• Tidak ada hasil yang ditemukan

P E R C E P A T A N E L I M I N A S I T B C. DESA SAHABAT Desa Sehat Bebas TBC DENGAN PROGRAM. RUMAH SAKIT PARU dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "P E R C E P A T A N E L I M I N A S I T B C. DESA SAHABAT Desa Sehat Bebas TBC DENGAN PROGRAM. RUMAH SAKIT PARU dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA 2020"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

i

P E R C E P A T A N E L I M I N A S I T B C

DENGAN PROGRAM

DESA SAHABAT

“Desa Sehat Bebas TBC”

RUMAH SAKIT PARU dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA 2020

(2)

Daftar Isi

LATAR BELAKANG

TBC menjadi pembunuh yang paling mematikan di dunia. Setiap hari, lebih dari 4000 orang kehilangan nyawa karena TB dan hampir 30.000 orang jatuh sakit

SITATRA

Jejaring komunikasi cepat untuk mengawal penemuan penderita TB/TB

MDR sampai dengan

pengobatan

DESA SAHABAT

Membangun jejaring Lintas Sektor dan Lintas wilayah membentuk Desa Siaga TBC yang dinamakan

“Desa Sehat Bebas TBC / DESA SAHABAT”

(3)

Latar Belakang

Fakta Tuberkulosis

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah global hingga sekarang. Sebagai penyakit menular, TBC menjadi pembunuh yang paling mematikan di dunia. Setiap hari, lebih dari 4000 orang kehilangan nyawa karena TB dan hampir 30.000 orang jatuh sakit disebabkan oleh penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan ini. Pada tahun 2019, WHO menyatakan masih 10 juta orang sakit TBC, dan 1,2 juta meninggal karena TBC dan ditambah 251 ribu meninggal dengan HIV positif. (Global TB Report, 2019).

“Indonesia termasuk delapan

negara yang menyumbang 2/3

kasus TBC di seluruh dunia,

Indonesia menempati posisi

ketiga (8%), setelah India (27%)

dan Cina (9%).”

(4)

4

Kasus TB di Indonesia

Pada tahun 2019, Indonesia diperkirakan ada 845 ribu kasus baru TBC dan 93 ribu kematian karena TBC.

Kasus TBC resistan obat (TBC-RO) diperkirakan ada 23 ribu kasus dengan insidensi 8,8 per 100 ribu penduduk.

Indonesia akan mendapatkan anugerah bonus demografi selama rentang waktu tahun 2020 sampai dengan tahun 2035, dimana mencapai puncaknya pada tahun 2030. Tuberkulosis Resisten Obat (TB-RO) merupakan salah satu tantangan Eliminasi TB di Indonesia, khususnya aspek layanan rujukan kasus dan monitoring kepatuhan pengobatan kasus oleh faskes rujukan maupun faskes primer.

Provinsi Jawa Tengah dengan 35 Kabupaten /Kota dengan penduduk 34.940.078 orang, pada laporan capaian penemuan TBC TW I-TW II tahun 2020 terdapat 24.008 orang yang terdiri dari : 22.916 kasus baru, 693 kasus ulang dan TB RO, 399 kasus. Tingginya kasus TBC dengan Case Notification Rate yang rendah, memerlukan perhatian semua pihak. Kabupaten Grobogan dengan penduduk 1.383.791 orang, pada laporan TW I-TW II tahun 2020, ditemukan 690 kasus, terdiri dari 654 kasus baru, 22 kasus ulang dan TBC RO 14.

(5)

5

P e r an R um a h S aki t Da l a m E li m i n a s i TB / T B R O

Upaya percepatan eliminasi TB

Add a picture caption here.

Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga sebagai Rumah Sakit Khusus Paru kelas A dalam pengelolaan kasus TB Sensitif maupun TB Resisten Obat telah berupaya melaksanakan pelayanan secara paripurna. Di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga selain tersedia layanan TB sensitif, juga memiliki layanan rawat jalan dan rawat inap TB Resisten Obat. Untuk rawat inap sudah tersedia ruang rawat inap TB Resisten Obat sebanyak 4 TT

(6)

6

sedangkan rawat inap non TB Resisten Obat sebanyak 14 TT. Pada saat ini dengan kerja keras semua komponen pelayanan dan jejaring serta sikap kooperatif dari penyandang TB Resisten Obat, Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga telah berhasil menyembuhkan lebih dari 80 orang penyandang TB Resisten Obat, lebih dari 180 orang yang diobati.

Sebagai Rumah Sakit Vertikal milik Kementerian Kesehatan RI, Rumah Sakit Paru dr Ario Wirawan Salatiga didorong untuk membantu percepatan penanggulangan TBC dengan melakukan langkah-langkah percepatan dengan mempuat inovasi-inovasi yang melibatkan lintas sektoral.

(7)

7

SITATRA

(Sistem Terpadu Layanan TB Resisten Obat)

Sistem Pelayanan Secara Terpadu Untuk Penanganan TBC Resisten Obat (SITATRA) adalah jejaring komunikasi cepat mulai dari penderita/pendamping- Puskesmas - Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten – RSUD - RSPAW Salatiga untuk mengawal penemuan penderita TB/TB MDR sampai dengan pengobatan, agar tidak putus obat dan upaya melibatkan peran lintas program dan lintas sektor untuk memutus mata rantai penularan, peningkatan kesehatan lingkungan,dan pemberdayaan.

SITATRA

S i s t e m Te r p a d u L a y a n a n T B R e s i s t e n O b a t Application Development

Jejaring ini diharapkan bisa membantu dalam monitoring dan evaluasi pengobatan, sehingga bisa menekan angka

putus berobat.

(8)

8

Wasor

Data Officer

Grup Pendamping Lab

Faskes Satelit

Pasien

Tim Ahli Klinis

Rawat Inap Logistik

Obat

Case Manager Scope

(Ruang Lingkup) Lintas

Wilayah Lintas

Sektoral

3

Treatment planning

Suspect

Legenda Menginformasikan

Adanya Suspect

Faskes Satelit

Menginformasikan Adanya Suspect

Wasor

4

Case Manager TREATMENT

PLANNING

Datang langsung Via SITATRA Via W hatsapp / SMS

(9)

9

Faskes Satelit TREATMENT

PROCESS

4 Merujuk via SISRUTE

IGD

Pasien Inap

C a s e

M a n a g e r

3

Tata Laksana Rawat Inap Tim Ahli Klinis Logistik Obat Wasor

Grup Pendamping 4

4 1

DRUGS PROGRAM

Tim Ahli Klinis

Logistik Obat 2 Faskes Satelit

Wasor

Grup Pendamping 1

C a s e

M a n a g e r

Pasien

Input drug intake

Input keluhan

Input keluhan 2

2

Legenda

Datang langsung Via SITATRA Via Whatsapp / SMS 2

2 1 2

(10)

10

MONITORING

1

Status

Pasien Treatment Progress

2

Drugs

Program

3

 Masa rawat inap

 Masa kontrol

 Pemakaian obat

 Sisa obat

(11)

11

DESA SAHABAT

(

DESA SEHAT BEBAS TBC

)

Membangun jejaring Lintas Sektor dan Lintas wilayah membentuk Desa Siaga TBC yang dinamakan “Desa Sehat Bebas TBC / DESA SAHABAT”

Program SAHABAT ini bermaksud melakukan penatalaksanaan TBC secara multidimensi dan melibatkan seluruh organisasi masyarakat sehingga penanggulangan TBC akan menjadi lebih cepat dan mencapai target yang diharapkan.

