• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kuliah11. Neraca Perdagangan Barang. (Ekspor)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Kuliah11. Neraca Perdagangan Barang. (Ekspor)"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

Kuliah11

Neraca Perdagangan Barang

(Ekspor)

(2)

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

• Semua negara melakukan transaksi ekonomi dengan negara lain.

• Ada transaksi perdagangan barang, perdagangan jasa, transaksi investasi dan utang piutang.

• Tiap negara mencatat berdasar sudut pandangnya. Sebagai contoh, Indonesia mencatat penjualan barang sebagai ekpor dan pembelian sebagai impor. Catatan keduanya disebut neraca perdagangan.

• Yang dicatat nilai moneter (uang) dari barangnya, dinyatakan dalam denominasi dollar Amerika. Catatan bersifat arus (aliran) selama kurun waktu tertentu. Bulan, Triwulan, dan Tahun.

• BPS mencatat dan menyusun Neraca Perdagangan tiap bulan.

(3)

EKSPOR MENURUT BPS

• Data Ekspor dicatat berdasarkan dokumen ekspor atau Pemberitahuan Ekspor Barang

(PEB) yang diisi oleh Eksportir dan telah diberikan ijin muat oleh Kantor Pelayanan Bea dan Cukai. Sejak tahun 2015, sumber data lainnya adalah catatan instansi lain, PT. POS

Indonesia, dan survei ekspor perbatasan laut.

• Semua jenis komoditas dicatat. Beberapa pengecualian: Pakaian dan perhiasan dari para penumpang dan awak alat angkut, untuk keperluan kedutaan besar negara, untuk

keperluan ekshebisi atau pameran, Peti Kemas yang dimaksudkan untuk diisi Kembali; Uang, surat-surat berharga; Barang-barang contoh.

Nilainya mengacu pada nilai Free On Board (FOB).

• Semua kuantitas dinyatakan dalam bentuk berat neto (kilogram).

• Negara tujuan adalah negara yang pada saat pengiriman diketahui sebagai negara terakhir dimana barang tersebut akan terkirim.

• Dengan data sama, Bank Indonesia (BI) melakukan pencatatan sebagai bagian dari transaksi internasional yang lebih luas, yaitu Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). NPI mencakup pula transaksi jasa, investasi dan utang piutang

(4)

NILAI EKSPOR INDONESIA 2019: US$ 167,53 miliar

20663.2

41477.1

12504.8 203496.6

167497.0

0.0 50000.0 100000.0 150000.0 200000.0 250000.0

1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Migas Non Migas Total Ekspor

migas>nonmigas 1974-1987

Sumber data: BPS

(5)

EKSPOR BULANAN (US$ Milyar)

Gambar disalin dari Publikasi BPS

(6)

EKSPOR MENURUT SEKTOR, publikasi BPS

TAHUN 2018 DAN 2019

JANUARI-APRIL 2019 DAN 2020

Gambar disalin dari Publikasi BPS

(7)

PENGELOMPOKAN BERDASAR SITC DAN HS

• Produk-produk yang diperdagangkan secara internasional diklasifikasikan menurut beberapa standar klasifikasi internasional. Antara lain: Standard International Trade

Classification (SITC), dan Harmonized Commodity Description and Coding System (HS).

• SITC adalah sistem penggolongan produk yang dikembangkan pada tahun 1962 oleh

PBB. Produk-produk dikelompokkan menurut: (a) bahan yang digunakan dalam produksi, (b) tahap pengolahan, (c) praktek pasar dan penggunaan produk, (d) pentingnya komoditas

dari segi perdagangan dunia , dan (e) perubahan teknologi. Misalkan: primary products;

natural-resource intensive products; unskilled-labour intensive products; technology intensive products; human-capital intensive products. Ada SITC 1,2,3 digit.

• Sistem HS terkait dengan pengenaan tarif nomenklatur yang merupakan sistem standar nama dan kode pengklasifikasian semua barang yang diperdagangkan dan disusun oleh World Customs Organization (WCO), yaitu sebuah organisasi independen dengan anggota lebih dari 170 negara. Ada HS 2,6,8,10 digit.

