• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Sekolah : SMPN 27 Solok Selatan

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : IX/1

Materi Pokok : Menulis Teks Cerita Pendek Alokasi Waktu : 12 x 40 menit ( 4 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti

No Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama islam.

2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi gotong royong), santun percaya diri, disiplin, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu peengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkert (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengurang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

NO KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI 1 3.6 Menelaah struktur dan

aspek kebahasaan cerita pendek yang dibaca atau didengar.

3.6.1 Mengidentifikasi struktur teks cerpen 3.6.2 Menganalisis struktur teks cerpen

3.6.3 Menentukan kata/kalimat deskriptif, kata ekspresif, majas pada teks cerpen yang dibaca atau didengar.

3.6.4 Menganalisis aspek kebahasaan teks cerpen.

2 4.6 Mengungkapkan pengalaman dan gagasan dalam bentuk cerita pendek dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan.

4.6.1 Menyusun kerangka teks cerpen berdasarkan pengalaman

4.6.2 Menulis teks cerpen berdasarkan kerangka teks dengan memperhatikan stuktur dan aspek kebahasaannya.

(2)

Nilai Karakter

Tanggung jawab, percaya diri, disiplin C. Tujuan Pembelajaran

Pertemuan Pertama KD 3.6

3.6.1 Peserta didik mampu menganalisis struktur teks cerpen dengan tepat setelah membaca teks cerpen.

.

D. Materi Pembelajaran 1. Fakta

Contoh teks cerpen 2. Konsep

a. Struktur cerpen 1) Orientasi

Penentuan peristiwa, menciptakan gambaran visual latar, atmosfir, dan waktu kisah. Pengenalan karakter dan arah menuju komplikasi

2) Komplikasi

Cerita bergerak seputar konflik atau masalah yang mempengaruhi latar waktu dan karakter. Tokoh utama mengarah ke solusi

3) Resolusi

Solusi untuk masalah atau tantangan dicapai berhasil. Bagaimana pengarang mengakhiri cerita

b. Ciri kebahasaan 1) Kalimat deskriptif 2) Kalimat ekspresif 3) Majas

c. Kerangka Cerpen 1) Menentukan tema

2) Menentukan sudut pandang 3) Penokohan

4) Menentukan latar 5) Menyusun kerangka 3. Prinsip

Menggunakan bahasa yang sopan dan santun 4. Prosedur

Langkah-langkah memproduksi teks cerpen 5. Metakognitif

Dengan mempelajari cara menyusun teks cerita pendek, peserta didik dapat mengungkapkan fikirannya dalam bentuk tulisan/teks cerita pendek, sehingga memiliki nilai seni dan keindahan, dan apabila kemampuan tersebut terus dilatih dan diasah maka

(3)

peserta didik berpeluang untuk bisa menjadi penulis yang kreatif dan melahirkan banyak karya yang tentunya bisa dijadikan sebagai modal untuk menghasilkan uang.

Pengayaan

Merangkum unsur pembangun teks cerpen, struktur teks cerpen dan kaidah kebahasaan teks cerpen

Remedial

Pemberian bimbingan secara individu dengan memberikan contoh cerpen yang lebih Singkat dari sebelumnya.

E. Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik

Metode : Kooperatif learning dan Tanya jawab Model : Discovery learning

F. Media Pembelajaran

1. Media : potongan teks cerpen, contoh tertulis teks cerpen.

2. Alat : Kertas karton, gunting, spidol, lem.

G. Sumber Belajar

Trianto, Agus. 2016. Draft Buku Guru, Bahasa Indonesia Studi dan Pengajaran SMP/MTS Kelas IX.

Jakarta:Kemdikbud.

…………..2016. Draft Buku Guru, Bahasa Indonesia Studi dan Pengajaran SMP/MTS Kelas IX. Jakarta:Kemdikbud.

H. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Pertama

1. Kegiatan Pendahuluan (20 menit)

No. Kegiatan

1. Pendidik masuk ke kelas dengan mengucapkan salam dan menyapa peserta didik.

Selanjutnya, pendidik menyapa dan menanya kabar peserta didik dengan bahasa yang santun.

2. Pendidik mengkondisikan kelas ke dalam situasi belajar, diawali dengan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas, kemudian pendidik memeriksa kehadiran peserta didik.

3. Peserta didik bersama pendidik membaca ayat suci Alquran

4. Peserta didik melaksanakan kegiatan GLS, dilanjutkan dua orang peserta didik secara bergantian menyampaikan informasi tentang halaman buku yang dibacanya di depan kelas.

