• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kisi-Kisi Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru 2022, Direktorat PPG, Ditjen GTK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Kisi-Kisi Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru 2022, Direktorat PPG, Ditjen GTK"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

NO. CPBS CPMK Materi/Topik Sub Materi/Sub Topik Indikator

Level Cognitif

"C"

1

Mampu melaksanakan tugas keprofesian sebagai pendidik yang memesona, yang dilandasi sikap cinta tanah air, berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, samapta, disertai dengan jiwa kesepenuhhatian, dan kemurahhatian.

Membiasakan sikap cinta tanah air sebagai pendidik yang memesona dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Sikap Cinta Tanah Air Sikap nasionalisme.

1. Menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsanya dalam mendidik, mengajar, membimbing,

mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

2

2. Mempertahankan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan dalam mendidik, mengajar,

membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik

5

3 Sikap patriotisme.

3. Menjunjung tinggi keunggulan bangsa Indonesia dalam mendidik, mengajar, membimbing,

mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

3

4

4. Mengembangkan sikap rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa dalam mendidik, mengajar, membimbing,

mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

6

(2)

"C"

5 Sikap menghargai

perbedaan.

5. Menciptakan persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda- bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit dalam mendidik, mengajar,

membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

6

6 Sikap mengutamakan

kepentingan bersama.

6. Mengkarakteristikkan keputusan yang diambil harus dapat

dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan kepentingan bersama dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

7 Sikap mempertahankan

kekayaan alam Indonesia.

7. Mempertahankan kekayaan alam Indonesia dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

8

Mengapresiasi kekayaan budaya bangsa lain sehingga memperkuat jati diri bangsa Indonesia.

8. Mengapresiasi kekayaan budaya bangsa lain sehingga memperkuat jati diri bangsa Indonesia dalam mendidik, mengajar, membimbing,

mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

5

9

Membiasakan sikap berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, samapta sebagai pendidik yang memesona dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Sikap berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan jiwa, dan samapta.

Sikap berwibawa.

9. Menunjukkan keberanian dalam membela kebenaran dan keadilan pada proses mendidik,mengajar,

membimbing, mengarahkan,melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

4

(3)

"C"

10

10. Mengembangkan pribadi yang taat serta menghormati hukum dan aturan pada proses mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

6

11 Sikap tegas.

11. Mengatakan benar atau salah sesuai dengan yang sebenarnya dalam mendidik,mengajar, membimbing, mengarahkan,melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

3

12

12. Menampilkan perilaku yang bijaksana meskipun dalam situasi yang sulit pada proses

mendidik,mengajar, membimbing, mengarahkan,melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

5

13 Sikap disiplin

13. Memberikan penghargaan atau hukuman kepada peserta didik sesuai tata tertib sekolah dalam mendidik, mengajar, membimbing,

mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

5

14 Sikap penuh panggilan

jiwa.

14. Menampilkan sikap senang dan nyaman dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

15 Sikap samapta.

15. Menunjukkan sikap kesiap-siagaan dalam proses mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

16

Membiasakan sikap kesepenuhhatian dan kemurahhatian sebagai pendidik yang memesona dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Sikap kesepenuhhatian

dan kemurahhatian. Sikap kesepenuhhatian.

16. Menampilkan tanggapan sebagaimana yang dihayati peserta didik dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

5

(4)

"C"

17

17. Merancang berbagai usaha untuk menuntaskan pekerjaan dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik

6

18 Sikap kemurahhatian.

18. Menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kebutuhan peserta didik dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

19

19. Mendeteksi situasi yang membutuhkan bantuan dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

4

20

20. Mendemonstrasikan sikap tanggung jawab pribadi terhadap situasi yang membutuhkan bantuan dalam mendidik, mengajar,

membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

3

21

Mampu merumuskan indikator capaian pembelajaran sejarah, berpikir tingkat tinggi yang harus dimiliki peserta didik mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh (kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif) yang berorientasi pada penghayatan nilai-nilai kebangsaan (adaptif dan fleksibel)

