• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROFIL KEBUGARAN JASMANI SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA SMA NEGERI 1 TIGA LINGGA TAHUN 2014.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PROFIL KEBUGARAN JASMANI SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA SMA NEGERI 1 TIGA LINGGA TAHUN 2014."

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PROFIL KEBUGARAN JASMANI SISWA YANG MENGIKUTI

EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA SMA NEGERI 1

TIGA LINGGA TAHUN 2014

Skripsi

Diajukan untuk memenuhi sebagai Syarat –syarat untuk memperoleh gelar

Sarjana Sains

Oleh :

NASIB FREDDY SILABAN NIM. 609210033

JURUSAN ILMU KEOLAHRAGAAN

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

(2)
(3)
(4)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,

karena berkat rahmatNya dan karuniaNya, sehingga skripsi ini dapat selesai

dengan baik. Skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat dalam

menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.

Pada kesempatan ini, penulis menyampaikan ucapan terima kasih

yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung

penulis baik moril maupun materil sehingga penulis dapat menyelesaikan

pembuatan skripsi ini. Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si selaku Rektor Universitas

Negeri Medan.

2. Bapak Drs. Basyaruddin Daulay, M.Kes selaku Dekan Fakultas Ilmu

Keolahragaan.

3. Bapak Fajar Apollo Sinaga, S.Si.,M.Si.,Apt selaku Ketua Jurusan Ilmu

Keolahragaan.

4. Ibu Zulaini, SKM, M.Kes selaku sekretaris Jurusan Ilmu Keolahragan.

5. Ibu Dra.Rosmaini Hasibuan M.Pd selaku Pembimbing Skripsi dan Dosen

Penasehat Akademik yang telah banyak meluangkan waktu serta

kesempatan untuk memberi bimbingan dan arahan sehingga sripsi ini

(5)

iii

6. Bapak Syamsul Gultom, SKM.M.kes selaku penguji skripasi saya yang

telah banyak meluangkan waktu serta kesempatan untuk memberi arahan

seihingga skripsi ini dapat terselesaiakan.

7. Bapak Nurman Hasibuan, S.Pd.M.Or selaku penguji skripsi saya yang

telah banyak meluangkan waktu serta kesempatan untuk memberika

arahan sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.

8. Bapak/Ibu Dosen beserta Staf Tata Usaha FIK UNIMED yang juga

membantu penyelesaian skripsi ini.

9. Teristimewa penulis ucapkan terima kasih kepada Ayahanda M. Silaban

yang telah tenang di sisi Tuhan, dan Ibunda L. Sinaga tercinta yang telah

tulus dan sepenuh hati untuk memberikan dukungan, doa dan kasih sayang

serta nasehat yang tidak henti-henti kepada penulis untuk menyelesaikan

skripsi ini.

10.Kepada kakak saya beserta suami ( R Br Silaban/ M Lbn Gaol) saya

ucapkan banyak terima kasih karena dukungan dan doa penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini.

11.Terima kasih juga kepada adik-adik saya ( Selamat Firdaus Silaban dan

Yanta R Br Silaban) berkat dukungan dan doanya penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini.

12.Kepada Desy F Ginting yang telah memberi dorongan semangat agar

(6)

iv

13.Sahabat, Teman, Rekan ( Novfredy Sinuraya, Pune Dean Ginting, Eby

alfaldy, Tommy Purba) dan kepada seluruh yang tidak dapat disebutkan

satu persatu.

14.Terima kasih kepada seluruh Mahasiswa IKOR khususnya IKOR 2009.

Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dalam menyelesaikan skripsi

ini, namun penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh

karena itu penulis berharap kritik dan saran bersifat membangun untuk

memperbaiki skripsi ini. Akhirnya, penulis ucapkan terima kasih.

Medan Agustus 2014

Penulis

(7)

i ABSTAK

NASIB FREDDY SILABAN. Profil Kebugaran Jasmani Siswa Yang Mengikuti Ekstrakurikuler Sepak Bola SMA Negeri 1 Tiga Lingga Tahun 2014. (Pembimbing: ROSMAINI HASIBUAN) Skripsi. Medan : Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED.2014.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler sepak bola SMA Negeri 1 Tiga Lingga Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan hasil tes dan pengukuran. Sampel penelitian berjumlah 25 orang. Tes yang digunakan yaitu Tes Kebugaran Jasmani, tes tersebut digunakan untuk mengetahui setiap komponem kebugaran jasmani yaitu Daya Tahan, Daya Ledak, Kecepatan, kelentukan, Reaksi, Keseimbangan, koordinasi pada siswa ekstrakurikuler sepak bola SMA Negeri 1 Tiga Lingga Tahun 2014.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler sepak bola SMA Negeri 1 Tiga Lingga Tahun 2014 yaitu dengan kategori “Sedang” yaitu 18 orang dan kategori “Kurang” yaitu 7 orang, dengan rincian kebugaran jasmani mereka bisa dikategorikan: tidak ada kategori “Baik Sekali”, tidak ada kategori “Baik”, 18 siswa kategori “ Sedang” dan 7 siswa dengan kategori “Kurang”.

