservasi dan kelestarian sumber air menambah laju sedimentasi di beberapa waduk.

Kiri: Sistem Pertanian yang Salah Kanan: Sistem Pertanian yang benar 3. Sebagian besar DAS di WS POS termasuk dalam kondisi DAS kritis

(prioritas I)

1.8.2 Permasalahan Pendayagunaan SDA

1. Kekeringan pada daerah tertentu di musim kemarau.

Gunungkidul di Musim Kemarau Gunungkidul di musim penghujan

2. Kekeringan pada Daerah Irigasi di musim kemarau yang diakibatkan oleh rusaknya prasarana irigasi atau kurangnya ketersediaan air.

3. Pengurangan daerah irigasi karena alih fungsi lahan irigasi menjadi permukiman.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pertanian DIY, alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian di Provinsi DIY pertahun rata-rata mencapai 240 ha.

Sementara Luas lahan sawah di DIY Tahun 2012 mencapai sekitar 56.000 ha, sedangkan lahan kering termasuk di dalamnya tegalan dan lainnya mencapai 90.000 ha. Dalam kurun waktu antara 2005 hingga 2009, terjadi penurunan luas lahan sawah dari 57.700 ha menjadi 56.700 ha.

(16)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman16/43 4. Belum tercapainya target penyediaan air baku program MDG’s,

untuk perkotaan 75%, pedesaan 62% peduduk terlayani pada tahun 2015. Kondisi saat ini, baru 38% penduduk perkotaan terlayani, dengan jumlah penduduk 5.347.017 jiwa.

5. Belum optimalnya pemanfaatan daya air untuk PLTMH.

Curug Gede dan Alur Sungai Gede di Kabupaten Banyumas

POTENSI PLTMH WILAYAH JAWA TENGAH

Lokasi : Sungai Preng 1 Desa Duren Sawit, Kec.Leksono Kab.Wonosobo

PT. Emuri Indoenergi Pratama No.73/DIR/EIP/IV/2012 PT. Emuri Indoenergi Pratama No.72/DIR/EIP/IV/2011

Lokasi : Sungai Preng 2 Desa Kalimendong, Kec.Leksono Kab.Wonosobo

Potensi 3 X 2 MW

Izin Konstruksi Dalam Proses Desain Gambar Konstruksi sudah di tanda tangani

Kepala BBWS Serayu Opak

Izin Konstruksi Dalam Proses Desain Gambar Konstruksi sudah di tanda tangani

Kepala BBWS Serayu Opak

3

4

5

No Lokasi Pemohon Keterangan

PT. Emuri Indoenergi Pratama No.70/DIR/EIP/IV/2012

Lokasi : Sungai Tulis Desa Binangun, Kec.Watumalang,

Kab.Wonosobo

Potensi 2 X1.67 MW

Izin Konstruksi Dalam Proses Desain Gambar Konstruksi sudah di tanda tangani

Kepala BBWS Serayu Opak

1 Kab.Wonosobo PT. Emuri Indo Energi

Lokasi : Kali Urang Desa Ambal, Kec.Karangkobar

Kab.Banjarnegara

PT. Nureco Tirta Banjarnegara

Lokasi : DAS Urang Desa Pagarpelah, Kec.Karangkobar

Kab.Banjarnegara

(PT. Tekindo Kerja Lestari)

Lokasi : Sungai Logawa Desa Baseh, Kec.Kedungbanteng

Kab.Banyumas

PT. Bumi Jawa Energi

Potensi 2X1050 KW

Izin Konstruksi Dalam Proses Desain Gambar Konstruksi sudah di tanda tangani

Kepala BBWS Serayu Opak

Potensi 2 X 1625 KW Izin

Konstruksi Dalam Proses Desain Gambar Konstruksi sudah di tanda tangani

Kepala BBWS Serayu Opak

Potensi 2 X 850 KW Izin

Konstruksi Dalam Proses Desain Gambar Konstruksi sudah di tanda tangani

Kepala BBWS Serayu Opak

Lokasi : Sal. Induk Wadaslintang Desa Merden, Kec.Padureso Kab.Kebumen

PT. Cita Contrac Contracting & Trading

6 Potensi 2 X 200 KW 2

PT. Emuri Indoenergi Pratama No.006/DIR/EIP/IV/2011

Lokasi : Sungai Serayu Desa Pakuncen, Kec.Selomerto Kab. Wonosobo

Potensi 2 X 1.25 MW Izin Konstruksi Dalam Proses Desain Gambar Konstruksi sudah di tanda tangani

(17)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman17/43 POTENSI PLTMH WILAYAH YOGYAKARTA

1.8.3 Permasalahan Pengendalian Daya Rusak Air

1. Rusaknya bendung karena degradasi dasar sungai, akibat penambangan pasir yang tidak terkendali yang mengancam prasarana ke-PU-an, longsoran tebing di sepanjang sungai.

