• Tidak ada hasil yang ditemukan

TI-3252: Perancangan Organisasi STRUKTUR ORGANISASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TI-3252: Perancangan Organisasi STRUKTUR ORGANISASI"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

TI-3252: Perancangan Organisasi

Struktur Organisasi

Laboratorium

Laboratorium

Sistem

Sistem

Produksi

Produksi

www.lspitb.org

www.lspitb.org

©

©

2003

2003

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

Materi (Sub-topik):

ƒ Komponen Dasar Struktur Organisasi

ƒ Penugasan, Hubungan Pelaporan, Pengelompokan ƒ Hubungan Vertikal & Horizontal Dalam Struktur Organisasi ƒ Struktur Organisasi

Fungsional Dan Produk ƒ Struktur Organisasi

(2)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

3

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

PENDAHULUANPENDAHULUAN

Lingkungan, ukuran, teknologi berpengaruh secara simultan

terhadap Struktur Organisasi

Ö banyak bagian, sentralisasi,

formalisasi & dimensi struktural lain

Struktur Organisasi:

ƒ Bentuk organisasi secara keseluruhan

ƒ Digambarkan pada organigram (Skema Organisasi)

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

KOMPONEN DASARKOMPONEN DASAR

4 komponen dasar struktur organisasi:

ƒ Pembagian tugas (tanggung jawab) pada individu (bagian) ƒ Hubungan pelaporan resmi, hirarki, rentang kendali ƒ Pengelompokan individu menjadi bagian organisasi

ƒ Sistem hubungan, komunikasi, koordinasi, integrasi, vertikal maupun horisontal

Komponen 1, 2 & 3: statis, tampak pada struktur organisasi

Komponen 4: dinamis, tidak tampak

(3)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

5

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

ATRIBUTATRIBUT

AppropriatenessAppropriateness::sarana mempermudah pelaksanaan proses penetapan tujuan

AdequacyAdequacy::sarana mempermudah pemecahan large proportion of problem

EffectivenessEffectiveness::sarana untuk mengerjakan sesuatu hasil yang tepat

EfficiencyEfficiency::sarana untuk mengerjakan sesuatu secara tepat dengan pengorbanan minimum

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

SKEMA ORGANISASI

(4)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

7

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PENUGASAN, HUBUNGAN PELAPORAN, PENGELOMPOKAN

PENUGASAN, HUBUNGAN PELAPORAN, PENGELOMPOKAN

Skema Organisasi menunjukkan:

ƒ Aliran pelaporan (garis vertikal) ƒ Alokasi tugas & tanggung jawab ƒ Pengelompokan menurut fungsi

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

HUBUNGAN VERTIKAL

HUBUNGAN VERTIKAL

&&

HORIZONTAL DALAM STRUKTUR

HORIZONTAL

DALAM STRUKTUR ORGANISASI

ORGANISASI

Hubungan: Tingkatan koordinasi antara elemen-elemen organisasi bisa

vertikalatau horisontal

Hubungan Vertikal

Hubungan Vertikal

Kapasitas & kualitas tergantung 2 faktor: ƒ Ukuran Organisasi: organisasi lebih besar ƒ Tingkat Ketidakpastian: ketidakpastian tinggi

Kapasitas lebih besar, kualitas lebih baik

(5)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

9

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

ALAT HUBUNGAN VERTIKAL

ALAT HUBUNGAN VERTIKAL

(1)(1)

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

ALAT HUBUNGAN

ALAT HUBUNGAN

VERTIKAL

VERTIKAL

(2)(2)

Hirarki:

ƒ Kapasitas paling rendah

ƒ Antar tingkat, lewat saluran perintah (pelaporan) yang resmi

Peraturan & Prosedur:

ƒ Jika permasalahan sama, berulang

(6)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

11

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

ALAT HUBUNGAN VERTIKAL

ALAT HUBUNGAN VERTIKAL

(3)(3)

Rencana & Jadwal:

ƒ Jika rinci, bisa jadi acuan Ö mengurangi keperluan komunikasi

Penambahan tingkat/posisi pada hirarki:

ƒ Staf khusus untuk permasalahan tertentu

Sistem Informasi Vertikal:

ƒ Peningkatan kapasitas pengolahan informasi

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

HUBUNGAN HORIZONTAL

HUBUNGAN HORIZONTAL

(1)(1)

