• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SD Negeri Muka Sungai Kuruk

Kelas/ Semester : VI (Enam)/ II (Genap)

Tema : 7. Kepemimpinan

Subtema : 2. Pemimpin Idolaku Pembelaran ke 1

Alokasi Waktu : 1 x 10 menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui media audio visual dan Biografi tokoh peserta didik dapat mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan seorang tokoh pemimpin.

2. Melalui metode “Disko” diskusi kelompok peserta didik dapat mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani.

B. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu

Pendahuluan

1. Guru mengucapkan salam.

2. Guru dan peserta didik berdoa sebelum memulai pembelajaran.

3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik.

4. Menyanyikan lagu wajib “Syukur”

5. Guru mengkaitkan pembelajaran yang lalu dengan pelajaran saat ini (Apersepsi)

6. Guru menyampaikan topik dan tujuan pembelajaran

7. Guru menampilkan beberapa gambar (foto-foto pemimpin negara) dengan melakukan tanya jawab singkat.

 Siapa tokoh ini? Siapa yang mengidolakan beliau?

 Apa yang kamu ketahuai tentang beliau? (Apersepsi).

8. Guru memotivasi peserta didik untuk terus semangat dalam belajar agar bisa menjadi pemimpin yang kita ketahui.(Motivasi)

2 Menit

Inti

1. Guru Membagi kelompok Siswa menjadi 7 Kelompok.

2. Peserta didik duduk secara berkelompok. (Collaborative)

3. Setiap kelompok mendapatkan LKPD Kelompok yang berisi biografi Presiden-Presiden Republik Indonesia.

4. Peserta didik diberikan kesempatan untuk membaca biografi Presiden- Presiden Republik Indonesia secara berkelompok dengan mengerjakan kegiatan I lembar LKPD Kelompok.

5. Guru mendampingi kegiatan kerja kelompok.

6. Hasil diskusi yang telah disepakati dalam kelas, kemudian dituliskan pada lembar LKPD Kelompok

7. Setelah selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya secara bergantian. (Communication)

8. Kegiatan tanya jawab dibuka untuk menguatkan pemahaman peserta didik dalam mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan Presiden- Presiden Republik Indonesia (Critical thinking)

9. Guru membagikan LKPD Mandiri kegiatan II

10. Dengan panduan guru, peserta didik kegiatan II menuliskan nilai-nilai kepemimpinan dari Presiden-Presiden RI pada LKPD Mandiri yang guru bagikan.

11. Setelah selesai Peserta didik mengumpulkan LKPD Mandiri yang telah di kerjakan.

12. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang kurang jelas.

5 Menit

(2)

Penutup

1. Peserta didik bersama guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari .

2. Peserta didik diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya tentang pembelajaran yang telah diikuti sebagai bentuk refleksi pembelajaran hari ini.

3. Guru memberikan pesan-pesan moral.

4. Guru dan siswa menutup kegiatan dengan berdoa dan diakhiri dengan salam.

3 menit

C. PENILAIAN PEMBELAJARAN 1. Penilaian Sikap

A. Penilaian Sikap Spiritual (KI-1) Teknik : Observasi

Instrumen : Lembar Observasi (Terlampir)

B. Penilaian Sikap Sosial (KI-2) Teknik : Observasi

Instrumen : Lembar Observasi (Terlampir)

2. Penilaian Pengetahuan (KI-3) Teknik : Tes Tertulis Instrumen : Soal

3. Penilaian Keterampilan (KI-4) Teknik : Unjuk Kerja

Instrumen : Rubrik Penilaian (Terlampir)

Mengetahui, Muka Sungai kuruk, 28 Juli 2022

Kepala Sekolah Guru Kelas VI/A

Suli Atmawati, S.Pd SD Agusriadi, S.Pd

NIP. 19710504 199606 2 003 NIP. 19900815 201903 1 002

(3)

Lampiran 1

Penilaian Sikap Spiritual (KI-1)

NO NAMA ASPEK NILAI

TOTAL NILAI BERIBADAH BERDOA BERSYUKUR TOLERANSI

1 Alya Khalyfa 4 4 4 4 100

2 Aldi Agustin 4 4 3 3 87,5

3 Alief Kesuma Bahri 4 4 3 2 81,25

4 Apiva Zahirah 4 4 2 1 68,75

5 Banta Al Faiz 4 1 3 2 62,5

6 Desty Humairah 4 4 4 4 100

7 Dzul Azmi 4 4 3 3 87,5

8 Fardhan Ardiansyah 4 4 3 2 81,25

9 Fazlan Hardiansyah 4 4 3 3 87,5

10 Fazril Hutagalung 4 4 4 4 100

11 Ikhwa Ramdani 4 4 3 3 87,5

12 Khaira Ulfa 4 4 3 2 81,25

13 Khairan Akmal 4 4 3 2 81,25

14 Lutfi Nazriel 4 4 3 3 87,5

15 M. Athaya Ramadhan 4 4 4 4 100

16 Miftahul Raihan Raditya 4 4 4 4 100

17 Muhammad Afif 4 4 3 3 87,5

18 Nazla Syakiilah 4 4 3 3 87,5

19 Nurisma Yuni 4 4 4 4 100

20 Nurlaili Ramadhani 4 4 3 3 87,5

21 Siti Fathya Ramadhani 4 4 4 4 100

22 T. Addina Rahmania Putri 4 4 4 4 100

23 Zus Wandi Mudin 4 4 3 3 87,5

Keterangan;