(8)

v

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR LAMPIRAN ... ix

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Identifikasi maslah ... 5

C. Pembatasan Masalah ... 5

D. Rumusan Masalah ... 5

E. Tujuan Penelitian ... 6

F. Manfaat Penelitian ... 6

BAB II LANDASAN TEORITIS ... 7

A. Kajian Teori ... 7

1. Hakekat Kebugaran ... 7

(9)

vi

3. Hakekat Sepak Bola ... 19

4. Profil SMA Negeri 1 Tiga Lingga ... 21

B. Kerangka Berfikir ... 23

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 25

A. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 25

B. Populasi dan Sampel ... 25

C. Metode Penelitian ... 26

D. Instrumen Penelitian ... 26

E. Petunjuk Penilaian ... 38

F. Teknik Analisis Data ... 39

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 40

A. Deskripsi Data Penelitian ... 40

B. Hasil Penelitian ... 41

C. Pembahasan Hasil Penelitian ... 43

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 45

A. Kesimpulan ... 45

B. Saran ... 45

Daftar Pustaka ... 47

(10)

viii

DAFTAR TABEL

Halaman

1. Tabel 1. Tabel Nilai Tes Kebugaran Jasmani Indonesia Untuk Sekolah

Menengah Atas, Putra Umur 16-19 Tahun ... 38

2. Tabel 2. Tabel Norma Tes Kebugaran Jasmani Indonesia Untuk Sekolah

Menengah Atas, Umur 16-19 ... 38

(11)

ix

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

1. Lampiran 1. Formulir TKJI ... 49

2. Lampiran 2. Tabel Norma Kebugaran jasmani ... 50

3. Lampiran 3. Daftar Nama-Nama Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SMA Negeri 1 Tiga Lingga ... 51

4. Lampiran 4. Data Hasil IMT Siswa ... 52

5. Lampiran 5. Data Siswa Ekstrakurikuler yang Merokok dan Tidak Merokok ... 53

6. Lampiran 6. Data Penghitungan Tes Pada Sampel ... 54

7. Lampiran 7. Data Klasifikasi Hasil Tes Kebugaran Jasmani Siswa ... 55

8. Lampiran 8. Pelaksanaan jadwal dan Susuna Panitia Penelitian ... 56

(12)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang masalah

Kebugaran jasmani erat kaitannya dengan kegiatan manusia dalam

melakukan pekerjaan dan bergerak. Kebugaran jasmani yang dibutuhkan untuk

mendukung aktivitas sehari-hari (pekerjaan) seseorang, agar pekerjaan atau

aktivitas tersebut optimal. Pekerjaan atau aktivias pun dapat mempengaruhi

kebugaran jasmani seseorang.

Kebugaran jasmani yang tinggi merupakan modal essensial untuk

menyelesaikan kegiatan secara bergairah, efektif, dan efisien, sehingga berakibat

pada produktivitas, dan semuanya itu dijadikan salah satu indikator kualitas

sumberdaya manusia yang sangat diharapkan ada pada diri individu sebagai

bagian dari masyarakat yang sedang aktif dalam melakukan pembangunan.

Salah satu cara untuk meningkatkan kebugaran tubuh adalah melalui

olahraga yang dilakukan secara teratur, terukur, terprogram, sistematis dan selalu

meningkat. Pembinaan kondisi fisik melalui olahraga merupakan pondasi untuk

meningkatkan kebugaran jasmani, sehingga dapat beraktivitas dengan baik.

Seseorang yang memiliki kebugaran jasmani yang baik akan terhindar dari

kemungkinan cedera pada saat melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang lebih

berat. Kurangnya daya tahan tubuh, kelentukan persendian, kekuatan otot,

(13)

Pengembangan kebugaran jasmani seseorang melalui suatu aktifitas

olahraga, bertujuan untuk meningkatkan kondisi fisik dan daya tahan tubuh

seseorang agar mampu mengikuti aktivitas pembelajaran dengan baik. Seseorang

yang memiliki derajat kebugaran jasmani yang tinggi akan menopang terhadap

aktivitas kegiatan belajarnya dan meningkatkan kinerja serta mampu untuk

melakukan aktivitas fisik lainnya.