Hubungan horisontalÖ integrasi bagian-bagian yang orientasinya berbeda

Kapasitas & kualitas tergantung 3 faktor:

ƒ Tingkat Ketidakpastian: Ketidakpastian tinggiÖ kapasitas/kualitas harus lebih baik

ƒ Derajat Saling Ketergantungan: Mengumpul, berurutan & bolak-balik

ƒ Sasaran: Berdasarkan isyu/masalah utama organisasi (dominant

(7)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

13

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

HUBUNGAN HORIZONTAL

HUBUNGAN HORIZONTAL

(2)(2)

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

HUBUNGAN HORIZONTAL

HUBUNGAN HORIZONTAL

(3)(3)

Kalkulator Elektronik:

Dominant Competitive Issue:

Inovasi untuk menciptakan produk baru Ö koordinasi bagian Litbang dengan produksi dan pemasaran

Kotak Karton:

Dominant Competitive Issue:

penyelesaian pesanan dengan cepat dan murahÖ koordinasi bagian pemasaran dengan produksi

(8)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

15

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

ALAT

ALAT

HUBUNGAN HORIZONTAL

HUBUNGAN HORIZONTAL

(4)(4)

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

ALAT

ALAT

HUBUNGAN HORIZONTAL

HUBUNGAN HORIZONTAL

(5)(5)

Dokumen Tertulis:

ƒ Paling sederhana, kapasitas terbatas

Kontak Langsung:

ƒ Antar pimpinan bagian yang terlibat permasalahan

ƒ Kelemahan: Pimpinan tidak menguasai detail permasalahan, Bawahan hanya mengerti permasalahan secara parsial

(9)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

17

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

ALAT

ALAT

HUBUNGAN HORIZONTAL

HUBUNGAN HORIZONTAL

(6)(6)

Penghubung (Liaison):

ƒ Petugas khusus untuk komunikas/koordinasi dengan bagian lain tentang tugas bersama

ƒ Hanya untuk dua bagian

Satuan Tugas (Task Force):

ƒ Menghubungkan lebih dari dua bagian ƒ Tidak permanen, bubar setelah tugas selesai

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

ALAT

ALAT

HUBUNGAN HORIZONTAL

HUBUNGAN HORIZONTAL

(7)(7)

Tim:

ƒ Satgas yang sifatnya permanen

Integrator Permanen:

ƒ Jabatan atau bagian, tugas: koordinasi

ƒ Perlu keterampilan khusus karena wewenang terbatas,

tanggung jawab besar

(10)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

19

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PENYESUAIAN JENIS HUBUNGAN

PENYESUAIAN JENIS HUBUNGAN

DENGAN

DENGAN

SIFAT ORGANISASI

SIFAT ORGANISASI

Hubungan Vertikal - Horisontal saling melengkapi untuk

mencapai koordinasi yang baik

Banyak organisasi:

ƒ Hanya memiliki koordinasivertikalyang baikdalam fungsi, tapi koordinasihorizontalantar fungsiburukÖ dibentuk unit-unit organisasi yang lebih kecil tetapi mempunyai seluruh fungsi yang dibutuhkan secara lengkap (self-contained unit)

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

FUNGSIONAL

FUNGSIONAL

DAN DAN

PRODUK

PRODUK

Perancangan bentuk organisasi: membagi tugas-tugas, menetapkan hirarki, hubungan vertikal & horizontal Ö berbeda sesuai aliran:

Klasik:

ƒ Pembagian & pengelompokan tugas sesuai fungsi, koordinasi vertikal melalui peraturan, rencana, hirarki

Modern:

ƒ Pembagian dan pengelompokan tugas dalam self-contained units, koordinasi vertikal dan horisontal Ö muncul Struktur Fungsional dan Produk

(11)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

21

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

FUNGSIONAL

FUNGSIONAL

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

PRODUK

(12)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

23

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

FUNGSIONAL

FUNGSIONAL DAN

DAN

PRODUK

PRODUK (1)

(1)

Struktur Organisasi Fungsional: ƒ Organisasi terbagi menurut fungsi-fungsi

ƒ 4 fungsi Organisasi: Litbang, Produksi, Keuangan & Pemasaran, bekerja sama membuat dan menjual tiga jenis produk (Produk A, B & C)