4 = Sangat Baik Skor Nilai = Skor Perolehan x 100

3 = Baik Skor Maksimal

2 = Cukup 1 = Kurang

Mengetahui, Muka Sungai kuruk, 28 Juli 2022

Kepala Sekolah Guru Kelas VI/A

Suli Atmawati, S.Pd SD Agusriadi, S.Pd

NIP. 19710504 199606 2 003 NIP. 19900815 201903 1 002

(4)

Lampiran 2

Penilaian Sikap sosial (KI-2)

NO NAMA ASPEK NILAI

TOTAL NILAI JUJUR DISIPLIN T. JAWAB SANTUNI

1 Alya Khalyfa 4 4 4 4 100

2 Aldi Agustin 4 4 3 3 87,5

3 Alief Kesuma Bahri 4 4 3 2 81,25

4 Apiva Zahirah 4 4 2 1 68,75

5 Banta Al Faiz 4 4 4 4 100

6 Desty Humairah 4 4 3 3 87,5

7 Dzul Azmi 4 4 3 2 81,25

8 Fardhan Ardiansyah 4 4 2 1 68,75

9 Fazlan Hardiansyah 4 4 4 4 100

10 Fazril Hutagalung 4 4 3 3 87,5

11 Ikhwa Ramdani 4 4 4 4 100

12 Khaira Ulfa 4 4 3 3 87,5

13 Khairan Akmal 4 4 4 4 100

14 Lutfi Nazriel 4 4 3 3 87,5

15 M. Athaya Ramadhan 4 4 3 2 81,25

16 Miftahul Raihan Raditya 4 4 4 4 100

17 Muhammad Afif 4 4 4 4 100

18 Nazla Syakiilah 4 4 3 3 87,5

19 Nurisma Yuni 4 4 4 4 100

20 Nurlaili Ramadhani 4 4 3 3 87,5

21 Siti Fathya Ramadhani 4 4 4 4 100

22 T. Addina Rahmania Putri 4 4 3 3 87,5

23 Zus Wandi Mudin 4 4 3 2 81,25

Keterangan;

4 = Sangat Baik Skor Nilai = Skor Perolehan x 100

3 = Baik Skor Maksimal

2 = Cukup 1 = Kurang

Mengetahui, Muka Sungai kuruk, 28 Juli 2022

Kepala Sekolah Guru Kelas VI/A

Suli Atmawati, S.Pd SD Agusriadi, S.Pd

NIP. 19710504 199606 2 003 NIP. 19900815 201903 1 002

(5)

LKPD

KELOMPOK 1

Lampiran 3

Penilaian PsikomotoriK(KI-4)

(6)

KEPEMIMPINAN PRESIDEN SOEKARNO

Soekarno lahir pada tanggal 6 Juni 1902 di Jawa Timur, dari pasangan Raden Sukemi Sosrodihardjo dan RA Ida Nyoman Rai, yang pada waktu itu tergolong dalam keluarga bangsawan dan merupakan keluarga terhormat dari segi struktur sosial. Sebagai seorang pemimpin, Soekarno disebut sebagai sosok yang sempurna, terutama dalam memimpin negara Indonesia yang luas dan beragam ini.

Soekarno tidak hanya kharismatik dan berwibawa, tetapi juga seorang ulama dan ideolog. Jika melihat gaya kepemimpinannya, tidak diragukan lagi bahwa Soekarno termasuk dalam kelompok pemimpin bergaya kharismatik, yang memiliki pesona, wibawa dan energi yang luar biasa sehingga mampu mempengaruhi orang lain untuk menjadi pengikutnya. Soekarno sangat piawai mengubah persepsi orang lain sehingga menjadi sama dengannya.

Presiden Pertama Indonesia ini juga dikenal sebagai sosok yang berwatak eksplosif, namun mampu menularkan semangat agung ini kepada orang lain. Dia mampu menyalakan semangat semua orang dan menginspirasi mereka semua untuk berani melakukan apa yang mereka inginkan. Setiap orang yang mengikuti seorang pemimpin dengan gaya yang sama seperti Presiden Soekarno biasanya memiliki keyakinan yang kuat bahwa pemimpin selalu benar, merasa cinta dan bangga pada pemimpinnya, memiliki motivasi yang kuat untuk terlibat dalam misi kelompok, bersedia untuk patuh. pemimpin dan percaya bahwa mereka dapat berkontribusi pada kelompok. .

Kepemimpinan Soekarno memiliki prestasi bagi Indonesia, yaitu: Semangat Revolusi Menuju Kemerdekaan. Keberhasilan pertama yang tidak akan pernah terlupakan dari Soekarno adalah bagaimana ia mampu mengobarkan semangat revolusi di tengah-tengah masyarakat Indonesia, yang akhirnya membawa Indonesia merdeka pada tahun 1945.