Menganalisis psikologi perkembangan anak dan aplikasinya dalam pembelajaran sejarah di SMA

Teori psikologi

perkembangan Psikologi perkembangan

1. Menganalisis tahap-tahap perkembangan anak, remaja dan dewasa

4

22 Teori psikologi belajar Psikologi belajar 2. Menganalisis gaya belajar siswa 4

23 Menerapkan teori-teori belajar dan aplikasinya dalam

pembelajaran sejarah di SMA Teori-teori belajar Teori-teori belajar 3. Menerapkan teori belajar

Behaviorisme 3, 4

24 4. Menerapkan teori belajar

Kognitivisme 3

(5)

"C"

25 5. Menerapkan teori belajar

Konstruktivisme 3

26 Menerapkan pendekatan belajar dan aplikasinya

dalam pembelajaran sejarah di SMA

Pendekatan pembelajaran sejarah

Pendekatan pembelajaran sejarah

6. Menerapkan pendekakan Pedagogik

Kritis 5

27 Menerapkan model belajar dan aplikasinya dalam

pembelajan Sejarah di SMA Model belajar sejarah Model belajar sejarah 7. Menerapkan model pembelajaran

Problem Based Learning 5

28 8. Menerapkan model pembelajaran

Discovery Learning 5

29 Menganalisis keprofesian guru dan aplikasinya dalam

pembelajaran Profesi guru sejarah Profesi guru sejarah 9. Menganalisis Undang-Undang Guru

dan Dosen 4

30 Menentukan persyaratan, kualifikasi, dan kompetensi

guru sejarah profesional Kompetensi guru sejarah Kompetensi guru sejarah

10. Menentukan persyaratan, kualifikasi, dan kompetensi guru sejarah profesional

4

31

Mampu menguasai materi bidang studi sejarah yang meliputi: (1) Dasar-Dasar Ilmu Sejarah, (2) Peradaban di Indonesia (3) Kolonisasi Bangsa Eropa dan Kebangkitan Bangsa Indonesia, (4) Pendudukan Jepang, Proklamasi dan Mempertahakan Kemerdekaan (5) Penguatan Integrasi Bangsa (6) Pemerintahan Demokrasi di Indonesia (7) Peran Indonesia di dunia, yang dapat menjelaskan aspek “apa” (konten), “mengapa”

(filosofi), dan “bagaimana”

(penerapan) dalam kehidupan sehari-hari

Menganalisis Dasar-dasar Ilmu Sejarah dan Peradaban Awal di Indonesia

Dasar-dasar ilmu sejarah dan peradaban awal di Indonesia

Dasar-dasar ilmu sejarah 11. Mengemukakan definisi sejarah

sebagai ilmu 3

32 12. Menguraikan langkah-langkah

penelitian sejarah 4

33 13. Menjelaskan teori gerak sejarah 4

34 14. Mengidentifikasi sumber-sumber

sejarah 4

35 15. Mengemukakan manfaat dan

kegunaan sejarah 4

36 Peradaban awal di

Indonesia

16. Membandingkan jenis-jenis

manusia purba 5

(6)

"C"