(8)

EKSPOR MENURUT SITC 1 digit

Golongan SITC Nilai Ekspor Menurut Golongan SITC (Juta US$)

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

0. Bahan makanan dan binatang hidup 8276.4 10114.6 10742.6 10961.2 12070.1 11600.8 11638.0 12827.3 13104.3

1. Minuman dan tembakau 714.5 807.6 879.9 1017.3 1101.6 1075.4 1140.3 1274.7 1337.9

2. Bahan-bahan mentah, tidak untuk dimakan 20270.7 24275.1 18831.6 19274.0 13072.8 12766.0 12381.9 16327.8 17628.6 3. Bahan bakar pelikan, bahan penyemir dan berkenaan 46764.8 68912.3 63371.4 57395.8 51069.7 34648.6 27887.2 36880.7 41778.3 4. Lemak serta minyak hewan dan nabati 15959.7 20704.4 22020.9 18549.2 20204.7 18006.2 17489.7 21978.0 19329.0 5. Bahan-bahan kimia 8811.9 12756.8 10597.2 12354.0 13163.9 10047.4 11034.5 12700.0 14238.2 6. Barang-barang buatan pabrik dirinci menurut bahan 21946.9 25485.6 22289.1 22002.2 22683.9 20585.9 20116.0 22356.1 26337.4 7. Mesin dan alat pengangkutan 19626.4 21768.7 22767.5 22137.7 21779.1 19801.0 20866.3 21588.3 22614.8 8. Berbagai jenis barang buatan pabrik 14231.2 16447.3 16513.8 17041.5 19301.7 20429.3 21129.6 20957.9 21562.7 9. Barang-barang transaksi tidak dirinci 1176.6 2224.2 2006.3 1818.9 1532.5 1405.7 1450.4 1936.8 2081.5

Jumlah 157779.1 203496.6 190020.3 182551.8 175980.0150366.3145134.0 168828.2 180012.7

Sumber data: BPS

(9)

10 Golongan utama (HS 2 digit) merupakan 58,68% dari total nilai ekspor nonmigas pada 2019. Ada publikasi BPS lain yang menyebut nilai HS 27 sebesar 34,73 M (ditambah ekspor migas mentah), 61,75% total ekspor

(10)

EKSPOR MENURUT 21 GOLONGAN BARANG

I. Binatang Hidup; Produk Hewani 3794,30 2,27%

II. Produk Nabati 3306,10 1,97%

III. Lemak, Minyak, Malam Nabati/hewani 17613,45 10,52%

IV. Olahan Makanan, minuman, Minuman Keras, Tembakau 7458,64 4,45%

V. Produk Mineral 38223,01 22,82%

VI. Produk Industri Kimia atau Produk Industri Terkait 11286,86 6,74%

VII. Plastik, Karet, dan Barang-barang Daripadanya 8471,77 5,06%

VIII. Kulit, Kulit Samak dan Barang Daripadanya 806,69 0,48%

IX. Kayu dan Barang dari Kayu, Barang Anyaman, dll 3934,69 2,35%

X. Pulp, Kertas dan Barang Daripadanya 7187,16 4,29%

XI. Tekstil dan Barang Tekstil 12842,50 7,67%

XII. Alas Kaki, Payung, Bunga Tiruan, dll 4874,51 2,91%

XIII. Barang dari Batu, Semen, Mika, Keramik, Kaca, dll 735,34 0,44%

XIV. Mutiara, Batu Mulia/Semi Mulia, Logam Mulia/Semi Mulia, dll 6619,82 3,95%

XV. Logam Tidak Mulia dan Barang Daripadanya 13371,65 7,98%

XVI. Mesin dan Perlengkapan Elektris, serta Aksesoris dari Barang Tersebut 13972,47 8,34%

XVII. Kendaraan, Pesawat Terbang, Kapal dll 8659,29 5,17%

XVIII. Alat Optis, Fotografi, Musik, Jam dll 1268,08 0,76%

XIX. Senjata dan Amunisi; Bagian dan Aksesorisnya 0,65 0,00%

XX. Bermacam-macam Barang Hasil Pabrik 2990,57 1,79%

XXI. Karya Seni, Barang Kolektor dan Barang Antik 79,44 0,05%

Total Ekspor 167496,99 100,00%

Sumber data: BPS, diolah

(11)

EKSPOR BARANG MENURUT BI dan BPS (juta US$)

66084 81682 98251 111303 132226 113266 149966 191109 187346 182089 175293 149124 144470 168854 180725 168460

71585 85660 100799 114101 137020 116510 157779 203497 190032 182552 176293 150393 144490 168828 180013 167497

2 0 0 4 2 0 0 5 2 0 0 6 2 0 0 7 2 0 0 8 2 0 0 9 2 0 1 0 2 0 1 1 2 0 1 2 2 0 1 3 2 0 1 4 2 0 1 5 2 0 1 6 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9 Ekspor barang versi BI Ekspor versi BPS

Sumber data: Bank Indonesia dan BPS

(12)

Pada 2019, ekspor barang USD168,46 miliar, terdiri: Barang Dagangan Umum

USD164,95 miliar dan Barang Lainnya (emas nonmoneter) USD3,54 miliar; Barang Dagangan Umum: a. Hasil Pertanian (5,84 M), b. Hasil Manufaktur (123M), c. hasil pertambangan (34,16 M), d. hasil sektor lainnya (1,91 M)

5,835,423 123,006,798

34,163,193

- 20,000,000 40,000,000 60,000,000 80,000,000 100,000,000 120,000,000 140,000,000

2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Hasil pertanian Hasil manufaktur Hasil pertambangan Hasil sektor lainnya 4)

Sumber data: Bank Indonesia

(13)

Ekspor Hasil Pertanian antara lain: Biji kopi, teh, Rempah-rempah, Tembakau, Biji coklat, Udang (5 komoditas utama) pada 2019 mencapai 52% dari ekspor pertanian. Semua cenderung stagnan 2015-2019. Dari 2005: Udang masih besar. Coklat merosot drastis.

