B A L A I R I S E T P E M U L I H A N S U M B E R D A Y A I K A N
LAPORAN KINERJA
T A H U N 2 0 2 1
LAPORAN KINERJA
BALAI RISET PEMULIHAN SUMBER DAYA IKAN TAHUN 2021
PUSAT RISET PERIKANAN
BADAN RISET DAN SUMBER DAYA MANUSIA KELAUTAN DAN PERIKANAN
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
2021
Tim Penyusun:
Penanggung jawab : Ir. Iswari Ratna Astuti
Ketua : Nanang Widarmanto, S.Pi
Sekretaris : Dwi Cahya Kusuma, S.Si
Anggota : Hendra Saefulloh, S.Sos
Kontributor : Sub Koordinator Tata Usaha Sub Koordinator Tata Operasional Sub Koordinator Pelayanan Teknis Sub Koordinator Kelompok Penelitian
Seksi Tata Operasional
Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan
Alamat:
Jl. Cilalawi No.1 Jatiluhur, Purwakarta Jawa Barat, Indonesia
Telp/Fax. +62 264 208768 e-mail : [email protected]
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga Laporan Kinerja (LKj) Triwulan IV Tahun 2021 dapat terselesaikan dengan baik. Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (BRPSDI) dalam kaitannya dengan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagai sebuah unit kerja eselon III.b di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan, pada Tahun anggaran 2021 telah menyusun Laporan Kinerja sesuai dengan yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.
Dokumen LKj berisi laporan kegiatan BRPSDI selama Tahun 2021, berikut informasi tentang pencapaian kinerja sesuai tugas dan fungsi instansi.
Selanjutnya, laporan ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertanggungjawaban secara struktural kepada instansi di atasnya, serta diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi BRPSDI.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan LKj ini masih terdapat kekurangan dan kelemahan. Harapan kami, laporan ini dapat merepresentasikan gambaran menyeluruh dari pelaksanaan semua kegiatan BRPSDI selama Tahun 2021.
..
Purwakarta, 31 Desember 2021 Kepala Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan
Ir. Iswari Ratna Astuti
NIP. 19691124 199503 2 001
RINGKASAN EKSEKUTIF
Laporan Kinerja (LKj) BRPSDI Jatiluhur Tahun 2021 merupakan capaian atas kinerja selama Tahun 2021. Penilaian tingkat keberhasilan pencapaian sasaran kinerja BRPSDI Jatiluhur Tahun 2021 dilakukan dengan pengukuran Balance Score Card (BSC) dengan sasaran dan indikator kinerja yang ditargetkan pada kegiatan BRPSDI Jatiluhur Tahun 2021.
BRPSDI Jatiluhur di awal Tahun 2021 telah menetapkan dokumen Penetapan Kinerja BRPSDI Jatiluhur Tahun 2021, yang terdiri dari 4 Sasaran Kegiatan dan 12 Indikator Kinerja Utama (IKU). Dari 12 IKU tersebut, dua diantaranya merupakan IKU Baru, yakni IKU Nilai Rekonsiliasi Kinerja Satker dan Presentase Layanan Dukungan Manajemen Internal Satker. Laporan ini menggambarkan capaian kinerja BRPSDI Jatiluhur selama Tahun 2021.
Pengukuran capaian kinerja BRPSDI Jatiluhur Tahun 2021 dilakukan dengan cara membandingkan antara target (rencana) dan realisasi Indikator Kinerja Utama (Key Perfomance Indicator, disingkat KPI) pada masingmasing perspektif.
Pencatatan dan pengukuran kinerja dilakukan dengan bantuan perangkat lunak berbasis balanced scorecard (BSC) dari Kementerian Kelautan Perikanan, yaitu melalui laman http://kinerjaku.kkp.go.id. Dari hasil pengukuran kinerja tersebut diperoleh data capaian kinerja BRPSDI Jatiluhur Tahun 2021 sebesar 101,65%, yang berasal dari capaian kinerja masing-masing perspektif. Seluruh IKU yang disepakati dalam dokumen Perjanjian Kinerja telah berhasil dicapai oleh BRPSDI.
KATA PENGANTAR ... i
RINGKASAN EKSEKUTIF ... ii
DAFTAR ISI... iii
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Tujuan ... 1
1.3 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi ... 2
1.4 Keragaan Sumber Daya Manusia ... 5
1.5 Sistematika LKj ... 7
BAB I. PERENCANAAN KINERJA... 9
2.1 Rencana Strategis ... 9
2.1.1 Visi ... 10
2.1.2 Misi... 11
2.1.3 Tujuan ... 11
2.1.4 Sasaran Strategis ... 12
2.1.5 Potensi dan Permasalahan... 17
2.1.5.1 Potensi ... 17
2.1.5.2 Permasalahan... 19
2.2 Rencana Kinerja Tahaunan ... 20
2.3 Perjanjian Kinerja BRPSDI TA 2021 ... 21
2.4 Pengukuran Kinerja ... 23
BAB I. AKUNTABILITAS KINERJA... 25
3.1 Prestasi Kinerja Organisasi BRPSDI Tahun 2021... 25
3.2 Evaluasi dan Analisis Kinerja ... 27
3.2.1 Internal Process PerspectIe ... 27
3.2.2 Learn and Growth PerspectIe ... 38
3.3 Akuntabilitas Keuangan ... 57
3.4 Efisiensi Sumber Daya... 62
BAB I. PENUTUP ... 66
4.1 Kesimpulan ... 66
4.2 Permasalahan, Rekomendasi dan Tindak Lanjut... 67
4.3 Saran... 68 LAMPIRAN
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (BRPSDI) merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan Eselon III.b di bidang riset pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada kepala badan yang menangani riset kelautan dan perikanan serta pengembangan sumber daya manusia kelautan dan perikanan. Dalam pelaksanaan tugasnya, BRPSDI berada dalam koordinasi dan supervisi dari Pusat Riset Perikanan (PUSRISKAN). Pusat Riset Perikanan merupakan salah satu unit organisasi eselon III di bawah Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis, rencana, program, pelaksanaan, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan. BRPSDI dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.80/MEN/2020 perubahan atas PER.17/MEN/2017 namun tetap dengan tugas dan fungsi yang sama, yakni melaksanakan riset pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut.
Laporan Kinerja BRPSDI Tahun 2021 dimaksudkan sebagai perwujudan kewajiban instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan maupun kegagalan dalam pencapaian kinerjanya sesuai dengan dokumen Perjanjian Kinerja (TAPJA) Tahun 2021. Penyusunan Laporan Kinerja (LKj) tersebut dilakukan berdasarkan pada:
1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
2) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
3) Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
4) Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi,
5) Peraturan Menteri Negara PAN dan RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah
6) Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2020 - 2024;
7) Rencana Strategis Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Tahun 2021 - 2024;
8) Rencana Strategis BRPSDI Tahun 2021 – 2024, dan 9) Perjanjian Kinerja BRPSDI Tahun 2021.
Peraturan tersebut mewajibkan setiap instansi pemerintah untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan/kegagalan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumber daya dengan didasarkan pada perencanaan strategi yang ditetapkan oleh masing-masing instansi.
1.2 Tujuan
Laporan Kinerja ini bertujuan sebagai salah satu wujud akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi BRPSDI dalam rangka mewujudkan good governance, transparansi, dan akuntabilitas sekaligus sebagai alat kendali dan pemacu peningkatan kinerja unit organisasi di BRPSDI. Oleh karena itu, BRPSDI sebagai Instansi Pemerintah dan Penyelenggara Negara telah menetapkan target kinerja Tahun 2021 dilanjutkan dengan melakukan monitoring dan pengukuran kinerja yang telah dicapai, kemudin dituangkan ke dalam susunan Laporan Kinerja (LKj) selama Tahun 2021 sebagai wujud akuntabilitas dari mandat yang diemban. LKj BRPSDI disampaikan kepada Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan melalui Kepala Pusat Riset Perikanan.
1.3 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi
BRPSDI dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.80/MEN/2020, tanggal 28 Desember 2020 yang mendapat persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
mempunyai tugas melaksanakan riset pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut.
Secara kelembagaan, berdasarkan Pasal 3 PER.80/MEN/2020 terkait tugasnya Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:
1) penyusunan, pemantauan, evaluasi rencana, program, dan anggaran, serta pelaporan dibidang riset pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut;
2) pelaksanaan riset pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut yang meliputi riset pemulihan sumber daya ikan, meliputi riset pemulihan sumber daya ikan, mencangkup restocking sumber daya ikan, dan rehabilitasi/restorasi habitat;
3) pelayanan teknis, jasa, informasi, komunikasi dan kerja sama riset;
4) pengelolaan prasarana dan sarana riset; dan 5) pelaksanaan urusan ketatausahaan.
Penyelenggaraan fungsi BRPSDI tersebut berkaitan dengan upaya pembangunan sektor perikanan dan kelautan secara berkelanjutan serta dapat memberikan peran nyata dalam menunjang pembangunan nasional perikanan di perairan umum tawar dan laut. Monitoring terhadap potensi, pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya ikan perairan tawar dan laut perlu dilakukan untuk mewujudkan penyelenggaraan pembangunan sektor perikanan dan kelautan secara berkelanjutan. Berdasarkan kegiatan monitoring tersebut akan diketahui status terkini perairan, sehingga bagi perairan yang mengalami kerusakan akibat eksploitasi sumber daya perairan yang berlebihan tanpa memperhitungkan daya dukung perairan perlu dilakukan penelitian dalam rangka pemulihan atau rehabilitasinya.
Keberadaan BRPSDI menjadi sangat strategis mengingat di Indonesia belum terdapat lembaga penelitian yang memiliki tugas pokok dan fungsi terkait dengan upaya pemulihan dan konservasi sumber daya ikan. Strategi pelaksanaan riset pemulihan sumber daya ikan dibagi menjadi empat tahapan, yaitu:
1) identifikasi, karakterisasi dan evaluasi sumber daya perikanan, 2) pemulihan sumber daya ikan,
KEPALA
BALAI RISET PEMULIHAN SUMBERDAYA IKAN
Ir. Iswari Ratna Astuti NIP. 19691124 199503 2 001
KEPALA SUBBAGIAN UMUM
Nanang Widarmanto, S.Pi, M.Pi NIP. 19800427 200502 1 001
KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL
3) monitoring dan evaluasi pemulihan sumber daya ikan, dan 4) perumusan kebijakan pemulihan sumber daya ikan.
Dukungan hasil penelitian bagi pengelolaan sumber daya ikan sangat diperlukan agar hasil yang akan dicapai dapat optimal dan berlandaskan kajian ilmiah.
Susunan organisasi dan tata kerja BRPSDI tercantum dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.80/MEN/2020, tanggal 28 Desember 2020 dipimpin oleh seorang Kepala dengan jabatan struktural eselon III.b. Susunan organisasi BRPSDI terdiri atas:
1) Subbagian Umum, yang mempunyai tugas melakukan penyusunan, pemantauan, dan evaluasi rencana, program, dan anggaran, pelaporan, urusan keuangan, hubungan masyarakat, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, persuratan, kearsipan, dokumentasi, rumah tangga, serta pengelolaan barang milik negara dan perlengkapan;
2) Kelompok Jabatan Fungsional, yang saat ini terdiri atas jabatan fungsional peneliti, teknisi litkayasa, dan pustakawan.
Gambar 1. Struktur Organisasi BRPSDI seusai dengan PER.80/MEN/2020
Tugas pembinaan kegiatan riset (perencanaan dan evaluasi) dan profesionalisme peneliti dan teknisi litkayasa dilaksanakan oleh Kepala dibantu ketua kelompok peneliti. Berdasarkan PERMENKP Nomor 20 Tahun 2020 terkait
dengan perubahan nomenklatur Balai, maka terdapat penyesuaian tugas dan fungsi kelompok peneliti yang semula tiga menjadi dua. Akan tetapi, Surat Keputusan resmi dari BRSDMKP belum dikeluarkan oleh Kepala Badan.
Pembagian dua kelompok penelitian BRPSDI saat ini masih mengacu pada Surat Keputusan Kepala Balai Nomor 5/ BRPSDI/LB.110/I/2019, adalah Kelompok Peneliti Pemulihan Sumber Daya Ikan.
1.4 Keragaan Sumber Daya Manusia
Kondisi sumber daya manusia di BRPSDI Tahun 2021 adalah pegawai BRPSDI berjumlah 56 orang terdiri dari 34 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 22 pegawai kontrak dengan rasio 60,71% dan 39,29% (Gambar 2). Jumlah SDM yang terdapat di BRPSDI masih relatif ideal dalam pelaksanaan tugas dan fungsi instansi. Kondisi sumber daya manusia BRPSDI Tahun 2021 disajikan pada Tabel 1.
Tabel 1. Keragaan sumber daya manusia di Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan Tahun 2021
No Staf BRPSDI Pegawai Negeri Sipil Kontrak Total
1 Struktural 1 - 1
1 Peneliti 15 - 15
2 Teknisi Litkayasa 5 - 5
3 Fungsional Lain 5 - 5
4 Pelaksana Administrasi 3 0 3
5 Tugas Belajar 4 - 4
6 Pustakawan 1 - 1
7 Pramubakti - 15 15
8 Petugas Kebersihan - - 0
9 Pengemudi - 3 3
10 Satpam - 4 4
Jumlah 34 22 56
Gambar 2. Distribusi pegawai BRPSDI berdasarkan PNS dan non PNS Tahun 2021.
Perkembangan pegawai selama Tahun 2021 diketahui bertambah 1 (satu) orang pegawai. Penambahan jumlah pegawai tersebut berasal dari mutasi pegawai Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (BBRSEKP) a.n Ir. Iswari Ratna Astuti yang dilantik menjadi Kepala Balai BRPSDI sejak bulan April 2021. Berikut merupakan grafik perkembangan pegawai selama Tahun 2021.
Gambar 3. Grafik Perkembangan Jumlah Pegawai Selama Tahun 2021 Komposisi pegawai fungsional yang terdapat di BRPSDI adalah fungsional Peneliti (15 orang), fungsional litkayasa (5 orang) fungsional Pustakawan Pertama (1 orang) fungsional umum/Tugas belajar (7 orang), fungsional lainnya (5 orang)
0 10 20 30 40 50 60
TW I 2021 TW II 2021 TW III 2021 TW IV 2021
33 34 34 34
22 22 22 22
PNS Non PNS
dan pejabat struktural (1 orang). Rasio antara PNS fungsional dan non fungsional di BRPSDI adalah sebesar 76,47% : 23,53% dengan sebaran komposisi jabatan fungsional PNS disajikan pada Gambar 4. Persentase pegawai non fungsional tersebut merupakan staf pelaksana di BRPSDI dan beberapa fungsional non kelas.
Status sebagai sebuah Balai memerlukan dukungan pegawai fungsional sehingga diharapkan jumlah pegawai fungsional di Tahun ke depan dapat meningkat.
Gambar 4. Komposisi pegawai BRPSDI berdasarkan jabatan fungsional Tahun 2021
1.5 Sistematika Laporan Kinerja Pemerintah
Laporan Kinerja (LKj) BRPSDI Tahun Anggaran 2021 bertujuan untuk menginformasikan capaian kinerja selama periode Tahun Anggaran 2021 yang telah dilaksanakan dan sebagai pertanggungjawaban Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sistematika penyajian Laporan Kinerja ini meliputi:
1. Bab I Pendahuluan, menyajikan gambaran umum dan uraian mengenai tugas dan fungsi Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan.
2. Bab II Perencanaan Kinerja, bab ini menyajikan perencanaan dan Perjanjian kinerja Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan pada Tahun 2021.
3. Bab III Akuntabilitas Kinerja dan Akuntabilitas Keuangan, bab ini menyajikan hasil pengukuran kinerja, evaluasi kinerja dan analisis akuntabilitas kinerja
dan keuangan berdasarkan Perjanjian kinerja yang telah ditetapkan pada Tahun 2021.
4. Bab IV Penutup, bab ini menyajikan simpulan terhadap pencapaian kinerja Tahun 2021.
5. Lampiran
II. PERENCANAAN KINERJA 2.1 Rencana Strategis
Sumber daya ikan merupakan salah satu sumber utama pangan, penyedia lapangan kerja dan pemberi manfaat ekonomi bagi mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut, sehingga perikanan mempunyai arti penting sosial dan ekonomi yang sangat besar. Sampai saat ini, sebagian besar kebutuhan produk perikanan Indonesia masih dipenuhi dari kegiatan perikanan.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengembangan perikanan yang dinamis dan meningkatnya permintaan dunia akan produk perikanan telah meningkatkan eksploitasi sumber daya secara intensif. Hal ini mengakibatkan sebagian besar dari stok ikan dieksploitasi secara penuh, bahkan diusahakan secara berlebihan. Selain itu, masalah degradasi lingkungan semakin meningkatkan laju penurunan sumber daya hayati perikanan di kawasan perairan umum daratan dan pesisir laut. Dampak dari kondisi tersebut sumber daya ikan mengalami penurunan baik stok ikan maupun kualitas habitatnya sehingga memerlukan pemulihan. Status sumber daya ikan yang rusak tersebut merupakan salah satu akibat dari kegagalan dalam pengaturan perikanan menuju tercapainya pengelolaan perikanan yang lestari dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, peranan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka pemulihan sumber daya ikan yang mencakup pemacuan dan restocking sumber daya ikan (fish stock enhancement) dan rehabilitasi/restorasi habitat perairan akan sangat besar artinya bagi pemulihan sumber daya ikan serta pelaksanaan pengelolaan perikanan yang bertanggung jawab.
Penyediaan data dan informasi serta teknologi mengenai pemulihan sumber daya ikan akan terpenuhi dan lebih terkoordinir jika ditangani oleh suatu lembaga riset yang mempunyai mandat untuk melaksanakan riset di bidang pemulihan sumber daya ikan. Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan merupakan institusi riset yang dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 80/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Riset
riset di bidang pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut di tingkat nasional.
Keberadaan BRPSDI menjadi sangat strategis mengingat di Indonesia belum terdapat lembaga riset yang memiliki tugas pokok dan fungsi terkait dengan upaya pemulihan sumber daya ikan. Strategi pelaksanaan riset pemulihan sumber daya ikan dibagi menjadi empat tahapan, yaitu:
1. identifikasi, karakterisasi dan evaluasi sumber daya ikan, 2. pemulihan sumber daya ikan,
3. monitoring dan evaluasi pemulihan sumber daya ikan, dan 4. perumusan kebijakan pemulihan sumber daya ikan.
Dukungan hasil riset bagi pengelolaan sumber daya ikan sangat diperlukan agar hasil yang akan dicapai dapat optimal dan berlandaskan kajian ilmiah.
Rencana Strategis Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (Renstra BRPSDI) Tahun 2021–2024 tersebut disusun sebagai perubahan atas Rencana Strategis Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan Tahun 2020-2024 sebagai tindak lanjut dari penaatan kelembagaan di lingkup Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM). Renstra BRPSDI Tahun 2021–2024 sebagai pelaksanaan program kegiatan riset pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut merupakan acuan untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan serta mendukung Renstra Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan yang memiliki peran strategis dalam mendukung visi KKP melalui kegiatan riset dan pengembangan SDM KP.
2.1.1. Visi
Visi KKP adalah “Terwujudnya Masyarakat Kelautan dan Perikanan yang Sejahtera dan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan yang Berkelanjutan” untuk mewujudkan “Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian, berlandaskan Gotong Royong”. Implementasi dari visi dan misi Presiden dilakukan secara bertanggung jawab berlandaskan gotong royong, sehingga saling memperkuat, memberi manfaat dan menghasilkan nilai tambah ekonomi, sosial dan budaya bagi kepentingan bersama.
Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis eselon III.b yang mempunyai tugas melaksanakan riset pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut. Dalam menjalankan tugasnya, BRPSDI berpedoman pada visi sebagai berikut:
" Menjadi lembaga riset yang menyediakan IPTEK pemulihan sumber daya ikan untuk mendukung pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan "
2.1.2. Misi
Misi Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan adalah turunan dari misi Presiden dan KKP dalam bidang riset kelautan dan perikanan. Dari 9 (sembilan) misi Presiden, Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan mendukung 3 (tiga) misi yaitu:
1. Misi ke-2 yakni Struktur ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing melalui peningkatan kontribusi riset dan inovasi iptek perikanan terhadap perekonomian masyarakat KP
2. Misi ke-4 yakni Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui peningkatan kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan.
3. Misi ke-8 yakni Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya melalui peningkatan tata kelola pemerintahan di KKP.
2.1.3. Tujuan
" Meningkatkan kapasitas kelembagaan, SDM aparatur, hasil riset dan inovasi IPTEK pemulihan sumber daya ikan untuk mendukung program pembangunan
kelautan dan perikanan nasional.."
Tujuan BRPSDI mencerminkan arah pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan serta penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Litbangrap IPTEK) 5 (lima) tahun kedepan dalam rangka menunjang tercapainya tujuan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Penjabaran Tujuan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan pemanfaatan inovasi teknologi mendukung industrialisasi KP yang berdaya saing.
2. Menghasilkan dan mengembangkan riset perikanan dan inovasi mendukung pembangunan berkelanjutan.
3. Menyelenggarakan fungsi kelembagaan dan manajerial riset dan SDM sesuai tata kelola pemerintahan yang baik.
Sesuai tugas dan fungsi Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan, secara umum fungsi BRPSDI meliputi:
1) Penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evaluasi, serta laporan;
2) Pelaksanaan penelitian pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut yang meliputi penelitian pemulihan sumber daya ikan, mencakup restocking sumber daya ikan, dan rehabilitasi/restorasi habitat;
3) Pelayanan teknis, jasa informasi, komunikasi dan pengelolaan kerja sama penelitian pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut;
4) Pengelolaan sarana dan sarana penelitian, dan;
5) Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.
Kegiatan riset pemulihan sumber daya ikan direncanakan dan diarahkan untuk menghasilkan informasi dan teknologi yang mendukung pembangunan sektor perikanan khususnya subsektor perikanan tangkap yang tangguh baik di perairan tawar maupun laut. Berdasarkan mandat dan tupoksi, tujuan dan sasaran BRPSDI ditetapkan berdasarkan output kegiatan yang tertuang dalam kertas kerja RKA-K/L.
2.1.4 Sasaran Strategis
Sasaran strategis (SS) merupakan kondisi yang diinginkan dapat dicapai oleh KKP sebagai suatu outcome/impact dari beberapa program yang dilaksanakan. Sasaran Strategis KKP adalah sebagai berikut:
SS-1 Kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan meningkat SS-2 Ekonomi sektor KP meningkat
SS-3 Sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan SS-4 Kapasitas dan kompetensi SDM KP meningkat SS-5 Hasil riset dan inovasi dimanfaatkan
SS-7 Industrialisasi KP berdaya saing
SS-8 Pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan Integratif SS-9 Tata kelola pemerintahan yang baik
Dengan memperhatikan misi dan tujuan Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan tahun 2021-2024, maka sasaran strategis yang akan dicapai pada tahun 2021-2024 mengacu pada sasaran strategis KKP dan BRSDM KP yang pada unit eselon III disebut sebagai sasaran kegiatan adalah sebagai berikut:
a. SK.1 Tersedianya Produk dan Prototipe Hasil Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan
b. SK.2 Tersedianya Data, Informasi dan Rekomendasi Kebijakan Hasil Riset Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan
c. SK.3 Tersedianya Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan
d. SK.4 Tata Kelola Pemerintah yang baik pada Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan
Dalam penyusunan Rencana Strategis, Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan menggunakan dua perspektif, yaitu perspektif internal process, dan perspektif learning and growth. disajikan pada Gambar 5.
Gambar 5. Peta Strategis BRPSDI Tahun 2021
Peta strategi BRPSDI memetakan setiap Sasaran Kegiatan (SK) yang disusun dalam rangka pencapaian tujuan organisasi sesuai visi dan misi yang diemban.
Secara keseluruhan sasaran strategis BRPSDI berdasarkan tujuan yang akan dicapai.
Perspektif Internal Process
Sasaran Kegiatan Pertama (SK-1) yang akan dicapai adalah “Tersedianya Data, Informasi dan Rekomendasi Kebijakan Hasil Riset BRPSDI”. Indikator Kinerja yang mendukung SK ini antara lain:
I. IKU-1, Data dan / atau Informasi Hasil Riset BRPSDI sebanyak 5 Paket pada Tahun 2021, dan terus bertambah hingga periode 2024, dengan total 12 paket selama 2020-2024.
II. IKU-2, Karya Tulis Ilmiah BRPSDI yang dipublikasikan ditargetkan 20 dokumen selama tahun 2021, dan akan ditambah 45 dokumen pada 2023-2024.
Sasaran Kegiatan Kedua (SK-2) yang akan dicapai adalah “Tersedianya Produk dan Prototipe Hasil Riset BRPSDI”. Indikator Kinerja yang mendukung SK ini antara lain:
III. IKU-3, Penerapan Teknologi Adaptif Lokasi Hasil Riset BRPSDI sebanyak 1 Paket Tahun 2021, dan akan terus dicanangkan sampai dengan tahun 2024 dengan total 3 paket.
Sasaran Kegiatan Ketiga (SK-3) yang akan dicapai adalah “Tersedianya Norma, Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Riset BRPSDI”. Indikator Kinerja yang mendukung SK ini antara lain:
IV. IKU-4, Sertifikasi Kelembagaan BRPSDI tahun 2021 sebanyak 1 sertifikat dan ditargetkan sebanyak 1 sertifikat setiap Tahunnya selama periode 2022-2024.
Perspektif Learning and Growth (input)
Sasaran Kegiatan Keempat (SK-4) yang akan dicapai adalah “Tatakelola pemerintahan yang baik pada Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan”.
Indikator Kinerja yang mendukung SK ini antara lain:
V. IKU-5, Jejaring dan/atau Kerjasama BRPSDI yang disepakati dan / atau ditindaklanjuti sebanyak 4 target pada Tahun 2021, akan ditingkatkan 1 kerjasama baru setiap Tahunnya.
VI. IKU-6, Batas tertinggi nilai temuan LHP BPK atas LK BRPSDI selama periode 2021-2024 ditargetkan sebesar ≤1 % setiap Tahunnya.
VII. IKU-7, Indeks Profesionalitas ASN BRPSDI selama periode 2021-2024 ditargetkan sebesar 73 setiap tahunnya.
VIII. IKU-8, Nilai Rekonsiliasi Kinerja BRPSDI, merupakan IKU baru yang ditargetkan sebesar 87, dan akan ditargetkan sebesar 87 setiap Tahunnya selama periode 2021-2024.
IX. IKU-9, Unit kerja yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar BRPSDI selama periode 2021-2024 ditargetkan sebesar 84 % setiap Tahunnya.
X. IKU-10, Nilai IKPA BRPSDI selama periode 2021-2024 ditargetkan sebesar 89 setiap Tahunnya.
XI. IKU-11, Nilai NKA BRPSDI selama periode 2021-2024 ditargetkan sebesar 86 setiap Tahunnya. IKU-12,
XII. IKU-12, Presentase Layanan Dukungan Manajemen Internal BRPSDI, juga merupakan IKU Baru yang mulai ditargetkan pada tahun 2021, yakni sebesar 100%, akan ditargetkan sebesar 100% setiap Tahunnya selama periode 2021-2024.
2.1.5 Potensi dan Permasalahan 2.1.5.1 Potensi
A. Organisasi
Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (BRPSDI) merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan di bidang riset pemulihan sumber daya ikan perairan tawar dan laut. Dengan program riset pada Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (BRPSDI) diharapkan mampu mengatasi masalah dan menjawab kendala mengenai degradasi sumber daya ikan yang ada secara efektif dan efisien, sehingga mampu memprediksi, mencegah, dan mengatasi berbagai permasalahan kerusakan sumber daya ikan secara cepat, tepat dan berkelanjutan. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, BRPSDI didukung oleh sumber daya manusia, sumber daya finansial, dan sumber daya fisik.
Struktur organisasi Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan meliputi: 1) Kepala Balai; 2) Kepala Sub Bagian Umum; 3) Kelompok Jabatan Fungsional.
Struktur organisasi Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan disajikan dalam Gambar 6.
Gambar 6. Struktur Organisasi Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan B. Sumber daya
a. Sumber daya manusia
Sumber daya manusia (SDM) adalah salah satu faktor yang sangat penting dari sebuah organisasi yang merupakan kunci yang menentukan perkembangan organisasi. Pada hakikatnya, SDM berupa manusia yang dipekerjakan di sebuah organisasi sebagai penggerak, pemikir dan perencana untuk mencapai tujuan organisasi. Keberadaan SDM memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian pembangunan kelautan dan perikanan secara keseluruhan yang dilaksanakan melalui kegiatan riset perikanan.
SDM pada Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) pegawai negeri sipil/PNS dan non ASN /tenaga kontrak. Pada tahun 2021, Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan memiliki SDM BRPSDI mempunyai pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 34 orang yang dibantu oleh pegawai dengan perjanjian kerja kontrak atau pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN) sebanyak 22 orang (Tabel 2).
Tabel 2. Keragaan sumber daya manusia BRPSDI 2021
No Staf BRPSDSI Pegawai Negeri Sipil Kontrak Total
1 Struktural 1 - 1
2 Peneliti 15 - 15
3 Teknisi Litkayasa 5 - 5
4 Fungsional Lain 5 - 5
5 Pelaksana Administrasi 3 0 3
6 Tugas Belajar 4 - 4
7 Pustakawan 1 - 1
8 Pramubakti - 15 15
9 Petugas Kebersihan - - 0
10 Pengemudi - 3 3
11 Satpam - 4 4
Jumlah 34 22 56
b. Sumber daya sarana-prasarana
Aset Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan meliputi aset berwujud. Aset berwujud terkait pelaksanaan fungsi riset maupun pengembangan SDM diantaranya sarana laboratorium yang tersebar di unit kerja untuk menghasilkan data dan informasi yang akurat tentang obyek riset dan pengembangan KP. Aset Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan tahun 2021, diantaranya
a. Laboratorium Pengujian BRPSDI yang terdiri atas Laboratorium Kimia Air, Laboratorium Biologi Ikan, Laboratorium Plankton dan Larva, Laboratorium Bentos dan Laboratorium Genetik. Laboratorium Pengujian BRPSDI (sebelumnya bernama Laboratorium Penguji BP2KSI) telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 dengan Nomor Akreditasi LP-883- IDN pada bidang pengujian Kimia Air untuk ruang lingkup parameter uji nitrit (N-NO2 ) dan ortofosfat (P-PO4 ). Direncanakan akan terdapat penambahan ruang lingkup yang terakreditasi setiap dua tahun sekali;
b. Gedung Kantor seluas: 1.058 m2 dengan No. IMB: 503/IMB.410- DTRB/2004, tgl. 17 September 2004 yang terdapat di sekitar kawasan Waduk Ir. H. Djuanda;
c. Luas Tanah 3.988 m2 yang berlokasi di kawasan Munjul, Purwakarta yang dipergunakan untuk rumah dinas;
d. Beberapa sarana dan prasarana lainnya seperti guest house, perpustakaan, peralatan laboratorium dan survei lapangan serta kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.
2.1.5.2 Permasalahan
Permasalahan utama dalam bidang pemulihan sumber daya ikan adalah kompleksnya penyebab penurunan sumber daya ikan akibat tangkap lebih dan kerusakan atau penurunan kualitas habitat perairan akibat pencemaran atau dampak aktIitas antropogenik lainnya disamping penyebab alami seperti suksesi ekologi, perubahan iklim dan bencana alam. Pemulihan sumber daya ikan membutuhkan latar belakang data dan informasi serta model restocking dan rehabilitasi/restorasi yang relevan sehingga upaya pemulihan yang dilakukan dapat berjalan efektif, efisien serta optimal. Oleh karena itu, pelaksanaan riset pemulihan sumber daya ikan menjadi penting dalam rangka mendukung salah satu misi KKP yaitu “Keberlanjutan” karena sumber daya ikan yang pulih artinya dapat dimanfaatkan secara lestari dan berkelanjutan mengingat sifatnya yang dapat diperbarui.
Upaya pelaksanaan riset pemulihan sumber daya ikan tentu tidak terlepas dari berbagai permasalahan. Masalah dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program riset di BRPSDI yang teridentifikasi antara lain:
1. Kompleksnya permasalahan riset pemulihan sumber daya ikan menyebabkan beberapa pelaksanaan riset untuk mencapai output sering bersifat tahun jamak (multiyears), namun dengan adanya pembatasan ruang lingkup dan justifikasi yang tepat diharapkan output riset dapat dihasilkan dengan tepat.
2. Riset pemulihan sumber daya ikan membutuhkan anggaran yang relatif cukup besar untuk mendukung riset yang bersifat fisik.
3. Keterbatasan anggaran riset menyebabkan riset yang dilaksanakan di BRPSDI terbatas pada topik dan tema pemulihan sumber daya ikan tertentu, namun diharapkan outputnya dapat menjadi model untuk diterapkan oleh stakeholder dan menjadi bahan dukungan bagi
PUSRISKAN untuk menentukan rekomendasi kebijakan riset pemulihan sumber daya ikan.
4. Keterbatasan sumber dana dan peralatan laboratorium serta belum terakreditasinya semua laboratorium untuk pelaksanaan kegiatan riset sehingga perlu penetapan skala prioritas dan metode untuk menetapkan kegiatan-kegiatan riset.
5. Keterbatasan kualitas SDM merupakan salah satu kelemahan yang dapat menghambat kecepatan dalam menghasilkan output BRPSDI.
6. Jejaring kerja BRPSDI dengan institusi lain belum kuat, sehingga masih diperlukan upaya peningkatan koordinasi dan pembinaan kerjasama yang konsisten dan saling menguntungkan.
2.3 Rencana Kinerja Tahunan BRPSDI
Dalam rangka mendukung pencapaian Visi, Misi dan Sasaran Strategis, BRPSDI mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 11.274.365.000,-. Sesuai dengan Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan Tahun Anggaran 2020 Nomor: SP DIPA- 032.12.2.403824/2020 Tahun Anggaran 2021 yang stelah disahkan pada tanggal 23 November 2021.
Anggaran BRPSDI dialokasikan untuk memenuhi 3 (tiga) Kerangka Output (KRO), diantaranya:
a. Kebijakan Bidang Pertanian Dan Perikanan sebesar Rp. 1.000.000.000,-.
b. Penelitian Dan Pengembangan Produk sebesar Rp. 400.000.000,-.
c. Program Dukungan Manajemen sebesar Rp. 9.874.365.000,-.
Pada tanggal 16 Februari 2021, anggaran BRPSDI mengalami pemotongan. Pemotongan anggaran dalam rangka Refocusing dan Realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sesuai dengan surat Menteri Keuangan nomor S-30/MK.02/2021, anggaran BRPSDI mengalami pemotongan sebesar Rp. 179.667.000,-. Adapun rincian perubahan pagu setelah pemotongan adalah sebagai berikut:
a. Kebijakan Bidang Pertanian Dan Perikanan sebesar Rp. 833.333.000,-.
c. Program Dukungan Manajemen sebesar Rp. 9.861.365.000,-.
Namun, pada tanggal 02 Juni 2021, anggaran BRPSDI mengalami pemotongan kembali. Pemotongan anggaran dalam rangka pelaksanaan pengadaan vaksin dan program vaksinasi nasional, penanganan pandemi COVID-19, dukungan anggaran perlindungan sosial kepada masyarakat serta percepatan pemulihan ekonomi nasional sebagaimana tertuang dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S408/MK.02/2021, anggaran BRPSDI mengalami pemotongan sebesar Rp. 997.185.000,-. Adapun rincian perubahan pagu setelah pemotongan adalah sebagai berikut:
a. Kebijakan Bidang Pertanian Dan Perikanan sebesar Rp. 833.333.000,-.
b. Penelitian Dan Pengembangan Produk sebesar Rp. 400.000.000,-.
c. Program Dukungan Manajemen sebesar Rp. 8.864.180.000,-.
Tanggal 23 Agustus 2021, Rencana Kerja BRPSDI kembali mengalami perubahan, perubahan ini tidak hanya berdampak pada pemotongan anggaran saja, namun target volume output juga mengalami penurunan. Pemotongan anggaran dalam rangka Refocusing dan Realokasi anggaran Belanja Kementrian/Lembaga Tahap IV Tahun 2021, sesuai dengan Surat Menteri Keuangan Nomor S-629/MK/02/2021 tanggal 20 Juli 2021. Rencana Kerja Anggaran BRPSDI pemotongan sebesar Rp. 751.741.000,-, dan penurunan volume output kegiatan Riset Kebijakan Bidang Pertanian dan Perikanan dari semula 5 Rekomendasi menjadi 3 Rekomendasi. Adapun rincian perubahan pagu setelah pemotongan adalah sebagai berikut:
a. Kebijakan Bidang Pertanian Dan Perikanan sebesar Rp. 299.374.000,-.
b. Penelitian Dan Pengembangan Produk sebesar Rp. 136.938.000,-.
c. Program Dukungan Manajemen sebesar Rp. 8.346.026.000,-.
