• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kasus hipertensi.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kasus hipertensi.docx"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Nama

Nama : : Nur Nur Indah Indah KartikasariKartikasari NIM

NIM : : 2203011013022030110130089089 Kasus hipertensi

Kasus hipertensi

Tn. M, usia 48 tahun seorang pegawai negeri golongan I dan seorang supir ojek pada sore Tn. M, usia 48 tahun seorang pegawai negeri golongan I dan seorang supir ojek pada sore sampai malam hari. Tinggal bersama seorang istri dengan dua orang anak. Datang ke dokter sampai malam hari. Tinggal bersama seorang istri dengan dua orang anak. Datang ke dokter dengan keluhan sulit tidur, sering sakit kepala, penglihatan terganggu, dan nafas pendek. Tn. dengan keluhan sulit tidur, sering sakit kepala, penglihatan terganggu, dan nafas pendek. Tn. M didiagnosa hipertensi dengan pengukuran tekanan darah 3 kali sebagai berikut : 150/95 M didiagnosa hipertensi dengan pengukuran tekanan darah 3 kali sebagai berikut : 150/95 mmHg, 152/96 mmHg, dan 155/95 mmHg. Kedua orang tua Tn. M masih ada dan tidak  mmHg, 152/96 mmHg, dan 155/95 mmHg. Kedua orang tua Tn. M masih ada dan tidak  menderita hipertensi atau penyakit jantung.

menderita hipertensi atau penyakit jantung.

Tn. M mempunyai kebiasaan merokok dan menghabiskan 2 sampai 3 bungkus rokok per hari Tn. M mempunyai kebiasaan merokok dan menghabiskan 2 sampai 3 bungkus rokok per hari , sangat menyukai makanan gorengan , bersantan, dan pedas walau berasal dari daerah sunda. , sangat menyukai makanan gorengan , bersantan, dan pedas walau berasal dari daerah sunda. Sering mengkonsumsi mie instan, 2

Sering mengkonsumsi mie instan, 2 –  – 3 bungkus seminggu. Namun istri Tn. M mengatakan3 bungkus seminggu. Namun istri Tn. M mengatakan suaminya tidak pernah mengeluh masakan apa saja.

suaminya tidak pernah mengeluh masakan apa saja.

Tn. M selalu minum kopi kental pada pagi sebelum berangkat bekerja, sebelum berangkat Tn. M selalu minum kopi kental pada pagi sebelum berangkat bekerja, sebelum berangkat mengojek dan malam hari setelah pulang bekerja. Karena kesibukan, Tn. M selalu merasa mengojek dan malam hari setelah pulang bekerja. Karena kesibukan, Tn. M selalu merasa capai setelah tiba di rumah sehingga tidak pernah berolahraga. Untuk menjaga kebugarannya capai setelah tiba di rumah sehingga tidak pernah berolahraga. Untuk menjaga kebugarannya Tn. M

Tn. M sering mengkonsumsi minuman kesehatan yang mengandung kafein.sering mengkonsumsi minuman kesehatan yang mengandung kafein.

Sehubungan dengan hipertensinya, dokter merujuk Tn. M ke Ahli Gizi untuk mendapatkan Sehubungan dengan hipertensinya, dokter merujuk Tn. M ke Ahli Gizi untuk mendapatkan bantuan diet. Berat badan Tn. M saat ini 85 kg dengan tinggi badan 165 cm, dengan lingkar bantuan diet. Berat badan Tn. M saat ini 85 kg dengan tinggi badan 165 cm, dengan lingkar pinggang 102 cm.

pinggang 102 cm.

Penghitungan

Penghitungan IMT dan IMT dan BB ideaBB ideall   IMT IMT = = BB/TBBB/TB22 = 85/(1.65) = 85/(1.65)22= 31.2 kg/m= 31.2 kg/m22   BB BB ideal ideal = = (TB(TB –  – 100) - (10%(TB -100))100) - (10%(TB -100)) = (165 = (165 –  – 100) - (10%(65))100) - (10%(65)) = 65 = 65 –  – 6.5 = 58.5 kg6.5 = 58.5 kg Penghitungan kebutuhan energi