5. Peserta didik dan pendidik bertanya jawab tentang pembelajaran sebelumnya.

(HOTS)

6. Pendidik menginformasikan KD, tujuan, manfaat, serta langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

(4)

7. Pendidik menjelaskan secara garis besar materi pembelajaran yang akan dipelajari.

2. Kegiatan Inti (90 menit)

No. Kegiatan

1. Pendidik membagikan potongan-potongan cerpen “Mimpi Sang Dara” kepada peserta didik

2. Peserta didik membaca dengan seksama teks cerpen yang dibagikan oleh pendidik.

3. Peserta didik dan pendidik bertanya jawab tentang struktur yang ditemukan pada teks cerpen yang dibagikan.

4. Pendidik membimbing peserta didik untuk merumuskan konsep struktur teks cerita pendek bedasarkan hasil tanya jawab tentang teks yang telah dibagikan.

5. Pendidik memberikan pengukuhan atas konsep yang telah dikemukakan peserta didik tentang struktur teks cerita pendek

6. Peserta didik duduk berpasangan dengan tertib. (kolaborasi) 4C Pendidik membagikan setiap kelompok sebuah teks cerpen

7. Dengan penuh rasa tanggung jawab peserta didik mengidetifikasi dan menganalisi strukur teks cerpen. (4C)

8. Dengan penuh rasa percaya diri peserta didik bersama teman kelompoknya mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas.

9. Peserta didik kelompok lain menanggapi hasil kerja temannya dengan bahasa yang santun. (4C)

10. Pendidik memberikan penguatan atas hasil kerja peserta didik.

3. Kegiatan Penutup (10 menit)

No. Kegiatan

1. Peserta didik bersama pendidik menyimpulkan pembelajaran.

2. Bersama pendidik, peserta didik melakukan refleksi tentang pembelajaran yang baru selesai dilaksanakan.

3. Peserta didik menerima informasi tentang pembelajaran yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

(5)

I. Penilaian Hasil Pembelajaran Penilaian

a. Penilaian sikap dilakukan dengan teknik jurnal.

Instrumen Penilaian

JURNAL PERKEMBANGAN SIKAP Nama Sekolah : SMPN 27 Solok Selatan Kelas/Semester : IX/1

Tahun pelajaran : 2021/2022

b. Penilaian Pengetahuan Instrumen Uraian

1) Teknik Penilaian : tes tulis 2) Bentuk Instrumen : uraian 3) Kisi-kisi

Pertemuan Pertama

No. Indikator Butir Instrumen

1. Dibagikan potongan teks cerpen, peserta didik menganalisis struktur teks cerpen

Bacalah teks cerpen “Mimpi Sang Dara”

dengan seksama kemudian analisislah struktur teks cerpen tersebut!

Pedoman Penskoran No. Aspek yang

Dinilai

Kriteria Penilaian Skor

1. Struktur teks cerita pendek

1. Apabila peserta didik mampu mengidentifikasi struktur teks cerpen dengan tepat.

2. Apabila peserta didik mengidentifikasi struktur teks cerpen unsur -unsur cerpen dengan tepat.

3. Apabila peserta didik mampu menentukan 1-2 unsur -unsur cerpen dengan tepat.

3 2 1

𝒏𝒊𝒍𝒂𝒊 = 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉

𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒅𝒊𝒄𝒂𝒑𝒂𝒊 𝒙 𝒔𝒌𝒂𝒍𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒈𝒖𝒏𝒂𝒌𝒂𝒏 No. Hari/tgl Nama

Peserta Didik

Catatan Perilaku

Butir Sikap

Keterangan Tanda Tangan Tindak Lanjut

1.

2.

(6)

c. Penilaian Keterampilan

1) Teknik Penilaian : Tertulis 2) Bentuk Instrumen : Unjuk kerja

No. Indikator Butir Instrumen

1. Menyusun kerangka teks cerpen berdasarkan pengalaman

1.Peristiwa berkesan apakah yang pernah Ananda alami? Dan apa tema yang sesuai untuk pengalaman berkesan yang pernah Ananda alami tersebut?

2. Siapa sajakah yang terlibat dalam peristiwa tersebut? Dan di mana latarnya?

3.Tuliskanlah kerangka teks cerita pendek berdasarkan pengalaman tersebut!

2. Menulis teks cerpen berdasarkan kerangka teks dengan memperhatikan stuktur dan aspek kebahasaannya

4. Kembangkanlah kerangka yang telah Ananda tulis menjadi sebuah teks cerita pendek dengan memperhatikan struktur dan aspek kebahasaannya!