872,089

560,463 1,391,141

82,215 -

200,000 400,000 600,000 800,000 1,000,000 1,200,000 1,400,000 1,600,000 1,800,000 2,000,000

2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Biji Kopi Rempah-rempah Udang Biji Coklat

Sumber data: Bank Indonesia

(14)

Ekspor Hasil manufaktur USD123 M. Tekstil dan produk tekstil, Produk kayu olahan, Minyak sawit, Bahan kimia, Produk logam dasar, Peralatan listrik, alat ukur dan optic, Semen, Kertas dan barang dari kertas, Karet olahan, Produk minyak, Gas elpiji (11 komoditas) mencapai 57,2% pada 2019.

12,916,809 14,720,420 13,363,675

9,412,842

5,741,597

- 2,000,000 4,000,000 6,000,000 8,000,000 10,000,000 12,000,000 14,000,000 16,000,000 18,000,000 20,000,000

2 0 0 5 2 0 0 6 2 0 0 7 2 0 0 8 2 0 0 9 2 0 1 0 2 0 1 1 2 0 1 2 2 0 1 3 2 0 1 4 2 0 1 5 2 0 1 6 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9 Tekstil dan produk tekstil Minyak sawit Produk logam dasar Peralatan listrik, alat ukur dan optik Karet olahan

Sumber data: Bank Indonesia

(15)

Ekspor Hasil Pertambangan USD34,16 miliar. Batubara, Minyak mentah, dan Gas alam mencapai 90,5%. Ditambah Biji tembaga, Biji nikel, Bauksit mencapai 99%.

26,924,584

21,687,266

14,166,567

1,720,014 18,196,212

7,510,502

- 5,000,000 10,000,000 15,000,000 20,000,000 25,000,000 30,000,000

2 0 0 5 2 0 0 6 2 0 0 7 2 0 0 8 2 0 0 9 2 0 1 0 2 0 1 1 2 0 1 2 2 0 1 3 2 0 1 4 2 0 1 5 2 0 1 6 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9 Batubara Minyak mentah Gas alam

Sumber data: Bank Indonesia

(16)

Negara tujuan ekspor ke 10 negara mencapai 70% pada 2019; Lima teratas:

China (16,59%), USA (10,57%), Jepang (8,98%), Singapore (7,68%), India (7,0%)

17,814,460 15,130,594 27,955,678

12,929,812 11,797,304

- 5,000,000 10,000,000 15,000,000 20,000,000 25,000,000 30,000,000 35,000,000

2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Amerika Serikat Singapura India Jepang Republik Rakyat Cina

Sumber data: Bank Indonesia

Gambar

Gambar disalin dari Publikasi BPS
Gambar disalin dari Publikasi BPS

Referensi

Dokumen terkait

: Surat Kepala Disdikpora Kab.. Lampi : Surat Kepa!a Disdikpora Kab. com adeputn.azahri mgmail.com warnetI 1967CdJmail.com loU1a.parijaCa}ya !loo.com I dffi-85

Beranjak dari hal tersebut diatas yang terpenting adalah di madarsah nizhamiyah ini telah melahirkan ahli dan sarjana-sarjana yang terkenal dengan sistem

Besaran pokok Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 dengan dasar pengenaan pajak

Data yang diperoleh dilapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu maka perlu dicatat secara teliti dan rinci. Seperti yang telah dikemukakan, semakin lama peneliti

Namun pada percobaan kami, mencit yang telah diberi Kodein sebelumnya jauh dapat merasakan respon rasa nyeri lebih cepat, ini mungkin dikarenakan karena yang

Dalam budidaya jamur memerlukan teknologi yang memudahkan petani dalam merawat tanaman jamur dan menjaga supaya kondisi kumbung jamur selalu terjaga, maka diperlukan suatu

 Kertarajasa Jayawardhana atau disebut juga Raden Wijaya adalah pendiri Kerajaan Majapahit sekaligus raja pertama Majapahit yang memerintah pada tahun 1293-1309,

Produk adalah segala sesuatu baik yang bersifat fisik maupun non fisik yang dapat ditawarkan kepada konsumen untuk memenuhi kegiatan dan kebutuhannya