Struktur Organisasi Produk:

ƒ Organisasi terbagi menurut jenis produk

ƒ Setiap Bagian hanya membuat 1 jenis Produk tetapi mempunyai ke-empat fungsi: Litbang, Produksi, Keuangan & Pemasaran, secara lengkap

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

FUNGSIONAL

FUNGSIONAL DAN

DAN

PRODUK

PRODUK (2)

(2)

Sifatnya berbeda, sesuai kebutuhan:

ƒ Kebutuhan efisiensimaksimal: struktur fungsional

(13)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

25

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

FUNGSIONAL

FUNGSIONAL

Kegiatan yang fungsinya sama dikumpulkan pada satu bagian

Contoh:

ƒ Bagian Pengetikan melayani: Produksi, Pemasaran, Logistik, dll.

Berarti pengelompokan orang (kegiatan) menurut sumber

Efisien, menuntut keahlian fungsional & mutu pekerjaan yang baik

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KARAKTERISTIK

KARAKTERISTIK

STRUKTUR ORGANISASI FUNGSIONAL

STRUKTUR ORGANISASI FUNGSIONAL (1)(1)

Lingkungan:

ƒ Ketidakpastian: Rendah sampai dengan sedang

ƒ Masalah (isue) utama: Spesialisasi Teknis, Efisiensi, Perbaikan Mutu

Kelebihan:

ƒ Paling sesuai untuk lingkungan yang stabil

ƒ Dapat mencapai efisiensi ekonomis pada masing-masing bagian ƒ Merangsang berkembangnya keterampilan yang bersifat fungsional

(14)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

27

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KARAKTERISTIK

KARAKTERISTIK

STRUKTUR ORGANISASI FUNGSIONAL

STRUKTUR ORGANISASI FUNGSIONAL (2)(2)

Kelebihan:

ƒ Mampu mencapai sasaran bagian (sasaran fungsi) ƒ Sesuai untuk organisasi berukuran kecil sampai sedang

ƒ Baik bagi organisasi yang menghasilkan satu atau sejumlah kecil jenis produk

Kekurangan:

ƒ Respon organisasi terhadap perubahan kondisi lingkungan agak lambat ƒ Pengambilan keputusan menumpuk pada puncak organisasi, sehingga beban

pimpinan menjadi terlalu berat

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KARAKTERISTIK

KARAKTERISTIK

STRUKTUR ORGANISASI FUNGSIONAL

STRUKTUR ORGANISASI FUNGSIONAL (2)(2)

Kekurangan:

ƒ Koordinasi antar bagiain (fungsi) tidak terlalu baik

ƒ Inovasi terbatas Pandangan terhadap sasaran organisasi agak terbatas, anggota cenderung hanya memperhatikan sasaran bagiannya sendiri Ö visi terbatas, tidak ada integrasi

(15)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

29

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

PRODUK

PRODUK

Terdiri dari bagian-bagian yang memiliki seluruh fungsi yang dibutuhkan secara lengkap

Berarti pengelompokan orang (kegiatan) menurut output

Fleksibel - mudah beradaptasi

Koordinasi tinggi, tetapi efisiensi rendah

Lingkungan:

ƒ Ketidakpastian: Sedang sampai dengan tinggi

ƒ Masalah (isue) utama: Merebut atau melayani suatu segmen pasar, kepuasan konsumen, kegiatan-kegiatan yang terkoordinasi menurut suatu jenis output/produk

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KARAKTERISTIK

KARAKTERISTIK

STRUKTUR ORGANISASI PRODUK

STRUKTUR ORGANISASI PRODUK (1)(1)

Kelebihan:

ƒ Paling sesuai untuk lingkungan yang tidak stabil dengan perubahan yang cepat ƒ Penanggungjawab produk jelas, sehingga konsumen bisa merasa puas ƒ Koordinasi antar fungsi menjadi baik

ƒ Bagian-bagian dapat beradaptasi dengan baik terhadap tuntutan dari luar ƒ Sesuai untuk organisasi berukuran besar

(16)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

31

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KARAKTERISTIK

KARAKTERISTIK

STRUKTUR ORGANISASI PRODUK

STRUKTUR ORGANISASI PRODUK (2)(2)

