• Tidak ada hasil yang ditemukan

NEGARA DAN SISTEM PEMERINTAHAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "NEGARA DAN SISTEM PEMERINTAHAN"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

Modul ke:

Fakultas

Program Studi

NEGARA DAN

SISTEM PEMERINTAHAN

A. Latar Belakang Perlunya Negara B. Pengertian dan Definisi Negara C. Unsur-Unsur Negara

D. Klasifikasi Negara

E. Sifat Organisasi Negara F. Fungsi Negara

G. Elemen Kekuatan Negara

H. Hubungan Negara dengan Warga Negara I. Sistem Pemerintahan Negara

Udjiani Hatiningrum, SH., M Si

02

EKONOMI DAN BISNIS Manajemen

Akuntansi

(2)

INDONESIA:

NEGARAKU-TUMPAH DARAHKU DAN TANAH AIRKU

Tumbuh dan Kembangkan

Kebanggaan Sebagai Warga Negara Indonesia

(3)

A. Latar Belakang Perlunya Negara

Setiap manusia mempunyai negara, Mengapa?

Manusia makhluk sosial (tidak bisa hidup sendiri).

Manusia makhluk politik (memiliki naluri untuk

berkuasa).

(4)

Manusia sebagai mahluk sosial mempunyai sifat

tidak bisa hidup sendiri dan juga sebagai mahluk

politik memiliki naluri untuk berkuasa (Srijanti

dkk, 2009:3).

(5)

Dalam pandangan Aristoteles, politik adalah kenyataan tak

terelakkan dari kehidupan manusia.

(6)

Kenyataan ini terlihat dari berbagai aktivitas manusia, misalnya :

ketika manusia berusaha menduduki suatu jabatan tertentu,

seseorang mencoba meraih kesejahteraan bagi dirinya atau golongannya dengan

berbagai sumber daya yang ada

dll

(7)
(8)

Negara adalah organisasi yang melindungi

individu, wilayah, dan masyarakat yang lemah dari individu atau penguasa yang otoriter.

Apa itu NEGARA ?

(9)

Menurut Thomas Hobbes, keberadaan negara sangat diperlukan :

sebagai tempat berlindung bagi individu,

kelompok, dan masyarakat yang lemah dari

tindakan individu, kelompok, dan masyarakat,

maupun penguasa yang kuat (otoriter).

(10)

UNSUR NEGARA:

1. Penduduk (semua orang yang berdomisili serta menyatakan kesepakatan diri ingin bersatu). Apa komentar anda terhadap penduduk Indonesia (210 juta; suku jawa dan sunda, batak, tionghoa dll;

Pendidikan sp SD , dan lulusan PT ).

2. Wilayah (batas wilayah yg jelas, darat laut udara).

Indonesia diapit dua samudra dan dua` benua, bentuk kepulauan dan punya garis terpanjang di dunia.

3. Pemerintahan (cara mengelola negara, Indonesia dengan presidensial).

(11)

FUNGSI NEGARA:

1. Pertahanan dan Keamanan (melindungi rakyat, wilayah dan pemerintahan dari ATHG dari dalam dan luar negeri)

2. Pengaturan dan ketertiban (menciptakan UU, dan melaksanakan sehingga terjadi ketertiban umum)

3. Fungsi kesejahteraan dan kemakmuran (memanfaatkan SDA dan SDM untuk kemakmuran bangsa)

4. Fungsi Keadilan (menerapkan keseimbangan hak dan kewajiban dan penegakan fungsi hukum)

(12)

ELEMEN KEKUATAN NEGARA

1. Sumberdaya Manusia (jumlah, kualitas, budaya, dan kesehatan).

2. Teritorial Negeri (luas wilayah, letak dan iklim).

3. Sumberdaya Alam (Kesuburan alam, tambang, dll).

4. Kapasitas Pertanian dan Industri.

5. Kekuatan militer dan mobilitasnya.

6. Elemen Power (tidak berwujud; kepribadian, kepemimpinan dll).

BAGAIMANA KEKUATAN INDONESIA MENURUT ANDA?

(13)

HUBUNGAN NEGARA DAN WARGA NEGARA

1. Negara berkewajiban melindungi kepentingan seluruh rakyat tanpa kecuali.

2. Negara menjamin kebebasan beragama, pendidikan, kebudayaan, kesejahteraan sosial, memelihara anak miskin & orang terlantar.

3. Warganegara berkewajiban memenuhi sepenuhnya kebutuhan negara (memberikan kontribusi ide,

gagasan, peran serta dan taat membayar pajak).

F. Kennedy mengatakan “jangan tanyakan apa yang bisa negara berikan kepadamu, tapi tanyakanlah pada dirimu apa yang bisa kamu berikan untuk negaramu”.

(14)

SISTEM PEMERINTAHAN

1. BADAN LEGISLATIF (pembuat undang-undang, di Indonesia adalah DPR RI, DPRD I dan DPRD II untuk peraturan daerah).

2. BADAN EKSEKUTIF (menjalankan undang-undang, di Indonesia Presiden, Wapres, Menteri, Gubernur,

Bupati/Walikota).