Gerakan Non-Blok Di bawah kepemimpinannya, Sukarno tercatat telah berhasil membentuk Gerakan Non-Blok (GNB) pada konferensi Asia-Afrika yang diadakan di Bandung pada tahun 1955. Menyatukan Papua Barat dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia

(7)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) KELOMPOK

Nama Kelompok :

Ketua :

Anggota : 1.

2.

3.

4.

A. Tujuan :

1. Mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani

2. Memberi contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan

B. Alat dan Bahan 1. Pulpen 2. Spidol

C. Langkah – Langkah

1. Bacalah Tipe kepemimpinan dari tokih yang guru bagikan sesuai dengan kelompoknya 2. Identifikasilah nilai-nilai kepemimpinan yang kamu temui dari tokoh tersebut

3. Tulislah hasil pengamatanmu pada pohon karakter di bawah ini 4. Persentasikanla hasil kerjamu di depan teman kelompok lainnya.

D. Hasil Identifikasi

1. Nama Pemimpin yang di idolakan : 2. Nilai kepemimpinan yang di miliki : Nilai-Nilai Kepemimpinan

K r i t e r i a p e n i l a i a n

J u m l a h s o a l = 5 B u t i r

B o b o t N i l a i / s o a l = 2 0

S k o r = J u m l a h B e n a r x B o b o t N i l a i

= . . . x . . .

= . . .

1. Alasan;

2. Alasan;

3. Alasan;

4. Alasan;

5. Alasan;

(8)

LKPD

KELOMPOK 2

(9)

KEPEMIMPINAN PRESIDEN SOEHARTO

Jenderal TNI HM Suharto adalah Presiden kedua Indonesia yang menjabat dari tahun 1967 hingga 1998, menggantikan Soekarno. Di dunia internasional, khususnya di Dunia Barat, Suharto sering disebut dengan nama populer “The Smiling General” karena wajahnya yang tersenyum dan ramah. Meski begitu, dengan berbagai kontroversi yang terjadi, ia kerap disebut sebagai sosok yang otoriter bagi mereka yang menentangnya.

Sebelum menjadi presiden, Suharto adalah seorang pemimpin militer pada masa Hindia Belanda dan Kekaisaran Jepang, dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Pasca Gerakan 30 September 1965, Soeharto kemudian melakukan operasi penertiban dan pengamanan atas perintah Presiden Soekarno, salah satu yang dilakukannya adalah menumpas Gerakan 30 September dan menyatakan PKI sebagai organisasi terlarang. Berbagai kontroversi menyebutkan operasi ini menewaskan antara 100.000 hingga 2 juta orang, namun jumlah ini patut dipertanyakan karena adanya korban Gerakan 30 September.

Suharto kemudian diberi mandat oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) sebagai Presiden pada tanggal 26 Maret 1968 menggantikan Soekarno, dan resmi menjadi presiden pada tahun 1968. Ia dipilih kembali oleh MPR pada tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993 , dan 1998. Pada tahun 1998, masa jabatannya berakhir setelah ia mengundurkan diri pada 21 Mei tahun itu, menyusul kerusuhan Mei 1998 dan pendudukan gedung DPR/MPR oleh ribuan mahasiswa.

Dia adalah presiden terlama di Indonesia.

Selama hampir 32 tahun masa pemerintahannya, Suharto meletakkan dasar bagi pembangunan di Indonesia melalui Repelita. Selama masa pemerintahannya, yang dikenal sebagai Orde Baru, Suharto membangun negara yang stabil dan mencapai kemajuan ekonomi dan infrastruktur. Pada era ini, masyarakat menemukan harga bahan pokok yang terjangkau dan situasi keamanan dan ketertiban yang terjaga, serta tercapainya Swasembada Beras. Hal ini ditandai dengan medali Dari Importir Beras Menuju Swasembada dari Food and Agriculture Organization (FAO) tahun 1984 yang diterima Presiden Soeharto.

Suharto juga merupakan sosok kontroversial karena membatasi kebebasan warga negara Indonesia keturunan Tionghoa, menduduki Timor Timur, memaksakan sila tunggal Pancasila di berbagai bidang, dan disebut-sebut sebagai salah satu rezim terkorup dalam sejarah dunia modern. Menurut Transparency International, kerugian negara diperkirakan sekitar 15–35 miliar dolar AS pada masa pemerintahannya. Namun, hal ini tidak terbukti, bahkan Majalah Time kalah dalam gugatan dan upaya lain untuk menuntut Suharto gagal karena kesehatannya yang memburuk. Setelah menderita penyakit yang berkepanjangan, ia meninggal karena gagal organ multifungsi di Jakarta pada 27 Januari 2008

(10)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) KELOMPOK

Nama Kelompok :

Ketua :

Anggota : 1.

2.

3.

4.