Dalam program Desa Sahabat ini, tidak cukup dengan pengobatan saja sehingga harus melibatkan lintas sektor dalam hal perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, program ini akan didukung oleh beberapa Dinas terkait yaitu :

1. Dinas Kesehatan

2. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman

3. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 4. Dinas Sosial

(12)

12

Desain intervensi yang di kembangkan oleh RS Paru dr. Ario Wirawan adalah dengan membangun sebuah jejaring yang di sebut dengan Sitatra sebagai cara untuk eliminasi TB/TB MDR di desa Binaan yaitu Desa

“Sahabat”

Target Desa Sahabat

Dengan target out put sebagai berikut :

a. Pelacakan seluruh suspect TB di desa tersebut (patokannya 213/100.000 penduduk).

b. Pengobatan sampai tuntas.

c. Upaya peningkatan kesehatan lingkungan di lingkup pasien.

d. Pemberdayaan pasca pengobatan .

e. Peningkatan keterampilan/transfer knowledge petugas.

f. Rujukan kasus sulit.

(13)

13

“Hospital Without Wall”

Desa Sahabat adalah desa sehat bebas TBC merupakan jawaban yang dicetuskan oleh RSPAW Salatiga sebagai kegiatan perpaduan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif secara berkesinambungan agar proses eliminasi TBC bisa berjalan secara terpadu. Ini salah satu action dari Hospital without wall RSPAW Salatiga.

Tujuan

1. Mempercepat upaya penanggulangan TBC secara tuntas dan terpadu;

2. Meningkatkan kerjasama lintas sektoral dan lintas wilayah dalam percepatan penanggulangan TBC terutama wilayah Jateng;

3. Meningkatkan kepedulian masyarakat akan bahaya TBC dan pentingnya penanganan TBC secara cepat dan tepat.

(14)

14

Pelaksanaan Kegiatan

Launching Program Inovasi Percepatan Elminasi TBC dengan Desa Siaga TBC “Desa Sehat Bebas TBC / Desa Sahabat “ di Kab Grobogan Jawa Tengah

I. Waktu Pelaksanaan

Kegiatan Launching akan dilaksanakan besok pada : Hari / Tanggal : Rabu, 21 Oktober 2020

Waktu : Pukul 09.00 WIB s.d. Selesai Tempat : Balai Desa Nampu, Kec.

Karangrayung, Kab Grobogan Agenda : Launching Program Inovasi

Upaya Eliminasi TB dengan Program “DESA SAHABAT”

(15)

15 II. Peserta Kegiatan

Kegiatan terdiri dari dua bagian yaitu : melalui Video Conference dan tatap muka

Undangan Vidcon / hadir secara pribadi terdiri dari : a. Staf Khusus Menteri Kesehatan RI;

b. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI;

c. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI;

d. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah;

e. Dewan Pengawas Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga;

f. Asosiasi Rumah Sakit dan Balai Kesehatan Paru Indonesia;

g. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah.

(16)

16

Undangan tatap muka, terdiri dari : 1. Bupati/ Sekda Kab Grobogan;

2. Kepala Dinas Kesehatan Grobogan;

3. Direktur Utama RSPAW Salatiga;

4. Direktur Pelayanan Medis, Keperawatan dan Penunjang RSPAW Salatiga;

5. Direktur RSUD Kab Grobogan;

6. Kepala Dinas Perumahan Rakyat & Pemukiman Kab. Grobogan;

7. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Grobogan;

8. Kepala Dinas Sosial Kab Grobogan;

9. Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kab.

Grobogan;

10. Kasie. Bidang P2P Dinas Kesehatan Kab.

Grobogan;

11. Ka PKM Karang Rayung

12. Organisasi Profesi ( IDI, PPNI, IBI);

13. Patriot, SSR Aisyah;

14. Wasor;

15. Camat Karang Rayung;

16. Danramil Karang rayung;

17. Kapolsek Karang rayung;

18. Kelurahan;

19. Kader;

(17)

17

No Waktu Acara Narasumber

Rabu, 21 Oktober 2020

1 08.30 - 09.00 WIB Registrasi Peserta

2 09.00 - 09.05 WIB Pembukaan MC

3 09.05 - 09.15 WIB Penandatanganan MoU antara Dirut RSPAW Salatiga dengan Bupati Kab Grobogan

Dirut RSPAW Salatiga dan Bupati Grobogan

4 09.15 - 09.30 WIB

Pencanangan“DESA SAHABAT” oleh Bupati Kab. Grobogan dengan menekan sirine sebagai tanda diresmikannya“DESA SAHABAT”