Erosi Tebing Sungai Bogowonto Runtuhnya Jembatan Soekarno

2. Genangan banjir terjadi di sepanjang pantai selatan akibat topografi yang rendah dan menurunnya fungsi prasarana pengendali banjir seperti tanggul, drainase, pintu klep, tersumbatnya muara oleh sedimentasi serta belum memadainya OP sungai.

Tanggul S. Karanganyar Kerusakan pintu klep S. Kedungbener Ds. Bojongsari, Kec. Alian, Kab. Kebumen

9

Lokasi : Sungai Klawing Desa Palumbungan, Kec.Bobotsari

Kab.Purbalingga

PT. Purbalingga Energy

Dalam Proses Telah dilakukan pengecekan ke lokasi tgl 26

januari 2012 & presentasi tgl. 2 Februari 2012

No Lokasi Pemohon Keterangan

11 Desa Semampir, Kec.Banjarnegara Kab.Banjarnegara PT. Mega Indo Energy Dalam Proses

Izin Konstruksi Dalam Proses

10 Kabupaten Banjarnegara Bupati Banjarnegara 8

Lokasi : Sungai Logawa Desa Banjaran, Kec.Kebonmanis

Kab.Banyumas

PT. Rumeksa Power 7

Lokasi : Sal. Induk Singomerto Desa Semampir, Kec.Banjarnegara

Kab.Banjarnegara

PT. Mega Indo Energy Izin Konstruksi Dalam Proses

Menunggu data dari Bupati Banjarnegara

No Lokasi Pemohon Keterangan

2

Lokasi : Suplesi Kali Code Dusun Gemawang, Sinduadi, Kec.Mlati, Kab.Sleman

Fakultas Teknik UGM (PLTMH Suplesi Kali Code)

3 1

Lokasi : Saluran Induk Kalibawang Dusun Kedungrong, Kec.Samigaluh, Kab.Kulon Progo

Dinas PUP dan ESDM Provinsi DIY

Potensi 4 KW

Menunggu hasil sosialisasi dengan warga sekitar Potensi 71 KW

Lokasi : Saluran Induk Kalibawang Semawung, Banjarharjo, Kalibawang, Kab.Kulon Progo

PT. Energy Puritama

Potensi 3 x 140 KW Sudah diadakan pengecekan ke lokasi

tgl 9 Mei 2012 & Pemohon mau melengkapi persyaratan dulu.

(18)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman18/43 3. Rusaknya bangunan sabo dan prasarana SDA lainnya, a.l.

bendung-bendung dan saluran irigasi, pipa air minum, perkuatan tebing, tanggul akibat banjir lahar dingin pasca erupsi G. Merapi 2010. Material hasil erupsi yang berada di lereng G. Merapi diperkirakan total 90 juta m3, masih berpotensi menimbulkan bencana akibat banjir lahar dingin pada setiap musim hujan.

Ancaman Bahaya Gunung Merapi BAHAYA PRIMER :

Bahaya langsung ketika terjadi letusan (awan panas/ Wedus Gembel, jatuhan piroklastik, abu vulkanik, aliran lava)

BAHAYA SEKUNDER :

Bahaya terjadi setelahletusan (lahar dingin)

BAHAYA TERSIER :

Bahaya akibat kerusakan lingkungan gunung (hilangnya daerahresapan/ hutan/ mata air)

Foto Kali Putih dari udara

(19)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman19/43 Foto Runtuhnya Jembatan Tlatar (Magelang)

4. Abrasi pantai yang mengancam bangunan warga, fasilitas perkantoran, prasarana jalan, dll.

Abrasi di Pantai Kuwaru, Ds. Pocosari, Srandakan, Bantul

1.8.4 Permasalahan Sistem Informasi SDA

1. Belum terpenuhinya jumlah stasiun hidroklimatologi dan belum terintegrasikannya data hidroklimatologi di wilayah Sungai Serayu Opak.

2. Belum optimalnya pelayanan data SDA, a.l. data hidroklimatologi, database sungai, database irigasi, dll kepada masyarakat.

(20)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman20/43 1.8.5 Permasalahan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan SDA.

1. Belum optimalnya pemberdayaan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan memelihara prasarana irigasi, prasarana pengendali banjir, embung, waduk, dan prasarana air baku.

DI Wadaslintang Bd. Purworejo, Kab. Purworejo

2. Kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya penambangan liar.

Penambangan liar di tebing K. Krasak Penambangan Liar di Tepi Sungai Serayu

2. INFORMASI SUNGAI BBWS SERAYU OPAK

2.1 RIWAYAT BANJIR

DAS Luk Ulo

No

Invenstigasi dan Identifikasi Lokasi Kritis Waktu

Kejadian Penanganan Darurat

Lokasi Kerusakan Ancaman

Kerusakan Tgl Jam (WIB) 1 Sungai Luk Ulo

- Kalidadap, Wadaslintang, Wonosobo  1 (satu) orang meninggal Permukiman penduduk kurang lebih 205 KK dan Jalan Desa terancam putus Jalan Desa, Masjid, SD Kalidadap I Areal sawan kurang lebih 75 Ha 7 Mar 2010 20.00 2 Sungai Cacaban Wonotirto, Karanggayam, Kebumen