A. Tujuan :

3. Mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani

4. Memberi contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan

B. Alat dan Bahan 3. Pulpen 4. Spidol

C. Langkah – Langkah

5. Bacalah Tipe kepemimpinan dari tokih yang guru bagikan sesuai dengan kelompoknya 6. Identifikasilah nilai-nilai kepemimpinan yang kamu temui dari tokoh tersebut

7. Tulislah hasil pengamatanmu pada pohon karakter di bawah ini 8. Persentasikanla hasil kerjamu di depan teman kelompok lainnya.

D. Hasil Identifikasi

1. Nama Pemimpin yang di idolakan : 2. Nilai kepemimpinan yang di miliki : Nilai-Nilai Kepemimpinan

K r i t e r i a p e n i l a i a n

J u m l a h s o a l = 5 B u t i r

B o b o t N i l a i / s o a l = 2 0

S k o r = J u m l a h B e n a r x B o b o t N i l a i

= . . . x . . .

= . . .

2. Alasan;

2. Alasan;

3. Alasan;

4. Alasan;

5. Alasan;

(11)

LKPD

KELOMPOK 3

(12)

KEPEMIMPINAN PRESIDEN BJ HABIBIE

Kepemimpinan yang sukses membutuhkan kemampuan untuk mengubah visi atau teori menjadi kenyataan. Semakin terwujud visi atau teori dalam kenyataan, semakin efektif kepemimpinan itu. Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie jelas merupakan sosok yang penuh dengan rekam jejak kesuksesan dan tonggak pencapaian sebagai buah dari mewujudkan visi dan teori menjadi kenyataan. Sosok multidimensi yang meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, dalam usia 83 tahun pada Rabu (11/9) itu meninggalkan begitu banyak jejak kepemimpinan.

Tak hanya sebagai Presiden RI ke-3, pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 ini, semasa hidupnya meninggalkan begitu banyak inspirasi yang patut ditiru. Sebagai ilmuwan dirgantara, BJ Habibie adalah manusia pertama tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.

Pencapaian ini membuat Habibie mendapatkan gelar khusus sebagai 'Mr Crack'. Tak hanya itu, dalam dunia iptek, para pakar kedirgantaraan juga mengenal Habibie yang melahirkan sejumlah teori terkait perkembangan teknologi maju di bidang ini. Oleh karena itu, saat melepas jenazah BJ Habibie ke tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Presiden Joko Widodo juga memberikan penghormatan kepada sosok jenius di dunia kedirgantaraan dengan panggilan khusus ini. "Selamat jalan Pak Crack. Selamat jalan pelopor," kata Presiden Jokowi.

Selain dikenal luas sebagai ilmuwan kedirgantaraan, BJ Habibie juga dikenal sebagai seorang muslim yang saleh. Sebagai seorang muslim, juga banyak jejak kepemimpinan yang ditinggalkan oleh almarhum. Sama seperti pencetus teori relativitas Albert Einstein yang berpendapat bahwa sains tanpa agama itu buta dan agama tanpa sains itu timpang, BJ Habibie juga meyakini bahwa sains, iman, dan takwa harus ada dalam satu kesatuan yang sinergis. Dalam konteks ini, jejak kepemimpinan Habibie sangat fenomenal. Selain dikenal sebagai pendiri dan ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pertama, BJ Habibie juga merupakan orang yang memprakarsai berdirinya Bank Muamalat dan mengimplementasikan konsep perbankan syariah di Indonesia yang diterima secara luas oleh umat Islam di Indonesia hingga saat ini. Hari ini.

(13)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) KELOMPOK

Nama Kelompok :

Ketua :

Anggota : 1.

2.

3.

4.

A. Tujuan :

5. Mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani

6. Memberi contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan

B. Alat dan Bahan 5. Pulpen 6. Spidol

C. Langkah – Langkah

9. Bacalah Tipe kepemimpinan dari tokih yang guru bagikan sesuai dengan kelompoknya 10. Identifikasilah nilai-nilai kepemimpinan yang kamu temui dari tokoh tersebut

11. Tulislah hasil pengamatanmu pada pohon karakter di bawah ini 12. Persentasikanla hasil kerjamu di depan teman kelompok lainnya.

D. Hasil Identifikasi

1. Nama Pemimpin yang di idolakan : 2. Nilai kepemimpinan yang di miliki : Nilai-Nilai Kepemimpinan

K r i t e r i a p e n i l a i a n

J u m l a h s o a l = 5 B u t i r

B o b o t N i l a i / s o a l = 2 0

S k o r = J u m l a h B e n a r x B o b o t N i l a i

= . . . x . . .

= . . . .

3. Alasan;

2. Alasan;

3. Alasan;

4. Alasan;

5. Alasan;

(14)

LKPD

KELOMPOK 4

(15)

KEPEMIMPINAN PRESIDEN KH. ABDURAHMAN WAHID

H. Abdurrahman Wahid (lahir Abdurrahman ad-Dakhil; 7 September 1940 – 30 Desember 2009) atau lebih dikenal Gus Dur, adalah seorang tokoh dan pemimpin politik Muslim Indonesia yang menjadi Presiden Indonesia keempat dari 1999 hingga 2001. Kepemimpinan Gus Dur a gaya karismatik-transformasional dimana dalam mengambil keputusan, Gus Dur lebih menonjolkan sikap karismatiknya namun tanpa kekerasan dan tekanan militer.