Kekurangan:

ƒ Tidak mampu mencapai efisiensi ekonomis ƒ Koordinasi antara produk sulit

ƒ Keahlian teknis hilang karena tidak ada spesialisasi fungsional ƒ Integrasi ataupun standardisasi antara produk sulit tercapai

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

FUNGSIONAL

FUNGSIONAL DAN

DAN

PRODUK

PRODUK

Organisasi selalu berubah-ubahdari kebutuhan akan efisiensi tinggi ke koordinasi tinggi & juga sebaliknya

(17)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

33

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

YANG DISESUAIKAN

YANG DISESUAIKAN (1)(1)

Bentuk dasar organisasi: Struktur Fungsional & Struktur Produk

Kadang-kadang perlu disesuaikan karena tuntutan lingkungan Ö

Struktur Geografis & Struktur Hibrid

Struktur Geografis:

ƒ Organisasi dengan daerah operasi yang luas Ö sering tidak dapat dikoordinasikan dari kantor pusat, & tiap daerah berbeda sifatnya.

ƒ Setiap unit yang menangani suatu daerah tertentu mempunyai seluruh fungsi yang dibutuhkan secara lengkap

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

YANG DISESUAIKAN

YANG DISESUAIKAN (2)(2)

Struktur Campuran (Hibrid):

ƒ Gabungan Fungsional-produk: struktur produk memiliki secara lengkap fungsi-fungsi yang dibutuhkan, tetapi beberapa fungsi lainnya tetap dikuasai pusat perusahaan

ƒ Fungsi yang tidak didesentralisasi : memerlukan efisiensi dan keahlian fungsional

(18)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

35

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR CAMPURAN

STRUKTUR CAMPURAN

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR MATRIKS

STRUKTUR MATRIKS

(1)(1)

(19)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

37

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR MATRIKS

STRUKTUR MATRIKS

(2)(2)

Kondisi yang Sesuai untuk Struktur Matriks:

ƒ Tekanan gandadari dua/lebih sektor kritis secara simultan

ƒ Lingkungan kompleks, sering berubah, memerlukan hubungan vertikal & horizontal yang efektif

ƒ Perlu penggunaan sumber secara efisien, sehingga sesuai untuk organisasi ukuran sedang

Contoh: Struktur Organisasi Matriks pada Perguruan Tinggi

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR MATRIKS

STRUKTUR MATRIKS

(3)(3)

(20)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

39

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR MATRIKS

STRUKTUR MATRIKS

(4)(4)

Dekan Fakultas Teknik mempunyai lebih dari satu atasan, antara lain:

ƒ Direktur Lembaga Pendidikan S1 & Direktur Lembaga Konsultasi

Bisa konflik, contoh:

ƒ Direktur Lembaga Konsultasi maupun Direktur Pendidikan S1 menginginkan Penggunaan Laboratorium yang berada di bawah Dekan Fakultas Teknik & masing-masing menginginkan penggunaan secara maksimal

ƒ Bisa terjadi konflik jika jam yang tersedia teryata tidak mencukupi Ö dalam matriks perlu koordinasi

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR MATRIKS

STRUKTUR MATRIKS

(5)(5)

Struktur matriks hanya terdapat di puncak organisasi (tidak semua anggota mempunyai atasan ganda):

(21)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

41

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR MATRIKS

STRUKTUR MATRIKS

(6)(6)

Jabatan Penting dalam Struktur Matriks:

Pimpinan Tertinggi (Top Leadership):

ƒ Harus menyeimbangkan kekuatan fungsi dan produk, jika gagal Ö jadi Fungsional/produk

ƒ Delegasi Ö keputusan oleh bawahan ƒ Merangsang kontak dan koordinasi

Pimpinan Matriks (Matrix Boss):

ƒ Pimpinan salah satu sisi matriks

ƒ Masalah utama: kewenangan terhadap bawahan tidak 100% Ö perlu berunding

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR MATRIKS

STRUKTUR MATRIKS

(6)(6)

Pimpinan Matriks (Matrix Boss):

ƒ Harus berani konfrontasi

ƒ Menghabiskan waktu, perlu komunikasi, kesabaran & keterampilan kerja sama

Pimpinan 2 Atasan (Two-Boss Manager):