Tanggul kanan jebol sepanjang 25 m Jalan kabupaten terancam putus Areal sawah kurang lebih 5 Ha 7 Mar 2010 19.30 - 3 Sungai Kedungbener a. Bojongsari, Alian, Kebumen

Tanaman padi usia tanam 15 s/d 30 hari tergenang air - 6 Jan 2010 20.30 - b. Bojongsari, Alian, Kebumen

Tanaman padi milik 30 KK (100 Ha hanyut) Rumah penduduk, tempat ibadah, sekolah, jalan aspal, kantor, lahan pertanian seluas 100 Ha 29 Mei 2010 15.00 Inventori kerusakan dan koordinasi dengan instansi terkait 4 Sungai Kemit a. Klopogodo, Gombong, Kebumen Air menggenangi pemukiman penduduk di 4 RW (120 rumah) setinggi 50 -100 meter, tanggul terputus kurang lebih 20 meter Permukiman penduduk seluas kurang lebih 4 RW (120 rumah) 24 Okt 2010 16.00 Pemasangan karung plastik oleh masyarakat setempat

(21)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman21/43 No

Invenstigasi dan Identifikasi Lokasi Kritis Waktu

Kejadian Penanganan Darurat

Lokasi Kerusakan Ancaman

Kerusakan Tgl Jam (WIB) b. Sidomukti, Adimulyo, Kebumen 2 orang meninggal dunia

rumah rusak berat sejumlah 3 buah lahan permukiman tergenang lumpur jalan terputus terkena timbunan lumpur batu pasangan parapet rusak rumah penduduk kurang lebih 100 rumah

jalan aspal, jalan permukiman terancam rusak sawah kurang lebih 100 ha dan permukiman selama parapetnya belum diperbaiki, bencana banjir masih mengancam 4 desa (100 rumah) 24 Okt 2010 17.00 Perbaikan tanggul sementara dengan karung plastik diisi tanah 5 Sungai Gawe Kejawar, Kedung Gede dan Sudagaran Banyumas lahan pertanian rusak seluas kurang lebih 2 Ha  61 rumah di Desa kedung Gede  jalan sepanjang kurang lebih 2 km tergenang, RSUD BMS (tinggi genangan kurang lebih 1 meter)  Ancaman gagal panen  Tanggul kanan Sungai Jamar yang masuk ke Sungai Gawe jebol sepanjang 5 meter 8 Sept 2010 17.00 - 23.00 - DAS Telomoyo No

Invenstigasi dan Identifikasi Lokasi Kritis Waktu Kejadian

Penanganan Darurat

Lokasi Kerusakan Ancaman

Kerusakan Tgl Jam (WIB) 1 Sungai Karang Anyar a. Karanganyar, karanganyar, Kebumen

Tanggul jebol  Jl. Raya Karang Anyar – Gombong  Pertanian kurang lebih 10 Ha 7 Mar 2010 22.30 - b. Karangayar, Panjatan, Kebumen  Padi usia 90 hari tergenang  3 rumah rusak - 7 Mar 2010 22.00 - 2 Drainase Salam Banjarsari, Gombong, Kebumen 10 rumah tergenang air Jalan Desa, Sawah 20 Ha 29 Jan 2010 01.00 - 10.00 3 Sungai Dilem Pasir, Ayah, Kebumen  Tanaman padi 9 Ha  19 rumah penduduk 19 buah  Sekolah  Jalan lintas selatan-selatan  Jaringan listrik Sawah seluas 30 Ha 6 Sept 2010 19.30 - 21.30 Inventarisasi kerusakaan 4 Sungai Jladri Jladri Buayan Kebumen  Rumah penduduk 9 unit rumah  Jalan desa  50 rumah penduduk  Jalan desa 6 Sept 2010 18.30 - 21.30 -

(22)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman22/43 DAS Serayu

No

Invenstigasi dan Identifikasi Lokasi Kritis Waktu Kejadian

Penanganan Darurat

Lokasi Kerusakan Ancaman

Kerusakan Tgl Jam (WIB) 1 Sungai Serayu Patikraja, Patikraja, Banyumas Tembok sekolah (SMP N 1 Patikraja) roboh sepanjang 50 meter - 19 Mar 2010 03.00 - 2 Sungai Tajum / Bendung Tajum Tipar Kidul, Ajibarang, Banyumas Lantai cekdam 2 ambrol Ancaman konstruksi bendung dan tebing 21 Peb 2010 23.00 Tipar Kidul, Ajibarang, Banyumas Pieschal hilang sejumlah 2 buah (masing-masing panjangnya 2 meter) - 17 Peb 2010 16.30 - 3 Sungai Sapi Glempong Mardirejo Banjarnegara - - 19 Peb 2010 16.00 - 4 Sungai Cihaur/Lumbir Lumbir, Banyumas, Banyumas  92 rumah tergenang air  24 Rumah rusak parah akibat tanah longsor dan tertimpa pohon - 19 Peb 2010 - 5 DI Krenceng a. Sukanegara Kejobang Purbalingga Tanggul jebol sepanjang 12 m tinggi 4 meter kurang lebih 60 rumah tergenang air 18 Peb 2010 17.00 - b. Lamuk Purbalingga Tanggul jebol sepanjang 20 meter 20 Jan 2010 DAS Wawar No