37 17. Membandingkan hasil budaya

praaksara 5

38 18. Menganalisis corak kehidupan

masyarakat praaksara 4, 5

39 Menganalisis teori masuknya agama Hindu-Budha di

Indonesia

Peradaban Hindu-Budha dan Islam di Indonesia

Peradaban Hindu-Budha di Indonesia

19. Memberi argumentasi teori

masuknya agama Hindu di Indonesia 4, 5

40

20. Mengklasifikasikan pengaruh kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia

3, 4, 5

41 21. Mengklasifikasikan kerajaan Kutai

dan Tarumanegara 3

42 22. Mengklasifikasikan kerajaan

Mataram Kuno dan Sriwijaya 3

43 23. Mengklasifikasikan kerajaan

Singhasari dan Majapahit 3

44 Peradaban Islam di

Indonesia

24. Memberi argumentasi teori

masuknya agama Islam di Indonesia 3, 5

45 25. Mengidentifikasi bukti masuknya

Islam ke Indonesia 4

46 26. Mengklasifikasikan Kerajaan

bercorak Islam di Indonesia 3

47

27. Mengidentifikasi bukti peninggalan kerajaan Islam di Indonesia

3, 4

48

28. Mengidentifikai bentuk-bentuk akulturasi budaya Islam dan Hindu di Nusantara

4

49 Merekonstruksi kolonialisasi, perang melawan

pemerintahan kolonial, dan pergerakan nasional

Kolonisasi, perang melawan pemerintah kolonial dan pergerakan nasional

Kolonisasi bangsa Eropa 29. Menganalisis kolonialisme dan

imperialisme di Indonesia 4

50 30. Menguraikan sistem pemerintahan

kolonial Hindia Belanda 4

51 31. Menguraikan kebijakan sistem

Tanam Paksa di Hindia Belanda 3

(7)

"C"

52

32. Mengidentifikasi dampak kebijakan sistem Tanam Paksa bagi Indonesia dan Belanda

4

53

33. Menguraikan latar belakang lahirnya politik pintu terbuka di Hindia Belanda

3

54 34. Menguraikan kebijakan Politik

Pintu Terbuka di Hindia Belanda 5

55 Perang melawan

pemerintah kolonial

35. Mengevaluasi perlawanan rakyat terhadap pemerintah kolonial 5

56 Pergerakan nasional 36. Menyimpulkan kebangkitan

pergerakan nasional 5

57 37. Menguraikan tokoh-tokoh

pergerakan nasional Indonesia 4

58 38. Memperbandingkan organisasi

pergerakan nasional 5

59 39. Menjelaskan peristiwa sumpah

pemuda 4

60

Merekonstruksi pemerintahan militer Jepang di Indonesia, persiapan dan pelaksanaan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia, perang dan diplomasi kemerdekaan

Pemerintahan militer Jepang di Indonesia, persiapan dan pelaksanaan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia, perang dan diplomasi

kemerdekaan

Pemerintahan militer Jepang di Indonesia

40. Menganalisis pemerintahan Jepang

di Indonesia 4

61 41. Mengevaluasi Gerakan 3A,

Poetera, dan Jawa Hokokai 5

62

42. Menguraikan organisasi militer dan semi militer bentukan pemerintahan Jepang

4, 5

63

Persiapan dan

pelaksanaan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia

43. Menganalisis kekalahan Jepang

dalam Perang Dunia II 4

64

44. Merekonstruksi persiapan dan pelaksanaan proklamasi kemerdekaan Indonesia

6

(8)

"C"

65 Perang dan diplomasi

kemerdekaan Indonesia

45. Mengevaluasi perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia

5

66

46. Mengevaluasi perjuangan mempertahankan kemerdekaan melalui diplomasi

5

67 Merekonstruksi ancaman integrasi bangsa dan upaya

penyelesaiannya

Ancaman integrasi bangsa dan upaya

penyelesaiannya

Ancaman integrasi bangsa dan upaya

penyelesaiannya

47. Merekonstruksi pembrontakan

PKI Madiun 1948 dan G30S/PKI 1965 6

68 48. Menganalisis DI/TII,

PRRI/Permesta, APRA, dan RMS 4

69 Merekonstruksi pelaksanaan demokrasi liberal sampai

reformasi dan dasar politik luar negeri Indonesia

Pelaksanaan pemerintahan demokrasi liberal, demokrasi terpimpin, orde baru, reformasi, dasar politik luar negeri Indonesia dan peran Indonesia menciptakan perdamaian dunia

Pelaksanaan demokrasi liberal (1950-1959)

49. Menganalisis pelakasanaan pemerintahan demokrasi liberal (1950- 1959)

4

70 Pelaksanaan demokrasi

terpimpin (1959-1965)

50. Menjelaskan pelaksanaan sidang

Konstituante 5

71

51. Menjelaskan dekrit presiden 5 Juli 1959 dan dampaknya bagi

pemerintahan RI

6

72 52. Menganalisis pemerintahan

Demokrasi Terpimpin (1959-1965) 4

73 Pemerintahan orde baru

(1966-1998)

