• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metafora MURUKEN ‘Marah’ dalam Bahasa Pakpak (Kajian Semantik)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Metafora MURUKEN ‘Marah’ dalam Bahasa Pakpak (Kajian Semantik)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

53

DAFTAR PUSTAKA

Alwi, Hasan. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pusataka.

Aisah, Siti. 2010. Metafora dalam Metodologi. FIB UI.

Badan Pusat Statistik.2015. Profil Desa Sionom Hudon Timur II.

Geovani. 2014. Semantik Veba potong dalam Bahasa Batak Toba. Medan : Universitas Sumatera Utara.

Hasibuan, Namsyah Hot. 2005. Metafora dan Metonimi Konseptual (Data Bahasa

Mandailing). USU, Medan.

2015].

Tim Prima Pena.2010. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Gitamedia Press.

Mahsun. 1995. Dialektologi Diakronis Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Mulyadi. 2010. Dari Gerakan ke Emosi Perspektif Linguistik Kognitif dalam

Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra. Tahun 2010 Volume VI.1 April : 17-14.

Prasetyo , Eko. 2009. Metafora Pengungkapan Cinta. FIB UI:

Rajeg, I Made. 2009. Cintanya Bertepuk Sebelah Tangan : Metaphoric and Metonymic Conceptualisation of Love in Indonesian. Denpasar : Udayana University.

Sari, Bintarti Mayang. 2012. Metafora dalam Pidato Charles De Gaulle pada

Perang Dunia II. FIB UI

Silalahi, Roswita. 2005. Metafora dalam Bahasa Batak Toba dalam Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra. Tahun 2005 Volume I. 2 Oktober : 1.

Siregar, Bahren Umar. 2005. Jeruk Kok Minum Jeruk: Gejala Metafonisasi dan Metonimisasi dalam Bahasa Indonesia. Linguistik Indonesia. Tahun ke-23, 2: 181- 192.

Siregar, Bahren Umar. 2010. Emosi dan Kebudayaan dalam Metafora. Unika Atmaya Jaya Jakarta:

(2)

54

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa.Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Widya. 2010. Analisis Metaforis Pepatah-Petitih Berbahasa Minangkabau Tentang Konsep Kepemimpinan : Studi Tentang Kearifan Budaya. Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

sebagai Sekretaris Departemen Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Medan yang selalu memberi saran serta petunjuk kepada penulis hingga selesai skripsi

bahwa ekspresi metaforis untuk konsep cinta ditemukan pada bahasa-bahasa di.. dunia meskipun cara-cara yang digunakan penutur

Ikhwanuddin Nasution, M.Si., Ketua Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara, yang telah mengarahkan penulis dalam menjalani

Selaku Ketua Departemen Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya sekaligus sebagai Dosen Pembimbing II Penulis yang memberikan banyak masukan-masukan, motivasi dan semangat kepada

Bermakna Metafora Konotatif yang berarti penutur menyampaikan pesannya berdasarkan apa yang dirasakan atau dipikirkan menggunakan tuturan metaforis. Dalam hal ini tuturan

“Medan Makna Ranah Warna dalam Bahasa Indonesia”.Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia..

pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada:. Syahron Lubis, M.A., selaku Dekan Fakultas Ilmu

Apabila cinta dipahami sebagai sebuah konsep emosi universal dapat diartikan bahwa ekspresi metaforis untuk konsep cinta ditemukan pada bahasa-bahasa di dunia meskipun