• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Rasio Solvabilitas dan Rasio Profitabilitas terhadap Harga Saham (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Termasuk dalam Indeks LQ 45 Periode 2010-2014).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Rasio Solvabilitas dan Rasio Profitabilitas terhadap Harga Saham (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Termasuk dalam Indeks LQ 45 Periode 2010-2014)."

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE), dan Dividen per Share (DPS) terhadap harga saham pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah causal explanatory. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan LQ 45 di BEI periode 2010-2014. Sampel pada penelitian ini adalah 13 perusahaan non-bank yang mengeluarkan dividen. Teknik dalam pengambilan sampel adalah non-probability sampling dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Debt to Asset Ratio (DAR), Return on

Equity (ROE), dan Dividen per Share (DPS) secara simultan berpengaruh signifikan

terhadap harga saham sebesar 42.8%. Secara parsial variabel Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE) tidak mempengaruhi harga saham sedangkan variabel Dividen per Share (DPS) mempengaruhi harga saham sebesar 45.29%.

Kata kunci: Harga Saham, Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE), dan

(2)

vi

Universitas Kristen Maranatha

ABSTRACT

The purpose of this study was to determine the effect of variable Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE), and Dividend per Share (DPS) on stock price on the companies included in the index LQ 45. This type of research conducted in this study is causal explanatory. The population in this study is LQ 45 in BEI period 2010-2014. Samples are 13 non-bank companies that issue dividends. Techniques of sampling is non - probability sampling using purposive sampling. The results of this study indicate that the variable Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE), and Dividend per Share (DPS) simultaneously significant effect on stock price amounted to 42.8 %. In partial Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE) does not affect the stock price while the variable Dividend per Share (DPS) affect stock prices by 45.29 % .

Keywords: Stock Price, Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE), and

(3)

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ………...……. i

HALAMAN PENGESAHAN ………. ii

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ……….………. iii

KATA PENGANTAR ……… iv

ABSTRAK ……….….. v

ABSTRACT ………...………… vi

DAFTAR ISI ………...…….. vii

DAFTAR GAMBAR ………...… x

DAFTAR TABEL ……….…….…… xi

DAFTAR LAMPIRAN ……….… xii

BAB I PENDAHULUAN ……… 1

1.1Latar Belakang Masalah ………...………. 1

1.2Rumusan Masalah ……….. 7

1.3Tujuan Penelitian ……….……….. 8

1.4 Manfaat Penelitian ………... 8

BAB II LANDASAN TEORI ………. 9

2.1 Kajian Pustaka ………..………. 9

2.1.1 Manajemen Keuangan ………...……….. 9

2.1.1.1 Pengertian Manajemen Keuangan ………... 9

2.1.1.2 Fungsi Manajemen Keuangan ………. 10

2.1.2 Laporan Keuangan ………. 11

(4)

viii

3.5 Teknik Analisis Data ……….…….. 44

3.5.1 Metode Statistik ……….…… 44

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ………..……. 51

4.1 Hasil Penelitian ……… 51

(5)

4.1.2 Uji Statistik Deskriptif ……….. 58

4.1.3 Uji Asumsi Klasik ………. 59

4.1.3.1 Uji Normalitas ………. 59

4.1.3.2 Uji Multikoliniearitas ………..………. 60

4.1.3.3 Uji Heteroskedastisitas ………..….. 61

4.1.3.4 Uji Autokorelasi ………...…… 62

4.1.4 Analisis Regresi Linier Berganda ……….…. 63

4.1.4.1 Persamaan Regresi Linier Berganda ……… 64

4.1.4.2 Analisis Korelasi Pearson Product Moment ………..……. 65

4.1.5 Pengujian Hipotesis ………...… 67

4.1.5.1 Uji Signifikansi/Pengaruh Simultan (Uji F) ………..…….. 67

4.1.5.2 Uji Signifikansi Parameter Individual (Uji t) ……….…. 68

4.2 Pembahasan ………. 70

4.2.1 Pengaruh DAR Terhadap Harga Saham ……… 70

4.2.2 Pengaruh ROE Terhadap Harga Saham ……… 71

4.2.3 Pengaruh DPS Terhadap Harga Saham ………. 71

4.3 Perbandingan dengan Hasil Riset Empiris ………..… 72

BAB V PENUTUP ……….………... 73

5.1 Kesimpulan ……….. 73

5.2 Keterbatasan Penelitian ……….….. 73

5.3 Implikasi Penelitian ………...….. 74

5.4 Saran ……… 74

DAFTAR PUSTAKA ………..….. 75

LAMPIRAN ……….……. 77

(6)