Penghitungan kebutuhan energi BMR BMR = = (9.99xBB) (9.99xBB) + + (6.25xTB)(6.25xTB) –  – (4.92xU) + 5(4.92xU) + 5 = (9.99x85) + (6.25x165) = (9.99x85) + (6.25x165) –  – (4.92x48) + 5(4.92x48) + 5 = 849.15 + 1031.25 = 849.15 + 1031.25 –  – 236.16 + 5236.16 + 5 = 1649.24 kkal = 1649.24 kkal

(2)

Kebutuhan Energi = 1649.24 x 1.76 (aktivitas sedang) = 2902.66 ≈ 2900 kkal

Untuk penurunan BB = 2900 – 500 = 2400 kkal Penghitungan kebutuhan zat gizi makro

 Karbohidrat (60%) = 60/100 x 2400 = 1440 kkal / 4 = 360 gram  Lemak (20%) = 20/100 x 2400 = 480 kkal / 9 = 53.3 gram  Protein (20%) = 20/100 x 2400 = 480 kkal / 4 = 120 gram  Assessment

Food/nutrition related history

KODE KODE DATA INTERPRETASI

FH – 1.2.1.1 FH – 1.4.3.1

Minum kopi kental 3x/hr , minum minuman kesehatan mengandung kafein

Tinggi asupan kafein

FH – 1.2.2.2 FH – 1.2.2.3 FH – 4.2.12

Sangat menyukai makanan gorengan, bersantan, pedas & mengkonsumsi mie instan 2-3 bungkus seminggu

Tinggi lemak ,natrium, dan energi

FH – 4.2.11 Minum minuman kesehatan untuk menjaga kebugaran

Pengetahuan kurang FH – 7.3.1 Tidak pernah berolah raga Aktivitas fisik kurang

Anthropometric Measurements

KODE DATA INTERPRETASI

AD – 1.1.1 Tinggi badan = 165 cm AD – 1.1.2 Berat badan = 85 kg

AD – 1.1.5 IMT = 31.2 Obesitas

AD – 1.1.7 Lingkar pinggang = 102 cm

Nutrition-focused physical-finding

KODE DATA INTERPRETASI

PD – 1.1.3 Nafas pendek, hipertensi PD – 1.1.6 Sering sakit kepala,

penglihatan terganggu, nafas pendek, sulit tidur

(3)

PD – 1.1.9 Tekanan darah, 3 kali pengukuran : 1. 150/95 mmHg 2. 152/96 mmHg 3. 155/95 mmHg Hipertensi Client history

KODE DATA INTERPRETASI

CH – 1.1.1 Umur 48 tahun

CH – 1.1.2 Jenis kelamin laki - laki CH – 1.1.7 Suami dari seorang istri dan

ayah dari dua orang anak 

Kepala keluarga CH – 1.1.8 Merokok 2 – 3 bungkus per

hari

Memperparah resiko

hipertensi dan aterosklerosis CH – 3.1.6 Bekerja sebagai pegawai

negeri golongan I dan supir ojek pada sore sampai malam hari

 P.E.S

Obesitas berkaitan dengan pemilihan makan yang salah dan aktivitas fisik kurang yang ditandai dengan sering mengkonsumsi makanan gorengan, bersantan, pedas, mie instan 2-3 bungkus seminggu, tidak pernah berolah raga, dan IMT sebesar 31.2 kg/m2.

 Intervensi  Tujuan

1. Menurunkan berat badan pasien hingga mencapai target BB ideal dengan memberikan asupan sesuai kebutuhan.

2. Mengubah kebiasaan makan pasien dan memotivasi pasien untuk berolah raga. 3. Menurunkan tekanan darah pasien.

 Preskripsi diet

1. Kebutuhan energi = 2900 kkal

Energi koreksi BB = 2900 – 500 = 2400 kkal 2. Karbohidrat = 360 gram

3. Lemak = 53.3 gram 4. Protein = 120 gram

(4)

5. Distribusi makanan :

a. makan pagi 20% dari total energi b. makan siang 30% dari total energi c. makan malam 20% dari total energi

d. dua kali selingan @ 15% dari total energi 6. Memperbanyak asupan serat

7. Mengurangi konsumsi makanan gorengan, bersantan, pedas, dan mie instan 8. Mengurangi asupan kafein

 Implementasi

1. Frekuensi makan : 3 kali makanan utama dan 2 kali selingan 2. Rute pemberian makanan lewat oral

3. Bentuk dan konsistensi makanan padat 4. Daftar penukar

Jenis Penukar Energi KH Lemak Protein

KH 7 1225 280 - 28 Hewani 5 300 - 16 35 Nabati 6 450 42 18 42 Sayur B 3 75 15 - 3 Gula ½ 25 6 - -Buah 3 150 12 - -Susu 1 125 10 6 7 Minyak 3 150 - 15

