• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. GAMBARAN UMUM PT. KIMIA FARMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "3. GAMBARAN UMUM PT. KIMIA FARMA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

3.1. Sejarah / Latar Belakang PT. Kimia Farma

Menurut riwayat singkat PT. Kimia Farma, budaya perusahaan adalah hal mendasar yang harus dimiliki sebuah perusahaan karena mencerminkan jiwa dan semangat, antara lain: Nilai-nilai (value), Keyakinan (believe), Harapan (expectation), dan Komitmen serta perilaku seluruh sumber daya manusia yang berada didalamnya.

Pada Rakernastas PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Tahun 1998, direksi pada saat itu telah mencanangkan Budaya Perusahaan PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. dengan 3 (tiga) nilai inti / core values yaitu:

1. Profesionalisme

Adalah kesadaran dalam pikiran, ucapan dan tindakan untuk senantiasa menjalankan tugas dan fungsinya dengan bekal semangat pengetahuan dan ketrampilan yang memadai dalam situasi dan kondisi apapun.

2. Integritas

Adalah sikap mental positif yang melandasi semangat dan antusiasme dalam menghadapi pekerjaan secara profesional

3. Kerjasama

Adalah kebersamaan dalam langkah dan pikiran yang dicerminkan dalam kerjasama tim yang erat dan solid antar karyawan untuk mendapatkan karya terbaik/ keberhasilan perusahaan.

Jadi nilai-nilai Profesionalisme, Integritas, dan Kerjasama yang disingkat PRIMA sebagai pedoman dan acuan seluruh jajaran karyawan dalam berperilaku serta hak dan kewajiban di perusahaan.

Ke-3 (tiga) Nilai Inti Budaya Perusahaan tersebut, dalam proses implementasinya dirasakan sampai saat ini masih relevan. Namun demikian, seiring dengan berjalannya waktu serta tuntutan bisnis farmasi saat ini, maka direksi baru merasakan perlunya penyesuaian terhadap pemaknaan Budaya Perusahaan melalui jiwa dan semangat, Intelegen Values (Profesionalisme), Spiritual Values (Integritas) dan Emotional Values (Kerjasama).

(2)

Secara implementatif, pemaknaan melalui pendekatan IQ (Intelegen Quality), SQ (Spiritual Quality), dan EQ (Emotional Quality) values diharapkan lebih efektif merubah perilaku kerja menjadi lebih sesuai dengan tuntutan dan kepentingan perusahaan saat ini. Sebagai konsekuensi atas diberlakukannya Budaya Perusahaan PT. Kimia Farma tersebut, maka seluruh jajaran SDM perusahaan dituntut untuk menumbuhkan itikad dan perbuatannya dalam perilaku kerja sehari-hari sesuai dengan acuan dan pedoman yang menjadi budaya kerja kita semua.

Untuk mendukung hal tersebut PT.Kimia Farma memiliki sistem manajemen yang berorientasi pada mutu sebagai strategi usaha yang melibatkan seluruh fungsi / lapisan organisasi yang dikenal dengan istilah manajemen mutu.

3.2. Kegiatan dan Platform Usaha perusahaan

Proses pelaksanaan / kegiatan yang ada di Kimia Farma antara lain :

1. Telah dilakukan internal observasi dengan Top Management kantor pusat yang terdiri dari : 3 Direktur dan 5 senior manager.

2. Observasi dengan 8 Branch Managers ( Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogya, Medan, Palembang, Manado ) di 5 lokasi.

3. Filed Observasi bersama salesman KFTD di 6 area cabang ( Jakarta Matraman, Jakarta Bandengan, Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan Semarang).

4. Customer direct Check lebih dari 60 toko di 5 daerah Jakarta Pusat, Utara, Selatan, barat dan Timur.

5. Melakukan Benchmarking sebanyak 3 kali dengan similar industri dengan berbagai posisi kunci dari para nara sumber :

ƒ Sales Director & Logistic Director.

ƒ Marketing Director & Adviser.

ƒ Customer Service Manager.

6. Interaksi langsung dengan 41 Sales forces cabang KFTD masing-masing yang dibagi menjadi 9 gelombang, yang berjumlah +/- 260 ( Salesman dan Supervisor Administrasi + Supervisor Lapangan), dilaksanakan mulai dari Desember 2003 s/d maret 2004 ( 5 bulan ).

