• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN PEMERAHAN DENGAN PRODUKSI SUSU SAPI PERAH DI PETERNAKAN SAPI PERAH RAKYAT RAHMAWATI JAYA PENGADEGAN JAKARTA SELATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN PEMERAHAN DENGAN PRODUKSI SUSU SAPI PERAH DI PETERNAKAN SAPI PERAH RAKYAT RAHMAWATI JAYA PENGADEGAN JAKARTA SELATAN"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Produksi Susu Berbagai Bangsa Sapi
Tabel 2. Kandungan BK, PK, dan TDN dalam Pakan
Tabel 3. Populasi Sapi di Peternakan Rahmawati Jaya
Tabel 4. Kandungan Nutrien dalam Pakan yang diberikan Pagi Hari Jenis Pakan Pemberian (Kg) Komposisi (Kg)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kurva produksi susu pagi, siang, dan malam periode laktasi I, serta mencari nilai korelasi produksi susu

Apabila selang antara pemerahan tidak sama, maka produksi susu akan lebih banyak pada selang yang lebih lama, dan kandungan lemak akan lebih tinggi dari hasil pemerahan

Hasil yang didapat dari uji TPC menunjukkan bahwa jumlah bakteri dalam susu di tingkat peternak KTT.. Jumlah bakteri tersebut berada dibawah nilai maksimum cemaran

Produksi susu total diperoleh dengan menjumlahkan produksi susu pagi dan sore selama satu masa laktasi (kg). Data produksi susu distandarisasi ke lama laktasi 305 hari dan dihitung

Hasil yang didapat dari uji TPC menunjukkan bahwa jumlah bakteri dalam susu di tingkat peternak KTT.. Jumlah bakteri tersebut berada dibawah nilai maksimum cemaran

Melalui peningkatan efisiensi usaha peternakan maka diharapkan akan dapat terwujud peningkatan produksi susu nasional dan menurunnya ketergantungan terhadap susu impor. Selain

Pemerahan susu sapi dilakukan pagi jam lima sampai jam enam dan sore jam tiga sampai jam empat (Latifa, 2015). Saat ini cara pemerahan susu sapi secara tradisional sudah

Hasil pada penelitian ini tidak sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa sanitasi peralatan pemerahan susu mempengaruhi Total plate count susu sapi di peternakan