x

Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Rerangka Teoritis ………... 32

Gambar 2.2 Rerangka Pemikiran ……….….… 33

(7)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Riset Empiris ………. 34

Tabel 3.1 Sampel Penelitian ……….. 40

Tabel 3.2 Definisi Operasional Variabel ………...……… 42

Tabel 4.1 Data Rasio dan Harga Saham Tahun 2010 ……….…... 51

Tabel 4.2 Data Rasio dan Harga Saham Tahun 2011 ………...…. 52

Tabel 4.3 Data Rasio dan Harga Saham Tahun 2012 ……….... 54

Tabel 4.4 Data Rasio dan Harga Saham Tahun 2013 ……… 55

Tabel 4.5 Data Rasio dan Harga Saham Tahun 2014 ……….... 56

Tabel 4.6 Deskriptif Data Penelitian ………..… 58

Tabel 4.7 Hasil Uji Normalitas ……….. 60

Tabel 4.8 Hasil Uji Multikolinieritas ………...….. 61

Tabel 4.9 Hasil Uji Heteroskedastisitas ………. 62

Tabel 4.10 Hasil Uji Autokorelasi ………..…. 63

Tabel 4.11 Hasil Perhitungan Nilai Koefisien Persamaan Regresi ……. 64

Tabel 4.12 Nilai Koefisien Korelasi Pearson Product Moment ... 66

Tabel 4.13 Koefisien Korelasi dan Taksirannya ……….. 66

Tabel 4.14 Hasil Perhitungan Uji F ………...….. 67

(8)

xii

Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran A Perhitungan DAR, ROE, dan DPS Periode 2010-2014 ...….. 77 Lampiran B Daftar Harga Saham Perusahaan-Perusahaan di Bulan

Desember Periode 2010-2014 ……….... 86

(9)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Tujuan suatu perusahaan dalam berinvestasi adalah untuk meningkatkan

kemakmuran pemilik atau para pemegang saham. Untuk mencapai tujuan tersebut,

pemilik modal menyerahkan pengelolaan perusahaan kepada manajer. Manajemen

keuangan sebagai salah satu fungsi strategik perusahaan yang berkaitan dengan

pengelolaan keuangan, membuat berbagai keputusan untuk mencapai tujuan tersebut.

Menurut Van Horne (1998) dalam Martono dan Kusuma (2005), tiga keputusan yang

dibuat oleh manajemen keuangan, yaitu: 1). Keputusan mengenai investasi. 2).

Keputusan mengenai pemenuhan kebutuhan dana yang bersangkutan yaitu dengan

menentukan sumber daya yang akan digunakan, menentukan pertimbangan

pembelanjaan yang terbaik, atau menentukan struktur modal yang optimal. 3).

Keputusan mengenai dividen. Sebelum melakukan suatu investasi, para investor perlu

mengetahui dan memilih saham-saham mana yang dapat memberikan keuntungan

paling optimal bagi dana yang diinvestasikan. Dalam kegiatan analisis dan memilih

saham, para investor memerlukan informasi-informasi yang relevan dan memadai

melalui laporan keuangan perusahaan.

Laporan keuangan adalah salah satu penyajian terstruktur dari posisi keuangan

dan kinerja keuangan. Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi

mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan dan arus kas yang bermanfaat bagi

(10)

2

Universitas Kristen Maranatha

Laporan keuangan menunjukkan hasil pertanggungjawaban manajemen atas

penggunaan sumber daya yang dipercayakan kepada mereka (PSAK 1, revisi 2009).