Untuk memperoleh kebugaran jasmani yang baik maka, dibutuhkan latihan

fisik dengan frekuensi latihan yang teratur. Akan tetapi pada realitanya

pembelajaran pendidikan jasmani masih sangat kurang karena setiap minggunya

hanya 2 jam pelajaran (2 x 45 menit). Supaya frekuensi latihan dapat tercapai,

maka sekolah mengadakan ekstrakurikuler agar dapat meningkatkan kebugaran

jasmani. Selain itu, ekstrakurikuler olahraga juga mempunyai tujuan untuk

meningkatkan prestasi cabang olahraga itu sendiri.

Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler juga untuk mengisi waktu luang anak

pada kegiatan yang positif dan dapat lebih memperkaya keterampilan,

memperluas wawasan, daya kreativitas, jiwa sportivitas, meningkatkan rasa

percaya Tujuan kegiatan ekstrakurikuler pada umumnya adalah untuk

mengembangkan bakat siswa sesuai dengan minatnya diri, dan lain sebagainya.

Akan lebih baik lagi apabila siswa mampu memberikan prestasi yang gemilang di

luar sekolah sehingga dapat mengharumkan nama sekolah.

Meskipun secara akademis nilai dari ekstrakurikuler tidak masuk secara

langsung ke nilai rapot, namun kegunaannya jauh lebih bermanfaat dari pada tidak

(14)

ekstrakurikuler, siswa bisa menggali dan mengembangkan potensi dirinya.

Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dilakukan pada siang hari setelah pulang

sekolah agar tidak mengganggu kegiatan intrakurikuler.

Ekstrakurikuler yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Tiga Lingga

terbagi menjadi dua jenis yaitu, ekstrakurikuler olahraga dan ekstrakurikuler non

olahraga. Ekstrakurikuler olahraga di SMA Negeri 1 Tiga Lingga meliputi atletik,

bola voli,dan sepak bola. Sedangkan, yang termasuk ekstrakurikuler non olahraga

meliputi OSIS, musik, kerohanian dan pramuka. Siswa yang mempunyai minat di

bidang tertentu dapat menyalurkannya melalui kegiatan ekstrakurikuler untuk

mengoptimalkan potensi dan bakat intelektualnya.

Pelaksanaan ekstrakurikuler olahraga dilakukan setiap hari senin dan

kamis. Masing-masing ekstrakurikuler olahraga tersebut dilakukan dua kali dalam

setiap minggunya. ekstakurikuler sepak bola dilaksanakan setiap hari senin dan

kamis. Pelaksanaan ektrakurikuler dilaksanakan setelah pulang sekolah pada

pukul 15.30 WIB sampai 17.30 WIB.

Ketika penulis melakukan wawancara terhadap pelatih ekstrakurikuler,

cabang olahraga yang banyak mendapat prestasi dan telah banyak mengikuti

pertandingan ditingkat kecamatan, kabupaten, yaitu cabang olahraga sepak bola.

dimana prestasi yang telah dicapai adalah sebagai berikut:

1. Juara 4 turnamen KATANTA CUP Tiga Lingga tahun 2012

2. Juara I turnamen RANTE BESI Gunung sitember 2013

3. Finalis turnamen DAN DIM CUP Dairi 2013

(15)

Selain dari prestasi yang telah dicapai kegiatan ekstrakurikuler yang

dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tiga lingga. Para peserta yang ingin ikut dalam

kegiatan tersebut harus mengikuti tes yang telah disediakan pihak pelatih maupun

guru ekstrakurikuler tersebut, dimana rangkai tes yang di uji antara lain kebugaran

jasmani siswa yang mendaftar. Menurut pengamatan awal di lapangan serta

pernyataan dari pelatih ekstrakurikuler sepak bola SMA Negeri 1 Tiga lingga

bahwa kebugaran jasmani para peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Tiga Lingga

memiliki kondisi kebugaran jasmani yang sedang, dengan 1 siswa kategori baik,

10 siswa kategori sedang, dan 14 siswa kategori kurang, dengan demikian dapat

disimpulkan tingkat kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Tiga

Lingga rata-rata kategori sedang. Latihan- latihan yang dilakukan di

ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Tiga Lingga dalam mencapai hasil tersebut adalah

dengan dilakukannya latihan yang meliputi : (1) Push up (2) berlari mengitari

lapangan sepak bola (3) melakukan Dril kecil dan besar (4) sit up (5) back up (6)

teknik bermain sepak bola, dengan frekwensi latihan yang di tambah beban nya

setiap berlangsungnya ekstrakurikuler tersebut di sekolah. Pengamatan yang

dilakuan peneliti melalui melihat langsung kegiatan yang dilakukan pada

ekstrakurikuler tersebut.