Invenstigasi dan Identifikasi Lokasi Kritis Waktu

Kejadian Penanganan Darurat

Lokasi Kerusakan Ancaman

Kerusakan Tgl Jam (WIB) 1 Sungai Lesung Pekacangan, Pituruh, Purworejo Tanaman padi dan palawija (Dusun Pekacangan, Petugaran, Gumawangrejo) seluas 200 Ha hanyut terbawa air kerusakan sarana dan prasarana berupa sekolah dan jalan lahan pertanian seluas 200 Ha 14 Mei 2010 24.00  inventori kerusakan dan koordinasi dengan instansi terkait  sebagian lokasi yang jebol telah diperbaiki oleh masyarakat  telah dibantu karung plastik sebanyak 2000 lembar oleh BBWS SO DAS DONAN No

Invenstigasi dan Identifikasi Lokasi Kritis Waktu Kejadian

Penanganan Darurat

Lokasi Kerusakan Ancaman

Kerusakan Tgl Jam (WIB) 1 Sungai Cibeunying Cibeunying, Majenang Cilacap - Gagal tanam 25 Ha 7 Apr 2010 17.00 Pemasangan karung plastik diisi tanah 2 Selokan I (Bojong Jati) Bojong Jati, Mulyosari, Majenang Cilacap Tanaman padi umur 0-15 hari sekitar 100 Ha Permukiman penduduk 500 KK Sawah 300 Ha 26 Peb 2010 22.00 -

(23)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman23/43 No

Invenstigasi dan Identifikasi Lokasi Kritis Waktu Kejadian

Penanganan Darurat

Lokasi Kerusakan Ancaman

Kerusakan Tgl Jam (WIB) 3 Sungai Ciglagah Salebu, Majenang, Cilacap Areal sawah (padi) seluas kurang lebih 200 Ha 26 Peb 2010 - 4 Sungai Cibeureum dan Anak Sungai Cikalong, Cibogo dan Citayem Sidareja, Sudagaran, Sidamulya, Sidareja, Cilacap  Kolam Ikan  10 rumah penduduk rusak  Sawah 300 Ha  Jalan desa terancam putus 13 Peb 2010 5 Sungai Abang Tegalsari Adimulyo Kebumen 20 rumah penduduk

Jalan desa, sawah 22 Nov 2008 07.00 - 09.00 - DAS PROGO No

Invenstigasi dan Identifikasi Lokasi Kritis Waktu Kejadian

Penanganan Darurat

Lokasi Kerusakan Ancaman

Kerusakan Tgl Jam (WIB) 1 Sungai Putih Sirahan, Salam, Magelang  4 (empat) rumah terendam pasir 1/2 m  Rumah-rumah penduduk di Ds Sirahan 24 Nov 2010 17.00 Normalisasi sungai

 Jalan Raya Jogja Magelang macet total  Areal persawahan Perkuatan tebing 2 Sungai Putih Jumoyo, Salam, Magelang

Tanggul sungai Rumah-rumah penduduk 5 Des 2010 11.00 Normalisasi sungai Areal persawahan Perkuatan tebing

 Jalan raya Jogja

Magelang

No

Invenstigasi dan Identifikasi Lokasi Kritis Waktu Kejadian

Penanganan Darurat

Lokasi Kerusakan Ancaman

Kerusakan Tgl Jam (WIB) 3 Sungai Putih Jumoyo, Salam, Magelang

Tanggul sungai Rumah-rumah penduduk 8 Des 2010 18.00 Normalisasi sungai Areal persawahan Perkuatan tebing

 Jalan raya Jogja

– Magelang

(24)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman24/43 Lokasi Banjir DAS Bogowonto

(25)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman25/43

(26)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman26/43

(27)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman27/43

(28)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman28/43

(29)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman29/43

2.2 PENGELOLAAN SDA DI WILAYAH SUNGAI SERAYU OPAK

2.2.1 Konservasi SDA

Peningkatan kapasitas kelembagaan & pemberdayaan masyarakat pengelola SDA berupa ;

1. Fasilitasi Kegiatan Tim dan Sekretariat TKPSDA WS Serayu Opak; 8 kegiatan untuk 2 WS, 2012.

2. Fasilitasi kegiatan GNKPA WS Serayu Bogowonto dan Progo Opak Serang.

Kegiatan Konservasi Pembuatan Sumur Resapan

3. Pengendalian sedimen di hulu waduk dan pembangunan embung. Pengendalian Sedimen (Tahun 2011)

 Normalisasi Sungai Gatel

 Normalisasi Sungai Bagor Cs (5 km)