Kelebihan gaya kepemimpinan Gus Dur Liburan siswa selama bulan Ramadhan Membuat Tahun Baru Imlek dan Mengizinkan Tionghoa Menyelesaikan Berbagai Jenis Konflik di Indonesia Kurangnya gaya kepemimpinan Gus Dur Buloggate dan Kasus Korupsi Mengizinkan Bendera Bintang Kejora Kepemimpinan Presiden Megawati Soekarno Putri Prof.Dr.Hj. Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri adalah Presiden kelima Indonesia yang menjabat dari 23 Juli 2001 hingga 20 Oktober 2004.

Sebagai salah satu tokoh yang pernah memimpin Indonesia, Gus Dur mempunyai beberapa kekhasan yang membedakannya dengan pemimpin lainnya. Kekhasan yang pertama dan paling jelas terlihat dari latar belakangnya sebagai Gus yang merupakan salah satu gelar yang akrab dengan kehidupan dalam lingkungan pesantren tradisional. Hal ini berarti bahwa Gus Dur menjadi presiden pertama di Indonesia yang berasal dari kaum santri dan dibesarkan dalam lingkungan keagamaan yang kuat. Sebagaimana telah disebutkan bahwa kakek dan ayah beliau merupakan salah satu tokoh besar Islam di Indonesia.

kekhasan selanjutnya yakni Gus Dur juga dikenal aktif dalam berbagai diskusi. Ketika studi di Kairo dan Baghdad, beliau banyak bertukar pemikiran dengan pelajar-pelajar Indonesia lainnya yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia. Ide-ide dan esai-esainya yang jenaka pun provokatif menjadikan Gus Dur sebagai seorang yang cepat dikenal. Selanjutnya, kepulangannya dari studi di Kairo dan Bagdad tidak mengubah kegemaran dalam berdiskusi.

Adapun, topik-topik yang paling digemari beliau antaranya menyoal politik Indonesia, masa depan Indonesia, serta Islam dan modernitas.

selain itu, Gus Dur merupakan seorang intelektualis Muslim dan seorang akademisi yang banyak menuangkan pemikirannya melalui berbagai tulisan terkait persoalan- persoalan keislaman pun keindonesiaan. Keaktifannya dalam menulis telah dimulai sejak beliau masih muda. Hal tersebut dimulai ketika masih di pesantren dan saat belajar di Kairo dengan menulis pada majalah- majalah, sampai akhirnya dapat menerbitkan buku-buku yang hingga saat ini banyak di kenal oleh para intelektualis, khususnya kalangan intelektual Muslim.

(16)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) KELOMPOK

Nama Kelompok :

Ketua :

Anggota : 1.

2.

3.

4.

A. Tujuan :

7. Mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani

8. Memberi contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan

B. Alat dan Bahan 7. Pulpen 8. Spidol

C. Langkah – Langkah

13. Bacalah Tipe kepemimpinan dari tokih yang guru bagikan sesuai dengan kelompoknya 14. Identifikasilah nilai-nilai kepemimpinan yang kamu temui dari tokoh tersebut

15. Tulislah hasil pengamatanmu pada pohon karakter di bawah ini 16. Persentasikanla hasil kerjamu di depan teman kelompok lainnya.

D. Hasil Identifikasi

1. Nama Pemimpin yang di idolakan : 2. Nilai kepemimpinan yang di miliki : Nilai-Nilai Kepemimpinan

K r i t e r i a p e n i l a i a n

J u m l a h s o a l = 5 B u t i r

B o b o t N i l a i / s o a l = 2 0

S k o r = J u m l a h B e n a r x B o b o t N i l a i

= . . . x . . .

= . . . .

4. Alasan;

2. Alasan;

3. Alasan;

4. Alasan;

5. Alasan;

(17)

LKPD

KELOMPOK 5

(18)

KEPEMIMPINAN PRESIDEN MEGAWATI SOEKARNO PUTRI

Megawati Soekarno Putri melanjutkan kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid yang terhenti di tengah jalan. Dalam kepemimpinannya, Megawati menekankan kepemimpinan dalam budaya timur. Megawati adalah seorang pemimpin yang memiliki kepribadian yang kuat. Tidak mudah dipengaruhi oleh siapapun, jika tidak sesuai dengan pikiran dan hati nuraninya tentang cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baginya, visi dan misi pemimpin bangsa ini tak lain adalah visi dan misi yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945. Perubahan visi dan misi yang berbeda dengan Pembukaan UUD 1945 harus dicegah.

Megawati adalah orang yang tenang dengan kepribadian yang cenderung tertutup. Namun, ia memiliki karakter dan wibawa yang kuat sebagai seorang pemimpin. Hal ini terlihat dari kejeliannya dalam memahami berbagai konflik atau krisis yang terjadi dan kegigihannya dalam menekankan pemahaman anti kekerasan. Pada masa kepemimpinannya, Megawati juga dikenal tegas dan berpegang teguh pada prinsipnya, yaitu politik berideologi, sesuai konstitusi, dan mengutamakan kepentingan rakyat (Sihaloho, 2019).

Sikapnya itu berhasil membuat Megawati meraih berbagai prestasi selama menjabat sebagai pemimpin bangsa. Berpenampilan tenang dan tampak kurang acuh dalam menghadapi persoalan. Tetapi dalam hal-hal tertentu megawati memiliki determinasi dalam kepemimpinannya, misalnya mengenai persoalan di BPPN, kenaikan harga BBM dan pemberlakuan darurat militer di Aceh Nanggroe Darussalam.

Gaya kepemimpinan megawati yang anti kekerasan itu tepat sekali untuk menghadapi situasi bangsa yang sedang memanas. Megawati lebih menonjolkan kepemimpinan dalam budaya ketimuran. Ia cukup lama dalam menimbang-nimbang sesuatu keputusan yang akan diambilnya.

Tetapi begitu keputusan itu diambil, tidak akan berubah lagi. Gaya kepemimpinan seperti bukanlah suatu ke1emahan. Seperti dikatakan oleh Frans Seda: “Dia punya intuisi tajam. Sering kita berpikir, secara logika, menganalisa fakta-fakta, menyodorkan bukti-bukti, tapi tetap saja belum pas. Di saat itulah Mega bertindak berdasarkan intuisinya, yang oleh orang-orang lain tidak terpikirkan sebelumnya.” Cukup demokratis, tapi pribadi Megawati dinilai tertutup dan cepat emosional. Ia alergi pada kritik. Komunikasinya didominasi oleh keluhan dan uneg-uneg, nyaris tidak pernah menyentuh visi misi pemerintahannya

(19)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) KELOMPOK

Nama Kelompok :

Ketua :

Anggota : 1.

2.

3.

4.

A. Tujuan :

9. Mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani

10. Memberi contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan

B. Alat dan Bahan 9. Pulpen 10. Spidol

C. Langkah – Langkah

17. Bacalah Tipe kepemimpinan dari tokih yang guru bagikan sesuai dengan kelompoknya 18. Identifikasilah nilai-nilai kepemimpinan yang kamu temui dari tokoh tersebut

19. Tulislah hasil pengamatanmu pada pohon karakter di bawah ini 20. Persentasikanla hasil kerjamu di depan teman kelompok lainnya.

D. Hasil Identifikasi

1. Nama Pemimpin yang di idolakan : 2. Nilai kepemimpinan yang di miliki : Nilai-Nilai Kepemimpinan

K r i t e r i a p e n i l a i a n

J u m l a h s o a l = 5 B u t i r

B o b o t N i l a i / s o a l = 2 0

S k o r = J u m l a h B e n a r x B o b o t N i l a i

= . . . x . . .

= . . .

5. Alasan;

2. Alasan;

3. Alasan;

4. Alasan;

5. Alasan;

(20)

LKPD

KELOMPOK 6

(21)

KEPEMIMPINAN PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Merupakan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan era demokrasi.

Presiden SBY juga menegaskan jika cenderung mengalah, ia lebih suka berkompromi dan membuat konsensus, karena SBY tidak ingin kepemimpinannya menjadi otoriter. SBY, seorang pemimpin yang demokratis dalam mengambil keputusan, selalu mengundang beberapa wakil dari bawahannya, namun keputusan tetap berada di tangannya.

SBY adalah tipe pemimpin yang berhati-hati dan berpikir matang sebelum mengambil keputusan.

Salah satu pemimpin transformatif di Indonesia adalah Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhyono (SBY). Sosok santun dalam berpolitik, namun tegas dan memiliki program yang brilian. Dalam perjalanannya memimpin negeri ada beberapa capaian walaupun didera tantangan yang terus-menerus menghadang. Namun, semua itu mampu ia lalu karena sikap dasar kepemimpinan selama ia menjabat, menunjukkan kepemimpin transformatif.

Kedua, mengusung spirit soft power. SBY mulai meninggalkan cara-cara lama dalam pendekatan konflik, yaitu dengan menggunakan hard power. Dengan cara tersebut, upaya menyelesaikan konflik harus meninggalkan bercak darah. Hal itulah yang kemudian menjadi concern SBY. Ia kemudian lebih mengutamakan diplomasi berbasis dialog, pendekatan persuasif, dan cara-cara nonperang. Konsep yang dibawa SBY ini kemudian mendapat standing ovation ketika ia berpidato di PBB. Ide ini kemudian populer dengan banyaknya pemimpin di negara lain yang kemudian mengkajinya.

Ketiga, berani mengambil resiko. Awalnya SBY selalu dikritik kurang tanggap, sangat lembek dalam menyikapi ancaman untuk NKRI. Bahkan, banyak yang menganggap SBY waktu menangani sengketa dengan GAM di Aceh tengah bermain-main dengan kedaulatan NKRI.

Namun, SBY mampu menekan terjadinya konflik lanjutan dengan negosiasi dan dialog yang alot.