Laporan keuangan bisa memenuhi tujuan tersebut jika laporan keuangan memiliki

kandungan informasi. Sebuah laporan keuangan perusahaan dikatakan mempunyai

kandungan informasi jika laporan tersebut dapat mempengaruhi perilaku pembuat

keputusan (Beaver, 1968). Informasi yang terkandung dalam laporan keuangan

perusahaan berperan penting dalam pasar modal, baik bagi investor individual,

maupun bagi investor secara keseluruhan. Bagi investor, informasi berperan penting

dalam pengambilan keputusan investasi, sementara pasar memanfaatkan informasi

untuk mencapai harga keseimbangan yang baru. Laporan keuangan perlu dianalisis

untuk mengevaluasi kinerja yang dicapai manajemen perusahaan di masa yang lalu,

dan juga untuk bahan pertimbangan dalam menyusun rencana perusahaan ke depan

(Sudana, 2011:20).

Efficient markets hypothesis (EMH) menjadi salah satu teori yang membahas

reaksi pasar terhadap informasi yang disajikan di pasar modal. EMH menyatakan

bahwa pasar saham merupakan pasar yang efisien, yaitu kondisi dimana harga

sekuritas secara penuh merefleksikan semua informasi yang tersedia (Sir, 2010). Pada

kondisi ini, pasar akan memproses informasi yang relevan kemudian pasar akan

mengevaluasi harga saham berdasarkan informasi tersebut.

Harga saham selalu mengalami perubahan setiap harinya bahkan setiap detik

harga saham dapat berubah. Oleh karena itu, investor harus mampu memperhatikan

faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham. Menurut Anoraga (2001) dalam

(11)

penyertaan atau pemilikan suatu perusahaan. Harga saham yang terjadi di pasar bursa

pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan

dan penawaran saham yang bersangkutan di pasar modal (Jogianto, 2007). Semakin

banyak yang membeli suatu saham, maka harga saham tersebut cenderung akan

bergerak naik. Demikian juga sebaliknya, semakin banyak orang menjual saham

suatu perusahaan, maka harga saham tersebut cenderung akan bergerak turun. Secara

umum faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham dapat dibagi menjadi dua, yaitu

faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal

dari dalam dan dapat dikendalikan oleh perusahaan. Faktor ini antara lain :

kemampuan perusahaan dalam mengelola modal yang ada (solvability), kemampuan

manajemen dalam mengelola kegiatan operasional perusahaan (growth

opportunities), kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan

(profitability), prospek pemasaran dari bisnis dan hak-hak investor atas dana yang

diinvestasikan dalam perusahaan (asset utilization). Faktor eksternal merupakan

faktor yang berasal dari luar dan tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan. Faktor

eksternal antara lain : kurs, tingkat inflasi, suku bunga deposito. Faktor internal dan

eksternal membentuk kekuatan pasar yang berpengaruh terhadap transaksi saham,

sehingga harga saham mempunyai kemungkinan berfluktuasi.

Menganalisis data keuangan dari tahun ke tahun dapat mengetahui kinerja

keuangan suatu perusahaan. Hasil analisis sangat penting artinya bagi perbaikan

penyusunan rencana kerja ditahun-tahun yang akan datang dengan memperbaiki

kelemahan-kelemahan yang dapat ditemukan. Rasio solvabilitas dapat menunjukkan

(12)

4

Universitas Kristen Maranatha

maupun jangka panjang. Perusahaan yang solvable menunjukkan bahwa perusahaan

tersebut mempunyai aktiva atau kekayaan yang cukup untuk membayar semua

hutang-hutangnya. Perusahaan dikatakan insolvable apabila perusahaan tidak

mempunyai kekayaan yang cukup untuk membayar hutang-hutangnya. Untuk itu

digunakan dua rasio yaitu Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio

(DER). Dalam penelitian ini rasio yang ditekankan adalah DAR. DAR dapat

digunakan untuk mengukur seberapa besar aktiva perusahaan yang dibiayai oleh

hutang atau seberapa besar hutang perusahaan yang berpengaruh terhadap

pengelolaan aktiva (Kasmir, 2008).

Dari sudut pandang investor, salah satu indikator penting untuk menilai prospek

perusahaan di masa datang adalah dengan melihat sejauh mana pertumbuhan

profitabilitas perusahaan (Tandelin, 2001). Menurut Kasmir (2012) rasio profitabilitas

merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan.

Rasio ini juga memberikan ukuran tingkat efektivitas manajemen suatu perusahaan.

Untuk itu biasanya digunakan dua rasio profitabilitas utama, yaitu Return On Equity

(ROE) dan Return On Asset (ROA). Dalam penelitian ini rasio yang ditekankan

adalah ROE. ROE merupakan pengukuran dari penghasilan (income) yang baik bagi

pemilik perusahaan (baik pemegang saham biasa maupun pemegang saham preferen)

atas modal yang sudah diinvestasikan di dalam perusahaan (Syamsuddin, 2009).

Tingkat ROE yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan menghasilkan laba bersih

yang tinggi. Apabila laba bersihnya tinggi, maka kinerja perusahaan manajemen

dianggap semakin baik. Hal tersebut dapat diartikan bahwa perusahaan dapat

(13)

Salah satu keuntungan investasi melalui saham adalah dividen, maka pihak

manajemen perusahaan perlu memperhatikan kebijakan dividen yang akan ditetapkan

dalam rangka meningkatkan minat investor untuk menanamkan modalnya dalam

bentuk kepemilikan saham. Pendapatan bagi pemegang saham dilihat dari besarnya

penerimaan dividen. Pendapatan dividen diukur dari besarnya Dividen Per Share

(DPS), sehingga DPS menjadi salah satu indikator dalam pertimbangan berinvestasi

dalam sebuah perusahaan. DPS adalah jumlah keuntungan dari hasil operasi

perusahaan yang diberikan kepada pemegang saham berdasarkan seberapa banyak

jumlah lembar saham yang dimiliki pemegang saham.

Berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Daniel (2015) “

Pengaruh Faktor Internal terhadap Harga Saham pada perusahaan LQ 45”

menunjukkan bahwa rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas secara simultan

berpengaruh terhadap harga saham LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia,

secara parsial rasio solvabilitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga

saham sedangkan secara parsial rasio profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap

harga saham LQ 45. Fauziah (2014) “Pengaruh Deviden Per Share, Return On Asset,

Debt to Equity Ratio terhadap harga saham” menunjukkan bahwa DPS, ROA, dan

DER secara simultan berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan secara parsial

ROA tidak berpengaruh terhadap harga saham tetapi DPS dan DER secara parsial

berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Amanah, Atmanto, dan Azizah (2014)

“Pengaruh Rasio Likuiditas dan Rasio Profabilitas terhadap Harga Saham”

(14)

6

Universitas Kristen Maranatha

harga saham, sedangkan secara parsial ROA dan ROE tidak memiliki pengaruh

signifikan terhadap harga saham.

Indeks LQ 45 merupakan indikator indeks saham di BEI (Bursa Efek Indonesia)

yang terdiri dari 45 saham-saham yang paling aktif diperdagangkan atau yang

berlikuiditas tinggi. Saham yang terdaftar di dalam indeks LQ 45 akan berubah setiap

periodenya bergantung tinggi rendahnya perdagangan saham pada emiten-emiten

tersebut. Hanya saham yang aktif diperdagangkan saja yang akan masuk dalam

indeks LQ45. Hal ini berarti indeks LQ 45 merupakan saham dari emiten yang

banyak diminati oleh para investor, oleh sebab itu indeks LQ 45 dapat dijadikan

acuan dalam menilai aktivitas kinerja perdagangan saham di pasar modal.

Penggunaan Indeks LQ 45 dapat memudahkan investor dalam memilih investasi

saham dari segi likuiditasnya. Dikatakan likuid karena pergerakan harga saham

dipengaruhi oleh banyak transaksi jual beli saham di Bursa Efek Indonesia. Artinya

saham tersebut banyak diminati investor. Saham yang banyak diminati tergolong

memiliki nilai profitabilitas yang baik karena salah satu indikator investor memilih

saham adalah berdasarkan profit yang akan didapat.

Oleh karena berbagai isu yang telah disampaikan di atas, maka peneliti menjadi

termotivasi untuk melihat seberapa besar pengaruh rasio solvabilitas dan rasio

profitabilitas terhadap harga saham. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena

kinerja keuangan perusahaan yang baik tentu akan menentukan besar kecilnya minat

investor untuk melakukan investasi. Persaingan yang ketat di dunia bisnis menjadi

(15)

menyadari besarnya pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham perusahaan

mereka.