Rubrik Penilaian Menulis Teks Cerpen

No Nama Kriteria Penilaian

Merumuskan unsur teks cerpen

yang akan ditulis

Kerangka teks cerpen

Pengembangan teks cerpen

Ejaan dan kebahasaan

5 3 2 5 3 2 5 3 2 5 3 2

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

(7)

Pedoman Penskoran

No. Aspek yang Dinilai Kriteria Penilaian Skor

1. Merumuskan unsur teks cerpen yang akan ditulis

Apabila peserta didik mampu menuliskan kutipan/peristiwa, tokoh, latar waktu, latar tempat dari pengelaman berkesannya dengan jelas dan sesuai.

Apabila peserta didik hanya menuliskan peristiwa dan tokoh tanpa menuliskan latar, atau hanya menuliskan latar tanpa menuliskan tokoh, atau hanya menuliskan latar waktu dan tokoh, atau hanya menuliskan latar tempat dan tokoh saja dari pengalaman berkesannya.

Apabila peserta didik hanya menuliskan peristiwa dan salah satu unsur saja dari pengalamannya yang berkesan

5

3

2

2. Menulis kerangka teks cerita pendek

Apabila peristiwa/kerangka teks cerita pendek yang ditulis saling berkaitan antara tiap kalimat dan menggambarkan struktur yang lengkap (orientasi, komplikasi, resolusi)

Apabila terdapat peristiwa pada kerangka teks cerita pendek yang tidak sesuai satu sama lain namun menggambarkan struktur yang lengkap (orientasi, komplikasi, resolusi)

Apabila peristiwa/kerangka teks cerita pendek yang ditulis saling berkaitan antara tiap kalimat tetapi belum menggambarkan struktur yang lengkap (orientasi, komplikasi, resolusi)

5

3

2

3. Mengembangkan kerangka teks cerita pendek menjadi teks cerita pendek utuh

Apabila kalimat pada teks cerpen padu satu sama lain, strukturnya lengkap, runtut dan padu.

Apabila kalimat/peritiwa pada teks cerita pendek padu dan runtut satu sama lain, namun strukturnya belum lengkap/terputus.

Apabila peristiwa/kalimat pada teks cerita pendek tidak padu satu sama lain, namun strukturnya lengkap

5

3

2

(8)

4. Ejaan dan Kebahasaan Apabila ejaan dan aspek kebahasaannya tepat

Apabila terdapat kesalahan pada ejaan dan aspek kebahasaan

Apabila ditemukan banyak kesalahan pada ejaan dan aspek kebahasaan

5 3

2

𝒏𝒊𝒍𝒂𝒊 = 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉

𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒅𝒊𝒄𝒂𝒑𝒂𝒊 𝒙 𝒔𝒌𝒂𝒍𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒈𝒖𝒏𝒂𝒌𝒂𝒏

Taratak Baru, Juli 2021 Mengetahui

Kepala SMPN 27 Solok Selatan Guru Mata Pelajaran

OKTAVARIONIDA, S.Pd OKTAVARIONIDA, S.Pd

NIP.197110052006042009 NIP.197110052006042009

Lampiran Pertemuan 1

Analisislah struktur teks cerpen berikut yang telah dipotong sesuai dengan struktur teks cerpen yang seharusnya!

Mimpi Sang Dara

Pagi menjelang saat seorang gadis yang biasa dipanggil dengan nama Dara mulai menjerang air untuk membuat segelas teh panas. Dara, ialah gadis yang hidup dengan sejuta mimpi di dalam sebuah rumah berdinding tinggi.

Dara merupakan gadis yang tumbuh di dalam keluarga berkecukupan, bahkan bisa dibilang sangat kaya. Namun sayangnya Dara tidak bisa menopang tubuhnya sendiri tanpa

menggunakan bantuan kursi roda, sehingga merasa diacuhkan bahkan saat berada di istana mewah tersebut.

Kedua orang tua Dara selalu mengacuhkannya karena merasa tidak ada yang bisa diharapkan dari gadis dengan kursi roda tersebut. Sementara kakaknya mungkin saja malu mempunyai adik dengan kondisi seperti Dara.

(9)

Setiap hari Dara hanya menghabiskan waktunya di dalam kamar dan sesekali mengarahkan kursi rodanya menuju arah taman. Gadis yang berusia 17 tahun tersebut sangat senang untuk menggambar di taman guna menghilangkan pikiran buruknya yang menyesali keadaannya.