ƒ Jabatan sulit: menghadapi tuntutan yang berbeda, tetapi sah, dari 2 atasan

ƒ Perlu keberanianmelawanatasan, hubungan baik & loyalitas ganda terhadap atasan

(22)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

43

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KARAKTERISTIK

KARAKTERISTIK

STRUKTUR ORGANISASI MATRIKS

STRUKTUR ORGANISASI MATRIKS (1)(1)

Lingkungan:

ƒ Ketidakpastian: Tinggi

ƒ Masalah (isue) utama: Bersifat ganda, seperti: lokasi-fungsi, produk-fungsi, mutu-efisiensi

Kelebihan:

ƒ Mampu mencapai tingkat koordinasi yang cocok untuk tuntutan ganda ƒ Pemanfaatan karyawan fleksibel, menurut jenis produk maupun kegiatan ƒ Sesuai untuk pengambilan keputusan yang sifatnya rumit serta untuk lingkungan

yang tidak stabil dengan frekeunsi perubahan tinggi

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KARAKTERISTIK

KARAKTERISTIK

STRUKTUR ORGANISASI MATRIKS

STRUKTUR ORGANISASI MATRIKS (2)(2)

Kelebihan:

ƒ Memberikan kesempatan yang sama untuk pengembangan keterampilan fungsional maupun keterampilan integrasi menurut produk

ƒ Sesuai untuk organisasi ukuran sedang dengan beberapa jenis produk

Kekurangan:

ƒ Wewenang ganda menyebabkan munculnya kebingunan dan frustasi ƒ Karyawan perlu dilatih agar terampil saling berhubungan dalam matriks

(23)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

45

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KARAKTERISTIK

KARAKTERISTIK

STRUKTUR ORGANISASI MATRIKS

STRUKTUR ORGANISASI MATRIKS (3)(3)

Kekurangan:

ƒ Menghabiskan banyak waktu untuk koordinasi penyelesaian masalah ƒ Lancar jika karyawan mengerti sifat matriks, menganut hubungan

kolegial, bukan vertikal

ƒ Perlu tuntutan ganda dari lingkungan agar organisasi seimbang

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERBANDINGAN STRUKTUR

PERBANDINGAN STRUKTUR

FUNGSIONAL, PRODUK

FUNGSIONAL, PRODUKDANDANMATRIKSMATRIKS(1)(1)

Struktur Matriks bukan obatbagi semua permasalahan organisasi Ö sulit digunakan, suilt dijaga

Kegagalan matriks umumya karena:

ƒ Kekuatan kedua sisi tidak seimbang

ƒ Personil kurang terlatih bekerja dalam matriks

(24)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

47

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERBANDINGAN STRUKTUR

PERBANDINGAN STRUKTUR

FUNGSIONAL, PRODUK

FUNGSIONAL, PRODUKDANDANMATRIKSMATRIKS(2)(2)

Umum:

ƒ Organisasi muncul dalam bentuk fungsional, membesar & jadi rumit ƒ Berubah bentuk jadi struktur produk Ö kadang-kadang beberapa bagian

tetap fungsional (struktur hibrid)

ƒ Jika bentuk ini tidak lagi berfungsi dengan baik banyak yang mencoba menggunakan bentuk matriks

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERBANDINGAN STRUKTUR

PERBANDINGAN STRUKTUR

FUNGSIONAL, PRODUK

(25)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

49

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERBANDINGAN STRUKTUR

PERBANDINGAN STRUKTUR

FUNGSIONAL, PRODUK

FUNGSIONAL, PRODUKDANDANMATRIKSMATRIKS(4)(4)

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

(1)(1)

Ciri Struktur Organisasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan:

Perlu evaluasi periodik: organisasi & lingkungan dinamis

Ciri struktur yang tidak sesuai:

Pengambilan keputusan terlambat/kurang baik ƒ Beban pengambil keputusan terlalu berat karena struktur:

– Delegasi kurang sempurna

(26)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

51

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

(2)(2)

Organisasi tidak mampu bereaksi dengan baik terhadap perubahan lingkungan

ƒ Karena koordinasi horizontal kurang baik Ö perubahan lingkungan tidak diikuti dengan tindakan yang sesuai pada seluruh bagian organisasi