3. BADAN YUDIKATIF (mengadili dan menerapkan hukum, di Indonesia ada Mahkamah Agung

(Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, dan MA);

Mahkamah Konstitusi (melakukan uji material UU);

Komisi Yudisial (merekrut hakim agung).

4. BADAN PENGAWAS KEUANGAN (BPK).

(15)

Dalam Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan bahwa

sistem pemerintahan yang kita anut

adalah Sistem Pemerintahan Presidensil .

(16)

Ciri-ciri Sistem Pemerintahan Presidensiil :

1. Presiden bertindak sebagai Kepala Negara sekaligus sebagai Kepala Pemerintahan.

Sebagai kepala negara, Presiden adalah simbol resmi negara Indonesia di dunia.

Sebagai kepala Pemerintahan :

Presiden dibantu oleh menteri-menteri dalam kabinet, memegang kekuasaan eksekutif untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan sehari-hari.

(17)

2. Kabinet dibentuk oleh Presiden dan bertanggungjawab kepadanya.

3. Presiden tidak dapat membubarkan parlemen dan sebaliknya Parlemen tidak dapat mencabut

kekuasaan Presiden.

4. Presiden tidak berada di bawah pengawasan

langsung parlemen dan tidak bertanggungjawab kepada parlemen.

(18)

Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer : 1. Pengaruh rakyat terhadap politik yang dijalankan

sangat besar sehingga suara rakyat sangat didengarkan oleh parlemen

2. Dengan adanya parlemen sebagai perwakilan rakyat maka pengawasan pemerintah dapat berjalan dengan baik.

3. Pembuat kebijakan bisa ditangani secara cepat sebab gambang terjadi penyesuaian pendapat antara

eksekutif & legislatif. Hal ini disebabkan kekuasaan eksekutif & legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai.

4. Sistem pertanggungjawaban dalam pembuatan dan juga pelaksanaan kebijakan publik sangat jelas.

(19)

Kelemahan Sistem Pemerintahan Parlementer : 1. Kabinet sering dibubarkan karena

mendapatkan mosi tidak percaya Parlemen 2. Keberhasilan sangat sulit dicapai jika partai

di negara tersebut sangat banyak( banyak suara).

3. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen

dimanfaatkan dan manjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan

eksekutif lainnya

(20)

KLASIFIKASI NEGARA :

1. Berdasarkan jumlah orang : Monarkhi, Aristokrasi, Demokrasi, Tirani, Oligarkhi, Mobokrasi.

2. Bentuk negara modern: Negara Kesatuan dan Federasi

3. Asas Penyelenggaraan Kekuasaan : Ekonomi (negara agraris, industri, industri maju); Politik (demokratis, otoriter dll); Sistem Pemerintahan (presidensial, parlementer dll), Idiologi (sosialis, liberal, komunis dll)

(21)

Berdasarkan jumlah orang yang berkuasa dan orientasi kekuasaan terdapat 6

bentuk klasifikasi negara :

Jumlah orang Bentuk Positif Bentuk Negatif (Bentuk Buruk) Satu orang Monarki Tirani

Sekelompok orang

Aristokrasi Oligarki Banyak orang Demokrasi Mobokrasi

(22)

SIFAT ORGANISASI NEGARA

1. Memaksa (memaksakan kehendak dan kekuasaan melalui jalur hukum, kekuasaan, dan kekerasan).

2. Monopoli (menguasai dan tanpa saingan terhadap kepentingan negara).

3. Totalitas (Semua hal terkait dengan kewenangan negara seperti pungutan pajak, bela negara dan kesamaan dihadapan hukum).

(23)

FUNGSI NEGARA

1. Pertahanan dan Keamanan (melindungi rakyat, wilayah dan pemerintahan dari ATHG dari dalam dan luar negeri).

2. Pengaturan dan ketertiban (menciptakan UU, dan melaksanakan sehingga terjadi ketertiban umum).

3. Fungsi kesejahteraan dan kemakmuran

(memanfaatkan SDA dan SDM untuk kemakmuran bangsa).

4. Fungsi Keadilan (menerapkan keseimbangan hak dan kewajiban dan penegakan fungsi hukum).

(24)

Substansi kesadaran Bela Negara dapat dilakukan melalui 3 pilar :

1. Tataran Individu (personal) 2. Tataran Komunitas

3. Tataran Bangsa (nation)

(25)

1. Tataran Individu (personal) :

a. Bersikap & berperilaku sesuai nilai dan norma yang berlaku.

b. Keteladanan pemimpin, tokoh masyarakat dan pemuka agama

dilingkungannya.

(26)

2. Tataran Komunitas :

a. Melaksanakan secara bersama nilai social cohesiveness (suatu komitmen) dalam

masyarakat.

b. Melaksanakan nilai kode etik yang dimiliki

oleh masing-masing organisasi masyarakat

secara terus menerus.

