• Tidak ada hasil yang ditemukan

BIOSFER MAHKLUK HIDUP MANUSIA DAN LINGKU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BIOSFER MAHKLUK HIDUP MANUSIA DAN LINGKU"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

BIOSFER, MAHKLUK HIDUP, MANUSIA DAN

LINGKUNGAN

(tugas mata kuliah Ilmu Kealaman Dasar)

Oleh :

Yonatan Pasaribu

(12020111120016)

JURUSAN ILMU EKONOMI DAN STUDI PEMBANGUNAN

FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS

UNIVERSITAS DIPONEGORO

(2)

BIOSFER, MAHKLUK HIDUP, MANUSIA DAN LINGKUNGAN

A. Biosfer

Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurutgeofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.

Seluruh ekosistem di dunia disebut biosfer. Dalam biosfer, setiap makhluk hidup menempati lingkungan yang cocok untuk hidupnya. Lingkungan atau tempat yang cocok untuk kehidupannya disebut habitat. Dalam biologi kita sering membedakan istilah habitat untuk makhluk hidup mikro, seperti jamur dan bakteri, yaitu disebut substrat.

Dua spesies makhluk hidup dapat menempati habitat yang sama, tetapi tetap memiliki relung (nisia) berbeda. Nisia adalah status fungsional suatu organisme dalam ekosistem. Dalam nisianya, organisme tersebut dapat berperan aktif, sedangkan organisme lain yang sama habitatnya tidak dapat berperan aktif.

B. Mahkluk Hidup

Arti hidup dalam islam dapat diambil dari kata hayat yang berasal dari kata hidayah yang berarti hidup. Adapun makhluk hidup antara lain terdiri dari : manusia, jin, malaikat, setan, huwan, dan tumbuh – tumbuhan dan benda alam. Berbeda dengan makhluk lain manusia memiliki tujuan hidup yang ditetapkan lebih terperinci oleh ALLAH SWT didalam suatu pedoman hidup.

(3)

mengambil energi dari sinar matahari. Sebaliknya, hewan seperti kebanyakn mobil, artinya banyak bergerak atau pindah tempat. Hewan tidak dapat membentuk makannanya sendiri, maka ia mengambil makanan dari makhluk lain.

Dalam teori evolusi dikatakan bahwa makhluk yang mula-mula adalah sangat serehana tingkatnya, yang bersel, yang bertunggal dan hidup dari bahan anorganis sehingga tergolong tumbuhan. Dari golongan tumbuhan itu, sebagian berubah menjadi hewan, yang selanjutnya berevolusi menjadi makhluk yang beraneka ragam seperti kehidupan masa kini.

Darwin mengemukakan hukum seleksi alam sebagai penyebab evolusi yaitu : 1. Semua makhluk berjuang untuk hidup

2. Yang lestari ialah yang paling kuat

petunjuk evolusi dapat kita lihat dari : 1. Geologi dan palaentologi

2. Morfolgi dan anatomi perbandingan 3. Reaksi fisiologis perbandingan

4. Penyebaran makhluk hidup di muka bumi 5. Embriologi

C. Manusia dan lingkungan

Membahas tentang manusia berarti membahas tentang kehidupan sosial dan budayanya, tentang tatanan nilai-nilai, peradaban, kebudayaan, lingkungan, sumber alam, dan segala aspek yang menyangkut manusia dan lingkungannya secara menyeluruh.

Manusia adalah mahluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, dan mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik baik itu positif maupun negatif.

(4)

inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadianseseorang.

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan antar makhluk hidup yang bersifat saling menguntungkan dise- but ..... Benalu adalah jenis

Misal: Protozoa yang mempunyai ukuran sangat kecil, satu sel, hidup di air atau parasit pada makhluk lain, berkembangbiak membelah diri.. Berdasarkan alat geraknya hewan bersel

Pengertian seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori bahwa makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah.. Yang

Perubahan – perubahan yang terjadi pada makhluk hidup dari zaman ke zaman dipelajari dalam suatu teori yang disebut teori evolusi.. Teori evolusi masih dipertentangkan hingga

Menurut Charles Robert Darwin pada tahun 1800-1882 bahwa hewan, tumbuhan, dan juga manusia merupakan hasil perubahan evolusi dari makhluk hidup yang sangat sederhana pada

Teori evolusi biologi menyatakan bahwa makhluk hidup pertama merupakan hasil dari evolusi molekul anorganik (evolusi kimia) yang kemudian berkembang menjadi struktur

Teori evolusi adalah pendapat yang mengatakan bahwa terjadi perubahan secara perlahan dan memakan waktu lama dalam kehidupan makhluk hidup.. Teori evolusi

Teori ini dianggap mengajarkan ateisme yang dapat menimbulkan bencana besar bagi umat manusia.[5] Setelah mengkaji tentang konsep asal-usul makhluk hidup menurut teori evolusi, Harun