 ICB Civil Works Package No. 3 Construction of Sabo Dams in Mt. Merapi Area

(30)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman30/43

a. Kali Gendol, Ds. Sindumartani, Kec. Ngemplak, Kab. Sleman (Dam Konsolidasi Plumbon dan Rogobangsan)

b. Kali Opak, Ds. Sindumartani, Kec. Ngemplak, Kab. Sleman (Tebing Kanan dan Kiri)

c. Kali Kuning, Ds. Selomartani, Kec. Kalasan, Kab. Sleman (Tebing Kanan dan Kiri)

d. Kali Krasak, Ds. Pondokrejo, Kec. Tempel, Kab. Sleman (Dam Konsolidasi KR-C2)

e. Kali Krasak, Ds. Salam, Kec. Salam, Kab. Magelang (Dam Konsolidasi KR-C1)

f. Kali Krasak, Ds, Sumberejo, Kec. Tempel, Kab. Sleman (Dam Konsolidasi KR-C7

Pembangunan Embung (Tahun 2011):

 Pembangunan Embung Serut Di Kab. Gunungkidul

 Pembangunan Embung Sukorejo di Kab. Sleman

 Pembangunan Sipil Teknis ( Gully plug, Sengkedan dll ) DAS Opak Hulu Embung Tambakboyo (1 Buah)

 Pembangunan BPS Bumiroso (Serayu Hilir) Kabupaten Wonosobo

 Pembangunan Sipil Teknik (Gully Plug, Sengkedan dll) pada DAS Wawar

 Pembangunan Sipil Teknik (Gully Plug, Sengkedan dll) pada DAS Telomoyo

 Rehabilitasi Sumber Air (BPS Bedono Kali Butuh, BPS Kali Kemit) (Swakelola) (2 Buah)

 Rehabilitasi Embung Ledok, Embung Dengok, Embung Bete di Kab. Gunungkidul

2.2.2 Pendayagunaan SDA

1. Operasi dan Pemeliharaan Jaringan irigasi; 2. Pembangunan jaringan irigasi;

3. Rehabilitasi Jaringan irigasi 4. Pembangunan jaringan air baku.

5. Penyediaan Informasi Potensi PLTMH melalui SISDA BBWS Serayu Opak.

Bendung Bribin 1 Bendung Slinga Jar. Air Baku Maos

2.2.3 Pengendalian Daya Rusak Air

1. Kajian morfologi sungai dalam rangka memperoleh informasi mengenai lokasi dan potensi penambangan pasir serta prasarana fisik yang diperlukan dalam rangka penanggulangan degradasi. 2. Rehabilitasi prasarana pengendalian banjir: rehab tanggul dan

perkuatan tebing.

3. Pembangunan prasarana pengendalian banjir; pembuatan tanggul dan perkuatan.

(31)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman31/43 4. Operasi dan Pemeliharaan prasarana pengendalian banjir; OP

Sungai.

5. Pembangunan prasarana pengendalian lahar/ sedimen.

6. Rehabilitasi prasarana pengendali lahar; rehab sabo dam 29 buah.

7. Perencanaan pengamanan pantai.

Normalisasi Kali Gatel Pemecah Gelombang Glagah Rehabilitasi Sabo Dam

2.2.4 Sistem Informasi SDA

1. Perencanaan Rasionalisasi dan integrasi Jaringan Hidroklimatologi di wilayah sungai Serayu Opak.

2. Peningkatan kerjasama pengelolaan data Hidroklimatologi antara BBWS SO dengan Balai PSDA Propinsi JATENG.

3. Pembentukan Unit SISDA BBWS SO. 4. Optimalisasi Prasarana SISDA.

5. Penyusunan data base hidrologi, data kekeringan, data daerah rawan banjir, aset irigasi, database sungai, embung, danau, waduk, bendung, saluran irigasi.

6. Peningkatan kapasitas SDM Pengelola SISDA.

Sistem Monitoring Banjir di WS Serayu Opak

2.2.5 Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan SDA.

Rencana Fasilitasi pembentukan organisasi pemberdayaan masyarakat untuk pengawasan penambangan liar seperti yang telah dilakukan oleh Forum Masyarakat Peduli Muara Bogowonto dan Forum Masyarakat Peduli Serayu Hilir yang bekerjasama dengan BBWS Serayu Opak untuk menangani pencegahan banjir Sungai Bogowonto dan Sungai Serayu.