Ekstrakurikuler olahraga cukup menguras tenaga karena memerlukan

aktivitas fisik dan dilaksanakan setelah mengikuti proses belajar sampai siang.

Oleh karena itu penting bagi siswa mempunyai kebugaran tubuh yang bagus,

terutama kebugaran jasmani. Penyelenggaraan ektrakurikuler ini dapat

(16)

yang terencana, tersedia kesempatan bagi siswa semua untuk berlatih dan

mengembangkan bakat serta meningkatkan kebugaran jasmaninya.

Siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola adalah siswa yang

memiliki dasar keterampilan olahraga tersebut. Dalam permainan sepak bola

membutuhkan kekuatan tangan dan kaki sehingga dibutuhkan kebugaran jasmani

yang bagus. Dengan kebugaran jasmani yang baik siswa diharapkan dapat

melakukan aktivitas fisik di dalam maupun luar sekolah dengan baik. Program

latihan yang diberikan pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola, yaitu meliputi

latihan teknik dan juga latihan fisik, yang dilaksanakan baik dalam bentuk

permainan taktis maupun bermain sesungguhnya. Oleh karena kenyataan yang ada

maka peneliti ingin mengadakan penelitian untuk mengetahui “Profil kebugaran

jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola SMA negeri 1 Tiga

Lingga tahun 2014”.

B. Identifikasi masalah

Berdasarkan latar belakang masalah maka dapat di identifikasikan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) bagaimana profil

kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola SMA negeri

1 Tiga Lingga; (2) latihan-latihan seperti apa saja yang yang harus diterapkan

pelatih kepada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola SMA negeri 1

Tiga Lingga; (3) Apa saja faktor yang mempengaruhi kebugaran siswa yang

(17)

faktor lingkungan mempengaruhi kebugaran siswa yang mengikuti ekstrakurikuler

sepak bola SMA negeri 1 Tiga Lingga.

C. Pembatasan masalah

Begitu luasnya permasalahan yang dapat diidentifikasi, maka perlu diberi

batasan. Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada “Profil kebugaran jasmani

siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola SMA negeri 1 Tiga Lingga

tahun 2014”.

D. Rumusan masalah

Dari ruang lingkup masalah di atas, maka yang menjadi fokus masalah

dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Profil kebugaran jasmani siswa yang

mengikuti ekstrakurikuler sepak bola SMA negeri 1 Tiga Lingga”.

E. Tujuan penelitian

Adapun tujuan penelitian adalah untuk menemukan penjelasan dari

permasalahan yang dikemukakan diatas yaitu: untuk mengetahui informasi profil

kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola SMA negeri

1 Tiga Lingga 2014.

(18)

F. Manfaat penelitian

Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah :

1. Memberi informasi mengenai Kondisi Kebugaran Siswa Yang Mengikuti

Ekstrakurikuler Sepak Bola SMA Negeri 1 Tiga Lingga 2014, serta

memnberi informasi tentang latihan- latihan yang dapat meningkatkan

kebugaran jasmani.

2. Sebagai bahan masukan bagi para pelatih khususnya pelatih

Ekstrakurikuler Sepak Bola SMA Negeri 1 Tiga Lingga dan agar

menambah khasanah dalam hal mendapat kan bibit atlet di bidang sepak

bola.

3. Menjadi refrensi bagi mahasiswa IKOR yang meneliti tentang kebugaran

(19)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Data hasil tes dan pengukuran serta pembahasan hasil tes penelitian dari

data kebugaran jasmani yang di tes pada siswa SMA Negeri 1 Tiga Lingga

Tahun 2014 dapat disimpulkan sebagai berikut: “ Profil Kebugaran Jasmani

Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SMA Negeri 1 Tiga Lingga Tahun 2014

berada pada kategori “SEDANG” dengan nilai rata-rata 14.28. Dengan rincian

kebugaran jasmani mereka : tidak ada kategori “Baik Sekali”, tidak ada

kategori “Baik”, 18 siswa kategori “Sedang”, 7 siswa kategori” Kurang” dan

tidak ada kategori “Kurang Sekali”. Adapun rincian dari data tersebut adalah

sebagai berikut:

1. Tes Lari 60 meter diperoleh hasil dalam kategori “ Sedang “ dengan

skor rata-rata 8.41 detik dan nilai yang diperoleh 3.44.

