• Tidak ada hasil yang ditemukan

KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI (K-DIKTI)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI (K-DIKTI)"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

KURIKULUM PENDIDIKAN

TINGGI (K-DIKTI)

(2)

2012

2000-2004

1994

Perubahan Konsep Kurikulum Dikt di Indonesia

Kurnas

(Kepmendikbud No. 56/1994):

Fokus: Penguasaan

IPTEKS  Kur Bbasis Isi

MK wajib (100 SKS)

ditetapkan oleh Konsorsium

KBI

Kur Int & Insttusional

(Kepmendiknas 232/U/2000 & 045/U/2002):

Fokus: Pencapaian

Kompetensi  KBK

Kompetensi Utama:

Ditentukan oleh Prodi Sejenis

KBK

K-Dikt

(UUPT No. 12/2012 & Perpres No. 8/2012):

Fokus: Kesetaraan

capaian mutu

Isi: Sikap & Tata Nilai;

Kemampuan Kerja; Pengetahuan;

Kewenangan & Tgg Jwb

(3)

Latar Belakang

Mengapa berubah

Eksternal

Internal

(4)

Perkembangan

IPTEKS yang pesat

Latar Belakang

(5)
(6)

Tuntuan

perubahan global

(7)

Ratifikasi berbagai

perjanjian global (MEA,

AFTA, WTO, GATTS)

Mutual Recognition

Agreement (MRA) 2010

(8)

Perbedaan jenis

pendidikan

(akademik, profesi,

dan vokasi) tidak

jelas

Disparitas mutu

pendidikan pada

jenjang yang sama

Capaian

pembelajaran pada

prodi yang sama,

tidak setara

Internal

(9)

Lahir …

Perpres No. 8 Tahun 2012

Referensi

Dokumen terkait

(1) tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 (1) untuk setiap program pendidikan, dirumuskan dengan mengacu pada deskripsi

CPL yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-PRODI) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah

Pada dasarnya mutu pendidikan bisa dilihat dari capaian pembelajaran yang sudah dilaksanakan dan diukur oleh lembaga penjaminan mutu perguruan tinggi sesuai dengan

Pengembangan kurikulum prodi pendidikan IPA FIP Unhasy yang dibuat oleh penulis sudah memuat capaian pembelajaran tersebut mencakup empat aspek yaitu sikap, pengetahuan,

berlaku pada Prodi Pendidikan sendratasik sebagian sudah berjalan sesuai dengan panduan praktik baik dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi.dan sudah sesuai dengan

Penentuan sejumlah kemampuan (CP) wajib merujuk kepada jenjang kualifikasi KKNI, terutama yang berkaitan dengan unsur ketrampilan khusus (kemampuan kerja) dan

Di dalam Pasal 3 disebutkan bahwa setiap jenjang kualifikasi pada KKNI memiliki kesetaraan dengan capaian pembelajaran yang dihasilkan melalui pendidikan, pelatihan

Implementasi Kurikulum Merdeka untuk pemulihan pembelajaran dilakukan berdasarkan kebijakan-kebijakan berikut ini: 23 Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang