PENGARUH POLA PERNAFASAN NORMAL DAN
PERNAFASAN MELALUI MULUT PADA MALOKLUSI KLAS II DIVISI 1
TINJAUAN ANALISIS MODEL
T E S I S
OLEH
DINI RETTYFINA
Nim : 077028001
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER GIGI SPESIALIS ORTODONSIA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
UNIVERSITAS SUMATRA UTARA MEDAN
2013
PENGARUH POLA PERNAFASAN NORMAL DAN
PERNAFASAN MELALUI MULUT PADA MALOKLUSI KLAS II DIVISI 1
TINJAUAN ANALISIS MODEL
T E S I S
Untuk memperoleh gelar Spesialis Ortodonti (Sp Ort) dalam Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Ortodonsia
pada Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara
OLEH
DINI RETTYFINA 077028001
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER GIGI SPESIALIS ORTODONSIA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
UNIVERSITAS SUMATRA UTARA MEDAN
2013
PERSETUJUAN TESIS
Judul Tesis : PENGARUH POLA PERNAFASAN NORMAL DAN PERNAFASAN MELALUI MULUT PADA MALOKLUSI KLAS II DIVISI 1
TINJAUAN ANALISIS MODEL
Nama Mahasiswa : DINI RETTYFINA
Nomor Induk Mahasiswa : 077028001
Program Spesialis : PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER GIGI SPESIALIS ORTODONSIA
Menyetujui Komisi Pembimbing
Pembimbing Utama Pembimbing Anggota
Amalia Oeripto, drg., MS.,Sp.Ort(K) Prof.Nazruddin, drg.,C.Ort.,PhD.,Sp.Ort
Ketua Program PPDGS-1 Ortodonti
NIP : 19481230 197802 2 002 Nurhayati Harahap, drg., Sp.Ort(K)
Telah diuji
Pada tanggal : 24 November 2013
PANITIA PENGUJI TESIS
Penguji I : Amalia Oeripto, drg., MS., Sp. Ort(K) Penguji II : Prof. Nazruddin, drg., C. Ort., PhD., Sp. Ort Penguji III : Erna Sulistyawati,drg.,Sp.Ort(K)
Penguji IV : Muslim Y,drg.,Sp.Ort(K)
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan yang Mahakuasa yang telah melimpahkan rahmat dan ridhoNya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan tesis di Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Ortodonsia sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Spesialis Ortodonti di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara.
Dalam penulisan tesis ini penulis telah banyak mendapatkan bimbingan, pengarahan dan saran dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Prof.Nazruddin,drg.,C.Ort.,PhD.,Sp.Ort selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara dan dosen pembimbing anggota dan tim penguji yang telah menyediakan waktu, pikiran dan tenaga untuk membimbing dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan tesis ini.
2. Nurhayati Harahap, drg., Sp.Ort(K) selaku Kepala Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Ortodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara.
3. Amalia Oeripto , drg.,MS., Sp.Ort(K), selaku dosen pembimbing dan tim penguji yang telah menyediakan waktu, pikiran dan tenaga untuk membimbing dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan tesis ini.
4. Erna Sulistiyawati, drg., Sp. Ort (K), selaku tim penguji yang membantu penulis dalam mennyempurnakan tesis ini.
5. Muslim Yusuf , dg., Sp.Ort(K) selaku tim penguji yang turut menyempurnakan tesis ini.
6. Drs. Abdul Jalil Amri Arma, M.Kes, selaku Pembantu Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, atas bimbingannya dalam analisa statistik hasil penelitian.
7. Orangtua tercinta Th. Dickson Panggabean dan Retno Ds dan ananda tercinta E D Haryobimo serta adik-adik tercinta Donny Retson, SE dan Ir.Dino Ramson atas dukungan dan kasih sayangnya.
8. Teman-teman terbaik yang telah memberikan support Romy, Lusi, Yerzi, Mimi, Ulfa, Frans, Ira, Dewi S, Dewi N Tarigan.
9. Adik-adik yunior yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Akhirnya terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mohon maaf apabila ada kesalahan selama melakukan penelitian dan penyusunan tesis ini.
