BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
1) Pasal 160 ayat (3) KUHAP saksi harus mengucapkan sumpah atau janji (sebelum memberikan keterangan). 2) Keterangan saksi harus mengenai peristiwa pidana yang saksi
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam KUHAP Pasal 184 Ayat (1) jo Pasal 187 huruf c. Soedjatmiko, Op.Cit., hlm.7.. Bukti penahanan tersangka. Di dalam suatu perkara yang
Prinsip ini terkait dengan Pasal 185 ayat (2) KUHAP yang berbunyi “Keterangan seorang saksi saja tidak cukup untuk membuktikan Terdakwa bersalah terhadap
Keterangan saksi memiliki posisi penting dalam pembuktian perkara pidana sebagaimana terlihat dalam penempatannya pada Pasal 184 KUHAP, yang menyatakan bahwa keterangan
(4) Keterangan seorang saksi saja dianggap tidak cukup Berdasarkan ketentuan Pasal 185 ayat (2) KUHAP, keterangan seorang saksi saja belum dapat dianggap sebagai alat
Di dalam penegakan hukum juga dibutuhkan suatu alat bukti sesuai dengan pasal 184 ayat 1 KUHAP, yaitu alat bukti keterangan saksi, keterangan ahli,
Pasal 185 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana mengatur bahwa keterangan saksi yang termasuk ke dalam alat bukti yaitu apa yang dinyatakan oleh saksi
Sebagaimana telah disampaikan di dalam Pendahuluan mengenai alat bukti yang diatur oleh Pasal 184 KUHAP secara limitatif yang terdiri dari keterangan saksi, keterangan