(3)

Keputusan Direksi memperkecil ketergantungan yang berlebihan dari :

• Kontribusi Penjualan Tender – (dari 65% menjadi 45%)

• Kontribusi Penjualan OGB – (dari 50-70% menjadi 33-45%)

• Komposisi Pelanggan (Apotik & RS) − (dari 78% menjadi 50%)

Keputusan tersebut diatas adalah upaya yang sudah benar dan bernilai strategik.

Penetapan untuk Peremajaan Pimpinan KFTD tingkat Supervisor, Kacab dan Kanwil diutamakan dari bagian Regular, Tender atau Marketing sebelum mengambilnya dari bagian Apotik atau Produksi, merupakan keputusan jitu yang pasti merangsang motivasi karyawan KFTD.

Rotasi kepemimpinan dan penggiliran tugas dari satu wilayah ke wilayah lain dan atau dari satu bidang fungsional ke bidang fungsional yang lain sudah berjalan teratur, baik dan transparan.

Jajaran Penjual pada umumnya bersikap terbuka dan “pasrah” atas perubahan atau penyempurnaan yang akan dilakukan.

Peta proyeksi kinerja perusahaan / PT. Kimia Farma Trade & Distribution

1. Kontribusi regular meningkat pesat dari 35% menjadi 60% selama 5 tahun.

2. Absolut penjualan regular meningkat pesat dari Rp. 362 M (2003) menjadi Rp. 845 M (2006) sehingga memiliki pertumbuhan rata-rata majemuk 32.0% / tahun.

3. 3 (Tiga) Faktor utama pendukung pertumbuhan regular :

3.1 Peningkatan jumlah pelanggan terdaftar secara Nasional, yang meningkat secara pesat dari 11,300 (2003) menjadi 30,000 (2006) 3.2 Peningkatan jumlah salesman regular secara pesat dari 246 (2003)

menjadi 550 (2006)

3.3 Mempertahankan produktivitas salesman sekalipun terjadi peningkatan pesat di jumlah pelanggan dan jumlah salesman

4 kiat mempertahankan produktifitas salesman:

ƒ Organisasi tender dipisah dari regular secara parsial selektif ditatanan tertinggi setiap cabang (Kacab) tetap bertanggung jawab atas tender + rutin (regular) namun ditatanan menengah dan garis depan setiap cabang dan kantor pusat, tender akan terpisah dari regular.

(4)

ƒ Divisionalisasi Dept. Penjualan termasuk segmentasi jajaran penjual.

ƒ Konsentrasi dan rotasi product items termasuk segmentasi jenis pelanggan.

ƒ Mencari dan mendapatkan principal baru yang dapat memberi penambah penjualan Rp. 5 M / bulan / principal.

3.3. Struktur Organisasi Perusahaan

1.1 STRUKT UR ORGANISASI YANG DISEMPURNAKAN “KFTD PUSAT”

Direksi

Manager Keuangan

& IT

Manager SDM

& Umum

Manager Logistik

Manager Penj ualan

Institusi

Manager Penj ualan

Regul er

Manager Trade Marketi ng

Asman Akuntansi

Asman Keuangan &

perpaj akan Asman Evdal

Asman SDMi

Asman Umum, Rumah

Tangga

& Keamanan

Asman Distribusi

Asman Pengadaan

Asman Wilayah Barat

Asman Wilayah Ti mur

Asman Wilayah I

Asman Wilayah II

Asman Wilayah III

Asman Prinsipal Ethical & OGB

KF

Asman Principal

OTC KF

Asman Prinsipal

Non KF Asman

IT

(5)

PBF CABANG KELAS I

KEPAL A CABANG

SUPERVISOR PENJUAL AN REGULER II

SUPERVISOR LOGISTIK MANAGER

MANAGER/

ASS. MANAGER

SUPERVISOR

PELAKSANA

SUPERVISOR TU/

ADMINISTRASI

Kasir WKL. KEPALA CABANG

SUPERVISOR PENJUAL AN

INSTITUSI

Penyi mpanan Barang

Pengantar Barang Inkasso

Umum/SDM TI/Op. Komp

Penagi h Pajak

Sal esman Sal esman

Facturis Facturis Sal esman SUPERVISOR

PENJUAL AN REGULER I

Sal es Admi nistrasi

3.4. Visi / Misi / Goal / Strategi Perusahaan

Menjabarkan Visi, Misi, Sasaran Divisi Penjualan lebih terinci dan spesifik agar dapat menjadi Tolok Ukur Kerja Kepala Cabang (Kacab), Sales Supervisor, Logistik, Tata Usaha dan Salesman yang dapat dipantau serta diukur pada setiap bulan. Penetapan Visi/Misi/Sasaran sudah tepat dan efektif.

