• Tidak ada hasil yang ditemukan

Potensi Sektor Perekonomian di Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Potensi Sektor Perekonomian di Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1.  Rerata  LQ  dan  DLQ  Kabupaten  Malinau Tahun 2009 - 2013   Sektor  Rerata  LQ  Rerata DLQ  1
Tabel 2. Kuadran Kategori Sektor Komponen Dj  dan Pj  Differential  Shift (Dj)  Proportional Shift (Pj)  Positif (+)  Negatif (-)  Positif (+)  Kuadran I  (Pertumbuhan Pesat)
Tabel 3.   Hasil  Interpretasi  Dengan  Analisis

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan sektor pertambangan (pertambangan nonmigas dan penggalian) terhadap perekonomian wilayah dan keterkaitannya dengan sektor-sektor lain

Diketahui dari rata-rata Dynamic Location Quotient (DLQ) bahwa delapan sektor perekonomian Kabupaten Sragen yaitu: sektor pertanian; sektor pertambangan dan

Sektor yang memiliki laju pertumbuhan cepat yaitu sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Sektor Listrik, Gas dan Air bersih, Sektor Bangunan, Sektor

Sedangkan sektor ekonomi yang menjadi basis di Kabupaten Bogor ada 4 (empat) yaitu Sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Industri Pengolahan, Sektor Pengadaan Air,

Keterkaitan subsektor penggalian dan subsektor pertambangan tanpa migas dengan sektor-sektor lain relatif rendah terutama dikarenakan output subsektor subsektor penggalian dan

Peranan sektor ekonomi Kabupaten Malinau pada tahun 2010 yang terbesar adalah sektor pertambangan dan penggalian yaitu 35,83 persen dengan jumlah nilai tambahnya sebesar

Urutan sektor-sektor dari pertumbuhan yang tertinggi adalah sektor pengangkutan-komunikasi 9,81 persen, sektor pertambangan-penggalian 7,95 persen, sektor konstruksi 5,47

Keterangan : Sektor 1 = Pertanian, Peternakan, Kehutanan & Perikanan Sektor 2 = Pertambangan dan Penggalian Sektor 3 = Industri Pengolahan Sektor 4 = Listrik, Gas dan Air Bersih