Penelitian ini akan menunjukkan apakah rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas

dapat mempengaruhi harga saham di perusahaan LQ45. Komponen yang digunakan

untuk mengukur pengaruh harga saham pada perusahaan LQ45 adalah Debt to Asset

Ratio (DAR), Return on Equity (ROE), dan Dividen Per Share (DPS). Berdasarkan

uraian diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul:

Pengaruh rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas terhadap harga saham

(studi empiris pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45 periode

2010 –2014).”

1.2Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, maka rumusan masalah yang dapat diambil adalah:

1. Apakah terdapat pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap harga

saham pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45?

2. Apakah terdapat pengaruh Return on Equity (ROE) terhadap harga saham

pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45?

3. Apakah terdapat pengaruh Dividen Per Share (DPS) terhadap harga saham

pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45?

4. Apakah terdapat pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity

(ROE), dan Dividen Per Share (DPS) secara simultan terhadap harga

(16)

8

Universitas Kristen Maranatha 1.3Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian mengacu pada perumusan masalah yaitu:

1. Menganalisis pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap harga saham

pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45.

2. Menganalisis pengaruh Return on Equity (ROE) terhadap harga saham

pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45.

3. Menganalisis pengaruh Dividen Per Share (DPS) terhadap harga saham

pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45.

4. Menganalisis pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity

(ROE), dan Dividen Per Share (DPS) secara simultan terhadap harga

saham pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45.

1.4Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan berguna dan bermanfaat bagi:

1. Investor

Membantu investor dalam melakukan pemilihan saham perusahaan go public

berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham, sehingga dapat

menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan keputusan investasi.

2. Perusahaan

Membantu perusahaan untuk mengetahui faktor-faktor yang menentukan

harga saham dalam perusahaannya, sehingga dapat membantu perusahaan

untuk meningkatkan kinerja perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang

(17)

BAB V

PENUTUP

5.1Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan pada bab

sebelumnya, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Variabel debt to assets ratio (DAR) secara parsial tidak memiliki pengaruh

yang signifikan terhadap harga saham pada perusahaan yang termasuk dalam

indeks LQ 45.

2. Variabel return on equity (ROE) secara parsial tidak memiliki pengaruh yang

cukup signifikan terhadap harga saham pada perusahaan yang termasuk dalam

indeks LQ 45.

3. Variabel dividen per share (DPS) secara parsial memiliki pengaruh yang

signifikan terhadap harga saham pada perusahaan yang termasuk dalam

indeks LQ 45sebesar 45.29%.

4. Dari hasil pengujian yang dilakukan secara simultan menunjukkan debt to

assets ratio (DAR), return on equity (ROE), dan dividen per share (DPS)

memiliki pengaruh terhadap harga saham pada perusahaan yang termasuk

dalam indeks LQ 45 sebesar 42.8%, sedangkan sisanya yaitu sebesar 57.2%

dipengaruhi oleh faktor-faktor lain..

5.2Keterbatasan Penelitian

Keterbatasan dalam penelitian ini adalah dalam pengujian data uji asumsi

(18)

74

Universitas Kristen Maranatha 5.3Implikasi Penelitian

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka implikasi manajerial

penelitian ini adalah rasio keuangan memiliki pengaruh yang cukup signifikan

terhadap harga saham. Hal ini dapat menjadi informasi bagi para investor untuk

melihat baik tidaknya kinerja sebuah perusahaan. Dengan mengetahui laporan

keuangan suatu perusahaan investor dapat memperoleh informasi mengenai posisi

dan kinerja keuangan perusahaan sehingga investor dapat mengambil keputusan

investasi yang tepat untuk dilakukan.

5.4Saran

Adapun saran-saran yang dapat diberikan melalui penelitian ini agar mendapatkan

hasil yang lebih baik adalah sebagai berikut:

1. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti perusahaan-perusahaan lain

yang tidaktermasukdalam LQ 45.

2. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan periode penelitian yang

lebih panjang dengan tujuan untuk memperoleh hasil yang lebih baik.

3. Penelitian selanjutnya dihararapkan dapat menggunakan variabel dependen

lain selain harga saham yang dapat menunjukkan baik atau tidaknya

kinerjasuatuperusahaan.

4. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan rasio keuangan lainnya

yang berbeda selain debt to assets ratio (DAR), return on equity (ROE), dan

(19)

DAFTAR PUSTAKA

Deitiana, T. (2011). Pengaruh Rasio Keuangan, Pertumbuhan Penjualan dan Dividen Terhadap Harga Saham. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 13 (1), hal. 57-66.

Daniel. (2015). Pengaruh Faktor Internal Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan LQ 45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal EMBA, 3 (3), hal. 863-876.

Fahmi, Irham. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.

Fauziah, F., Darminto., dan Hidayat, R.R. (2014). Pengaruh Dividen per Share, Return on Asset, dan Debt to Equity Ratio Terhadap Harga Saham. Jurnal

Administrasi Bisnis, 11 (1).

Ghozali, I. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Undip.

Hendri, E. (2015). Pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR), Long Term Debt to Equity Ratio (LTDER) dan Net Profit Margin (NPM) Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Media

Wahana Ekonomika, 12 (2), hal 1-19.

Hery. (2015). Analisi Laporan Keuangan Pendekatan Rasio Keuangan, Cetakan

Pertama. Yogyakarta: Center for Academic Publishing Service (CAPS).

Hutami, R.P. (2012). Pengaruh Dividen Per Share, Return on Equity, dan Net Profit Margin Terhadap Harga Saham Perusahaan Industri Manufaktur yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Periode 2006-2010. Jurnal Nominal, 1 (1).

Ichsan, R., dan Taqwa, L. (2013). Pengaruh Informasi Laba, Kebijakan Dividend dan Profitabilitas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. WRA, 1 (2).

Kasmir. (2013). Analisis Laporan Keuangan, Edisi Pertama, Cetakan Keenam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kusumadewi, A. Pengaruh Likuiditas dan Profitabilitas Terhadap Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2013. Jurnal

Akuntansi.

(20)

76

Universitas Kristen Maranatha

Sawir, Agnes. (2009). Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Bisnis, Cetakan kelima. Bandung: CV. Alfabeta.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D, Edisi 2012. Bandung: Alfabeta.

Suliyanto. (2006). Metode Riset Bisnis, Edisi Satu. Yogyakarta: ANDI.

Sunjoyo dkk. (2013). Aplikasi SPSS untuk Smart Riset, Cetakan Kedua. Bandung : Alfabeta.

Susilawati, C.D.K. (2012). Analisis Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas Terhadap Harga Saham pada Perusahaan LQ 45. Jurnal Akuntansi, 4 (2), hal. 165-174.

Syamsuddin, Lukman. (2001). Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

---- www.idx.co.id

---- www. finance.yahoo.com

---- www. sahamok.com/dividen

---- www. sahamok.com/bei/lq45

Gambar

Gambar 2.1

Referensi

Dokumen terkait

Sehubungan dengan hal tersebut kami mohon ijin dan bantuan bagi mahasiswa yang bersangkutan agar dapat melakukan penyebaran angket di tempat yang Bapakllbu pimpin.

Bank Central Asia Tbk, yang dianalisis pada periode 2004 samapai dengan 2008 dengan memperhitungkan aspek capital, assets, earnings, dan liquidity memiliki

Hasil pengujian menggunakan beberapa matriks dengan tipe data yang berbeda-beda dan dengan ukuran baris kolom yang beragam, masing-masing matriks di eksekusi dengan lima

Ditambahkan oleh Flechner (1974), jika terkait pemerintah, tujuan Bank Tanah dapat mencakup (i) membentuk pertumbuhan wilayah; (ii) menata perkembangan kota; (iii)

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsis- tensi pemecahan saham dengan trading range theory , yaitu menyebabkan harga saham me- ngalami perubahan yang signifikan

x Membincangkan aspek-aspek keselamatan yang perlu diambil kira dalam melakukan aktiviti daya tahan otot.. x Menamakan sekurang-kurangnya tiga otot utama yang terlibat semasa

Adapun beriman kepada Malaikat maka dengan meyakini secara pasti bahwa para Malaikat itu ada dan memiliki fisik, mereka termasuk jenis makhluk Allah subhaanahu wa ta’aalaa yang

mengelola pembelajaran. Komponen-komponen itu meliputi: a) kompetensi. yaitu target yang harus dicapai oleh siswa dalarn belajarnya, b) Indikator, yaitu pengembangan dari