• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI HARMONISASI LOGISTIK INDONESIA Kuesioner Operasi ekspedisi muatan laut petikemas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STUDI HARMONISASI LOGISTIK INDONESIA Kuesioner Operasi ekspedisi muatan laut petikemas"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

STUDI HARMONISASI LOGISTIK INDONESIA

Kuesioner Operasi ekspedisi muatan laut petikemas

Terima kasih atas partisipasi Anda dalam survei singkat yang akan membantu kami menemukan

rintangan dalam 'Rantai pasokan Angkutan Laut Petikemas'. Kuesioner ini merupakan bagian dari

sebuah proyek bernama Studi Harmonisasi Logistik Indonesia, untuk merampingkan prosedur rantai

pasokan clearance petikemas dan mengurangi waktu singgah di Terminal Petikemas Internasional

Jakarta (JICT). Survei ini merupakan kerjasama antara Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia

(ALFI) dengan Universitas Victoria, yang diwakili oleh Institusi Rantai pasokan dan Logistik (ISCL),

Australia.

Pertanyaan dalam survei ini menyangkut operasi Anda di Tangjung Priok JAKARTA, koridor

transport, dan dampak dari semua orang yang terlibat dalam rantai pasokan petikemas angkutan

laut di dalam efisiensi menjalankan bisnis Anda.

Informasi yang Anda berikan akan ditangani dengan sangat rahasia. Informasi tersebut akan tetap

bersifat rahasia komersil dan hanya akan digunakan untuk statistik dan hasil survei secara

keseluruhan. Anda dapat mengisi kuesioner tanpa memberikan identitas diri Anda bila memang

Anda tidak mau.

Menurut kami survei ini memakan waktu 20 menit. Harap jawab setiap pertanyaan dengan cara

mencentangkan jawaban Anda pada kotak yang sesuai. Bila Anda mengalami kesulitan dalam

menjawab kuesioner ini harap hubungi Theo Kumaa (ALFI) di nomor 0817 606 7582.

Bila Anda memiliki pertanyaan mengenai Studi Harmonisasi Logistik Indonesia, harap hubungi Greg

Cain (ISCL) ke

[email protected]

1. ORGANISASI ANDA

Pertanyaan ini menyangkut organisasi Anda:

1. Dari daftar berikut KATEGORI mana yang paling cocok dengan organisasi Anda?

 Pengirim Domestik (penerima/pengirim)

 Importir (penerima)  Eksportir (penerima)  Freight Forwarder  Perusahaan Truk

 Kuli Pelabuhan (Stevedore)  Broker Pabean

 Perusahaan Pelayaran

Penyedia Layanan Logistik Lain: (Harap sebutkan dalam kotak di bawah ini)

 Operator JICT  Agen Pengiriman  Rail Operator

 Parkir Petikemas Kosong  Operator Gudang/Penyimpanan  Pabean

 Karantina

 Menteri Perdagangan

 Lembaga Pemerintah Lainnya:

(2)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

2. Harap jelaskan dengan singkat LAYANAN dan PRODUK organisasi Anda yang bisa

dihubungkan dengan ANGKUTAN LAUT (sea freight)

Contohnya adalah:

*

Ekspor ikan segar di dalam Indonesia dan Internasional * Layanan inspeksi karantina untuk angkutan impor/ekspor

* Organisasi freight forwarding khusus dalam angkutan barang tidak tahan lama (perishable) ke pasar internasional

* Perusahaan transport unutk memindahkan barang antara pelanggan dan JICT

3. Harap sebutkan DUA ANGGOTA rantai pasokan UTAMA yang paling sering Anda

gunakan dalam rantai pasokan ANGKUTAN LAUT:

 Pengirim Domestik (penerima/pengirim)  Importir (penerima)

 Eksportir (penerima)  Freight Forwarder  Perusahaan Truk

 Kuli Pelabuhan (Stevedore)  Broker Pabean

 Perusahaan Pelayaran

Penyedia Layanan Logistik Lain: (Harap sebutkan dalam kotak di bawah ini)

 Operator JICT  Agen Pengiriman  Rail Operator

 Parkir Petikemas Kosong  Operator Gudang/Penyimpanan  Pabean

 Karantina

 Menteri Perdagangan

 Lembaga Pemerintah Lainnya:

(Harap sebutkan dalam kotak di bawah ini)

4.

Harap sebutkan UKURAN OPERASI Anda di Jakarta.

o Besar (lebih dari 50 orang pegawai)

o Menengah (25 - 49 orang pegawai) o Kecil ( di bawah 25 orang pegawai)

5.