2.3 Perjanjian Kinerja BRPSDI TA 2021
Dalam mencapai sasaran, BRPSDI telah disusun suatu Perjanjian Kinerja (TAPJA) tahun 2021 yang tertuang dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan
ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Tahunan (PKT). Perjanjian Kinerja tahunan terdiri atas indikator kinerja kegiatan dan rencana tingkat capaian (target), serta uraian output kegiatan. Perjanjian Kinerja Tahunan BRPSDI didasarkan pada perjanjian kinerja BRSDM KP sescara berjenjang sesuai dengan kedudukan, tugas dan fungsi yang ada.
Tabel 3. Perjanjian Kinerja (TAPJA) BRPSDI Revisi perubahan target IKU Rekonsiliasi Kinerja Bulan Desember Tahun 2021
SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET
1 Tersedianya Data, Informasi dan
Rekomendasi Kebijakan Hasil Riset BRPSDI
1. Data dan/atau informasi hasil riset
BRPSDI (rekomjak) 3
2. Karya tulis ilmiah riset BRPSDI yang
dipublikasikan (dokumen) 20
2 Tersedianya Produk dan Prototipe Hasil Riset BRPSDI
3. Penerapan teknologi adaptif lokasi
hasil riset BRPSDI (produk) 1 3 Tersedianya Norma,
Standard, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Riset BRPSDI
4. Sertifikasi kelembagaan riset BRPSDI
yang terstandar (lembaga) 1
4 Tatakelola pemerintahan yang baik pada Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan
5. Jejaring dan/atau kerjasama riset BRPSDI yang disepakati dan / atau ditindaklanjuti (kesepakatan)
4
6. Batas tertinggi nilai temuan LHP BPK
atas LK BRPSDI (%) ≤1
7. Indeks Profesionalitas ASN BRPSDI
(Indeks) 73
8. Nilai Rekonsiliasi Kinerja BRPSDI
(Nilai) 87
9. Unit kerja yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar BRPSDI (%)
84
10. Nilai IKPA BRPSDI (Nilai) 89
11. Nilai NKA BRPSDI (Nilai) 86
12. Persentase Layanan Dukungan
Manajemen Internal BRPSDI (%) 100
Perjanjian kinerja BRPSDI Tahun 2021 telah mengalami beberapa perubahan, perubahan tersebut diantaranya:
1. Revisi I, Perubahan berkaitan dengan penyesuaian pagu anggaran berdasarkan Surat Menteri Keuangan nomor S-30/MK.02/2021 dalam rangka dalam rangka Refocusing dan Realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN);
2. Revisi II, perubahan dokumen berkaitan dengan perubahan pejabat eselon III BRPSDI (Kepala Balai) dari Plt. Kepala Balai a.n Nanang Widarmanto, S.Pi menjadi Ir. Iswari Ratna Astuti per tanggal 14 April 2021;
3. Revisi III pada bulan Juni 2021, penyesuaian nomenkelatur Sasaran Kegiatan dan pagu anggaran. Perubahan anggaran berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S408/MK.02/2021 dalam rangka pelaksanaan pengadaan vaksin dan program vaksinasi nasional, penanganan pandemi COVID-19, dukungan anggaran perlindungan sosial kepada masyarakat serta percepatan pemulihan ekonomi nasional.
4. Revisi IV pada bulan September 2021, perubahan target kinerja, penyesuaian nomenkelatur IKU, dan perubahan anggaran. Perubahan tersebut merupakan dampak dari Refocusing dan Realokasi anggaran Belanja Kementrian/Lembaga Tahap IV Tahun 2021 yang tertuang dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-629/MK/02/2021 tanggal 20 Juli 2021.
5. Revisi V pada bulan Desember 2021, perubahan target kinerja pada Indikator Ikinerja Utama (IKU) Nilai Rekonsiliasi Kinerja dari semula 80 ditingkatkan menjadi 87.
2.4 Pengukuran Kinerja
1. Rumus Pengukuran
Pengukuran capaian kinerja BRSDM KP Tahun 2021, dilakukan dengan membandingkan antara data target dan realisasi IKU, akan diperoleh indeks capaian IKU. Penghitungan indeks capaian IKU perlu memperhitungkan jenis polarisasi IKU yang berlaku yaitu maximize, minimize, dan stabilize. Ketentuan penetapan indeks capaian IKU adalah:
Pengukuran kinerja dilakukan dengan mengacu kepada Manual IKU pada masing-masing Indikator yang ada dalam dokumen Balanced Scores Card (BSC)
2. Metode Pengukuran Kinerja
Metode pengukuran kinerja BRPSDI dilakukan secara berkala setiap 3 (tiga) bulan sekali (triwulanan), yaitu pada bulan Maret (B03), Juni (B06), September (B09) dan Desember (B12). Selaku pihak yang bertanggungjawab dalam pengukuran, telah ditugaskan kepada penyusunan Laporan Kinerja BRPSDI yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala BRPSDI Nomor: 41/BRSDM- BRPSDI/RC.600/I/2021 tentang tentang Tim Penyusun Laporan Kinerja Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan tahun 2020 dan TIM Penyusun Laporan Triwulan Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan tahun 2021.
Keanggotaan Tim SAKIP dan Laporan Kinerja terdiri dari Kepala Balai selaku Penanggung Jawab, Kasie Tata Operasional sebagai Ketua, Sekretaris, Anggota dan Kontributor. Dalam pelaksanaannya, capaian kinerja triwulanan dipantau langsung oleh Kepala Balai selaku Penanggung Jawab dan Kepala Seksi Tata Operasional sebagai Ketua Tim Laporan Kinerja, selanjutnya penanggung jawab kegiatan melaporkannya kepada Kepala Pusat Riset Perikanan dengan tembusan kepada Sekretaris BRSDM.
III. AKUNTABILITAS KINERJA
3.1 Prestasi Kinerja Organisasi BRPSDI Tahun 2021
Pengukuran kinerja digunakan sebagai alat dasar untuk menilai keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan program sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Pengukuran kinerja merupakan hasil dari suatu penilaian yang didasarkan pada Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah diidentifikasi agar sasaran dan tujuan strategis pada peta strategi yang dituangkan pada Perjanjian kinerja BRPSDI tahun 2021 dapat tercapai.
Indikator Kinerja Utama (IKU) BRPSDI tahun 2021 terdiri atas dua perspektif, yakni internal process perspective dan learn & growth perspective. Perubahan dan penyesuaian perspectIe tersebut yang mengacu pada Balanced Scorecard (BSC) dan P erjanjian Kinerja BRSDM KP.
Evaluasi dan analisis kinerja yang dibahas dalam LKj BRPSDI Tahun 2021 dilakukan berdasarkan dokumen TAPJA BRPSDI TA 2021. Pencapaian kinerja berdasarkan dokumen TAPJA BRPSDI telah diinput ke dalam aplikasi KINERJAKU.
Nilai Pencapaian Sasaran Strategis (NPSS) adalah nilai yang menunjukan konsolidasi dari seluruh IKU di dalam satu Sasaran Kegiatan (SK). Status capaian SK yang ditunjukan dengan warna merah/kuning/hijau (buruk/sedang/baik) ditentukan oleh NPSS. Nilai NPSS ini diperoleh berdasarkan hasil perhitungan menggunakan aplikasi Kinerjaku (http://kinerjaku.kkp.go.id).
NPSS BRPSDI pada Triwulan IV Tahun 2021 berdasarkan dokumen TAPJA 2021 yang diinput ke dalam aplikasi KINERJAKU telah mencapai 101,65%
(Gambar 7) yang berasal dari capaian kinerja masing-masing perspectIe, diantaranya
Gambar 7. Pencapaian NSS pada Dashboard Aplikasi Kinerjaku Tahun 2021 per tanggal 31 Desember 2021
Sumber: (http://kinerjaku.kkp.go.id).
