• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Numerik : Integrasi Turunan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Metode Numerik : Integrasi Turunan"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

Elsen Ronando, S.Si.,M.Si.,M.Sc.

Teknik Informatika Fakultas Teknik

Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

(2)

1 Konsep Dasar Integrasi & Turunan

Contoh Sederhana

2 Metode Penyelesaian Integrasi & Turunan Numerik

Metode Penyelesaian Integrasi Numerik

Metode Pias

Metode Newton-Cotes Metode Kuadratur Gauss

Metode Penyelesaian Turunan Numerik

Turunan dengan Deret Taylor Turunan dengan Polinom Interpolasi

3 Aturan UAS

4 Catatan

(3)

Integrasi Numerik integral tertentu (ada batasnya).

Turunan Numerik nilai hampiran.

Permasalahan Integral & Turunan sulitnya penyelesaian secara

(4)

Integrasi Numerik integral tertentu (ada batasnya).

Turunan Numerik nilai hampiran.

Permasalahan Integral & Turunan sulitnya penyelesaian secara

analitik pada kasus yang lebih rumit.

Pendekatan numerik digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini

(5)

Contoh Kasus Integral & Turunan

1 R2

0

2+ cos (1+x3/2

)

1+0.5sinx exp

0.5xdx

2 f(x) =

p

cos (2x2) +x tan (3x)

sin (x) + expx

(6)

Contoh Kasus Integral & Turunan

1 R2

0

2+ cos (1+x3/2

)

1+0.5sinx exp

0.5xdx

2 f(x) =

p

cos (2x2) +x tan (3x)

sin (x) + expx

−2x/cos (x)

Apakah Saudara bersedia untuk menghitung hasil dari integral dan turunan fungsi contoh diatas ?

(7)

Integrasi Numerik Integral Tertentu

Bentuk Umum Integral Tertentu

Z b

a

f(x)d(x) =F(x)

b

a

=F(b)F(a)

(8)

Metode Pias segmen/strip

1 Kaidah Segiempat (rectangle rule)

Bentuk Umum :

Z b

a

f(x)d(x) = h

2(f0+ 2

n−1

X

i=1

fi +fn), dimanah = b−a n

Gambar Plot Kaidah Segiempat

(9)

Metode Pias (Lanjutan)

2 Kaidah Trapesium (trapezodial rule)

Bentuk Umum :

Z b

a

f(x)d(x) = h

2(f0+ 2

n−1

X

i=1

fi +fn), dimanah = b−a n

(10)

Metode Pias (Lanjutan)

3 Kaidah Titik Tengah (midpoint rule)

Bentuk Umum :

Z b

a

f(x)d(x) =h n−1

X

i=0

fi+1/2, dimanah= b−a n

Gambar Plot Kaidah Titik Tengah

(11)

Metode Pias (Lanjutan)

Contoh soal : Hitung Integral R1

0 2x3dx dengan kaidah trapesium dimanah= 0.1.

Tentukan nilai galatnya (e) !

Penyelesaian :

(12)

Metode Pias (Lanjutan)

Contoh soal : Hitung Integral R1

0 2x3dx dengan kaidah trapesium dimanah= 0.1.

Tentukan nilai galatnya (e) !

Penyelesaian :

Ingat kaidah trapesium !!

Tabel :

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.7 0.8 0.9 1 0 0.002 0.016 0.054 0.128 0.25 0.432 0.686 1.024 1.458 2

Zb

(13)

Metode Newton-Cotes polinom interpolasi

1 Kaidah Trapesium (trapezodial rule)

Bentuk Umum :

Z b

2 Kaidah Simpson 1/3 (simpson’s 1/3 rule)

Bentuk Umum :

(14)

Metode Newton-Cotes (Lanjutan)

3 Kaidah Simpson 3/8 (simpson’s 3/8 rule)

Bentuk Umum :

Z b

a

f(x)d(x) = 3h

8 (f0+ 3

n−1

X

i=1 i6=3,6,9

fi + 2 n−3

X

i=3,6,9

fi+fn)

(15)

Metode Newton-Cotes (Lanjutan)

3 Kaidah Simpson 3/8 (simpson’s 3/8 rule)

Bentuk Umum :

Z b

Selesaikan soal berikut : Hitung Integral R1

0 2x3dx dengan kaidah simpson dimanah= 0.1.

Tentukan nilai galatnya (e) !

Penyelesaian :

(16)

Metode Kuadratur Gauss tanpa analisa titik diskrit

Bentuk umum :

I =

(17)

Metode Kuadratur Gauss (Lanjutan)

1 Kaidah Gaus-Legendre 2-Titik

Bentuk Umum :

Z 1

−1

f(x)d(x)f(1/3) +f(1/3)

2 Kaidah Gaus-Legendre 3-Titik

Bentuk Umum :

(18)

Metode Kuadratur Gauss (Lanjutan)

Contoh Soal : Hitung integral dariR2

1(x2+ 1)dx menggunakan kaidah

Gaus-Legendre 2-Titik beserta nilai galatnya!