Di mana lokasi OPERASI/KANTOR Anda di Jakarta?

Kode Pos

Kode Pos Kode Pos Kode Pos

(3)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

2. PERSENTASE WAKTU YANG ANDA GUNAKAN DALAM OPERASI

BISNIS ANGKUTAN LAUT

Pertanyaan ini menanyakan Anda tentang berapa banyak waktu yang dialokasikan perusahaan

Anda untuk operasi ANGKUTAN LAUT.

6. Dalam pergerakan barang/atau layanan rantai pasokan organisasi Anda, berapa

banyak PERSENTASE penggunaan ANGKUTAN LAUT saja?

o 1-10% o 11-20% o 21-30% o 31-40% o 41-50% o 51-60% o 61-70% o 71-80% o 81-90% o 91-100%

3. PERSENTASE WAKTU YANG DIGUNAKAN DALAM ANGKUTAN LAUT -

PEMERINTAH BERWENANG dan APARAT HUKUM

Pertanyaan berikut mengenai waktu operasi ANGKUTAN LAUT, khususnya waktu yang

digunakan untuk berurusan dengan Pemerintah Berwenang dan/atau APARAT HUKUM.

7. Harap sebutkan PERSENTASE WAKTU YANG DIGUNAKAN untuk berurusan dengan

Pemerintah Berwenang sehubungan dengan operasi ANGKUTAN LAUT

o 1-10% o 11-20% o 21-30% o 31-40% o 41-50% o 51-60% o 61-70% o 71-80% o 81-90% o 91-100%

(4)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

4. JAM OPERASI

Pertanyaan berikut menyangkut jam operasi Anda dan jam operasi anggota rantai pasokan

lainnya.

8.

Apa penggerak utama JAM OPERASI Anda sekarang? Harap pilih mana yang sesuai

dengan bisnis Anda. Atau tuliskan di kotak yang telah disediakan

.

 Jam operasi kami dipengaruhi oleh permintaan pelanggan.

 Jam kerja kami telah berkembang karena kami harus menyesuaikan diri dengan jam operasi pemasok lainnya dalam rantai pasokan

 Kami harus mengganti jam operasi kami untuk menyesuaikan diri dengan persyaratan transport JICT

 Kami menyesuaikan jam operasi kami dengan batas waktu kedatangan kapal/departemen perkapalan

 Kami bisa lebih fleksibel lagi dalam jam operasi kami, tapi penyedia layanan lainnya tidak dapat mengubah jam mereka untuk menyesuaikan diri dengan kami.

 Kami dapat mengubah jam operasi kami tetapi kami tidak dapat menutupi biayanya

 Ada beberapa waktu tertentu dalam jam operasi kami dimana staf kami terlalu sibuk atau kurang sibuk

 Pada umumnya pelanggan kami merasa puas dengan jam operasi kami

 Pelanggan kami sering berkomentar bahwa jam operasi kami tidak sesuai dengan kebutuhan mereka

 Jam operasi kami tidak menjadi masalah bagi pelanggan dan pemasok kami  Lain-lain (Harap sebutkan di dalam kotak di bawah ini)

9. Apakah jam operasi ANGGOTA LAIN dalam jaringan pemasok ANGKUTAN LAUT

membatasi kemampuan Anda memaksimalkan bisnis? Bila ya, sebutkan JENIS BISNIS

APA yang MEMBAWA DAMPAK INI PADA BISNIS ANDA!

Pengirim Domestik (penerima/pengirim)

Importir (penerima)

Eksportir (penerima)

Freight Forwarder

Perusahaan Truk

Kuli Pelabuhan (Stevedore)

Broker Pabean

Perusahaan Pelayaran

Penyedia Layanan Logistik Lain: ( (Harap sebutkan dalam kotak di bawah ini)

Operator JICT

Agen Pengiriman

Rail Operator

Parkir Petikemas Kosong

Operator Gudang/Penyimpanan

Pabean

Karantina

Menteri Perdagangan

Lembaga Pemerintah Lainnya:

(Harap sebutkan dalam kotak di bawah ini)

(5)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

5. MENGEKSPOR

10. Apakah organisasi Anda berhubungan dengan EKSPOR? Bila YA harap lanjut ke

Pertanyaan no. 6

Bila TIDAK harap lanjut ke

Pertanyaan no. 7

o Ya o Tidak

6. RINTANGAN RANTAI PASOKAN ANGKUTAN LAUT - MENGEKSPOR

Pertanyaan berikut menyangkut rintangan rantai pasokan angkutan laut dalam mengekspor

11. Dalam MENGEKSPOR, apa saja rintangan utama efisiensi di dalam rantai pasokan

Anda?