53. Menguraikan pemerintahan Orde

Baru (1966-1998) 4

74 54. Menjelaskan kebijakan ekonomi

dan politik pada masa Orde Baru 3, 4

75 Pemerintahan era

reformasi (1998-sekarang)

55. Menganalisis pemerintahan era

reformasi (1998-sekarang) 4

76

Pelaksanaan politik luar negeri Indonesia dan peran Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia

56. Mengabstraksi politik luar negeri

bebas aktif 4, 6

(9)

"C"

77 57. Merekonstruksi peran Indonesia

dalam ASEAN 4, 6

78 58. Merekonstruksi peran Indonesia

dalam Gerakan Non-Blok 4, 6

79 59. Merekonstruksi peran Indonesia

dalam OKI 4, 6

80 60. Merekonstruksi peran Indonesia

dalam PBB 4, 6

81

Mampu merancang pembelajaran sejarah dengan menerapkan prinsip memadukan pengetahuan materi ajar sejarah, dengan pedagogik,

teknologi informasi dan komunikasi atau Technological Pedagogical and Content Knowledge serta berbagai pendekatan dalam pembelajaran sejarah

Mampu menelaah Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) materi Sejarah Indonesia untuk merumuskan indikator ketercapaian kompetensi dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, perkembangan intelektual, moral, dan sosial peserta didik, lingkungan sekolah, serta perkembangan teknologi abad ke-21

Telaah indikator berdasarkan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) materi Sejarah Indonesia

Telaah Kompetensi Dasar (KD) dari materi Sejarah Indonesia

61. Diberikan Kompetensi Inti (KI) pada Materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menganalisis indikator esensial berdasarkan KI dan KD

4

82 Mampu menentukan materi pokok dan bahan ajar

Sejarah Indonesia yang relevan dengan kompetensi

Materi pokok dari seluruh materi Sejarah Indonesia

Bahan ajar dari seluruh materi Sejarah Indonesia

62. Diberikan Kompetensi Dasar (KD) dari salah satu materi Sejarah

Indonesia, peserta dapat menentukan keseuaian dengan metode yang digunakan

4

83

63. Diberikan Kompetensi Dasar (KD) dari salah satu Materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menentukan keseuaian dengan bahan ajar yang digunakan

5

84

Mampu mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan

strategi/pendekatan/model/metode pembelajaran Sejarah Indonesia untuk memfasilitasi pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh (kritis, kreatif, komunikatif, dan kol

Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memfasilitasi pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh (kritis, kreatif,

komunikatif, dan kolaboratif) yang memperhatikan

karakteristik peserta didik, perkembangan intelektual,

RPP yang memfasilitasi pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh (kritis, kreatif,

komunikatif, dan kolaboratif) yang memperhatikan

karakteristik peserta didik, perkembangan intelektual, moral, dan sosial peserta didik

64. Diberikan Indikator Kompetensi Dasar (KD) pada materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menganalisis kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan materi, metode, dan teknologi yang diterapkan

4

(10)

"C"

85

Mampu menentukan berbagai sumber belajar Sejarah Indonesia berbasis teknologi informasi dan

komunikasi

Sumber belajar sejarah berbasis TIK

Sumber belajar Sejarah Indonesia berbasis TIK yang mendukung problem solving

65. Diberikan tujuan pebelajaran terkait materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menganalisis Sumber belajar Sejarah Indonesia berbasis TIK yang mendukung problem solving

5

86

Mampu menganalisis berbagai media pembelajaran berbasis ICT yang memfasilitasi pengalaman peserta didik

Media pembelajaran yang mendukung pengalaman peserta didik

Media pembelajaran yang mendukung pengalaman peserta didik untuk pembelajaran berbasis problem solving

66. Diberikan tujuan pebelajaran terkait materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menganalisis media berbasis TIK yang relevan dengan tujuan tersebut

