• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

M ultijasa iB :

SO LU SI KEBU TU H AN

BIAYA PEN D ID IKAN

M usim pendaftaran masuk sekolah atau kuliah telah tiba. Di mana-mana orang tua sibuk mendaftarkan anaknya, bahkan di sekitar sekolah-sekolah favorit, lalu lintas dibuat macet. Bukan hanya faktor apakah nilai anaknya memenuhi syarat, tetapi biaya masuk sekolah atau perguruan tinggi yang cukup besar juga menjadi concern para orang tua. Jika tidak dipersiapkan dengan tabungan atau asuransi pendidikan, bisa membuat orang tua kalang kabut.

Untuk mengatasi kebutuhan biaya pendidikan, perbankan syariah menghadirkan pembiayaan multijasa iB. M ultijasa iB sebenarnya bukan hanya untuk membiayai pendidikan saja, namun ada juga untuk kesehatan, pernikahan, dan lain-lain. Untuk kali ini yang akan dibahas adalah multijasa iB pendidikan.

Bank-bank, termasuk bank syariah umumnya telah memiliki kerjasama dengan beberapa lembaga pendidikan, biasanya untuk menerima pembayaran uang sekolah atau kuliah. Dengan lembaga pendidikan yang telah ada kerjasama seperti ini, bank syariah menaw arkan pembiayaan bagi para orang tua murid atau mahasisw a yang kesulitan membayar biaya pendidikan bagi anaknya yang diterima atau sedang menempuh pendidikan di lembaga tersebut.

Skema M ultijasa iB Pendidikan adalah sebagai berikut : orangtua sisw a atau mahasisw a mengajukan pembiayaan multijasa iB pendidikaan kepada bank syariah. Bank syariah akan membantu mengurus biaya pendaftaran masuk sekolah yang harus dibayar kepada lembaga pendidikan. M isalnya besarnya adalah Rp.20 juta. Biaya tersebut langsung ditransfer oleh bank syariah ke rekening lembaga pendidikan. Atas jasa tersebut, bank syariah mengenakan fee atau biaya sew a kepada nasabah sebesar nilai tertentu, misalnya Rp.1 juta. Apabila nasabah akan mengangsur biaya pendidikan kepada bank syariah selama 1 tahun, maka angsuran yang harus dibayar oleh nasabah adalah sebesar Rp.21 juta dibagi 12 atau sebesar Rp.1,75 juta per bulan.

Dengan M ultijasa iB Pendidikan, biaya masuk sekolah atau perguruan tinggi yang relatif besar tidak menjadi masalah lagi. Orangtua tidak dibebani dengan biaya besar karena dapat mengangsur.

Referensi

Dokumen terkait

Analisis ini dilakukan untuk menelaah pengaruh skema pembiayaan syariah, umur lembaga gapoktan, jumlah anggota, jumlah penyertaan modal, jumlah pembiayaan, pendidikan manajer

Lembaga Penerbit Pembiayaan, selanjutnya disebut LPP, adalah bank atau lembaga keuangan non bank atau koperasi yang telah beroperasi dengan prinsip syariah dan telah bersedia

yang selanjutnya disebut KPR Sarusuna Syariah Bersubsidi, adalah pembiayaan yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Pembiayaan yang telah beroperasi dengan prinsip syariah

Dengan demikian, kerjasama semua pihak, baik lembaga pendidikan, orang tua (keluarga), masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan untuk pencapaian tujuan pendidikan

Kerjasama Pembiayaan Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dengan Perusahaan Pembiayaan berdasarkan prinsip Murabahah yang dilakukan secara parsial (Partial Murabahah)

Untuk meningkatkan angka perkembangan perbankan syariah, yaitu Political Will Pemerintah untuk memberikan dukungan besar dalam bidang kerjasama Lembaga Pendidikan

Partisipasi orang tua murid merupakan salah satu penunjang keberhasilan sebuah lembaga pendidikan madrasah dengan berbagai upaya pendekatan yang dilakukan oleh

Orang tua dapat membantu anaknya yang mengalami kesulitan belajar sehingga pendidikan tidak diserahkan pada guru saja, namun harus adanya kerjasama antara orang tua dan