Berikut adalah masalah paling umum sehubungan dengan ketidakefisienan dari

hasil survei sejauh ini. Harap PILIH satu atau lebih yang sesuai dengan bisnis

Anda.

 Ketentuan peraturan pemerintah

 Ko-ordinasi atau prioritas antara tugas domestik dan muatan ekspor  Komunikasi/visibilitas diantara anggota rantai pasokan angkutan laut  Kurangnya pengertian pelanggan atas cara kerja rantai pasokan

 Jam kerja perusahaan transportasi untuk memudahkan pertemuan dan memperpanjang jadual loading setelah jam kerja

 Proses keamanan pelayaran  Dokumentasi (rumit, rangkap, dll)

 Komitmen hari dan jam penyedia layanan  Permintaaan inspeksi Pelanggan

 Proses inspeksi karantina

 Pengepakan yang terlambat dan pemberitahuan tiba-tiba dari pelanggan  Keterlambatan karena jalanan macet, jam sibuk, dll

 Kapasitas JICT pada musim sibuk  Keterlambatan perusahaan pelayaran  Keterlambatan karena infrastruktur jalan

 Keterlambatan di pelabuhan karena prosedur operasional JICT

 Ketersediaan penanganan peti kemas Less than Container Load (LCL)  Batas waktu (cut-off time) yang ditentukan oleh perusahaan pelayaran  Jam operasi JICT

 Masalah teknologi dan teknis

(6)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

12. Untuk menangani rintangan di bidang ekspor yang sudah Anda sebutkan tadi,

solusi seperti apa yang Anda usulkan?

Harap tuliskan paling tidak 4 solusi.

1.

2.

3.

4.

dll

7. MENGIMPOR

13.

Apakah organisasi Anda berhubungan dengan EKSPOR? Bila YA harap lanjut ke

Pertanyaan no. 6

Bila TIDAK harap lanjut ke

Pertanyaan no. 7

o Ya o Tidak

8. RINTANGAN RANTAI PASOKAN ANGKUTAN LAUT - MENGIMPOR

Pertanyaan berikut menyangkut rintangan rantai pasokan angkutan laut dalam MENGIMPOR

14. Dalam MENGIMPOR, apa saja rintangan utama dalam efisiensi di dalam rantai

pasokan Anda?

Berikut adalah beberapa masalah paling umum mengenai ketidakefisienan dari

hasil survei sejauh ini. Harap PILIH satu atau lebih yang sesuai dengan bisnis Anda

 Kapasitas JICT pada musim sibuk  Masalah teknologi dan teknis

 Keterlambatan di pelabuhan karena prosedur operasional JICT  Komitmen hari dan jam penyedia layanan

 Kurangnya hubungan EDI antara pihak-pihak

 Keterlambatan karena kesalahan dokumen dari pihak pemasok  Keterlambatan karena proses pembayaran pajak

 Transfer barang dari kapal ke JICT pada jam sibuk  Keterlambatan perusahaan pelayaran

 Keterlambatan karena clearance Pabean misalnya, permintaan inspeksi  Layanan Inspeksi Karantina

 Keterlambatan kedatangan dokumen asli dari pemasok/perusahan pelayaran  Komunikasi/visibilitas antara anggota rantai pemasok angkutan laut

 Perusahaan angkutan (carriers) harus menangani peti kemas secara dobel via depot karena prosedur operasi JICT

 Kurangnya informasi dari pemasok luar negeri mengenai pengiriman akhir barang supaya bisa ditelusuri (lacak)

 Kurangnya visibilitas kedatangan kapal untuk menjalankan proses Dokumentasi dan Pajak.

(7)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

 Sistem recover (pencarian) barang di JICT yang lambat serta panjangnya antrian pada saat-saat penting

 Kurangnya pengertian pelanggan atas cara kerja rantai pemasok  Ko-ordinasi atau prioritasi antara tugas domestik dan muatan Ekspor  Ko-ordinasi atau partisipasi antara muatan FCL dan LCL

 Jam operasi JICT

 Lain-lain: (Harap sebutkan di dalam kotak di bawah ini)

15. Dalam MENGIMPOR, apa saja rintangan utama efisiensi di dalam rantai pasokan

Anda?

Harap tuliskan paling tidak 4 masalah dan /atau rintangan yang ada sekarang

1. 2. 3. 4.

dll

9. SISTEM RANTAI DAN KORIDOR DAGANG

16. Berapa % petikemas yang diangkut oleh operasi ANGKUTAN LAUT Anda yang

melewati Tanjung Priok yang Anda angkut lewat Fasilitas Logistik Pelabuhan

Kering Cikarang?