(32)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman32/43

2.3 PROYEK UNGGULAN BBWS SERAYU OPAK

2.3.1 Konservasi

A. Embung Tambak Boyo

Embung Tambakboyo

Lokasi : Kab. Sleman, Prop. DIY

Sungai : S. Tambakboyo dan S. Buntung Luas Genangan : 7,8 Ha

Kapasitas Tampungan : 400.000 m3

Manfaat :

 Konservasi Sumber Daya Air

 Persediaan air baku bagi wilayah Kab.Sleman dan Yogyakarta

2.3.2 Pendayagunaan SDA

A. Waduk Sermo

Waduk Sermo

Lokasi : Kab. Kulonprogo, Propinsi DIY DAS : Serang

Fungsi : Konservasi, Irigasi, Pengendalian Banjir Luas Tangkapan Air : 21,5 Km2

Tipe Bendungan : Urugan batu dengan inti kedap air Panjang Bendungan : 190 m

Tinggi Bendungan : 58,6 m

(33)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman33/43

B. Waduk Serba Guna Sempor

Waduk Sempor

Lokasi : Kab. Kebumen, Prov. Jawa Tengah Sungai : S. Cincingguling/ S. Sempor

Tipe Bendungan : Rockfill dam dengan inti kedap air Luas DAS Sempor : 43 km²

Daerah Genangan : 270 Ha

Kapasitas Waduk Maksimum : 52.000.000 mᶟ Kapasitas Waduk Efektif : 46.500.000 mᶟ Debit rata – rata : 2.8 mᶟ/dt Manfaat utama adalah :

 Memberikan suplesi irigasi seluas 5.985 ha

 Saluran Induk Sempor Barat 500 ha Manfaat lain adalah :

 Tenaga listrik dengan produksi minimal 6.000.000 KWH. (pada saat ada pengaliran irigasi saja).

 Pengendalian banjir di Sungai Jatinegara.

 Penyediaan air minum untuk Gombong, Karanganyar, Kebumen, sebanyak 150 lt/detik.

 Perikanan darat bebas dan dengan keramba.

 Pariwisata dan olah raga air. C. Waduk Serba Guna Wadaslintang

Waduk Wadaslintang

Lokasi : Kab. Kebumen, Prov. Jawa Tengah Sungai : S. Bedegolan

Tipe Bendungan : Timbunan batu dengan inti kedap air Luas DAS Wadaslintang : 196 km²

(34)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman34/43

Kapasitas Waduk Maksimum : 443.000.000 mᶟ Kapasitas Waduk Efektif : 408.000.000 mᶟ Debit rata – rata : 15 mᶟ/dt

Keistimewaan dari Bendungan Wadaslintang adalah:

 Bendungan tertinggi di Indonesia ( 125 M ) pada tahun1988.  Dikerjakan dengan sistim pemadatan inti basah.

Manfaat utama adalah :

Penyediaan air suplesi irigasi untuk lahan persawahan teknis seluas 31.101 Ha.

Manfaat lainnya adalah :

Membangkitkan tenaga listrik sebesar lebih dari 92.000.000 KWH/tahunnya, atau kapasitas terpasang sebesar 2 X 8 MW, pemanfaatan ini dimulai sejak tahun 1998. Di samping itu juga untuk perikanan darat bebas maupun dengan keramba, untuk pengendalian banjir, juga untuk mengembangkan pariwisata / olah raga air, serta memenuhi kebutuhan air baku / industri.

D. Bendung Sapon

Intake Bendung Sapon

Lokasi : Dusun Sapon, Kec. Lendah, Kab. Kulonprogo

Luas Areal : 2.250 ha Tujuan :

Untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan air irigasi dan meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah tersebut. Manfaat :

 Terjaminnya kontinuitas ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan irigasi.

 Peningkatan daerah irigasi dari 1.997 menjadi 2.250 ha.

 Peningkatan produksi padi dari 4,45 ton/ha menjadi 5,25 ton/ha.  Menstabilkan dasar sungai.

E. Bendung Slinga (Dalam Tahap Konstruksi)

(35)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman35/43

Lokasi : Kab. Purbalingga, Prov. Jawa Tengah

Sungai : S. Klawing Jenis Bendung : Bendung Tetap Luas Daerah Irigasi Slinga : 538 Ha

Rencana Potensial Daerah Irigasi : 6727 Ha Manfaat :

 Pelayanan Air Irigasi

 Mendukung pengembangan daerah wisata lokal

 Jalur penghubung antara Kecamatan Gondang dan Kecamatan Babarsari

F. Sungai Bawah Tanah Bribin

Sungai Bawah Tanah Bribin

Sungai Bawah Tanah Bribin terletak di Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, berjarak kurang lebih 11 km ke arah tenggara dari kota Wonosari. Merupakan pola aliran sungai bawah tanah pada batuan karst dan bermuara ke Teluk Baron di Samudra Indonesia, secara umum merupakan bagian dari Satuan Wilayah Sungai Opak.

Sasaran :

 Pembangunan Bendungan Sungai Bawah Tanah dan Turbin pemompa air yang diintegrasikan ke Sarana dan Prasarana Penyediaan Air Baku Pedesaan Bribin yang sudah terbangun, sehingga akan diperoleh harga air yang terjangkau oleh masyarakat pengguna air.

 Diperhitungkan biaya operasional yang semula Rp 3.000,- per m³ akan turun menjadi Rp 500,- per m³.

Tujuan :

 Meningkatkan efisiensi pelayanan air baku pedesaan sistim Bribin yang sudah terbangun dengan menggunakan teknologi tepat guna.