5

87

67. Diberikan tujuan pebelajaran terkait materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menilai efektivitas media pembelajaran sejarah yang mendukung pengalaman peserta didik untuk pembelajaran berbasis problem solving

5

88

Mampu menganalisis media pembelajaran

mendukung peningkatan keterampilan peserta didik dalam memecahkan masalah secara kritis, humanis, inovatif, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif

Pengembangan media pembelajaran untuk keterampilan abad XXI

Pengembangan media pembelajaran yang memfasilitasi keterampilan berpikir kritis

68. Diberikan indikator KD materi Sejarah Indonesia, peserta dapat mengalisis media yang tepat untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis

4

89

69. Diberikan indikator KD materi Sejarah Indonesia, peserta dapat memilih media pembelajaran sejarah yang cocok untuk mendorong peningkatan kemempuan berpikir kritis siswa

4

90

70. Diberikan indikator KD materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menilai efektivitas media

pembelajaran sejarah berbasis digital yang mendorong peningkatan kemempuan berpikir kritis siswa

5

(11)

"C"

91

Mampu melaksanakan pembelajaran sejarah yang mendidik dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi untuk membangun sikap (karakter Indonesia), pengetahuan, dan keterampilan peserta didik dalam menghadapi berbagai perubahan global, secara kritis, humanis, inovatif, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif, dengan menggunakan model pembelajaran sejarah dan sumber- sumber belajar sejarah yang didukung hasil penelitian

Mampu mengimplementasikan perangkat pembelajaran Sejarah Indonesia berbasis Technological, Pedagogical, Content Knowledge (TPACK) dengan menerapkan

strategi/pendekatan/model/metode pembelajaran untuk memfasilitasi pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara utuh (kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif) yang memperhatikan karakteristik peserta didik, perkembangan intelektual, moral, dan sosial peserta didik, lingkungan sekolah, serta perkembangan teknologi abad XXI

Keterampilan mengajar Sejarah Indonesia yang berbasis Technological, Pedagogical, Content Knowledge (TPACK) untuk memfasilitasi pengembangan keterampilan abad XXI

Keterampilan dalam membuka pembelajaran

71. Diberikan indikator KD materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menganalisis teknik-teknik pemberian motivasi yang baik

4

92

72. Diberikan indikator KD materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menilai keefektifan teknik penyampaian tujuan pembelajaran

4, 5

93

73. Diberikan indikator KD materi Sejarah Indonesia, peserta dapat menganalisis arti penting materi pembelajaran yang akan disampaikan

4

94

Mampu menganalisis pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran Sejarah Indonesia dalam situasi pengalaman nyata dan kontekstual

Perencanaan pembelajaran Sejarah Indonesia dalam situasi pengalaman nyata dan kontekstual

Pelaksanaan pembalajaran Sejarah Indonesia yang sesuai dengan RPP

74. Menganalisis materi Sejarah

Indonesia yang sesuai dengan RPP 4

95

75. Menganalisis penerapan metode pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi pelajaran

4

96

76. Menganalisis penerapan media pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi pelajaran

4

97 77. Menganalisis langkah-langkah

dalam kegiatan pembelajaran sejarah 4

98 78. Menganalisis teknik pemberian

materi yang relevan 4

99

79. Menganalisis teknik pemberian umpan balik dalam kegiatan pembelajaran sejarah

4

(12)

"C"

100

Mampu merancang kegiatan ekstrakurikuler, manajemen pendidikan, dan menginternalisasikan kultur sekolah

Perencanaan kegiatan ekstrakurikuler

Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan perencanaan

80. Menilai arti penting kegiatan ekstrakurikuler bagi perkembangan pribadi dan sosial siswa

4, 5

101

Mampu mengevaluasi masukan, proses, dan hasil pembelajaran Sejarah Indonesia yang mencakup sikap, pengetahuan, dan

keterampilan peserta didik dengan menerapkan asesmen otentik, serta memanfaatkan hasil evaluasi untuk perbaikan kualitas pembelajaran