Medan, 24 November 2013 Penulis
NIM: 077028001 ( Dini Rettyfina )
Abstrak
Pendahuluan : adanya perbedaan pendapat tentang anatomi pada pasien yang bernafas melalui mulut dan bernafas normal atau melalui hidung maka penulis membandingkan panjang lengkung anterior maksila dan mandibula, tinggi palatum, lebar interkaninus, interpremolar dan intermolar pada maksila dan mandibula. Metode : Disain penelitian dengan perlakuan obsevasional dengan metode pengukuran cross sectional. Data diolah secara statistik dan dianalisa dengan uji t berpasangan. Hasil : Nilai rata-rata lebar interkaninus pada pasien yang bernafas normal 34,10 mm sedangkan pada pasien yang berrnafas melalui mulut 31,20mm. Nilai rata-rata lebar interpremolar pada pasien yang bernafas normal 41,45 mm dan yang bernafas melaui mulut 36,91mm. Nilai rata-rata lebar intermolar pada pasien yang bernafas melalui mulut 51,14 mm dan yang 46,32 mm nilai ini pada maksila. Pada mandibula nilai rata-rata lebar interkaninus pada pasien yang bernafas normal 29,26 mm sedangkan pada pasien yang bernafas melalui mulut 26,47 mm. Nilai rata-rata lebar interpremolar pada pasien yang bernafas normal 37,37 mm dan yang bernafas melalui mulut 35,12 mm. Kesimpulan : Lebar interkaninus pada pasien yang bernafas melalui hidung lebih besar 2,081 mm ( ρ<0,005) dari pasien yang bernafas melalui mulut.
Lebar interpremolar maksila pada pasien yang bernafas melalui hidung lebih besar 4,541 mm (ρ<0,005) dari pasien yang berrnafas melalui mulut. Lebar intermolar maksila pada pasien yang bernafas normal lebih besar 4,819 mm (ρ<0,005) dari pasien yang bernafas melalui mulut. Lebar interkaninus mandibula pada pasien yang bernafas normal lebih besar 2,791 mm dari pasien yang bernafas melalui mulut.
Kata kunci : Bernafas melalui mulut, Klass II divisi 1 dan alisa model.
PERNYATAAN
PENGARUH POLA PERNAFASAN NORMAL DAN PERNAFASAN MELALUI MULUT PADA MALOKLUSI KLAS II DIVISI 1
TINJAUAN ANALISIS MODEL
T E S I S
Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Medan, 24 November 2013
( drg. Dini Rettyfina )
DAFTAR ISI
Halaman PERSETUJUAN ---
DAFTAR ISI --- i
DAFTAR GAMBAR --- iii
DAFTAR TABEL --- iv
DAFTAR LAMPIRAN --- v
BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang --- 1
1.2 Rumusan Masalah --- 2
1.3 Tujuan Penelitian --- 3
1.4 Hipotesis --- 4
1.5 Manfaat Penelitian --- 4
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Anatomi Saluran Pernafasan --- 5
2.2 Pola Pernafasan Normal --- 6
2.3 Pola Pernafasan Abnormal --- 8
2.4 Efek Bernafas Melalui Mulut Terhadap Dentokraniofasial --- 9
2.5 Maloklusi Klas II Divisi 1 --- 11
2.6 Kerangka Teori --- 14
2.7 Kerangka Konsep --- 14
BAB 3. METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Desain Penelitian --- 15
3.2 Tempat dan Waktu --- 15
3.3 Populasi dan Sampel --- 15
3.4 Kriteria Sampel --- 16
3.4.1 Kriteria inklusi --- 16
3.4.2 Kriteria eksklusi --- 17
3.5 Identifikasi Variabel Penelitian --- 17
3.5.1 Hubungan antar variabel --- 17
3.5.2 Variabel bebas --- 18
3.5.3 Variabel tergantung --- 18
3.5.4 Variabel terkendali --- 18
3.5.5 Variabel tidak terkendali --- 18
3.6 Defenisi Operasional Variabel Penelitian --- 18
3.7 Alat dan Bahan --- 20
3.8 Cara Penelitian --- 21
3.9 Manajemen dan Analisis Data --- 22
BAB 4. HASIL PENELITIAN --- 24
4.1 Hasil dan Analisa Data --- 24
BAB 5. PEMBAHASAN --- 28
ii
BAB 6. KESIMPULAN --- 30 DAFTAR PUSTAKA --- 32 LAMPIRAN --- 35
iii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1. Anatomi hidung --- 6
Gambar 2. Pandangan sagital bernafas normal --- 7
Gambar 3. Pandangan koronal bernafas normal --- 7
Gambar 4. Pandangan sagital dan koronal bernafas melalui mulut -- 8
Gambar 5. Alat-alat yang dipakai pada penelitian --- 21
Gambar 6. Garis pharynx atas --- 22
Gambar 7. Titik-titik yang akan diukur pada model --- 23
iv
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1. Nilai Rata-rata Variabel pada maksila--- 24 Tabel 2. Nilai Rata-rata Vaeiabel pada mandibula --- 25 Tabel 3. Data Hasil Pengukuran Pasien yang Bernafas
Melalui Mulut dan Melalui Hidung --- 27
v
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Jadwal Penelitian --- 34 Lampiran 2. Kerangka Teori --- 35 Lampiran 3. Kerangka Konsep --- 36 Lampiran 4. Data Statistik --- 37 - 39
Vi