Alhasil, GAM akhirnya menerima opsi otonomi khusus di bawah payung NKRI. Satu hal ayng patut dicatat adalah darah anak bangsa tidak tumpah sia-sia dalam konflik di Serambi Mekah tersebut.

Keempat, pemimpin yang bekerja untuk rakyat. Untuk membuktikannya lebih baik kita merujuk pada data yang ada. Selama SBY menjabat anggaran pendidikan terus meningkat. Pada 2002, anggaran pendidikan hanya Rp 13,6 triliun. Pada 2009, pemerintah mampu merealisasikan anggaran pendidikan 20 persen dari APBN, yang nilainya sekitar Rp 207,4 triliun. Selain itu angka kemiskinan juga turun. Angka kemiskinan pada 2006 mencapai 17,8 persen berhasil diturunkan menjadi 15,5 persen pada 2008, dan kembali dapat ditekan menjadi 13,3 persen pada 2010. Lain lagi dengan pengguran, pemerintah berhasil menekan angka pengangguran sebesar 11,2 persen pada 2005 menjadi 6,56 persen di November 2011.

Kelima, serius dalam memberantas korupsi. SBY terbukti tak tebang pilih dalam memberantas korupsi. Tak peduli siapa pun, meski keluarga dan kerabatnya sekalipun. Lihat saja berapa banyak pejabat dari anggota parlemen, pejabat BUMN, Gubernur, Bupati, dan Walikota yang berurusan dengan hukum. Singkatnya, segala praktek korupsi terus diperangi di era SBY, meski usaha itu tidak pernah mudah. Paling tidak fondasi sudah dibentuk oleh SBY dengan sangat kuat. Tinggal bagaimana generasi sekarang mampu melanjutkan menuju Indonesia yang lebih baik

(22)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) KELOMPOK

Nama Kelompok :

Ketua :

Anggota : 1.

2.

3.

4.

A. Tujuan :

11. Mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani

12. Memberi contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan

B. Alat dan Bahan

11. Pulpen 12. Spidol

C. Langkah – Langkah

21. Bacalah Tipe kepemimpinan dari tokih yang guru bagikan sesuai dengan kelompoknya 22. Identifikasilah nilai-nilai kepemimpinan yang kamu temui dari tokoh tersebut

23. Tulislah hasil pengamatanmu pada pohon karakter di bawah ini 24. Persentasikanla hasil kerjamu di depan teman kelompok lainnya.

D. Hasil Identifikasi

1. Nama Pemimpin yang di idolakan : 2. Nilai kepemimpinan yang di miliki : Nilai-Nilai Kepemimpinan

K r i t e r i a p e n i l a i a n

J u m l a h s o a l = 5 B u t i r

B o b o t N i l a i / s o a l = 2 0

S k o r = J u m l a h B e n a r x B o b o t N i l a i

= . . . x . . .

= . . .

6. Alasan;

2. Alasan;

3. Alasan;

4. Alasan;

5. Alasan;

(23)

LKPD

KELOMPOK 7

(24)

KEPEMIMPINAN PRESIDEN JOKO WIDODO

Joko Widodo atau yang dikenal dengan nama Jokowi memiliki nama lengkap Ir. H.Joko Widodo. Ia lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada 21 Juni 1961. Masa kepemimpinan Jokowi dimulai dari 20 Oktober 2014 hingga sekarang. Gaya kepemimpinan presidensial Jokowi ada tiga gaya kepemimpinan Jokowi yaitu yang pertama adalah partisipatif yaitu selalu ikut serta atau terlibat dengan anggota ketika mengambil keputusan atau kegiatan seperti tindakan blusukan yang sering mereka lakukan.

Kedua, karismatik di mana Jokowi bisa memecahkan masalah yang bisa menarik perhatian orang lain. Ketiga, transornational, yaitu mengukur sejauh mana hubungan antara anggota dengan pemimpinnya. Pada masa pemerintahannya, Presiden Jokowi telah mampu memulai pemerataan pembangunan di Indonesia, dimana infrastruktur tidak lagi hanya terfokus di pulau Jawa tetapi juga di luar pulau Jawa. Presiden Jokowi juga memiliki citra seorang pemimpin yang dekat dengan masyarakatnya dan Presiden Jokowi juga melaksanakan program-program sosial seperti KIP dan BPJS yang tentunya sangat membantu masyarakat.

Demikianlah identifikasi atau analisis gaya kepemimpinan presiden Indonesia yang memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda dan juga hasil kerja yang berbeda, namun demikian gaya kepemimpinan presiden yang pernah memimpin di Indonesia tentunya sangat mempengaruhi negara dan masyarakat Indonesia.

Di balik kelemahan selama kepemimpinan presiden Indonesia.

Joko Widodo yang kerap dipanggil dengan nama Jokowi merupakan salah satu presiden yang menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Jokowi memiliki gaya dan pendekatan kepemimpinan yang khas dan berbeda dengan presiden sebelumnya. Gaya kepemimpinan yang tegas, lugas dan bijaksana. Selain itu presiden jokowi juga dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang pro rakyat. Dikarenakan ia selalu dekat dengan rakyatnya, dan selalu mencari tahu apa permasalahan yang ada di masyarakat.