(27)

3. Tataran Bangsa (nation) :

a. Melaksanakan nilai luhur Pancasila yg merupakan nilai luhur bangsa Indonesia.

b. Mewujudkan pancasila sebagai way of life (cara hidup) dalam bermasyarakat dan

berbangsa.

c. Menerakan nilai pancasila dalam setiap sikap dan perilaku serta

peraturan perundangan yang berlaku.

(28)

Indikatator keberhasilan Pembinaan Bela negara (umum) :

 Rasa Cinta Tanah Air.

 Kesadaran berbangsa dan bernegara.

 Yakin akan Pancasila sebagai Ideologi Negara.

 Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara.

 Memiliki Kemampuan Awal Bela Negara.

(29)

Rasa Cinta Tanah Air :

1. menjaga tanah air dan pekarangan serta seluruh ruang wilayah Indonesia.

2. Jiwa dan raganya sebagai bangsa Indonesia.

3. Memiliki jiwa patriotisme terhadap bangsa dan negara.

4. Menjaga nama baik bangsaara dan neg.

5. Memberikan konstribusi pada kemajuan

bangsa dan negara.

(30)

Kesadaran berbangsa dan bernegara :

1. Ikut aktif dalam Organisasi masyarakat, profesi dan politik.

2. Menjalankan hak dan kewajiban sebagai WNI.

3. Ikut serta dalam Pemilu.

4. Berpikir, bersikap dan berperilaku yang terbaik.

5. Berpartisipasi menjaga kedaulatan bangsa dan negara Indonesia

(31)

Yakin akan Pancasila sebagai Ideologi Negara :

1. Memahami nilai dalam Pancasila.

2. Mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

3. Menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan negara Indonesia.

4. Senantiasa mengembangkan nilai-nilai Pancasila.

5. Yakin dan percaya bahawa Pancasila sebagai dasar negara.

(32)

Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara :

1. Bersedia korban waktu, tenaga dan pikiranya untuk kemajuan bangsa dan negara.

2. Siap membela bangas dan negara dari ancaman.

3. Berpartisipasi aktif dlm pembangunan masyarakat bangsa & negara.

4. Gemar membantu masyarakat yang kesulitan.

5. Yakin dan percaya bahwa pengorbanan untuk bangsa dan negara tidak sia-sia.

(33)

Memiliki Kemampuan Awal Bela Negara :

1. Memiliki EQ dan spiritual serta IQ.

EQ {bekerja mengolah yang di dalam (telinga perasaan)}, dan spiritual serta IQ {bekerja untuk melihat ke luar (mata pikiran)}.

IQ, EQ, dan bisa digunakan dalam mengambil

keputusan tentang hidup kita. Seperti yang kita alami setiap hari, keputusan yang kita buat, berasal dari

proses :merumuskan keputusan, menjalankan

keputusan atau eksekusi,menyikapi hasil pelaksanaan keputusan.

(34)

2. Senantiasa memelihara jiwa dan raganya.

3. Bersyukur atas kenikmatan dari Tuhan YME.

4. Gemar Berolah raga

5. Senantiasa menjaga kesehatan

6. Senantiasa bersikap dan perilaku disiplin, ulet,

bekerja keras, taat aturan, mandiri dalam mencapai tujujuan nasional (pembukaan UUD 45, alinea 4).

(35)

DAFTAR PUSTAKA

1. Srijanti dkk, Pendidikan Kewarganegaraan

untuk mahasiswa, Graha Ilmu, Yogyakarta,

2009.

(36)

Terima Kasih

Udjiani Hatiningrum, SH., M Si

Referensi

Dokumen terkait

Jaringan syaraf tiruan adalah sebuah model tiruan dari jaringan syaraf yang ada pada mahluk hidup seperti manusia, seperti halnya manusia yang bisa belajar bila di berikan

Manusia adalah mahluk individu dan mahluk sosial. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai mahluk sosial, terkadang suatu maksud bahwa manusia bagaimanapun juga

Di dalam majalah gaya hidup pria, pria sering ditampilkan sebagai mahluk yang dominan, kuat, dan berkuasa maka seperti yang dijelaskan sebelumnya, para pembaca pria

Manusia merupakan mahluk Tuhan yang paling sempurna karena manusia memiliki segala unsur dari mahluk hidup lainnya ditambah dengan akal pikiran.. Manusia membutuhkan agama karena

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri dan memerlukan bantuan dari orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan manusia sangat

adalah bahwa Hakikat Negara adalah sebagai penjelmaaan sifat kodrat manusia sebagai mahluk individu dan makluk sosial, sehingga sila kerakyatan terkandung nilai

Dalam ijmak kaum muslimin tentang kebolehan jual beli dan hikmah yang terkandung didalamnya. Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa pertolongan

I P A Pewarisan Sifat Mahluk Hidup dan Kelainan Sifat yang Diturunkan 10 Menjelaskan mekanisme pewarisan kelainan sifat pada manusia  Baca sajian materi dengan cermat  Setiap