Bupati Kabupaten Grobogan

5 09.30 - 10.30 WIB

Sambutan– sambutan :

1. Sambutan Dirut RSPAW (diawali dengan pemutaran video kegiatan) 2. Sambutan Bupati Kab. Grobogan

3. Sambutan Staf Khusus Menteri Kesehatan RI Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan / yang mewakili melalui Vidcon 4. Sambutan Plt. Dirjen Yankes Kemenkes RI / yang mewakili melalui Vidcon 5. Sambutan Dirjen P2P Kemenkes RI / yang mewakili melalui Vidcon 6. Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melalui Vidcon

1. Dirut RSPAW Salatiga 2. Bupati Kabupaten Grobogan

3. Staf Khusus Menkes RI Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan / yang mewakili

4. Plt. Dirjen Yankes Kemenkes RI / yang mewakili 5. Dirjen P2P Kemenkes RI / yang mewakili 6. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

6 10.30 - 10.45 WIB Penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Eliminasi TB Melalui Desa Binaan “DESA SAHABAT” oleh Lintas Sektoral

Lintas Sektoral

7 10.45 - 11.00 WIB Penyerahan sertifikat bagi pasien yang sudah dinyatakan sembuh Tim

Penyerahan Sertifikat “ Apresiasi “ kepada Kader Ibu Komariyah, Gundri Hanyani,Paryumi, Khoiriyah dan Siti Aliyah

Penyerahan Plakat kepada Dinas/ Lintas sektor terkait 1. Bupati/ Sekda Kab Grobogan;

2. Kepala Dinas Kesehatan Grobogan;

3. Dinas Perumahan Rakyat & Pemukiman Kab. Grobogan;

4. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Grobogan;

5. Dinas Sosial Kab Grobogan;

6. Ka PKM Karang Rayung II

7. SSR Aisyah;

8. Camat Karang Rayung;

9. Lurah Desa Nampu;

Penyerahan secara Simbolis “ CSR dari Bank Mandiri berupa mobil operasional untuk RS Paru dr Ario Wirawan Salatiga

Perwakilan Bank Mandir dan Dirut

8 11.00 - 11.15 WIB Pelantikan Kader Desa Sahabat Tim

9 11.15 - 11.45 WIB Peninjauan Stand Lintas Sektoral

10 12.00 WIB Penutup

20. Pasien yang akan mendapatkan sertifikat kesembuhan;

21. Karang Taruna;

22. PKK Desa;

23. Panitia (RSPAW Salatiga).

SUSUNAN ACARA PERESMIAN

DESA “SAHABAT” DESA SEHAT BEBAS TBC

Referensi

Dokumen terkait

Merendam sampel ayam broiler dengan berbagai konsentrasi ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) varietas putih yang telah diencerkan dengan aquades selama 30 menit..

Dari optimasi Program linier dengan menggunakan Lingo setelah didapat jumlah produk Phonska yang dikirim, dapat ditentukan berapa jumlah truk yang harus dialokasikan

Adapun tujuan dari distribusi fisik adalah memindahkan produk dalam jumlah tepat, pada waktu yang tepat, dan pada tempat yang tepat pula dan

Berdasarkan hasil observasi t e r h a d a p p e n e l i t i a n p e n d a h u l u a n tidak ditemukan internalisasi nilai budaya minangkabau dalam wilayah

Ketidakmampuan manusia dalam menjalankan kehidupan sehari- hari akan mendorong manusia untuk selalu mengadakan hubungan timbal balik dengan sesamanya serta bertujuan

Seorang wanita, usia 50 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan kaki tidak dapat berjalan sejak 3 minggu yang lalu. Riwayat sebelumnya pasien sering keputihan berbau

Informasi terkait adanya penambahan informasi terbuka pada Daftar Informasi Publik (Kepala) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian (Kepala) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Maret

Terdapat 10 karya yang telah dibuat menggunakan teknik digital painting yang kemudian digabungkan dengan kain organdi sebagai gaun yang digunakan pada karakter wanita