Secara umum Nilai Capaian IKU BRPSDI Tahun 2021 11 IKU sudah tercapai, bahkan beberapa IKU memiliki nilai presentase capaian melebihi 100%, namun terdapat 1 IKU yang belum memehuni target, yakni IKU Nilai NKA BRPSDI.
adapun IKU yang telah tercapai antara lain:
1. IKU Data dan/atau Informasi Hasil Riset Perikanan (rekomjak) 2. IKU Karya tulis ilmiah riset BRPSDI yang dipublikasikan (dokumen);
3. IKU Penerapan Teknologi Adaptif Lokasi (TAL) Hasil Riset yang diterapkan (produk)
4. IKU Sertifikasi kelembagaan riset BRPSDI yang terstandar (lembaga);
5. IKU Jejaring dan/atau kerjasama riset BRPSDI yang disepakati dan / atau ditindaklanjuti (kesepakatan);
6. IKU Batas Tertinggi Nilai Temuann LHP BPK atas LK BRPSDI (%);
7. IKU Indeks Profesionalitas ASN (Nilai);
8. IKU Nilai Rekonsiliasi Kinerja BRPSDI (Nilai)
9. IKU Unit kerja yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar BRPSDI (%);
10. IKU Nilai Indikator Pelaksanaan Anggaran (Nilai);
11. IKU Presentase Layanan Dukungan Manajemen Internal BRPSDI (%)
Gambaran lengkap capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) BRPSDI selama Tahun 2021 dapat dilihat pada tabel berikut (Tabel 4.).
Tabel 4. Progres Capaian kinerja BRPSDI Tahun 2021 berdasarkan Rencana Kinerja Tahunan
NO INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN TARGET TA 2021
s.d TW IV % NPSS TARGET CAPAIAN
1 Data dan/atau informasi hasil
riset BRPSDI (rekomjak) Rekomendasi
Kebijakan 3 3 3 100,00
2 Karya tulis ilmiah riset BRPSDI yang dipublikasikan (dokumen)
Dokumen 20 20 20 100,00
3 Penerapan teknologi adaptif lokasi hasil riset BRPSDI (produk)
Produk 1 1 1 100,00
4 Sertifikasi kelembagaan riset BRPSDI yang terstandar (lembaga)
Dokumen 1 1 1 100,00
5 Jejaring dan/atau kerjasama riset BRPSDI yang disepakati dan / atau ditindaklanjuti (kesepakatan)
Kesepakatan 4 4 4 100,00
6 Batas tertinggi nilai temuan
LHP BPK atas LK BRPSDI (%) Indeks ≤1 ≤1 0.0 100,00 7 Indeks Profesionalitas ASN
BRPSDI (Indeks) % 73 73 84,63 115,93
8 Nilai Rekonsiliasi Kinerja
BRPSDI (Nilai) Nilai 87 87 90,6 104,14
9 Unit kerja yang menerapkan
sistem manajemen
pengetahuan yang terstandar BRPSDI (%)
% 84 84 91,25 108,63
10 Nilai IKPA BRPSDI (Nilai) Nilai 89 89 95,35 107,13
11 Nilai NKA BRPSDI (Nilai) Nilai 86 86 85,8 99,77
12 Persentase Layanan Dukungan Manajemen Internal BRPSDI (%)
% 100 100 100 100,00
Secara Umum, Nilai Pencapaian Sasaran Strategis (NPSS) BRPSDI Tahun 2021 dapat dikatagorikan sangat baik. Nilai yang ditargetkan sudah berwarna Hijau. Penjabaran detail mengenai capaian IKU akan dijelaskan secara rinci dalam sub bahasan Evaluasi dan Analisis Kinerja.
3.2 Evaluasi dan Analisa Kinerja
3.2.1 INTERNAL PROCESS PERSPECTIE
SK1. Tersedianya Data, Informasi dan Rekomendasi Kebijakan Hasil Riset BRPSDI
Indikator kinerja yang ditetapkan untuk mengukur keberhasilan sasaran
IKU 1. Data dan/atau informasi hasil riset BRPSDI (rekomjak)
IKU ini merupakan indikator yang menunjukkan jumlah data dan/atau informasi hasil riset pemulihan sumber daya ikan pada tahun 2021. Data dan/atau informasi disusun dalam bentuk paket informasi yang merupakan hasil analisis dan pengolahan data dan disampaikan secara resmi oleh Kepala Balai kepada Kepala Pusat Riset Perikanan. IKU ini menggunakan klasifikasi maximize, dimana capaian yang diharapkan adalah melibihi target yang ditetapkan.
Adapun deskripsi dari capain IKU tersebut adalah sebagai berikut.
Tabel 5. Capaian IKU 1 BRPSDI Tahun 2021
Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahunan Target Renstra
BRPSDI 2020-2024 Tahun 2020 Tahun 2021 Data dan/atau informasi hasil riset BRPSDI (rekomjak)
Target 3 12 2 3
Realisasi 3 5 2 3
Progres Fisik 100% 100%
Keterangan: Data per 31 Desember 2021
Berdasarkan data pada Tabel 5. Terdapat perubahan target pada IKU Tahun 2021 target yang ditetapkan semula sebanyak 5 paket, diturunkan menjadi 3 paket output, penuruana tersebut merupakan dampak Refocusing dan Realokasi anggaran Belanja K/L Tahap IV. Detail perubahan target tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 6. Perubahan sub kegiatan riset BRPSDI pasca Refocusing Tahap IV
No Judul Sub Kegiatan
Semula Menjadi
1 Riset Rehabilitasi Populasi Ikan Di DAS Cikaso, Sukabumi, Jawa Barat Tetap
2 Riset Rehabilitasi Sumber Daya Ikan Di DAS Citarum Dalam Rangka Dukungan Terhadap Program Nasional Citarum
Harum Tetap
3 Pemulihan Sumber Daya Cumi-cumi Melalui Pendekatan
Fisheries Refugia Di Perairan Bangka Belitung DIHILANGKAN
4 Riset Pemulihan Sumberdaya Ikan melalui aplikasi Culture Based Fisheries-CBF di Waduk Penjalin, Kab. Brebes Tetap 5 Riset rehabiltasi habitat karang pasca tsunami di Teluk Paraja
Provinsi Banten DIHILANGKAN
Kegiatan Riset Pemulihan Sumber Daya Cumi-cumi Melalui Pendekatan Fisheries Refugia Di Perairan Bangka Belitung dan Riset rehabiltasi habitat karang pasca tsunami di Teluk Paraja Provinsi Banten dihilangkan karena sampai dengan periode Semester 1, dua kegiatan riset tersebut belum dilakukan. Pelaksanaan kegiatan survey terkendala oleh kebijakan PPKM dan Penanggung Jawab dan personil tim kegiatan riset Rehabilitasi karang terkonfirmasi positif Covid-19.
Secara keseluruhan, IKU Data dan/atau Informasi Hasil Riset Perikanan riset Tahun telah tercapai yakni 3 Rekomendasi Kebijakan. Jika dibandingkan dengan periode Tahun 2020, nilai capaian tersebut lebih baik. Dikarenakan pada Tahun 2020, target IKU yang ditetapkan hanya 2 paket saja.