Menganalisis penilaian pembelajaran Sejarah Indonesia yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan peserta didik berbasis asesmen otentik serta memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan kualitas pembelajaran Sejarah Indonesia

Penilaian pembelajaran Sejarah Indonesia

Penilaian pembelajaran Sejarah Indonesia

81. Disajikan indikator capaian salah satu kompetensi dalam pembelajaran Sejarah Indonesia peserta dapat mendesain model penilaian pembelajaran yang relevan

4

102

82. Disajikan indikator capaian salah satu kompetensi dalam pembelajaran Sejarah Indonesia peserta dapat membandingkan konsep pengukuran dan penilaian pembelajaran sejarah

5

103

83. Disajikan indikator capaian salah satu kompetensi dalam pembelajaran Sejarah Indonesia peserta dapat membandingkan konsep penilaian dan evaluasi pembelajaran sejarah

5

104

Instrumen penilaian pembelajaran Sejarah Indonesia

84. Disajikan indikator capaian pembelajaran, peserta dapat

menganalisis instrumen penilaian yang relevan dan valid

4

105 85. Menganalisis butir instrumen

ranah kognitif analisis 4

106 86. Menganalisis butir instrumen

ranah kognitif evaluasi 4

107

87. Mengidentifikasi ketentuan- ketentuan dalam penyusunan instrumen pilihan berganda

4

108 Evaluasi pembelajaran

sejarah

Evaluasi proses pembelajaran Sejarah Indonesia

88. Disajikan data tentang proses pembelajaran di dalam kelas, peserta dapat menanggulangi permasalahan dalam proses pembelajaran tersebut

4

(13)

"C"

109

89. Disajikan data tentang proses pembelajaran di dalam kelas, peserta dapat menentukan kriteria evaluasi proses pembelajaran sejarah Indonesia

5

110

90. Disajikan data tentang proses pembelajaran di dalam kelas, peserta dapat menentukan teknik evaluasi proses pembelajaran sejarah Indonesia

5

111

Mampu mengembangkan diri secara berkelanjutan sebagai guru sejarah profesional melalui, penelitian, refleksi diri, pencarian informasi baru, dan inovasi

Menguasai konsep Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Paradigma Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Paradigma Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

91. Menelaah landasan filosofis

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 5

112 92. Menelaah ciri-ciri Penelitian

Tindakan Kelas (PTK) 5

113 93. Menentukan Refleksi data analisis

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 4, 5, 6

114 Menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

94. Merancang latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

5

115

95. Menganalisis teori yang relevan dalam penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

4, 5

116 96. Merumuskan hipotesis tindakan

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 4, 6

117 Melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada

saat kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan

Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

97. Menganalisis data Penelitian

Tindakan Kelas (PTK) 5

118 98. Melaksanakan penilaian dalam

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 5 119 Menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Laporan Penelitian

Tindakan Kelas (PTK)

Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

99. Membuat laporan Penelitian

Tindakan Kelas (PTK) 3

120 100.Merumuskan simpulan Penelitian

Tindakan Kelas (PTK) 3

Referensi

Dokumen terkait

product )Hasil penelitian ini adalah peningkatan kompetensi peserta PPG baik secara personal maupun profesional. Meningkatnya wawasan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi

Komponen dasar keilmuan menyiapkan (calon) tenaga profesional dengan landasan dan arah tentang wawasan, pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap (WPKNS) berkenaan

Setelah peserta didik bersama guru menerapkan problem-based learning dan teknik mind mapping tentang teks khusus dalam bentuk surat lamaran kerja , peserta didik

konsep, dan prinsip mengenai kebudayaan dalam konteks kebhinekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan,

e. pengetahuan faktual tentang peraturan perundangan pendidikan dan keguruan yang berlaku. Lulusan Yang diinginkan.. mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik sesuai

merencanakan dan melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik yang berkualitas sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai meliputi sikap,.. pengetahuan,

No Program Keahlian/Bidang Studi PPG Kompetensi Keahlian Kode S-1/D-IV • Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung • Teknik Sipil dan Bangunan • Perencanaan Wilayah dan

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jerman