Kepemimpinan Jokowi dikenal oleh masyarakat sebagai blusukan. Tanpa diduga dan tanpa terjadwal pula, kerap kali ia menghampiri masyarakat dan pejabat pemerintahan yang ada dibawahnya. Hasilnya, ia bisa melihat kondisi yang lebih spontan. Karena itu pula ia bisa lebih dekat dengan rakyat. Kebiasaan blusukan ini juga dibawa ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Hingga kini saat menjadi sebagai presiden, kebiasaan itu pula dibawanya.

Hal ini terlihat mengenai permasalahan kemaritiman, khususnya nelayan. Jokowi langsung blusukan ke kampung bahari tamblaklorok, Semarang, untuk mengunjungi para nelayan ( Senin, 18/02/2019 ). Beberapa nelayan mengaku telah menyampaikan langsung mengenai tantangan dan kendala yang dihadapi.

(25)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) KELOMPOK

Nama Kelompok :

Ketua :

Anggota : 1.

2.

3.

4.

A. Tujuan :

13. Mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan yang dapat diteladani

14. Memberi contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan

B. Alat dan Bahan

13. Pulpen 14. Spidol

C. Langkah – Langkah

25. Bacalah Tipe kepemimpinan dari tokih yang guru bagikan sesuai dengan kelompoknya 26. Identifikasilah nilai-nilai kepemimpinan yang kamu temui dari tokoh tersebut

27. Tulislah hasil pengamatanmu pada pohon karakter di bawah ini 28. Persentasikanla hasil kerjamu di depan teman kelompok lainnya.

D. Hasil Identifikasi

1. Nama Pemimpin yang di idolakan : 2. Nilai kepemimpinan yang di miliki : Nilai-Nilai Kepemimpinan

K r i t e r i a p e n i l a i a n

J u m l a h s o a l = 5 B u t i r

B o b o t N i l a i / s o a l = 2 0

S k o r = J u m l a h B e n a r x B o b o t N i l a i

= . . . x . . . .

= . . .

7. Alasan;

2. Alasan;

3. Alasan;

4. Alasan;

5. Alasan;

(26)

LKPD

MANDIRI

Lampiran 4

Penilaian Pengetahuan(KI-3)

(27)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MANDIRI

Nama :

Tugas

1. Setelah mempelajari nilai-nilai kepemimpinan para pemimpin Republik Indonesia, tulislah 2 (Dua) nilai Kepemimpinan yang dapat kamu teladani dan dapat menjadi contoh dari masing-masing tokoh pemimpin yang telah kita pelajarihari ini!

1.

2.

1

1.

2.

2

1.

2.

3

1.

2.

4

1.

2.

5

1.

2.

6

1.

2.

7

Alasan:

Alasan:

Alasan:

Alasan:

Alasan:

Alasan:

Alasan:

(28)

O L E H

AGUSRIADI, S.Pd

NIP. 19900815 201903 1 002

T E M A 7 K E P E M I M P I N A N

S U B T E M A 2 P E M I M P I N I D O L A K U

P E M B E L A J A R A N 1

(29)

Tujuan Pembelajaran:

1. Melalui media audio visual dan Biografi tokoh peserta didik dapat mengidentifikasi nilai-nilai

kepemimpinan seorang tokoh pemimpin.

2. Melalui metode “Disko” diskusi kelompok peserta didik dapat

mengidentifikasi nilai-nilai

kepemimpinan yang dapat diteladani.

(30)

Siapa Tokoh- Tokoh ini???

(31)

NILAI- NILAI KEPEMIMPINAN

SANTUN

RENDAH HATI JENIUS

RAMAH

NASIONALIS DISIPLIN

SEDERHANA TEGAS

BERWIBAWA RELIGIUS

BERANI

CERDAS

Referensi

Dokumen terkait

Melalui kegiatan mengamati dan berdiskusi, siswa mampu mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan dan contoh kegiatan dengan benar.. Melalui kegiatan mengamati, siswa mampu

 Berdiskusi untuk mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan dan contoh kegiatan yang sesuai.. KEGIATAN

Melalui kegiatan mengamati dan berdiskusi, siswa mampu mengidentifikasi nilai- nilai kepemimpinan dan contoh kegiatan dengan benar.. Melalui kegiatan mengamati, siswa mampu

WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA. Pasal 25 A UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah

Melalui kegiatan mengamati dan berdiskusi, siswa mampu mengidentifikasi nilai- nilai kepemimpinan dan contoh kegiatan dengan benar... Melalui kegiatan mengamati, siswa

Siswa diminta mensimulasikan / bermain peran dengan kelompoknya mengenai contoh-contoh kerja sama masyarakat di Indonesia yang sudah menjadi kebiasaan, seperti

Setelah membaca teks dan berdiskusi, siswa mampu menulis cerita tentang contoh manfaat persatuan dan kesatuan untuk kesejahteraan kehidupan masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia

Melalui kegiatan mengamati dan berdiskusi, siswa mampu mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan dan contoh kegiatan dengan benar.. Melalui kegiatan mengamati, siswa mampu menjelaskan