 Menjamin pasokan air baku pedesaan bagi masyarakat disekitarnya sepanjang musim kemarau dengan memanfaatkan tenaga murah dan teknologi tepat guna.

 Mengembangkan Goa Bribin sebagai Laboratorium Karst dan Sungai Bawah Tanah.

Manfaat :

 Tersedianya air baku pedesaan.

 Terpenuhinya kebutuhan air minum pedesaan dengan harga yang terjangkau.

(36)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman36/43 Sungai Bawah Tanah Bribin

2.3.3 Pengendalian Daya Rusak Air

A. Sarana Prasarana Pengendalian Lahar

Kegiatan Rehabilitasi/Rekonstruksi 77 Buah bangunan Sabo ditargetkan akan selesai pada 2014. Adapun tipe bangunan Sabo adalah :

1. Sabo Dam

 Dam Pengendali sedimen tipe terbuka

 Dam Pengendali sedimen tipe tertutup 2. Kombinasi Sabo Dam dengan Irigasi

3. Kombinasi Sabo Dam Dengan Jembatan dan Jalan

(37)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman37/43

Pola Pengendalian Banjir Lahar Gunung Merapi

Distribusi Kejadian Lahar Menurut aliran Sungai yang

Berhulu di Merapi

Jumlah dan Daya Tampung Bangunan Sabo Di Wilayah Gunung Merapi

Jumlah Daya Tampung

Sabo Dam Total (m3)

1 Apu Jawa Tengah 5 659,000 2 Pabelan Jawa Tengah 18 1,560,000 3 Trising Jawa Tengah 6 754,000 4 Senowo Jawa Tengah 8 1,238,000 5 Lamat Jawa Tengah 14 851,000 6 Blongkeng Jawa Tengah 15 1,478,000 7 Putih Jawa Tengah 22 1,172,000 8 Batang Jawa Tengah 10 1,618,000 9 Bebeng Jawa Tengah 12 2,906,000

10 Krasak DIY 23 2,340,000

11 Boyong DIY 56 1,302,000

12 Kuning DIY 16 2,364,000

13 Opak DIY 5 76,000

14 Gendol DIY 22 1,203,000

15 Woro Jawa Tengah 12 747,000

Total 244 20,268,000

(38)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman38/43

B.

Bangunan Pemecah Gelombang Glagah

Pemecah Gelombang Pantai Glagah, Kulon Progo, DIY

Lokasi : Glagah, Kab. Kulon Progo Tujuan :

Menanggulangi genangan banjir pada daerah permukiman dan pertanian seluas 4.535 ha dan memperbaiki lingkungan kawasan pantai.

Manfaat :

 Meningkatnya perekonomian dan sosial masyarakat.

 Menunjang program pemda dalam pembangunan pelabuhan pendaratan ikan

 Mencegah sedimentasi di muara sungai

(39)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman39/43

2.3.2 Sistem Informasi SDA

A. Pertingatan Dini Merapi

(40)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman40/43 B. Peringatan Dini POS Hidro Telemetri (Automatic Water Level

Recorder/AWLR dan Automatic Rain Logger/ARL)

1. Bendung Bojong

2. Intake Sempor

Letak Desa : Tunjung Seto Kecamatan : Sempor Kabupaten : Kebumen No. Pos panggilan : 087837637902 DAS : Telomoyo Induk Sungai : Cincin Guling Letak Geografis : 49M 0333626

UTM 9162555 Elevasi :

Dibangun Tanggal : Agustus 2008 Dibangun Oleh : BBWS.SO

Jenis Alat : Seba Hydrometrie MDS Dipper 3 Nomor Registrasi Alat :

Petugas : Darmaji Instansi Pengelola : BBWS SO

Kondisi Alat

manual : ada peilschaal, posisi mudah dibaca otomatis : accu habis, mekanik tidak bekerja baik

Letak Desa : Tunjung Seto Kecamatan : Sempor Kabupaten : Kebumen No. Pos panggilan : 087837818164 DAS : Telomoyo Induk Sungai : Cincin Guling Letak Geografis : 49 M 0333144

UTM 9163330 Elevasi : 100 m

Dibangun Tanggal : -

Dibangun Oleh : BBWS SO

Jenis Alat : Seba Hydrometrie MDS Dipper 3 Nomor Regestrasi Alat :

Petugas : Darmaji Instansi Pengelola : BBWS.SO Kondisi Alat

 manual : -

(41)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman41/43

3.Bendung Karet Jatinegara 4. Bendungan Wadas Lintang

Letak Desa : Rogodadi RT 02/RW 04

Kecamatan : Buayan Kabupaten : Kebumen No. Pos panggilan : 081807090915 DAS : Telomoyo Induk Sungai : Jatinegara Letak Geografis : 49M 0333027

UTM 9148820 Elevasi : 21 m

Dibangun Tanggal : Agustus 2008 Dibangun Oleh : BBWS SO

Jenis Alat : Seba Hydrometrie MDS Dipper 3 Nomor Regestrasi Alat :