Dalam organisasi sering muncul pertentangan

ƒ Struktur tidak mampu menyatukan kepentingan bagian-bagian karena koordinasi horizontal buruk

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KESIMPULAN

KESIMPULAN (1)

(1)

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

Pengelolaan organisasi perlu mengikuti dengan memperhatikan:

Struktur organisasi dirancang dengan memperhatikan pembagian tugas/tanggungiawab, hubungan vertikal, pembentukan bagan, dengan uraian yang jelas

Rancangan alat hubungan horisontal dan vertikal yang memungkinkan organisasi terintegrasi secara utuh

(27)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

53

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

KESIMPULAN

KESIMPULAN (2)

(2)

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI

Pengelolaan organisasi perlu mengikuti dengan memperhatikan:

Memilih bentuk organisasi, fungsional atau produk

Jika perlu menggunakan struktur hibrid

Jika sesuai dengan kebutuhan dan berbagai persyaratan lain, menggunakan struktur organisasi matriks

Evaluasi struktur, menyesuaikannya dengan kebutuhan, secara periodik

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERANCANGAN ORGANISASI

PERANCANGAN ORGANISASI

(1)(1)

Perancangan bentuk organisasi ke arah luar & dalam

ƒ Luar: tuntutan/karakteristik lingkungan ƒ Dalam: karakteristik internal organisasi

(28)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

55

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERANCANGAN ORGANISASI

PERANCANGAN ORGANISASI

(2)(2)

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERANCANGAN ORGANISASI

PERANCANGAN ORGANISASI

(3)(3)

Perrow (1984): Concept of interactive complexity

Kategori:

ƒ Komplesitas: linier & complex ƒ Coupling : loose & tight

Interactive complexity: cell BÖ aircraft, nuclear power reactor, chemical processing plants

U curve: performance & arousal

(29)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

57

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERANCANGAN ORGANISASI

PERANCANGAN ORGANISASI

(4)(4)

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERANCANGAN ORGANISASI

(30)

TI3252 - Perancangan Organisasi - 7

59

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

PERANCANGAN ORGANISASI

PERANCANGAN ORGANISASI

(6)(6)

Diagram 2:

ƒ Stress increase from point 1 on the curve to point 2 ƒ Loosely coupled systems become more tight coupled

Diagram 3:

ƒ Stress increase even more ƒ Liniear systems become complex

Diagram 4:

ƒ stress intensifies still more

ƒ Complex interactive system fall apart into complex arrrengments of loosely coupled parts

Departemen Teknik Industri FTI-ITB

Referensi

Dokumen terkait

EFEKTIVITAS PERUBAHAN STRUKTUR ORGANISASI TERHADAP RENTANG KENDALl DAN KOORDINASI DALAM PERUSAHAAN (Studi Kasus Restrukturisasi Organisasi Pemasaran pada P.

Yang dimaksud “prinsip koordinasi” adalah pengaturan pelaksanaan tugas antar satu organisasi Pemerintah Desa sebagai tindakan yang diambil dalam menjalankan tugasnya

• Constituency Constituency : : Kelompok di dalam (luar) organisasi yang mempunyai kepentingan terhadap performansi organisasi. • Efektivitas organisasi diukur dari

BAGAN SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH ASISTEN PEMERINTAHAN DAN KESRA Kelompo k Jabatan Fungsion al ASISTEN ADMINISTRASI UMUM BAGIAN ORGANISASI & PENDAYAGUN AAN BAGIAN UMUM

• Persoalan Organisasi & Manajemen Kompleks • Teori manajemen klasik : Organisasi Mekanistik • Karakteristik: Sentralisasi tinggi Spesialisasi tugas Disiplin Aturan

Pada Struktur organisasi RSUD Subang telah sesuai dengan Permenkes NOMOR 1045/MENKES/PER/XI/2006 tentang “Pedoman Organisasi Rumah Sakit Di Lingkungan Departemen

Adalah penyebab perubahan yang berasal dari luar, atau sering disebut lingkungan. Organisasi bersifat responsive terhadap perubahan yang terjadi di lingkungannya. Oleh

Anggota organisasi akan bekerja sesuai dengan keterampilannya karena berada pada divisi yang searah.. Lebih tertib karena lebih mudah untuk melakukan