Impor

%

(8)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

17. Berapa % petikemas yang diangkut oleh operasi ANGKUTAN LAUT Anda yang

melewati Tanjung Priok yang Anda angkut lewat koridor dagang Karawang

(misalnya, area industri Jababeka - elektronik, otomotif dan kimia).

Impor %

Ekspor %

18. Berapa % petikemas yang diangkut oleh operasi ANGKUTAN LAUT Anda yang

melewati Tanjung Priok yang Anda angkut lewat koridor dagang Bandung

(misalnya, makanan, garmen, dan barang dan produk ritel).

Impor

%

Ekspor

%

10. RINTANGAN RANTAI PASOKAN ANGKUTAN LAUT - MENGIMPOR

Pertanyaan berikut menyangkut rintangan rantai pasokan angkutan laut dalam MENGIMPOR

19. Dalam MENGIMPOR, apa saja rintangan utama efisiensi di dalam rantai pasokan

Anda?

Berikut adalah beberapa masalah paling umum mengenai ketidakefisienan dari

hasil survei sejauh ini. Harap PILIH satu atau lebih yang sesuai dengan bisnis

Anda.

 Kapasitas JICT pada musim sibuk  Masalah teknologi dan teknis

 Keterlambatan di pelabuhan karena prosedur operasional JICT  Komitmen hari dan jam penyedia layanan

 Kurangnya hubungan EDI antara pihak-pihak

 Keterlambatan karena kesalahan dokumen dari pihak pemasok  Keterlambatan karena proses pembayaran pajak

 Transfer barang dari kapal ke JICT pada jam sibuk  Keterlambatan perusahaan pelayaran

 Keterlambatan karena clearance Pabean misalnya, permintaan inspeksi  Layanan Inspeksi Karantina

 Keterlambatan kedatangan dokumen asli dari pemasok/perusahan pelayaran  Komunikasi/visibilitas antara anggota rantai pemasok angkutan laut

 Perusahaan angkutan (carriers) harus menangani peti kemas secara dobel via depot karena prosedur operasi JICT

 Kurangnya informasi dari pemasok luar negeri mengenai pengiriman akhir barang supaya bisa ditelusuri (lacak)

 Kurangnya visibilitas kedatangan kapal untuk menjalankan proses Dokumentasi dan Pajak.

(9)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

 Sistem recover (pencarian) barang di JICT yang lambat serta panjangnya antrian pada saat-saat penting

 Kurangnya pengertian pelanggan atas cara kerja rantai pemasok  Ko-ordinasi atau prioritasi antara tugas domestik dan muatan Ekspor  Ko-ordinasi atau partisipasi antara muatan FCL dan LCL

 Jam operasi JICT

 Lain-lain: (Harap sebutkan di dalam kotak di bawah ini)

11.

ANGKUTAN LAUT DOMESTIK

20. Apakah organisasi Anda berhubungan dengan ANGKUTAN LAUT DOMESTIK? Jika

Ya harap lanjut ke

Pertanyaan no. 10

. Jika Tidak harap lanjut ke

Pertanyaan no. 18

.

o Ya o Tidak

12. RINTANGAN RANTAI PASOKAN ANGKUTAN LAUT - ANGKUTAN

LAUT DOMESTIK

Pertanyaan berikut menyangkut rintangan rantai pasokan angkutan laut yang berhubungan

dengan ANGKUTAN LAUT DOMESTIK

21. Dalam ANGKUTAN LAUT DOMESTIK, apa saja rintangan utama efisiensi di dalam

rantai pasokan Anda? Berikut adalah beberapa masalah paling umum mengenai

ketidakefisienan dari hasil survei sejauh ini. Harap PILIH satu atau lebih yang

sesuai dengan bisnis Anda.

 Pelanggan perlu lebih banyak pembelajaran supaya rantai pasokan bisa berjalan lebih baik  Masalah dokumentasi

 Bisa tidaknya transport diandalkan sesuai dengan jadual kapal  Kurangnya kapasitas di kapal

 Sistem dan teknologi  Masalah keamanan

 Bisa tidaknya transportasi jalan diandalkan sesuai dengan pengantaran dan penjemputan  Komponen barang domestik dalam proses mengimpor/mengekspor

 Penanganan barang tidak tahan lama dalam operasi transportasi jalan (manajemen rantai dingin/ cold chain management)

 Masalah Peralatan dan fasilitas di JICT  Masalah regulasi

(10)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

22. Untuk mengatasi masalah yang tadi Anda sebutkan dalam hal ANGKUTAN LAUT

DOMESTIK, solusi apa yang Anda usulkan?