Penjabaran lebih teknis dan terinci secara operasional harus ditindak-lanjuti di 4 tingkat

• Wilayah (Region)

• Cabang (Branch)

• Supervisor (Supervisor)

• Salesman (Operatif)

(6)

) Visi Perusahaan

Distributor pilihan utama bagi prinsipal.

) Misi Perusahaan

Memberikan pelayanan trading dan distribusi yang profesional untuk memberikan keuntungan optimal bagi stakeholders.

3.5. Keterkaitan Fakta diatas dengan Studi Kasus ( Produk Fokus )

Dari keterkaitan fakta yang ada kita dapat melihat bahwa perusahaan memiliki daya saing dipasar global maka perusahaan akan berusaha untuk mengembangkan variasi item produknya baik itu obat-obatan maupun produk kosmetik, dengan tak lepas juga untuk mengutamakan mutu serta kualitas dari produknya, antara lain di Kimia Farma dapat kita ambil contoh produk yang ada yaitu produk Buah Merah, Bedak Venus, yang boleh dibilang termasuk produk baru.

Mereka juga memiliki produk andalan yang tidak dimiliki perusahaan farmasi lainnya yaitu produk obat narkotika. Namun ada juga produk lain yang mengalami suatu kesulitan didalam proses menjual, antara lain karena terjadinya perang harga dengan para pesaing.

Dalam produk fokus disini, menunjukkan bahwa bagaimana usaha para karyawan di Kimia Farma, baik itu dari posisi salesman maupun dari posisi seorang sales supervisor dalam melihat perkembangan serta sampai pada menambah proses penjualan dari perusahaan.

Dapat kita lihat dari jumlah 11.000 Pelanggan dari sekitar 260-an Salesman sehingga dirasakan bahwa jka memiliki 42 Pelanggan / Salesman terlalu sedikit dibandingkan pesaing sejenis.

Hal lain yang juga dirasakan bahwa adanya ketergantungan pada pelanggan besar masih terlalu tinggi dan sangat dilindungi. Padahal persentase pertumbuhan pelanggan menengah seperti toko-toko obat akan menjadi lebih besar dan pelanggan kecil seperti toko klontong akan menjadi menengah berkembang dengan lebih pesat.

Referensi

Dokumen terkait

sehingga dengan melihat ringkasan laporan keuangan diatas, untuk sementara dapat dilihat bagaimana perusahaan menjaga likuiditasnya dari aspek pengalokasian dana pada aktiva

Mengembangkan sistem dan prosedur pengadaan baranng untuk mendukung upaya peningkatan efisien dan efektivitas pengadaan barang/bahan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan dan

Sebagai salah satu perusahaan otomotif besar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam mengembangkan masa depan perusahaan ke arah yang lebih baik

maupun kecil ingin mendapatkan keuntungan dari apa yang diproduksinya dan dipasarkan oleh perusahaan, mempertahankan keuntungan yang telah dicapai, serta berusaha

Sebagaimana dicontohkan pada studi kasus oleh penerapan Corporate Social Responsibility oleh PT Kimia Farma yang menunjukkan bagaimana suatu perusahaan berusaha

Gunung Batu Utama memiliki motto yang harus dijaga dan dilaksanakan sepenuhnya demi nama baik perusahaan dan memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat Jember yaitu menjaga

Bina Adidaya mempunyai komitmen yang mengacu pada misi perusahaan, yaitu kepuasan pelanggan dengan cara konsisten dengan kualitas barang dan jasa yang selama ini sudah diberikan

1) Member dapat melihat info yang ada di website dan forum secara keseluruhan yang meliputi my account, produk, FAQ, testimonial, tentang perusahaan, kuisioner, forum