(19)

Metode Kuadratur Gauss (Lanjutan)

Contoh Soal : Hitung integral dariR2

1(x2+ 1)dx menggunakan kaidah

Gaus-Legendre 2-Titik beserta nilai galatnya! Penyelesaian :

x = (1 + 2) + (2−1)t

2 = 1.5 + 0.5t

dx = 2−1

2 dt = 0.5t

Sehingga,

Z 2

1

(x2+ 1)dx = 0.5

Z 1

−1

[(1.5 + 0.5t)2+ 1]dt

(20)

Bentuk Umum & Pendekatan Turunan Numerik

f′(x) = lim h→0

f(x+h)f(x)

h (Ingat Kalkulus !!)

Ada tiga pendekatan secara umum :

Hampiran selisih-maju

(21)

Turunan dengan Deret Taylor

Bentuk umum :

(22)

Turunan dengan Deret Taylor (Lanjutan)

Contoh soal :

Hitung nilai hampiran dari f′(1.7) menggunakan selisih-pusat berdasarkan

tabel berikut :

x 1.3 1.5 1.7 1.9 2.1 2.3 2.5

f(x) 0.002 0.016 0.054 0.128 0.25 0.432 0.686

(23)

Turunan dengan Deret Taylor (Lanjutan)

Contoh soal :

Hitung nilai hampiran dari f′(1.7) menggunakan selisih-pusat berdasarkan

tabel berikut :

x 1.3 1.5 1.7 1.9 2.1 2.3 2.5

f(x) 0.002 0.016 0.054 0.128 0.25 0.432 0.686

(24)

Turunan dengan Polinom Interpolasi

Bentuk umum : Newton-Gregory

f(x)≈pn(x) =f0+

(25)

Turunan dengan Polinom Interpolasi (Lanjutan)

Hampiran selisih-mundur Newton-Gregory Maju

Untuk titikx0 danx

−1

f′(x0) = 1/h(f0) = f0−f−1

h

Hampiran selisih-pusat

Untuk titikx0,x1, danx2

f′(x0) = 1/h(f

0+ (s−1/2)△2f0) =

f2f0

2h

Untuk titikx

−1,x0, danx1

f′(x0) = f1−f−1

(26)

Jadwal UAS hari Rabu, 15 Juni 2016 (waktu 75 menit 5 soal).

Kelas T dimulai pukul 18.00−19.15 (tidak ada waktu tambahan bagi

yang terlambat).

Kelas U dimulai pukul 19.30−20.45 (tidak ada waktu tambahan bagi

yang terlambat).

Ujian bersifat terbuka dan hanya diperbolehkan membawa alat tulis,

catatan, printout slide presentasi (bukan HP dan laptop).

Hanya diperbolehkan menggunakan kalkulator manual (bukan hp dan

laptop).

Diharapkan mahasiswa datang ±15 menit sebelum UAS dimulai.

Dilarang mencotek antar teman, bila ketahuan langsung tidak diperbolehkan mengikuti UAS dan masuk berita acara.

(27)

Presentasi dapat didownload pada link berikut :

https://sites.google.com/site/elsenronandosite/files Klik .

Apabila ada pertanyaan mengenai metode numerik dapat kirim email

(28)

Gambar

Gambar Plot Integral Tertentu
Gambar Plot Kaidah Segiempat
Gambar Plot Kaidah Trapesium
Gambar Plot Kaidah Titik Tengah
+4

Referensi

Dokumen terkait

Model matematika yang rumit ini adakalanya tidak dapat diselesaikan dengan metode analitik yang sudah umum untuk mendapatkan.. solusi sejatinya ( exact

Pada kasus ini simu- lasi numerik akan dibandingkan dengan hasil simulasi numerik menggunakan metode volume hingga dengan pendekatan Weighted Average Flux (WAF) yang

1) Metode numerik merupakan alat untuk memecahkan masalah matematika yang sangat handal. Banyak permasalahan teknik yang mustahil dapat diselesaikan secara

Pada kasus ini simu- lasi numerik akan dibandingkan dengan hasil simulasi numerik menggunakan metode volume hingga dengan pendekatan Weighted Average Flux (WAF) yang

Pada kasus ini simu- lasi numerik akan dibandingkan dengan hasil simulasi numerik menggunakan metode volume hingga dengan pendekatan Weighted Average Flux (WAF) yang

Metode Numerik Roosenberg merupakan salah satu metode numerik yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah optimisasi, yakni menentukan nilai X = {x1, x2 } ∈ R 2 yang

Metode Numerik Arah Konjugasi Merupakan salah satu metode numerik yang digunakan untuk menyelesaikan masalah optimisasi. Dan langkah-langkah da- lam menyelesaikan masalah

Metode Numerik adalah metode hampiran yang digunakan dalam menghitung suatu permasalahan dibidang Sains dan Rekayasa.Dan Metode Numerik juga dipakai dalam IT