Suatu pagi Dara jatuh dari kursi rodanya, namun tidak ada seorangpun di dalam rumah tersebut mendekat untuk menolongnya. Rasa kecewanya terhadap hal tersebut membuat Dara memiliki kekuatan untuk menggerakan kursi rodanya ke arah taman kompleks, berniat menenangkan diri.

Saat sedang terisak di taman, tiba-tiba Dara dihampiri oleh seorang gadis seusianya dengan kondisi yang sama. Gadis tersebut mengulurkan tangan untuk Dara dan mulai menyebutkan namanya, yaitu Hana. mereka berdua mudah sekali akrab, mungkin karena keduanya saling mengerti kondisi masing-masing.

Tiba-tiba Hana Berkata, “ Dara, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun di dunia ini yang terlahir sia-sia. Mungkin kita tidak bisa berdiri tegak layaknya manusia lain. Tapi, kita masih punya hak untuk merasakan bahagia. Cobalah untuk menerima dirimu sendiri, Dara.” lalu, akhirnya gadis itu berpamitan pada Dara.

Semenjak pertemuannya di taman dengan Hana, Dara mulai merenungi kata-kata yang diucapkan oleh gadis tersebut. Dara berpikir bagaimana ia bisa seutuhnya menerima dirinya ketika orang di dekatnya tidak mendukungnya sama sekali.

Dara mencoba mencerna perkataan dari Hana secara perlahan, meskipun seringkali ia menangis ketika teringat kenyataan bahwa ia hanyalah seorang gadis yang diacuhkan. Hal yang dipikirkan oleh Dara adalah bagaimana ia bisa mewujudkan mimpinya dengan kondisi tersebut.

Mimpi Dara adalah menjadi seorang pelukis yang karyanya bisa dipajang di dalam pameran besar. Hal yang dilakukan Dara untuk memulainya adalah rajin membuat lukisan. Kesibukan tersebut juga dilakukan Dara untuk tidak memikirkan mengenai dirinya yang selalu

diacuhkan dan mulai memahami perkataan Hana.

Perlahan mimpi sang Dara mulai terwujud saat diam-diam ia sering memposting lukisannya melalui media sosial. Hingga suatu hari ada seseorang datang ke rumah Dara untuk menemui gadis itu guna mengajaknya untuk bergabung di dalam sebuah pameran lukisan.

Kedua orang tua Dara terperangah mendengar ucapan pria tersebut, sebab tidak menyangka bahwa Dara si gadis kursi roda bisa menghasilkan karya lukisan yang indah. Dara hanya tersenyum melihat respon kedua orang tuanya dan memilih menerima tawaran pameran tersebut.

Berbagai lukisan indah dipajang dalam pameran yang diberi tema Mimpi Sang Dara. Orang tua Dara menghadiri pameran tersebut dan merasa terharu atas pencapaian putri yang selama ini diacuhkannya. Sementara Dara merasa lega bisa menerima keadaan fisiknya dan

memanfaatkan apa yang dimiliki.

(10)

Format Menganalisis Struktur Teks Cerpen

No Teks Cerpen 1 Teks Cerpen 2

Struktur Teks Paragraf Ke Alasan Struktur Teks Paragraf ke Alasan

1.

2.

3.

4.

5.

Referensi

Dokumen terkait

3.9 Menganalisis unsur-unsur pembangun cerita pendek dalam buku kumpulan cerita pendek 3.9.2 Menelaah teks cerita pendek berdasarkan struktur Cerita Pendek Struktur

4.11 Menyusun teks recount lisan dan tulis, sangat pendek dan sederhana, terkait pengalaman pribadi di waktu lampau (personal recount), dengan memperhatikan fungsi

Menulis teks recount, sangat pendek dan sederhana, terkait pengalaman pribadi di waktu lampau (personal recount), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,

struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks personal recount lisan dan tulis dengan memberi dan meminta informasi terkait pengalaman pribadi di waktu

Menyusun teks khusus dalam bentuk greeting card, sangat pendek dan sederhana, terkait hari-hari spesial dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur

Siswa dapat Menulis teks deskriptif sangat pendek dan sederhana , terkait describing animal, dengan memperhatikan unsur kebahasaan (adjective), secara benar dan sesuai

4.7.2 Menyusun teks recount lisan dan tulis, pendek dan sederhana, terkait peristiwa/pengalaman di tempat kerja, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,

memperhatikan struktur, kebahasaan, atau aspek lisan. Membuat garis besar cara menyajikan teks persuasi. Menyajikan teks persuasi secara tulis dengan memperhatikan struktur