-Total energi = 2500 kkal Total KH = 365 gram Total lemak = 55 gram Total protein = 115 gram

Contoh menu 2400 kkal

Waktu Makanan Bahan makanan Penukar Energi KH L P

Pagi Nasi putih Nasi putih 2 (1 ½ gls) 350 80 - 8

Ca sayuran +bakso + tahu Kacang panjang + brokoli + wortel Bakso Tahu 1 (1 gls) 1 (10bj sdg) 1 (1 bj bsr) 25 75 75 5 -7 -5 3 1 7 5

(5)

Waktu Makanan Bahan makanan Penukar Energi KH L P

Pepes mujair

Ikan mujair 1 (1/3 ekor

kcl) 50 - 2 7 Tempe bacem Tempe 1 (2 ptg sdg) 75 7 3 5 minyak 1 (1 sdt) 50 - 5 -Anggur Anggur 1 (20 bh sdg) 50 12 -

-Selingan Roti keju Roti tawar 1 (3 iris) 175 40 - 4

keju 1 (1 ptg kcl) 125 10 6 7

Siang Nasi putih Nasi putih 2 (1 ½ gls) 350 80 - 8

Garang asem

Ayam tanpa kulit 1 (1 ptg sdg) 50 - 2 7 Tumis kangkung + tempe Kangkung Tempe 1 (1 gls) 2 (2 ptg sdg) 25 150 5 14 -6 1 10 minyak 1 (1 sdt) 50 - 5

-Jus jeruk jeruk 1 (2 bh sdg) 50 12 -

-Selingan Setup pisang

Pisang raja sereh Gula pasir 1 (2 bh kcl) ½ (1 sdt) 50 25 12 6

-Malam Nasi putih Nasi putih 2 (1 ½ gls) 350 80 - 8

Sayur sop Kol + seledri +

kembang kol + kacang kapri 1 (1 gls) 25 5 - 1 Semur telur + tempe Telur Tempe 1 (1 btr) 1 (2 ptg sdg) 75 75 -7 5 3 7 5

Pepes tahu tahu 1 (1 bj bsr) 75 7 3 5

minyak 1 (1 sdt) 50 - 5

-Total 2500 365 55 115

 Rencana edukasi dan konseling

 Memberikan edukasi kepada pasien agar pasien dapat menambah pengetahuannya

terkait gizi

 Memberikan konseling agar pasien dapat mengubah kebiasaan makan pasien menjadi

lebih baik dan agar pasien termotivasi untuk melakukan olah raga  Monitoring dan Evaluasi

 Asupan (setiap hari)

 Berat badan (setiap minggu)  Tekanan darah (setiap hari)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan (1) Menganalisis proses pengambilan keputusan konsumen dalam mengkonsumsi mie instan merek Indomie, (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi

• Pengaruh Mengkonsumsi Udang Bersamaan dengan Makanan atau Minuman yang Mengandung Vitamin C • Pengaruh Sayuran segar Di rendam Dengan Boraks Terhadap Kesehatan.. • Pengaruh makan

Penelitian ini bertujuan (1) Menganalisis proses pengambilan keputusan konsumen dalam mengkonsumsi mie instan merek Indomie, (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi

Obesitas dapat dicegah dengan cara sering melakukan aktifitas fisik dengan berolahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan yang rendah lemak dan sehat, menjaga

Hasil penelitian ini menjukkan bahwa sebelum dilakukan konseling perilaku pemilihan makan pada remaja kurang tepat, dimana banyak sekalai subjek yang menyukai makanan

mengkonsumsi jajanan tidak sehat ditandai dengan pasien yang tidak suka mengkonsumsi sayuran sehingga menyebabkan konstipasi NB 1.1 Kurang pengetahuan terkait makanan dan zat

6.. terutama setelah makan makanan pedas. Setelah sariawan membesar, pasien mengeluhkan adanya rasa sakit dan bengkak pada daerah tersebut. Pasien

Pada waktu dirumah pola makan klien tidak teratur dan kadang klien masih makan makanan yang dilarang seperti pedas dan asam. Klien sebelumnya lebih suka minum