Harap tulis paling tidak 4 solusi.

1. 2. 3. 4. dll

11. SUMBER RINTANGAN

23. PERTANYAAN TERAKHIR:

Sebagai penutup, dalam SELURUH RANTAI PASOKAN ANGKUTAN LAUT, harap

sebutkan TIGA BESAR ANGGOTA RANTAI PASOKAN yang menyebabkan rintangan

paling sulit bagi bisnis Anda (tidak peduli apapun alasannya)

Harap diberi nomor dari 1 sampai 3 ( Nomor 1 yang paling sulit dan nomor 3 yang

paling tidak sulit)

Bila TIDAK ADA, kosongkan saja.

 Layanan Teknologi  Operator JICT  Pabean  Institusi Keuangan  Freight Forwarder  Pengimpor

 Pengirim Domestik (Domestic Shipper)  Layanan Inspeksi Karantina

 Perusahaan Pelayaran  Perusahaan Transport

(11)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

12. DATA DIRI

Anda boleh memilih untuk mengisi survei ini secara anonim, akan tetapi kami

menghimbau Anda untuk menuliskan data diri Anda.

Informasi yang Anda berikan akan ditangani dengan penuh kerahasiaan

CATATAN: Untuk mendapatkan kesempatan memenangkan Gift Voucher senilai 200

USD, Anda harus menuliskan data diri Anda.

Harap tuliskan data diri Anda:

Nama:

Perusahaan:

Alamat 1:

Alamat 2:

Kota/Kabupaten

Provinsi:

Kode Pos :

Alamat Email :

Nomor Telepon:

13. HUBUNGAN BERIKUTNYA MENGENAI STUDI HARMONISASI

LOGISTIK INDONESIA (ILHS)

Terima kasih telah mengisi survei bersifat rahasia ini.

Survei ini merupakan langkah pertama dalam mencari tahu rintangan efisiensi dalam

rantai pasokan angkutan laut di Tanjung Priok.

Harap beritahu kami bila Anda ingin diberitahu mengenai perkembangan studi kami

dan/atau bila Anda tertarik untuk ikut serta dalam aktivitas ILHS Seafreight lainnya:

Harap tuliskan data diri Anda

 Saya minta diberitahu mengenai perkembangan ILHS Seafreight

 Ya, Saya mau mengikuti lokakarya (workshop) pada

tanggal

 Saya tidak tertarik untuk mendapatkan informasi lanjutan mengenai ILHS

Seafreight

(12)

1. Kuesioner Operasi Angkutan Laut Petikemas

1.1 Perampingan prosedur rantai pasokan untuk clearance petikemas dan menurunkan waktu singgah (dwell-time) di Terminal Petikemas Internasional Jakarta (JICT) - Pelabuhan Tanjung Priok

Apakah Anda mengenal orang lain yang layak mengisi survei ini? Bila Anda bisa

memberikan data diri mereka, kami akan mengirimkan sebuh tautan lewat email.

Nama:

Perusahaan:

Alamat 1:

Alamat 2:

Kota/Kabupaten

Provinsi:

Kode Pos :

Alamat Email :

Nomor Telepon:

Referensi

Dokumen terkait

untuk membedakan organisasi publik dan privat (bisnis) adalah “laba” atau “keuntungan”, namun tidak berarti bahwa prinsip ini membenarkan organisasi publik boleh dikelola

dengan suatu batasan yang relatif jelas, yang berfungsi secara relatif teratur dalam rangka mencapai suatu atau serangkaian

6 Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian yang pernah dilakukan oleh Depika Goyal dan teman-temannya yang menunjukkan bahwa sosial ekonomi termasuk

Perubahan kinerja Dermaga TPS dalam beberapa skenario termasuk kondisi saat ini (existing) pada waktu survey selama tahun 2009 dan dengan prediksi jumlah petikemas yang akan

Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan atau R&D berdasarkan model pengembangan 4D milik Thiagarajan, yang telah dimodifikasi oleh peneliti menjadi 3D yaitu

Mewujudkan Peningkatan Pendidikan Dan Keterampilan Masyarakat Adapun program kerja yang direncanakan dalam RPJMD dan realisasi program kerja untuk mencapai sasaran disajikan

Meskipun rencana anggaran pengelolaan sampah tahun 2013 yang dialokasikan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan mengalami penurunan dibandingkan dengan anggaran tahun 2012,

Menurut Tjiptono, pengertian strategi pemasaran adalah alat fundamental yang dirancang untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan daya saing yang