Petugas :

Instansi Pengelola : BBWS.SO Kondisi Alat

 manual : peilschaal berada di pintu saluran air angka terbaca, tetapi bagian bawa penuhsampah

otomatis : accu habis mekanik tidak bekerja baik

Letak Desa : -

Kecamatan : Wadaslintang Kabupaten : Kebumen No. Pos panggilan : 087837818169 DAS : Bedegolan Induk Sungai : Bedegolan Letak Geografis : 49M

UTM Elevasi : - Dibangun Tanggal : -

Dibangun Oleh : BBWS SO

Jenis Alat : Seba Hydrometrie MDS Dipper 3 Nomor Regestrasi Alat :

Petugas : Joko Lukitono Instansi Pengelola : BBWS SO Kondisi Alat

 manual : ada peilschaal

(42)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman42/43

5. Bendung Sapon 6. Kali Bawang

Letak Desa : Sidorejo Kecamatan : Lendah Kabupaten : Kulon Progo No. Pos panggilan : 087837818147 DAS : Progo

Induk Sungai : Sapon Letak Geografis : 49M

UTM Elevasi : - Dibangun Tanggal : -

Dibangun Oleh : BBWS SO

Jenis Alat : Seba Hydrometrie MDS Dipper 3 Nomor Regestrasi Alat :

Petugas : Sumanto Instansi Pengelola : BBWS SO Kondisi Alat

 manual : ada peilschaal

 otomatis : accu habis, mekanik tidak bekerja baik, antena hilang

Letak Desa : Dukus Selander, Ds. Banjarharjo Kecamatan : Kali Bawang

Kabupaten : Kulon Progo No. Pos panggilan : 087837818157 DAS : Progo

Induk Sungai : Kali Bawang Letak Geografis : 49M

UTM Elevasi : - Dibangun Tanggal : -

Dibangun Oleh : BBWS SO

Jenis Alat : Seba Hydrometrie MDS Dipper 3 Nomor Regestrasi Alat :

Petugas : Tukijo Instansi Pengelola : BBWS SO Kondisi Alat

 manual : ada peilschaal

(43)

Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Halaman43/43

7. V-notch Bendung Wadas Lintang 8. ARL Sempor

Letak Desa : Sendang Dalem Kecamatan : Padureso Kabupaten : Kebumen No. Pos panggilan : -

DAS : Bedegolan Induk Sungai : Bedegolan Letak Geografis : 49M 036538

UTM 9158711 Elevasi : 107 m

Dibangun Tanggal : -

Dibangun Oleh : BBWS.SO

Jenis Alat : Seba Hydrometrie MDS Dipper 3 Nomor Regestrasi Alat :

Petugas : Darmaji/Trisno Instansi Pengelola : BBWS SO Kondisi Alat

 manual : ada peilschaal, posisi mudah dibaca, angka terbaca

 otomatis : diambil

Letak Desa : Tunjung Seto Kecamatan : Sempor Kabupaten : Kebumen No. Pos panggilan : 087837818162 DAS : Telomoyo Induk Sungai : Jatinegara Letak Geografis : 49M 0332653

UTM 9163420 Elevasi : -

Dibangun Tanggal : -

Dibangun Oleh : BBWS SO

Jenis Alat : Seba Hydrometrie MDS Dipper 3 Nomor Regestrasi Alat :

Petugas : Armono Instansi Pengelola : BBWS SO Kondisi Alat

 manual : kran masih berfungsi baik, ada penampung

Gambar

Foto Kali Putih dari udara

Referensi

Dokumen terkait

operasional. Begitu pula di Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang. merupakan organisasi dibawah Kementerian Pekerjaan Umum yang

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) adalah unit pelaksanaan teknis dibidang konservasi sumber daya air, pengembanagn sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air

Kinerja karyawan pada departemen pekerjaan umum balai besar wilayah sungai Bengawan Solo..

1 Kabupaten Cilacap 2 Kabupaten Banyumas 3 Kabupaten Purbalingga 4 Kabupaten Banjarnegara 5 Kabupaten Kebumen 6 Kabupaten Purworejo 7 Kabupaten Wonosobo 8

PATI BLORA CILACAP BREBES WONOGIRI GROBOGAN TEGAL DEMAK KEBUMEN JEPARA KENDAL BANYUMAS SRAGEN BOYOLALI BATANG REMBANG PEMALANG MAGELANG SEMARANG KLATEN PURWOREJO WONOSOBO

Siaran yang dilakukan Satelit TV sendiri dapat dinikmati oleh masyarakat wilayah Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen (wilayah Barlingmascakeb) dengan

Alat-alat paleolitik seperti yang ditemukan pada aliran Sungai di lingkungan Pegunungan Serayu di Wilayah Kabupaten Banyumas yang terdiri dari kapak perimbas,

Langkah yang dilakukan setelah data curah hujan dan peta DAS diperoleh dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak adalah melakukan perhitungan data curah hujan dengan mencari hujan