Gambar 8. Laporan Teknis Hasil Riset Data dan/atau Informasi berserta Surat Penyampaian Capaian IKU
Berdasarkan capaian tersebut, secara akumulasi pencapaian IKU Data dan/atau Informasi Hasil Riset Perikanan sesuai target Jangka Menengah, BRPSDI
sudah menghasilkan 5 output Rekomendasi Kebijakan dari target 12 Rekomendasi. Jika tidak terdapat perubahan kebijakan terkait dengan riset, target tersebut dapat tercapai pada tahun 2024.
IKU 2. Karya Tulis Ilmiah BRPSDI yang dipublikasikan (dokumen)
IKU ini didefinisikan sebagai tulisan yang disusun berdasarkan data dan informasi yang dihasilkan dari kegiatan riset pemulihan sumber daya ikan telah diterbitkan melalui jurnal di media jurnal terakreditasi, prosiding, bunga rampai, buku hasil riset, naskah akademik dan buletin ilmiah yang diterbitkan dalam negeri dan/atau luar negeri, naskah orasi ilmiah, buku ajar pada tahun berjalan.
Menyesuaiakan PERKA LIPI tentang Karya Tulis Ilmiah.. Adapun deskripsi dari capain IKU tersebut adalah sebagai berikut.
Tabel 7. Capaian IKU 2 BRPSDI Tahun 2021
Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahunan Target Renstra
BRPSDI 2020-2024 Tahun 2020 Tahun 2021 Karya Tulis Ilmiah BRPSDI yang dipublikasikan (Dokumen)
Target 20 78 15 20
Realisasi 20 44 24 20
Progres Fisik 100% 100%
Keterangan: Data per 31 Desember 2021
Berdasarkan Tabel 8. Jumlah Karya Tulis Ilmiah yang ditargetkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja BRPSDI selama Tahun 2020 adalah 15 (lima belas) sedangkan pada tahun 2021, target karya tulis ilmiah yang dipublikasikan BRPSDI dtingkatkan menjadi 20. Capaian IKU Karya Tulis Ilmiah (KTI) BRPSDI yang telah dipublikasikan Tahun 2021 adalah sebanyak 20 KTI. Jumlah capaian tersebut menurun jika dibandingkan dengan periode Tahun 2020 yakni sebanyak 24 KTI.
Menurunya produktivitas capaian KTI BRPSDI Tahun 2021 disebabkan oleh beberapa faktor, yakni 4 peneliti BRPSDI sejak semester II Tahun 2020 menjadi petugas belajar, sehingga proporsi peneliti dengan target KTI tidak sebanding, refocusing anggaran kegiatan riset dan diseminasi, dan pandemi Covid-19.
Selain itu, isu restrukturisasi KKP dengan BRIN juga mempengaruhi kinerja peneliti BRPSDI. Adapun karya tulis BRPSDI yang telah dipublikasikan selama tahun 2021 adalah sebagai berikut:
Tabel 8. Karya Tulis Ilmiah BRPSDI yang dipublikasikan
No Nama Judul KTI Jenis
Publikasi Terbitan Tanggal
Terbit Status Dokumen
1.
Mujiyanto (BRPSDI)
Suitability of ecotourism in Tunda Island Serang Regency Banten Province, Indonesia
Prosiding Intenasional
The 3rd International Conference on Fisheries and Marine Sciences;
IOP Conf. Series:
Earth and Environmental Science 718 (2021) 012004
2021 Ada
Yayuk Sugianti (BRPSDI) Sri Endah P (BRPSDI) Sutrisna (UNTIRTA) A Rahmawati (UNTIRTA) F.R Indrayanto (UNTIRTA) Amula Nurfiarini (BRPSDI) Didik Wahju HT (BRPSDI)
2.
Yayuk Sugianti (BRPSDI)
Seagrass spatial distribution based on density in the waters of Tunda Island, Banten
Prosiding Intenasional
The 3rd International Conference on Fisheries and Marine Sciences;
IOP Conf. Series:
Earth and Environmental Science 718 (2021) 012004
2021 Ada
M. Rusli (UNTIRTA) Mujiyanto (BRPSDI) F.R. Indrayanto (UNTIRTA) M.A. Khalifa (UNTIRTA)
3.
Adriani Sri N (BRPSDI)
Penentuan kawasan asuhan udang sebagai salah satu opsi konservasi di perairan muara gembong
Jurnal
Jurnal Akuatika Indonesia Vol. 6
No. 1 Maret 2021 2021 Ada Mujiyanto
(BRPSDI) Masayu Rahmia (BRPSDI) Dimas Angga H (BRPSDI) Indriatmoko (BRPSDI) Joni Haryadi (BRPSDI)
4.
Lismining P Astuti (BRPSDI)
Bioaccumulation of non-essential heavy metals in fish in Ir H Djuanda Reservoir, West Java
Prosiding Internasional
International Symposium on Aquatic Sciences and Resources Management; IOP Conf. Series:
Earth and Environmental Science 744 (2021) 012004
2021 Ada
Andri Warsa (BRPSDI) Amula Nurfiarini (BRPSDI)
Didik W H Tjahjo (BRPSDI)
5.
Astri Suryandari
(BRPSDI) Fish community structure in Sermo Reservoir, Yogyakarta, Indonesia: Initial
Prosiding Internasional
International Symposium on Aquatic Sciences and Resources Management; IOP
2021 Ada
Dimas A Hedianto (BRPSDI)
Indriatmoko (BRPSDI)
study on invasive
fish species Conf. Series:
Earth and Environmental Science 744 (2021) 012086
6.
Danu Wijaya (BRPSDI)
Ecobiology of horseshoe crab in Brebes, Northern Coast of Java:
Preliminary study
Prosiding Internasional
International Symposium on Aquatic Sciences and Resources Management; IOP Conf. Series:
Earth and Environmental Science 744 (2021) 012100
2021 Ada
Masayu RA Putri (BRPSDI) Astri Suryandari (BRPSDI) Amula Nurfiarini (BRPSDI)
7.
Adriani Sri Nastiti
(BRPSDI) Transportasi teripang pasir (Holothuria scabra) dalam rangka pemulihannya di Taman Nasional Karimun jawa
Jurnal
Jurnal Biologi Indonesia Vo. 17
No 1 2021 Ada
Handoko Dwi Putro (BBPBAL) Mujiyanto (BRPSDI) Sri Turni Hartati (Pusriskan)
8.
Arip Rahman
(BRPSDI) Pemetaan Kompleksitas Habitat Dasar Perairan
Menggunakan Data Batimetri di Perairan Pulau Kemujan Karimunjawa
Jurnal Jurnal Kelautan Tropis Vol.
24(2):159-166 2021 Ada Vincentius P.
Siregar (IPB) James P.
Panjaitan (IPB)
9.
Sri Endah Purnamaningtyas (BRPSDI)
Struktur komunitas dan relung
makanan beberapa jenis ikan di danau Lindung Pangelang, Kabupaten Kapuas Hulu
Jurnal Jurnal Iktiologi Indonesia 21 (2):105-115
2021 Ada
Dimas Angga Hedianto (BRPSDI) Amula Nurfiarini (BRPSDI)
10.
Mujiyanto (BRPSDI)
Reef fish community structure in the islands of Paraja Bay, Pandeglang District, Banten, Indonesia
Jurnal
Biodiversitas, Journal of Biological Diversity October 2021, 22 (10):
4402-4413
2021 Ada
Yayuk Sugianti (BRPSDI) Yusuf Arief Afandi (KKP) Risnawati Rahayu (DKP Banten) R. Arief
Budikusuma (DKP Banten)
Adriani Sri Nastiti (BRPSDI)
Amran Ronny S (BRPSDI) Sri Endah Purnamaningtyas (BRPSDI)
Sri Turni Hartati (PUSRISKAN) Krismono (BRPSDI)