2. Tes Gantung angkat tubuh (60 detik ) diperoleh hasil dalam kategori

“ Kurang” dengan skor rata-rata 8.56 angkat gantung tubuh dan nilai

yang diperoleh 2.52.

3. Tes baring duduk (60 detik) diperoleh hasil dalam kategori “ Baik”

dengan skor rata-rata 36.72 baring duduk dan nilai yang diperoleh

4.28.

4. Tes loncat tegak diperoleh hasil dalam kategori” Kurang” dengan skor

(20)

5. Tes lari jauh 1200 meter diperoleh hasil dalam kategori “ Kurang

Sekali “ dengan skor rata-rata 6.20 menit dan nilai yang diperoleh

1.64.

B. SARAN

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan , maka diajukan saran-saran

sebagai berikut:

1. Untuk mendapatkan kebugaran jasmani ke tingkat yang lebih baik,

maka guru bidang studi memberi latihan-latihan yang dapat

meningkatkan kebugaran jasmani sesuai dengan yang telah di bahasan

pada bab II yang meliputi latihan koordinasi gerak, latihan kekuatan,

latihan kelenturan, latihan reaksi, latihan kelincahan,serta latihan daya

ledak.

2. Diharapkan agar guru lebih mengoptimalkan proses pembelajaran yang

mengarah pada pendidikan jasmani, dan diharapkan kepada siswa yang

terdapat pada kategori kurang dapat meluangkan waktu untuk berlatih

dengan sungguh-sungguh agar dapat meningkatkan kebugaran sebagai

penunjang prestasi serta mampu menjadi bibit atlet yang dapat

mengharumkan nama sekolah ditingkat nasional dan internasional

dalam bidang olahraga sepak bola.

3. Semoga dapat dijadikan bahan rujukan bagi peneliti yang lain dengan

dan permasalahan yang hampir sama agar dapat menghasilkan peneliti

(21)

DAFTAR PUSTAKA

Akhmad, imran, 2013. Dasar-Dasar Melatih Fisik Olahragawan. Medan: Unimed Press.

Arikunto, suharsimi, 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Cipta, Andi, Nugraha (2012). Mahir Sepak Bola. Bandung: Nuansa Cendika.

Fatmah, dan yati ruhayati (2011). Gizi Kebugaran dan Olahraga. Bandung: Lubuk Agung.

Hafid, B, Tarmudi dan Ritahudin, Ahmad (2011). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta: Pusat Perbukuan Kementrian Nasional.

Harsono (1988). Coaching dan Aspek-Aspek Psikologi Dalam Coaching. Jakarta: Akademis Pesindo.

Hidayat,Yusuf., Shindu,Chindar,Bumi,dan Rizal,Alamsyah (2010) Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta: Pusat Perbukuan Kementerian Nasional.

Kemdiknas (2010). Tes Kebugaran Jasmani Indonesia 16-19 Tahun. Jakarta: Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani.

Sharkey, J, Brian (2013). Kebugaran dan Kesehatan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sudjana (2002). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito

Suparno, dan Suwandi (2012). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta: Bumi Aksara.

Wismanadi,Himawan (2013) Tingkat Kebugaran Jasmani Anggota Badan SAR Nasional Surabaya.Jurnal kesehatan olahraga.(online),Vol 1 Nomer 3.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui apakah kadar parasetamol dalam sediaan sirup memenuhi persyaratan kadar yang sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.  Rizky

Gambar 1.1 Penilaian Reputasi perusahaan Sebagai GCG 6 Gambar 1.2 Citra PT.ASKES (persero) berdasarkan survey

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peranan sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku dalam intensi pembelian Samsung smart

 Membuat tanggapan tertulis tentang keunikan gagasan, corak ragam hias, bahan dasar dan teknik karya seni Tekstil nusantara.. Tes

ada 3% peserta askes yang memiliki anggapan bahwa citra dari perusahaan ini. masih dikatakan sangat

Pengumpulan data dilakukan melalui skala model likert, yang meliputi skala sikap terhadap Samsung smart TV, norma subjektif terhadap Samsung smart TV, persepsi

Distribusi : Thailand, Kalimantan, Jawa, Malaysia, Sumatera dan Sulawesi Habitat: Epifit, pada pohon Catanopsis accuminatisima , daerah tropis dan subtropis